TANGERANG, lensafokus.id – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menggelar kegiatan nonton bareng (nobar) laga final Piala Dunia 2026 bersama ribuan masyarakat di Alun-Alun Tigaraksa, Pusat Pemerintahan Kabupaten (Puspemkab) Tangerang, Senin dini hari (20/7/26)
Kegiatan nobar yang dipadati masyarakat tersebut berlangsung meriah. Pemerintah Kabupaten Tangerang juga menyiapkan berbagai hadiah menarik sebagai bentuk apresiasi kepada masyarakat, di antaranya dua unit sepeda listrik serta beragam doorprize lainnya. Selain itu Pemkab Tangerang juga menggelar stand UMKM yang meramaikan acara tersebut
Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mengatakan kegiatan nobar ini menjadi momentum kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat dalam menikmati pesta sepak bola terbesar di dunia.
"Alhamdulillah pada final Piala Dunia 2026 ini kami Pemerintah Kabupaten Tangerang mengadakan nobar bersama masyarakat Kabupaten Tangerang. Kami juga telah menyiapkan berbagai macam doorprize menarik, di antaranya dua unit sepeda listrik serta beberapa hadiah menarik lainnya," ujar Bupati Maesyal Rasyid
Menurutnya, antusiasme masyarakat yang hadir menunjukkan tingginya semangat kebersamaan sekaligus kecintaan terhadap olahraga sepak bola. Dalam laga final, Tim Nasional Spanyol berhasil menumbangkan juara bertahan Argentina dengan skor 1-0 melalui gol yang tercipta pada babak perpanjangan waktu. Kemenangan tersebut mengantarkan Spanyol meraih gelar juara dunia Piala Dunia 2026.
"Kita tadi telah menyaksikan pertandingan final Piala Dunia 2026 dan Spanyol berhasil keluar menjadi juara mengungguli Argentina," ujarnya.
Ia mengungkapkan bahwa sejak awal dirinya menjagokan Timnas Spanyol untuk menjadi juara. Ia menilai keberhasilan Spanyol merupakan buah dari kedisiplinan, kerja keras, serta permainan yang konsisten sepanjang turnamen.
"Saya sendiri menjagokan Spanyol dan alhamdulillah Spanyol berhasil juara. Tentunya ini bukan hal yang mudah diraih oleh Timnas Spanyol. Mereka bisa menjadi juara karena disiplin dan kerja keras yang tinggi sehingga mereka bisa keluar menjadi juara dunia pada tahun 2026 ini," pungkasnya.
Kegiatan nobar berlangsung aman, tertib, dan penuh semangat. Ribuan warga yang memadati Alun-Alun Tigaraksa turut merayakan kemenangan Spanyol sekaligus menikmati kebersamaan bersama Pemerintah Kabupaten. (Red)
TANGERANG, lensafokus.id – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menghadiri kegiatan santunan anak yatim dan khitanan massal yang digelar di Masjid Sholeh Al Balusyi, Kecamatan Sindang Jaya, Minggu. (19/7/26)
Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi kepada seluruh panitia penyelenggara yang terus istiqamah menyelenggarakan kegiatan santunan anak yatim dan khitanan massal setiap tahunnya.
"Saya atas nama Pemerintah Kabupaten Tangerang mengucapkan selamat dan apresiasi kepada panitia penyelenggara yang telah melaksanakan santunan anak yatim sekaligus khitanan massal. Ini merupakan kegiatan yang sangat mulia dan patut terus dipertahankan," ujar Bupati Maesyal Rasyid
Ia juga memberikan apresiasi khusus kepada H. Mus Mulyadi, yang turut berperan langsung dalam pelaksanaan khitanan massal sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.
"Terima kasih kepada Pak Haji Mus Mulyadi yang memberikan perhatian luar biasa kepada warganya. Semoga kepedulian seperti ini menjadi teladan bagi kita semua," ujarnya.
Menurut dia, kegiatan yang telah berlangsung selama satu dekade ini diharapkan dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat.
"Mudah-mudahan agenda ini bisa terus dilaksanakan setiap tahun. Jangan pernah berhenti berbuat kebaikan kepada masyarakat. Jangan pernah lelah memberikan perhatian kepada anak-anak yatim yang memiliki hak yang sama untuk mendapatkan kasih sayang dan bantuan dari kita semua," tuturnya.
Ia pun mengajak seluruh masyarakat, termasuk para jamaah majelis taklim dan warga Perumahan Taman Laguna, untuk terus memperkuat tumbuhnya semangat kebersamaan dan berbagi kepada sesama
"Semoga seluruh masyarakat senantiasa diberikan rezeki yang halal dan berkah oleh Allah SWT sehingga dapat terus membantu serta memberikan perhatian kepada anak-anak yatim dan masyarakat yang membutuhkan," ucapnya.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid juga menyampaikan harapannya agar jumlah penerima manfaat pada kegiatan sosial tersebut terus bertambah setiap tahunnya sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya.
"Saya yakin tahun depan penerima santunan maupun peserta khitanan massal akan semakin bertambah. Semoga tidak ada lagi perbedaan dalam memberikan perhatian kepada masyarakat. Siapa pun yang membutuhkan, baik anak yatim maupun masyarakat kurang mampu, mari kita bantu bersama," pungkasnya. (Red)
Tangerang, lensafokus.id - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang secara resmi membuka Open Turnamen Catur Piala Bupati Tangerang tahun 2026 yang digelar di GSG Puspemkab Tangerang, Minggu (19/07/26)
Dalam sambutannya, Sekda Soma sangat mengapresiasi upaya Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kabupaten Tangerang yang menggelar Kejuaraan Catur Piala Bupati Tangerang 2026 sebagai salah satu upaya pembinaan berkelanjutan dan mengasah fisik serta mental, khususnya para pecatur muda potensial Kab. Tangerang.
"Luar biasa, kita apresiasi apa yang telah dilakukan Percasi Kabupaten Tangerang ini. 310 peserta dari berbagai kelompok usia dan kategori ikut kejuaraan. Ini bukan hanya mengasah fisik dan mental tapi juga wadah pembinaan bagi atlet-atlet catur muda potensial Kabupaten Tangerang," ujar Sekda Soma
Menurut dia, turnamen tersebut sangat besar manfaatnya, bukan hanya meningkatkan prestasi namun juga mencari bibit-bibit pecatur unggul yang bisa mengharumkan Kab. Tangerang, baik di tingkat provinsi maupun nasional bahkan internasional
"Kejuaraan ini membuktikan bahwasanya pembinaan terus berlangsung. Bakat anak-anak kita jadi lebih kelihatan, kemudian mereka dibina sebagai bibit-bibit potensial yang luar biasa untuk masa depan catur Kabupaten Tangerang khususnya dan Provinsi Banten pada ajang PON nantinya," ungkapnya
Dia juga berharap kepada seluruh pengurus Percasi Kab. Tangerang terus memperkuat sinergi, tidak hanya sukses mengelar berbagai kejuaraan namun juga sukses melakukan pembinaan atlet-atlet yang mampu berprestasi dan membanggakan Kab. Tangerang.
"Mudah-mudahan peningkatan prestasi dan pembinaan ini bisa dilanjutkan oleh kepengurusan yang sekarang. Kibarkan kembali Percasi Kabupaten Tangerang di tingkat yang lebih tinggi lagi," harapnya
Sementara itu, Ketua Percasi Kab. Tangerang, Hendra melaporkan bahwa turnamen catur piala Bupati Tangerang tahun 2026 diikuti oleh peserta mulai dari usia muda sampai veteran, kelompok junior usia 7-19 tahun putra putri serta kelompok terbuka putra dan putri.
"Open turnamen Percasi piala Bupati Tangerang ini diikuti total sebanyak 310 peserta. Turnamen yang dilaksanakan selama 1 hari ini juga untuk penjaringan ke tingkat provinsi," ungkap Hendra
Percasi Kab. Tangerang berkomitmen untuk terus melakukan pembinaan berjenjang dan berkelanjutan agar dapat melahirkan pecatur-pecatur potensial yang dapat mewaliki Provinsi Banten pada ajang PON nantinya. (Red)
Jakarta, lensafokus.id – Momen penting mewarnai Dialog Kebangsaan bertema "Peran Tionghoa Dalam Pusaran Kebangsaan" yang digelar pada Minggu (19/7/2026). Dalam kesempatan tersebut, tokoh inovator Bank Air dan Tol Air, Sudirman Indra, secara resmi menyerahkan buku panduan pengelolaan sumber daya air terpadu kepada Wakil Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Helmi Yuni Moraza.
Penyerahan buku panduan tersebut menjadi simbol kolaborasi antara inovasi dan kebijakan pemerintah dalam mendukung pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat melalui pelibatan sektor UMKM.
Buku panduan itu memuat konsep pengelolaan cadangan air nasional, sistem Tol Air yang lebih efisien, serta peta jalan yang membuka peluang keterlibatan pelaku usaha, termasuk UMKM, dalam mendukung ekosistem pengelolaan sumber daya air.
Sudirman Indra menegaskan bahwa gagasan Bank Air dan Tol Air merupakan bentuk kontribusi nyata bagi kedaulatan air Indonesia.
"Bank Air dan Tol Air adalah gagasan untuk kedaulatan air bangsa. Kami menghadirkan panduan ini agar selaras dengan kebijakan pemerintah, memberikan manfaat secara merata, serta membuktikan bahwa setiap elemen bangsa memiliki kontribusi bagi kemajuan bersama," ujar Sudirman.
Sementara itu, Wakil Menteri UMKM Helmi Yuni Moraza menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif tersebut. Menurutnya, sinergi antara inovasi masyarakat dan kebijakan pemerintah merupakan faktor penting dalam memperkuat ketahanan ekonomi nasional.
"Sinergi inovasi dan kebijakan adalah kunci kemajuan. Solusi yang disampaikan menjadi masukan berharga untuk memperkuat ketahanan usaha serta memastikan setiap pembangunan dapat dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali," kata Helmi. (Red)
TANGERANG, lensafokus.id – Kabupaten Tangerang secara resmi menjadi tuan rumah penyelenggaraan Maestro Summit 2026. Maestro Summit sebagai forum strategis yang mempertemukan para pegiat seni, budaya, dan dakwah ini berlangsung khidmat di Pesantren Modern Daar el Qolam, Desa Pasir Gintung, Kecamatan Jayanti, Sabtu (18/7/26).
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja, hadir secara langsung sebagai wakil pemerintah daerah pada acara tersebut. Ia mengungkapkan rasa bangga atas kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Tangerang untuk menjadi lokasi perhelatan berskala nasional ini.
Dalam sambutannya, Soma Atmaja menegaskan bahwa kehadiran para peserta Maestro Summit 2026 menjadi energi positif bagi Kabupaten Tangerang. Menurutnya, acara ini selaras dengan visi daerah yang tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga penguatan karakter masyarakat yang berlandaskan nilai-nilai budaya dan keagamaan.
"Merupakan suatu kehormatan dan kebanggaan bagi Kabupaten Tangerang dipercaya menjadi tuan rumah forum yang sangat strategis ini. Ini adalah motivasi bagi kami untuk terus membangun daerah yang kuat dalam menjaga nilai-nilai budaya, keagamaan, dan karakter masyarakat," ujar Soma Atmaja.
Ia juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Lembaga Seni, Budaya dan Peradaban Islam Majelis Ulama Indonesia (LSBPI MUI) beserta panitia pelaksana atas keberhasilan penyelenggaraan acara tersebut.
Soma Atmaja menekankan bahwa seni dan budaya adalah elemen krusial dalam membangun peradaban. Melalui karya seni, masyarakat mewariskan nilai-nilai luhur yang dapat memperkuat jati diri bangsa. Untuk itu, ia sangat mendukung fokus Maestro Summit 2026 yang mengintegrasikan strategi dakwah ke dalam karya seni.
"Seni akan memiliki makna yang lebih besar apabila menjadi wasilah (sarana) untuk menyampaikan kebaikan, memperkuat persaudaraan, menumbuhkan optimisme, dan menghadirkan nilai-nilai yang membangun dan memperkuat jati diri bangsa," tandasnya.
Lanjut dia, Pemerintah Kabupaten Tangerang berkomitmen penuh untuk terus mendukung tumbuhnya ekosistem seni dan budaya yang positif. Hal ini dipandang sebagai bagian integral dari pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang berkelanjutan.
"Di tengah pesatnya arus teknologi, saya berharap agar para pelaku seni terus melahirkan karya inovatif yang tetap berpijak pada moral, etika, dan kesopanan," imbuhnya
Lebih lanjut, Soma menekankan bahwa kemajuan sebuah daerah akan jauh lebih bermakna apabila pembangunan ekonomi dan infrastruktur berjalan seiring dengan kemajuan budaya serta akhlak masyarakatnya.
"Melalui Maestro Summit 2026, diharapkan terjalin kolaborasi yang lebih erat antara seniman dan tokoh dakwah dalam menjawab berbagai tantangan sosial melalui pendekatan kebudayaan yang santun dan edukatif," pungkasnya. (Red)
TANGERANG, lensafokus.id – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menggelar acara tasyakuran atas keberhasilan Kafilah Kabupaten Tangerang yang kembali meraih Juara Umum Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Tingkat Provinsi Banten untuk lima kali berturut-turut di Hotel Lemo, Kelapa Dua, Jumat (17/07/26)
Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan rasa syukur dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras sehingga Kabupaten Tangerang kembali berhasil mempertahankan gelar juara umum MTQ tingkat Provinsi Banten.
"Pada hari ini kita mengundang seluruh kafilah yang baru saja berjuang membawa nama baik Kabupaten Tangerang pada MTQ tingkat Provinsi Banten. Sekaligus menjadi ajang silaturahmi bersama para pembina, dewan hakim, pelatih, pendamping, para kiai, Ketua MUI, DMI, FKUB, dan seluruh pihak yang telah berkontribusi. Alhamdulillah, Kabupaten Tangerang kembali menjadi yang terbaik di Provinsi Banten," ujar Bupati Maesyal Rasyid
Menurutnya, keberhasilan mempertahankan gelar juara umum selama lima kali berturut-turut merupakan hasil kerja keras, kekompakan, pembinaan yang berkelanjutan, serta doa dari seluruh masyarakat Kabupaten Tangerang.
Ia pun mengucapkan terima kasih kepada seluruh kafilah, dewan hakim, pembina, pelatih, pendamping, dan semua pihak yang telah mengharumkan nama Kabupaten Tangerang di tingkat Provinsi Banten.
"Silaturahmi ini harus terus kita jaga sebagai pondasi untuk mempertahankan prestasi di masa mendatang. Kita harus terus mempersiapkan diri, terus berlatih, agar para kafilah tetap menjadi duta-duta terbaik Kabupaten Tangerang pada MTQ berikutnya," ujarnya.
Labih jauh, ia menandaskan bahwa prestasi MTQ bukan hanya tentang meraih gelar juara, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkuat syiar Islam dan meningkatkan budaya membaca, memahami Al-Qur'an serta mengamalkannya di tengah masyarakat.
"MTQ ini hanyalah jembatan untuk membawa nama baik Kabupaten Tangerang. Yang lebih penting adalah bagaimana baca tulis Al-Qur'an semakin membudaya dan syiar Islam terus dikumandangkan di Kabupaten Tangerang. Sebagai daerah yang masyarakatnya religius, kita juga harus terus menjaga toleransi, saling menghormati antarumat beragama, serta memperkuat persatuan dan kesatuan," tandasnya.
Ia berharap keberhasilan meraih juara umum MTQ tingkat Provinsi Banten 5 kali berturut-turut tersebut hendaknya menjadi motivasi bagi seluruh generasi muda Kabupaten Tangerang untuk terus mencintai Al-Qur'an, meningkatkan kualitas keagamaan, sekaligus mempertahankan prestasi Kabupaten Tangerang sebagai salah satu daerah terbaik dalam penyelenggaraan MTQ di Provinsi Banten.
Acara tasyakuran berlangsung penuh kehangatan dan menjadi momentum mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah, para ulama, pembina, pelatih, dewan hakim, dan seluruh kafilah yang telah mengharumkan nama Kabupaten Tangerang melalui prestasi gemilang di ajang MTQ Provinsi Banten.
Pada kesempatan tersebut Bupati Tangerang juga memberikan apresiasi kepada para kafilah dan pembina yang telah berjuang di MTQ ke-XXIII tingkat Provinsi Banten yang digelar di KP3B Kota Serang beberapa waktu yang lampau
Kegiatan tasyakuran ini dihadiri seluruh kafilah MTQ Kabupaten Tangerang, para pembina, pelatih, pendamping, dewan hakim asal Kabupaten Tangerang, Ketua MUI Kabupaten Tangerang, DMI Kabupaten Tangerang, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), para kiai, serta jajaran pemerintah daerah. (Red)
Tangerang, lensafokus.id - Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid bersama Baznas, DMI, kepala OPD dan camat beserta unsur Fokopimcam Kelapa Dua melakukan kegiatan Jumat Keliling (Jumling) di Masjid At-Taqwa yang ada di Kelurahan Kelapa Dua, Kecamatan Kelapa Dua. Jumat (17/07/26).
Pada kesempatan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid mengucapkan syukur dan terima kasih atas sambutan hangat dan kekeluargaan masyarakat Kelapa Dua.
“Kami ucapkan terima kasih kepada DKM kepada tokoh masyarakat para Kyai para ulama dan telah menerima kami dengan baik dan ini bahagian daripada upaya kita sebagai umat bisa melaksanakan silahturahmi,” ujar Bupati Maesyal Rasyid
Dia menjelaskan bahwa kagiatan Jumling merupakan salah satu upaya pemerintah untuk bisa hadir lebih dekat ke masyarakat dan berdialog tanpa sekat terkait dengan tantangan pembangunan, pelayanan dan pemberdayaan masyarakat, khususnya masyarakat Kelapa Dua
“Kehadiran kami hari ini adalah bagian dari kegiatan rutin Pemkab Tangerang untuk lebih dekat ke masyarakat. Kita melaksanakan salat Jumat bersama Baznas, DMI Kabupaten Tangerang ke masjid-masjid, bersilahtarahmi dan berdialog tanpa sekat, mendengar dan melihat langsung aspirasi dan keinginan masyarakat,” ungkapnya
Bupati menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus mengawal dan memperjuangkan apa yang disampaikan masyarakat melalui Kegiatan Jumling. Selain itu, dia juga memohon dukungan dan partisipasi aktif masyarakat Kelapa Dua untuk terus menguatkan sinergi dan kolaborasi dalam menyukseskan pembangunan, pelayanan dan pemberdyaaan masyarakat yang dilaksanakan.
“Tadi saya sudah berdiskusi dengan Pak Camat mengenai permohonan dan usulan dari masyarakat untuk pembangunan di Kelapa Dua. Insya Allah, itu akan kami perjuangkan demi kepentingan umum dan kemaslahatan masyarakat,” tegasnya
Selain itu, pihaknya juga memohon dukungan dan partisipasi aktif masyarakat untuk terus menguatkan sinergi dan kolabrasi untuk bersama-sama menyukseskan program-program pembangunan yang dilaksanakan untuk kemajuan bersama
“Kami mohon dukungan dan partisipasi masyarakat Kelapa Dua, terus bersinergi dan berkolaborasi bersama kami agar program-program baik itu pembangunan, pelayanan maupun pemberdayaan dapat berjalan lancar dan masyarakat juga bisa merasakan manfaatnya,” pungkasnya
Pada kesempatan tersebut, Bupati secara simbolis menyerahkan bantuan kepada DKM Masjid At-Taqwa. Pihaknya berharap bantuan yang diserahkan bisa dipergunakan dengan sebaik-baiknya untuk kemakmuran dan pelayanan kepada umat dan masyarakat di sekitar Masjid At-Taqwa Kelapa Dua. (Red)
Tangerang, lensafokus.id – Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah secara resmi membuka pelaksanaan program Isbat Nikah Terpadu 1.000 pasangan yang dilaksanakan di Gedung Serbaguna (GSG) Tigaraksa, Jumat (17/07/26).
Dalam sambutannya, Wabup Intan menegaskan bahwa program Isbat Nikah Terpadu tersebut merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam menghadirkan kepastian hukum bagi pasangan suami istri yang telah menikah secara agama namun belum tercatat secara resmi oleh negara serta memberikan kepastian dan perlindungan hukum keluarga, terutamanya perempuan dan anak
"Yang kita urus hari ini bukan hanya dokumen, bukan hanya sekadar administrasi, tetapi kehidupan sebuah keluarga. Dengan adanya pencatatan pernikahan, hak-hak perempuan, anak, serta akses terhadap berbagai pelayanan publik dapat terlindungi dengan baik," ungkap Wabup Intan.
Menurut Wabup Intan, keluarga yang memiliki kepastian hukum akan menjadi fondasi kuat untuk menciptakan generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, serta mampu mewujudkan Kabupaten Tangerang yang semakin maju, sejahtera, dan berdaya saing.
“Keluarga yang punya kepastian hukum ini akan menjadi fondasi kuat untuk menciptakan generasi yang sehat, cerdas dan berkarakter. Saya menghimbau kepada seluruh masyarakat, jangan tunda-tunda lagi untuk mencatatkan pernikahannya agar seluruh hak hukum keluarga dapat terlindungi sejak awal,” ujarnya.
Ia menjelaskan, program Isbat Nikah Terpadu 1.000 Pasangan merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Kabupaten Tangerang bersama Pengadilan Agama Tigaraksa, Pengadilan Tinggi Agama Banten, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tangerang, serta Tim Penggerak PKK Kabupaten Tangerang. Pelaksanaan sidang dilakukan secara bertahap yang terbagi dalam 6 daerah pemilihan. Tahap pertama yang digelar di Gedung Serbaguna Tigaraksa diikuti 267 pasangan, sedangkan sidang berikutnya akan dilaksanakan di Kecamatan Kronjo, Sepatan, Pasarkemis, Curug, dan Legok.
“Sidang isbat pertama hari ini dipusatkan di GSG. Sebanyak 267 pasangan dari Kecamatan Balaraja, Cisoka, Jambe, Jayanti, Solear dan Tigaraksa hadir melakukan sidang isbat. Selanjutnya untuk peserta dari daerah pemilihan lainnya akan dilaksanakan di Kecamatan Kronjo, Sepatan, Pasarkemis, Curug dan di Kecamatan Legok,” jelasnya
Ia menambahkan, pelaksanaan isbat nikah dilakukan secara bertahap, mulai Juli hingga September 2026 menyesuaikan jadwal persidangan Pengadilan Agama. Pemerintah Kabupaten Tangerang. Dia juga berharap program sidang isbat nikah bisa menjadi agenda rutin tahunan agar manfaatnya bisa lebih banyak dirasakan oleh masyarakat, khususnya bagi pasangan yang belum mencatatkan perkawainannya secara negara
"Dengan adanya program ini, Pemerintah Kabupaten Tangerang ingin memastikan negara benar-benar hadir memberikan perlindungan hukum bagi setiap keluarga. Semoga seluruh peserta memperoleh kepastian hukum dan dapat membangun keluarga yang semakin harmonis, sakinah, mawaddah, warahmah," pungkasnya.
Ketua Pengadilan Agama Tigaraksa, Muhammad Kasim melaporkan sebanyak 1.496 pasangan dari 29 kecamatan telah mendaftarkan diri sebagai calon peserta Isbat Nikah Terpadu. Setelah melalui proses verifikasi, 1.004 pasangan dinyatakan memenuhi persyaratan dan siap mengikuti persidangan, sedangkan sisanya 492 pasangan lainnya masih melengkapi persyaratan administrasi dan akan terus mendapatkan pendampingan melalui Pos Pelayanan Hukum Pengadilan Agama Tigaraksa.
“Sidang tahap pertama dilaksanakan hari ini, tanggal 17 Juli 2026 bertempat di GSG Tigaraksa, dan akan berlangsung secara berturut-turut hingga sidang tahap keenam pada tanggal 25 September 2026 di Kecamatan Legok,” jelasnya
Pihaknya berharap program Isbat Nikah Terpadu yang diselenggarakan tersebut, hak-hak sipil masyarakat, seperti akta kelahiran anak, hak waris, dan administrasi kependudukan, dapat terpenuhi secara menyeluruh. (Red)
Tangerang, lensafokus.id - Aksi demonstrasi di PT Pemi AW Balaraja yang masih berlangsung hingga saat ini diduga disertai tindakan pengrusakan. Hal ini mendapat sorotan dari Pemerhati Hukum sekaligus Ketua DPN LSM Gerhana Indonesia, Kamis (16/7/2026).
Dalam aksinya, para pendemo memblokade dua gerbang perusahaan menggunakan truk pikap dan tenda.
Inuar Gumay, SH, Pemerhati Hukum yang juga menjabat Ketua DPN LSM Gerhana Indonesia mengatakan, aksi demo tersebut bahkan disertai pengrusakan CCTV milik perusahaan serta pelemparan kotoran manusia.
"Sebagai pemerhati hukum di Kabupaten Tangerang, saya meminta kepada pihak Aparat Penegak Hukum untuk segera menindak tegas para pendemo tersebut," tegasnya.
Sementara itu, pihak pemilik perusahaan menyampaikan bahwa PT Pemi AW telah berupaya mengadakan pertemuan dengan warga, baik di kantor perusahaan maupun di Kecamatan Balaraja, namun belum membuahkan hasil.
"Setiap kali pertemuan, mereka selalu melakukan penguncian keluar-masuk. Itulah sebabnya setiap pembicaraan tidak ada hasilnya," ucapnya.
Terkait aksi kali ini, lanjut dia, warga meminta limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3). Padahal perusahaan hanya memiliki limbah non-B3, namun pihak warga menolak menerimanya. "Karena hal ini, kami tidak akan memberikan jenis limbah apa pun lagi."
Untuk limbah B3, imbuhnya, zat tersebut sangat berbahaya dan pengelolaannya harus mengikuti Standar Operasional Prosedur (SOP). Oleh sebab itu, permintaan warga tidak dapat dipenuhi.
"Perusahaan tidak bisa menyerahkan limbah tersebut, karena pengelolaannya harus memiliki legalitas dan sesuai aturan Permen LHK Nomor 9 Tahun 2024," jelasnya.
Pihak perusahaan juga menerima informasi adanya warga yang membuang kotoran manusia ke lingkungan perusahaan. Pihaknya belum memastikan apakah hal ini dilakukan secara sengaja atau tidak.
"Yang jelas, tindakan membuang kotoran ke lingkungan PT Pemi AW merupakan bentuk ketidakhormatan kepada kami, dan perilaku tersebut sangat tidak pantas," pungkasnya.
Kota Tangerang, lensafokus.id - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tangerang terus berkomitmen memangkas birokrasi demi meningkatkan kualitas pelayanan publik. Salah satu kemudahan nyata yang kini dihadirkan adalah simplifikasi prosedur bagi masyarakat yang ingin melakukan penggantian foto pada Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el).
Kepala Disdukcapil Kota Tangerang Rizal Ridolloh menegaskan, anggapan mengenai foto KTP-el yang sama sekali tidak bisa diubah adalah kekeliruan.
Berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 74 Tahun 2015, negara memfasilitasi penggantian foto identitas tersebut, dengan catatan pemohon memenuhi beberapa kondisi spesifik.
"Kami pastikan layanannya sekarang jauh lebih praktis. Bagi warga Kota Tangerang yang memang memenuhi kriteria untuk mengganti foto KTP-el, prosesnya sangat mudah. Cukup bawa dokumen utama seperti Kartu Keluarga (KK) dan KTP-el lama," ujarnya.
Ia menjelaskan, penggantian foto KTP-el hanya diizinkan secara hukum bagi warga yang bertransformasi penampilan secara mendasar, seperti mulai atau melepas hijab serta yang mengalami perubahan fisik wajah permanen akibat kondisi medis, operasi atau cedera.
"Kami pastikan layanannya sekarang jauh lebih praktis. Proses penggantian foto ini sama sekali tidak memerlukan surat pengantar atau keterangan dari RT/RW," imbuhnya.
Bagi warga yang kehilangan fisik KTP-el, berkasnya dapat digantikan dengan Surat Keterangan Kehilangan dari kepolisian, sementara bagi pemohon dengan kondisi perubahan fisik permanen disarankan untuk melampirkan dokumen medis pendukung.
"Kami berharap masyarakat memanfaatkan kemudahan ini untuk memperbarui data identitasnya, sehingga dokumen administrasi yang dipegang benar-benar valid dengan kondisi fisik saat ini," pungkas Rizal.
Dokumen yang wajib disiapkan oleh pemohon antara lain: * KTP-el lama yang ingin diperbarui * Kartu Keluarga (KK) * Surat Kehilangan dari Kepolisian (khusus jika KTP-el lama hilang) * Dokumen pendukung tambahan, seperti surat keterangan medis bagi pemohon yang mengalami perubahan fisik permanen