Asep

Asep

Sekda Bersama Bapanas Monitoring Stok dan Harga Komoditi Pokok di Pasar Kronjo

Tangerang, lensafokus.id - Sekretaris Daerah (Sekda) Kab. Tangerang, Soma Atmaja mendampingi Kepala Biro Perencanaan, Kerjasama dan Humas Badan Pangan Nasional (Bapanas), Budi Waryanto monitoring ketersediaan dan harga berbagai komoditi pokok di Pasar Kronjo, Jum'at (06/03/26)

Pada kesempatan tersebut, Sekda Soma mengatakan bahwa monitoring ketersediaan dan harga komoditi pokok di Pasar Kronjo bertujuan mengetahui langsung fluktuasi harga dan ketersediaan bahan pokok di wilayah pesisir, khususnya di Kecamatan Kronjo yang menjadi jalur distribusi sembako dan kebutuhan lainnya bagi masyarakat dan nelayan dari Kepulauan Seribu.

"Saya bersama staf ahli, Asisten II, Kadis Perindag, PD Pasar, ada juga dari Dinas Pertanian dan Kabag Ekbang, kami mendampingi Kabiro dari Badan Pangan Nasional melakukan pemantauan harga dan ketersediaan bahan pokok di Pasar Kronjo yang menjadi sumber pemasok berbagai barang termasuk sembako bagi nelayan-nelayan dari Kepulauan Seribu," ungkap Soma

Ia menambahkan bahwa ada 2 point utama yang akan dilakukan Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui OPD terkait untuk membantu para pedagang di Pasar Kronjo, yaitu fasilitasi pembuatan NIB bagi pedagang pasar Kronjo agar bisa menyalurkan Minyak Kita dan percepatan revitalisasi pasar Kronjo.

"Dari hasil tinjauan bersama tadi, kami sampaikan kepada Bapanas bahwa ada dua poin yang akan pemerintah daerah lakukan. Pertama, kami akan memfasilitasi para pedagang untuk membikin NIB agar para pedagang bisa menjual Minyak Kita dengan harga yang lebih murah (HET). Kedua, kami akan mempercepat untuk revitalisasi Pasar Kronjo," ungkapnya

Bapanas yang diwakili langsung Kepala Biro Perencanaan, Kerjasama dan Humas, Budi Waryanto mengungkapkan bahwa harga dan stok kebutuhan di Pasar Kronjo masih stabil dan cukup sampai dengan hari raya Idulfitri.

"Harga bahan sembako di Pasar Kronjo itu stabil. Gula pasir, telur, ayam potong, minyak goreng, bawang putih, cabe rawit, cabe keriting, cabe merah itu masih stabil dan dengan terjangkau, stoknya juga masih mencukupi. Alhamdulillah, dengan Kepulauan seribu itu perbandingannya tidak signifikan dan tidak jauh," ungkap Budi

Lanjut dia, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Bulog agar suplai bahan-bahan pokok di pasar-pasar, khususnya di wilayah pesisir Kab. Tangerang terus dijaga dan dimonitor secara berkala. Menurut dia, kestabilan dan stok bahan pokok di pasar-pasar wilayah pesisir Kab. Tangerang sangat penting dijaga karena banyak masyarakat dari luar, khususnya dari Kepulauan Seribu yang bertransaksi langsung dengan para pedagang Kab. Tangerang

"Kami sudah berkoordinasi dengan Bulog yang ada di Kabupaten Tangerang agar suplai bahan-bahan pokok stabil di bulan puasa sampai lebaran, khususnya di pasar-pasar wilayah pesisir Kabupaten Tangerang," ujarnya. (Red)

Resmikan SPPG Bencongan 3, Bupati Tangerang: Perkuat Program Pemenuhan Gizi Masyarakat

TANGERANG, lensafokus.id – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bencongan 3 di Kecamatan Kelapa Dua pada Jumat (6/3/2026).

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal menyampaikan bahwa peresmian SPPG tersebut merupakan langkah positif dan strategis dalam meningkatkan kualitas layanan dan gizi masyarakat, khususnya anak-anak dan para pelajar. Menurutnya, pemenuhan gizi yang baik sejak dini sangat berpengaruh terhadap pembentukan kualitas sumber daya manusia di masa depan.

“Program ini bukan hanya soal penyediaan makanan, tetapi juga menyangkut masa depan generasi bangsa. Anak-anak yang mendapatkan asupan gizi yang cukup akan memiliki kemampuan belajar yang lebih baik, daya tahan tubuh yang kuat, serta memiliki potensi yang lebih besar untuk berkembang menjadi generasi yang unggul dan berdaya saing,” ujar Bupati Maesyal.

Ia menegaskan bahwa program pemenuhan gizi sejalan dengan komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui berbagai program di bidang kesehatan, pendidikan, dan pembangunan ekonomi.

Bupati Maesyal pun mengapresiasi kolaborasi antara pemerintah daerah dan dunia usaha melalui kehadiran Dapur Mitra Kadin Indonesia di SPPG Bencongan 3. Menurutnya, sinergi berbagai pihak sangat penting untuk menghadapi berbagai tantangan pembangunan.

“Pembangunan tidak dapat dilaksanakan oleh pemerintah saja. Dibutuhkan sinergi dan kerja sama dari seluruh elemen masyarakat, termasuk dunia usaha. Kehadiran dapur mitra ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi dapat menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat,” ujarnya.

Pihaknya berharap keberadaan dapur mitra tersebut dapat memperkuat ekosistem pelayanan pemenuhan gizi di Kabupaten Tangerang agar semakin profesional dan berkelanjutan.

“Pemerintah Kabupaten Tangerang berkomitmen untuk terus mendukung program yang meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Investasi terbaik bagi masa depan daerah adalah investasi pada pembangunan manusia, khususnya generasi muda,” imbuhnya.

Sementara itu, Perwakilan Yayasan Insani Bintang Cemerlang Elisabeth Martina menuturkan bahwa kehadiran SPPG Bencongan 3 diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan gizi para pelajar di wilayah Kecamatan Kelapa Dua yang memiliki jumlah sekolah cukup banyak. Ia berharap fasilitas tersebut dapat mendukung program makan bergizi gratis yang telah dicanangkan pemerintah.

“Kami melihat di wilayah ini banyak sekali sekolah, sehingga kami berharap SPPG ini dapat mengakomodir anak-anak sekolah untuk mendapatkan makan bergizi gratis sesuai dengan program yang dicanangkan oleh Bapak Presiden Prabowo,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa operasional SPPG turut melibatkan masyarakat sekitar sebagai relawan sekaligus membuka peluang kerja bagi warga setempat. Selain itu, kebutuhan bahan makanan juga melibatkan pelaku usaha kecil di sekitar lokasi.

“Sebagian relawan kami berasal dari masyarakat sekitar, sehingga mereka bisa bekerja di SPPG ini. Selain itu, bahan makanan seperti roti, bakso, dan brownies juga kami ambil dari UMKM sekitar. Kami berharap program ini bisa menyerap tenaga kerja, membantu UMKM, serta menjadi berkah bagi lingkungan sekitar,” jelasnya. (Red)

Jelang Arus Mudik Lebaran, Jumlah Pemudik Kota Tangerang Diprediksi Sentuh 1,92 Juta Orang

Kota Tangerang, lensafokus.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang memprediksi adanya pergerakan masyarakat sebesar 1,92 juta pemudik yang akan meninggalkan Kota Tangerang selama musim mudik Lebaran mendatang.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang Achmad Suhaely menuturkan, Pemkot Tangerang memastikan akan terus melakukan persiapan secara matang di tengah prediksi penurunan jumlah pemudik yang hanya 143,9 juta orang di Indonesia atau 1,92 juta orang di Kota Tangerang.

”Berdasarkan hasil survei yang disampaikan dalam Rapat Koordinasi Kementerian Perhubungan kemarin ada 1,92 juta masyarakat Kota Tangerang yang akan menjalani mudik Lebaran. Terlepas naik dan turunnya jumlah yang diperkirakan, kami terus melakukan persiapan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan selama musim mudik mendatang,” ujar Suhaely, Rabu (4/3/26).

Ia melanjutkan, Pemkot Tangerang juga telah menjalin koordinasi lebih lanjut untuk memastikan kelancaran Operasi Ketupat Jaya 2026. Salah satunya, Pemkot Tangerang memastikan Posko Mudik akan mulai beroperasi pada 13-30 Maret 2026.

”Kami memastikan segala persiapan yang dilakukan dapat menjamin tidak ada kendala lapangan yang berarti selama arus mudik Lebaran. Ada posko mudik yang sudah disiapkan tinggal dalam waktu dekat ini akan berkoordinasi bersama pihak kepolisian untuk menentukan titik-titik lokasi strategis yang akan ditempati,” tambahnya.

Selain itu, Pemkot Tangerang akan melakukan beberapa agenda persiapan lainnya mulai dari pemasangan Rambu Pendahulu Penunjuk Jalan (RPPJ) sampai melakukan uji kelaikan (ramp check) untuk memastikan kendaraan mudik di Kota Tangerang dalam kondisi layak beroperasi. (red)

Bupati Tangerang Buka Festival Ramadan CSR Sinar Mas Land

Tangerang, lensafokus.id - Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid membuka Festival Ramadan program CSR Sinar Mas Land di Masjid Raya Baitul Mukhtar BSD, Kamis (05/03/26)

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid sangat mendukung Festival Ramadan tersebut yang merupakan hal yang sangat baik, khususnya dalam rangka syiar Islam dan pembentukan karakter calon generasi penerus pembangunan

"Agenda hari ini semuanya adalah hal-hal positif, yang dijalankan pada anak-anak usia dini, sebagai syiar Islam dan cikal bakal membentuk karakter anak-anak kita dalam hal meningkatkan pemahaman serta kompetensi sebagai pondasi dasar, yaitu pondasi agama," ungkap Bupati Maesyal Rasyid

Ia sangat terkesan dan bangga melihat atusiasme anak-anak yang mengikuti berbagai rangkaian kegiatan Festival Ramadan yang digelar, di antaranya lomba Murottal Alquran, adzan, kesenian-kesenian yang bernuansakan agamis, fesyen show dan kegiatan yang bertema peduli lingkungan serta pemberian santunan kepada anak-anak yatim.

"Saya bangga melihat anak-anak kita sangat antusias dan semangat mengikuti lomba-lomba. Alhamdulillah seluruh kegiatan ini bisa membuat anak-anak lebih ceria mengisi bulan suci Ramadan ini," ujarnya

Pihaknya pun mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh panitia, Sinar Mas Land dan pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan Festival Ramadan tersebut. Kebersamaan dan kolaborasi antara pengembang dan masyarakat membuktikan bahwa masyarakat benar-benar memanfaatkan Masjid Raya Baitul Mukhtar BSD sebagai sarana ibadah, kegiatan sosial, pendidikan dan kegiatan lainnya yang bermanfaat

"Kami atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Tangerang mengucapkan terima kasih atas aktivitas positif yang jalankan di tempat ini untuk kegiatan-kegiatan pengajian dan kegiatan-kegiatan yang bernuansa keagamaan sebagai simbol utama bahwa kita Taqwa taat kepada Allah SWT," pungkasnya

Senior Vice President of Corporate Affairs Sinar Mas Land, Panji Himawan mengatakan bahwa pihaknya senantiasa berkomitmen menjalankan tanggung jawab sosial melalui program kontribusi membangun negeri yang mencakup bidang pendidikan, lingkungan, ekonomi, kesehatan dan olahraga serta sosial budaya.

"Festival Ramadan yang mengambil tema Inspirasi Ramadan Kuatkan Peradaban ini menjadi bukti nyata atas komitmen kami yang selalu konsisten melibatkan sekolah dan Kampung binaan di CSR Sinar Mas Land," ujar Panji

Lanjut dia, Festival Ramadhan tahun 2026 ini bertujuan mendorong penguatan karakter melalui nilai-nilai Ramadan serta implementasi sekolah Berhati atau Berkarakter, Hijau, Sehat dan Inovatif, termasuk pengelolaan sampah berkelanjutan melalui beragam kegiatan dan lomba kreatif bertemakan lingkungan.

"Tahun ini kami menyalurkan bantuan kepada 450 siswa dan 90 guru dari 45 sekolah binaan serta 260 masyarakat dan petugas sosial dari kampung binaan Sinar Mas Land. Semoga bantuan ini dapat menghadirkan kebahagiaan serta menjadi penyemangat bagi para siswa guru dan masyarakat untuk terus berkontribusi positif di lingkungan masing-masing," ungkapnya. (Red)

Wakil Bupati Tangerang Tekankan Pentingnya Kolaborasi dan Sinergi Lintas Sektoral Pengamanan Lebaran 2026

Tangerang, lensafokus.id - Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah menegaskan pentingnya pentingnya kolaborasi dan sinergi lintas sektoral dalam pengamanan hari raya Idul Fitri 1447 H/ 2026 M

Hal tersebut diungkapkan Wabup Intan saat menghadiri Rapat Koordinasi Lintas Sektoral dalam rangka persiapan pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1447 H/ 2026 Masehi, Operasi Ketupat Maung 2026 di Aula Parama Satwika Polresta Tangerang, Kamis (05/03/26).

"Pengamanan lebaran tidak bisa dikerjakan sendiri-sendiri. Semua unsur terkait harus terkoneksi dan terkoordinir menjadi satu. Artinya kita bekerja dalam satu nafas yang sama, yaitu nafas pelayanan kepada masyarakat. Semua harus saling terhubung dan saling menguatkan,” tandas Wabup Intan

Menurut dia, meningkatnya aktivitas masyarakat menjelang Idul Fitri merupakan tantangan bersama yang harus dijawab dengan totalitas kesiapan semua unsur termasuk masyarakat. Untuk itu, semua pihak harus saling mendukung, responsif, informatif dan humanis melayani masyarakat

“Bagi masyarakat, pemerintah itu satu. Mereka tidak lagi melihat ini kewenangan siapa, itu tugas siapa. Yang mereka inginkan hanya satu hal, hadir atau tidaknya negara ketika mereka membutuhkan rasa aman dan nyaman,” tegasnya.

Ia juga menyoroti kondisi cuaca ekstrem yang saat ini terjadi, seperti hujan lebat, angin kencang, potensi banjir dan longsor di beberapa titik. Jalur rawan bencana, kawasan pesisir, serta lokasi rawan kecelakaan harus menjadi prioritas pengawasan dan mitigasi kerawanannya

“Kita ingin setiap persoalan bisa diselesaikan cepat, tepat, dan terukur. Jangan sampai ada ego sektoral. Jika ada kendala di lapangan, segera koordinasi. Jika ada potensi kerawanan, segera mitigasi bersama,” serunya.

Lanjut dia, Pemerintah Kabupaten Tangerang siap mendukungan penuh terhadap pelaksanaan Operasi Ketupat Maung 2026. Ia juga mengajak seluruh unsur untuk menjalankan tugas dengan tanggung jawab dan semangat kebersamaan.

“InsyaAllah, jika kolaborasi dan sinergi ini kita jaga dengan baik, Kabupaten Tangerang akan tetap aman, tertib, dan kondusif selama perayaan Idul Fitri. Kita ingin masyarakat bisa beribadah dengan khusyuk, mudik dengan aman, dan merayakan Idul Fitri dengan penuh kebahagiaan,” pungkasnya

Sementara itu, Kapolresta Tangerang, Kombes Pol. Andi M Indra Waspada memaparkan Operasi Ketupat Maung 2026, akan dilaksanakan selama 13 hari, mulai 13-25 Maret 2026. Puncak arus mudik diprediksi terjadi pada 13–17 Maret 2026 dan arus balik pada 24–28 Maret 2026. Idul Fitri jatuh pada 20–21 Maret 2026, dengan libur sekolah 16–29 Maret 2026.

Libur panjang hari raya Lebaran menyebabkan mobilitas masyarakat meningkat signifikan, baik di jalur tol, arteri, stasiun, pusat perbelanjaan, tempat ibadah maupun lokasi wisata yang perlu mendapatkan priotas pengamanan

"Sebanyak 6 titik utama pengamanan dan pelayanan disiapkan, yakni Pos Terpadu Citra Raya, Pos Yan Rest Area KM 43 dan KM 45, Pos Pam Pasar Gembong, Pos Pam Batavia Pasar Kemis, serta sejumlah pos pantau di lokasi wisata dan pusat keramaian," jelas Kapolres Andi M Indra Waspada

Lanjut dia, sebanyak 184 personel Polri perhari siap diterjunkan dengan dukungan sarana prasarana lengkap, termasuk ambulans, kendaraan patroli, CCTV, drone, serta layanan hotline 110 untuk respons cepat masyarakat terkait potensi kerawanan kriminalitas seperti: 3C (curanmor, curat, curas), premanisme, penimbunan bahan pokok, peredaran petasan dan miras, hingga potensi konflik sosial.

"Pengamanan difokuskan pada 1.071 masjid, 471 lokasi salat Id, 8 pusat perbelanjaan/pasar, 3 stasiun KAI, 5 terminal/pool bus, 2 rest area utama, serta jalur rawan macet dan kecelakaan," jelasnya

Kegiatan ini dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Tangerang, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Satpol PP, perwakilan KAI, pengelola Jalan Tol Jakarta–Merak, Jasa Raharja, serta instansi terkait lainnya. (Red)

BUPATI TANGERANG BERSAMA BAZNAS SERAHKAN ZIS SEBESAR RP. 126 JUTA UNTUK 252 PENERIMA MANFAAT

Tangerang, lensafokus.id — Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menghadiri dan menyerahkan secara simbolis pendistribusian Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) bersama Baznas Kabupaten Tangerang di MIN Pagedangan, Kecamatan Pagedangan, Rabu (4/3/26).

Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan apresiasi atas kinerja Baznas Kabupaten Tangerang yang dipimpin oleh Ketua Baznas H. M. Nawawi dalam mengelola dan mendistribusikan dana umat secara transparan dan tepat sasaran.

“Alhamdulillah, pemasukan dari UPZ Kecamatan Pagedangan sebesar Rp200 juta dan hari ini, tahap pertama dikembalikan sebesar Rp126 juta kepada masyarakat. Nanti akan ada tahap kedua melalui program bedah rumah, santunan, bantuan UMKM, dan lainnya," ungkap Bupati Maesyal Rasyid

Ia menegaskan bahwa dana yang disetorkan melalui UPZ baik zakat, infak maupun sedekah, semuanya dikembalikan lagi kepada masyarakat di masing-masing kecamatan. Pola distribusinya pun sama di seluruh kecamatan di Kabupaten Tangerang.

"Dana, baik zakat, infak mauoun sedekah yang disetorkan melalui UPZ, semuanya dikembalikan lagi kepada masyarakat di masing-masing kecamatan," tandasnya

Ia menambahkan para penerima manfaat terdiri dari fakir miskin, guru ngaji, TPQ, petugas pemulasaraan jenazah, serta mualaf. Ia berharap bantuan yang diberikan tersebut bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya

“Bantuan ini sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Mudah-mudahan penerimaan Baznas ke depan semakin besar sehingga manfaat yang dikembalikan kepada masyarakat juga semakin luas,” tambahnya.

Ia pun terus mendorong peran aktif UPZ-UPZ di tingkat kecamatan, desa, maupun kabupaten untuk terus menyosialisasikan kewajiban zakat fitrah, zakat mal, infak dan sedekah melalui jalur resmi Baznas yang legalitas dan akuntabilitasnya dapat dipertanggungjawabkan.

Sementara itu, Ketua Baznas Kabupaten Tangerang H. M. Nawawi menjelaskan bahwa pendistribusian tahap pertama ini merupakan bagian dari program Gema Ramadan 1447 H/2026 yang menyasar delapan asnaf, dengan fokus bantuan kepada fakir miskin dan sejumlah kategori penerima manfaat lainnya.

“Total tahap pertama sebesar Rp126 juta untuk 252 penerima manfaat, masing-masing Rp500 ribu. Ini adalah wujud komitmen Baznas dalam memastikan dana umat kembali kepada yang berhak secara tepat sasaran,” jelasnya.

Pihaknya berharap dengan adanya kegiatan ini, semakin meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menunaikan zakat melalui Baznas serta memperkuat peran zakat sebagai instrumen pemberdayaan dan kesejahteraan umat di Kabupaten Tangerang, khususnya Kecamatan Pagedangan. (Red)

Wakil Bupati Tangerang Resmi Buka Kegiatan Studi Tiru Santri Kenduri Ramadan Akbar Initiative

Tiangerang, lensafokus.id – Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah, secara resmi membuka kegiatan Studi Tiru Santri Kenduri Ramadan Tahun 2026 yang diinisiasi oleh Akbar Initiative di Ruang Rapat Wareng Gedung Kantor Bupati, Rabu (04/03/26).

Dalam sambutannya, Wabup Intan menandaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik seperti jalan, gedung, dan kawasan industri, tetapi juga pada pembangunan kualitas sumber daya manusia. Generasi penerus yang tangguh, berkarakter dan berdaya saing sangat dibutuhkan peran dan kontribusinya

“Pembangunan yang sesungguhnya adalah pembangunan manusianya. Kita membutuhkan generasi muda yang tidak hanya aktif di media sosial, tetapi juga gemar membaca, berpikir kritis, dan berdiskusi serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan,” ujar Wabup Intan.

Ia juga menekankan pentingnya untuk terus memperkuat budaya literasi di kalangan generasi muda, termasuk para santri. Melalui kegiatan Kenduri Ramadan, para santri diharapkan tidak hanya mempelajari ilmu agama seperti hadis, tafsir, dan kitab kuning, tetapi juga didorong untuk mengembangkan kemampuan menulis, berpikir kritis, serta memahami dinamika pembangunan daerah.

"Literasi yang kuat akan melahirkan perspektif yang luas serta keputusan yang lebih bijak dalam kehidupan bermasyarakat dan pembangunan," ungkapnya

Ia berharap program Kenduri Ramadan tersebut semakin memperkuat literasi, pemahaman keagamaan, serta wawasan pembangunan daerah bagi para santri dan generasi muda di Kabupaten Tangerang.

"Terima kasih dan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan Kenduri Ramadan ini. Saya berharap kegiatan ini tidak berhenti di sini, tetapi menjadi awal bagi adik-adik semua untuk terus menuntut ilmu dan memberikan kontribusi nyata bagi Kabupaten Tangerang," pungkasnya.

Penggas program Kenduri Ramadan, Subandi Musbah, menjelaskan bahwa program Kenduri Ramadan tahun ini diikuti puluhan santri dari berbagai kecamatan di Kabupaten Tangerang

“Selama 27 hari para santri mengikuti berbagai kegiatan pembelajaran, mulai dari kajian keislaman, literasi, hingga studi tiru ke sejumlah lembaga. Harapannya kegiatan ini dapat melahirkan generasi muda Kabupaten Tangerang yang berilmu, berakhlak, dan memiliki wawasan luas,” ujar Subandi.

Sementara itu, anggota DPRD Kabupaten Tangerang, Rafiuddin Akbar menjelaskan bahwa Kenduri Ramadan tidak hanya fokus pada pembelajaran keagamaan, tetapi juga membekali para santri dengan berbagai keterampilan literasi dan kreativitas.

“Kami ingin menyiapkan generasi terbaik Kabupaten Tangerang. Karena itu para santri tidak hanya belajar ilmu agama, tetapi juga dilatih menulis, berpikir kritis, hingga memahami bagaimana proses pembangunan daerah,” ungkapnya.

Kegiatan Studi Tiru ini juga bisa menjadi sarana bagi para santri untuk mengenal lebih dekat proses pemerintahan dan pembangunan daerah. Para peserta mendapatkan kesempatan berdiskusi dengan berbagai narasumber dari pemerintah daerah serta mengunjungi beberapa institusi untuk memperluas wawasan mereka mengenai tata kelola pemerintahan dan pembangunan. (Red)

Buka Sekolah Gender Angkatan III, Wabup Intan Tekankan Penguatan Karakter dan Ketahanan Keluarga

Tangerang, lensafokus.id - Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah membuka Sekolah Gender Angkatan III di Ruang Berlian Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kab. Tangerang, Rabu (04/03/26)

Dalam sambutannya, Wabup Intan menekankan bahwa kekerasan dalam rumah tangga tidak hanya berbentuk fisik, tetapi juga mental dan ekonomi. Untuk itu, ia mendorong kaum perempuan untuk terus belajar meningkatkan kapasitas dan kemampuannya untuk membangun pondasi keluarga yang kuat

"Perempuan perlu memiliki kemampuan mengelola keuangan keluarga, memahami kondisi ekonomi rumah tangga, serta membangun komunikasi yang sehat agar ketahanan keluarga tetap terjaga," ujar Wabup Intan.

Ia juga menyoroti meningkatnya persoalan rumah tangga akibat tekanan ekonomi, gaya hidup, hingga dampak negatif penyalahgunaan teknologi. Pemerintah daerah juga terus mendorong kaum perempuan yang juga merupakan kelompok rentan untuk lebih berani, tidak hanya lantang bersuara tapi bisa menjadi penggerak memulai aksi perubahan mengatasi dan menanggulangi tindaka kekerasan dan diskriminasi terhadap kaum perempuan dan anak, salah satunya melalui program Sekolah Gender

“Kemajuan daerah tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi dari seberapa baik kita melindungi dan memberdayakan perempuan serta anak-anak,” tandasnya.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya pembentukan karakter anak sejak usia dini. Pendidikan karakter, menurutnya, harus dimulai dari keluarga dan terus diperkuat sejak usia 3 hingga 5 tahun, karena masa tersebut merupakan fondasi utama pembentukan sikap dan kepribadian anak.

"Sekolah Gender merupakan ruang pembelajaran dan penguatan kapasitas perempuan yang harus dimanfaatkan secara serius. Kegiatan ini bukan forum politik, melainkan wadah pendidikan dan peningkatan wawasan untuk membangun kesadaran akan pentingnya kesetaraan dan perlindungan perempuan serta anak, ungkapnya

Pihaknya berharap melalui Sekolah Gender ini akan melahirkan dan membentuk perempuan-perempuan tangguh yang berdaya, mampu memperkuat ketahanan keluarga, serta berkontribusi aktif dalam pembangunan daerah yang inklusif dan berkeadilan.

Kepala DP3A Kabupaten Tangerang, Asep Suherman mengatakan bahwa Sekolah Gender ini bukan sekadar ruang pelatihan, tetapi ruang belajar bersama untuk meningkatkan kesadaran, pengetahuan, dan kapasitas masyarakat, khususnya perempuan, agar lebih berani menyuarakan keadilan dan melindungi hak-hak perempuan serta anak.

“Sekolah Gender ini bukan sekadar ruang pelatihan, tetapi ruang belajar bersama untuk meningkatkan kesadaran, pengetahuan, dan kapasitas masyarakat, khususnya perempuan, agar lebih berani menyuarakan keadilan dan melindungi hak-hak perempuan serta anak,” ujarnya.

Lanjut dia, masih tingginya kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak, termasuk kekerasan dalam rumah tangga kerap dipicu persoalan ekonomi, kurangnya komunikasi, hingga penyalahgunaan teknologi. Untuk itu, penguatan literasi sosial dan ketahanan keluarga menjadi langkah strategis dalam menekan angka kekerasan tersebut.

“Melalui Sekolah Gender, kami ingin membangun ekosistem sosial yang lebih adil dan setara, serta melahirkan perempuan-perempuan penggerak yang mampu menjadi agen perubahan di lingkungannya,” tambahnya. (Red)

Bupati Tangerang Dampingi Wagub Banten Safari Ramadhan 1447 H di Pagedangan

Tangerang, lensafokus.id — Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mendampingi Wakil Gubernur Banten Dimyati Natakusuma dalam kegiatan Safari Ramadhan Provinsi Banten 1447 Hijriah yang digelar di Masjid Raya Baitul Mukhtar, Kecamatan Pagedangan, Rabu (4/3/26).

Pada kesempatan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan ucapan selamat datang dan apresiasinya kepada Wakil Gubernur Banten beserta rombongan Safari Ramadhan Provinsi Banten di Kecamatan Pagedangan. Safari Ramadan Provinsi Banten menjadi momentum bersama untuk mempererat silaturahmi dan memperkuat sinergi antara pemerintah Provinsi Banten, Pemkab Tangerang dan masyarakat.

“Di bulan suci Ramadhan ini kita duduk bersama tanpa sekat. Pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, Forkopimda, ulama dan masyarakat menyatu dalam suasana ukhuwah. Inilah kekuatan Banten dan Kabupaten Tangerang, yaitu kebersamaan dan persatuan,” ujar Bupati Maesyal Rasyid

Pihaknya juga menyampaikan terima kasih atas bantuan Provinsi Banten yang diberikan kepada masjid, pondok pesantren, guru ngaji, marbot, dan masyarakat Kab. Tangerang sebagai bentuk kepedulian nyata pemerintah terhadap masyarakatnya

"Terima kasih kepada Propinsi Banten yang dalam hal ini diwakili oleh Pak Wagub Dimyati atas kepeduliannya kepada kami. Semoga bantuin ini bermanfaat untuk umat dan masyarakat, khususnya di Kecamatan Pagedangan ini," ujarnya

Sementara itu, Wakil Gubernur Banten Dimyati Natakusuma dalam sambutannya menekankan bahwa Safari Ramadan merupakan sarana memperkuat hubungan emosional antara pemerintah dan masyarakat.

“Safari Ramadan ini bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi wadah untuk mendengar langsung aspirasi masyarakat, memperkuat ukhuwah islamiyah, serta memastikan bahwa program pembangunan yang dijalankan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ungkap Dimyati

Ia juga mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Tangerang untuk terus menjaga kondusivitas wilayah selama bulan suci Ramadan, serta memperkuat kepedulian sosial terhadap sesama.

“Ramadan adalah bulan berbagi dan bulan memperbaiki diri. Mari kita jadikan momentum ini untuk meningkatkan iman dan takwa, mempererat persaudaraan, serta menjaga persatuan demi Banten yang maju, adil, merata, dan tidak korupsi,” tegasnya.

Kegiatan Safari Ramadan tersebut dirangkaikan dengan simbolis penyerahan bantuan dilanjutkan dengan shalat tarawih berjamaah bersama masyarakat. (Red)

Sekda Buka Bazar Ramadan 1447 H di GTG

Tangerang, lensafokus.id - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja membuka Bazar Ramadhan 1447 Hijriah yang diselenggarakan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Tangerang di Gerai Tangerang Gemilang, Kec. Cikupa (04/03/26)

Dalam sambutannya, Sekda Soma mengungkapkan kegiatan tersebut merupakan salah satu upaya nyata pemerintah daerah dalam mendukung pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah serta menggerakkan roda perekonomian masyarakat, sekaligus memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk memperoleh kebutuhannya saat Ramadan dan menjelang hari raya Idul Fitri

"Bazar ini sangat positif. Selain sebagai wadah bagi para pelaku UMKM untuk mempromosikan dan memasarkan produk-produknya kepada masyarakat, meningkatkan daya saing pelaku usaha lokal, sekaligus memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memperoleh kebutuhan berbuka puasa maupun produk fashion muslim dengan harga yang terjangkau," ungkap Sekda Soma

Lanjut dia, selain sebagai media promosi produk-produk lokal para pelaku usaha, kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadikan Gerai Tangerang Gemilang sebagai salah satu pusat promosi dan pemasaran produk-produk unggulan daerah yang dapat menarik minat masyarakat untuk berkunjung serta berbelanja produk lokal hasil karya masyarakat Kabupaten Tangerang.

"Saya berharap kegiatan ini tidak hanya untuk memperkuat promosi produk lokal Kabupaten Tangerang, namun juga bisa menjadikan GTG ini sebagai salah satu pusat promosi dan pemasaran produk-produk unggulan daerah," ujarnya

Ia pun menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Tangerang serta seluruh panitia penyelenggara yang telah mempersiapkan kegiatan ini dengan baik. Dan berharap semoga Bazar Ramadhan tersebut dapat berjalan dengan lancar, tertib, dan memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat.

"Kepada seluruh masyarakat Kabupaten Tangerang, saya mengajak untuk memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya dengan mengunjungi bazar ini serta mendukung produk-produk UMKM lokal kita. Mari kita bersama-sama mendorong kemajuan ekonomi daerah yang lebih kuat dan berkelanjutan," pungkasnya.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Resmiyati Marningsih melaporkan bahwa Bazar Ramadhan 1447 H dilaksanakan mulai tanggal 4-6 Maret 2026 di Gerai Tangerang Gemilang.

"Kegiatan bazar ini diikuti oleh 21 pelaku usaha yang terdiri dari UMKM, IKM, dan pelaku ritel di Kabupaten Tangerang yang menghadirkan berbagai produk seperti kebutuhan bahan pokok, makanan dan minuman, serta produk fashion dan alas kaki," jelasnya.

Pihaknya berharap kehadiran para pelaku usaha tersebut juga dapat memberikan pilihan yang lebih beragam bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan selama bulan suci Ramadan.

"Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang promosi dan transaksi ekonomi semata tetapi diharapkan mampu memperkuat penggunaan produk dalam negeri. Semakin banyak masyarakat yang mengenal dan membeli produk lokal, secara tidak langsung juga turut mendukung pertumbuhan ekonomi daerah serta meningkatkan kesejahteraan para pelaku usaha kecil dan menengah," ungkapnya. (Red)

Page 4 of 256
Go to top