Asep

Asep

Bupati Tangerang Gerak Cepat, RTLH di Jayanti Langsung Dibangun

TANGERANG, lensafokus.id – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid turun langsung meninjau kondisi Rumah Tidak Layak hlHuni (RTLH) milik Herman, warga Desa Pasir Muncang, Kecamatan Jayanti, Selasa (2/6/26).

Kedatangan Bupati Measyal Rasyid tersebut didampingi Camat Jayanti, pemerintah desa, petugas kesehatan, serta sejumlah pihak yang turut membantu penanganan kondisi Herman yang hidup seorang diri tanpa istri dan anak. Saat melihat langsung kondisi tempat tinggal Herman yang berdiri di atas lahan milik perusahaan, Bupati menilai perlu adanya langkah cepat agar Herman memiliki tempat tinggal yang layak, aman, dan sehat.

"Saya tadi pagi mendapat informasi bahwa ada warga yang memerlukan perhatian pemerintah daerah. Setelah kami lihat langsung, memang harus segera kita bangunkan rumah yang layak huni. Alhamdulillah, kakaknya, Ibu Ela, telah mengikhlaskan sebagian lahannya untuk dibangun rumah bagi Pak Herman," ujar Bupati Maesyal Rasyid.

Menurut dia, lahan seluas 4 x 6 meter yang disediakan keluarga menjadi solusi agar Herman bisa memiliki tempat tinggal permanen yang legal dan lebih layak. Rencananya pembangunan rumah tersebut akan dilakukan secara gotong royong berbagai pihak dengan dukungan material dan tenaga kerja yang telah disiapkan.

Bupati menegaskan bahwa proses pembangunan rumah tersebut tidak akan ditunda. Bahkan, di hari yang sama telah dilakukan persiapan pencarian tenaga tukang serta pemesanan material bangunan.

"Hari ini sudah dicari tukangnya dan material juga langsung dipesan. InsyaAllah besok pembangunan sudah dimulai. Kita ingin Pak Herman segera memiliki rumah yang layak huni dan sehat," tegasnya.

Selain memperhatikan kondisi tempat tinggal, Bupati juga memberikan perhatian terhadap kondisi kesehatan Herman yang diketahui mengalami keluhan pada bagian kaki dan pinggang.

Petugas dari Puskesmas setempat yang turut hadir diminta untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh. Dan apabila diperlukan penanganan lanjutan, pihaknya akan memberikan rujukan ke RSUD Balaraja untuk mendapatkan pelayanan medis yang lebih optimal.

"Kesehatannya juga harus diperhatikan. Tadi sudah ada petugas kesehatan yang hadir. Jika memang perlu pemeriksaan lebih lanjut atau rujukan, akan langsung kita fasilitasi ke rumah sakit agar beliau bisa sehat dan tinggal dengan nyaman," ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa kehadiran pemerintah harus mampu memberikan solusi nyata bagi masyarakat yang membutuhkan, terutama warga kurang mampu yang menghadapi persoalan tempat tinggal dan kesehatan.

"Kita ingin memastikan tidak ada warga yang luput dari perhatian. Pemerintah harus hadir, melihat langsung kondisi masyarakat, dan memberikan bantuan yang benar-benar dibutuhkan," pungkasnya. (Red)

Bupati Tangerang Apresiasi Pembangunan Sarana Ibadah dan Asrama Pondok Pesantren oleh Danrem 052/Wijayakrama

TANGERANG, lensafokus.id – Bupati Tangerang, Moch Maesyal Rasyid menghadiri acara peresmian rehab panti asuhan Pondok Pesantren Darussalamah Assalimah Kecamatan Legok yang dilakukan langsung oleh Komandan Korem (Danrem) 052/Wijayakrama, Brigjen TNI Faizal Rizal bersama jajaran Dandim dan Kasrem, Senin (01/06/26)

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi yang tinggi kepada Korem 052/Wijayakrama dan seluruh jajarannya atas kepedulian dan partisipasi aktifnya dalam pembangunan daerah, khususnya di bidang sarana ibadah

"Kami sangat berterima kasih dan memberikan apresiasi yang tinggi kepada Pak Danrem, Pak Jenderal, beserta Pak Dandim dan Pak Kasrem yang telah memberikan perhatian luar biasa terhadap sarana ibadah di Kabupaten Tangerang," ujar Bupati Maesyal Rasyid

Lanjut dia, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan jajaran TNI dan Polri dalam menyukseskan program pembangunan daerah, khususnya program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat dan sarana keagamaan.

"Ini adalah bentuk sinergi dan kolaborasi bersama. TNI tidak hanya membangun fasilitas fisik, tetapi juga memberikan bantuan sosial berupa sembako dan perlengkapan asrama seperti kasur untuk para santri. lni juga bukti nyata bahwa TNI betul-betul hadir, memperhatikan masyarakat, dan menyentuh langsung kebutuhan pokok di wilayah kita," ungkapnya

Ia memandaskan bahwa langkah nyata Korem 052/Wijayakrama tersebut sangat sejalan dengan program pembangunan Pemerintah Kabupaten Tangerang yang secara rutin setiap tahunnya mengalokasikan anggaran untuk pembangunan sanitasi pondok pesantren (Sanitren).

"Mulai tahun anggaran mendatang, Pemkab Tangerang akan menambah porsi bantuan tersebut. Tidak hanya berfokus pada sanitasi, pemerintah daerah juga akan menganggarkan pembangunan fisik asrama pondok pesantren bagi yang memiliki kesiapan lahan," jelasnya

Lebih lanjut, ia juga menekankan bahwa kolaborasi dan sinergi antara TNI dan pemerintah daerah tersebut merupakan bentuk penjabaran dan pelaksanaan nyata dari Asta Cita yang dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia. Perhatian dan kepedulian yang besar terhadap pondok pesantren dan sarana pendidikan merupakan pondasi utama dalam mendongkrak kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).

"Bapak Presiden Prabowo terus konsisten memperhatikan masyarakat bawah. Melalui peningkatan sarana pesantren ini, kita sedang membangun SDM yang memiliki dua topangan utama yaitu pondasi pendidikan agama yang kuat dan pendidikan umum yang bermutu. Supaya barudak urang pada pinter engkena (supaya anak-anak kita pintar semua kedepannya)," tambahnya.

Ia juga menjabarkan bahwa program-program pusat lainnya seperti makan bergizi gratis, sekolah rakyat, ketahanan pangan, hingga Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih akan terus dikawal secara bersama-sama melalui kolaborasi harmonis antara Pemerintah Daerah, TNI, Polri, dan unsur masyarakat.

Di akhir sambutannya, Moch. Maesyal Rasyid mengucapkan selamat kepada pimpinan Pondok Pesantren Darussalamah Asalim agar fasilitas asrama, sanitasi, yang telah disediakan oleh jajaran TNI ini dapat dimanfaatkan dan dirawat dengan sebaik-baiknya demi kenyamanan ibadah dan belajar para santri. (Red)

Bupati Tangerang Ajak Masyarakat Perkuat Nilai Pancasila

TANGERANG, lensafokus.id – Pemerintah Kabupaten Tangerang menggelar upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tingkat Kabupaten Tangerang Tahun 2026 di Lapangan Raden Aria Yudhanegara, Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang, Tigaraksa, Senin (01/06/26).

Upacara tersebut diikuti unsur Forkopimda, ASN, TNI, Polri, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen daerah lainnya.

Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, menegaskan peringatan Hari Lahir Pancasila menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen seluruh elemen bangsa dalam mengamalkan nilai-nilai Pancasila. Menurutnya, semangat kebangsaan harus terus dijaga di tengah keberagaman masyarakat, khususnya di Kabupaten Tangerang.

“Semangat Hari Lahir Pancasila harus menjadi energi bersama dalam memperkuat persatuan dan mempercepat pembangunan di Kabupaten Tangerang,” tegas Bupati Maesyal.

Lanjut dia, kehadiran jajaran Forkopimda, ASN, TNI, dan Polri dalam upacara tersebut menunjukkan kuatnya komitmen bersama untuk menjaga dan mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam setiap sendi kehidupan Menurutnya, kebersamaan seluruh unsur pemerintahan dan masyarakat tersebut menjadi bukti bahwa Pancasila masih menjadi fondasi utama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Semangat tersebut harus terus dikumandangkan dan diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Kita semua menjalankan amanah dari Pemerintah Pusat dengan memastikan nilai-nilai dan norma-norma Pancasila terus dikumandangkan di Kabupaten Tangerang,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa Pancasila tidak hanya menjadi dasar negara, tetapi juga pedoman dalam menjalankan tugas dan kehidupan bermasyarakat. Karena itu, penanaman nilai-nilai Pancasila harus terus dilakukan secara berkelanjutan di seluruh lapisan masyarakat.

“Sebagaimana kita tahu bahwa Pancasila adalah dasar negara dan pegangan hidup kita dalam menjalankan tugas sehari-hari. Upaya yang terus menerus dalam menanamkan nilai-nilai Pancasila, khususnya di Kabupaten Tangerang, sangat diperlukan,” ungkapnya.

Ia menambahkan, keberagaman yang ada di Kabupaten Tangerang harus menjadi kekuatan untuk mempererat persatuan. Nilai toleransi, gotong royong, dan saling menghormati perlu terus dijaga agar kehidupan masyarakat tetap harmonis dan kondusif.

“Dengan Pancasila, kita hidup, duduk, berdiri dan juga menjalankan tugas bersama-sama. Dengan nilai-nilai Pancasila, kita pelihara, kita abadikan. Nilai-nilai Pancasila untuk toleransi juga terus kita kedepankan,” tegasnya.

Bupati Maesyal juga menekankan bahwa implementasi nilai-nilai Pancasila harus tercermin dalam pelayanan publik yang semakin baik. Dia juga tidak menutup mata bahwa Pemkab Tangerang masih memiliki berbagai pekerjaan rumah yang harus diselesaikan untuk menjawab harapan masyarakat.

“Pastinya, banyak PR yang harus kita kerjakan sebagai implementasi atau penjabaran dari nilai-nilai Pancasila terhadap kepentingan harapan masyarakat Kabupaten Tangerang. Untuk itu, kita jalankan dan kita tingkatkan sesuai dengan kemampuan keuangan daerah, serta kapasitas kita sebagai pelayan masyarakat,” pungkasnya. (Red)

PPSP Rayakan HUT Ke-19, Kebersamaan dan Kekompakan Ditegaskan sebagai Fondasi Utama Organisasi

JAKARTA, lensafokus.id – Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan mewarnai perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-19 Paguyuban Perantau Siantan Pontianak (PPSP) yang digelar di Jakarta, Minggu (31/5/2026). Ratusan anggota dan keluarga besar perantau asal Siantan, Pontianak, Kalimantan Barat, hadir dalam kegiatan yang berlangsung meriah dan sarat makna tersebut.

Mengusung tema “Kebersamaan dan Kekompakan Adalah Fondasi Utama PPSP”, perayaan HUT ke-19 menjadi momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus memperkuat komitmen organisasi dalam menjaga persatuan di antara para perantau.

Ketua Umum PPSP, Agus Musalim, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh anggota serta tamu undangan yang telah meluangkan waktu untuk hadir dan berpartisipasi dalam perayaan tersebut.

Menurutnya, perjalanan PPSP selama 19 tahun tidak terlepas dari peran aktif seluruh anggota yang senantiasa menjaga rasa kekeluargaan dan solidaritas.

“Kami berdiri kokoh selama 19 tahun bukan karena hebatnya pengurus, tetapi karena kebersamaan dan kekompakan seluruh keluarga besar PPSP. Inilah fondasi utama kami. Tanpa itu, PPSP tidak akan mampu bertahan dan berkembang hingga hari ini,” ujar Agus Musalim disambut tepuk tangan para hadirin.

Perayaan HUT ke-19 PPSP juga semakin istimewa dengan kehadiran sejumlah tokoh dan pejabat pemerintah, di antaranya Prof. Darmadi Durianto dan Sumberanto Tjitra. Kehadiran keduanya menjadi bentuk dukungan terhadap eksistensi PPSP sebagai wadah pemersatu masyarakat perantau asal Kalimantan Barat yang berada di Jakarta dan sekitarnya.

Dalam sambutannya, kedua tokoh tersebut mengapresiasi peran PPSP yang selama ini aktif membangun solidaritas, menjaga nilai-nilai budaya daerah, serta menjadi jembatan komunikasi bagi para perantau.

Selain rangkaian sambutan, acara juga dimeriahkan dengan berbagai hiburan bernuansa budaya Pontianak, ramah tamah antaranggota, serta doa bersama sebagai ungkapan rasa syukur atas perjalanan organisasi yang telah memasuki usia ke-19 tahun.

Momentum perayaan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa kekompakan dan rasa persaudaraan merupakan modal utama bagi PPSP dalam menghadapi berbagai tantangan di masa mendatang.

Di usia yang ke-19, PPSP menegaskan komitmennya untuk terus menjadi rumah kedua bagi para perantau Siantan Pontianak, sekaligus menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi anggota dan masyarakat.

Selamat Hari Ulang Tahun ke-19 PPSP. Semoga semakin solid, semakin maju, dan terus menjadi wadah pemersatu yang membawa manfaat bagi sesama. (Red)

Kolaborasi Kemensos-Pemkab Tangerang: 66 Warga Jalani Operasi Katarak Gratis dengan Teknik Modern

TANGERANG, lensafokus.id – Dalam rangka memperingati Hari Bakti Dokter Indonesia ke 118 yang mengusung tema "IDI Berkemajuan, Bangsa Sehat dan Sejahtera", Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI) melalui Sentra Mulia Jaya Jakarta bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Tangerang dan Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (Perdami) Wilayah Banten menggelar aksi kemanusiaan.

Kolaborasi ini diwujudkan melalui kegiatan Bakti Sosial Operasi Mata Katarak gratis bagi masyarakat kurang mampu. Kegiatan ini dilaksanakan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Tangerang pada Minggu, 31/05/2026.

Kegiatan Baksos ini ditujukan bagi penderita katarak yang masuk dalam kriteria Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) atau Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) Desil 1 sampai 5. Pada pelaksanaan kali ini, tercatat sebanyak 66 pasien katarak hadir untuk mendapatkan tindakan medis.

Kepala Sentra Mulia Jaya Jakarta, Siti Indriasari Oktaviana, menjelaskan bahwa operasi katarak ini merupakan bagian dari wujud nyata kepedulian sosial pemerintah pusat berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah demi menyejahterakan masyarakat.

"Kegiatan sosial ini sangat beragam, dan khusus operasi katarak, kami bekerja sama erat dengan Dinas Sosial Kabupaten Tangerang untuk menyaring penerima manfaat yang tepat sasaran, dari Desil 1 hingga Desil 5, yang membutuhkan bantuan dari pemerintah pusat melalui APBN," ujar Siti Indriasari.

Direktur RSUD Kabupaten Tangerang, dr. Endang Widyastiwi, menyampaikan kesiapan penuh pihak rumah sakit dalam memfasilitasi bakti sosial ini. Pihak RSUD menyediakan empat kamar operasi dan mengerahkan tim dokter spesialis mata serta perawat mata dengan kapasitas ruangan sekitar 80 pasien.

RSUD Kabupaten Tangerang juga tetap membuka pelayanan pada hari libur untuk melakukan pemeriksaan pasca operasi (post operative care) guna memastikan kondisi pasien pasca-tindakan dalam keadaan baik dan sehat.

Sementara itu, Ketua Perdami Banten, Dr. Darmawan M Sophian, menyatakan bahwa bakti sosial ini merupakan komitmen berkelanjutan Perdami untuk memberantas kebutaan akibat katarak di wilayah Banten. Dalam operasi kali ini, tim medis menggunakan teknologi terbaru yang meminimalisir sayatan dan mempercepat proses penyembuhan pasien.

"Pada operasi kali ini, kami menggunakan teknik Phacoemulsification (fakoemulsifikasi). Teknik ini merupakan metode operasi modern dengan luka minimal, tanpa jahitan yang menyulitkan, proses tindakan yang cepat, serta masa penyembuhan yang jauh lebih singkat. Hal ini tentu akan meningkatkan kualitas hidup para pasien secara signifikan agar mereka bisa kembali melihat dengan jelas dan mandiri," jelas Darmawan.

Ia juga menambahkan bahwa Perdami Banten menurunkan lebih dari 10 dokter spesialis mata untuk memastikan kelancaran bakti sosial ini. Seluruh pasien yang telah menjalani operasi akan mendapatkan pengawasan medis berkala, dimulai dari pemeriksaan H+1 pasca operasi di RSUD, hingga pemeriksaan H+7 yang akan diarahkan ke fasilitas kesehatan atau puskesmas terdekat dari domisili masing-masing pasien.

Sebagai bentuk perhatian lebih, Kemensos juga memberikan bingkisan bagi para pasien yang pulang setelah dinyatakan stabil oleh tim dokter.

Kesan mendalam turut dirasakan oleh para penerima manfaat. Sopian, salah satu pasien asal Kecamatan Cisoka, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasihnya atas terselenggaranya program ini. Ia mengaku sangat terbantu dengan adanya pelayanan operasi gratis ini.

"Saya sangat bersyukur dan berterima kasih sekali dengan adanya operasi katarak gratis ini. Selama ini penglihatan saya sudah sangat terganggu untuk beraktivitas. Alhamdulillah, pelayanannya cepat, dokternya ramah, dan semuanya gratis tanpa biaya. Program ini benar-benar membantu masyarakat kecil seperti kami," ungkap Sopian usai menjalani tindakan.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Tangerang, H. Aziz Gunawan, mengatakan Pemerintah Kabupaten Tangerang melakukan koordinasi lintas sektor dan mengapresiasi kolaborasi ini. Kerja sama tersebut telah menggerakkan seluruh elemen mulai dari tingkat camat, organisasi perangkat daerah (OPD), hingga para pendamping, sehingga pelaksanaan bakti sosial ini berjalan sukses, aman, dan tepat sasaran bagi masyarakat yang membutuhkan di 29 kecamatan se Kabupaten Tangerang. (Red)

Bupati Tangerang Apresiasi Festival Tabuh Bedug Kecamatan Teluknaga

Tangerang, lensafokus.id - Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid menghadiri Festival Tabuh Bedug ke-35 Kecamatan Teluknaga, Sabtu malam (30/05/26)

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menyambut baik dan mengapresiasi kegiatan festival tabuh bedug tersebut yang juga dihadiri oleh Gubernur Banten, Andra Soni beserta istri, Tinawati Andra Soni

"Festival tabuh bedug tingkat kecamatan Teluknaga ini menjadi salah satu kebanggaan, salah satu warisan budaya yang senantiasa terus diabadikan dan dijalankan setiap tahun," ujar Bupati Maesyal Rasyid

Menurut dia, festival tabuh bedug bukan hanya merupakan kebanggaan masyarakat kecamatan Teluknaga dan Kabupaten Tangerang namun juga membuktikan wujud pelestarian budaya, kekompakan dan kebersamaan masyarakat Teluknaga yang luar biasa.

"Ini tidak hanya kebanggaan masyarakat Teluknaga dan Kabupaten Tangerang semata tapi merupakan wujud pelestarian warisan budaya, kekompakan dan kegotong-royongan untuk kemajuan bersama," ungkapnya

Pihaknya berharap kegiatan tersebut terus ditingkatkan ke depannya, tidak hanya tingkat lokal semata tapi juga bisa lebih luas lagi di tingkat kabupaten, provinsi maupun nasional.

"Kami berharap kegiatan ini terus dapat dijalankan dan ditingkatkan lebih luas lagi hingga tingkat kabupaten, provinsi maupun nasional, sebagai wujud nyata kita cinta dan selalu ingat terhadap warisan budaya pendahulu kita," ujarnya

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Banten yang telah menyempatkan waktunya untuk hadir dan mendukung kegiatan tersebut.

Kami atas nama masyarakat Kabupaten Tangerang khususnya masyarakat Kecamatan Teluknaga mengucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur beserta ibu yang sudah hadir. Ini membuktikan bahwa pak gubernur selalu peduli dan mendukung kita semua, khususnya masyarakat Teluknaga," ucapnya

Gubernur Banten, Andra Soni mengungkapkan rasa kagum dan bangganya atas atusiasme dan kekompakan masyarakat Teluknaga untuk menyukseskan festival bedug tersebut

"Atas nama Pemerintah Provinsi Banten, saya sangat bangga dan merasa terhormat bisa hadir bersama-sama dengan masyarakat Teluknaga. Atas kokompakan dan bimbingan pak bupati, pak camat dan seluruh forkopimcam, hari ini tumpah ruah mengikuti kegiatan festival tabuh bedug yang ke-35," ujar Andra Soni

Ia juga akan mendorong festival bedug tersebut bisa menjadi agenda yang lebih besar yaitu tingkat provinsi bahkan nasional

"Ini keren dan luar biasa. Mudah-mudahan kita dikasih waktu yang cukup dan saya mendoakan acara ini sukses dan bisa berlanjut tahun depan dan mudah-mudahan bisa masuk ke event nasional," tegasnya

Sementara itu, Camat Teluknaga, Kurnia melaporkan bahwa acara festival bedug Kec. Teluknaga merupakan ciri khas dan icon warisan seni budaya Kecamatan Teluknaga yang telah menjadi agenda tetap setiap tahunnya.

"Kegiatan karnaval budaya tabuh bedug yang sudah kita laksanakan tadi siang hari, peserta dari 13 desa hadir, ada 1.000 kendaraan roda dua dan kurang lebih 200 kendaraan roda empat. Saat ini ada 16 peserta tabuh bedug yang akan kita dengarkan dan saksikan bersama," ungkap Kurnia. (Red)

PTK Indonesia Peduli, Salurkan 350 Nasi Padang untuk Korban Kebakaran Krendang

JAKARTA BARAT, lensafokus.id – Dua hari pasca kebakaran hebat yang melanda permukiman warga di Kelurahan Krendang, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, Pengurus Pusat PTK Indonesia bergerak cepat menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi para korban terdampak, Minggu (31/5/2026).

Dipimpin Ketua Bidang Sosial PTK Indonesia, Bunardy Aloyanto, bersama jajaran pengurus dan relawan, organisasi tersebut menyalurkan bantuan tahap awal berupa 350 kotak nasi Padang untuk makan siang warga yang saat ini masih berada di lokasi pengungsian.

Bunardy mengatakan, bantuan makanan siap saji dipilih untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar para korban yang masih menghadapi keterbatasan pasca musibah kebakaran.

“Ini bukan sekadar nasi, tetapi bentuk kepedulian dan kebersamaan kami kepada para korban. Kami ingin warga mengetahui bahwa mereka tidak sendiri dalam menghadapi musibah ini,” ujar Bunardy di lokasi pengungsian.

Selain membagikan makanan siap santap, PTK Indonesia juga menyerahkan sejumlah bantuan logistik berupa 50 dus air mineral, 50 dus mi instan, dan 10 dus Pop Mie. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan harian para pengungsi, khususnya akses terhadap air bersih dan makanan praktis.

Penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan oleh Wakil Sekretaris Jenderal PTK Indonesia, Hiu Kon Bun, kepada Lurah Krendang, Saiful Fuad. Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Jenderal PTK Indonesia, Venndy Wijaya.

Dalam kesempatan itu, Hiu Kon Bun menyampaikan rasa prihatin yang mendalam atas musibah yang menimpa warga Krendang. Ia menegaskan bahwa bantuan yang diberikan merupakan bentuk nyata solidaritas sosial PTK Indonesia terhadap masyarakat yang sedang mengalami kesulitan.

“Kami turut prihatin sedalam-dalamnya atas musibah ini. PTK Indonesia tergerak untuk hadir karena ini adalah wujud nyata solidaritas dan kepedulian sosial. Bantuan yang kami salurkan hari ini merupakan tahap pertama, dan kami akan terus memantau perkembangan di lapangan untuk menentukan kebutuhan bantuan selanjutnya,” ungkapnya.

Sementara itu, Lurah Krendang, Saiful Fuad, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PTK Indonesia atas kepedulian serta respons cepat yang diberikan kepada warga terdampak kebakaran.

“Bantuan ini sangat berarti bagi warga yang sedang menghadapi masa sulit. Kami mengucapkan terima kasih kepada PTK Indonesia yang telah hadir dan membantu saat masyarakat membutuhkan,” ujarnya.

Diketahui, kebakaran yang terjadi pada Jumat malam (29/5/2026) menghanguskan puluhan rumah petak di wilayah Krendang dan berdampak kepada sekitar 460 jiwa. Hingga saat ini, para korban masih membutuhkan berbagai bantuan untuk memenuhi kebutuhan dasar mereka selama masa pemulihan. (Red)

Polresta Tangerang Bongkar Jaringan Narkotika Sintetis Lintas Wilayah, 4 Orang Diamankan

Tangerang, lensafokus.id - Satresnarkoba Polresta Tangerang membongkar jaringan peredaran narkotika jenis sintetis di beberapa TKP. Dari hasil penyelidikan, beberapa TKP tersebut saling terhubung mulai dari Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang, Cipulir, Jakarta Selatan, hingga Pondok Aren, Tangerang Selatan.

Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan empat orang tersangka beserta barang bukti narkotika sintetis dalam jumlah besar.

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah mengatakan, jaringan tersebut menggunakan berbagai modus penyamaran untuk mengelabui petugas.

"Mulai dari kemasan makanan cepat saji hingga bungkus rokok," kata Indra Waspada, Kamis (28/5/2026).

Dia menjelaskan, awalnya pada Senin, (10/2/2026), polisi menangkap seorang pria berinisial MS di sebuah rumah di Kampung Bayur, Lebak Wangi, Kecamatan Sepatan Timur. Dari rumah tersangka MS, petugas menemukan tembakau sintetis siap edar dengan total berat bruto 155,88 gram.

"Pemeriksaan terhadap telepon genggam tersangka kemudian mengungkap adanya transaksi pemesanan pasta sintetis seberat 100 gram melalui media sosial," ujarnya.

Petugas lalu melakukan controlled delivery di wilayah Ulujami, Jakarta Selatan, Kamis, (12/2/2026) sekitar pukul 04.25 WIB. Polisi kemudian menemukan paket narkotika yang disamarkan di dalam kemasan ayam goreng cepat saji.

"Paket tersebut diketahui berisi narkotika jenis pasta sintetis seberat 65,58 gram," terang Indra Waspada.

Pengembangan kasus berlanjut ke wilayah Cipulir, Jakarta Selatan. Di lokasi itu, polisi berhasil menangkap dua pria berinisial SFA dan MK. Dari penggeledahan yang dilakukan, petugas menemukan tembakau sintetis yang disembunyikan di dalam bungkus rokok dengan berat masing-masing 4,93 gram, 4,84 gram dan 5 gram.

"Kami juga menemukan satu bungkus plastik merah berisi tembakau sintetis seberat 2.330 gram atau 2 kilogram lebih," beber Indra Waspada.

Tidak hanya itu, polisi juga menemukan cairan alkohol, cairan chloroform, serta sejumlah alat produksi seperti timbangan elektrik, plastik klip, alat pengaduk dan gelas ukur.

Kata Indra Waspada, petugas terus melakukan pengembangan. Hingga kemudian mengarah ke sebuah rumah kontrakan di Kelurahan Pondok Karya, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan.

"Di rumah itu kami menangkap seorang pria berinisial GPA," ujarnya.

Dari hasil penggeledahan, polisi menemukan narkotika jenis tembakau sintetis bentuk padat seberat 1.101 gram. Serta narkotika cair atau spray sebanyak 15 mililiter. Barang bukti tersebut dikemas dalam berbagai bentuk untuk mengelabui petugas, mulai dari plastik klip, lakban merah dan coklat hingga botol kaca berisi cairan sintetis.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 114 ayat (2) juncto Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan/atau Pasal 609 ayat (2) huruf a Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP dengan ancaman pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat lima tahun dan paling lama 20 tahun. (Red)

Jumling di Cisauk, Bupati Tangerang Ajak Masyarakat Jadikan Masjid Sebagai Benteng Iman dan Sosial

TANGERANG, lensafokus.id – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid hadiri kegiatan Jum’at Keliling (Jumling) Pemerintah Kabupaten Tangerang di Masjid Al-Huda Cikuda, Kecamatan Cisauk, Jumat (29/5/26),

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menyoroti ancaman sosial yang kini mengintai generasi muda, mulai dari judi online hingga penyalahgunaan narkoba.

Di hadapan jamaah salat Jumat, Bupati menegaskan bahwa masjid harus terus diperkuat fungsinya, bukan sekadar sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pembinaan moral dan penguatan karakter masyarakat.

“Masjid harus menjadi benteng iman dan sosial bagi generasi muda. Kita semua memiliki tanggung jawab menjaga anak-anak kita dari pengaruh negatif seperti narkoba, judi online, hingga kenakalan remaja lainya,” tandas Maeayal Rasyid

Menurutnya, tantangan sosial saat ini semakin kompleks sehingga dibutuhkan komitmen dan peran aktif seluruh elemen masyarakat, mulai dari keluarga, tokoh agama, hingga pemerintah daerah. Ia menilai pendekatan melalui aspek keagamaan dan pembinaan berbasis lingkungan menjadi salah satu langkah efektif dalam menjaga generasi muda tetap berada pada jalur positif dan mampu memberikan kontribusi bagi lingkungannya

"Pendekatan melalui sisi keagamaan perlu terus diperkuat dan pembinaan berbasis lingkungan juga ditingkatkan agar generasi muda kita tetap mampu di jalur positif dan mampu memberikan kontribusi bagi masyarakat serta menginspirasi lainnya," ujarnya

Pada kegiatan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid juga mengajak masyarakat Cisauk untuk terus memakmurkan masjid melalui kegiatan pendidikan Al-Qur’an, majelis taklim, dan aktivitas sosial kemasyarakatan lainnya

“Masjid bukan hanya tempat ibadah, tetapi pusat kebersamaan dan pembinaan umat. Nilai gotong royong, kepedulian sosial, dan kebersamaan harus terus kita pupuk dan dijaga,” katanya.

Selain itu, ia juga turut menegaskan komitmen Pemkab Tangerang dalam pembangunan sumber daya manusia dan infrastruktur. Salah satunya melalui Program Beasiswa Tangerang Gemilang yang diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

"Saat ini, Pemkab Tangerang telah menjalin kerja sama dengan 38 perguruan tinggi guna mendukung akses pendidikan bagi putra-putri terbaik Kabupaten Tangerang," tandasnya

Di bidang infrastruktur, pemerintah daerah juga terus melakukan pembangunan dan perbaikan jalan di berbagai wilayah guna meningkatkan kenyamanan dan kelancaran aktivitas masyarakat.

Bupati berharap pembangunan yang berjalan seiring dengan penguatan nilai religius di tengah masyarakat dapat mewujudkan Kabupaten Tangerang yang maju, religius, dan sejahtera.

Kegiatan Jumling tersebut turut dihadiri unsur perangkat daerah, Forkopimcam, tokoh agama, pengurus DKM Masjid Al-Huda, serta masyarakat Kecamatan Cisauk. (Red)

DPC KWRI Kabupaten Tangerang Gelar Kurban Idul Adha, Wujud Kepedulian untuk Masyarakat

TANGERANG, lensafokus.id – Dalam semangat Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Komite Wartawan Reformasi Indonesia Kabupaten Tangerang melaksanakan kegiatan penyembelihan dan pembagian hewan kurban dan dibagikan kepada masyarakat, Kamis (28/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung di kawasan Perum PWS, Desa Margasari, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang tersebut berjalan lancar dan penuh kebersamaan. Warga sekitar tampak antusias mengikuti proses pembagian daging kurban yang dilakukan panitia DPC KWRI Kabupaten Tangerang.

Pada Idul Adha tahun ini, DPC KWRI Kabupaten Tangerang menyembelih 1 (satu) ekor sapi dan 4 (empat) ekor kambing yang kemudian dibagikan kepada masyarakat sekitar, terutama warga yang membutuhkan.

Ketua DPC KWRI Kabupaten Tangerang, Heri Yanto mengatakan, kegiatan kurban merupakan bentuk rasa syukur sekaligus komitmen organisasi untuk terus hadir di tengah masyarakat.

“Kurban ini bukan hanya soal berbagi daging, tetapi bagaimana kita mempererat silaturahmi dan menumbuhkan kepedulian sosial. Kami ingin DPC KWRI Kabupaten Tangerang dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Heri Yanto.

Ia menambahkan, semangat kebersamaan dan gotong royong yang tercipta dalam pelaksanaan kurban menjadi nilai penting yang harus terus dijaga.

“Alhamdulillah kegiatan berjalan lancar dan masyarakat sangat antusias. Mudah-mudahan apa yang kami lakukan hari ini menjadi berkah dan membawa kebahagiaan bagi warga yang menerima,” Tandasnya.

Selain dihadiri pengurus dan anggota KWRI Kabupaten Tangerang, kegiatan tersebut juga melibatkan masyarakat sekitar yang turut membantu proses penyembelihan hingga pendistribusian daging kurban. (Asp)

Page 4 of 279
Go to top