Asep

Asep

Pimpin Apel Pagi, Wabup Intan Tegaskan Kedisiplinan ASN, Kawasan Tanpa Rokok, dan Harmonisasi Kerja

Tangerang, lensafokus.id — Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, memimpin Apel Pagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tangerang yang digelar di Lapangan Raden Arya Yudha Negara, Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang, Tigaraksa, Senin (08/06/26).

Dalam arahannya, Wakil Bupati memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh pegawai yang telah menunjukkan kedisiplinan dengan hadir tepat waktu dan mengenakan atribut kedinasan yang lengkap.

"Hal-hal seperti ini mungkin terlihat sederhana, namun sebetulnya mencerminkan kejujuran, tanggung jawab, dan kesiapan kita dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Kedisiplinan berpakaian dan ketepatan waktu mencerminkan kualitas birokrasi dan integritas para aparatur kita," ujar Wabup Intan.

Memasuki pertengahan tahun anggaran 2026, Wabup Intan mengajak seluruh jajaran untuk terus memacu kinerja dan menjaga ritme kerja agar target-target pembangunan dapat tercapai secara optimal. Beliau meminta para Kepala OPD untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap capaian program di instansi masing-masing.

"Saya meminta semua kepala perangkat daerah untuk mengevaluasi capaian kinerja dan program kerja yang berjalan. Pastikan semua pekerjaan dilakukan tepat waktu, tepat sasaran, dan memberikan dampak serta manfaat nyata yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat Kabupaten Tangerang," tegasnya.

Selain masalah kinerja, Wakil Bupati menyoroti hal krusial terkait budaya kerja, salah satunya adalah kebersihan lingkungan kantor dan penegakan aturan merokok di area pemda. Beliau mengingatkan kembali keberadaan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 18 Tahun 2019 tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR).

"Saya ingin mengingatkan kembali mengenai larangan merokok di lingkungan kantor, terutama di area pelayanan publik. Mohon ini menjadi perhatian kita bersama. Bagi pegawai yang merokok, manfaatkanlah tempat yang telah disediakan (smoking area). Jangan merokok di sembarang tempat, apalagi membuang puntung rokok sembarangan," tambah Wabup Intan.

Wabup Intan menambahkan, puntung rokok yang dibuang sembarangan sering kali dianggap sepele, namun dampaknya merusak estetika, mengotori lingkungan, dan mencerminkan citra buruk aparatur pemerintah di mata masyarakat maupun tamu kedinasan yang berkunjung.

"Mari kita mulai dari hal-hal kecil. Jaga kebersihan ruang kerja, lingkungan kantor, halaman, hingga area toilet. Lingkungan kerja yang bersih akan menciptakan atmosfer kerja yang sehat, nyaman, produktif, sekaligus mencerminkan wajah birokrasi Pemkab Tangerang yang modern dan profesional. Saya minta para Kepala OPD memantau langsung hal ini," imbuhnya.

Di depan peserta apel, Wabup Intan juga menekankan pentingnya membangun komunikasi yang harmonis demi menghindari ego sektoral dan konflik internal di lingkungan kerja. Beliau menegaskan bahwa status kepegawaian tidak boleh menjadi sekat dalam profesionalisme pelayanan.

"Kita semua bekerja di bawah satu payung besar, yaitu Pemerintah Kabupaten Tangerang. Latar belakang dan cara pandang boleh berbeda, tetapi tujuan kita satu: memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Saya minta bangun komunikasi yang baik, saling menghargai, dan jauhi tindakan yang dapat memicu konflik. Pekerjaan seberat apa pun akan terasa ringan jika dikerjakan bersama melalui kolaborasi," tuturnya.

Lebih lanjut, beliau menyinggung perihal kesetaraan tanggung jawab antara PNS dan PPPK.

"Mau statusnya PNS atau PPPK, semuanya sama-sama memikul tanggung jawab yang sama untuk melayani masyarakat. ASN harus menjadi teladan yang baik, baik dari segi sikap, perilaku, maupun kinerja di tengah masyarakat. Saya minta para Kepala OPD melakukan pembinaan secara terus-menerus terhadap disiplin pegawai ini," lanjut Wabup Intan.

Menutup arahannya, Wabup Intan menyampaikan rasa bangga dan apresiasi yang tinggi kepada para atlet, pelatih, serta ofisial yang akan mewakili Kabupaten Tangerang dalam ajang kejuaraan olahraga terdekat.

"Saya menyampaikan apresiasi dan rasa bangga kepada seluruh atlet, pelatih, dan ofisial yang membawa nama baik Kabupaten Tangerang. Mari kita doakan bersama agar para atlet terbaik kita mampu mengukir prestasi gemilang, menjaga sportivitas, dan kembali dengan membawa kebanggaan bagi daerah yang kita cintai ini," pungkasnya. (Red)

Wabup Intan Hadiri Acara Kenaikan Kelas Dan Kelulusan Siswa-Siswi RA Daarul Muttaqien Pagedangan

Tangerang, lensafokus.id - Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah menghadiri acara kenaikan kelas dan kelulusan siswa-siswi RA Daarul Muttaqien Kec. Pagedangan, Minggu (07/06/26)

Pada kesempatan tersebut, Wabup Intan merasa terharu dan bangga kepada Yayasan Daaru Muttaqien yang telah menyelenggarakan pendidikan dan Kelompok Bermain (KB) untuk anak-anak, termasuk juga Anak Berkebutuhan Khusus (ABK)

"Alhamdulillah, KB Kartini dan juga PAUD di sini ternyata welcome menerima anak-anak berkebutuhan khusus. Ini yang bikin saya selalu bangga sama KB Kartini karena anak-anak berkebutuhan khusus pun bisa mendapat kesempatan yang sama untuk bersekolah," ungkap Wabup Intan

Dia juga sangat mengapresiasi KB Kartini dan PAUD Daaru Muttaqien yang senantiasa mengedepankan pendidikan mental dan spiritual dalam mendidik anak didiknya

"Tadi sudah kita lihat ada yang jadi MC, ada yang baca doa, ada yang jadi penerima tamu. Alhamdulillah anak-anak kita diajarkan untuk berani tampil, bahwa mental dan spiritual anak-anak kita memang harus digembleng sejak dini," tandasnya

Dia juga menegaskan bahwa Pemkab Tangerang terus mendorong agar semua anak-anak di Kabupaten Tangerang memiliki kesempatan yang sama, baik dalam hal pendidikan, kesehatan maupun di bidang layanan lainnya. Di bidang kesehatan, Rumah Sakit Umum Kabupaten Tangerang sudah ada klinik Intan emas, klinik tumbuh kembang anak yang dilengkapi dengan dukungan semua dokter spesialis untuk anak-anak termasuk, ABK yang bisa menjalani terapi di sana secara gratis.

"Saya ingin anak-anak di Kabupaten Tangerang mempunyai kesempatan yang sama, orang tuanya jangan malu. Anak berkebutuhan khusus itu anak yang istimewa dan mengajarkan kita orang tuanya untuk sabar, jadi jangan pernah malu untuk menyekolahkan anak-anak berkebutuhan khusus Insyaallah SD Negeri, Swasta, TK sekarang bisa menerima anak-anak berkebutuhan khusus," tegasnya

Dia juga mengucapkan selamat kepada anak-anak dan orang tua yang telah menyelesaikan sekolah di TK dan naik kelas dan mendoakan, mudah-mudahan anak-anak bisa menjadi anak yang sholeh dan sholehah serta berprestasi yang mampu membanggakan orang tua dan daerah.

Sementara itu, Kepala sekolah Lilis Jahrotul Ulum mengungkapkan bahwa pihaknya telah menggelar berbagai rangkaian kegiatan menjelang tahun ajaran baru 2026/2027, mulai dari Open School, pentas seni dan ajang kreatifitas serta Market Day yang berkolaborasi dengan kegiatan kewirausahaan dari guru dan juga komite sekolah.

"Kegiatan hari ini adalah bentuk apresiasi rasa syukur dan bahagia. InsyaAllah, mudah-mudahan lelahnya menjadi ibadah buat kita semuanya dan insyaAllah menjadi ladang pahala buat kita semuanya Kemudian kami juga menyampaikan permohonan maaf yang tak terhingga," ujar Lilis. (Red)

TANGKAB EXPO 2026 Hadirkan Satu Panggung Layanan Publik, UMKM, dan Gaya Hidup Sehat

Tangerang, lensafokus.id - Bupati Tangerang, Moch Maesyal Rasyid membuka rangkaian TANGKAB EXPO 2026 yang diselenggarakan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Tangerang di kawasan Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang Tigaraksa, Minggu (07/06/26). Kegiatan tersebut dikemas melalui Tangkab Fun Walk dan berbagai layanan publik yang melibatkan ribuan masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid mengatakan bahwa TANGKAB EXPO 2026 menjadi ajang kebersamaan yang memadukan olahraga, pemberdayaan ekonomi lokal, pelayanan publik, kepedulian sosial, dan inovasi digital.

“Pagi ini, kita dapat berkumpul dalam kegiatan Tangkab Fun Walk dan Tangkab Expo, sebuah ajang panggung kebersamaan masyarakat Kabupaten Tangerang yang memadukan olahraga, pemberdayaan ekonomi lokal, pelayanan publik, kepedulian sosial, serta penguatan inovasi digital dalam satu momen,” ujar Bupati Maesyal.

Menurut Maesyal, kegiatan tersebut terselenggara berkat kolaborasi Pemerintah Kabupaten Tangerang bersama berbagai mitra strategis, termasuk Bank Indonesia Provinsi Banten dan Bank BJB. Sinergi tersebut diharapkan mampu memperluas manfaat kegiatan bagi masyarakat sekaligus memperkuat pelayanan publik yang semakin mudah dan modern.

Ia menjelaskan, masyarakat dapat menikmati beragam kegiatan dan layanan yang tersedia selama TANGKAB EXPO 2026. Mulai dari Fun Walk, booth UMKM dan produk lokal, expo hunian dan kendaraan, layanan administrasi kependudukan dan perizinan, hingga layanan pajak daerah berbasis digital yang memudahkan masyarakat dalam mengakses pelayanan pemerintah.

Bupati Maesyal juga menegaskan bahwa TANGKAB EXPO bukan sekadar ajang olahraga dan hiburan, melainkan ruang interaksi antara pemerintah dan masyarakat. “Kegiatan ini bukan hanya menjadi ajang olahraga dan hiburan masyarakat, tetapi juga menjadi ruang kebersamaan yang hadir langsung ke masyarakat dengan suasana yang gembira,” katanya.

Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Tangerang juga mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dengan memperkuat peran pelaku UMKM dan memperkenalkan berbagai layanan publik kepada masyarakat. Selain itu, kegiatan ini menjadi sarana untuk meningkatkan penggunaan transaksi digital dalam pelayanan dan pembayaran daerah.

Menariknya, kegiatan yang diikuti sekitar 20 ribu masyarakat Kabupaten Tangerang tersebut juga menghadirkan layanan donor darah serta berbagai pelayanan publik dari sejumlah instansi. Seluruh layanan yang tersedia merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mempercepat, mempermudah, dan meningkatkan transparansi pelayanan kepada masyarakat.

Pemkab Tangerang berharap TANGKAB EXPO dapat terus menjadi agenda tahunan yang memberikan manfaat semakin besar bagi masyarakat. “Tentunya, kami berharap kegiatan ini dapat menjadi agenda tahunan yang memberikan banyak manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya. (Red)

Bupati Tangerang Lepas Peserta Fun Run 5K Komunitas Wisata Kreatif 2026

Tangerang, lensafokus.id - Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid melepas peserta Fun Run 5K Komunitas Wisata Kreatif yang digelar di area Scientia Park Gading Serpong Kec. Kelapa Dua, Minggu (07/06/26)

Pada kesempatan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid menyambut baik dan mendukung upaya-upaya penyelenggaraan kegiatan olahraga yang melibatkan para pelaku UMKM di Kabupaten Tangerang, salah satunya Fun Run Komunitas Wisata Kreatif.

"Ini adalah agenda yang positif supaya masyarakat Kabupaten Tangerang ini terus mengumandangkan olahraga dan memasyarakatkan olahraga juga sekaligus ada beberapa UMKM yang hadir di sini untuk memeriahkan jalan santai tingkat Kabupaten Tangerang," ujar Bupati Maesyal Rasyid

Dia menambahkan kehadirannya bersama dengan anggota DPRD Provinsi Banten, DPRD Kab Tangerang, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), baik dari Provinsi Banten maupun Kabupaten Tangerang serta Camat merupakan bentuk dukungan untuk terus membudayakan hidup sehat sekaligus menggerakan roda perekonomian lokal

"Baru saja kita lepas mereka untuk melaksanakan jalan santai atau lari santai. Mudah-mudahan dengan jalan santai ini, kita bisa bersilaturahmi, bisa sehat dan agenda ini akan terus kita laksanakan secara rutin untuk membiasakan bahwa pola hidup sehat, termasuk di dalamnya adalah meningkatkan keberadaan UMKM yang ada di Kabupaten Tangerang," ungkapnya

Dia juga berharap kegiatan tersebut dapat memacu kegiatan olahraga wisata kreatif lainnya di Kabupaten Tangerang semakin berkembang sehingga berdampak luas bukan hanya untuk komunitas dan masyarakat, namun juga para pelaku UMKM di sekitar lokasi acara

"Kami atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Tangerang juga atas nama provinsi Banten mengucapkan terima kasih apresiasi kepada panitia atas penyelenggaraan wisata kreatif Fun Run 5K tahun 2026 di Kabupaten Tangerang," pungkasnya

Ketua pelaksana Fun Run 5K, Indra Irawan melaporkan bahwa kegiatan tersebut merupakan event olahraga yang dikolaborasikan dengan seni dan budaya yang ada di Kabupaten Tangerang

"Peserta sudah tercatat 1.100 peserta. Kegiatan ini pun bukan hanya fun run, hanya sekedar proud tapi kita membuat event ini dikolaborasikan dengan tradisi budaya yang ada di Kabupaten Tangerang," jelas Indra

Pihaknya berjanji akan membuat kegiatan tersebut sebagai agenda tetap dengan cakupan yang lebih luas, tidak hanya pesertanya dan tingkatannya, namun juga dengan seni budaya yang lebih beragam dan bekerjasama dengan UMKM yang lebih banyak. (Red)

Antusiasme Meluap, Pelayanan Malam 'MANTAP JASA' Tigaraksa Penuhi Kebutuhan Dokumen Ratusan Warga

Tangerang, lensafokus.id – Pemerintah Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, membuktikan bahwa reformasi birokrasi bukan sekadar slogan di atas kertas. Melalui langkah progresif, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Tigaraksa sukses menyelenggarakan malam pelayanan terpadu bertajuk "MANTAP JASA" (Malam Terpadu Jemput Aspirasi dan Solusi Administrasi) pada Sabtu malam (06/06/2026).

Mengusung tagline “Mendekatkan Pelayanan, Menghadirkan Solusi, Melayani Tanpa Batas Waktu,” kegiatan yang dipusatkan di halaman kantor kecamatan ini berubah menjadi pusat pelayanan publik yang masif. Program ini dirancang khusus untuk memfasilitasi warga yang selama ini mengalami hambatan waktu akibat tuntutan pekerjaan di siang hari, seperti buruh pabrik, buruh harian, pedagang, dan pelaku UMKM.

Camat Tigaraksa, Cucu Abdurrosyied, mengungkapkan rasa syukurnya atas antusiasme warga yang luar biasa. Berdasarkan data di lapangan, jumlah kunjungan pada malam ini berhasil memecahkan rekor tertinggi sejak inovasi ini pertama kali digulirkan dua tahun lalu.

"Alhamdulillah, antusiasme masyarakat malam ini benar-benar di luar ekspektasi kami. Ini adalah rekor baru. Pelayanan administrasi dan pelayanan publik lintas sektor malam ini dipadati oleh warga. Bahkan, dari laporan petugas di meja registrasi, banyak warga yang sudah datang dan mengantre sejak pagi dan siang hari untuk mengamankan nomor antrean, padahal loket pelayanan baru resmi kami buka pukul 19.30 WIB setelah persiapan sejak pukul 18.00 WIB," ungkap Camat Cucu.

Cucu juga menambahkan bahwa daya tarik MANTAP JASA kini telah meluas ke luar batas wilayah administrasinya.

"Yang menarik, pergerakan warga malam ini menunjukkan bahwa yang datang bukan hanya masyarakat dari dalam Kecamatan Tigaraksa saja. Banyak warga dari kecamatan tetangga yang ikut memanfaatkan momentum ini karena melihat kelengkapan layanan yang kami sediakan." Tambah Camat Cucu.

Keberhasilan MANTAP JASA tidak lepas dari kolaborasi erat antara pihak kecamatan dengan berbagai instansi vertikal dan horizontal. Semua layanan diintegrasikan secara one-stop service untuk memastikan warga bisa menyelesaikan berbagai urusan sekaligus.

Berikut adalah rincian pelayanan terpadu yang tersedia:

• Administrasi Kependudukan (Adminduk): Disdukcapil melalui gerai kecamatan membuka layanan lengkap mulai dari perekaman dan pencetakan E-KTP, pembuatan Kartu Identitas Anak (KIA), Kartu Keluarga (KK), hingga pengurusan Akta Kelahiran dan Akta Kematian.

• Layanan Keamanan dan Hukum Kepolisian: Bekerja sama dengan Satpas Polresta/Polres, dihadirkan layanan perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) yang sangat diminati warga, serta loket pembuatan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK).

• Layanan Lintas Sektoral & Sosial: Kantor Samsat turut hadir memfasilitasi pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). Sementara itu, Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Banten melalui Pos Pelayanan Hukum (Posbakum) memberikan ruang konsultasi hukum gratis bagi masyarakat yang membutuhkan pendampingan atau kejelasan hukum. Disediakan pula layanan kesehatan gratis dan sertifikasi halal bagi produk lokal.

• Penguatan Ekonomi dan Media Komunikasi: Lapangan luar diisi oleh belasan gerai UMKM lokal sebagai bentuk pemberdayaan ekonomi. Di sudut lain, sebuah panggung interaktif digunakan untuk Live Talkshow publik yang menghadirkan unsur Polsek dan Anggota Dewan perwakilan rakyat guna menyerap aspirasi dan keluhan warga secara langsung.

Kapolsek Tigaraksa yang hadir mendampingi jajaran Forkopimcam menegaskan bahwa kehadiran Polri dalam program ini merupakan bentuk dukungan terhadap pelayanan yang humanis dan responsif. Masyarakat tidak hanya pulang membawa dokumen yang selesai, tetapi juga mendapatkan edukasi terkait kamtibmas dan hak-hak hukum mereka.

Dalam kesempatan yang sama, Camat Tigaraksa kembali menegaskan bahwa MANTAP JASA bukan hanya tentang mencetak dokumen penunjang administrasi, melainkan ruang terbuka bagi warga untuk menyampaikan keluhan birokrasi, infrastruktur, maupun masalah sosial.

"Kami membuka pos pengaduan langsung. Jika ada keluhan, hambatan, atau aspirasi yang tersumbat, malam ini silakan sampaikan kepada saya, kepada Pak Kapolsek, atau ke jajaran dinas terkait yang sedang bertugas. Kami hadir di sini untuk bekerja dan memberikan solusi langsung di tempat," Camat Cucu.

Secara regulasi, inovasi MANTAP JASA ini mengacu pada amanat Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik serta Peraturan Bupati Tangerang Nomor 33 Tahun 2023. Dengan memindahkan waktu pelayanan ke malam hari tanpa memotong produktivitas harian warga, inovasi ini memberikan penghematan biaya (cost efficiency) yang signifikan bagi masyarakat.

Melihat dampak positif dan lonjakan indeks kepuasan masyarakat yang nyata, Pemerintah Kecamatan Tigaraksa berencana menjadikan format ini sebagai model pelayanan berkala yang lebih masif. Model pelayanan jemput bola bertema malam hari ini juga sangat adaptif untuk direplikasi hingga ke tingkat desa dan kelurahan di seluruh wilayah Kabupaten Tangerang.

"Inovasi MANTAP JASA adalah bukti komitmen kami bahwa negara hadir di tengah-tengah masyarakat tanpa dibatasi oleh jam kerja formal. Kami ingin birokrasi di Tigaraksa berjalan dinamis, fleksibel, dan selalu berpihak pada kemudahan urusan rakyat," tutup Camat Cucu. (Red)

Ubah Citra Bertani Jadi Keren, Kabupaten Tangerang Gencarkan Sistem Integrated Farming

TANGERANG, lensafokus.id - Upaya mencetak generasi baru petani modern terus diperkuat, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tangerang resmi menggelar Pelatihan Integrated Farming (Pertanian Terpadu) bagi para Petani Milenial di areal lahan Taruna Tani Al Prakarsa, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Jumat (5/6/2026).

Pelatihan ini menjadi langkah strategis Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam mendorong regenerasi sektor pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah melalui keterlibatan generasi muda yang adaptif terhadap teknologi dan inovasi pertanian modern. 6

Kepala Bidang Penyuluhan Pertanian, Endang Setiawan menegaskan bahwa kegiatan yang berpusat di Desa Margasari ini bukan sekadar pelatihan musiman, melainkan sebuah proyek percontohan (pilot project) strategis yang dipersiapkan matang untuk masa depan agribisnis daerah.

"Pelatihan di Kantor Taruna Tani Milenial Kecamatan Tigaraksa ini adalah pilot project kita. Kami ingin membangun sebuah model pertanian modern yang sukses terlebih dahulu di sini. Ke depan, konsep ini akan menjadi percontohan dan kiblat yang siap direplikasi di kecamatan-kecamatan lain di seluruh wilayah Kabupaten Tangerang," ujarnya.

Endang menambahkan, pemilihan konsep integrated farming dinilai sangat tepat bagi petani milenial karena menawarkan solusi keterbatasan lahan lewat efisiensi tinggi, di mana sektor pertanian, peternakan, dan perikanan saling menyokong dalam satu ekosistem zero waste (tanpa limbah).

Dalam arahannya, ia juga menyoroti tantangan besar sektor pertanian saat ini, yaitu penurunan jumlah petani usia produktif dan kebutuhan pangan yang terus meningkat seiring pertumbuhan penduduk Kabupaten Tangerang.

"Kami optimistis, lewat tangan-tangan kreatif petani milenial yang dibekali ilmu integrated farming ini, citra pertanian akan naik kelas. bertani itu keren, canggih, dan sangat menjanjikan secara ekonomi. Dari Tigaraksa, kita bawa semangat baru ini ke seluruh pelosok Kabupaten Tangerang," pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Taruna Tani Milenial Al-Prakasa, Satria Gusputra, membagikan kisah inspiratif di balik terbentuknya kelompok tani tersebut. Satria yang memiliki latar belakang sebagai pekerja korporat memilih untuk resign dan menenangkan diri (cooling down) sebelum akhirnya terjun total ke dunia pertanian.

"Awalnya orang-orang menganggap saya agak stres. Enak-enak kerja kantoran, tiba-tiba malah pergi ke kebun. Namun, saya melihat desa ini memiliki banyak potensi lahan tidur yang bisa digarap, terlebih pemerintah sedang gencar menggalakkan swasembada pangan," katanya.

Selain potensi lahan, Satria juga tergerak oleh keprihatinan sosial terhadap maraknya kasus pemuda yang terjerumus ke dalam lingkaran judi online hingga narkoba akibat dampak negatif media sosial. Ia pun bertekad merangkul mereka untuk produktif kembali lewat jalur pertanian.

Pada satu tahun pertama, Satria berjuang sendiri dengan mengajak dua orang pemuda setempat. Secara perlahan, ia berusaha mengubah pola pikir mereka tentang profesi petani. Langkahnya mendapat titik terang setelah berkonsultasi dengan penyuluh pertanian lapangan (PPL), Pak Liswan.

"Respons dari Pak Liswan sangat positif. Beliau langsung datang membantu membentuk kelompok kami hingga akhirnya kami resmi terdaftar di Sistem Informasi Manajemen Penyuluhan Pertanian (Simluhtan)," jelasnya.

Meski saat ini alat pertanian yang digunakan oleh kelompoknya sebagian besar masih manual, Satria sudah menatap masa depan pertanian desa dengan visi yang futuristik.

"Harapan ke depan, konsep pertanian modern yang kami rancang bisa berjalan sepenuhnya. Kami ingin menerapkan sistem pertanian berbasis digitalisasi dan serba otomatis, di mana teknologi internet (Internet of Things) yang akan bermain dan mengendalikan sistem di lahan kami," tutup Satria. (Red)

Jangan Panik, Ini Cara Cek PIN SPMB Kota Tangerang Jika Belum Masuk ke WhatsApp

Tangerang, lensafokus.id - Sejumlah calon peserta didik baru dan orang tua di Kota Tangerang mungkin masih menunggu PIN Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang digunakan untuk melanjutkan proses pendaftaran sekolah.

Namun, jika PIN belum diterima melalui WhatsApp, masyarakat diimbau untuk tidak panik dan terlebih dahulu melakukan pengecekan data yang telah didaftarkan.

“Salah satu penyebab PIN belum diterima adalah adanya perbedaan antara nomor WhatsApp yang digunakan saat ini dengan nomor yang didaftarkan ketika membuat akun SPMB,” jelas Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang Wahyudi Iskandar, Kamis (4/6/26).

“Karena itu, calon peserta didik maupun orang tua perlu memastikan kembali nomor telepon yang tercantum pada data pendaftaran,” tambahnya.

Ia menjelaskan, untuk mengetahui PIN SPMB, masyarakat dapat mengakses laman praspmb.tangerangkota.go.id dan memilih menu “Lihat Data”. Melalui fitur tersebut, informasi data pendaftaran termasuk PIN dapat dilihat secara mandiri tanpa harus menunggu pesan WhatsApp.

“Selain itu, layanan informasi juga tersedia melalui WhatsApp di nomor 0811-1342-488. Masyarakat cukup mengirimkan pesan dengan kata kunci ‘info pin spmb’ untuk mendapatkan informasi terkait PIN yang dibutuhkan,” tutur Wahyudi.

Dinas Pendidikan Kota Tangerang mengimbau para orang tua dan calon peserta didik untuk secara berkala memantau pesan WhatsApp yang terdaftar serta memastikan nomor yang digunakan masih aktif. Langkah ini penting agar seluruh informasi terkait proses SPMB dapat diterima dengan baik.

“Masyarakat juga diharapkan tidak terburu-buru membuat akun baru apabila PIN belum diterima. Sebaiknya lakukan pengecekan terlebih dahulu melalui fitur yang telah disediakan untuk menghindari kesalahan data dan kendala dalam proses pendaftaran,” atanya.

Dengan berbagai kemudahan layanan digital yang tersedia, proses SPMB Kota Tangerang diharapkan dapat berjalan lebih lancar, cepat dan memudahkan masyarakat dalam mengakses informasi yang dibutuhkan. (Red)

Wabup Intan Ajak Masyarakat Ciptakan Lingkungan Ramah Lansia

Tangerang, lensafokus.id - Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang ramah, sehat dan nyaman bagi para lanjut usia (Lansia)

Hal tersebut diungkapkan Wabup Intan saat menghadiri acara Bakti Sosial (Baksos) yang dilakukan Kementerian Sosial (Kemensos) RI dalam rangka memperingati Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) di LKS Husnul Khotimah Islamic Village Kec. Kelapa Dua, Kamis (04/06/26)

"Mari kita hadirkan lingkungan yang penuh kasih sayang, penghormatan dan perhatian bagi para lanjut usia, karena sesungguhnya cara kita memperlakukan orang tua hari ini adalah cerminan masa depan yang sedang kita bangun untuk generasi berikutnya," ujar Wabup Intan

Dalam sambutannya, Wabup Intan menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kementerian Sosial RI yang telah memilih Kabupaten Tangerang sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan bakti sosial dalam rangka HLUN.

Dia menyebut bahwa kegiatan baksos tersebut merupakan bukti nyata bahwa kepedulian kepada para lanjut usia bukan hanya tanggung jawab keluarga tapi juga tanggung jawab bersama antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha dan seluruh elemen bangsa.

"Hari Lanjut Usia Nasional merupakan momentum penting untuk mengingatkan kita semua bahwa para lansia adalah sumber kebijaksanaan pengalaman dan teladan kehidupan mereka telah memberikan kontribusi besar dalam membangun keluarga masyarakat hingga bangsa dan negara," ungkapnya

Dia menambahkan sejalan dengan visi pembangunan Kabupaten Tangerang yang mengedepankan kesejahteraan masyarakat, Pemerintah Kabupaten Tangerang terus berupaya menghadirkan berbagai program yang ramah lansia baik melalui pelayanan kesehatan, bantuan sosial, pemberdayaan ekonomi maupun kegiatan sosial kemasyarakatan yang mendukung kualitas hidup para lanjut usia.

"Sudah sepantasnya kita memberikan penghormatan perlindungan serta pelayanan terbaik agar para lansia dapat menjadi masa tuanya menjalani masa tuanya dengan sehat, mandiri, aktif dan bermartabat," imbuhnya

Pihaknya berharap kegiatan bakti sosial tersebut tidak hanya menjadi kegiatan seremonial semata tetapi juga menjadi sarana memperkuat kepedulian sosial, mempererat silaturahmi serta menumbuhkan semangat gotong royong, khususnya dalam rangka memberikan perhatian kepada para lansia

"Kepada para lansia yang hadir pada kesempatan hari ini, kami menyampaikan rasa hormat dan terima kasih yang sebesar-besarnya atas pengabdian serta perjuangan yang telah diberikan selama ini. Semoga bapak dan ibu senantiasa diberikan kesehatan, kebahagiaan serta keberkahan dalam menjalani kehidupan," pungkasnya

Sementara itu, Wakil Menteri Sosial RI, Agus Jabo Priyono yang juga hadir langsung menyampaikan bahwa kegiatan baksos tersebut merupakan rangkaian dari peringatan HLUN, yang beberapa waktu lalu telah dilaksanakan dan dipusatkan di Kupang dan Kabupaten Ende Provinsi NTT.

"Kegiatan hari ini adalah salah satu bagian kelanjutan dari peringatan Hari Lanjut Usia Nasional. Kemensos bekerjasama dengan para pihak menyelenggarakan bakti sosial di LKS Islamic Village," jelas Agus

Lanjut dia, bakti sosial tersebut merupakan upaya dari pemerintah dalam meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan sosial, kesehatan, pendidikan dan kebutuhan hak dasar masyarakat. Pihaknya berharap bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk mendukung aktivitas sehari-hari termasuk meningkatkan produktivitas dan memperkuat ketahanan keluarga

"Kementerian Sosial terus berupaya menghadirkan layanan yang lebih dekat, baik itu dalam bentuk bantuan sosial, atensi intervensi maupun penyelenggaraan sekolah rakyat sebagai wujud nyata kehadiran negara," tandasnya. (Red)

Inovasi Bank Air dan Tol Air Raih Dukungan Penuh STIK Polri, MoU Segera Ditandatangani

JAKARTA SELATAN, lensafokus.id – Sebuah terobosan inovatif di bidang pengelolaan sumber daya air nasional mendapat angin segar. Gagasan Bank Air dan Tol Air yang digagas inovator nasional Sudirman Indra menuai respons positif dari jajaran pimpinan Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Polri dalam pertemuan strategis yang berlangsung di Kampus STIK, Jakarta Selatan, Rabu (3/6/2026).

Pertemuan tersebut menjadi momentum penting dalam mendorong lahirnya kolaborasi antara dunia inovasi dan institusi negara guna menjawab tantangan ketahanan air nasional di masa depan.

Dalam kesempatan itu, Sudirman Indra didampingi oleh Dr. Sofian Tjandra, Ph.D, yang turut memaparkan konsep, urgensi, serta potensi besar dari program Bank Air dan Tol Air sebagai solusi berkelanjutan untuk pengelolaan sumber daya air di Indonesia.

Paparan tersebut disampaikan langsung di hadapan Rektor STIK Polri, Irjen Pol Dr. Eko Rudi Sudarto, S.I.K., M.Si., serta Komjen Pol Prof. Dr. Chryshanda Dwilaksana, M.Si.

IMG 20260603 235524

Dr. Sofian Tjandra menjelaskan bahwa konsep Bank Air dan Tol Air dirancang untuk menjadi instrumen strategis dalam menjaga ketersediaan air, meningkatkan efisiensi distribusi, serta memperkuat ketahanan nasional di tengah ancaman krisis air yang semakin nyata.

“Inovasi ini bukan sekadar gagasan, tetapi sebuah solusi yang dapat diterapkan untuk mendukung pengelolaan sumber daya air nasional secara lebih terintegrasi dan berkelanjutan,” ujarnya.

Paparan tersebut mendapat sambutan hangat dari jajaran pimpinan STIK Polri. Baik Irjen Pol Eko Rudi Sudarto maupun Komjen Pol Chryshanda Dwilaksana menyampaikan apresiasi dan dukungan terhadap inovasi yang dinilai memiliki nilai strategis bagi kepentingan bangsa.

Dukungan tersebut bahkan akan ditindaklanjuti melalui kerja sama resmi antara STIK Polri dan tim inovator.

“Sebagai bentuk tindak lanjut, STIK dan tim inovator sepakat untuk segera melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dalam waktu dekat,” ungkap Dr. Sofian Tjandra.

Rencana penandatanganan MoU tersebut menjadi langkah awal menuju sinergi yang lebih luas dalam pengembangan konsep Bank Air dan Tol Air, sekaligus membuka peluang kolaborasi riset, kajian akademik, hingga implementasi program di berbagai daerah.

Kolaborasi antara inovator dan STIK Polri ini diharapkan menjadi tonggak baru dalam pengembangan solusi strategis untuk menjaga masa depan sumber daya air Indonesia. (Asp)

Wabup Perkuat POSBAKUM untuk Masyarakat Desa Kecamatan Tigaraksa

Tangerang, lensafokus.id – Kecamatan Tigaraksa menggelar penyelenggaraan kegiatan Sosialisasi "Penguatan Pos Bantuan Hukum dalam Pelayanan Hukum Masyarakat Desa" Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan pada Rabu, (03/06/2026) di Gedung Serba Guna Kecamatan Tigaraksa. Kegiatan ini diinisiasi sebagai langkah nyata untuk memperkuat pelaksanaan dan efektivitas Pos Bantuan Hukum (Posbakum) yang saat ini telah terbentuk di seluruh wilayah kerja Kecamatan Tigaraksa.

Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, hadir langsung untuk membuka acara secara resmi sekaligus memberikan arahan strategis terkait pentingnya pemerataan akses hukum bagi segenap warga. Dalam sambutannya, beliau mengapresiasi keberadaan Posbakum tingkat desa yang diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam penyelesaian berbagai persoalan di masyarakat.

"Mudah-mudahan Pos Bantuan Hukum ini bisa berguna untuk masyarakat, terutama yang ada di desa dan di Kecamatan Tigaraksa, supaya mereka bisa mendapatkan bantuan hukum dan juga tidak terjadi masalah-masalah yang krusial di desa maupun di kecamatan," ujarnya saat memberikan keterangan resmi di lokasi acara.

Sementara itu, Camat Tigaraksa, Bapak Cucu Abdurrosyied, menyampaikan rasa syukur atas komitmen seluruh desa dan kelurahan yang kini telah memiliki pos bantuan hukum masing-masing. Kehadiran Posbakum ini dinilai menjadi tonggak penting dalam mendekatkan pelayanan konsultasi hukum kepada masyarakat.

"Hari ini adalah penguatan pelaksanaan penyelenggaraan dari pendampingan hukum, termasuk dari konsultasi. Acara ini sangat bermanfaat, karena juga hadir narasumber baik dari Kanwil Kemenkumham, TNI, Polri, DPMPD, serta dari organisasi bantuan hukum yang merupakan kecamatan binaannya," ungkap Cucu Abdurrosyied.

Ia menjelaskan bahwa kegiatan sosialisasi tersebut diikuti secara antusias oleh perwakilan dari 12 desa dan 2 kelurahan se-Kecamatan Tigaraksa. Masing-masing desa dan kelurahan mengirimkan 10 orang utusan yang terdiri dari unsur perangkat desa/kelurahan, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta para paralegal yang aktif mengabdi di wilayah Tigaraksa.

"Untuk memberikan pemahaman yang komprehensif, kegiatan menghadirkan lima narasumber ahli di bidangnya. Materi yang dipaparkan meliputi peran strategis Posbakum dalam mendukung ketahanan bangsa oleh Kasdim 0510/Tigaraksa Mayor Inf. Windra Sanur, peran paralegal oleh Kakanwil Kemenkumham Banten Dr. Pagar Butar Butar, perlindungan hukum oleh Kapolsek Tigaraksa AKP I Made Artana, mekanisme pendampingan oleh Ketua YLBHAS Abdul Khoir, serta tertib administrasi desa oleh Kabid Adpemdes DPMPD Ibu Desy Natalia," jelasnya.

Camat Tigaraksa, Cucu Abdurrosyied berharap melalui penguatan Posbakum dan pelaksanaan sosialisasi tersebut, sinergi antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan lembaga bantuan hukum dapat terus berjalan beriringan. Serta upaya kolektif ini diharapkan mampu melahirkan masyarakat yang melek hukum demi terwujudnya lingkungan desa yang aman, tertib, dan kondusif.

"Kami berharap pembekalan ini mampu menstimulus kesadaran hukum yang lebih masif pada masyarakat sehingga masyarakat Tigaraksa semakin mantap jasa dan Tangerang semakin gemilang," harapnya. (Red)

Page 3 of 279
Go to top