Asep

Asep

Hadiri Salat Iduladha 1447 H di Masjid Al-Amjad, Bupati Tangerang Serahkan Sapi Kurban Bantuan Presiden Prabowo Seberat 1,08 Ton

TIGARAKSA, lensafokus.id – Pemerintah Kabupaten Tangerang menggelar pelaksanaan salat Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi yang dipusatkan di Masjid Agung Al-Amjad, Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang, Tigaraksa. Rabu, (27/5/26).

Acara ini dihadiri langsung oleh Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, Wakil Bupati, Intan Nurul Hikmah, unsur Forkopimda, Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Tangerang, perwakilan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Tangerang, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Tangerang, tokoh agama, serta ribuan masyarakat Kabupaten Tangerang.

Selain melaksanakan ibadah salat Iduladha bersama warga, momentum hari raya kali ini menjadi sangat istimewa dengan adanya hewan kurban dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto yang diserahkan secara simbolis oleh Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid kepada DKM Masjid Agung Al-Amjad

"Hari ini kami bersama Ketua DMI, MUI, Pak Dandim, Forkopimda, dan Kepala OPD hadir dalam rangka melaksanakan salat Iduladha berjemaah, sekaligus menyampaikan bantuan sapi dari Bapak Presiden Prabowo," ujar Bupati Maesyal Rasyid

Sapi bantuan Presiden tersebut diketahui memiliki bobot yang sangat fantastis, yakni mencapai 1 ton 80 kilogram (1,08 ton). Menariknya, sapi tersebut merupakan hasil budidaya dan peternakan lokal yang dirawat langsung di wilayah Kabupaten Tangerang selama empat tahun terakhir.

Ia berharap agar daging dari hewan kurban berukuran jumbo ini dapat didistribusikan secara merata dan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat di sekitar kawasan Tigaraksa dan Kabupaten Tangerang pada umumnya.

"Mudah-mudahan kurban ini bermanfaat bagi masyarakat sekitar. Hari ini juga akan langsung disembelih oleh pihak DMI dan DKM yang ada di Masjid Al-Amjad," tambahnya.

Bupati Tangerang dan Wakil Bupati Tangerang beserta seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Tangerang juga menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Iduladha 1447 H serta permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh warga.

Pihaknya menegaskan komitmen Pemkab Tangerang untuk terus menyelesaikan berbagai program pembangunan daerah yang masih berjalan demi kesejahteraan masyarakat ke depan.

"Salam hormat kepada seluruh warga. Sekali lagi, mohon maaf lahir dan batin kepada masyarakat Kabupaten Tangerang apabila ke depan kita masih ada PR-PR yang harus kita kerjakan bersama," pungkasnya. (Red)

Pemkab Tangerang Raih WTP ke-18 Berturut-turut, Bukti Komitmen Tata Kelola Keuangan Transparan dan Akuntabel

SERANG, lensafokus.id – Pemerintah Kabupaten Tangerang kembali menorehkan prestasi gemilang dalam pengelolaan keuangan daerah dengan meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) ke-18 kali secara berturut-turut dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun Anggaran 2025.

Penghargaan bergengsi tersebut diterima langsung oleh Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid pada agenda Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Kabupaten/Kota se-Provinsi Banten yang berlangsung di Kantor BPK RI Perwakilan Provinsi Banten, Kota Serang, Selasa (26/5/2026).

Capaian tersebut menjadi bukti nyata konsistensi Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam menghadirkan tata kelola keuangan daerah yang profesional, transparan, dan akuntabel. Predikat WTP yang berhasil dipertahankan selama 18 tahun berturut-turut juga mencerminkan komitmen kuat pemerintah daerah dalam menjalankan program pembangunan berbasis pengelolaan anggaran yang tepat dan bertanggung jawab.

IMG 20260527 WA0016

Dalam keterangannya, Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mengungkapkan rasa syukur dan apresiasi atas kerja keras seluruh jajaran perangkat daerah yang telah berkontribusi dalam penyusunan laporan keuangan secara maksimal.

“Alhamdulillahirabbil’alamin, hari ini Kabupaten Tangerang kembali mendapatkan predikat WTP yang ke-18 kali dari BPK RI atas pelaksanaan audit laporan keuangan tahun 2025. Ini menjadi perjalanan yang sangat positif dan menjadi motivasi bagi kami dalam melaksanakan program-program APBD dengan tata kelola keuangan yang semakin baik,” ujar Bupati Maesyal Rasyid.

Ia juga menyampaikan penghargaan kepada seluruh unsur Pemerintah Kabupaten Tangerang mulai dari Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), Sekretaris Daerah, BPKAD, Bapenda, Inspektorat, Sekretariat DPRD, para kepala OPD, camat, lurah hingga kepala desa yang telah bekerja sama menjaga kualitas laporan keuangan daerah.

Menurutnya, capaian tersebut harus menjadi semangat bersama untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik serta memperkuat pengawasan internal terhadap pengelolaan anggaran daerah.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pegawai Pemerintah Kabupaten Tangerang yang telah bahu-membahu menyusun dan menampilkan laporan keuangan tahun 2025 dengan baik. Mudah-mudahan capaian ini bisa terus kita pertahankan dan tingkatkan, terutama dalam menindaklanjuti berbagai temuan maupun rekomendasi dari BPK dan Inspektorat,” tambahnya.

6a1571ae37841

Sementara itu, Kepala Perwakilan BPK RI Provinsi Banten, Firman Nurcahyadi menyampaikan bahwa seluruh pemerintah daerah di Provinsi Banten berhasil memperoleh opini WTP pada tahun ini. Meski demikian, ia menegaskan pentingnya tindak lanjut atas seluruh rekomendasi hasil pemeriksaan guna meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan.

“Seluruh daerah di Provinsi Banten mendapatkan opini WTP. Kami berharap seluruh hasil pemeriksaan dapat segera ditindaklanjuti oleh masing-masing pemerintah daerah agar tata kelola pemerintahan semakin baik,” ungkapnya.

Di sisi lain, Sekretaris DPRD Kabupaten Tangerang, Neneng Almirah turut menyampaikan apresiasi kepada Ketua DPRD Kabupaten Tangerang atas dukungan dan kepemimpinan yang dinilai mampu mendorong terciptanya tata kelola kelembagaan yang baik dan profesional.

Menurut Neneng, Sekretariat DPRD Kabupaten Tangerang juga berhasil mempertahankan capaian membanggakan berupa Zero Temuan BPK selama dua tahun berturut-turut sebagai bentuk komitmen terhadap transparansi dan akuntabilitas kelembagaan.

Dengan raihan opini WTP ke-18 secara beruntun ini, Pemerintah Kabupaten Tangerang semakin mempertegas komitmennya dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih, efektif, dan terpercaya demi mendukung pembangunan berkelanjutan serta pelayanan publik yang optimal bagi masyarakat. (***)

Dorong Tata Kelola Profesional dan Transparan, Bupati Tangerang Lantik Komisaris Dua BUMD

TANGERANG, lensafokus.id – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid melantik Muhammad Hidayat sebagai Komisaris Utama PT BPR Kerta Raharja Gemilang (Perseroda) dan Syaifullah sebagai Komisaris Utama PT Mitra Kerja Raharja (Perseroda) Kabupaten Tangerang di Pendopo Bupati Tangerang, Kota Tangerang, Selasa (26/5/2026).

Pada kesempatan tersebut, Bupati Maesyal memberikan ucapan selamat kepada para pejabat yang baru dilantik serta menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya pelantikan sebagai bagian dari upaya penguatan tata kelola Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

“Saya ucapkan selamat kepada para komisaris yang baru dilantik, selamat menjalankan tugas. Atas nama Pemerintah Kabupaten Tangerang, saya menyampaikan apresiasi atas kegiatan ini sebagai upaya penguatan tata kelola BUMD agar semakin profesional, adaptif, akuntabel, dan mampu menjawab tantangan perkembangan ekonomi daerah ke depan,” ujar Bupati Maesyal.

Ia menjelaskan bahwa keberadaan dua perusahaan daerah ini memegang peranan krusial sebagai instrumen strategis pemerintah aerah dalam menggerakkan perekonomian masyarakat serta menyuntikkan modal bagi para pelaku usaha kecil dan menengah.

“Keberadaan PT. BPR Kerta Raharja Gemilang dan PT. Mitra Kerta Raharja memiliki peranan penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat, memperluas akses layanan keuangan, serta meningkatkan kapasitas pembiayaan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah di Kabupaten Tangerang,” tuturnya.

Oleh karena itu, Bupati Maesyal menekankan pentingnya sinergi yang kuat antara pejabat BUMD yang baru dilantik dengan jajaran direksi untuk memajukan institusi demi memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat serta Pemerintah Daerah.

“Saya berharap jajaran komisaris dan direksi dapat terus memperkuat sinergi, meningkatkan kualitas pengawasan, menjaga integritas lembaga, serta menghadirkan inovasi dan pelayanan yang berorientasi pada kepentingan masyarakat. Kepercayaan publik harus dijaga melalui kinerja yang sehat, transparan, dan penuh tanggung jawab,” tegasnya.

Ia memaparkan bahwa keberhasilan BUMD harus nencakup dua target utama, yaitu sukses dari sisi administrasi dan sukses operasional yang diwujudkan lewat pembagian dividen serta bagi hasil demi meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Saya juga berharap, di bawah kepengurusan yang baru, kedua perusahaan daerah ini dapat semakin berkembang, mampu meningkatkan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah, serta menjadi lembaga keuangan daerah yang sehat, kompetitif, dan terpercaya,” imbuhnya.

Secara khusus, Bupati Maesyal juga meminta pihak BPR untuk meningkatkan layanan perbankan dan mengkaji program pinjaman lunak guna meringankan beban masyarakat, sementara pihak LKM diharapkan mampu memperluas sayap bisnis serta menertibkan pengelolaan objek tugasnya.

Seluruh pejabat baru juga diingatkan untuk segera berkoordinasi melalui rapat komisaris, menjalankan amanah secara optimal, serta menghindari segala tindakan negatif maupun potensi persoalan hukum yang dapat merugikan lembaga.

“Saya berharap amanah yang diberikan dapat dijalankan dengan sebaik-baiknya, penuh integritas, profesionalisme, dan tanggung jawab, sehingga mampu membawa PT. BPR Kerta Raharja Gemilang dan PT. Mitra Kerta Raharja menjadi perusahaan daerah yang semakin maju, sehat, kompetitif, serta memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Tangerang,” pungkasnya. (Red)

Wabup Intan Serahkan Bantuan UMKM Pengembangan Ekonomi Kreatif Kelurahan Tigaraksa

Tangerang, lensafokus.id - Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah secara simbolis bantuan kepada para pelaku UMKM dalam rangka pengembangan ekonomi kreatif Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kelurahan Tigaraksa, Selasa (26/05/26)

Dalam sambutannya, Wabup Intan menegaskan bahwa pemerintah daerah terus mendorong penguatan dan pengembangan UMKM dan para pelaku ekonomi kreatif sebagai penggerak perekonomian dan membuka lapangan kerja. UMKM dan para pelaku ekonomi kreatif memiliki peranan yang sangat penting dalam memperkuat perekonomian daerah dan peningkatan kesejahteraan keluarga.

"Pemerintah Kabupaten Tangerang terus berkomitmen memberikan dukungan para pelaku ekonomi kreatif dan UMKM melalui pelatihan, pendampingan, pemasaran, hingga bantuan peralatan usaha guna meningkatkan kapasitas dan produktivitas para pelaku usaha. Mereka ini tidak hanya menjadi penggerak ekonomi masyarakat, tetapi juga membuka lapangan pekerjaan serta meningkatkan kesejahteraan keluarga," ujar Wabup Intan

Ia berharap bantuan peralatan yang diserahkan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk mendukung pengembangan usaha, meningkatkan kualitas produk, serta memperluas peluang pemasaran.

"Jadikan bantuan ini sebagai motivasi untuk terus berkembang dan naik kelas dari usaha mikro menjadi usaha kecil yang lebih maju dan berdaya saing," tandasnya

Lanjut dia, keberadaan RTH seperti di Kelurahan Tigaraksa merupakan kebanggaan dan milik masyarakat yang keberadaannya harus senantiasa dijaga oleh seluruh elemen masyarakat, baik kebersihannya maupun kerapihannya.

Selain itu, keberadaan RTH tersebut juga diharapkan dapat menjadi pusat aktivitas ekonomi kreatif masyarakat, tempat berkumpulnya ide-ide kreatif, promosi produk lokal, serta ruang interaksi yang produktif dan bermanfaat bagi masyarakat sekitar.

"Saya mohon kepada seluruh pelaku UMKM dan masyarakat untuk terus meningkatkan kualitas produk dan perkuat branding serta memanfaatkan teknologi digital dan media sosial sebagai sarana promosi dan pemasaran. Cuma saya pesan RTH ini juga dijaga, kebersihan, kerapihan, jangan buang sampah sembarangan dan ditanami lebih banyak pohon," imbuhnya

Dia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama terus memperkuat semangat sinergi dan kolaborasi agar ekonomi kreatif di Kabupaten Tangerang semakin berkembang dan memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

"Kegiatan ini merupakan langkah nyata dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya di tingkat lokal, agar semakin mandiri, kreatif, inovatif, dan mampu bersaing di tengah perkembangan zaman," pungkasnya

Pihaknya pun menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Tangerang, Kecamatan dan Kelurahan Tigaraksa dan yang terus berupaya menghadirkan program-program pemberdayaan bagi pelaku UMKM dan ekonomi kreatif.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Rd. Anna Ratna Maeamunah melaporkan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk pendekatan langsung pemerintah daerah kepada masyarakat dan pelaku UMKM di wilayah kecamatan guna menyerap aspirasi, memetakan potensi usaha, serta memberikan pembinaan dan fasilitasi secara langsung kepada pelaku usaha mikro.

"Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan wadah bagi koperasi dan pengusaha mikro, meningkatkan daya saing produk koperasi dan usaha mikro, membuka peluang kemitraan dan kerja sama bisnis, mendorong pertumbuhan ekonomi melalui pemberdayaan usaha mikro dan koperasi," jelasnya

Adapun bantuan yang diserahkan antara lain: blender, kompor, tenda, showcase, freezer, rak display, meja, tong sampah, dispenser, meja lipat, meja payung dan cup sealer

Setelah acara, Wabup Intan bersama Kadiskum, Camat dan Lurah meninjau langsung RTH Kelurahan Tigaraksa. (Red)

Wabup Intan Monitoring Pemeriksaan Hewan Kurban Jelang Hari Raya Iduladha 1447 H

Tangerang, lensafokus.id - Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah melakukan monitoring pemeriksaan kesehatan hewan kurban menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi di peternakan Indojaya Farm, Kec. Pagedangan, Selasa (26/5/26).

Pada kesempatan tersebut, Wabup Intan mengungkapkan bahwa monitoring tersebut merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk memastikan masyarakat memperoleh hewan kurban yang sehat, aman dan halal untuk dikonsumsi.

“Alhamdulillah hari ini kami melakukan pengecekan langsung di Indojaya Farm bersama Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan serta Satgas Kurban Kabupaten Tangerang untuk memastikan seluruh hewan kurban yang akan didistribusikan kepada masyarakat dalam kondisi sehat, terawat, serta memenuhi standar ASUH; Aman, Sehat, Utuh, dan Halal," ungkap Wabup Intan

Di lokasi peternakan Indofarm, Wabup Intan meninjau langsung sejumlah hewan kurban yang terdiri dari sapi Bali, sapi Simental, dan sapi Limosin. Ketiga jenis sapi tersebut menjadi bagian dari hewan kurban yang dipersiapkan untuk didistribusikan kepada masyarakat Kabupaten Tangerang dan sekitarnya.

"Kami memastikan hewan-hewan kurban yang ada di sini, mulai dari sapi Bali, Simental hingga Limosin, seluruhnya dalam kondisi sehat dan layak untuk didistribusikan kepada masyarakat,” ujarnya.

Lanjut dia, pemeriksaan dari tim Satgas Kurban meliputi pengecekan kesehatan fisik hewan untuk memastikan hewan dalam kondisi aktif dan tidak menunjukkan gejala sakit dan pemeriksaan umum sebagai langkah antisipasi terhadap penyakit hewan menular. Selain itu, petugas juga mengecek kebersihan kandang dan lingkungan peternakan, ketersediaan serta kualitas pakan, hingga memastikan pola pemeliharaan hewan dilakukan dengan baik sesuai standar kesehatan peternakan," imbuhnya

Ia menambahkan, selain kondisi kesehatan hewan, perhatian terhadap kebersihan kandang dan kualitas pakan juga menjadi faktor penting dalam menjaga mutu hewan kurban hingga saat hari pendistribusian

“Kebersihan kandang dan kualitas pakan juga kami pastikan terjaga dengan baik. Ini penting agar hewan tetap sehat sampai nanti diterima masyarakat dan pelaksanaan ibadah kurban berjalan aman serta nyaman,” imbuhnya.

Pemerintah Kabupaten Tangerang terus melakukan pemantauan di berbagai titik peternakan dan lapak penjualan hewan kurban sebagai langkah preventif sekaligus memberikan kepastian kepada masyarakat bahwa hewan kurban yang beredar telah melalui pemeriksaan petugas. Dia juga berharap proses pendistribusian hewan kurban menjelang Hari Raya Iduladha 1447 H berjalan lancar sehingga seluruh masyarakat dapat melaksanakan ibadah kurban dengan rasa aman serta penuh keberkahan.

“Insyaallah hewan-hewan kurban di Kabupaten Tangerang seluruhnya sehat, layak, dan aman untuk dikonsumsi masyarakat. Kami ingin masyarakat bisa menjalankan ibadah kurban dengan tenang dan khusyuk,” pungkasnya. (Red)

Dinkes dan TP Posyandu Kota Tangerang Gelar Lomba Posyandu Berprestasi 2026

Kota Tangerang, lensafokus.id - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang bekerja sama dengan Tim Pembina Posyandu (TP Posyandu) menggelar agenda tahunan Lomba Posyandu Berprestasi dan Kader Posyandu Berprestasi Tingkat Kota Tangerang Tahun 2026 di Gedung Nyimas Melati Kota Tangerang, Senin (25/5/2026).

Ajang tahunan ini diikuti oleh posyandu-posyandu terbaik yang menjadi perwakilan dari 13 kecamatan se-Kota Tangerang. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, indikator penilaian pada kompetisi tahun ini mengalami peningkatan instrumen yang lebih komprehensif dengan mengacu pada pemenuhan hak dasar masyarakat.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang dr. Dini Anggraeni menerangkan, instrumen penilaian tahun ini dirancang lebih luas guna mengukur kesiapan posyandu dalam mendukung program pemerintah pusat maupun daerah.

"Tahun ini penilaiannya lebih masuk ke 6 Standar Pelayanan Minimum (SPM). Jadi kalau kemarin-kemarin kita masih fokus di bidang kesehatan saja, sekarang tetap kita melihat dan menilai 5 SPM yang lainnya. Jadi keseluruhan 6 SPM itu dinilai secara terintegrasi," jelas dr. Dini.

Ia memaparkan, seleksi ketat ini meloloskan perwakilan dari 13 kecamatan, yang dievaluasi mulai dari kelengkapan administrasi hingga kemampuan kader dalam memaparkan inovasi pelayanan di wilayahnya.

"Semua pelayanan dan inovasi kader dinilai langsung oleh juri. Hasilnya akan disaring menjadi 3 posyandu terbaik untuk verifikasi lapangan bersama TP Posyandu, sebelum diumumkan pada Agustus 2026," kata dr. Dini.

Di tempat sama, Ketua Tim Pembina Posyandu Kota Tangerang Masturoh Sachrudin menegaskan, perlombaan ini merupakan bagian dari penguatan fungsi pembinaan berkelanjutan yang dilakukan pemerintah daerah bersama kader penggerak TP Posyandu di akar rumput.

"Setiap bulan kami dari Tim Pembina Posyandu terus melakukan monitoring pembinaan ke lapangan untuk memastikan 6 SPM ini berjalan baik di masyarakat. Lewat momentum evaluasi dan lomba inilah, kita bisa menilai secara riil seberapa jauh keberhasilan dan efektivitas pelayanan posyandu yang sudah berjalan," ungkap Masturoh.

Melalui sinergi kuat antara Dinas Kesehatan, TP Posyandu Kota Tangerang dan para kader, Penilaian Posyandu 2026 ini diharapkan mampu menjadi pemantik motivasi wilayah untuk melahirkan berbagai inovasi pelayanan kesehatan yang berbasis pada pemecahan masalah riil masyarakat di lingkungan masing-masing. (Red)

Buka Workshop IGTKI, Wabup Intan Tekankan Pentingnya Kolaborasi Antara Keluarga, Guru dan Sekolah di Era Digital

TANGERANG, lensafokus.id – Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah, secara resmi membuka kegiatan silaturahmi dan Workshop Guru Taman Kanak-Kanak (TK) dalam rangka puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76 Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI)-PGRI Kabupaten Tangerang. Acara tersebut digelar di Gedung Serbaguna (GSG) Puspemkab Tangerang, Senin (25/05/26)

Dalam sambutannya, Wabup Intan menekankan pentingnya kolaborasi yang baik antara keluarga dengan pihak sekolah dalam menghadapi tantangan di era digital yang sarat dengan persaingan global dan penguasaan teknologi yang dinamis

"Era digital membawa perubahan yang sangat cepat. Anak-anak akan menghadapi persaingan global dan perkembangan teknologi yang dinamis. Pendidikan tidak bisa hanya bertumpu pada guru dan sekolah saja, melainkan harus melibatkan peran aktif orang tua," tandas Wabup Intan

Menurut dia, era digital menuntut semua pihak, termasuk di sekolah untuk terus melakukan inovasi dan terobosan baru agar proses belajar mengajar berjalan dinamis. Selain itu, kolaborasi dan komunikasi yang baik harus terus diperkuat agar mampu melahirkan sistem pendidikan terbaik dan berkualitas.

"Pendidikan terbaik dan berkualitas lahir dari kolaborasi yang baik antara keluarga, guru dan sekolah. Ketika komunikasi antara guru, pihak sekolah dan orang tua terjalin dengan baik, maka anak-anak akan tumbuh dalam lingkungan yang positif, penuh perhatian dan mendukung tumbuh kembang mereka secara optimal," ujarnya

Lanjut dia, Pemerintah Kabupaten Tangerang, melalui Dinas Pendidikan berkomitmen mendukung peningkatan kualitas pendidikan, mulai dari program beasiswa untuk penguatan kompetensi guru hingga program sekolah bersubsidi jenjang SD dan SMP serta upaya lainnya sebagai respond atas kebutuhan dan perkembangan di lapangan.

"Merespons kebutuhan lapangan, Pemda juga tengah menyiapkan program pelatihan deteksi dini Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) bagi para guru TK secara bertahap dan rencana menggelar seri webinar parenting di era digital dengan mengundang perwakilan IGTKI, Forum PAUD, PKK hingga ibu-ibu kepala desa dan menghadirkan psikolog Ibu Desi Ratnasari serta praktisi anak Kak Danang sebagai narasumber," jelasnya

Pihaknya berharap melalui kegiatan tersebut dapat menjadi ruang saling menguatkan semangat dan menambah wawasan serta belajar bagi para guru TK di Kabupaten Tangerang.

"Acara ini diharapkan menjadi ruang untuk saling belajar, memperkuat semangat, dan meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini di Kabupaten Tangerang," harapnya

Ketua IGTKI-PGRI Kabupaten Tangerang, Hj. Eulis Aan Rodiantini melaporkan bahwa acara dalam rangka HUT ke-76 IGTKI-PGRI Kab. Tangerang tersebut dihadiri oleh 700 peserta dari perwakilan kepala sekolah dan guru TK dari berbagai lembaga se-Kabupaten Tangerang, sekaligus menegaskan komitmen kuat organisasi yang mempunyai motto utama: "Kerja Keras, Kerja Tuntas, Kerja Cerdas, dan Kerja Berkualitas".

"Di HUT yang ke-76 ini, IGTKI-PGRI Kabupaten Tangerang siap menjadi garda terdepan untuk selalu melayani dan memberikan inovasi pembelajaran demi kebaikan para peserta didik di lembaga masing-masing," ujar Hj Eulis

Pihaknya juga menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada Pemerintah Kabupaten Tangerang atas perhatian nyata terhadap kesejahteraan guru salah satunya berupa insentif daerah yang telah dirasakan manfaatnya.

Pada kesempatan tersebut, Wabup Intan didampingi Ketua Bunda PAUD Kab. Tangerang Hj. Rismawati Maesyal Rasyid menyerahkan piala kepada pemenang lomba Best Committee Award yang diraih oleh IGTKI Kec. Panongan sebagai juara I, IGTKI Kec. Curug juara kedua dan peringkat ketiga diraih IGTKI Kec. Balaraja. (Red)

Wujudkan Tranformasi Pembangunan Terpadu dan Berkelanjutan, Pemkab Tangerang Gelar Seminar TIDS

TANGERANG, lensafokus.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang menggelar Tangerang Internasional Development Seminar (TIDS). Seminar internasional tersebut dibuka langsung oleh Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid di ICE BSD Kec. Pagedangan, Senin (25/05/26)

Dalam sambutannya, Bupati Tangerang, Maesyal Rasyid mengungkapkan bahwa seminar tingkat internasional tersebut menghadirkan narasumber dari dalam maupun luar negeri serta mengangkat 4 tema utama yang diharapkan akan memberikan kontribusi yang signifikan terhadap perkembangan tugas-tugas pemerintah dan masyarakat serta pembangunan di Kabupaten Tangerang.

"Temanya antara lain terkait dengan infrastruktur dan lingkungan hidup, ekonomi kerakyatan, pembangunan manusia artinya dari sisi status dan dari sisi keberadaannya baik dari aspek pengangguran maupun kemiskinan dan yang terakhir adalah riset dan inovasi daerah," ungkap Bupati Maesyal Rasyid

Dia menyebut, 4 tema tersebut erat sekali hubungannya dengan keberadaan dan karakteristik Kabupaten Tangerang sebagai salah satu wilayah aglomerasi yang menuntut pengembangan wilayah yang terpadu dan berkesinambungan antara pemerintah kabupaten/kota, provinsi maupun pemerintah pusat

"Empat komponen tema ini erat hubungannya dengan keberadaan dan karakteriatik Kabupaten Tangerang sebagai daerah aglomerasi. Hadirnya pemerintah di semua level semua tingkatan diharapkan bisa memberikan kontribusi terhadap kesejahteraan masyarakat dan perekonomian yang ada di Kabupaten Tangerang," ujarnya

Ia juga menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk menuntaskan program unggulan dan skala prioritas pembangunan yang mancakup antar lain: aspek kesehatan, pendidikan, infrastruktur, penguatan ekonomi kerakyatan dan tata kelola pemerintahan.

"Sekali lagi fokusnya adalah seberapa jauh Pemda bisa hadir bisa memberikan kontribusi terhadap masyarakat. Kami harap seminar ini bisa memberikan konsep program dan rekomendasi yang dapat kita jalankan untuk kepentingan masyarakat Kabupaten Tangerang," tandasnya

Sementara itu, Sekretaris Daerah, Soma Atmaja melaporkan bahwa seminar internasional TIDS diselenggarakan dengan metode hybrid, luar jaringan (Luring) dan dalam jaringan (Daring) dengan menghadirkan pembicara, baik dari luar negeri maupun nasional dari berbagai institusi, termasuk para ahli di bidang tata kelola pemerintahan, ekonomi, pengembangan perkotaan dan pengelolaan wilayah pesisir.

"Tercatat sudah sekitar 400 peserta secara luring dan 200 peserta secara daring. Para peserta ini terdiri dari perwakilan instansi pemerintah, akademisi dari berbagai universitas, praktisi pembangunan, peneliti, mahasiswa, dan organisasi internasional," jelas Sekda Soma

Lanjut dia, para peserta terbagi dalam 4 ruang seminar paralel, di mana masing-masing ruang membahas sub-tema pembangunan yang spesifik, yaitu: perencanaan pembangunan perkotaan dan pesisir yang adaptif untuk ketahanan wilayah, pertumbuhan ekonomi berkelanjutan melalui pengelolaan sumber daya yang efisien, ekosistem inovasi daerah berbasis penelitian dan ruang keempat, tata kelola pemerintahan yang cerdas dan tangguh melalui literasi data dan transformasi digital.

"Hasil yang diharapkan dari seminar ini meliputi: peningkatan pengetahuan dan wawasan global di antara para peserta mengenai pembangunan daerah yang berkelanjutan, penguatan jaringan kerja sama antara instansi pemerintah, universitas dan mitra internasional serta dokumen hasil seminar dan rekomendasi kebijakan," imbuhnya

Pada kesempatan yang sama, Menteri Luar Negeri RI tahun 2001-2009, Hasan Wirayuda sangat mengapresiasi langkah Pemkab Tangerang yang sangat terbuka dalam merumuskan kebijakan dan penguatan arah pembangunan daerahnya

"Saya hargai dan saya puji adanya seminar ini karena menunjukan keterbukaan Pemerintah Daerah Kabupaten Tangerang dalam merumuskan kebijakan dan menerima masukan bagaimana membentuk kebijakan yang akan dirancang dan dilaksanakan oleh pemerintah daerah," ucapnya. (Red)

Buka Seminar Pendidikan, Wabup Intan: Keluarga Harus Jadi Benteng Hadapi Potensi Resiko Laten Era Digital

TANGERANG, lensafokus.id - Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah mendorong dan menegaskan agar keluarga harus menjadi benteng utama dalam menghadapi potensi resiko laten era digital.

Hal tersebut diungkapkan Wabup Intan saat membuka sekaligus menjadi pembicara pada acara seminar pendidikan yang mengambil tema Keluarga Berdaya, Anak Berkualitas: Sinergi Pendidikan, Pengasuhan, dan Kesehatan di Era Digital”. Acara tersebut diselenggarakan oleh Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah (PDNA) Kabupaten Tangerang di Aula Kampus Universitas Muhammadiyah A.R. Fachruddin (UNIMAR) Tangerang, Minggu (24/05/26).

"Saat ini potensi risiko laten banyak dihadapi generasi muda, seperti krisis karakter, penurunan interaksi sosial yang sehat, hingga banjir disinformasi. Keluarga sebagai instrumen terkecil masyarakat memegang peranan krusial dan harus jadi benteng utama untuk mengatasinya," tegas Wabup Intan

Menurut dia, era digital telah membawa perubahan besar dalam cara belajar, berkomunikasi, dan bersosialisasi bagi generasi muda, khususnya generasi Z yang tumbuh bersama teknologi, kreatif, dan terbuka terhadap perubahan. Untuk itu, orang tua hari ini tidak hanya dituntut mendampingi pendidikan formal anak, tetapi juga mampu menjadi sahabat, pembimbing, dan teladan dalam penggunaan teknologi secara bijak. Di sini keluarga juga menjadi sekolah pertama dan utama bagi anak.

“Generasi muda tidak boleh berjalan sendiri tanpa arah dan pendampingan. Keluarga adalah sekolah pertama dan utama bagi anak-anak kita. Dukungan keluarga menjadi fondasi utama dalam membentuk generasi yang unggul dan tangguh," tandas ya

Pihaknya menyampaikan apresiasi dan terima kasihnya kepada segenap pengurus PDNA Kabupaten Tangerang serta seluruh civitas akademika UNIMAR atas inisiasi kolaborasi acara tersebut. Dia juga memberikan pesan kepada seluruh peserta khususnya para mahasiswa agar terus tidak pasif dan terlena dalam romansa dunia maya semata namun peran aktif dan karya nyatanya bagi masyarakat dan pembangunan daerah. Lanjut dia, era digital tidak boleh membuat generasi muda kehilangan nilai-nilai agama, budaya, dan kepedulian sosial

“Mahasiswa hari ini adalah calon pemimpin masa depan. Jangan hanya menjadi generasi yang aktif di media sosial, tetapi juga harus aktif dalam pengembangan diri, organisasi, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat. Jadilah generasi muda yang kritis namun tetap santun, cerdas namun tetap rendah hati, serta mampu menggunakan teknologi untuk hal-hal yang produktif dan bermanfaat,” pungkasnya.

Sementara itu, Rektor UNIMAR Tangerang, Jaka Supriyanta mengungkapkan apresiasinya atas lonjakan keberpihakan anggaran beasiswa Pemkab Tangerang yang disalurkan melalui UNIMAR, khususnya bagi para guru PAUD. Lanjut dia pada tahun 2025 UNIMAR mendapatkan kuota 88 beasiswa dan untuk Tahun 2026 ini, UNIMAR mendapatkan 150 kuota beasiswa dari Pemerintah Daerah Kabupaten Tangerang

"Baru di UNIMAR ada skema beasiswa seprogresif ini dari Kabupaten Tangerang. Luar biasa Pak Bupati, Pak Maesyal dengan Ibu Wakil Bupati Ibu Intan. Beliau berdua betul-betul konsen di dalam mengembangkan pendidikan dan memajukan kualitas SDM di wilayah ini,” ungkapnya. (Red)

Bupati Tangerang Hadiri Peringatan Hari Hemofilia Se-Dunia (World Hemophilia Day)

Tangerang, lensafokus.id - Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid menghadiri Peringatan World Hemophilia Day atau Hari Hemofilia se-Dunia tahun 2026 di Auditorium RSUD Kab. Tangerang, Minggu (24/05/26)

Pada kesempatan tersebut Bupati Maesyal Rasyid memberikan semangat dan sambutan hangat kepada para oranv tua dan anak-anak penderita Hemofilia yang hadir pada acara tersebut

"Adek adek tetap semangat, semangat melaksanakan ibadah salat lima waktu kalau umat Islam, yang lain sesuai dengan keyakinannya, doakan biar panjang umur orang tuanya. Orang tuanya juga harus semangat, menghantarkan dan mendampingi anak-anaknya," ucap Bupati Maesyal

Dalam sambutannya, ia mengungkapkan bahwa RSUD Kab. Tangerang telah menjadi salah satu rujukan di Provinsi Banten untuk penderita Hemofilia. Dia berjanji akan mengupayakan kepada Pemerintah Provinsi Banten untuk terus mendorong RSUD-RSUD di Kabupaten/kota bisa memberikan pelayanan kepada para penderita Hemofilia di kabupaten, kota masing-masing selain di RSUD Kab. Tangerang

"Saya akan terus usahakan kepada pak gubernur supaya ada usaha agar nanti adik-adik, ibu bapak supaya tidak ke sini karena jaraknya jauh supaya bisa dilayani di kabupaten kota di daerah masing-masing, syukur-syukur harapan bisa dilayani di Puskesmas," ujarnya

Menurut dia, peningkatan pelayanan kepada para penderita Hemofilia tidak mudah dan memerlukan kesiapan matang, mulai dari sarana dan prasarana sampai dengan sumber daya manusianya, dokter dan tenaga medis yang benar kompeten serta pendukung lainnya

"Upaya ini tidak bisa instan karena harus siapkan dokternya, siapkan alat kesehatan dengan dokter yang harus sekolah dulu, kita akan terus dorong dan upayakan meskipun bertahap," jelasnya

Dia juga menandaskan bahwa pemerintah daerah telah menetapkan peningkatan kualitas kesehatan sebagai salah satu program prioritas pembangunan, salah satunya melalui alokasi anggaran melalui APBD serta terus menguatkan sinergi dengan pihak BPJS.

"Inilah bentuk nyata Pemkab Tangerang, atas seijin Pemprov Banten kami akan tetap konsisten mengalokasi anggaran melalui klaim dari BPJS karena kita diminta oleh Pak Gubernur supaya care, peduli terhadap penyakit hemofilia ini untuk bisa ditangani oleh Kabupaten Tangerang," tandasnya

Mengakhiri sambutannya, ia juga memberikan pesan agar semua pihak terus memberikan pelayanan terbaik dan menjaga para penderita Hemofila, khususnya anak-anak dan orang tua agar mereka tetap ceria dan semangat menjalani kehidupannya

"Kita harus terus menjaga anak-anak kita ini jangan sampai terjadi luka. Terus semangat ibu bapak ini adalah amanah dari yang maha kuasa kita harus jalankan kasih sayang kita kepada anak-anak kita," pungkasnya

Sementara itu, Direktur RSUD Kab. Tangerang dr. Endang Widyastiwi menjelaskan bahwa tema Hari Hemofilia sedunia tahun ini adalah "Diagnosis: First Step to Care", Diagnosis, langkah pertama menuju perawatan.

"Tema ini mempunyai makna yang sangat mendalam. Diagnosis ini merupakan langkah pertama penanganan hemofilia secara cepat tepat," jelas Endang

Dia juga menandaskan komitmen RSUD Kab. Tangerang, sebagai rumah sakit rujukan Provinsi Banten, untuk terus meningkatkan pelayanan, termasuk dalam deteksi dini Penanganan dan pendampingan pasien Hemofilia melalui pelayanan yang profesional, humanis dan berkesinambungan.

"RSUD Kabupaten Tangerang berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan termasuk dalam deteksi dini Penanganan dan pendampingan pasien Hemofilia melalui pelayanan yang profesional, humanis dan berkesinambungan.

Pihaknya berharap melalui kegiatan tersenut dapat menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya deteksi dini penyakit hemofilia memperkuat Sinergi antara pemerintah, pasien serta seluruh elemen masyarakat dalam mendukung penyandang Hemofilia agar hidup sehat aktif dan produktif. (Red)

Page 5 of 279
Go to top