Tangerang, lensafokus.id - Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah menghadiri acara kenaikan kelas dan kelulusan siswa-siswi RA Daarul Muttaqien Kec. Pagedangan, Minggu (07/06/26)
Pada kesempatan tersebut, Wabup Intan merasa terharu dan bangga kepada Yayasan Daaru Muttaqien yang telah menyelenggarakan pendidikan dan Kelompok Bermain (KB) untuk anak-anak, termasuk juga Anak Berkebutuhan Khusus (ABK)
"Alhamdulillah, KB Kartini dan juga PAUD di sini ternyata welcome menerima anak-anak berkebutuhan khusus. Ini yang bikin saya selalu bangga sama KB Kartini karena anak-anak berkebutuhan khusus pun bisa mendapat kesempatan yang sama untuk bersekolah," ungkap Wabup Intan
Dia juga sangat mengapresiasi KB Kartini dan PAUD Daaru Muttaqien yang senantiasa mengedepankan pendidikan mental dan spiritual dalam mendidik anak didiknya
"Tadi sudah kita lihat ada yang jadi MC, ada yang baca doa, ada yang jadi penerima tamu. Alhamdulillah anak-anak kita diajarkan untuk berani tampil, bahwa mental dan spiritual anak-anak kita memang harus digembleng sejak dini," tandasnya
Dia juga menegaskan bahwa Pemkab Tangerang terus mendorong agar semua anak-anak di Kabupaten Tangerang memiliki kesempatan yang sama, baik dalam hal pendidikan, kesehatan maupun di bidang layanan lainnya. Di bidang kesehatan, Rumah Sakit Umum Kabupaten Tangerang sudah ada klinik Intan emas, klinik tumbuh kembang anak yang dilengkapi dengan dukungan semua dokter spesialis untuk anak-anak termasuk, ABK yang bisa menjalani terapi di sana secara gratis.
"Saya ingin anak-anak di Kabupaten Tangerang mempunyai kesempatan yang sama, orang tuanya jangan malu. Anak berkebutuhan khusus itu anak yang istimewa dan mengajarkan kita orang tuanya untuk sabar, jadi jangan pernah malu untuk menyekolahkan anak-anak berkebutuhan khusus Insyaallah SD Negeri, Swasta, TK sekarang bisa menerima anak-anak berkebutuhan khusus," tegasnya
Dia juga mengucapkan selamat kepada anak-anak dan orang tua yang telah menyelesaikan sekolah di TK dan naik kelas dan mendoakan, mudah-mudahan anak-anak bisa menjadi anak yang sholeh dan sholehah serta berprestasi yang mampu membanggakan orang tua dan daerah.
Sementara itu, Kepala sekolah Lilis Jahrotul Ulum mengungkapkan bahwa pihaknya telah menggelar berbagai rangkaian kegiatan menjelang tahun ajaran baru 2026/2027, mulai dari Open School, pentas seni dan ajang kreatifitas serta Market Day yang berkolaborasi dengan kegiatan kewirausahaan dari guru dan juga komite sekolah.
"Kegiatan hari ini adalah bentuk apresiasi rasa syukur dan bahagia. InsyaAllah, mudah-mudahan lelahnya menjadi ibadah buat kita semuanya dan insyaAllah menjadi ladang pahala buat kita semuanya Kemudian kami juga menyampaikan permohonan maaf yang tak terhingga," ujar Lilis. (Red)
Tangerang, lensafokus.id - Bupati Tangerang, Moch Maesyal Rasyid membuka rangkaian TANGKAB EXPO 2026 yang diselenggarakan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Tangerang di kawasan Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang Tigaraksa, Minggu (07/06/26). Kegiatan tersebut dikemas melalui Tangkab Fun Walk dan berbagai layanan publik yang melibatkan ribuan masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid mengatakan bahwa TANGKAB EXPO 2026 menjadi ajang kebersamaan yang memadukan olahraga, pemberdayaan ekonomi lokal, pelayanan publik, kepedulian sosial, dan inovasi digital.
“Pagi ini, kita dapat berkumpul dalam kegiatan Tangkab Fun Walk dan Tangkab Expo, sebuah ajang panggung kebersamaan masyarakat Kabupaten Tangerang yang memadukan olahraga, pemberdayaan ekonomi lokal, pelayanan publik, kepedulian sosial, serta penguatan inovasi digital dalam satu momen,” ujar Bupati Maesyal.
Menurut Maesyal, kegiatan tersebut terselenggara berkat kolaborasi Pemerintah Kabupaten Tangerang bersama berbagai mitra strategis, termasuk Bank Indonesia Provinsi Banten dan Bank BJB. Sinergi tersebut diharapkan mampu memperluas manfaat kegiatan bagi masyarakat sekaligus memperkuat pelayanan publik yang semakin mudah dan modern.
Ia menjelaskan, masyarakat dapat menikmati beragam kegiatan dan layanan yang tersedia selama TANGKAB EXPO 2026. Mulai dari Fun Walk, booth UMKM dan produk lokal, expo hunian dan kendaraan, layanan administrasi kependudukan dan perizinan, hingga layanan pajak daerah berbasis digital yang memudahkan masyarakat dalam mengakses pelayanan pemerintah.
Bupati Maesyal juga menegaskan bahwa TANGKAB EXPO bukan sekadar ajang olahraga dan hiburan, melainkan ruang interaksi antara pemerintah dan masyarakat. “Kegiatan ini bukan hanya menjadi ajang olahraga dan hiburan masyarakat, tetapi juga menjadi ruang kebersamaan yang hadir langsung ke masyarakat dengan suasana yang gembira,” katanya.
Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Tangerang juga mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dengan memperkuat peran pelaku UMKM dan memperkenalkan berbagai layanan publik kepada masyarakat. Selain itu, kegiatan ini menjadi sarana untuk meningkatkan penggunaan transaksi digital dalam pelayanan dan pembayaran daerah.
Menariknya, kegiatan yang diikuti sekitar 20 ribu masyarakat Kabupaten Tangerang tersebut juga menghadirkan layanan donor darah serta berbagai pelayanan publik dari sejumlah instansi. Seluruh layanan yang tersedia merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mempercepat, mempermudah, dan meningkatkan transparansi pelayanan kepada masyarakat.
Pemkab Tangerang berharap TANGKAB EXPO dapat terus menjadi agenda tahunan yang memberikan manfaat semakin besar bagi masyarakat. “Tentunya, kami berharap kegiatan ini dapat menjadi agenda tahunan yang memberikan banyak manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya. (Red)
Tangerang, lensafokus.id - Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid melepas peserta Fun Run 5K Komunitas Wisata Kreatif yang digelar di area Scientia Park Gading Serpong Kec. Kelapa Dua, Minggu (07/06/26)
Pada kesempatan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid menyambut baik dan mendukung upaya-upaya penyelenggaraan kegiatan olahraga yang melibatkan para pelaku UMKM di Kabupaten Tangerang, salah satunya Fun Run Komunitas Wisata Kreatif.
"Ini adalah agenda yang positif supaya masyarakat Kabupaten Tangerang ini terus mengumandangkan olahraga dan memasyarakatkan olahraga juga sekaligus ada beberapa UMKM yang hadir di sini untuk memeriahkan jalan santai tingkat Kabupaten Tangerang," ujar Bupati Maesyal Rasyid
Dia menambahkan kehadirannya bersama dengan anggota DPRD Provinsi Banten, DPRD Kab Tangerang, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), baik dari Provinsi Banten maupun Kabupaten Tangerang serta Camat merupakan bentuk dukungan untuk terus membudayakan hidup sehat sekaligus menggerakan roda perekonomian lokal
"Baru saja kita lepas mereka untuk melaksanakan jalan santai atau lari santai. Mudah-mudahan dengan jalan santai ini, kita bisa bersilaturahmi, bisa sehat dan agenda ini akan terus kita laksanakan secara rutin untuk membiasakan bahwa pola hidup sehat, termasuk di dalamnya adalah meningkatkan keberadaan UMKM yang ada di Kabupaten Tangerang," ungkapnya
Dia juga berharap kegiatan tersebut dapat memacu kegiatan olahraga wisata kreatif lainnya di Kabupaten Tangerang semakin berkembang sehingga berdampak luas bukan hanya untuk komunitas dan masyarakat, namun juga para pelaku UMKM di sekitar lokasi acara
"Kami atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Tangerang juga atas nama provinsi Banten mengucapkan terima kasih apresiasi kepada panitia atas penyelenggaraan wisata kreatif Fun Run 5K tahun 2026 di Kabupaten Tangerang," pungkasnya
Ketua pelaksana Fun Run 5K, Indra Irawan melaporkan bahwa kegiatan tersebut merupakan event olahraga yang dikolaborasikan dengan seni dan budaya yang ada di Kabupaten Tangerang
"Peserta sudah tercatat 1.100 peserta. Kegiatan ini pun bukan hanya fun run, hanya sekedar proud tapi kita membuat event ini dikolaborasikan dengan tradisi budaya yang ada di Kabupaten Tangerang," jelas Indra
Pihaknya berjanji akan membuat kegiatan tersebut sebagai agenda tetap dengan cakupan yang lebih luas, tidak hanya pesertanya dan tingkatannya, namun juga dengan seni budaya yang lebih beragam dan bekerjasama dengan UMKM yang lebih banyak. (Red)
Tangerang, lensafokus.id – Pemerintah Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, membuktikan bahwa reformasi birokrasi bukan sekadar slogan di atas kertas. Melalui langkah progresif, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Tigaraksa sukses menyelenggarakan malam pelayanan terpadu bertajuk "MANTAP JASA" (Malam Terpadu Jemput Aspirasi dan Solusi Administrasi) pada Sabtu malam (06/06/2026).
Mengusung tagline “Mendekatkan Pelayanan, Menghadirkan Solusi, Melayani Tanpa Batas Waktu,” kegiatan yang dipusatkan di halaman kantor kecamatan ini berubah menjadi pusat pelayanan publik yang masif. Program ini dirancang khusus untuk memfasilitasi warga yang selama ini mengalami hambatan waktu akibat tuntutan pekerjaan di siang hari, seperti buruh pabrik, buruh harian, pedagang, dan pelaku UMKM.
Camat Tigaraksa, Cucu Abdurrosyied, mengungkapkan rasa syukurnya atas antusiasme warga yang luar biasa. Berdasarkan data di lapangan, jumlah kunjungan pada malam ini berhasil memecahkan rekor tertinggi sejak inovasi ini pertama kali digulirkan dua tahun lalu.
"Alhamdulillah, antusiasme masyarakat malam ini benar-benar di luar ekspektasi kami. Ini adalah rekor baru. Pelayanan administrasi dan pelayanan publik lintas sektor malam ini dipadati oleh warga. Bahkan, dari laporan petugas di meja registrasi, banyak warga yang sudah datang dan mengantre sejak pagi dan siang hari untuk mengamankan nomor antrean, padahal loket pelayanan baru resmi kami buka pukul 19.30 WIB setelah persiapan sejak pukul 18.00 WIB," ungkap Camat Cucu.
Cucu juga menambahkan bahwa daya tarik MANTAP JASA kini telah meluas ke luar batas wilayah administrasinya.
"Yang menarik, pergerakan warga malam ini menunjukkan bahwa yang datang bukan hanya masyarakat dari dalam Kecamatan Tigaraksa saja. Banyak warga dari kecamatan tetangga yang ikut memanfaatkan momentum ini karena melihat kelengkapan layanan yang kami sediakan." Tambah Camat Cucu.
Keberhasilan MANTAP JASA tidak lepas dari kolaborasi erat antara pihak kecamatan dengan berbagai instansi vertikal dan horizontal. Semua layanan diintegrasikan secara one-stop service untuk memastikan warga bisa menyelesaikan berbagai urusan sekaligus.
Berikut adalah rincian pelayanan terpadu yang tersedia:
• Administrasi Kependudukan (Adminduk): Disdukcapil melalui gerai kecamatan membuka layanan lengkap mulai dari perekaman dan pencetakan E-KTP, pembuatan Kartu Identitas Anak (KIA), Kartu Keluarga (KK), hingga pengurusan Akta Kelahiran dan Akta Kematian.
• Layanan Keamanan dan Hukum Kepolisian: Bekerja sama dengan Satpas Polresta/Polres, dihadirkan layanan perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) yang sangat diminati warga, serta loket pembuatan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK).
• Layanan Lintas Sektoral & Sosial: Kantor Samsat turut hadir memfasilitasi pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). Sementara itu, Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Banten melalui Pos Pelayanan Hukum (Posbakum) memberikan ruang konsultasi hukum gratis bagi masyarakat yang membutuhkan pendampingan atau kejelasan hukum. Disediakan pula layanan kesehatan gratis dan sertifikasi halal bagi produk lokal.
• Penguatan Ekonomi dan Media Komunikasi: Lapangan luar diisi oleh belasan gerai UMKM lokal sebagai bentuk pemberdayaan ekonomi. Di sudut lain, sebuah panggung interaktif digunakan untuk Live Talkshow publik yang menghadirkan unsur Polsek dan Anggota Dewan perwakilan rakyat guna menyerap aspirasi dan keluhan warga secara langsung.
Kapolsek Tigaraksa yang hadir mendampingi jajaran Forkopimcam menegaskan bahwa kehadiran Polri dalam program ini merupakan bentuk dukungan terhadap pelayanan yang humanis dan responsif. Masyarakat tidak hanya pulang membawa dokumen yang selesai, tetapi juga mendapatkan edukasi terkait kamtibmas dan hak-hak hukum mereka.
Dalam kesempatan yang sama, Camat Tigaraksa kembali menegaskan bahwa MANTAP JASA bukan hanya tentang mencetak dokumen penunjang administrasi, melainkan ruang terbuka bagi warga untuk menyampaikan keluhan birokrasi, infrastruktur, maupun masalah sosial.
"Kami membuka pos pengaduan langsung. Jika ada keluhan, hambatan, atau aspirasi yang tersumbat, malam ini silakan sampaikan kepada saya, kepada Pak Kapolsek, atau ke jajaran dinas terkait yang sedang bertugas. Kami hadir di sini untuk bekerja dan memberikan solusi langsung di tempat," Camat Cucu.
Secara regulasi, inovasi MANTAP JASA ini mengacu pada amanat Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik serta Peraturan Bupati Tangerang Nomor 33 Tahun 2023. Dengan memindahkan waktu pelayanan ke malam hari tanpa memotong produktivitas harian warga, inovasi ini memberikan penghematan biaya (cost efficiency) yang signifikan bagi masyarakat.
Melihat dampak positif dan lonjakan indeks kepuasan masyarakat yang nyata, Pemerintah Kecamatan Tigaraksa berencana menjadikan format ini sebagai model pelayanan berkala yang lebih masif. Model pelayanan jemput bola bertema malam hari ini juga sangat adaptif untuk direplikasi hingga ke tingkat desa dan kelurahan di seluruh wilayah Kabupaten Tangerang.
"Inovasi MANTAP JASA adalah bukti komitmen kami bahwa negara hadir di tengah-tengah masyarakat tanpa dibatasi oleh jam kerja formal. Kami ingin birokrasi di Tigaraksa berjalan dinamis, fleksibel, dan selalu berpihak pada kemudahan urusan rakyat," tutup Camat Cucu. (Red)
LEBAK, lensafokus.id.--Polda Banten melalui Satbrimob Polda Banten melaksanakan Revitalisasi Jembatan Merah Putih yang bertempat di Kampung Bayah, Desa Bayah Barat, Kabupaten Lebak.
Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang bermanfaat bagi warga.
"Revitalisasi jembatan ini merupakan kepedulian Polri kepada masyarakat. Selain itu untuk meningkatkan akses transportasi warga, revitalisasi jembatan tersebut juga diharapkan dapat memperkuat hubungan antara Polri dan masyarakat melalui kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi lingkungan sekitar,"kata Kabid Humas, Ahad(07/6/2026).
Maruli Ahiles Hutapea berharap keberadaan Jembatan Merah Putih Presisi yang telah direvitalisasi dapat dirawat dan dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat.
"Kami berharap jembatan ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Sementara itu, Ketua Caretaker APDESI Merah Putih Provinsi Banten, Rafik Rahmat Taufik mengatakan jembatan gantung yang dibangun itu hasil kolaborasi antara institusi Kepolisian bersama Apdesi. Di Kabupaten Lebak kata dia, terdapat 42 titik jembatan gantung yang tersebar di 17 Kecamatan mendapatkan penanganan.
Saat ini kata dia, baru sekitar tiga titik jembatan gantung yang selesai dikerjakan, untuk sisanya diyakini akan selesai sebelum acara peresmian oleh Kapolri yang akan dilaksanakan di Desa Bayah Barat, Kecamatan Bayah.
"Kita berkolaborasi dengan kepolisian, saat ini baru tiga jembatan yang selesai, sisanya sebelum peresmian sudah beres,"kata Rafik.
Kata Rafik, jembatan gantung yang dibangun merupakan kebutuhan masyarakat dalam pemenuhan sarana transportasi. Apalagi titik-titik yang ditunjuk merupakan lokasi yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat, terutama dikawasan pertanian.
Kami berharap jembatan ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Mari bersama-sama menjaga dan merawat fasilitas ini agar dapat digunakan dalam jangka waktu yang panjang,” tutupnya.(C2p)
BOGOR, lensafokus.id – Aktivitas galian C yang diduga tidak mengantongi izin kembali menjadi perbincangan. Penambangan tanah yang berada di Kampung Ciangsana, Desa Gorowong, Kecamatan Parungpanjang, Kabupaten Bogor, diduga masih beroperasi secara aktif menggunakan alat berat dan kendaraan angkut, Sabtu (06/06/2026).
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, aktivitas pengerukan tanah terlihat berlangsung dengan menggunakan excavator. Kondisi tersebut memunculkan kekhawatiran warga karena dinilai berpotensi menimbulkan dampak serius terhadap lingkungan sekitar.
Pantauan di lokasi menunjukkan perubahan kontur lahan yang cukup signifikan akibat aktivitas penggalian. Selain itu, area bekas galian tampak dipenuhi genangan air yang berpotensi menjadi ancaman keselamatan sekaligus memicu kerusakan lingkungan apabila tidak ditangani dengan baik.
Maraknya dugaan aktivitas tambang tanpa izin ini menjadi perhatian serius, mengingat Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam beberapa tahun terakhir terus memperketat pengawasan terhadap sektor pertambangan. Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Barat bahkan menegaskan komitmennya untuk memberantas praktik pertambangan ilegal yang berpotensi merusak ekosistem dan mengabaikan ketentuan perizinan.
Dalam ketentuan Undang-Undang Mineral dan Batubara (Minerba), setiap kegiatan pertambangan wajib memiliki izin resmi sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku. Pelanggaran terhadap aturan tersebut dapat dikenakan sanksi pidana maupun denda dalam jumlah besar.
Keberadaan aktivitas yang diduga belum mengantongi izin ini pun memunculkan pertanyaan terkait efektivitas pengawasan di lapangan. Masyarakat berharap instansi terkait segera melakukan pemeriksaan menyeluruh guna memastikan legalitas kegiatan tersebut serta mencegah dampak yang lebih luas terhadap lingkungan dan masyarakat.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak yang diduga sebagai pengelola lokasi maupun dari instansi berwenang terkait status perizinan aktivitas tambang tersebut. Upaya konfirmasi masih terus dilakukan guna memperoleh informasi yang berimbang dan akurat.
Apabila nantinya terbukti beroperasi tanpa izin, aparat penegak hukum dan pemerintah daerah didesak untuk bertindak tegas sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga kelestarian lingkungan, melindungi keselamatan masyarakat, serta menegakkan tata ruang wilayah yang berkelanjutan. (Tim)