Tangerang, lensafokus.id — Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, menghadiri acara Pelepasan Purnasiswa Angkatan I SMK Satya Muda Gemilang Tahun Ajaran 2025/2026 yang digelar di Gedung Serbaguna (GSG) Kecamatan Tigaraksa, Kamis (25/6/26).
Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid mengaku bangga dan merasa bersyukur melihat perkembangan pesat sekolah yang sempat menghadapi masa sulit beberapa tahun lalu.
"Saya senang dan bangga. Sekolah ini memiliki sejarah panjang perjuangan. Dulu bernama SMK Korpri dan sempat mengalami masa yang tidak mudah, bahkan jumlah siswanya hanya sekitar empat orang. Namun berkat kerja keras yayasan, kepala sekolah, para guru, dan seluruh pihak yang tidak menyerah, hari ini SMK Satya Muda Gemilang telah bangkit dan memiliki ratusan siswa," ujar Bupati Maesyal Rasyid
Menurutnya, keberhasilan meluluskan angkatan pertama menjadi bukti nyata bahwa semangat, komitmen, dan kerja keras mampu mengubah tantangan menjadi prestasi. Ia pun memberikan apresiasi kepada Yayasan Abdi Satya Negara, jajaran sekolah, serta para guru yang telah membangun dan mengembangkan sekolah hingga mampu melahirkan lulusan pertama.
"Kalian adalah saksi sejarah kebangkitan sekolah ini. Saya berharap para lulusan Angkatan I dapat menjadi generasi yang membanggakan orang tua, sekolah, dan Kabupaten Tangerang," ujarnya
Ia berharap SMK Satya Muda Gemilang terus berkembang dan mampu mencetak lulusan yang kompeten, berkarakter, serta siap menghadapi tantangan zaman.
"Semoga dari sekolah ini lahir pemimpin masa depan, tenaga profesional, pengusaha sukses, dan generasi muda yang mampu membawa nama baik Kabupaten Tangerang di tingkat nasional maupun internasional," harapnya.
Bupati juga menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh siswa-siswi yang diwisuda atas kerja keras dan ketekunan mereka selama menempuh pendidikan. Ia menegaskan bahwa kelulusan bukanlah akhir perjalanan, melainkan awal untuk memasuki dunia baru yang lebih luas, baik dalam melanjutkan pendidikan, bekerja, maupun berwirausaha.
"Selamat kepada siswa-siswi yang diwisuda pada hari ini. Bersiaplah memasuki babak baru yang lebih luas, baik lanjut pendidikan, bekerja maupun berwira usaha," ucapnya
Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui berbagai program pendidikan, termasuk Program Beasiswa Tangerang Gemilang yang diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu agar tetap memiliki kesempatan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
"Pemerintah daerah berkomitmen terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan. Program sekolah SD, SMP swasta gratis dan beasiswa Tangerang Gemilang telah digulirkan agar mereka yang mempunyai keterbatasan dapat terus sekolah bahkan sampai perguruan tinggi," tandasnya. (Red)
Tangerang, lensafokus.id - Bupati Tangerang, Moc. Maesyal Rasyid secara resmi menutup kegiatan Gala Siswa Indonesia (GSI) Tahun 2026 Tingkat Kab. Tangerang yang digelar di Stadion Trainning Ground Indomilk Kec. Kelapa Dua, Rabu (24/06/26)
Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid sangat mengapresiasi kegiatan GSI yang bukan hanya sebagai wadah pembinaan dan pengembangan skill, namun juga melatih kekompakan, sportifitas dan mental bertanding para pemain muda potensial Kab. Tangerang
"Kami, pemerintah daerah sangat mengapresiasi. Ini bukan hanya ajang pembinaan dan pengembangan talenta-talenta muda pesepak bola, namun juga menguji bagaimana kekompakan, sportifitas dan mental bertanding para pemain muda potensial untuk menghadapi even yang lebih tinggi lagi," ungkap Bupati Maesyal Rasyid
Lanjut dia, Kabupaten Tangerang akan menjadi tuan rumah POPDA tingkat Provinsi Banten tahun 2028 mendatang. Berbagai persiapan harus segera dilakukan sejak dini agar mampu mempersembahkan yang terbaik pada even pelajar tingkat provinsi tersebut nantinya.
"Kita menjadi tuan rumah POPDA tingkat provinsi pada tahun 2028 mendatang. Sarana dan prasarana harus kita benahi mulai dari sekarang, termasuk cabang-cabang olahraga lainnya, bukan hanya sepak bola harus mempersiapkan diri selama dua tahun ini," tegasnya
Dia juga memberikan pesan dan semangat kepada para peserta dan official dari 26 kecamatan agar terus giat berlatih dan tidak patah semangat dalam meraih prestasi terbaik.
"Belum bisa menjadi juara 1, 2, 3 dan seterusnya, itu bukan gagal tapi tertunda prestasinya. Jangan putus semangat, terus giat berlatih dan meningkatkan kemampuan diri dan kekompakannya. Mudah-mudahan tahun mendatang bisa diraih prestasinya," pesannya
Selain itu, Bupati juga meminta para guru olahraga, kepala sekolah dan orang tua terus mendukung anak-anak sejak dini, bukan hanya dalam mengejar prestasi akademik semata, namun juga pengembangan minat dan bakat anak-anak seperti olahraga maupun seni budaya.
"Edukasi dalam bidang akademik penting, olahraga, seni, budaya dan minat serta bakat lainnya juga penting. Orang tua, guru, kepala sekolah harus terus mendukungnya, baik akademik maupun minat dan bakat anak-anaknya," ujarnya
Pihaknya juga menyampaikan terima kasih atas dukungan dan jerih payah para orang tua, guru dan kepala sekolah yang dengan tulus, tanpa lelah mendampingi, membimbing dan memberikan yang terbaik untuk kemajuan pendidikan anak-anak.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Dadan Gandana melaporkan penyelenggaraan GSI tingkat kabupaten merupakan rangkaian kegiatan pembinaan minat bakat bagi siswa SMP yang ada di Kabupaten Tangerang, khususnya sepak bola. Dinas Pendidikan bekerja sama dengan Askab Kabupaten Tangerang dan KONI Kabupaten Tangerang menggelar kompetisi sepak bola untuk SMP se-Kabupaten Tangerang dengan mengusung tema "Talenta Sehat, Hebat dan Berkarakter melalui Olahraga.
"Peserta GSI Kabupaten Tangerang di tahun 2026 ini diikuti oleh 26 Kecamatan, dimana babak penyisihannya dari tanggal 15 Juni di 4 stadion mini yaitu Kelapa Dua, Pasar Kemis, Rajeg dan Solear. Perempat final dan semifinal dilaksanakan tanggal 17 Juni dan saat ini pertandingan final di Stadion Trainning Ground Sport Center," jelas Dadan
Pihaknya berkomitmen akan terus meningkatkan pembinaan bakat dan minat para siswa agar bibit-bibit unggul di Kabupaten Tangerang, khususnya dalam olahraga sepak bola terus ada dan mampu menggantikan para senior secara profesional. (Red)
Tangerang, lensafokus.id – Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah membuka kegiatan Kemah Bakti Pelajar Tingkat Kabupaten Tangerang Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Disporabudpar) Kabupaten Tangerang. Kegiatan diikuti Kegiatan tersebut diikuti oleh 80 pelajar dari berbagai SMA, SMK, dan MA se-Kabupaten Tangerang dan digelar di GSG Bumi Perkemahan Kitri Bakti, Curug, Rabu (24/06/26)
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Tangerang mengungkapkan bahwa tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini semakin kompleks seiring perkembangan teknologi dan arus informasi yang begitu cepat. Berbagai pengaruh negatif dapat dengan mudah masuk melalui berbagai platform media digital. Untuk itu diperlukan penguatan karakter dan ketahanan mental sejak usia sekolah agar generasi muda tidak kehilangan jati dirinya dan melupakan nilai-nilai luhur idiologi bangsa
“Anak-anak muda saat ini hidup di era digital yang penuh tantangan. Karena itu, penting bagi kita untuk terus memperkuat karakter, menanamkan nilai-nilai kebangsaan, serta membangun mental yang tangguh agar tidak mudah terpengaruh oleh hal-hal negatif,” ungkap Wabup Intan.
Menurut dia, Kemah Bakti Pelajar merupakan sarana penting untuk membentuk generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, jiwa kepemimpinan, serta kepedulian sosial yang tinggi. Generasi muda merupakan aset bangsa yang akan menentukan masa depan daerah dan negara, sehingga pembinaan karakter dan wawasan kebangsaan harus terus diperkuat melalui berbagai kegiatan positif.
“Kegiatan pembinaan kepemudaan ke depan harus terus diperkuat, dengan melibatkan berbagai pihak, seperti psikolog pendidikan, tenaga kesehatan, hingga Badan Narkotika Nasional (BNN), guna memberikan edukasi yang lebih komprehensif mengenai berbagai isu yang dihadapi remaja saat ini,” ujarnya
Dia menandaskan pentingnya menjaga kesehatan mental dan kemampuan menghadapi berbagai persoalan kehidupan. Untuk itu, para pelajar harus mampu menyikapi setiap tantangan dengan bijak, lebih terbuka dan tidak cepat mengambil keputusan yang merugikan diri sendiri dan orang lain.
“Kehidupan tidak selalu berjalan sesuai harapan. Setiap orang pasti menghadapi tantangan dan kesulitan. Karena itu, jangan pernah ragu untuk bercerita kepada orang tua, guru, teman maupun pihak yang dapat membantu ketika menghadapi masalah,” tandasnya.
Selain itu, Wabup Intan juga mengajak para peserta untuk melestarikan permainan tradisional dan mengurangi ketergantungan terhadap penggunaan gawai secara berlebihan. Menurutnya, aktivitas fisik dan permainan tradisional dapat menjadi sarana pembelajaran yang efektif untuk memperkuat kerja sama, sportivitas, kreativitas, dan interaksi sosial antarpelajar.
“Kegiatan seperti ini menjadi momentum untuk mempererat persatuan dan persaudaraan antar pelajar. Manfaatkan kesempatan ini untuk belajar, bertukar pengalaman, membangun jejaring pertemanan, dan mengembangkan potensi diri,” imbuhnya.
Dia berharap kegiatan Kemah Bakti Pelajar tersebut bisa menjadi wadah pembinaan karakter, kepemimpinan, serta penguatan wawasan kebangsaan bagi generasi muda. Peserta akan mendapatkan berbagai materi dan pengalaman yang bertujuan memperkuat wawasan kebangsaan, kepemimpinan, karakter, serta kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat.
“Ikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh semangat dan jadikan pengalaman yang didapat sebagai bekal untuk menjadi generasi yang kreatif, inovatif, berintegritas, dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi. Mudah-mudahan tahun depan jumlahnya dapat bertambah sehingga semakin banyak generasi muda Kabupaten Tangerang yang mendapatkan pembinaan karakter, wawasan kebangsaan, dan kepemimpinan,” harapnya
Menutup arahannya, dia juga memberikan pesan dan dorongan semangat kepada seluruh peserta untuk terus belajar, berkarya dan berprestasi. Mampu menjaga nama baik, keluarga sekolah dan menginspirasi sesama serta lingkungannya untuk maju lebih baik lagi.
“Teruslah belajar, berkarya, dan berprestasi. Jadilah generasi muda yang membanggakan orang tua, sekolah, daerah, serta bangsa Indonesia. Kalian adalah calon pemimpin masa depan yang akan membawa Kabupaten Tangerang dan Indonesia menjadi lebih maju,” pungkasnya. (Red)
Tangerang, lensafokus.id – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, melakukan peletakan batu pertama pembangunan perluasan Maqbaroh Kasepuhan Al-Istiqlaliyyah di Kampung Cilongok, Desa Sukamantri, Kecamatan Pasar Kemis, Rabu (24/6/26).
Pembangunan perluasan Maqbaroh Kasepuhan Al-Istiqlaliyyah diharapkan dapat mendukung kenyamanan para peziarah sekaligus memperkuat peran kawasan tersebut sebagai salah satu destinasi wisata religi yang menjadi kebanggaan Kabupaten Tangerang.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid mengatakan bahwa keberadaan kawasan Maqbaroh Al-Istiqlaliyyah tidak hanya memiliki nilai religius, tetapi juga sebuah potensi menjadi destinasi wisata religi yang mampu menggerakkan perekonomian masyarakat sekitar.
"Di sini ada wisata religi, sekaligus dapat berkembang menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat, mulai dari kuliner hingga usaha-usaha lainnya. Dengan demikian, keberadaannya dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi warga sekitar," ungkap Bupati Maesyal Rasyid.
Lanjut dia, perluasan area maqbaroh diharapkan dapat memberikan fasilitas yang lebih baik bagi para peziarah yang datang untuk mendoakan para ulama dan sesepuh, di antaranya Almarhum Abah Sepuh Dimyati dan Almarhum Abah Sepuh Uci Turtusi.
Ia juga mengucapkan syukur dan apresiasinya atas inisiatif dan semangat kebersamaan dari pimpinan Pondok Pesantren Al-Istiqlaliyyah beserta seluruh jamaah yang bergotong royong mendukung percepatan pembangunan kawasan maqbaroh tersebut
"Apresiasi kepada seluruh pimpinan, para santri Pondok Pesantren Al-Istiqlaliyyah dan jamaah, alhamdulillah akhirnya pembangunan ini dapat dimulai, tujuannya juga mulia agar masyarakat Kabupaten Tangerang maupun dari luar daerah yang datang untuk berziarah dapat melaksanakannya dengan aman dan nyaman," ujarnya
Pihaknya juga mengajak semua yang hadir untuk mendukung dan mendoakan agar pembangunan pembangunan pelataran atau perluasan area maqbaroh dapat berjalan lancar dan dapat diselesaikan pada waktunya
"Mari kita dukung dan doakan bersama, mudah-mudahan pembangunan pelataran maqbaroh ini berjalan lancar dan segera selesai sehingga mampu mengakomodasi dan menerima para peziarah dengan lebih baik dan nyaman," imbuhnya. (Red)
Tangerang, lensafokus.id – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, mengajak masyarakat menjadikan bulan Muharam sebagai momentum untuk memperkuat keimanan, meningkatkan amal ibadah, serta mempererat ukhuwah Islamiyah dalam kehidupan bermasyarakat. Hal tersebut disampaikan saat menghadiri Peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah dan Pengajian Akbar Tingkat Kabupaten Tangerang, di Masjid Agung Al-Amjad, Rabu (24/6/26).
Peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah dan Pengajian Akbar tersebut diisi ceramah yang disampaikan oleh KH. Ahmad Fudholi dan dihadir pula pada acara tersebut, jajaran Forkopimda, Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, Ketua TP PKK Kab. Tangerang, Hj. Rismawati Maesyal Rasyid, para Kepala OPD, para pegawai dan masyarakat
Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menegaskan bahwa Muharam merupakan salah satu bulan yang dimuliakan dalam Islam. Momentum pergantian tahun hijriah hendaknya tidak hanya menjadi seremonial, tetapi juga menjadi sarana introspeksi dan memperbaiki diri ke arah yang lebih baik.
"Tahun Baru Islam selalu menjadi pengingat bagi kita tentang makna hijrah. Hijrah bukan hanya perpindahan tempat, tetapi perpindahan menuju kehidupan yang lebih baik, baik dalam keimanan, akhlak, cara berpikir maupun dalam menjalankan amanah yang diberikan kepada kita," ujar Bupati Maesyal Rasyid
Ia pun mengajak seluruh pegawai dan masyarakat menjadikan Muharam sebagai titik awal untuk meningkatkan amal ibadah, memperkuat ukhuwah Islamiyah, dan menumbuhkan semangat pengabdian dalam mendukung pembangunan Kabupaten Tangerang.
"Mari kita sambut tahun baru ini dengan semangat hijrah, semangat memperbaiki diri, semangat melayani dengan lebih baik, serta semangat untuk terus berbuat kebaikan bagi masyarakat," ujarnya.
Menurutnya, semangat hijrah harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari melalui peningkatan kualitas pelayanan, pengabdian, serta kontribusi nyata bagi pembangunan daerah yang berdampak nyata bagi masyarakat
"Melalui momentum Tahun Baru Islam ini, saya juga ingin mengajak kita semua untuk semakin peduli terhadap sesama, memperkuat rasa empati, saling membantu, saling menguatkan dan meringankan beban saudara-saudara kita yang membutuhkan," ajaknya.
Selain diisi dengan pengajian akbar, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan pemberian santunan kepada anak yatim sebagai wujud kepedulian dan implementasi nilai-nilai Islam yang mengajarkan cinta kepada sesama. (Red)
TANGERANG, lensafokus.id – Asisten Bidang Administrasi Umum Firzada Mahalli membuka kegiatan Orientasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap II di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Tangerang Tahun 2026. Kegiatan tersebut digelar di Gedung Diklat Kitri Bhakti Curug, Rabu (24/6/2026).
Dalam sambutannya, Firzada Mahalli menyampaikan ucapan selamat datang dan selamat bergabung kepada seluruh peserta orientasi yang telah resmi menjadi bagian dari keluarga besar Pemerintah Kabupaten Tangerang.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Tangerang, saya menyampaikan selamat datang dan selamat bergabung kepada seluruh peserta orientasi yang telah resmi menjadi bagian dari keluarga besar Pemerintah Kabupaten Tangerang,” ujarnya.
Menurut dia, para peserta merupakan insan terpilih yang telah melalui proses seleksi dan kini dipercaya untuk turut mengemban amanah pelayanan publik bagi masyarakat Kabupaten Tangerang.
Firzada menegaskan bahwa orientasi PPPK merupakan tahapan penting untuk memberikan pemahaman mengenai tugas, fungsi, hak, kewajiban, serta nilai-nilai dasar Aparatur Sipil Negara (ASN). Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi pemenuhan kewajiban administratif, tetapi juga momentum untuk membangun karakter ASN yang profesional, berintegritas, berorientasi pelayanan, adaptif, akuntabel, serta mampu bekerja secara kolaboratif.
“Sebagai PPPK, Saudara dituntut untuk mampu menunjukkan kinerja terbaik, disiplin dalam bekerja, serta senantiasa menjunjung tinggi etika dan profesionalisme dalam menjalankan tugas. Seorang ASN juga harus mampu memegang rahasia yang menurut sifatnya harus dirahasiakan, bukan sebaliknya,” tegasnya.
Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Tangerang terus berupaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, responsif, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat. Oleh karena itu, seluruh peserta orientasi diharapkan dapat memahami visi pembangunan daerah serta menempatkan diri sebagai pelayan masyarakat yang siap memberikan solusi.
“Pahami visi pembangunan daerah dan jadilah pelayan masyarakat yang siap memberikan solusi, bukan menambah persoalan,” katanya.
Firzada juga mengajak seluruh peserta untuk memanfaatkan kegiatan orientasi sebagai sarana belajar dan pengembangan diri. Selain memperluas wawasan, para peserta diharapkan dapat membangun jejaring kerja yang baik serta menanamkan semangat pengabdian sejak dini.
Ia berpesan agar seluruh PPPK senantiasa menjaga nama baik institusi, memegang teguh nilai-nilai ASN BerAKHLAK sebagai core values ASN, serta menjadi teladan dalam memberikan pelayanan yang cepat, tepat, transparan, dan humanis kepada masyarakat.
“Jadilah aparatur yang tidak hanya bekerja karena tugas, tetapi juga mengabdi dengan hati. Kehadiran Saudara sebagai PPPK harus mampu menghadirkan perubahan positif, memperkuat kualitas pelayanan publik, dan menjadi bagian dari solusi bagi kemajuan Kabupaten Tangerang yang semakin sejahtera dan berdaya saing,” pungkasnya.
Kegiatan orientasi tersebut diikuti oleh 186 PPPK Tahap II Tahun 2026 dari berbagai perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tangerang. Melalui kegiatan ini, para peserta diharapkan mampu memahami peran dan tanggung jawabnya sebagai ASN sekaligus meningkatkan komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. (Red)
Tangerang, lensafokus.id – Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Diskum) secara resmi menyelenggarakan Pelatihan Usaha Keripik Baby Crab yang dirangkaikan dengan Penyerahan Bantuan Peralatan Usaha bagi masyarakat pelaku usaha mikro. Selasa (23/06/2026).
Kegiatan pemberdayaan ekonomi ini dipusatkan di Aula Kantor Kecamatan Sukadiri dan diikuti oleh 65 peserta berasal dari dua wilayah, yakni 50 peserta dari Kecamatan Sukadiri dan 15 peserta dari Kecamatan Mauk.
Acara tersebut dihadiri dan dibuka secara resmi oleh Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid. Dalam arahannya, Bupati Tangerang menegaskan bahwa jajaran pemerintah daerah memiliki komitmen serta tanggung jawab penuh dalam mendorong peningkatan taraf hidup, produktivitas, dan kemandirian ekonomi masyarakat pelaku usaha.
"Pemerintah daerah Kabupaten Tangerang bersama dengan PKK Kabupaten Tangerang punya tanggung jawab untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya, meningkatkan pendapatan, meningkatkan aktivitas, serta meningkatkan usaha masyarakatnya. Tujuannya adalah supaya masyarakat kita bisa mandiri," ujar Bupati.
Lebih lanjut, Bupati juga memaparkan capaian positif indikator ekonomi daerah yang berhasil tumbuh signifikan di atas rata-rata berkat kontribusi aktif dari sektor usaha mikro di lapangan.
"Alhamdulillah, saat ini pertumbuhan ekonomi Kabupaten Tangerang mencapai 5,67 persen. Angka ini tercatat lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi Provinsi Banten maupun capaian di tingkat Nasional," ungkapnya.
Kepala Diskum, Anna Ratna Maemunah, dalam laporannya ia menyampaikan bahwa program ini didesain secara terintegrasi untuk menyentuh aspek peningkatan kompetensi sekaligus fasilitasi sarana produksi.
"Maksud dilaksanakan kegiatan ini adalah memberikan pembekalan pengetahuan, keterampilan, dan motivasi kewirausahaan kepada masyarakat, serta memperkuat kapasitas usaha mikro melalui dukungan sarana usaha yang memadai," jelas Anna.
Sebanyak 50 peserta pelatihan mendapatkan bantuan berupa paket kompor dua tungku beserta regulator dan mixer, dan 15 peserta pelatihan lainnya menerima bantuan booth UMKM portable.
Sesi edukasi dan praktik pengolahan Baby Crab ini dipandu langsung oleh narasumber praktisi, Dewi Fatimah, selaku Owner PT. Dewi Bahari Indonesia (Dewi Home Crab).
Melalui sinergi lintas sektor ini, Pemerintah Kabupaten Tangerang berharap kapasitas komparatif produk daerah terus meningkat, mendorong penciptaan lapangan kerja baru, serta mampu menekan angka pengangguran secara berkala.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Tangerang, Rismawati Maesyal Rasyid, Dansatradar 211 Tanjung Kait, Camat Sukadiri, Sekretaris Kecamatan Mauk, serta para kepala desa dan lurah di wilayah Kecamatan Sukadiri dan Kecamatan Mauk. (Red)
TANGERANG, lensafokus.id – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang untuk mendukung penuh pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang diselenggarakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS), termasuk menggerakkan seluruh perangkat daerah hingga tingkat RT dan RW guna memastikan pendataan berjalan sukses dan menghasilkan data yang akurat.
Komitmen tersebut disampaikan Bupati Tangerang, Maesyal Rasyid saat menghadiri Pencanangan Sensus Ekonomi 2026 di GSG Puspemkab Tangerang, Selasa (23/6/26).
"Kami siap mendukung penuh pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Seluruh perangkat daerah, kecamatan, kelurahan, desa hingga RT dan RW akan kami libatkan untuk membantu menyukseskan pendataan ini agar berjalan lancar dan menghasilkan data yang berkualitas," ujar Maesyal Rasyid.
Menurut dia, data yang akurat bisa menjadi fondasi utama dalam penyusunan kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran. Untuk itu, keberhasilan sensus ekonomi ini juga harus didukung semua pihak, tidak hanya menjadi tanggung jawab BPS, tetapi juga seluruh elemen masyarakat dan pemerintah daerah.
"Data yang akurat dan berkualitas ini menjadi fondasi utama penyusunan kebijakan pembangunan yang tepat sasaran. Keberhasilan sensus ini bukan hanya tanggung jawab BPS, tapi seluruh elemen masyarakat dan pemerintah," tandasnya
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa hasil sensus ekonomi nantinya akan menjadi dasar penting bagi pemerintah dalam menyusun kebijakan pembangunan ekonomi yang lebih efektif, inklusif, dan berkelanjutan. Data yang dihasilkan tersebut juga akan membantu pemerintah dalam merancang program yang tepat sasaran, mendorong investasi, membuka peluang usaha, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"Saya mengajak seluruh pelaku usaha dan masyarakat untuk memberikan informasi yang benar, lengkap, dan jujur kepada petugas sensus. Semakin baik data yang kita miliki, maka semakin tepat pula kebijakan yang akan dirumuskan untuk kemajuan daerah," imbuhnya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk menerima petugas sensus dengan baik dan memberikan dukungan selama proses pendataan berlangsung. Menurutnya, partisipasi aktif masyarakat turut menjadi kunci keberhasilan Sensus Ekonomi 2026.
"Dengan kolaborasi antara pemerintah, BPS, dunia usaha, akademisi, serta masyarakat, Pemkab Tangerang optimistis Sensus Ekonomi 2026 akan menghasilkan data yang berkualitas sebagai landasan mewujudkan pembangunan daerah yang semakin maju, kompetitif, dan berdaya saing," ujarnya. (Red)
Kota Tangerang, lensafokus.id - Dinas Ketahanan Pangan Kota Tangerang menggelar sosialisasi keamanan dan mutu pangan segar bagi seluruh Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) se-Kota Tangerang yang diikuti sekitar 30 peserta di Gedung Cisadane Lantai 4, Senin (22/6/26).
Langkah ini dilakukan guna membangun sinergi lintas sektor dalam mendukung keberhasilan program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) yang aman dan higienis.
Kepala Bidang Keanekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan DKP Kota Tangerang Lisnah menegaskan, pentingnya pemahaman standar pangan segar mulai dari penyimpanan hingga pengolahan berdasarkan prinsip B2SA (Beragam, Bergizi Seimbang dan Aman) demi mencegah terjadinya Kejadian Luar Biasa (KLB).
"Kolaborasi bersama ini sangat penting, agar kita terus berjalan beriringan dalam mengawal pangan aman dan segar di Kota Tangerang. Melalui sosialisasi ini, dipastikan seluruh kepala SPPG memiliki pemahaman mendalam mengenai standar mutu pangan yang baik, mulai dari penyimpanan hingga pengolahannya sesuai prinsip B2SA. Ini adalah langkah konkret Pemkot Tangerang dalam mendukung program Makan Bergizi Gratis agar berjalan sukses dan aman dari risiko KLB," ujar Lisnah.
Senada, Eni Nurkhayani dari Direktorat Pengawasan Penerapan Standar Keamanan Bapanas mengingatkan agar seluruh dapur SPPG konsisten menjaga makanan dari cemaran fisik, biologi, maupun kimia.
"Pangan yang aman didefinisikan tidak menyebabkan penyakit saat dikonsumsi. Kita harus memastikan produk dapur SPPG terhindar dari cemaran fisik, biologi, maupun kimia agar anak-anak sebagai penerima sasaran tidak menderita kesakitan," sambungnya.
Sementara itu, Korwil BGN Kota Tangerang Gregorio Octavian menjelaskan, pengawasan kualitas bahan baku di dua pasar induk besar terus dipantau ketat bersama Kodim 0506. Setiap dapur SPPG wajib melibatkan minimal satu ahli gizi dan melaporkan menu harian sebelum jam 12 siang.
"Kami menerapkan SOP yang sangat ketat untuk menjaga kualitas bahan baku. Setiap SPPG wajib menggunakan freezer dan chiller dengan suhu minimal dibawah -18°C dan suhu dibawah 4°C untuk menjaga rantai dingin agar bakteri tidak tumbuh. Jika ditemukan bahan pangan yang tidak sesuai standar, langsung kami retur hari itu juga," pungkasnya. (Red)
TANGERANG, lensafokus.id – Kegiatan Festival Kuliner Halal yang diselenggarakan oleh Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Diskum) Kabupaten Tangerang resmi ditutup pada Minggu (21/6/2026). Acara yang berlangsung selama lima hari sejak 17 Juni tersebut mendapatkan apresiasi positif dari para pelaku usaha mikro karena dinilai mampu memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat.
Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Tangerang, Syaifullah, yang hadir dalam acara penutupan tersebut menyampaikan rasa syukurnya atas kelancaran rangkaian kegiatan. Ia mengungkapkan bahwa berdasarkan laporan dari para pelaku usaha, festival ini terbukti efektif dalam meningkatkan pendapatan harian mereka.
"Dari perbincangan kami dengan para pelaku usaha mikro, ternyata mereka sangat merespon dan respect terhadap kegiatan ini. Sehari-harinya, omzet yang didapat di setiap stand kuliner mencapai minimal Rp500.000 per hari," ujar Syaifullah.
Syaifullah menambahkan bahwa para pedagang sangat berharap agar kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan oleh Pemerintah Kabupaten Tangerang. Menurutnya, festival kuliner ini tidak hanya sekadar ajang promosi, tetapi juga menjadi sarana untuk menggerakkan roda ekonomi lokal.
Lebih lanjut, Syaifullah menegaskan komitmen pemerintah untuk terus mengkolaborasikan berbagai pihak, mulai dari pemerintah kecamatan, desa, hingga kelurahan, guna mendukung pelaku UMKM.
"Ini menjadi catatan bagi kami untuk terus mengkolaborasikan kembali antara kantor kecamatan, kelurahan, pemerintahan desa dan UMKM lokal agar terus bersinergi dalam rangka meningkatkan ekonomi masyarakat. Harapannya, kegiatan ini bisa terus berjalan dengan lancar demi peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Tangerang," pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Komunitas Pelaku UMKM Sepatan Timur, Hasan Saleh, menyampaikan apresiasi mendalam kepada pemerintah atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai bahwa festival ini memberikan dampak positif yang sangat dirasakan oleh para pelaku usaha lokal.
"Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada pemerintah Kabupaten Tangerang, dalam hal ini Pak Bupati dan jajarannya yang sudah memfasilitasi dan menyelenggarakan Gebyar Kuliner Produk Halal ini. Acara ini sangat membantu para pelaku UMKM dan kami berharap pemerintah dapat kembali mengadakan kegiatan serupa di masa mendatang karena antusiasme masyarakat yang sangat luar biasa," ujar Hasan. (Red)
© 2018 Lensafokus.id. All rights reserved. support by pamulang.net
