Asep

Asep

Wabup Intan Hadiri Peringatan Isra Mi'raj Ponpes Darul Hikmah Cisauk

Tangerang, lensafokus.id - Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah menghadiri peringatan Isra Mi'raj yang dirangkaikan dengan penutupan pengajian Darul Hikmah dan Nurul Jannah jelang Ramadan di Desa Cicayur, Kecamatan Cisauk, Sabtu (7/02/26).

Dalam sambutannya, Wabup Intan mengucapkan syukurnya bisa hadir untuk berkumpul dan bersilahturahmi pada acara peringatan Isra Mi'raj bersama dengan seluruh jamaah Majelis Taklim Darul Hikmah Desa Cicayur Kecamatan Cisauk.

"Alhamdulillah bisa silaturahmi di rumah kediaman Bapak Haji Mad Sholeh beserta keluarga dan jamaah Majelis Taklim Darul Hikmah Desa Cicayur Kecamatan Cisauk. Hari ini peringatan Isra Mi'raj sekaligus penutupan pengajian majelis taklim Darul Hikmah jadi ngajinya di rumah dulu sebulan nanti habis lebaran pembukaan pengajian," ujar Wabup Intan

Dia mengaskan bahwa peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW bukanlah sekadar kegiatan seremonial tahunan, melainkan momentum yang sangat penting untuk memperkuat keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah SWT.

"Peristiwa Isra Miraj mengajarkan kepada kita tentang ketaatan, kesabaran, serta keyakinan penuh Rasulullah SAW dalam menerima dan menjalankan perintah Allah SWT, khususnya perintah shalat lima waktu yang menjadi tiang agama dan pembeda antara iman dan kekufuran," ungkapnya

Dia juga mengajak semua yang hadir untuk menjadikan shalat tidak hanya sebagai kewajiban ritual semata, tetapi juga sebagai sarana membentuk akhlak mulia, kedisiplinan, kejujuran, serta tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari.

"Dengan shalat yang khusyuk dan konsisten, insyaAllah akan lahir pribadi-pribadi yang berakhlakul karimah, baik dalam keluarga, bermasyarakat, maupun dalam mendukung pembangunan daerah," tandasnya

Lanjut dia, menjelang bulan suci Ramadan, pihaknya juga mohon dibukakan pintu maaf yang selebar-lebarnya dan mengajak semua untuk terus meningkatkan iman dan ketakwaan.

"Kita sebentar lagi akan memasuki bulan suci Ramadan, saya atas nama pribadi, keluarga dan Pemerintah Kabupaten Tangerang mengucapkan mohon maaf lahir dan batin. Mudah-mudahan puasa kita diterima Allah SAW, amal ibadah kita di lipatgandakan di bulan suci Ramadan," pungkasnya

Sementara itu, Pimpinan Pondok Pesantren Darul Hikmah, H. Mad Sholeh mengucapkan terima kasih atas dukungan dan perhatian yang diberikan Wabup Intan dan seluruh jajarannya. Dia berharap peringatan Isra Mi'raj dan penutupan pengajian bisa bermanfaat dan bersama-sama dapat menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari

"Terima kasih banyak atas kehadirannya ibu-ibu Majelis Taklim Darul Hikmah kegiatan ini sekalian dengan penutupan sementara pengajian baik Darul Hikmah maupun Nurul Jannah. Mari kita sama-sama dengarkan ceramah agama KH. Jamaludin dari Pandeglang dan mudah-mudahan ada manfaatnya dan dapat melaksanakan implementasinya," ujarnya. (Red)

Bupati Tangerang dan Danrem 052/WKR Buka Persami KKRI 2026, Cetak Generasi Disiplin dan Berkarakter

Tangerang, lensafokus.id — Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid bersama Komandan Korem (Danrem) 052/Wijayakrama Brigjen TNI Faizal Rizal, membuka kegiatan Perkemahan Sabtu–Minggu (Persami) Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) Gelombang IV Tahun 2026 yang digelar di Diklat Pemda Kitri Bhakti, Curug, Sabtu (7/2/26).

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan harapannya agar para peserta KKRI bisa menjadi generasi penerus bangsa yang mampu berperan aktif dalam pembangunan di berbagai bidang.

“Kami berharap saudara-saudara kelak menjadi pemimpin di berbagai tingkatan dan menjadi pelaku pembangunan di semua level. Saya yakin adik-adik yang hadir hari ini akan menjadi kader-kader pimpinan yang diharapkan oleh bangsa dan negara,” ujar Bupati Maesyal Rasyid

Menurut dia, pembinaan karakter generasi muda merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan daerah dan bangsa. Untuk itu, sinergi dan kolaborasi antara TNI dan pemerintah daerah sangat penting dalam membentuk generasi muda yang tangguh secara mental, moral, spiritual dan intelektual.

“Tanamkan dan kuatkan terus semangat kebersamaan, ketangguhan mental, disiplin, serta jiwa pengabdian sejak dini. Masa depan daerah dan negara sangat ditentukan oleh kualitas generasi mudanya hari ini,” ujarnya.

Dia juga menandaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui berbagai program beasiswa. Sejak tahun 2025, Pemkab Tangerang telah memberangkatkan ratusan pelajar untuk melanjutkan pendidikan ke berbagai perguruan tinggi, baik di dalam maupun luar negeri.

“Pemerintah daerah terus melanjutkan program beasiswa. Ada 20 orang yang kami kirim ke Kairo hingga sarjana, kemudian ke Swiss dan Jerman, serta ke perguruan tinggi dalam negeri seperti IPB dan Untirta. Tujuannya agar generasi muda menjadi SDM unggul yang mampu membangun daerah dan bangsa,” jelasnya.

Sementara itu, Danrem 052/Wijayakrama Brigjen TNI Faizal Rizal, menegaskan bahwa kegiatan KKRI merupakan bagian dari program pembinaan generasi muda yang sejalan dengan arahan Presiden dan Panglima TNI dalam mempersiapkan generasi penerus bangsa menuju Indonesia Emas 2045.

“Pemuda Indonesia harus menjadi pemuda yang hebat dan tangguh, yaitu pemuda yang cerdas, berakhlak baik, dan memiliki fisik yang kuat. Melalui kegiatan KKRI ini kita membina mental, moral, dan kedisiplinan generasi muda,” ungkap Danrem.

Pihaknya juga mengapresiasi para peserta yang mengikuti kegiatan tersebut sebagai generasi muda terpilih yang memiliki semangat untuk belajar dan berkembang menjadi pribadi yang lebih baik.

"Kegiatan Persami KKRI Gelombang IV Tahun 2026 diikuti oleh pelajar tingkat SMA sederajat di Wilayah Korem 052 dan diisi dengan berbagai materi pembinaan karakter, kedisiplinan, wawasan kebangsaan, serta pelatihan kepemimpinan," ungkapnya. (Red)

Wamen Apresiasi Cakupan Program CKG Kabupaten Tangerang

Tangerang, lensafokus.id - Wakil Menteri (Wamen) Kesehatan RI, Prof. dr. Dante Saksono Harbuwono sangat mengapresiasi pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Kabupaten Tangerang. Hal tersebut diugkapkan Wamenkes Dante saat melakukan kunjungan di Puskesmas Cikupa dan Labkesda Kabupaten Tangerang, Jum'at (06/02/26)

"Kami dari Kementerian Kesehatan meninjau dan melihat secara langsung Cek Kesehatan Gratis. Kenapa saya datang ke Tangerang karena saya melihat data cakupan angka CKG di Kabupaten Tangerang itu bisa tinggi," ungkap Wamenkes Prof. Dante

Menurut dia, Kabupaten Tangerang punya strategi khusus dalam pelayanan program CKG, baik melalui edukasi sampai dengan ke tingkat RT dan RW maupun beragamnya cakupan sasarannya. Penerapan inovasi berbasis digital yang dilakukan dalam pelayanan CKG di Kabupaten Tangerang juga sangat berpengaruh pada tingginya cakupan CKG.

"Di Kabupaten Tangerang, mereka punya strategi khusus pelayanannya. Kegiatan cek kesehatan gratis punya inovasi antara lain sudah pakai digital pendaftaran, ada jalur prioritas, alat spirometri untuk mengukur kapasitas paru-paru. Lokasinya tidak dilakukan hanya di Puskesmas tapi ada di pasar, di sekolah, di kantor, di perusahaan dan RT, RW. Di luar itu, cek kesehatan gratis di Puskesmas bisa sampai 100 orang,"ungkapnya

Lanjut dia, cakupan pelayanan CKG di Kabupaten Tangerang yang mencapai sekitar 106 persen juga menunjukan kepercayaan masyarakat terhadap fasilitas kesehatan yang diselenggarakan di Kabupaten Tangerang cukup tinggi sehingga masyarakat dari kabupaten lain datang ke Kabupaten Tangerang untuk cek kesehatan gratis.

"Terima kasih kepada Bapak Bupati yang sudah melakukan konsolidasi dengan baik kepada seluruh jajarannya untuk pelayanan cek kesehatan gratis ini. Dengan begitu masyarakat lebih sehat dan lebih produktif tentunya. Mudah-mudahan ini bisa terus berjalan," imbuhnya

Sementara itu, Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid mengungkapkan bahwa cakupan CKG yang mencapai sekitar 106 persen tersebut merupakan usaha dan komitmen bersama lintas sektor. Selain itu penggunaan inovasi berbasis digital juga terus diperkuat agar pelayanan CKG benar-benar efisien dan tepat sasaran.

"Khusus Kabupaten Tangerang, kami memang telah merancang bersama dengan para camat, kepala desa, lurah dengan Dinkes untuk bisa melayani pelayanan kesehatan gratis. Jadi bukan hanya di Puskesmas, klinik dan rumah sakit saja, ada yang dilaksanakan pelayanannya di pasar, di balai warga, ada juga di lapangan-lapangan pada saat olahraga," ungkap Bupati Maesyal Rasyid.

Lanjut dia, Pemerintah Kabupaten Tangerang berkomitmen penuh untuk mendukung dan menyukseskan program CGK yang telah dicanangkan Presiden Prabowo

"Kami semua beserta jajaran medis yang ada di Kabupaten Tangerang, baik di level rumah sakit, Dinas Kesehatan, Puskesmas sampai ke Posyandu akan lebih aktif lagi dalam rangka menjalankan program kesehatan masyarakat sesuai dengan arahan Pak Wamen dan bapak Presiden Republik Indonesia yang memprogramkan cek kesehatan gratis yang ada di wilayah-wilayah kabupaten kota seluruh Indonesia," tandasnya

Pihaknya juga mengucapkan terima kasih atas dukungan dan bantuan dari Kementerian Kesehatan RI untuk menyukseskan program CKG di Kabupaten Tangerang.

"Kami atas nama pemerintah dan juga masyarakat Kabupaten Tangerang mengucapkan terima kasih atas kehadiran langsung Bapak Wamenkes. Alhamdulillah, kami semua 44 Puskesmas sudah dibantu alat USG dari Kemenkes dan beliau juga nanti akan membantu lagi alat cek jantung EKG untuk seluruh 44 Puskesmas," ujarnya. (Red)

Wabup Intan Ajak Kaum Perempuan Cerdas dan Berani Bertindak

Tangerang, lensafokus.id -- Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah mengajak kaum perempuan untuk cerdas dan berani bertindak untuk kebaikan bersama. Hal tersebut diutarakan Wabup Intan saat membuka acara sosialisasi Peningkatan Peran Wanita Dalam Partisipasi Demokrasi yang dilaksanakan oleh Badan Kesbangpol Kab. Tangerang di Qubika Boutik Gading Sepong, Kamis (05/02/26)

"Kepada para perempuan hebat yang hadir hari ini berdirilah dengan teguh, bersuaralah dengan santun dan berjuanglah dengan integritas demi kemajuan masyarakat dan bangsa. Rawat idealisme, jaga kejujuran dan jadilah perempuan yang tidak hanya cerdas berpikir tapi juga berani bertindak untuk kebaikan bersama," ujar Wabup Intan.

Menurut dia, demokrasi sejatinya bukan hanya tentang suara yang dihitung tapi tentang suara yang didengar. Untuk itu, peran perempuan dalam proses demokrasi sangat penting dan mendasar sebagai penjaga nurani, penyeimbang dan penguat nilai-nilai kemanusiaan.

"Perempuan adalah penjaga nurani, penyeimbang dan penguatan nilai kemanusiaan. Ketika perempuan terlibat aktif dalam demokrasi maka kebijakan yang lahir tidak hanya kuat secara hukum tapi juga sangat adil dan matang secara nurani," ungkapnya

Dia juga menandaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Tangerang berkomitmen untuk terus membuka ruang partisipasi meningkatkan kapasitas dan menghadirkan kebijakan yang berpihak pada pemberdayaan perempuan. Namun perubahan sejati lahir dari keberanian perempuan untuk percaya pada dirinya sendiri untuk terus memperkaya perspektif, kebijakan, memperkuat akuntabilitas publik dan memperluas ruang demokrasi yang lebih manusiawi, baik di tingkat daerah maupun nasional.

"Melalui kegiatan ini, kita ingin menegaskan bahwa perempuan memiliki kapasitas, integritas dan kecerdasan untuk ikut menentukan arah pembangunan. Kita ingin melihat lebih banyak perempuan yang berani bersuara, berani berpikir kritis dan berani mengambil peran strategis bukan karena diberi belas kasih tapi memang mereka layak dan mampu," imbuhnya

Dirinya berharap kegiatan sosialisasi tersebut bisa menjadi titik awal perubahan nyata dalam membangun demokrasi yang adil, inklusif, merata dan bermartabat.

"Mudah-mudahan ilmu yang diberikan nanti menjadi manfaat untuk semua kader perempuan politik yang ada di Kabupaten Tangerang. Dan adik-adik mahasiswi, siapa tahu nanti mau terjun ke politik untuk menyuarakan suara masyarakat," pungkasnya

Sementara itu, Kepala Badan Kesbangpol, Agus Suryana melaporkan bahwa sosialisasi tersebut salah satunya bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan pengetahu kaum perempuan dalam berpolitik dan sistem politik yang ada di Indonesia.

"Pesertanya terdiri dari kader wanita anggota partai politik dan mahasiswi dari universitas yang ada di Kabupaten Tangerang," ujarnya. (Red)

Bupati Tangerang Hadiri Santunan Yatim JMSI, Apresiasi Peran Pers yang Peduli Sosial dan Lingkungan

Tangerang, lensafokus.id — Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menghadiri kegiatan santunan anak yatim dan piatu yang diselenggarakan oleh Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Provinsi Banten dan JMSI Kabupaten Tangerang, dalam rangka Milad ke-6 JMSI yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Pers Nasional (HPN). Kegiatan tersebut berlangsung di Yayasan Yatim Piatu Maktabul Aitam, Kelurahan Pakulonan Barat, Kecamatan Kelapa Dua, Kamis (5/2/26).

Pada kesempatan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid yang hadir didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK), Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Camat Kelapa Dua, serta Lurah Pakulonan Barat menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada JMSI Provinsi Banten dan Kabupaten Tangerang atas kepedulian sosial yang diwujudkan melalui kegiatan santunan bagi anak-anak yatim dan dhuafa.

“Hari ini kami hadir dalam rangka bakti sosial yang diselenggarakan oleh JMSI Provinsi Banten dan Kabupaten Tangerang, dalam rangka milad keenam JMSI yang dirangkaikan dengan Hari Pers Nasional. Kegiatan ini sangat positif karena memberikan perhatian juga kepada putra-putri kita, anak-anak yatim di panti asuhan Maktabul Aitam,” ujar Bupati.

Menurutnya, kegiatan tersebut membuktikan bahwa insan pers yang tergabung dalam JMSI tidak hanya menjalankan fungsi jurnalistik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial yang tinggi terhadap masyarakat, khususnya anak-anak yatim.

“Ini membuktikan bahwa teman-teman wartawan yang tergabung dalam JMSI melaksanakan milad keenamnya dengan kegiatan yang sangat bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten Tangerang, khususnya di Pakulonan Barat,” lanjutnya.

Selain kegiatan santunan, dia juga mengapresiasi rencana JMSI yang akan melaksanakan penanaman pohon di sepanjang bantaran Sungai Cisadane sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.

“Dalam rangka milad keenam dan Hari Pers Nasional, JMSI juga akan melakukan penanaman pohon di sepanjang Sungai Cisadane. Ini menunjukkan bahwa teman-teman JMSI, baik dari Provinsi Banten maupun Kabupaten Tangerang, peduli terhadap lingkungan, terlebih di tengah kondisi wilayah yang masih menghadapi musibah banjir,” jelasnya.

Bupati Tangerang menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Tangerang sangat mengapresiasi kontribusi positif JMSI yang tidak hanya berperan dalam penyampaian informasi, tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial dan lingkungan.

“Atas nama Pemerintah Daerah, kami mengucapkan terima kasih kepada JMSI, kepada Ketua JMSI Provinsi Banten Bapak Wahyu dan Ketua JMSI Kabupaten Tangerang Bapak Sangki, yang terus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. Mudah-mudahan kegiatan seperti ini dapat dilaksanakan secara rutin setiap tahun,” pungkasnya. (Red)

Buka Rapat Pokja DRPPA 2026, Wabup Intan Dorong Perkuat Sinergi Wujudkan Desa Ramah Perempuan dan Anak

TANGERANG, lensafokus.id – Pemerintah Kabupaten Tangerang menyelenggarakan Rapat Kelompok Kerja (Pokja) Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA) menuju Ruang Bersama Indonesia (RBI) Tahun 2026 di Gedung Serbaguna Puspemkab Tangerang, Rabu (4/2/2026).

Forum strategis ini bertujuan memperkuat koordinasi lintas sektor guna memastikan keberhasilan program DRPPA di dua lokus utama, yaitu Desa Cibetok dan Desa Gunung Kaler, Kecamatan Gunung Kaler.

Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, dalam sambutannya menegaskan bahwa program ini merupakan langkah konkret pemerintah daerah dalam mendukung arahan Presiden RI yang tertuang dalam Astacita. Fokus utamanya adalah memperkuat pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM), kesetaraan gender, serta penguatan peran perempuan, pemuda, dan penyandang disabilitas.

"DRPPA adalah desa yang mengintegrasikan perspektif gender dan hak anak ke dalam tata kelola pemerintahan, pembangunan, hingga pemberdayaan masyarakat secara terencana dan berkelanjutan sesuai Visi Pembangunan Indonesia," ujar Wabup Intan.

Dia menambahkan bahwa komitmen ini merupakan wujud nyata dukungan Pemkab Tangerang terhadap kebijakan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI.

"Sebagai tindak lanjut, Pemerintah Kabupaten Tangerang telah menerbitkan Surat Keputusan Pj. Bupati Tangerang Nomor: 463/Kep.158-Huk/2024 yang menetapkan Desa Cibetok dan Desa Gunung Kaler sebagai lokasi program terpadu DRPPA untuk tahun 2026," jelasnya.

Dirinya juga mengajak seluruh elemen, mulai dari OPD, PKK, Dharma Wanita Persatuan (DWP), GOW, hingga instansi vertikal seperti Pengadilan Agama dan Kementerian Agama, untuk bersatu padu. Keberhasilan program ini sangat bergantung pada kerja keras tim Pokja dan partisipasi aktif tokoh masyarakat serta CSR.

"Saya berharap rapat hari ini menghasilkan program kerja yang kreatif dan inovatif. Perlu diingat, ujung tombak keberhasilan DRPPA adalah dukungan langsung dari masyarakat, perangkat desa, serta tokoh pemuda di wilayah tersebut," ujarnya.

Menutup arahannya, Wabup Intan juga berpesan agar program DRPPA tidak hanya dijadikan ajang perlombaan sesaat. Ia menginginkan program ini berjalan secara berkesinambungan demi meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat Kabupaten Tangerang secara permanen.

"Harapan kita semua, program ini sukses dan terus berkelanjutan. Jangan sampai setelah selesai dinilai atau dilombakan, kegiatannya berhenti. Ini harus menjadi budaya dalam meningkatkan kualitas hidup perempuan dan anak kita," pungkasnya.

Kepala DPPPA Kabupaten Tangerang, Asep Suherman, menegaskan bahwa hasil rapat ini diharapkan menghasilkan program kerja konkret dan terukur bagi pemberdayaan perempuan dan anak nantinya.

“Tujuan utama dari DRPPA adalah menciptakan lingkungan yang nyaman, aman dan mendukung bagi perempuan dan anak-anak untuk dapat tumbuh dan berkembang secara optimal,” tegas Asep Suherman. (Red)

Pemkab Tangerang Pastikan Perbaikan Jalan Pakuhaji–Sepatan Segera Dilakukan

Tangerang, lensafokus.id -- Pemerintah Kabupaten Tangerang memastikan pembangunan Jalan Raya Pakuhaji–Sepatan akan segera dilaksanakan. Kepastian tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, saat memimpin rapat perbaikan Jalan Pakuhaji–Sepatan yang digelar di Aula Pendopo Bupati Tangerang, Rabu (4/1/26).

Dalam rapat tersebut, Bupati Maesyal Rasyid menegaskan bahwa perbaikan Jalan Raya Pakuhaji–Sepatan telah dianggarkan dalam APBD Tahun 2026 dan saat ini tengah memasuki tahapan proses lelang sesuai ketentuan pengadaan barang dan jasa pemerintah.

“Jalan Pakuhaji–Sepatan sudah kita anggarkan tahun 2026 dan saat ini sedang dalam proses lelang. Saya minta kepada camat untuk menyosialisasikan kepada masyarakat agar bersabar karena semua tahapan harus melalui mekanisme yang berlaku,” ungkap Bupati Maesyal Rasyid

Dia pun telah menginstruksikan Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) untuk melakukan perbaikan sementara dengan penambalan menggunakan material macadam pada titik-titik jalan yang mengalami kerusakan parah, sambil menunggu proses lelang dan pelaksanaan pekerjaan secara menyeluruh, Dan meminta partisipasi pihak pengembang untuk turut membantu perbaikan sementara sebagai bentuk tanggung jawab sosial.

“Untuk sementara, sambil menunggu proses lelang, jalan-jalan yang rusak harus segera ditangani agar tetap fungsional. Saya juga minta pengembang ikut membantu melakukan penambalan, demi keselamatan dan kenyamanan masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga menghimbau kepada para pengembang dan para pengemudi truk tanah agar sementara waktu menghindari Jalan Raya Pakuhaji–Sepatan selama proses perbaikan berlangsung. Menanggapi aspirasi masyarakat terkait tonase dan jam operasional truck tambang, dia menandaskan bahwa kepatuhan terhadap aturan tonase kendaraan dan jam operasional truk tambang sangat penting dipatuhi agar tidak semakin memperparah kerusakan jalan.

“Kami sampaikan langsung keluhan masyarakat Pakuhaji dan sekitarnya terkait kendaraan bertonase berat. Masyarakat tidak anti investasi, namun meminta agar truk tidak melebihi muatan dan mematuhi Perbup terkait jam operasional. Mohon ini juga dipatuhi para pengusaha,” tandasnya

Sementara itu, Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kabupaten Tangerang, Iwan Firmansyah, menjelaskan bahwa Jalan Raya Pakuhaji atau Gardu Tanah Merah merupakan jalan kabupaten dengan panjang sekitar 8 kilometer lebih, dengan tingkat kerusakan mencapai hampir 50 persen atau sekitar 2,8 kilometer dalam kondisi rusak berat dan rusak.

“Di APBD 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Tangerang mengalokasikan anggaran sekitar Rp7,4 miliar yang saat ini sedang dalam proses lelang. InsyaAllah kontrak pekerjaan dapat dimulai pada awal Maret 2026,” jelasnya.

Ia menambahkan, selain anggaran utama tersebut, Pemkab Tangerang juga menyiapkan dukungan pendanaan lain melalui pergeseran dana Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk perbaikan darurat sepanjang kurang lebih 2 kilometer secara bertahap, sesuai aturan perundang-undangan.

“Untuk menjaga fungsional jalan, kami juga melibatkan pihak pengembang melalui dana CSR agar jalan tetap aman dan nyaman digunakan masyarakat sebelum perbaikan permanen dilaksanakan,” imbuhnya

Pihaknya juga menegaskan bahwa langkah perbaikan darurat tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kelancaran mobilitas masyarakat, terlebih menjelang bulan Ramadan, di mana aktivitas masyarakat dipastikan meningkat.

“Pemerintah daerah sudah merencanakan pembangunan ini sejak lama. Namun karena mekanisme anggaran harus melalui proses tender, maka sambil menunggu dilakukan perbaikan darurat agar jalan tetap fungsional dan tidak membahayakan pengguna,” pungkasnya. (Red)

Bupati Tangerang Tegaskan Komitmen Pemkab Tangerang Tuntaskan Program Sekolah Gratis dan Pemerataan Mutu Pendidikan

Tangerang, lensafokus.id — Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang untuk menuntaskan program SD dan SMP swasta gratis dan pemerataan pendidikan.

Hal tersebut diungkapkan Bupati Maesyal Rasyid saat menghadiri kegiatan Silaturahmi, Konsolidasi, dan Kolaborasi Pengurus Yayasan Penyelenggara Pendidikan Swasta se-Kabupaten Tangerang yang diselenggarakan oleh Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Kabupaten Tangerang di Balai Islamic Village, Kelapa Dua, Rabu (4/2/26).

“Program sekolah gratis ini kita jalankan bertahap. Setelah SD dan SMP swasta umum, insyaAllah Madrasah Ibtidaiyah dan Tsanawiyah juga menjadi sasaran. Ini butuh proses, tapi komitmen kita jelas,” tegas Bupati Maesyal Rasyid

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam mendukung pendidikan swasta sebagai bagian penting dari pembangunan sumber daya manusia.

"Program sekolah gratis secara bertahap bagi siswa SD dan SMP swasta umum, yang ke depan juga akan menyasar Madrasah Ibtidaiyah dan Madrasah Tsanawiyah ini merupakan salah satu bentuk dukungan kami terhadap penyelenggara pendidikan swasta," ungkapnya

Dia juga menyebut bahwa Kabupaten Tangerang telah lebih dulu menjalankan kebijakan yang sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia, khususnya dalam pemerataan akses pendidikan melalui APBD yang alokasinya mencapai sekitar 25 persen

“Walaupun ada efisiensi anggaran dari pusat, kami tidak bergeming soal pendidikan. Tahun 2027 akan kita naikkan lagi anggarannya,” ujarnya

Selain sekolah gratis, Pemkab Tangerang juga menjalankan program beasiswa pendidikan bagi siswa kurang mampu yang berprestasi. Pada tahun 2025, sebanyak 235 anak telah menerima beasiswa hingga jenjang S1, dengan tujuan pendidikan di dalam dan luar negeri, seperti Al-Azhar Kairo, Swiss German University, IPB, Untirta, dan berbagai perguruan tinggi lainnya.

“Anak-anak yang tadinya tidak punya harapan, hari ini mimpinya bisa terwujud. Ini yang membuat kita yakin bahwa investasi terbaik adalah pendidikan,” ujarnya.

Lanjut dia, pemerintah daerah terus menguatkan komitmennya untuk memberikan perhatian dan dukungan yang sama antara sekolah negeri dan swasta, sesuai dengan kemampuan keuangan daerah dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku

“Kita tidak ingin masyarakat hanya berebut sekolah negeri. Sekolah swasta harus punya kualitas yang sama dan juga gratis, sehingga mutu pendidikan kita merata,” jelasnya.

Pihaknya berharap melalui kolaborasi dengan BMPS tidak ada lagi anak di Kabupaten Tangerang yang putus sekolah, sehingga kualitas sumber daya manusia terus meningkat dan rata-rata lama sekolah masyarakat dapat mencapai 12 hingga 13 tahun.

“Doakan kami semua sehat, agar bisa terus menuntaskan komitmen ini. Jangan sampai ada anak yang tidak sekolah atau putus sekolah. Itu tujuan besar kita bersama,” pungkasnya. (Red)

Wabup Intan Hadiri Penyerahan CSR Lippoland Untuk SD Negeri Binong 1 dan 2

Tangerang, lensafokus.id - Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah menghadiri acara penyerahan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) Lippoland untuk SD Negeri Binong 1 dan 2, yang dilaksanakan di Halaman SDN Binong 1 dan 2, Rabu (4/02/26)

Pada kesempatan tersebut, Wabup Intan mengungkapkan bahwa CSR Program Lippoland untuk SDN Binong 1 dan 2 berupa penyediaan sarana prasarana dan bantuan untuk para anak didik yang berprestasi kedua SDN tersebut

"Hari ini Lippoland memberikan bantuan berupa sarana prasarana sekolah seperti wastafel tempat cuci tangan, lapangan olahraga alat-alat olahraga dan ada beberapa hadiah untuk siswa-siswi yang berprestasi di SD Negeri Binong 1 dan 2," ungkap Wabup Intan.

Menurut dia, upaya untuk mewujudkan pendidikan yang berkualitas merupakan tanggung jawab bersama bukan hanya tanggung jawab pemerintah. Untuk itu, pihaknya sangat mengapresiasi program CSR PT. Lippo yang telah bersinergi dan berkolaborasi bersama pemerintah daerah untuk mewujudkan pendidikan yang berkualitas dengan memberikan beberapa fasilitas untuk sekolah-sekolah yang ada di Kabupaten Tangerang.

"Saya atas nama Pemerintah Kabupaten Tangerang mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Lippoland yang sudah memberikan kontribusi CSR-nya kepada beberapa sekolah yang ada di Kabupaten Tangerang," ujarnya

Lanjutnya, dia juga berpesan kepada kepala sekolah, guru dan siswa-siswi untuk memanfaatkan bantuan CSR yang telah diserahkan dan merawatnya dengan sebaik-baiknya agar bantuan yang diterima dapat berdampak luas bagi terciptanya lingkungan sekolah yang nyaman, aman dan menyenangkan.

"Kepada kepala sekolah, guru dan siswa-siswi, jaga dan rawat bersama apa yang telah diserahkan ini. Ke depan mudah-mudahan sanitasi di sekolah ini bisa lebih bagus lagi, bisa lebih bersih lagi sehingga anak-anak kita nyaman bersekolah di SD Negeri Binong 1 dan Binong 2," imbuhnya

Lebih lanjut, Wabup Intan juga menandaskan kepada para guru untuk terus menguatkan pendidikan karakter kepada seluruh anak didik agar siswa-siswi tidak hanya berilmu tapi juga memiliki adab dan budi pekerti yang baik nantinya.

"Ilmu itu tidak ada artinya dibandingkan adab dan budi pekerti yang baik. Jika kita punya adab dan budi pekerti yang baik, insyaAllah ilmu mengikuti. Untuk anak-anak tercinta, belajar yang rajin ya supaya pintar, siapa tahu bisa mendapatkan beasiswa kuliah di UPH untuk anak-anak dari SD Negeri Binong 1 dan 2," tandasnya.

Sementara itu, Director of Government and Community Relations Lippo Land, Darwin mengatakan bahwa Program CSR Lippoland untuk peningkatan sarana dan prasarana sekolah merupakan program yang berkesinambungan dan menyasar berbagasi sekolah-sekolah di Kabupaten Tangerang.

"Kami dari Town Management Division (TMD) Lippoland sangat berbangga untuk dapat berbagi kepada masyarakat sekitar terutama kepada sekolah-sekolah di lingkungan Kabupaten Tangerang. Program ini berkesinambungan, tidak hanya di sekolah dasar negeri Binong," jelasnya. (Red)

Klarifikasi Kemenag Tangerang Dibantah Internal? Pernyataan Kepala Kantor dan Staf Soal Audiensi KWRI Tak Sinkron

1770196434024

Tangerang, lensafokus.id — Polemik audiensi antara Komite Wartawan Reformasi Indonesia (KWRI) Kabupaten Tangerang dan Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Tangerang kian mengemuka. Setelah sebelumnya audiensi yang telah dijadwalkan pada Rabu (4/2/2026) berujung kekecewaan, kini muncul perbedaan pernyataan antara Kepala Kemenag dan staf internal, yang memicu tanda tanya publik.

Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Tangerang, H. Akhmad Jubaedi, S.Ag., M.Pd, memberikan klarifikasi terkait ketidakhadirannya dalam agenda audiensi tersebut. Ia menegaskan bahwa pada pukul 10.00 WIB, Rabu (4/2/2026), dirinya sedang berada di aula untuk mengisi acara bersama para pengawas.

“Pada jam tersebut saya sedang berada di aula mengisi acara pengawas. Saya juga tidak menerima tembusan atau laporan apa pun terkait rencana kunjungan audiensi tersebut,” ujar Jubaedi.

Ia meminta agar pemberitaan dan informasi yang beredar diluruskan agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di kemudian hari. Menurutnya, koordinasi internal menjadi hal penting agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

Jubaedi juga menyampaikan bahwa pihaknya akan melakukan koordinasi ulang dengan Kasubag guna mengatur kembali jadwal pertemuan dengan pengurus KWRI Kabupaten Tangerang.

“Akan dilakukan koordinasi kembali dengan bagian Kasubag untuk mengatur jadwal pertemuan ulang agar audiensi bisa berjalan lancar dan didampingi secara resmi. Konfirmasi dan verifikasi itu penting agar hubungan antarinstansi tetap terjaga dengan baik,” tegasnya.

Namun, pernyataan tersebut bertolak belakang dengan keterangan salah satu staf Kemenag Kabupaten Tangerang berinisial T, yang sebelumnya menemui pengurus KWRI di kantor.

Menurut staf T, surat permohonan audiensi telah disampaikan kepada pimpinan. Ia menyebutkan bahwa jadwal audiensi bertepatan dengan agenda pimpinan di luar kantor, sehingga audiensi tersebut didisposisikan kepada staf.

“Surat sudah disampaikan ke pimpinan. Karena jadwal audiensi bersamaan dengan agenda pimpinan di luar kantor, maka didisposisikan kepada staf. Sesuai arahan pimpinan, audiensi diminta untuk di-reschedule besok ( Kamis, 5 Januari 2026 ) jam 13.00 WIB,” ungkap staf T.

Perbedaan keterangan ini menimbulkan inkonsistensi informasi internal di tubuh Kemenag Kabupaten Tangerang, sekaligus memperkuat dugaan lemahnya koordinasi birokrasi dalam menyikapi agenda resmi yang melibatkan organisasi wartawan. (Asp)

Page 12 of 256
Go to top