Items filtered by date: Thursday, 30 July 2026

TANGERANG, lensafokus.id – Pemerintah Kabupaten Tangerang terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong pertumbuhan koperasi dan usaha mikro melalui penguatan ekosistem pemberdayaan yang terintegrasi. Komitmen tersebut mendapat apresiasi dari Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) saat melakukan kunjungan ke Rumah Pemberdayaan dan Pengembangan Koperasi dan Usaha Mikro (RPPKUM) Kabupaten Tangerang di Kecamatan Legok, Senin (27/7/2026).

Kunjungan Pendamping Menteri UMKM Tina Astari Maman bersama Pendamping Wakil Menteri UMKM Novi Helvi Moraza serta jajaran Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian UMKM disambut hangat oleh Penasehat Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Tangerang Rismawati Maesyal Rasyid beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Tangerang.

Momentum tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam membangun ekosistem UMKM yang inklusif, inovatif, dan mampu meningkatkan daya saing pelaku usaha di Kabupaten Tangerang.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Tangerang, Anna Ratna Maemunah, menyampaikan rasa bangga atas kunjungan tersebut. Menurutnya, perhatian dari Kementerian UMKM menjadi dorongan besar bagi Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk terus menghadirkan pelayanan terbaik bagi koperasi dan pelaku usaha mikro.

"Kehadiran Ibu beserta rombongan merupakan suatu kehormatan sekaligus menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan pemberdayaan bagi koperasi dan pelaku usaha mikro di Kabupaten Tangerang," ujar Anna.

Anna menjelaskan, RPPKUM dibangun sebagai pusat layanan terpadu yang menghadirkan berbagai fasilitas bagi pelaku UMKM, mulai dari pembinaan, pelatihan, pengembangan produk, peningkatan kualitas kemasan, digitalisasi usaha, fasilitasi legalitas, kemitraan, hingga akses pembiayaan dalam satu kawasan.

Lebih dari itu, RPPKUM juga menjadi ruang kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, komunitas, dan berbagai pemangku kepentingan. Kehadiran fasilitas tersebut menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam meningkatkan produktivitas, kemandirian, dan daya saing UMKM agar mampu memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah maupun nasional.

Pemerintah Kabupaten Tangerang juga berharap kunjungan tersebut menghasilkan berbagai masukan dan arahan strategis dari Kementerian UMKM sebagai bahan penyempurnaan program pemberdayaan UMKM di masa mendatang.

Sementara itu, Pendamping Menteri UMKM Tina Astari Maman memberikan apresiasi atas perkembangan pembinaan UMKM di Kabupaten Tangerang yang dinilainya menunjukkan tren positif. Ia juga mengajak Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk turut menyosialisasikan program SAPA UMKM, platform digital Kementerian UMKM yang memudahkan pelaku usaha mengakses berbagai layanan secara lebih luas.

Melalui SAPA UMKM, para pelaku usaha dapat memperoleh layanan pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB), sertifikasi halal, BPOM, informasi pelatihan, bazar, hingga peluang kemitraan dan akses pembiayaan.

Menurut Tina, keberhasilan pengembangan UMKM tidak hanya ditentukan oleh pelatihan, tetapi juga harus didukung akses pasar, jejaring usaha, serta pemanfaatan teknologi digital. Karena itu, penguatan kapasitas pelaku usaha dalam pemasaran digital melalui pembuatan foto dan video produk menjadi salah satu langkah penting untuk meningkatkan daya saing UMKM.

Ia juga mengapresiasi capaian UMKM Kabupaten Tangerang yang telah mampu memasok berbagai produk ke hotel dan rumah sakit. Ke depan, peluang tersebut dinilai masih dapat diperluas dengan menghadirkan produk-produk kebutuhan industri perhotelan seperti sandal hotel, serbet, hingga taplak meja.

Tidak hanya itu, Tina menilai keberadaan RPPKUM Kabupaten Tangerang layak menjadi contoh bagi daerah lain karena berhasil mengoptimalkan bekas kantor kecamatan menjadi pusat pemberdayaan UMKM yang modern, representatif, dan produktif.

Melalui kolaborasi yang terus diperkuat antara pemerintah, dunia usaha, perguruan tinggi, komunitas, dan sektor perbankan, RPPKUM diharapkan mampu menjadi pusat inovasi sekaligus penggerak lahirnya UMKM yang tangguh, mandiri, dan siap bersaing di pasar nasional maupun global.

Mengakhiri kunjungannya, Tina mengajak seluruh pihak untuk terus mendukung kemajuan UMKM Kabupaten Tangerang sebagai motor penggerak ekonomi daerah.

"Mari majukan UMKM Kabupaten Tangerang, dari karya lokal menuju dunia," pungkasnya. (***)

Published in Banten

TANGERANG, lensafokus.id – Forum Media Center Cisoka (MCC) menggelar diskusi intensif guna mematangkan persiapan Musyawarah Besar (Mubes) Pemilihan Ketua sekaligus Rapat Kerja (Raker) Tahun 2026.

Forum Media Center Cisoka lokal ini dijadwalkan akan berlangsung pada tanggal 29–30 Agustus 2026 mendatang, bertempat di Cisarua, Puncak Bogor, Jawa Barat.

Diskusi persiapan ini mengusung tema besar, yakni "Restrukturisasi Kepemimpinan Guna Membangun Sinergitas Serta Akselerasi Media Informasi yang Akuntabel dan Produktif."

Agenda penting ini dihadiri langsung oleh Dewan Penasehat Hasan Doni, Dewan Pembina Anugrah Dwi Sandi, SE, serta jajaran jurnalis dari berbagai media massa yang berdomisili di wilayah Kecamatan Cisoka.

Pertemuan ini difokuskan pada penyusunan tata tertib pemilihan, pembentukan panitia pelaksana (Organizing Committee), serta perumusan draf program kerja yang akan dibahas pada Raker 2026 demi kemajuan organisasi ke depan.

Dewan Pembina Media Center Cisoka, Anugrah Dwi Sandi, SE, dalam arahannya menekankan bahwa pemilihan ketua baru dan penyusunan program kerja harus berorientasi pada penguatan kelembagaan. Pihaknya berharap pelaksanaan Mubes dan Raker di Puncak Bogor nanti melahirkan gagasan-gagasan yang progresif.

"Restrukturisasi ini adalah langkah taktis untuk melakukan penyegaran organisasi. Melalui Mubes dan Raker 2026 di Cisarua nanti, kita ingin membangun sinergitas yang lebih solid agar akselerasi informasi yang disajikan oleh rekan-rekan jurnalis di Cisoka semakin akuntabel dan produktif," ujar Anugrah Dwi Sandi.

Di tempat yang sama, Dewan Penasehat Media Center Cisoka, Hasan Doni, mengingatkan seluruh anggota yang hadir untuk tetap menjaga marwah profesi dengan menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik (KEJ). Ia berharap kepemimpinan yang baru mampu membawa MCC menjadi barometer pers lokal yang berintegritas.

"Momentum Mubes dan Raker 2026 ini bukan sekadar seremonial. Ini adalah pertanggungjawaban profesi kita kepada publik. Siapa pun yang menakhodai MCC ke depan harus mampu memastikan bahwa media yang tergabung di dalamnya senantiasa menyajikan produk jurnalistik yang berimbang, akurat, dan bebas dari disinformasi," tegas Hasan Doni.

Diskusi persiapan ini berjalan dengan interaktif, di mana para warta yang berdomisili di Kecamatan Cisoka secara aktif memberikan masukan demi kelancaran acara di Cisarua akhir Agustus mendatang.

Melalui persiapan yang matang ini, Media Center Cisoka berkomitmen mewujudkan suksesi kepemimpinan yang demokratis dan transparan, guna melahirkan program kerja yang berdampak nyata bagi penguatan kompetensi wartawan serta pembangunan wilayah. (Mala)

Published in Banten
Go to top