Items filtered by date: Sunday, 05 July 2026

KOTA TANGERANG, lensafokus.id – Ika Lestari resmi dipercaya memimpin Pengurus Kecamatan (PK) Partai Golkar Cipondoh untuk periode 2026–2031. Kepercayaan tersebut diberikan melalui forum Musyawarah Kecamatan (Muscam) Partai Golkar Kecamatan Cipondoh yang mengusung tema "Golkar Solid, Indonesia Maju, Suara Rakyat, Suara Golkar", di Hotel Fave, Jalan KH Hasyim Ashari, Cipondoh, Kota Tangerang, Banten, Minggu (5/7/2026).

Muscam tersebut dihadiri Ketua DPD Partai Golkar Kota Tangerang, H. Sachrudin, beserta jajaran pengurus DPD, Ketua DPRD Kota Tangerang Rusdi Alam, tokoh-tokoh Partai Golkar, serta para kader dan pengurus tingkat kecamatan.

IMG 20260705 WA0003

Dalam sambutannya, H. Sachrudin menegaskan pentingnya menjaga soliditas kader hingga ke tingkat kecamatan dan kelurahan. Menurutnya, Muscam bukan sekadar agenda memilih ketua, melainkan momentum strategis untuk memperkuat konsolidasi organisasi.

"Muscam bukan sekadar memilih ketua, tetapi menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi pengurus. PK dan PL merupakan ujung tombak partai. Kita harus hadir di tengah masyarakat, mendengarkan aspirasi mereka, serta memenangkan hati masyarakat, terutama kader di akar rumput," ujar Sachrudin.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Tangerang Rusdi Alam mengapresiasi pelaksanaan Muscam yang berlangsung tertib, demokratis, dan penuh semangat kebersamaan. Ia berharap kepengurusan baru PK Partai Golkar Kecamatan Cipondoh dapat bersinergi dengan DPRD dalam mengawal dan memperjuangkan aspirasi masyarakat.

"Saya berharap kepengurusan yang baru mampu membangun sinergi dengan DPRD sehingga aspirasi masyarakat Cipondoh dapat terus diperjuangkan secara maksimal," kata Rusdi.

Ia juga mengajak seluruh kader untuk terus fokus memperkuat mesin partai hingga ke tingkat akar rumput. Menurutnya, Muscam PK Partai Golkar Kecamatan Cipondoh merupakan bagian dari rangkaian konsolidasi DPD Partai Golkar Kota Tangerang dalam mempersiapkan struktur partai yang solid menghadapi agenda politik mendatang sekaligus terus berkontribusi bagi pembangunan Kota Tangerang.

Dengan terpilihnya Ika Lestari sebagai Ketua PK Partai Golkar Kecamatan Cipondoh, diharapkan kepengurusan baru mampu membawa semangat baru dalam memperkuat organisasi, meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, serta menjaga soliditas kader di seluruh wilayah Kecamatan Cipondoh. (Sumarna)

Published in Banten

BOGOR, lensafokus.id – Hukum seolah tak punya taring di hadapan para pengusaha tambang nakal. Meski Pemerintah Kecamatan Cariu telah melayangkan surat teguran resmi dengan nomor 600.4.8.5/254-Trantib pada Selasa (9/6/2026) untuk menghentikan total segala aktivitas, praktik lancung ini nyatanya masih melenggang bebas.

Proyek yang diduga kuat sebagai galian C ilegal di wilayah Bantar Kuning, Kecamatan Cariu, Kabupaten Bogor, kedapatan masih nekat beroperasi secara terang-terangan pada Minggu (5/7/2026).

IMG 20260705 WA0001

Berdasarkan pantauan langsung di lapangan, instruksi hitam di atas putih dari pemerintah setempat sama sekali tidak diindahkan. Sebuah dump truck besar terlihat jelas sedang bebas beraktivitas di sekitar akses keluar masuk area tersebut, mengabaikan total volume larangan dari pihak berwenang.

Surat penertiban dari instansi kecamatan tampaknya hanya dianggap sebagai angin lalu oleh oknum pengelola galian C ilegal ini. Mereka disinyalir sengaja menutup mata demi terus meraup keuntungan pribadi di atas kerusakan lingkungan.

Pembiaran aktivitas ilegal yang terus berjalan menantang pasca-teguran resmi ini memicu pertanyaan besar sekaligus mosi tidak percaya di kalangan masyarakat.

Ketegasan pemerintah daerah dan nyali aparat penegak Perda kini benar-benar diuji di hadapan publik. Jika surat teguran resmi camat saja bisa dikangkangi dengan mudah oleh pengusaha tambang, lalu kepada siapa lagi masyarakat harus mengadu.

Dinas terkait dan Satpol PP Kabupaten Bogor segera turun ke lapangan untuk melakukan tindakan riil, bukan sekadar formalitas administratif berupa penyegelan total dan tindakan hukum pidana yang tegas. (Asp)

Published in Nasional

Tangerang, lensafokus.id - Wakil Bupati Tangerang meresmikan Balai Warga RT. 10, RW 09 Perum Vila Regensi Tangerang 2 Desa Gelam Jaya Kec. Pasar Kemis, Minggu (05/07/26)

Pada kesempatan tersebut, Wabup Intan warga RT. 10, RW 09 Perum Vila Regensi Tangerang 2 untuk terus memperkuat kebersamaan, persatuan dan kepedulian sosial untuk kemajuan bersama.

"Saya yakin, balai ini bisa berdiri karena ada kebersamaan, ada kepedulian, ada gotong royong, dan ada rasa memiliki dari seluruh warga. Satu pesan saya, balai warga ini jangan hanya ramai saat peresmiannya saja, namun manfaatkan benar-benar untuk kegiatan yang membawa kebaikan dan kemajuan bagi masyarakat," ujar Wabup Intan

Menurut dia, komunikasi yang baik merupakan kunci untuk menjaga kebersamaan, persatuan dan kepedulian antarwarga. Lingkungan yang warganya sering berkumpul, sering berdiskusi, dan sering bersilaturahmi akan menjadi lingkungan yang lebih rukun, aman, dan nyaman serta maju dibandingkan yang lainnya.

"Modal terbesar sebuah daerah bukan hanya jalan yang bagus atau gedung yang megah, tetapi masyarakatnya yang kompak, rukun dan saling peduli. Kalau semangat seperti ini terus kita jaga, saya optimistis lingkungan ini akan semakin maju, semakin nyaman dihuni, dan menjadi contoh bagi wilayah-wilayah lainnya di Kabupaten Tangerang," tandasnya

Wabup Intan juga mengingatkan agar kerja keras, gotong royong dan kepedulian warga terus dipupuk dan diperkuat, termasuk dalam mengelola dan memanfaatkan balai warga agar keberadaannya bisa terus memberikan manfaat yang lebih luas lagi bagi masyarakat. Dan jadikan balai warga tersebut sebagai tempat mempererat silaturahmi, tempat saling mengenal, saling peduli, dan saling menguatkan sebagai satu keluarga besar.

"Rawatlah balai warga ini bersama-sama. Jaga kebersihannya, pelihara fasilitasnya, gunakan dengan penuh tanggung jawab, dan tumbuhkan rasa memiliki. Karena kalau semua merasa memiliki, saya yakin balai warga ini akan terus bermanfaat, bukan hanya untuk kita yang hadir hari ini, tetapi juga untuk anak cucu kita di masa yang akan datang," ujarnya

Selain itu, Wabup Intan meminta warga untuk bersama-sama bersinergi dan berinovasi dalam penanganan dan pengelolaan sampah rumah tangga di wilayah perumahan. Inovasi tersebut bisa berupa bank sampah, pembuatan ekoenzim, pupuk dan produk lainnya yang bisa memberikan manfaat nyata, baik untuk lingkungan mauoun pendapatan warga.

"Sampah adalah persoalan kita semua. Saya harap warga di sini juga saling kolaborasi dan berinovasi dalam penanganan dan pengelolaan sampah rumah tangga. Bisa dengan membuat bank sampah, ekoenzim, pupuk atau produk lainnya yang bisa menambah pendapatan dan membuat lingkungan lebih bersih dan asri," ungkapnya

Pihaknya berjanji siap membantu memfasilitasi warga yang sunguh-sungguh ingin memanfaatkan sampah menjadi barang yang mempunyai nilai lebih dan mampu menopang ekonomi keluarga

"Nanti saya bantu, saya beliin timbangan duduknya. Nanti juga ada pelatihan bagaimana membuat ekoenzim, kompos. Jadi nanti ibu-ibu ditraining, bisa kumpul di sini," ucapnya. (Red)

Published in Banten

Tangerang, lensafokus.id – Kecamatan Tigaraksa kembali menghadirkan terobosan strategis dalam pelayanan publik dengan menggelar program "Pelayanan Mantap Jasa" pada Sabtu malam (04/07/26). Bertempat di halaman Kantor Kecamatan Tigaraksa, kegiatan bulanan ini menjadi magnet bagi ratusan warga yang memanfaatkan momentum akhir pekan untuk mengurus berbagai dokumen penting secara cepat, mudah, dan terintegrasi dalam satu lokasi.

Program inovasi unggulan ini dirancang khusus untuk memfasilitasi masyarakat yang memiliki keterbatasan waktu pada hari kerja operasional. Dalam pelaksanaannya, Forkopimcam Tigaraksa berhasil mengorkestrasi berbagai instansi vertikal dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), mulai dari layanan Administrasi Kependudukan (Adminduk), perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) keliling dan SKCK dari Polresta Tangerang, perpanjangan STNK dari Gerai Samsat Tigaraksa, hingga pemeriksaan kesehatan gratis oleh Puskesmas Tigaraksa dan Pasir Nangka. Tidak hanya itu, tersedia pula pos bantuan hukum (Posbakum), sertifikasi produk halal, pameran produk 8 UMKM dari perwakilan desa/kelurahan, hingga bursa lowongan pekerjaan.

Camat Tigaraksa, Cucu Abdurrosyied, menegaskan bahwa kehadiran program ini merupakan wujud nyata kehadiran negara dan komitmen jajaran Forkopimcam untuk senantiasa responsif terhadap dinamika kebutuhan pelayanan masyarakat.

"Pelayanan mantap jasa ini merupakan bagian inovasi dari Kecamatan Tigaraksa bahwa pemerintah daerah dan Kami dari Forkopimcam hadir mendekatkan diri pelayanan terhadap masyarakat. Pada saat masyarakat dihari kerja ada keterbatasan waktu atau bekerja, maka malam minggu kami siapkan pelayanan yang dibutuhkan masyarakat, antara lain kebutuhan adminduk, perpanjangan SIM, kemudian juga SKCK, ada juga dari SAMSAT yang kebetulan dari tanggal 24 Juni yang Kecamatan Tigaraksa menghadirkan gerai samsat, bisa untuk perpanjangan pajak STNK, Kemudian cek kesehatan gratis dari puskesmas Tigaraksa dan Pasir Nangka, Kemudian juga ada pos bantuan hukum, bisa untuk melaporkan atau curhat terkait dengan pelayanan hukum, Kemudian ada sertifikasi produk halal, dan ada 8 UMKM dari masing-masing desa dan kelurahan." ujar camat cucu.

Lebih lanjut, Cucu Abdurrosyied memaparkan bahwa antusiasme masyarakat pada edisi bulan Juli ini sangat luar biasa, terutama dengan hadirnya beberapa layanan tambahan yang bersifat taktis dan sangat dibutuhkan, termasuk kolaborasi dengan sektor industri untuk penyediaan lapangan kerja lokal bagi warga sekitar.

"Dan malam ini memang ada tambahan. Salah satunya kita kerjasama dengan satu perusahaan. Yang bisa bergabung untuk melayani hari ini adalah lowongan pekerjaan bagi masyarakat tigaraksa, kami bekerjasama dengan perusahaan dan alhamdulillah antusiasnya luar biasa, ini adalah bagian dari kita untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat di saat mereka ada kesempatan di hari libur untuk melakukan proses pelayanan administrasi" tambahnya.

Tingginya lonjakan kunjungan masyarakat pada pelayanan kali ini juga didorong oleh momentum menyambut tahun ajaran baru sekolah. Banyak warga berbondong-bondong memperbarui dokumen keluarga mereka demi memenuhi persyaratan pendaftaran sekolah anak, khususnya perpindahan dari dokumen fisik/manual ke sistem identitas digital yang mutakhir.

"Ini kan menjelang daftar sekolah anak, di bulan Juli ini angka mengurus administrasi makin banyak. Salah satunya lebih banyak itu kepada perubahan yang dulu kakaknya manual sekarang menjadi digital, kepada IKD. Ini lebih kepada IKD karena sekarang harus ada barcode. Nah ini masyarakat lebih arah kepada pelayanan untuk mengurus anak untuk sekolah” jelasnya lagi.

Menanggapi kepadatan warga yang hadir sejak sore hari, Camat Tigaraksa memastikan bahwa koordinasi antar-petugas terjalin dengan sangat baik guna memberikan kenyamanan maksimal. Pihaknya berkomitmen untuk konsisten mempertahankan dan memperluas jangkauan integrasi pelayanan publik ini melalui sinergi lintas instansi yang kokoh di masa depan.

"Ya sebenarnya pelayanan ini kita akan mulai di jam 18.30, tapi dari jam 4 masyarakat sudah berdatangan dan kita layani. Jadi sebenarnya walaupun jadwalnya malam tapi dari sore ya sudah kita layani, dan bagi masyarakat Tigaraksa yang malam ini tidak terlayani, bisa kembali di hari Senin sampai Jumat, lalu untuk Samsat dilakukan tambahan, setengah hari kerja di hari Sabtu” tutup camat cucu. (Red)

Published in Banten

TANGERANG, lensafokus.id - Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid menegaskan komitmen penuh Pemkab Tangerang menangani bencana kebakaran TPA Jatiwaringin, termasuk memfasilitasi masyarakat yang terdampak. Hal tersebut diungkapkan Bupati Maesyal Rasyid saat mendampingi Wakil Menteri Lingkungan Hidup Diaz Hendropriyono saat meninjau lokasi TPA Jatiwaringin, Sabtu (04/07/26)

"Alhamdulillah sudah kita siapkan tempatnya, tempat tidurnya, kebutuhan sehari-harinya, termasuk dengan pemeriksaan kesehatannya. Dinas Kesehatan maupun Puskesmas tidak hanya standby di posko tetapi hadir door to door mendatangi rumah-rumah," ungkap Bupati Maesyal Rasyid

Lanjut dia, ada 2 tempat pengungsian sementara yang diperuntukan bagi masyarakat yaitu di Kantor Desa Tanjakan dan Kantor Desa Rajeg Mulya. Sampai tadi malam tercatat ada sekitar 102 warga yang saat ini mengungsi di tempat yang telah disediakan dan untuk data sementara warga yang terkena ISPA ada sekitar 22 orang yang ditangani oleh Puskesmas dan Dinas Kesehatan.

"SOP tanggap darurat sesuai dengan peraturan perundangan sudah dilakukan melalui SK Bupati tentang status kedaruratan selama 14 hari, tetapi mudah-mudahan ini lebih cepat penanganannya supaya ini juga bisa kita atasi," imbuhnya

Dia juga menegaskan Pemkab Tangerang bersama seluruh komponen yang terlibat dalam penanganan kebakaran TPA Jatiwaringin akan menindaklanjuti arahan Wamen LH dan mohon doa dari seluruh masyarakat agar bencana kebakaran segera dapat teratasi.

Sementara itu, Wakil Menteri Lingkungan Hidup Diaz Hendropriyono mengungkapkan bahwa pemadaman kebakaran seperti di TPA Jatiwaringin bukan hal yang mudah, karena karakteristiknya seperti kebakaran lahan gambut.

"Mungkin di atasnya terlihat sudah padam tetapi kita lihat di bagian bawahnya masih ada apinya, kapan saja bisa terbakar dan karena ada CH4-nya (Gas Metana) yang berpotensi menimbulkan ledakan," jelas Diaz

Saat ini, pihaknya juga telah melakukan monitoring dan pemantauan dengan drone untuk menganalisa titik-titik api (hotspot) di TPA Jatiwaringin dan akan berkoordinasi dengan pihak bandara agar pemantauan melalui drone dapat dilakukan secara berkala. Selain itu, Kemen LH juga telah menyiapkan Mobile Monitoring System untuk melakukan pemantau kualitas udara.

"Kementerian kehutanan juga telah membantu kami memadamkan api. 30 personil dari Kementerian Kehutanan dari Jawa Barat dan Sulawesi ini ahli dalam memadamkan gambut jadi yang serupa dengan TPA ini," imbuhnya

Dia juga menekankan pentingnya keselamatan sebagai prioritas utama dalam penanganan kebakaran TPA Jatiwaringin, baik itu keselamatan personil yang bertugas maupun masyarakat

"Kita tekankan keselamatan adalah prioritas dari KLH, baik itu untuk masyarakat mauoun keselamatan petugas pemadaman itu sendiri. Pak Bupati terima kasih sudah melakukan antisipasi untuk pengecekan ISPA dan penanganan pengungsian," ujarnya

Dia juga meminta kepada Pemkab Tangerang untuk memastikan dan menjaga lahan seluas 5 hektar yang dialokasikan untuk program Waste to Energy (WTE) agar tidak digunakan untuk hal-hal lain agar progeam WTE dari Presiden Prabowo tetap bisa berjalan sesuai dengan rencana. (Red)

Published in Banten
Go to top