Items filtered by date: Friday, 03 July 2026

Kota y, lensafokus.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus berkomitmen mendorong percepatan pembangunan infrastruktur. Salah satunya dengan merencanakan pelimpahan kewenangan pengelolaan jalan lingkungan dan drainase ke pihak kecamatan.

Kepala Bidang Perencanaan dan Teknis Kebinamargaan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang, Rusdy menuturkan, rencana pelimpahan kewenangan pengelolaan jalan lingkungan dan drainase dinilai dapat mengefisiensikan tingginya beban kerja Dinas PUPR Kota Tangerang dalam mengelola ribuan jalan lingkungan dan drainase yang memicu keterlambatan penanganan masalah di lapangan.

”Kami sudah berkoordinasi dengan teman-teman wilayah (kecamatan) untuk membahas lebih lanjut teknis detil rencana pelimpahannya. Prinsipnya, rencana akan didorong sebagai solusi quick response terhadap masalah-masalah penanganan infrastruktur yang biasanya dikeluhkan masyarakat seperti kerusakan jalan lingkungan, saluran mampet, turap jebol, dan sebagainya yang skalanya kecil,” ujar Rusdy, Jumat (3/7/26).

Ia melanjutkan, Pemkot Tangerang telah melakukan pembahasan dengan melibatkan semua kecamatan beberapa hari kemarin.

Rencananya, kriteria jalan lingkungan yang akan dilimpahkan kewenangan pengelolaannya berupa jalan dengan lebar terbatas di bawah dua meter, serta jaringan saluran pembuangan air tersier dengan lebar penampung tidak melebihi 40 centimeter yang berada di tengah kawasan pemukiman.

”Rencana pelimpahan kewenangan ini direspons sangat positif tapi memang ada beberapa hal yang masih harus dikoordinasikan lebih lanjut karena memang tidak hanya menyangkut kewenangan saja melainkan juga pembagian anggaran ke depannya,” tambahnya.

Selain itu, Pemkot Tangerang berharap rencana pelimpahan kewenangan pengelolaan jalan lingkungan dan drainase yang sedang dicanangkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam proses pembangunan di Kota Tangerang. (Red)

Published in Banten

Tangerang, lensafokus.id - Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid melakukan kegiatan Jumat Keliling (Jumling) di Masjid Jamiatul Khoer Kp. Ranca Malang Desa Kadusirung Kec. Pagedangan, Jum'at (03/07/26)

Pada kesempatan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid mengatakan bahwa kegiatan Jumling yang dilakukan bersama Baznas dan DMI Kab. Tangerang merupakan salah satu upaya pemerintah untuk lebih mendekatkan diri, hadir langsung ke masyarakat. Selain dalam rangka silahturahmi dan salat Jum'at berjamah bersama warga, juga untuk melihat pembangunan yang dilaksanakan serta mendengar aspirasi dan keinginan masyarakat, khususnya warga Ranca Malang Kadusirung dalam hal pembangunan, pemberdayaan dan pelayanan.

"Kami, pemerintah daerah bersama Baznas, dan DMI melaksanakan silaturahmi ke masjid-masjid setiap Jumat. Kami bersama tim hadir di sini juga dalam rangka saling sapa, tidak ada pemisah antara pemerintah dengan masyarakat terkait pembangunan dan pelayanan," ujar Bupati Maesyal Rasyid

Dia mengucapkan terima kasih atas dukungan dan peran aktif masyarakat dalam pembangunan daerah. Pihaknya pun berjanji akan merespon aspirasi yang disampaikan dan akan berupaya merealisasikannya sesuai dengan kewenangan dan kemampuan pemerintah.

"Insya Allah nanti akan kita respon apa yang diinginkan masyarakat, tentunya juga dengan pemerintah provinsi yang menjembataninya melalui Pak Muhammad Bahri sebagai dewan provinsi.

Selain itu, dia juga memohon doa dan dukungan seluruh masyarakat agar penanganan kebakaran TPA Jatiwaringin bisa segera tertangani. Dia menyebut penanganan kebakaran TPA Jatiwaringin tidak hanya dilakukan oleh Pemkab Tangerang saja, dukungan dan bantuan juga datang dari Kota Tangerang, BNPB, pemerintah pusat dan banyak pihak lainnya

"Kami mohon juga doanya, bencana di TPA Jatiwaringin bisa tertangani dengan cepat. Penanganannya bukan dari kabupaten saja, dari kota, dari pusat sudah membantu, jadi kita sama-sama berdoa agar api cepat padam," ungkapnya

Lanjut dia, bantuan personil dari Makasar dan Bandung yang ahli dalam hal penanganan kebakaran di berbagai daerah juga terus berdatangan untuk membantu proses penanganan kebakaran TPA Jatiwaringin

"Jadi semalam kita mendapat bantuan dari ahlinya yang sudah menangani bencana di daerah lain, dari Bandung dan Makassar yang biasa menangani kebakaran gambut dan sebagainya, baru semalam datang, separuh hari ini datang lagi ," jelasnya

Dia juga mengaskan Pemkab Tangerang berkomitemen penuh untuk melakukan penanganan maksimal termasuk untuk masyarakat yang terdampak. Tenaga medis, Puskesmas, kepala desa, lurah, camat dan TNI, Polri terus disiagakan untuk membantu warga yang membutuhkan pertolongan, baik medis maupun evakuasi ke tempat yang lebih aman

"Sekali lagi mohon doanya supaya cepat selesai, supaya cepat padam apinya. Yang sakit kita bawa ke Puskemas, tim medis juga selalu standby. Kita tetap tanggung jawab apapun hasilnya dan hari ini di beberapa masjid juga melakuka salat istisqa untuk mendoakan supaya dapat hujan," ungkapnya

Pihaknya juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bahu membahu menangani kebakaran TPA Jatiwaringin

"Mudah-mudahan Allah segera menyelesaikan atau mematikan api yang berkobar. Terima kasih kepada para kyai, pak ustad, DKM, lurah, camat, aparat TNI, Polri dan semuanya yang telah membantu," pungkasnya

Pada kesempatan tersebut, Bupati Tangerang secara simbolis menyerahkan bantuan untuk DKM Masjid Jamiatul Khoer. (Red)

Published in Banten

TANGERANG, lensafokus.id — Dewan Pengurus Pusat (DPP) Pemuda Tani Indonesia menggelar Festival Jagung Nusantara yang terpusat di Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang, Provinsi Banten, pada Jumat (3/7/2026).

Kegiatan ini menjadi ajang bagi insan pertanian dan generasi muda petani untuk merayakan sekaligus merawat momentum swasembada pangan nasional, dengan menghadirkan peresmian Pusat Riset, Pelatihan, dan Bisnis Jagung, gerai Pemuda Tani Mart, penanaman jagung serentak, hingga peluncuran kampanye Gerakan Satu Desa Satu Hektar Jagung.

Ketua Umum DPP Pemuda Tani Indonesia, Budisatrio Djiwandono, menegaskan bahwa festival ini bukan sekadar acara seremonial, melainkan ikhtiar nyata untuk melipatgandakan capaian swasembada yang telah diraih pemerintahan yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto.

“Tanam Jagung Serentak yang kita lakukan hari ini bukan seremoni belaka, melainkan komitmen bahwa generasi muda siap turun ke sawah dan ladang, bukan hanya sekadar bicara,” ujarnya.

IMG 20260703 WA0003

Budi memaparkan empat agenda utama yang menjadi wujud konkret keterlibatan generasi muda dalam rantai produksi pangan nasional.

“Pertama, Peresmian Pusat Riset, Pelatihan, dan Bisnis Jagung ditujukan untuk membangun fondasi inovasi agar produktivitas jagung terus meningkat berbasis riset, bukan hanya mengandalkan perluasan lahan dan tanam”, tuturnya.

Kedua, Peluncuran Pemuda Tani Mart. Program ini akan memperpendek rantai pasok jagung agar nilai tambah kembali kepada petani, bukan berhenti di tengah rantai distribusi.

Ketiga, Penanaman Jagung Serentak, yang menjadi aksi nyata dan menegaskan kesiapan generasi muda terjun langsung ke sawah dan ladang. Kemudian keempat, Kampanye Gerakan Satu Desa Satu Hektar Jagung. Seruan yang mengajak setiap desa dan komunitas mengambil peran konkret menjaga keberlanjutan swasembada pangan.

Menurut Budi, Festival Jagung patut disyukuri karena digelar di tengah sejumlah capaian positif sektor pertanian nasional. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat produksi jagung pipilan kering nasional dengan kadar air 14% sepanjang 2025 mencapai 16,16 juta ton, naik 6,74 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Dengan kebutuhan nasional sebesar 15,64 juta ton, Indonesia mencatatkan surplus jagung lebih dari 500 ribu ton.

“Capaian juga terjadi pada beras. Produksi beras nasional tahun 2025 tercatat sebesar 34,69 juta ton, naik 13,29 persen atau setara 4,09 juta ton dibandingkan 2024. Dengan kebutuhan konsumsi nasional sekitar 31,1 juta ton per tahun, Indonesia membukukan surplus sekitar 3,5 juta ton beras, tanpa melakukan impor beras konsumsi sama sekali sepanjang 2025. Cadangan Beras Pemerintah di Bulog turut tercatat aman, mencapai sekitar 5,3 juta ton pada Juni 2026”, pungkas Budi.

Pada waktu yang sama, Suroyo, Sekretaris Jenderal DPP Pemuda Tani Indonesia mengungkapkan pemerintah telah menurunkan Harga Eceran Tertinggi (HET) pupuk bersubsidi sebesar 20% secara nasional sejak 22 Oktober 2025, dan mempercepat akses petani terhadap pupuk bersubsidi mulai 1 Januari.

“Pemerintah juga menetapkan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) jagung pipilan melalui Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2026, yakni Rp5.500 per kilogram untuk kadar air 18-20% dan Rp6.400 per kilogram untuk kadar air 14%, serta menugaskan Perum Bulog menyerap jagung petani dengan target 1 juta ton pada 2026”, pungkas Suroyo.

Suroyo menambahkan, fokus pemerintahan yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto tidak berhenti pada peningkatan produksi semata, tetapi juga kesejahteraan petani.

Hal ini tecermin dari Nilai Tukar Petani (NTP) pada Mei 2026 yang mencapai 127,73. Angka tersebut merupakan rekor tertinggi sepanjang sejarah pencatatan NTP nasional.
Melalui Festival Jagung Nusantara, Pemuda Tani Indonesia menegaskan bahwa pertanian saat ini bukan lagi sektor pinggiran, melainkan sektor strategis yang membentang dari hulu produksi hingga hilirisasi, dan bisnis pangan modern.

Karena itu, jangan biarkan predikat swasembada menjadi hanya milik generasi sebelumnya. Jadikan lah ia sebagai pijakan bagi generasi muda kita saat ini untuk turut melangkah.

Kegiatan dihadiri peserta sekitar lima ratus orang yang sebagian besar merupakan perwakilan kelompok tani, para penyuluh pertanian, kader Pemuda Tani Indonesia, anggota Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI), dan pengurus Karang Taruna.

Turut juga memeriahkan acara antara lain, Anggota DPR-RI, Direktorat Jenderal Tanaman Pangan Kementan, Tenaga Ahli Menteri Pertanian, Dekan Fakultas Pertanian Universitas Kebangsaan Republik Indonesia (UKRI), Kepolisian Republik Indonesia, Tentara Nasional Indonesia, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Tangerang, Presiden Direktur Syngenta, Perwakilan Petrokimia Kayaku, dan Pimpinan YKB Merah Putih. +Mala)

Published in Banten
Go to top