Items filtered by date: Saturday, 25 July 2026

Lebak, lensafokus.id – Aktivitas penambangan emas yang diduga ilegal di Blok Cicadas, Kampung Cicadas, Desa Girimukti, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, kembali menjadi sorotan publik. Sebuah lubang tambang yang diduga dikelola oleh seseorang yang dikenal dengan sapaan Aseng disinyalir berada di kawasan lahan milik Perum Perhutani dan diduga telah menyebabkan kerusakan lingkungan di sekitar lokasi, Sabtu (25/7/2026).

Berdasarkan keterangan salah seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan, aktivitas penambangan tersebut telah berlangsung dan diduga mengakibatkan kerusakan pada kawasan hutan. Warga juga mempertanyakan lemahnya pengawasan terhadap aktivitas yang diduga belum memiliki perizinan sesuai ketentuan yang berlaku.

Selain dugaan kerusakan kawasan hutan Perhutani, muncul pula informasi dari sejumlah narasumber di lapangan mengenai dugaan keterlibatan oknum dari Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH). Namun, informasi tersebut masih sebatas keterangan narasumber dan belum dapat dipastikan kebenarannya. Oleh karena itu, diperlukan penyelidikan lebih lanjut oleh pihak yang berwenang.

Media ini telah berupaya menghubungi Aseng, yang disebut-sebut sebagai pihak yang diduga mengelola lubang tambang tersebut, melalui aplikasi WhatsApp untuk meminta konfirmasi. Namun hingga berita ini diterbitkan, nomor yang bersangkutan tidak aktif sehingga belum diperoleh tanggapan maupun klarifikasi.

Masyarakat berharap Perum Perhutani, aparat penegak hukum (APH), serta instansi terkait segera turun ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan, memastikan status lahan dan legalitas aktivitas pertambangan tersebut. Apabila ditemukan adanya pelanggaran hukum, masyarakat meminta agar dilakukan penindakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Aktivitas pertambangan tanpa izin di kawasan hutan, apabila terbukti, merupakan pelanggaran serius yang berpotensi menimbulkan kerugian negara serta kerusakan lingkungan. Penanganannya menjadi kewenangan aparat penegak hukum dan instansi terkait berdasarkan hasil penyelidikan dan pembuktian.

Hingga berita ini diterbitkan, seluruh dugaan yang disebutkan di atas masih menunggu hasil penyelidikan serta klarifikasi resmi dari pihak-pihak terkait. Lensafokus.id tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah dan akan memberikan ruang hak jawab kepada seluruh pihak yang disebut dalam pemberitaan ini. (C2p)

Published in Banten

Serang, lensafokus.id - Gubernur Banten Andra Soni mengajak masyarakat untuk rutin memanfaatkan pelayanan Program Cek Kesehatan Gratis.

Program ini bagian dari membangun masyarakat yang sehat, produktif, dan berkualitas.

“Paradigma pembangunan kesehatan saat ini tidak lagi hanya berorientasi pada pengobatan setelah sakit. Tetapi lebih mengutamakan promotif dan preventif,” ungkap Andra Soni pada kegiatan Semarak Gerak Sehat Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) Provinsi Banten 2026, di Halaman Gedung Negara Provinsi Banten, Jalan Brigjen KH Syam’un Nomor 5, Kota Serang, Sabtu (25/7/2026).

“Menjaga masyarakat tetap sehat melalui pola hidup sehat, deteksi dini, serta pengendalian faktor risiko penyakit,” ujarnya menambahkan.

Menurut Andra Soni, Prolanis membantu masyarakat, khususnya penyandang sakit kronis agar tetap memperoleh pelayanan kesehatan secara berkesinambungan. Sehingga kualitas hidupnya tetap optimal dan risiko komplikasi dapat ditekan.

“Melalui kegiatan hari ini, kita membangun budaya hidup sehat yang harus menjadi kebiasaan seluruh masyarakat. Kegiatan ini diharapkan menjadi gerakan bersama yang berkelanjutan dan menjangkau kabupaten dan kota. Menjaga kesehatan adalah tanggung jawab bersama,” ungkap Andra Soni.

Andra Soni juga mengungkapkan, untuk Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan, Provinsi Banten mendapatkan kemudahan akses khusus.

Jika sewaktu-waktu dibutuhkan termasuk jika ada kendala, penerima dapat mengurusnya untuk menerima layanan kesehatan.

“Saya mengajak masyarakat Banten untuk memanfaatkan cek kesehatan gratis untuk mengelola kesehatan,” katanya.

Dalam sambutannya, Deputi Direksi Wilayah IV BPJS Kesehatan, dr. Yessi Kumalasari mengatakan, Prolanis merupakan program berkelanjutan, promotif, dan preventif.

Pengelola penyakit kronis, sebetulnya harus dilakukan oleh setiap individu agar tetap sehat, termasuk untuk mencegah agar pasien tidak jatuh sakit.

“Program promotif dan preventif merupakan upaya pencegahan atas keparahan penyakit sekaligus sasaran kepada individu supaya keparahan penyakit bisa dicegah. Kegiatannya adalah Prolanis,” katanya.

Kegiatan Prolanis sendiri diisi dengan senam bersama, konsultasi kesehatan, pelayanan obat, pemeriksaan penunjang, serta kegiatan rutin.

Saat ini, di Provinsi Banten terdapat 358.801 peserta Prolanis. Dari sekian banyak peserta itu, 21 persennya yang sudah terdaftar dalam klub Prolanis.

“Klub Prolanis masih terbatas pada penyakit DM (diabetes melitus) dan hipertensi,” katanya.

Sebagai informasi, dalam kesempatan itu, Andra Soni didampingi Tinawati Andra Soni meninjau pelayanan Mobile Klinik Pemprov Banten, layanan cek kesehatan gratis oleh beberapa klinik, cek kesehatan mata RS Mata Achmad Wardi, serta pelayanan BPJS Kesehatan. (Red)

Published in Banten

KOTA TANGERANG, lensafokus.id – Festival Cisadane 2026 semakin semarak dengan digelarnya lomba dayung perahu naga yang berlangsung di Sungai Cisadane, Kota Tangerang. Puluhan tim dayung yang diisi para pelajar dan atlet muda tampil berkompetisi memperebutkan gelar terbaik di ajang bergengsi tersebut.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Tangerang, Kaonang, mengatakan bahwa lomba dayung perahu naga telah menjadi salah satu agenda penting dalam rangkaian Festival Cisadane sekaligus wadah pembinaan atlet muda berbakat.

Menurutnya, Kota Tangerang selama ini telah dikenal sebagai salah satu barometer olahraga dayung di Provinsi Banten. Prestasi tersebut dibuktikan melalui berbagai capaian pada ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) maupun Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) Banten dari tahun ke tahun.

"Kami mengucapkan selamat bertanding kepada seluruh tim peserta yang akan bersaing menjadi yang terbaik di Festival Cisadane. Kompetisi ini menjadi ajang bagi putra dan putri Kota Tangerang untuk menunjukkan kemampuan terbaik masing-masing regu dayung," ujar Kaonang usai menyaksikan langsung perlombaan di bantaran Sungai Cisadane, Jumat (24/7/2026).

IMG 20260725 WA0002

Pada kategori pelajar, lomba dayung perahu naga tahun ini diikuti sembilan tim putra dan putri yang berasal dari Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) se-Kota Tangerang. Para peserta bertanding pada nomor Traditional Boat Race (TBR) kelas 200 meter dan 500 meter dengan total hadiah jutaan rupiah.

Sementara itu, Ketua Panitia, Achmad Faisal, menegaskan bahwa kompetisi ini bukan semata-mata mencari juara, tetapi juga menjadi sarana menjaring atlet-atlet muda potensial yang nantinya akan melanjutkan tradisi prestasi olahraga dayung Kota Tangerang.

"Kompetisi perahu naga kategori pelajar ini sangat penting sebagai ajang pencarian atlet muda bertalenta yang akan melanjutkan prestasi membanggakan yang selama ini ditorehkan atlet binaan Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Kota Tangerang," kata Faisal.

IMG 20260725 WA0004

Ia menambahkan, rangkaian lomba dayung perahu naga dalam Festival Cisadane 2026 masih akan berlanjut pada kategori umum yang digelar pada 25–26 Juli 2026. Puluhan tim dari wilayah Jabodetabek, Jawa Barat, hingga tim dayung asal Papua dipastikan ikut ambil bagian dalam kompetisi tersebut.

"Kami berharap kesuksesan penyelenggaraan tahun ini dapat terus berlanjut. Bahkan, ke depan kami menargetkan tidak hanya mempertandingkan perahu naga, tetapi juga nomor kano dan cabang-cabang dayung lainnya yang selama ini diperlombakan di tingkat nasional," pungkas Achmad Faisal. (Sumarna)

Published in Banten
Go to top