KOTA TANGERANG, lensafokus.id – Petugas pemadam kebakaran bergerak cepat menangani kebakaran yang terjadi di sebuah pabrik di Jalan Pembangunan 1 Nomor 59, Kelurahan Batu Jaya, Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang, Rabu (16/9/2026).
Laporan kebakaran diterima melalui layanan darurat 112 sekitar pukul 12.35 WIB. Petugas BPBD Kota Tangerang langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan dan mencegah api meluas.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang, Mahdiar, mengatakan respons cepat menjadi bagian penting dalam penanganan setiap kejadian kebakaran.
“Begitu laporan kami terima melalui 112, petugas langsung bergerak menuju lokasi. Kami mengerahkan personel dan armada untuk melakukan penanganan serta mencegah api meluas,” ujar Mahdiar.
Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 12.46 WIB atau sekitar 11 menit setelah laporan diterima. Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan pemadaman pada titik kebakaran.
Sebanyak 60 personel dikerahkan untuk menangani kejadian tersebut. Petugas juga didukung 16 armada pemadam kebakaran guna mempercepat proses pemadaman dan penanganan di lapangan.
Kondisi Api Mulai Terkendali
Mahdiar mengatakan, hingga pukul 15.11 WIB, kondisi kebakaran mulai terkendali. Petugas masih melakukan pemadaman secara menyeluruh sekaligus mengantisipasi penyebaran api ke permukiman di sekitar lokasi.
“Saat ini, petugas masih berjibaku di lapangan untuk menaklukkan kobaran api, khususnya mencegah terjadi penyebaran api ke permukiman sekitar. Namun, per 15.11 WIB, kondisinya sudah semakin terkendali. Sedang dilakukan pemadaman yang lebih merata dan selanjutnya masuk ke proses pendinginan,” jelas Mahdiar.
Ia menegaskan, petugas akan terus melakukan penanganan hingga kondisi benar-benar aman dan tidak terdapat potensi api kembali muncul.
Mahdiar juga mengimbau masyarakat agar segera melaporkan apabila menemukan kejadian kebakaran. Menurutnya, laporan yang cepat dan informasi lokasi yang jelas dapat membantu petugas memberikan respons sedini mungkin.
“Kami mengimbau masyarakat untuk segera menghubungi layanan 112 ketika melihat kejadian kebakaran. Informasi yang cepat dan lokasi yang jelas sangat membantu petugas dalam melakukan penanganan,” pungkasnya. (Sumarna)
KOTA TANGERANG, lensafokus.id – Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kecamatan Jatiuwung mulai menjalankan program SIPENTING TEBAR AKSI atau Stimulasi Parenting yang Tepat dan Benar untuk Anak Usia Pondasi. Program tersebut ditargetkan menyasar belasan Taman Kanak-kanak (TK) di wilayah Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang.
Bunda PAUD Kecamatan Jatiuwung, Nurul Fitri, mengatakan program tersebut digelar bersama para praktisi pendidikan sebagai upaya memberikan edukasi kepada orang tua mengenai pola pengasuhan yang tepat dalam mendampingi anak usia dini.
Salah satu materi yang turut diperkenalkan dalam program tersebut adalah Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, yang dikampanyekan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) di berbagai daerah.
“Alhamdulillah, kami bisa memulai terobosan roadshow edukasi parenting ini dari TK ke TK yang ada di Kecamatan Jatiuwung. Kami juga menggandeng praktisi pendidikan untuk mengedukasi langsung para orang tua, di samping mengajak anak-anak menjalani sejumlah kegiatan mulai dari senam bersama, membawa bekal sehat, sampai sejumlah kegiatan motorik untuk melatih kreativitas,” ujar Nurul, Rabu (16/9/2026).
Edukasi Parenting dan Aktivitas Anak
Pelaksanaan perdana program SIPENTING TEBAR AKSI berlangsung di TK Putera Bangsa Magnolia Residence Jatake. Kegiatan tersebut mendapat sambutan antusias dari pihak sekolah maupun puluhan orang tua anak usia dini.
Dalam kegiatan itu, praktisi pendidikan Herlina Yuliasih memberikan edukasi mengenai pola pengasuhan yang tepat bagi anak usia fondasi serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.
Nurul berharap program tersebut dapat menjadi ruang edukasi sekaligus membangun kesadaran bersama mengenai pentingnya pola pengasuhan yang baik dan tepat untuk mendukung tumbuh kembang anak.
“Kami berharap, lewat terobosan ini bisa membangun kesadaran bersama untuk menerapkan pola pengasuhan yang baik dan tepat bagi tumbuh kembang anak-anak usia fondasi, khususnya di Kecamatan Jatiuwung,” tambahnya.
Selain edukasi parenting, Bunda PAUD Kecamatan Jatiuwung juga menghadirkan pelayanan publik dan kesehatan di sekitar lokasi kegiatan. Di antaranya pelayanan pembuatan Kartu Identitas Anak (KIA) serta Cek Kesehatan Gratis (CKG).
Kepala TK Putera Bangsa Magnolia Residence Jatake, Nining Sumiarni, mengapresiasi pelaksanaan program tersebut. Menurutnya, kegiatan memberikan manfaat bagi orang tua sekaligus mendapat respons positif dari peserta.
“Saya melihat terobosan ini mempunyai manfaat yang besar. Bahkan, antusias dari para orang tua juga sangat luar biasa, di luar perkiraan kami. Semuanya menyimak materi yang disampaikan dengan penuh semangat,” pungkas Nining. (Sumarna)
KOTA TANGERANG, lensafokus.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang, Mahdiar, mengatakan kondisi cuaca yang lebih panas dan kering membuat sejumlah material, seperti rumput, semak, hingga tumpukan sampah, menjadi lebih mudah terbakar.
Imbauan tersebut disampaikan seiring meningkatnya kejadian kebakaran di sejumlah titik di Kota Tangerang dalam beberapa waktu terakhir.
Mahdiar meminta masyarakat tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu api, terutama membakar sampah maupun lahan secara sembarangan.
Berdasarkan informasi BMKG melalui Surat PDCI BBMKG Wilayah II Nomor e.B/KL.00.02/020/KBB2/VII/2026, seluruh wilayah Provinsi Banten telah memasuki musim kemarau. Sementara di Kota Tangerang, sejumlah wilayah telah masuk kategori kewaspadaan kekeringan meteorologis.
“Wilayah yang berstatus Waspada Kekeringan Meteorologis meliputi Kecamatan Benda, Cipondoh, Pinang dan Tangerang. Sementara Kecamatan Batuceper berada dalam status Awas Kekeringan Meteorologis,” jelas Mahdiar, Selasa (15/9/2026).
Ia mengingatkan warga untuk tidak membakar sampah ataupun lahan, khususnya ketika kondisi lingkungan sedang kering. Masyarakat juga diminta membersihkan rumput dan semak kering di sekitar rumah agar tidak menjadi material yang mudah terbakar ketika terkena sumber api.
“Selain itu, masyarakat diminta memastikan instalasi listrik dan peralatan rumah tangga seperti kompor dalam kondisi aman. Penggunaan listrik secara berlebihan serta kelalaian dalam penggunaan sumber api perlu dihindari untuk mencegah terjadinya kebakaran di lingkungan permukiman,” katanya.
Mahdiar juga meminta masyarakat segera melaporkan apabila menemukan titik api, kepulan asap, maupun kondisi lain yang berpotensi menimbulkan kebakaran. Pelaporan secara cepat dinilai penting agar petugas dapat segera melakukan penanganan.
Untuk kondisi darurat, masyarakat dapat menghubungi layanan 112 yang bebas pulsa atau Hotline BPBD Kota Tangerang di 021-5582144. (Sumarna)
Kota Tangerang, lensafokus.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (DisindagkopUKM) kembali menghadirkan program strategis bagi para pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) serta Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) sektor pangan, yakni Sosialisasi Izin Edar Batch II.
Program ini menjadi jawaban bagi para pelaku usaha kuliner di Kota Tangerang yang ingin membawa produknya naik kelas dan lebih berdaya saing di pasaran.
Kepala DisindagkopUKM Kota Tangerang Suli Rosadi menerangkan, pemahaman mengenai kepemilikan izin edar sangat penting bagi keberlanjutan bisnis usaha pangan olahan. Izin edar bukan sekadar pemenuhan aturan, melainkan kunci utama untuk menjamin kualitas produk di mata konsumen.
"Kegiatan ini menjadi kesempatan berharga bagi para pelaku usaha untuk mendapatkan pemahaman mendalam mengenai pentingnya izin edar. Dengan legatitas yang jelas, produk IKM/UMKM Kota Tangerang akan semakin siap berkembang, memperluas jangkauan pasar, dan yang paling penting, meningkatkan kepercayaan konsumen," ujar Suli.
Ia menambahkan, Pemkot Tangerang terus berkomitmen mendampingi para pelaku usaha lokal agar mampu bersaing secara sehat di tengah pertumbuhan industri pangan yang makin kompetitif.
"Mengingat kuota peserta terbatas, kami mengimbau pelaku usaha pangan di Kota Tangerang untuk segera mendaftar. Kami juga mengingatkan masyarakat untuk hati-hati terhadap segala bentuk penipuan, karena seluruh proses ini gratis," tegasnya.
Bagi pelaku IKM dan UMKM pangan yang berminat, pendaftaran dilakukan secara online melalui link bit.ly/sosialisasi-izin-edar2026. Jangan sampai terlewat karena kuota terbatas. Informasi selengkapnya bisa dilihat dengan mengikuti akun Instagram resmi @indagkopukm_tangerangkota.
Untuk pelaku usaha pangan yang ingin berpartisipasi, Dinas IndagkopUKM menetapkan beberapa syarat utama, di antaranya:
1. Memiliki KTP berdomisili Kota Tangerang.
2. Memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) Berbasis Risiko.
3. Bergerak di bidang KBLI 10 (Industri Pengolahan Makanan) dan/atau KBLI 11 (Industri Minuman).
4. Peserta yang memenuhi persyaratan akan dihubungi langsung oleh admin penyelenggara.
(Red)
Tangerang, lensatokus.id – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tangerang menyelenggarakan Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 PMI yang dirangkaikan dengan peluncuran inovasi Pelayanan JEK-DON (Ojek Donor) Terintegrasi. Acara tersebut diselenggarakan di Aula Unit Donor Darah (UDD) PMI Kabupaten Tangerang, Selasa (15/09/2026).
Peringatan HUT Ke-81 ini menjadi momentum penting bagi PMI Kabupaten Tangerang untuk terus merefleksikan dan meningkatkan peran aktifnya dalam bidang kemanusiaan. Kehadiran inovasi JEK-DON Terintegrasi pada perayaan tahun ini menegaskan komitmen PMI dalam memberikan pelayanan ketersediaan darah yang semakin optimal kepada masyarakat.
Terobosan inovatif yang diinisiasi oleh PMI Kabupaten Tangerang ini tidak hanya menjadi capaian membanggakan di tingkat daerah, melainkan turut mendapat sorotan positif dan apresiasi tinggi dari jajaran pengurus pusat. Ketua Bidang Pengembangan Unit Donor Darah PMI Pusat, Linda Lukitasari Waseso, yang hadir secara langsung, menyampaikan rasa bangga sekaligus apresiasi mendalam atas langkah progresif yang diwujudkan jajaran pengurus PMI Kabupaten Tangerang.
"Kami dari PMI Pusat sangat mengapresiasi dan menyambut baik peluncuran JEK-DON Terintegrasi ini. Inovasi yang dilahirkan oleh PMI Kabupaten Tangerang membuktikan komitmen kemanusiaan yang sangat kuat dalam mempermudah akses layanan darah. Harapan kami, sistem terintegrasi ini dapat menjadi percontohan atau role model bagi UDD PMI di daerah lain di Indonesia," ungkapnya.
Sementara itu, Bupati Tangerang yang dalam kesempatan ini diwakili oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang sekaligus Ketua PMI Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja, dalam sambutannya memaparkan secara langsung pencapaian serta inovasi kepalangmerahan di wilayahnya. Ia menjelaskan bahwa JEK-DON (Ojek Donor) merupakan layanan pengantaran darah terintegrasi untuk mempercepat penanganan medis.
"Hari ini kita menyelenggarakan acara dalam rangka menyongsong HUT Ke-81 PMI, sekaligus launching pelayanan JEK-DON atau Ojek Donor, yaitu pelayanan pengantaran darah ke rumah sakit atau klinik terdekat dari kantor PMI. Perayaan ini kita selenggarakan dengan sederhana namun penuh khidmat, untuk melihat bagaimana pelayanan donor darah di PMI Kabupaten Tangerang semakin berkembang," jelasnya.
Lebih lanjut, ia memaparkan lompatan pencapaian yang berhasil diwujudkan oleh UDD PMI Kabupaten Tangerang dalam memenuhi kebutuhan kantong darah masyarakat, yang bermula dari digitalisasi sistem sejak delapan tahun silam.
"Bermula dari sekitar 8 tahun yang lalu, kita membangun sebuah aplikasi Sistem Donor Darah Indonesia atau SiDoni. Jika dulu kita baru bisa menghasilkan sekitar 2.000 kantong darah, hari ini alhamdulillah sekitar 7.500 kantong darah setiap bulannya bisa kita hasilkan dan distribusikan ke 95 rumah sakit serta klinik yang tersebar di wilayah Tangerang Raya," paparnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Pemkab Tangerang akan senantiasa memberikan dukungan penuh terhadap berbagai program yang dijalankan. Ia juga menaruh harapan besar agar PMI terus konsisten memegang teguh amanah kemanusiaan dan menjadi garda terdepan dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.
"Atas nama Pemerintah Kabupaten Tangerang, kami mengucapkan Selamat HUT Ke-81 untuk PMI. Harapan kami ke depan, PMI Kabupaten Tangerang tetap penuh amanah mendistribusikan darah bagi yang membutuhkan, mengingat darah belum bisa diproduksi di pabrik dan harus dikelola secara bijak dari tubuh kita sendiri," tutupnya. (Red)
Tigaraksa, lensafokus.id – Sebagai wujud kepedulian sosial terhadap masyarakat, Kapolsek Tigaraksa AKP H. Iwan Wahyudi, S.H. menghadiri kegiatan Serah Terima Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) KPS Tigaraksa Kabupaten Tangerang Tahun 2026, yang dilaksanakan pada hari Senin, 14 September 2026, bertempat di Kp. Bendungan RT 02/02, Desa Cileles, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang.
Dalam kegiatan tersebut, Kapolsek Tigaraksa AKP H. Iwan Wahyudi, S.H. bersama unsur Forkopimcam Tigaraksa, Pemerintah Desa Cileles, KPS Tigaraksa, TNI-Polri serta masyarakat turut menyaksikan proses serah terima bantuan RTLH kepada 35 warga penerima manfaat.
Hadir dalam kegiatan tersebut H. Cucu Abdurrosied, S.H., S.IP., M.Si. selaku Camat Tigaraksa, AKP H. Iwan Wahyudi, S.H. selaku Kapolsek Tigaraksa, Bpk. Amanta selaku Kepala Desa Cileles, Bpk. Mad Yunus selaku Ketua KPS Tigaraksa, Bpk. Iyan selaku Ketua BPD Cileles, serta 35 warga penerima RTLH.
Turut hadir Aipda Bayu selaku Bhabinkamtibmas Desa Cileles dan Sertu Ubay selaku Babinsa Desa Cileles.
Kegiatan serah terima RTLH tersebut merupakan bentuk kepedulian dan perhatian kepada masyarakat yang membutuhkan, khususnya warga yang sebelumnya menempati rumah dengan kondisi tidak layak huni. Dengan adanya program tersebut, diharapkan warga penerima manfaat dapat menempati rumah yang lebih layak, aman, nyaman dan sehat.
Kapolsek Tigaraksa AKP H. Iwan Wahyudi, S.H. menyampaikan bahwa Polri mendukung setiap kegiatan positif yang memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Semoga bantuan RTLH yang diterima oleh 35 warga dapat memberikan manfaat dan meningkatkan kenyamanan serta kesejahteraan masyarakat,” ujar Kapolsek Tigaraksa.
Kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergitas antara TNI-Polri, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, KPS Tigaraksa dan masyarakat dalam membangun kepedulian sosial serta menciptakan lingkungan masyarakat yang aman, nyaman dan sejahtera.
Selama kegiatan berlangsung, Serah Terima RTLH KPS Tigaraksa Kabupaten Tangerang Tahun 2026 berjalan dengan aman, tertib dan lancar. (Red)