TANGERANG, lensafokus.id – Universitas Tangerang Raya (UNTARA) mulai menjajaki pengembangan kajian ilmiah mengenai konsep Bank Air melalui kerja sama dengan Sudirman Indra, penggagas sekaligus penggiat Bank Air.
Kerja sama tersebut diumumkan dan ditandatangani langsung oleh Rektor UNTARA, Prof. Ir. H. Mohammad Mardiyana, M.M., Ph.D., D.B.A., di tengah prosesi Wisuda ke-7 UNTARA.
Penandatanganan perjanjian itu menjadi langkah awal pengembangan dan pendalaman kajian riset serta jurnal Bank Air, guna mendorong konsep pengelolaan air tanah berbasis kearifan lokal agar dapat dikaji secara akademis dan ilmiah.
Sudirman Indra menjelaskan, Bank Air merupakan sistem atau konsep pengelolaan air tanah yang mengedepankan prinsip menyerap, menyimpan, dan mengembalikan cadangan air ke dalam tanah.

Menurutnya, pendekatan tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu alternatif dalam menjaga ketersediaan cadangan air tanah sekaligus mendukung upaya pengelolaan sumber daya air secara berkelanjutan.
Penandatanganan kerja sama tersebut turut disaksikan Ketua Umum Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI), Prof. Ir. H. M. Budi Djatmiko, M.Si., MEI, serta Effendi Nurifansyah selaku Ketua Komite Tetap Pengembangan Infrastruktur Kawasan Perbatasan Kadin Pusat.
Dalam kesempatan yang sama, Sudirman Indra juga menyerahkan buku berjudul Bank Air dan Tol Air di Bawah Sungai kepada Prof. Budi Djatmiko.
Kerja sama antara UNTARA dan penggagas Bank Air ini diharapkan dapat membuka ruang penelitian, pengembangan gagasan, serta penyusunan publikasi ilmiah terkait pengelolaan air tanah. Dengan pendalaman melalui riset perguruan tinggi, konsep Bank Air diharapkan dapat dikaji lebih komprehensif dari sisi ilmiah maupun potensi penerapannya di masyarakat. (Asp)
