TANGERANG, lensafokus.id – Menanggapi berbagai informasi dan pertanyaan yang berkembang di sejumlah media mainstream terkait operasional Tangerang Radio (Radio Gemilang 91 FM), Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kadis kominfo) Kabupaten Tangerang, Diyan Mayang Sari, menyampaikan klarifikasi resmi guna meluruskan isu yang beredar di masyarakat.
Dalam kesempatannya Kadiskominfo Diyan Mayang Sari menegaskan bahwa operasional Tangerang Radio memiliki dasar hukum yang sah dan kuat. Landasan tersebut merujuk pada Peraturan Daerah (Perda) dan Peraturan Bupati (Perbup) yang dapat diakses secara terbuka melalui portal JDIH Kabupaten Tangerang.
"Saat ini, Tangerang Radio telah mengantongi perizinan resmi dari Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), meliputi Izin Stasiun Radio (ISR) serta Izin Penyelenggaraan Penyiaran (IPP). Dengan demikian, seluruh aktivitas siaran dilaksanakan secara sah sesuai ketentuan hukum nasional," ungkapnya saat memberikan keterangan, Sabtu (21/02/2026).
Menurutnya, Secara regulatif, kelembagaan penyiaran di Indonesia telah diatur secara tegas dalam Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran, yang menjadi acuan utama dalam penyelenggaraan operasional radio pemerintah daerah.
Sementara itu Terkait isu penerimaan dana iklan, Kadiskominfo menjelaskan bahwa hingga saat ini Tangerang Radio belum menerima iklan berbayar. Kebijakan tersebut diambil karena proses perubahan Peraturan Bupati yang mengatur tarif layanan iklan masih dalam tahap penyempurnaan.
"Oleh sebab itu, tidak terdapat pungutan maupun penerimaan pendapatan dari iklan, sehingga tidak ada potensi dana yang tidak tercatat. Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen untuk menjaga kepatuhan terhadap regulasi yang sedang dalam proses penetapan," tegas Dyan Mayang sari.
Kendati demikian, pihaknya telah menanggapi catatan audit dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Pemerintah Kabupaten Tangerang telah menunjukkan sikap kooperatif dan bertanggung jawab. Seluruh temuan telah ditindaklanjuti secara menyeluruh dengan melengkapi dokumen serta administrasi yang diperlukan.
Diskominfo juga telah melaksanakan seluruh rekomendasi BPK melalui koordinasi intensif bersama Inspektorat Kabupaten Tangerang guna memastikan tata kelola keuangan dan administrasi berjalan sesuai prinsip akuntabilitas dan standar yang berlaku.
“Kami berkomitmen penuh untuk menjalankan operasional Tangerang Radio dengan prinsip keterbukaan, akuntabilitas, dan kepatuhan terhadap hukum. Seluruh rekomendasi dari lembaga pemeriksa telah kami tindak lanjuti sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas tata kelola dan pelayanan informasi publik bagi masyarakat Kabupaten Tangerang,” Kata Diyan Mayang Sari.
Ia berharap, masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi kebenarannya. (Red)
Kota Tangerang, lensafokus.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang telah memiliki layanan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) khusus untuk rumah tinggal dengan proses cepat maksimal 10 jam.
Layanan ini dirancang untuk memudahkan warga yang ingin memastikan bangunannya legal dan sesuai aturan.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Tangerang Sugihharto Achmad Bagdja menjelaskan, jika bangunan rumah tinggal masyarakat Kota Tangerang belum memiliki izin bisa melakukan permohonan PBG.
“Diimbau, sekarang saatnya untuk segera memanfaatkan permohonan PBG. Layanan ini berlaku khusus untuk rumah tinggal dengan luasan tertentu, sehingga proses pengajuan menjadi lebih praktis dan efisien,” papar Sugihharto, Jumat (20/2/26).
Bagi masyarakat yang masih bingung cara mengajukan permohonan, DPMPTSP Kota Tangerang telah menyediakan konsultasi online atau Sulton di nomor WhatsApp 0852-8000-0191 untuk mendapatkan panduan lengkap.
”Manfaatkan kesempatan ini untuk memastikan hunian Anda aman, legal dan sesuai peraturan. Jangan tunda, urus PBG rumah tinggal Anda sekarang juga dan nikmati layanan cepat dengan konsultasi yang mudah,” jelasnya. (Red)
TANGERANG, lensafokus.id – Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah, melakukan peninjauan langsung terhadap progres renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kelurahan Sukabakti, Kecamatan Curug, Jumat (20/02/26).
Pada kunjungannya tersebut, Wabup Intan mengungkapkan bahwa hunian yang layak itu tidak harus mewah namun harus memenuhi aspek fungsional dan aspek kesehatan yang membuat penghuninya merasa aman dan nyaman serta mendorong kemandirian.
"Hunian yang layak itu harus memenuhi aspek fungsional dan kesehatan. Kalau rumahnya aman dan nyaman, insyaAllah penghuninya juga lebih sehat dan tenang dan mampu mendorong penghuninya untuk meningkatkan standar hidup dan kesejahterannya," ungkap Wabup Intan.
Dia menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk meningkatkan standar hidup dan kesejahteraan masyarakat melalui program pembangunan RTLH, pemberdayaan masyarakat dan peningkatan kualitas layanan pendidikan dan kesehatan. Untuk itu, pihaknya mengucapkan rasa syukur dan terima kasihnya atas dukungan dan kolaborasi seluruh pihak terhadap program-program pemerintah yang menyentuh langsung masyarakat
"Alhamdulillah, hari ini saya bersama Sekcam Curug, Lurah Sukabakti, serta jajaran pejabat terkait meninjau langsung pembangunan RTLH ibu Yana. Semoga pembangunannya segera bisa diselesaikan dan ditempati keluarga Ibu Yana," ujarnya
Wabup Intan juga memberikan motivasi untuk memanfaatkan hunian baru tersebut sebagai sarana meningkatkan ekonomi keluarga dan menawarkan bantuan modal usaha bagi Ibu Yana agar dapat berwirausaha dari rumah.
“Yang penting kalau sudah selesai dibangun harus dijaga. Nanti kalau rumahnya sudah bisa ditempati, bisa disambil ngewarung atau jualan makanan misal gado-gado. Nanti saya yang kasih modal buat tambah-tambah penghasilan sehari-hari, yang penting sekarang rumahnya beres dulu," tambahnya.
Selain meninjau progres renovasi RTLH, Wabup Intan juga melakukan dialog dengan para warga, salah satunya adalah pemanfaatan mobil siaga yang telah diserahkan kepada desa dan kelurahan untuk pelayanan kedaruratan dan kepentingan seluruh masyarakat.
"Fasilitas ini dapat digunakan masyarakat untuk keperluan darurat atau layanan kesehatan. Manfaatkan fasilitas ini dengan sebaik-baiknya dengan berkoordinasi langsung melalui pihak kelurahan atau desa," tandasnya
Wabup Intan secara simbolis juga menyerahkan bantuan tambahan berupa kasur, kipas angin dan perlengkapan rumah tangga lainnya, serta paket sembako.
Penerima manfaat, Ibu Yana mengungkap rasa syukur atas bantuan program renovasi RTLH. Ia mengungkapkan kondisi rumahnya dulu sangat memprihatinkan dan membuat kuatir seluruh anggota keluarganya
"Terima kasih banyak ya Bu atas bantuan renovasi rumahnya. Dulu saya kehujanan, kebocoran, kalau ada angin juga takut. Sekarang alhamdulillah kebantu banget," ucap Ibu Yana haru. (Red)
Tangerang, lensafokus.id – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid membuka kegiatan Semarak Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi sekaligus meresmikan sejumlah fasilitas baru Masjid Agung Al-Amjad, Jumat. (20/2/26)
Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan rasa syukur atas selesainya fasilitas dan sarana penunjang ibadah di Masjid Agung Al-Amjad yang menjadi kebanggaan masyarakat Kabupaten Tangerang.
“Alhamdulillah hari ini kita resmikan berbagai fasilitas pendukung di Masjid Agung Al-Amjad. Sekarang sudah mulai lengkap, ada perpustakaan, ruang bermain anak, ruang laktasi, loker, fasilitas disabilitas, hingga ruang penginapan musafir, payung, Ini semua dalam rangka memberikan kenyamanan bagi jamaah,” ungkap Bupati Maesyal Rasyid
Dia menandaskan bahwa pembangunan dan pengembangan fasilitas tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mengakomodir kebutuhan masyarakat Kabupaten Tangerang yang mayoritas beragama Islam, sekaligus menjaga semangat toleransi antarumat beragama.
“Hubungan emosional antarumat beragama di Kabupaten Tangerang berjalan sangat baik. Umat Islam, Kristen, Hindu, Buddha, Konghucu saling menjaga dan menghormati. Ini bukti Pancasila hidup di sini, bukti keharmonisan dan toleransi yang terus kita jaga bersama,” tandasnya.
Dirinya juga memohon doa para kiai dan ulama agar ke depan, kawasan Masjid Agung Al-Amjad dapat terus dikembangkan, termasuk rencana pembangunan pusat manasik haji, lengkap dengan asrama, museum, serta fasilitas pendukung lainnya.
“Kita mohon doanya, insyaAllah ke depan akan kita bangunkan juga tempat manasik haji berikut asramanya di belakang sini. Kita ingin Masjid Agung Al-Amjad ini menjadi pusat kegiatan keagamaan yang representatif bagi masyarakat Kabupaten Tangerang,” imbuhnya.
Kegiatan Semarak Ramadan 1447 H diharapkan menjadi momentum memperkuat ukhuwah islamiyah, meningkatkan kualitas ibadah, serta mempererat persatuan dan toleransi di Kabupaten Tangerang.
Sementara itu, Ketua Harian DKM Al-Amjad H. Hariri menjelaskan bahwa selama Januari hingga Februari telah dilakukan renovasi dan rehabilitasi sejumlah fasilitas, seperti kamar mandi aula dan ruangaan perempuan, penggantian marmer dan kaligrafi, serta perbaikan interior masjid.
“Alhamdulillah seluruh renovasi ringan sudah selesai sebelum 1 Ramadan sesuai target. Selain itu, kita juga menambah fasilitas baru seperti perpustakaan, ruang laktasi dan ruang ganti popok, 72 loker untuk tas jamaah, fasilitas disabilitas, serta ruang penginapan bagi musafir,” jelasnya.
Ia menambahkan, perpustakaan Masjid Agung Al-Amjad kini telah memiliki 312 buku hasil wakaf jamaah, termasuk Al-Qur’an dan jurnal keislaman. Selain itu, DKM juga menyediakan ruang UMKM dengan tenda membran bagi 20 pelaku usaha serta ruko untuk aktivitas remaja masjid.
“Semua ini kami hadirkan untuk meningkatkan kenyamanan jamaah dan menjadikan Masjid Agung Al-Amjad sebagai pusat ibadah sekaligus pusat literasi dan pemberdayaan umat,” ujarnya. (Red)
Tangerang, lensafokus.id - Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah meluncurkan Sekolah Gender Angkatan I tahun 2026 yang digelar di Ruang Rapat Wareng, Gedung Kantor Bupati Tangerang, Kamis (19/02/26).
Dalam sambutannya, Wabup Intan mengungkapkan bahwa program Sekolah Gender ini dirancang sebagai wadah transformasi pemikiran dan ruang belajar bagi kaum perempuan untuk memperkuat kapasitasnya agar mampu berkontribusi nyata dalam pembangunan di Kabupaten Tangerang.
"Sekolah Gender ini memberikan banyak wawasan untuk kader-kader perempuan dari berbagai organisasi supaya mereka nanti bisa memberikan kontribusi dalam pemikiran dan solusi bagi pembangunan di Kabupaten Tangerang ke depannya," ujar Wabup Intan
Menurut dia, berbeda dengan pelatihan pada umumnya, Sekolah Gender menerapkan sistem evaluasi yang ketat dan berbasis output. Para peserta tidak hanya menerima materi keilmuan, namun juga dituntut bagaimana mengimplementasikannya. Peserta akan dinilai berdasarkan kualitas gagasan dan dampak nyata yang dihasilkan.
"Mereka akan dinilai dari karya tulis dan aksi sosialnya. Kami ingin melihat bagaimana mereka memberikan masukan kepada pemerintah daerah dari sudut pandang (point of view) gender," ungkapnya.
Lanjut dia, Sekolah Gender akan membahas tema yang beragam di setiap angkatannya agar mencakup seluruh aspek permasalahan sosial di Kabupaten Tangerang. Salah satu isu krusial yang diangkat adalah peran perempuan dalam pengelolaan sampah. Dia menyebut bahwa perempuan sebagai komandan rumah tangga memiliki peran sentral dalam manajemen limbah domestik.
"Ibu-ibu adalah pengelola utama sampah di rumah. Saya ingin perempuan maupun organisasi yang menaunginya memiliki solusi dan mekanisme yang konkret penanganan sampah, yang bisa menjadi masukan bagi pengambilan keputusan pemerintah, mulai dari tingkat rumah tangga hingga tingkat kabupaten," imbuhnya
Pemerintah Kabupaten Tangerang berharap melalui Sekolah Gender ini, para lulusannya nanti bisa sinergi dan berkolaborasi dengan pemerintah, terutama dalam melahirkan kebijakan-kebijakan yang inklusif dan solutif bagi masyarakat luas.
"Saya berharap melalui Sekolah Gender ini akan lahir agen-agen perubahan, para public campaigner (aktivis publik) yang mampu menyuarakan keadilan secara santun, berbasis data, dan mampu hadir di tengah masyarakat sebagai bagian dari solusi, mencegah kekerasan, mendampingi yang membutuhkan, serta membangun budaya saling menghormati," harapnya
Dia memberikan pesan dan motivasi kepada seluruh peserta agar mengikuti seluruh tahapan kegiatan dengan sungguh-sungguh agar materi yang diberikan dapat benar-benar memberikan tambahan wawasan dan pengetahuan untuk menguatkan peran dan kapasitas kaum perempuan
"Bangun jejaring, perkuat analisis, dan susun rencana aksi yang nyata sesuai dengan isu lokal. Bawalah pulang semangat bahwa keadilan gender bukan hanya agenda kelompok tertentu, melainkan agenda kemanusiaan dan kualitas pembangunan daerah kita," serunya
Dia juga menandaskan Pemerintah Kabupaten Tangerang akan terus mendorong dan memperkuat kolaborasi lintas sektor. Karena pengarusutamaan gender dan inklusi sosial ini tidak bisa berjalan sendiri-sendiri, harus kita kerjakan bersama, secara konsisten dan berkelanjutan.
"Semoga Sekolah Gender Tahun 2026 menjadi tonggak lahirnya Kabupaten Tangerang yang semakin inklusif, ramah perempuan, serta bebas dari diskriminasi dan kekerasan berbasis gender,"pungkasnya
Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A), Asep Suherman mengatakan salah satu tujuan Sekolah Gender adalah untuk mendorong parsipasi aktif dan kapasitas kaum perempuan dalam pembangunan
"Kita ingin memperkuat kepemimpinan perempuan serta mendorong partisipasi aktif perempuan dalam pembangunan daerah," ungkap Asep
Pihaknya berharap melalui Sekolah Gender tersebut dapat melahirkan para penggerak kampanye kesetaraan gender yang mampu menjadi agen perubahan dan mengedukasi masyarakat dan lingkungan sekitarnya. (Red)
Kota Tangerang, lensafokus.id - Layanan cek kesehatan gratis bagi masyarakat selama Ramadan 1447 H tetap tersedia. Kali ini, Pemkot Tangerang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) akan menghadirkan pemeriksaan di masjid-masjid di sejumlah kecamatan.
Kepala Dinkes Kota Tangerang dr. Dini Anggraeni menjelaskan, kegiatan ini akan dimulai dengan sesi senam ringan, dilakukan sebelum matahari terik atau sore hari menjelang buka puasa, sebagai upaya menjaga kebugaran masyarakat.
”Kegiatan dengan nama program Saba Riung Ramadan ini, warga juga akan mendapatkan edukasi kesehatan singkat untuk meningkatkan pemahaman terkait pola hidup sehat,” jelas dr. Dini, Kamis (19/2/26).
Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, terutama bagi mereka yang membutuhkan pemeriksaan kesehatan rutin namun memiliki keterbatasan akses. Pemkot Tangerang menekankan pentingnya pola hidup sehat dan pemeriksaan kesehatan rutin, terutama di bulan Ramadan.
”Pada pos pemeriksaan kesehatan akan dibuka sederet layanan yang meliputi, pemeriksaan tekanan darah, gula darah sewaktu (GDS), kolesterol hingga asam urat,” papar dr. Dini.
”Selain itu, warga juga dapat melakukan konsultasi dengan dokter dan memperoleh obat-obatan dasar apabila ditemukan indikasi medis saat pemeriksaan,” tambahnya.
Jadwal kegiatan dan lokasi masjid:
Senin, 23 Februari:
• Masjid Riyadhis Sholihin, Jl. Jegu RT 03/03, Cipadu Jaya, Larangan
• Masjid Al-Ikhwan, Gg. Dewi RT. 03/06, Sudimara Selatan, Ciledug
• Masjid Jami Al-Irsyad, Pedurenan, Karang Tengah
• Masjid Jami Baiturrohmah, RW. 2, Keroncong, Jatiuwung
• Masjid Al-Hidayah, Wisma Harapan Alamanda RT. 10/01, Gembor, Periuk
• Masjid Baitul Makmur, Jl. Lesmana Raya RT. 04/07, Cibodas Baru, Cibodas
Selasa, 24 Februari:
• Masjid Istiqomah, Jl. M. Jali RT. 02/03, Kunciran Jaya, Pinang
• Masjid Baitul Amin, Jl. Ketapang Raya RT. 06/03, Ketapang, Cipondoh
• Masjid At-Taqwa, Jl. Subandi No. 43 RT. 02/05, Pabuaran, Karawaci
• Masjid Al-Munawaroh, RT. 02/01, Belendung, Benda
• Masjid Nurul Ikhlas, Selapajang Jaya, Neglasari
• Masjid Jami Darussalam, Jl. Darussalam Utara II No. 173 RT. 03/06, Batusari, Batuceper
Sabtu, 28 Februari:
• Masjid Raya Al-A’zhom, Jl. Satria Sudirman, Sukaasih, Kota Tangerang
(Red)