Reses DPRD PKB Tangerang Menggema, Ustur Ubadi Siap Kawal Aspirasi Warga hingga Terealisasi

Tangerang, lensafokus.id — Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tangerang dari Fraksi PKB Daerah Pemilihan (Dapil) 1, Ustur Ubadi S.Pdi, menggelar kegiatan reses masa sidang ke-3 Tahun 2025–2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Sekretariat Kantor DPC KWRI Desa Pasanggrahan, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang, Banten, pada Selasa malam (28/04/2026).

Dalam suasana penuh keakraban, reses kali ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus dialog terbuka antara legislatif dengan masyarakat serta insan pers. Ustur Ubadi menegaskan bahwa kegiatan tersebut dimanfaatkan untuk menyerap berbagai aspirasi yang nantinya akan dirumuskan menjadi Pokok Pikiran (Pokir) DPRD.

“Kami siap menyerap dan menindaklanjuti aspirasi konstituen serta pengaduan masyarakat. Semua akan dihimpun, disusun menjadi Pokok Pikiran DPRD, dan diteruskan kepada Pemerintah Kabupaten Tangerang,” tegasnya.

Ia menambahkan, sebagai wakil rakyat, dirinya berkomitmen memperjuangkan setiap usulan agar dapat terakomodasi sesuai kebutuhan riil masyarakat di wilayah dapilnya. Menurutnya, reses bukan sekadar agenda formal, melainkan momentum strategis untuk memastikan suara masyarakat benar-benar tersampaikan.

“Kami akan berupaya agar setiap aspirasi yang masuk dapat diperjuangkan dan direalisasikan sesuai skala prioritas serta kemampuan anggaran daerah,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ustur Ubadi menekankan pentingnya reses sebagai sarana komunikasi dua arah antara legislatif dan konstituen. Ia berharap seluruh anggota DPRD dapat memanfaatkan momentum ini secara maksimal, tidak hanya menampung aspirasi, tetapi juga menghadirkan solusi konkret bagi masyarakat.

“Reses adalah kewajiban anggota DPRD. Ini menjadi jembatan komunikasi langsung dengan masyarakat yang harus dilakukan secara rutin dan sungguh-sungguh,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua DPC KWRI Kabupaten Tangerang, Heriyanto, menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan perhatian yang diberikan oleh anggota DPRD. Ia berharap sinergi antara legislatif dan insan pers dapat terus terjalin demi mendukung pembangunan daerah yang transparan dan berpihak pada masyarakat.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Visi Nusantara, Subandi Misbah, turut memberikan pandangan terkait pentingnya kode etik jurnalistik. Ia mengingatkan agar para wartawan dalam menjalankan tugasnya selalu berpegang pada prinsip profesionalitas dan tidak hanya mengedepankan opini semata.

“Jurnalis harus bekerja berdasarkan fakta dan aturan yang berlaku, agar informasi yang disampaikan benar-benar dapat dipercaya dan bermanfaat bagi masyarakat,” ungkapnya. (War)

Rate this item
(0 votes)
Go to top