LEBAK, lensafokus.id – Dugaan aktivitas penambangan batu tanpa izin (bodong) yang disertai dugaan penggunaan bahan peledak di Blok Cidahu, Desa Sukanegara, Kecamatan Gunungkencana, Kabupaten Lebak, mulai mendapat perhatian Pemerintah Kabupaten Lebak. Satpol PP Kabupaten Lebak memastikan akan segera menindaklanjuti informasi tersebut dengan melakukan pengecekan ke lapangan bersama organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.
Kepala Bidang Penegakan Perundang-undangan Daerah (PPUD) Satpol PP Kabupaten Lebak, Nori N. Hidayat, saat dikonfirmasi melalui WhatsApp pada Senin (13/7/2026), mengatakan pihaknya telah menerima informasi tersebut dan akan segera melakukan langkah verifikasi.
"Dalam waktu dekat akan kami tindak lanjuti ke lapangan bersama OPD yang menjadi pemangku kewenangan. Tentunya pelaksanaan kegiatan tersebut harus terlebih dahulu mendapat izin dari pimpinan," ujar Nori.
Sementara itu, secara terpisah, Kepala Seksi Intelijen Satpol PP Kabupaten Lebak, Wahyudi, mengatakan pihaknya juga telah menjadwalkan pengecekan terhadap dugaan aktivitas penambangan batu yang diduga belum mengantongi perizinan resmi, termasuk informasi mengenai dugaan penggunaan bahan peledak.
Menurut Wahyudi, persoalan tersebut tidak lagi sebatas dugaan pelanggaran Peraturan Daerah (Perda), melainkan berpotensi masuk ke ranah hukum apabila terbukti tidak memiliki izin dan menggunakan bahan peledak tanpa kewenangan.
"Persoalan ini sudah bukan sekadar penegakan Perda, karena diduga sudah masuk ke ranah hukum. Informasi yang kami terima, PTSP tidak mengakui pernah menerbitkan izin penambangan batu tersebut. Untuk aspek legalitas pertambangan maupun dugaan penggunaan bahan peledak menjadi kewenangan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) serta aparat kepolisian," tegas Wahyudi di ruang kerjanya.
Sebelumnya, pengelola tambang bernama Yudin mengakui kegiatan penambangan yang dikelolanya belum memiliki izin resmi dan hanya melakukan koordinasi dengan pemerintah desa serta unsur Muspika setempat. Namun, ia membantah adanya penggunaan bahan peledak dalam proses penambangan.
Di sisi lain, keterangan tersebut berbeda dengan pengakuan salah seorang pekerja yang sebelumnya menyebut batu berukuran besar di lokasi tambang dipecahkan menggunakan bahan peledak jenis dinamit.
Perbedaan keterangan tersebut diharapkan dapat segera terjawab melalui pemeriksaan lapangan oleh instansi berwenang. Masyarakat pun meminta aparat penegak hukum dan pemerintah segera melakukan investigasi menyeluruh guna memastikan legalitas aktivitas penambangan serta menindak tegas apabila ditemukan pelanggaran terhadap ketentuan perundang-undangan.Jika dugaan tersebut terbukti, kasus ini berpotensi menyangkut pelanggaran di bidang pertambangan, perizinan, hingga penggunaan bahan peledak yang menjadi kewenangan aparat penegak hukum dan instansi teknis terkait. (C2p)
LEBAK, lensafokus.id – Pengelola penambangan batu rakyat di Blok Cidahu, Desa Sukanegara, Kecamatan Gunungkencana, Kabupaten Lebak, akhirnya angkat bicara terkait dugaan aktivitas penambangan ilegal dan penggunaan bahan peledak yang sebelumnya menjadi sorotan.
Saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon WhatsApp pada Minggu (12/7/2026), pengelola tambang bernama Yudin mengakui bahwa kegiatan penambangan yang dikelolanya belum memiliki perizinan resmi.
"Kalau izin memang tidak ada. Selama ini hanya sebatas koordinasi dengan pihak desa dan Muspika setempat," ujar Yudin.
Namun demikian, Yudin membantah tudingan bahwa aktivitas penambangan dilakukan dengan menggunakan bahan peledak jenis dinamit sebagaimana informasi yang beredar.
Menurutnya, proses pemecahan batu dilakukan secara manual dengan peralatan sederhana, sehingga hasil produksi yang diperoleh juga tidak besar.
"Tidak benar menggunakan bahan peledak. Kami hanya bekerja secara manual. Hasilnya juga hanya cukup untuk makan sehari-hari," katanya.
Pernyataan tersebut berbeda dengan keterangan yang sebelumnya diperoleh awak media dari seorang pekerja di lokasi yang mengaku batu berukuran besar dipecahkan menggunakan bahan peledak. Perbedaan keterangan ini diharapkan dapat menjadi perhatian aparat berwenang untuk melakukan pemeriksaan langsung di lapangan.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari instansi terkait, baik dari Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) maupun aparat kepolisian, mengenai legalitas aktivitas penambangan maupun dugaan penggunaan bahan peledak di lokasi tersebut. (C2p)
LEBAK, lensafokus.id – Ketua Umum Badak Banten Perjuangan, Eli Sahroni, melontarkan kritik keras terhadap kepemimpinan tokoh yang disingkat AS di Provinsi Banten. Dalam keterangan tertulis yang diterima media, Minggu (12/7/2026), Eli menilai kepemimpinan tersebut diwarnai persoalan moral serta temuan pengelolaan keuangan daerah.
Menurut Eli, terdapat dua persoalan yang menjadi sorotannya. Pertama, temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas Laporan Keuangan Pemerintah Provinsi Banten Tahun Anggaran 2025 yang mencatat adanya kelebihan pembayaran pada sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD), di antaranya Dinas Kesehatan sebesar sekitar Rp2,7 miliar dan Dinas PUPR sekitar Rp3,19 miliar.
Kedua, Eli menyinggung adanya dugaan kasus asusila yang mencuat berdasarkan pengakuan seorang perempuan bernama Ida Farida. Dugaan tersebut, menurutnya, harus ditindaklanjuti melalui mekanisme hukum dan etik yang berlaku.
Eli berpendapat, seorang pemimpin harus memiliki integritas, akhlak, dan moral yang baik. Menurutnya, persoalan moral seorang pemimpin dapat memengaruhi kepercayaan masyarakat terhadap pemerintahan.
"Siapa bilang AS berhasil menakhodai Banten? Faktanya masih ada temuan kelebihan pembayaran di sejumlah OPD, termasuk pada program unggulan. Persoalan moral juga tidak bisa dianggap sepele," ujar Eli dalam keterangannya.
Ia juga menilai bahwa praktik korupsi masih menjadi persoalan yang harus diselesaikan secara serius di Provinsi Banten. Namun demikian, Eli menegaskan bahwa dugaan pelanggaran moral oleh seorang pemimpin juga harus mendapatkan perhatian karena menyangkut integritas dan marwah daerah.
Lebih lanjut, Eli mengajak masyarakat untuk mengawal jalannya pemerintahan serta menyampaikan kritik secara terbuka demi menjaga nilai-nilai moral dan etika kepemimpinan.
"Jihad yang paling utama adalah mengatakan kebenaran di hadapan penguasa yang zalim," ujarnya mengutip hadis yang diriwayatkan Abu Dawud dan Tirmidzi.
Sementara itu, Badan Kehormatan Dewan (BKD) DPRD Provinsi Banten melalui Agus Supriyatna telah dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp terkait dugaan tersebut. Namun hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan resmi yang diterima redaksi. (C2p)
TANGERANG, lensafokus.id - Perlombaan Kicau Mania Kapolres Cup Tahun 2026 dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 digelar di lapangan Highland Stadium, Talaga Bestari, Cikupa,, Minggu (12/7/26).
Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja, yang hadir mewakili Bupati Tangerang, menyampaikan apresiasi kepada Polresta Tangerang atas penyelenggaraan kegiatan tersebut. Menurutnya, antusiasme peserta membuktikan bahwa Kicau Mania telah berkembang menjadi wadah yang mempertemukan masyarakat dalam suasana penuh keakraban, kebersamaan, dan sportivitas, sekaligus memperkuat sinergi antara Polri, Pemerintah Kabupaten Tangerang, dan masyarakat.
"Pemerintah Kabupaten Tangerang mengucapkan Selamat Hari Bhayangkara ke-80 kepada seluruh keluarga besar Polri, khususnya jajaran Polresta Tangerang. Kicau Mania telah menjadi ajang silaturahmi yang mampu mempertemukan masyarakat dalam suasana penuh keakraban, kebersamaan, dan sportivitas," ujar Soma.
Ia menuturkan, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat. Menurutnya, keamanan dan ketertiban dapat dibangun melalui kedekatan, komunikasi, serta kebersamaan yang terus dijaga oleh seluruh elemen masyarakat.
Soma menambahkan, pembangunan daerah hanya dapat berjalan optimal apabila didukung semangat sinergi dan kolaborasi.
"Selama ini, sinergi antara Pemerintah Kabupaten Tangerang dan Polresta Tangerang telah menjadi modal penting dalam menjaga situasi daerah tetap aman, tertib, dan kondusif sehingga pembangunan dapat berlangsung dan manfaatnya dirasakan masyarakat," tandasnya.
Ia juga mengapresiasi komunitas pecinta burung yang dinilai mampu menjadi wadah positif dalam menyalurkan hobi secara sehat dan produktif. Di samping itu, kegiatan Kicau Mania turut menggerakkan perekonomian melalui kehadiran pelaku UMKM, pedagang, peternak burung, pengrajin sangkar, hingga berbagai usaha pendukung lainnya.
"Kegiatan Kicau Mania terus membangun persahabatan, memperkuat silaturahmi, menumbuhkan sportivitas, serta ikut menggerakkan roda perekonomian masyarakat. Karena itu, saya mengajak seluruh komunitas untuk terus menjaga kebersamaan, menjunjung tinggi sportivitas, serta turut menjaga kelestarian satwa dan lingkungan," katanya.
Sementara itu, Kapolresta Tangerang Kombes Pol. Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah mengatakan, Kicau Mania Kapolres Cup 2026 menjadi momentum mempererat silaturahmi, memperkuat persaudaraan, sekaligus membangun kebersamaan antara Polri dan masyarakat dalam memperingati Hari Bhayangkara ke-80.
"Kegiatan ini bukan hanya tentang mencari juara, tetapi menjadi momentum mempererat silaturahmi, memperkuat persaudaraan, serta membangun kebersamaan antara Polri dan masyarakat. Komunitas Kicau Mania memiliki peran besar dalam menjaga persatuan dan menjadi mitra Polri dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif," ujar Indra.
Indra juga mengajak seluruh peserta menjunjung tinggi sportivitas, kejujuran, dan saling menghormati selama perlombaan berlangsung. Ia menegaskan bahwa menang atau kalah merupakan hal yang biasa, namun persaudaraan harus tetap menjadi prioritas utama.
Ia turut menyampaikan apresiasi kepada Forkopimda, panitia, sponsor, serta seluruh pihak yang telah mendukung penyelenggaraan kegiatan tersebut.
"Kami harap sinergi yang telah terbangun ini terus terjaga untuk mewujudkan Kabupaten Tangerang yang aman, damai, dan sejahtera, sekaligus menjadikan Kicau Mania Kapolres Cup sebagai ajang yang semakin diminati masyarakat," pungkasnya. (Red)
Tangerang, lensafokus.id - Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah, menghadiri dan memimpin langsung kegiatan senam massal "Tangerang Semakin Gemilang" yang diinisiasi Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kab. Tangerang. Acara tersebut digelar di Kecamatan Pasar Kemis, Minggu (12/07/26).
Dalam sambutannya, Wabup Intan menekankan bahwa olahraga rekreasi seperti senam massal dan olahraga rekreasi lainnya banyak merangsang hormon kebugaran dan kebahagiaan.
"Olahraga itu bisa menambah hormon kesehatan, kebugaran dan kebahagiaan kita. Jadi, untuk menghadapi hari Senin besok, kita sudah fresh dan bahagia. Apalagi kalau pulang ke rumah membawa kulkas, motor listrik, atau SmartTV, pasti makin senang orang di rumah," ujar Wabup Intan dihadapan ribuan peserta senam
Wabup Intan yang juga Ketua Umum KORMI Kab. Tangerang mengatakan bahwa esensi dari KORMI adalah menghadirkan kegembiraan bagi masyarakat melalui berbagai macam jenis olahraga tradisional dan rekreasi yang akan terus digalakan sepanjang tahun, bukan hanya untuk memeriahkan hari-hari besar nasional semata
"Makanya, setiap ada acara KORMI, wajib hadir! Karena di mana ada KORMI, di situ ada kebahagiaan. Olahraga di sini bukan cuma senam saja, tapi macam-macam. Ada tarik tambang, lomba bakiak, sampai lomba balap karung. Jadi, di KORMI keseruannya bukan cuma saat momen 17 Agustusan saja, tetapi setiap hari kita bisa bergembira," tandasnya.
Dia juga menggungkapkan kuatnya sinergi antara KORMI dan Pemerintah Kabupaten Tangerang dan berbagai lembaga lainnya senantiasa berjalan beriringan dalam rangka mewujudkan masyarakat Kabupaten Tangerang yang sehat dan bahagia.
Selain itu, Wabup Intan juga mengajak seluruh peserta senam untuk berbagi kebahagiaan dan peduli terhadap sesama dengan aksi donor darah yang digelar Unit Donor Darah PMI Kabupaten Tangerang.
"Nanti, bagi yang badannya bugar, sehat, dan sudah sarapan, bisa langsung menuju ke Aula Kecamatan Pasar Kemis untuk mendonorkan darah. Setetes darah ini bisa membantu saudara-saudara kita, bukan hanya di Tangerang, tapi di seluruh Indonesia. Jadi, insya Allah kita semua diberikan keberkahan, karena acara senam ini bukan cuma menyehatkan, tetapi juga menjadi wadah untuk saling berbagi," pungkasnya.
Sementara itu, Ketua panitia pelaksana senam bersama, Jubertinus melaporkan bahwa selain untuk menjaga kesehatan jasmani dan rohani, senam massal tersebut juga dirancang sebagai ruang untuk mempererat kebersamaan dan rasa persaudaraan antar elemen masyarakat.
"Selain untuk menjaga dan memelihara kesehatan jasmani dan rohani, kegiatan ini juga dirancang sebagai ruang konkret untuk mempererat kebersamaan dan rasa persaudaraan antarelemen masyarakat di Kabupaten Tangerang," ungkapnya
Senam massal yang dirangkaikan dengan aksi donor darah tersebut semakin semarak dengan hadirnya ratusan hadiah doorprize menarik seperti kulkas, motor listrik, hingga Smart TV. (Red)
KOTA TANGERANG, lensafokus.id – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Tangerang menggelar Musyawarah Kecamatan (Muscam) Partai Golkar Kecamatan Batu Ceper, Minggu (12/7/2026). Dalam forum tersebut, H. Jamiludin resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Pengurus Kecamatan (PK) Partai Golkar Batu Ceper periode 2026–2031.
Muscam yang berlangsung di RM Bambu Oju, Jalan Marsekal Suryadarma No. 82, RT 002/RW 006, Kelurahan Karangsari, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang, dipimpin langsung oleh Ketua DPD Partai Golkar Kota Tangerang, H. Sachrudin.
Kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an dan dihadiri Ketua DPD Partai Golkar Kota Tangerang H. Sachrudin, Ketua Dewan Pertimbangan (Wantim) DPD Partai Golkar Kota Tangerang Dr. P.O. Abas Sunarya, Ketua DPRD Kota Tangerang Rusdi Alam, serta jajaran pengurus DPD Partai Golkar Kota Tangerang.

Dalam sambutannya, H. Sachrudin menegaskan pentingnya memperkuat soliditas organisasi hingga ke tingkat kelurahan, pengurus ranting, dan RW sebagai langkah menghadapi agenda politik yang akan datang.
"Muscam ini bukan sekadar memilih ketua, tetapi menjadi momentum memperkuat mesin Partai Golkar hingga ke akar rumput. Batu Ceper harus menjadi contoh kekompakan organisasi dengan kepengurusan yang solid sampai tingkat ranting dan RW," tegas Sachrudin.
Ia juga berharap kepengurusan baru mampu membangun konsolidasi internal sekaligus meningkatkan kedekatan dengan masyarakat melalui berbagai program yang bermanfaat.
Sementara itu, Ketua PK Partai Golkar Kecamatan Batu Ceper terpilih, H. Jamiludin, mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan seluruh kader. Ia berkomitmen menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab serta merangkul seluruh elemen partai.
"Saya berkomitmen memperkuat organisasi hingga tingkat pengurus ranting dan RW, sekaligus memperluas kerja-kerja kerakyatan agar Partai Golkar semakin dekat dengan masyarakat. Amanah ini akan saya jalankan sebaik-baiknya sesuai komitmen yang telah saya bangun bersama seluruh kader," ujar H. Jamiludin.
Muscam berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh semangat kebersamaan. Seluruh peserta secara bulat menyatakan dukungan kepada H. Jamiludin untuk memimpin PK Partai Golkar Kecamatan Batu Ceper masa bakti 2026–2031, sekaligus memperkuat konsolidasi partai dalam menghadapi agenda politik mendatang. (Sumarna)