Kota Tangerang, lensafokus.id - Wali Kota Tangerang, Sachrudin, secara resmi membuka gelaran Jakcloth Lebaran Fair 2026 Kota Tangerang yang digelar di Mall Metropolis Tangerang, Jumat sore (27/02/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-33 Kota Tangerang sekaligus menghadirkan destinasi belanja fashion lokal unggulan bagi masyarakat di bulan suci Ramadan.
“Berbagai brand lokal Kota Tangerang hadir di sini, memberi ruang bagi pelaku usaha fashion untuk berkembang sekaligus menjadi destinasi warga dalam memenuhi kebutuhan lebaran,” ungkap Sachrudin usai membuka acara tersebut.
Ia menambahkan, sinergi antara fashion dan kuliner yang dihadirkan dalam Jakcloth Lebaran Fair diharapkan mampu memberikan pengalaman berbelanja yang lebih menyenangkan, lengkap, dan tentunya dengan harga yang terjangkau bagi masyarakat.
“Ini bukan sekadar bazar, tetapi ruang kolaborasi dan kebangkitan ekonomi kreatif lokal. Ayo warga Tangerang, ramaikan Jakcloth Lebaran Fair di Mall Metropolis. Kita wisata belanja lokal sambil ngabuburit,” ajaknya.
Berkolaborasi dengan 70 brand lokal Tangerang, Jakcloth Lebaran Fair 2026 Kota Tangerang berlangsung mulai 27 Februari hingga 5 Maret 2026 di Mall Metropolis Tangerang.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Tangerang berharap perputaran ekonomi masyarakat semakin meningkat, UMKM semakin berkembang, serta semangat kebersamaan dalam menyambut HUT Kota Tangerang dan ramadan semakin terasa di tengah masyarakat. (Red)
Tangerang, lensafokus.id - Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah meminta seluruh Kader Motivator Kesehatan Ibu dan Anak (MKIA) untuk terus memperkuat pendekatan promotif dan preventif yang berbasis komunitas dan keluarga dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan dan ketahanan keluarga.
Hal tersebut diungkapkan Wabup Intan, saat membuka acara Optimalisasi Kader Motivator Kesehatan Ibu dan Anak (MKIA) Se-Kabupaten Tangerang Dalam Penguatan Ketahanan dan Keluarga Untuk Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) Tahun 2026, di Warung Sunda Telaga Bestari, Jum'at (27/02/26).
"Saya mohon kepada kader-kader MKIA ini untuk terus memperkuat pendekatan promotif dan preventif yang berbasis komunitas dan keluarga untuk menghadapi tantangan sosial dan demografi yang makin komplek dalam upaya meningkatan derajat kesehatan ibu dan anak serta ketahanan keluarga," pinta Wabup Intan.
Menurut dia, keberadaan Kader Motivator Kesehatan Ibu dan Anak (KMKIA) memiliki peran yang sangat strategis sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan berbasis masyarakat. Untuk itu, seluruh kader MKIA dituntut untuk terus meningkatkan kapasitas kader secara berkelanjutan.
"Kader MKIA tidak hanya berfungsi sebagai penyampai informasi kesehatan, tetapi juga sebagai pendamping keluarga dalam membangun perilaku hidup sehat, melakukan deteksi dini risiko kesehatan ibu dan anak, serta menjadi penghubung antara masyarakat dan fasilitas layanan kesehatan," ungkapnya.
Dia menambahkan Pemerintah Kabupaten Tangerang berkomitmen untuk terus mendukung penguatan kapasitas kader, kolaborasi lintas sektor, serta program-program kesehatan berbasis keluarga. Ia berharap melalui kegiatan tersebut para kader MKIA sebagai agen perubahan semakin responsif, informatif dan humanis dalam memberikan edukasi, serta mendampingi keluarga secara berkelanjutan demi terwujudnya generasi Kabupaten Tangerang yang sehat, kuat, dan berkualitas.
"Melalui kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader MKIA terkait kesehatan ibu dan anak berbasis keluarga serta mampu mendorong keterlibatan keluarga dalam upaya promotif dan preventif kesehatan ibu dan anak," ujarnya.
Pihaknya juga mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh kader MKIA Kab. Tangerang atas semangat, dedikasi dan keiklasan yang telah diberikan dalam mendukung pencapaian indikator kesehatan ibu dan anak serta target pembangunan berkelanjutan.
"Atas nama pemerintah, saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh kader MKIA yang hadir dari berbagai kecamatan. Semangat dan dedikasi Bapak dan Ibu sekalian merupakan kekuatan besar dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat," pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Forum Kesehatan Ibu dan Anak Kab. Tangerang, Atif mengatakan bahwa kegiatan tersebut bertujuan menguatkan komitmen seluruh kader MKIA untuk meningkatkan kinerja dalam rangka menekan angka kematian ibu dan bayi yang dilahirkan.
"Kita hari ini tidak lagi berbicara tentang bagaimana mendampingi ibu hamil resiko tinggi tapi bagaimana kita mengoptimalkan kinerja mengerem angka kematian ibu dan bayi yang baru dilahirkan," ungkapnya. (Red)
Tangerang, lensafikus.id - Bupati Tangerang, Moc. Maesyal Rasyid mengapresiasi aksi nyata gerakan pengentasan kemiskinan berupa rekrutmen driver shopee yang dilakukan oleh Yayasan Kawan Muda 17 yang bekerjasama dengan Disnaker, BPJS Ketenagakerjaan dan Shopee.
Hal tersebut disampaikan Bupati Maesyal Rasyid saar membuka acara 'Langkah Berdaya dan Terlindungi: Gerakan Pengentasan Kemiskinan Melalui Rekrutmen Drivet Shopee' di Gedung Serbaguna (GSG) Kec. Kosambi, Jum'at (27/02/26).
"Alhamdulillah kami atas nama pemerintah daerah mengucapkan terima kasih dan apresiasi pada pihak Shopee, BPJS Ketenagakerjaan, khususnya Yayasan Kawan Muda yang selalu berkiprah kepada masyarakat Kabupaten Tangerang," ujar Bupati Maesyal Rasyid.
Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid mengungkapkan bahwa program tersebut memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan pemerintah daerah dalam menurunkan tingkat penganguran.
"Program ini sangat bagus dan memberikan kontribusi terhadap upaya untuk menurunkan tingkat pengangguran di Kabupaten Tangerang," tandasnya.
Lanjut dia, program pengentasan kemiskinan tersebut bisa dijadikan role model pengisian lowongan kerja untuk program serupa selanjutnya.
"Hari ini, kami hadir di Kecamatan Kosambi bersama dengan Pak Disnaker Camat, Kwan Muda 17, Kepala BPJS Ketenagakerjaan dalam rangka melakukan kerjasama dengan pihak Shopee untuk masyarakat Kabupaten Tangerang agar bisa bekerja dengan shopee untuk menjadi driver shopee," ungkapnya.
Pihaknya juga berharap program tersebut nantinya juga dapat dilakukan di kecamatan lainnya agar lebih banyak masyarakat yang bisa bekerja dan mempunyai penghasilan.
"Pihak shopee sudah membuka peluang lapangan pekerjaan sebanyak-banyaknya. Hari ini, khusus Kecamatan Kosambi untuk 100 orang sampai dengan pukul 15.00 Mereka bekerja dengan pihak Shopee untuk menjadi driver Shopee yang ada di wilayah Kabupaten Tangerang," imbuhnya.
Sementara itu, Ketua Yayasan Kawan Muda 17, Herdiansyah mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk membantu pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan dan menurunkan angka Stunting.
"Ini adalah salah satu langkah Kawan Muda 17 dalam rangka membantu pemerintahan untuk pengentasan kemiskinan dan Kecamatan Kosambi ini lumayan cukup banyak kaitannya dengan lokus Stuntingnya," jelas Herdiansyah.
Pihaknya berharap kegiatan tersebut juga bisa menginspirasi pihak swasta dan pelaku usaha lainnya untuk tidak hanya berfokus mengembangkan usahanya saja, namun juga harus melibatkan masyarakat secara langsung.
"Semua orang bisa dan boleh investasi di sini, mulai dari yang swasta, BUMN dan lain-lain, tapi jangan lupa ada masyarakat kita yang perlu diperhatikan," tandasnya. (Red)
Lebak, lensafokus.id – Yayasan MOHD KHAIRI asal Malaysia menggelar kegiatan buka puasa bersama sekaligus berbagi sembako dan santunan kepada warga Kabupaten Lebak, Kamis (26/02/2026). Kegiatan tersebut berlangsung khidmat di Aula Gedung PGRI Rangkasbitung dan dihadiri sejumlah tokoh penting daerah.
Tampak hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPRD Provinsi Banten, Asep Awaludin selaku penanggung jawab kegiatan, Anggota DPRD Kabupaten Lebak Medi Juanda, Ketua DPD Partai NasDem Provinsi Banten Dedi Jubaedi, serta perwakilan organisasi kemasyarakatan dan tokoh masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Asep Awaludin menyampaikan bahwa momentum bulan suci Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk mempererat tali silaturahmi dan berbagi kepada sesama.
“Di bulan Ramadan ini sewajarnya kita sesama saling berbagi sekaligus untuk mempererat silaturahmi. Kegiatan ini adalah bagian dari ibadah,” ungkap Asep selaku penanggung jawab kegiatan.
Ia juga menambahkan bahwa agenda tersebut menjadi ajang silaturahmi bersama saudara dari Malaysia sekaligus bentuk kepedulian sosial kepada warga Kabupaten Lebak.
“Saya juga mengucapkan terima kasih kepada Dato Mohd Khairi yang sudah menyempatkan hadir di acara ini dan atas sumbangannya kepada warga Lebak. Mudah-mudahan beliau diberikan sehat wal afiat dan dilancarkan rezekinya, Aamiin,” tuturnya.
Penyaluran bantuan sembako dan santunan kepada warga berlangsung tertib dan lancar dengan mengedepankan prinsip kebersamaan dan kepedulian sosial. Warga penerima bantuan menyambut baik kegiatan tersebut serta menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan.
Sementara itu, Ketua Umum Yayasan MOHD KHAIRI, Dato Mohd Khairi, dalam sambutannya mengungkapkan rasa syukur atas kelancaran acara yang digelar.
“Saya bersyukur acara berjalan lancar tanpa hambatan dan semua yang diundang dapat hadir memenuhi undangan. Saya berharap ke depannya acara seperti ini dapat terus dilaksanakan untuk menambah keberkahan dan kemajuan Yayasan MOHD KHAIRI,” ujarnya.
Kegiatan sosial ini diharapkan dapat memperkuat hubungan persaudaraan lintas negara sekaligus menumbuhkan semangat berbagi di tengah masyarakat, khususnya di bulan suci Ramadan. (Cecep)
Tangerang, lensafokus.id - Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah meminta masyarakat untuk terus menjaga keasrian dan keharmonisan Desa Cihuni Kec. Pagedangan
Hal tersebut disampaikan Wabup Intan saat melakukan kegiatan safari Ramadan di Masjid Darul Falah Desa Cihuni Kec. Pagedangan, Kamis (26/02/26)
"Alhamdulillah hari ini safari Ramadan, saya bersilaturahmi supaya lebih akrab dengan masyarakat Desa Cihuni. Saya minta keasrian, keramahan, keharmonisan dan kebersamaan yang ada ini terus dijaga agar memberikan nilai tambah juga bagi seluruh masyarakat Cihuni," pinta Wabup Intan
Ia menambahkan bahwa sebagai salah satu kecamatan yang berbatasan dengan Kabupaten Bogor, Kecamatan Pagedangan diharapkan mampu terus berbenah, baik dalam pembangunan, pelayanan dan pemberdayaan.
"Pagedangan ini juga menjadi daerah perbatasan dengan Kabupaten Bogor. Mudah-mudahan Kecamatan Pagedangan di bawah pimpinan Pak Haji Daniel terus berbenah, lebih sejahtera, lebih bersih dan aman," ujarnya
Selain itu, pihaknya juga menghimbau seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketenangan dan kesucian bulan Ramadan dengan mempebanyak kegiatan-kegiatan keagamaan dan kepedulian sosial.
"Ramadan bukan hanya berpuasa menahan lapar dan haus, di bulan suci ini mari kita rawat ukhuwah islamiah, kita rawat toleransi umat beragama, kita rawat saling menghargai dan menghormati serta kepedulian sosial," imbuhnya
Pada kesempatan tersebut, Wabup Intan juga secara simbolis menyerahkan bantuan pemerintah daerah kepada DKM Masjid Darul Falah untuk membantu pembangunan sarana dan prasarana masjid yang dibutuhkan.
"Mudah-mudahan pas ke sini lagi masjidnya sudah selesai. Saya mohon juga masjid yang sudah bagus, sudah rapi, sudah bersih bisa dimanfaatkan masyarakat untuk hal-hal yang positif seperti TPA anak-anak. Kalau masjidnya rame dimakmurkan oleh masyarakat, InsyaAllah akhlak anak-anak kita lebih baik," pungkasnya
Sementara itu, Wakil Ketua DKM Masjid Darul Falah, Muhamad Afifudin mengucapkan terima kasih kepada Wakil Bupati, Camat Pagedanga dan seluruh jajaran pemerintah yang hadir atas dukungan dan bantuan kepada Masjid Darul Falah yang saat ini tengah dalam pembangunan bangunan tambahan.
"Terima kasih kepada Ibu Wakil Bupati, Pak Camat dan seluruh pihak atas kepedukian dan bantuan kepada kami. Harapan kami, kita sama-sama sejahterakan, memakmurkan masjid. Mudah-mudahan ini menjadi ladang pahala bagi kita semua," ucapnya. (Red)
Tangerang, lensafokus.id - Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid dan Wakil Bupati, Intan Nurul Hikmah meminta Badan Gizi Nasional (BGN) bersama para mitranya lebih responsif dan bergerak cepat manindaklanjuti dan menangani laporan masyarakat terkait komposisi dan kondisi makanan pada program Makan Bergizi Gratis (MBG)
Hal tersebut diungkapkan Bupati dan Wakil Bupati Tangerang saat menghadiri pertemuan evaluasi dan koordinasi Program MBG bersama BGN di Pendopo Bupati Tangerang, Kamis (26/02/26)
"Kami mohon BGN dan seluruh mitra kerjanya termasuk SPPG dan pihak terkait lainnya lebih responsif dan bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait adanya komposisi dan kondisi makanan program MBG," tegas Bupati Maesyal Rasyid
Menurut dia, program Makan Bergizi Gratis adalah salah satu investasi yang besar untuk bangsa, untuk memutus mata rantai persoalan gizi yang masih menjadi tantangan kita bersama. Program MBG bukan sekadar membagikan makanan, tetapi memastikan kualitas generasi penerus bangsa benar-benar terjaga dan terpenuhi kebutuhan gizinya dengan baik.
"Jadi makanan yang diberikan itu harus segar, bersih, bebas dari bakteri dan sebagainya sehingga makanan itu bisa dikonsumsi dengan baik dan pastinya akan memberikan kontribusi terhadap gizi anak-anak kita," tandasnya
Lanjut dia, keberadaan SPPG sebagai garda terdepan sangat menentukan keberhasilan program MBG. Pemerintah daerah berkomitmen penuh untuk membantu memfasilitasi perijinan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) yang menjadi salah satu tanggung jawab SPPG.
"Ada sekitar 170 SPPG telah menjalankan program makan bergizi gratis yang di Kabupaten Tangerang. Terkait dengan proses perizinan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi, Dinas Kesehatan siap bantu rekomendasinya dan nanti dokumennya dikeluarkan oleh DPMPTSP," imbuhnya
Pihaknya juga meminta dibentuk forum atau koordinator SPPG di Kabupaten Tangerang untuk memudahkan komunikasi dan koordinasi terkait permasalah yang terjadi dalam pelaksanaam MBG di Kabupaten Tangerang
"Kami inginnya SPPG di Kabupaten Tangerang ini harus dibentuk koordinatornya. Koordinatornya siapa, penanggung jawabnya siapa, supaya kami bisa komunikasi," ujarnya
Sementara itu, Wabup Intan menyoroti adanya laporan masyarakat yang mengeluhkan tentang makanan atau komposisi gizi dari dapur SPPG. Untuk itu dia meminta agar petugas SPPG benar-benar bisa menjalankan tugasnya dengan baik dan bertangung jawab penuh sebelum makanan diantar dan dibagikan kepada anak-anak.
"Memang di masing-masing dapur SPPG ada ahli gizi yang ditugaskan untuk standby di sana, cuma harus cek lagi apakah makanan kering yang diberikan kepada anak-anak kita, jenis, kondisi dan komposisi gizinya sudah sesuai atau belum. Jangan ada makanan yang berjamur," ungkap Wabup Intan
Pihaknya juga meminta kepada SPPG, selain komposisi gizi, aspek rasa dan keberagaman menu makanan yang diberikan juga harus diperhatikan agar tidak menimbulkan kebosanan.
"Hal-hal seperti ini mungkin yang jadi concern saya. Terus, makan bergizi gratis itu kan harus dibarengi dengan rasa yang enak, paling tidak rasa yang bisa diterima oleh anak-anak," tandasnya
Sekretaris Deputi BGN Bidang Pemantauan dan Pengawasan, Iwan Dwi Susanto mengatakan MBG merupakan program yang sangat baik dan sangat mulia. BGN meminta kepada seluruh mitranya untuk menyiapkan makanan sesuai harga dan juga kandungan gizinya.
"Tidak ada sedikitpun terpikirkan kita di BGN itu memberikan makanan yang kualitasnya jelek. Jadi kami tidak hanya memberi makan, tidak hanya kita memberi mengisi perut anak-anak, tapi juga multiplier effect-nya," jelas Iwan. (Red)