Banten

Banten (6278)

Tangerang, lensafokus.id - Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid membuka Festival Ramadan program CSR Sinar Mas Land di Masjid Raya Baitul Mukhtar BSD, Kamis (05/03/26)

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid sangat mendukung Festival Ramadan tersebut yang merupakan hal yang sangat baik, khususnya dalam rangka syiar Islam dan pembentukan karakter calon generasi penerus pembangunan

"Agenda hari ini semuanya adalah hal-hal positif, yang dijalankan pada anak-anak usia dini, sebagai syiar Islam dan cikal bakal membentuk karakter anak-anak kita dalam hal meningkatkan pemahaman serta kompetensi sebagai pondasi dasar, yaitu pondasi agama," ungkap Bupati Maesyal Rasyid

Ia sangat terkesan dan bangga melihat atusiasme anak-anak yang mengikuti berbagai rangkaian kegiatan Festival Ramadan yang digelar, di antaranya lomba Murottal Alquran, adzan, kesenian-kesenian yang bernuansakan agamis, fesyen show dan kegiatan yang bertema peduli lingkungan serta pemberian santunan kepada anak-anak yatim.

"Saya bangga melihat anak-anak kita sangat antusias dan semangat mengikuti lomba-lomba. Alhamdulillah seluruh kegiatan ini bisa membuat anak-anak lebih ceria mengisi bulan suci Ramadan ini," ujarnya

Pihaknya pun mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh panitia, Sinar Mas Land dan pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan Festival Ramadan tersebut. Kebersamaan dan kolaborasi antara pengembang dan masyarakat membuktikan bahwa masyarakat benar-benar memanfaatkan Masjid Raya Baitul Mukhtar BSD sebagai sarana ibadah, kegiatan sosial, pendidikan dan kegiatan lainnya yang bermanfaat

"Kami atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Tangerang mengucapkan terima kasih atas aktivitas positif yang jalankan di tempat ini untuk kegiatan-kegiatan pengajian dan kegiatan-kegiatan yang bernuansa keagamaan sebagai simbol utama bahwa kita Taqwa taat kepada Allah SWT," pungkasnya

Senior Vice President of Corporate Affairs Sinar Mas Land, Panji Himawan mengatakan bahwa pihaknya senantiasa berkomitmen menjalankan tanggung jawab sosial melalui program kontribusi membangun negeri yang mencakup bidang pendidikan, lingkungan, ekonomi, kesehatan dan olahraga serta sosial budaya.

"Festival Ramadan yang mengambil tema Inspirasi Ramadan Kuatkan Peradaban ini menjadi bukti nyata atas komitmen kami yang selalu konsisten melibatkan sekolah dan Kampung binaan di CSR Sinar Mas Land," ujar Panji

Lanjut dia, Festival Ramadhan tahun 2026 ini bertujuan mendorong penguatan karakter melalui nilai-nilai Ramadan serta implementasi sekolah Berhati atau Berkarakter, Hijau, Sehat dan Inovatif, termasuk pengelolaan sampah berkelanjutan melalui beragam kegiatan dan lomba kreatif bertemakan lingkungan.

"Tahun ini kami menyalurkan bantuan kepada 450 siswa dan 90 guru dari 45 sekolah binaan serta 260 masyarakat dan petugas sosial dari kampung binaan Sinar Mas Land. Semoga bantuan ini dapat menghadirkan kebahagiaan serta menjadi penyemangat bagi para siswa guru dan masyarakat untuk terus berkontribusi positif di lingkungan masing-masing," ungkapnya. (Red)

Tangerang, lensafokus.id - Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah menegaskan pentingnya pentingnya kolaborasi dan sinergi lintas sektoral dalam pengamanan hari raya Idul Fitri 1447 H/ 2026 M

Hal tersebut diungkapkan Wabup Intan saat menghadiri Rapat Koordinasi Lintas Sektoral dalam rangka persiapan pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1447 H/ 2026 Masehi, Operasi Ketupat Maung 2026 di Aula Parama Satwika Polresta Tangerang, Kamis (05/03/26).

"Pengamanan lebaran tidak bisa dikerjakan sendiri-sendiri. Semua unsur terkait harus terkoneksi dan terkoordinir menjadi satu. Artinya kita bekerja dalam satu nafas yang sama, yaitu nafas pelayanan kepada masyarakat. Semua harus saling terhubung dan saling menguatkan,” tandas Wabup Intan

Menurut dia, meningkatnya aktivitas masyarakat menjelang Idul Fitri merupakan tantangan bersama yang harus dijawab dengan totalitas kesiapan semua unsur termasuk masyarakat. Untuk itu, semua pihak harus saling mendukung, responsif, informatif dan humanis melayani masyarakat

“Bagi masyarakat, pemerintah itu satu. Mereka tidak lagi melihat ini kewenangan siapa, itu tugas siapa. Yang mereka inginkan hanya satu hal, hadir atau tidaknya negara ketika mereka membutuhkan rasa aman dan nyaman,” tegasnya.

Ia juga menyoroti kondisi cuaca ekstrem yang saat ini terjadi, seperti hujan lebat, angin kencang, potensi banjir dan longsor di beberapa titik. Jalur rawan bencana, kawasan pesisir, serta lokasi rawan kecelakaan harus menjadi prioritas pengawasan dan mitigasi kerawanannya

“Kita ingin setiap persoalan bisa diselesaikan cepat, tepat, dan terukur. Jangan sampai ada ego sektoral. Jika ada kendala di lapangan, segera koordinasi. Jika ada potensi kerawanan, segera mitigasi bersama,” serunya.

Lanjut dia, Pemerintah Kabupaten Tangerang siap mendukungan penuh terhadap pelaksanaan Operasi Ketupat Maung 2026. Ia juga mengajak seluruh unsur untuk menjalankan tugas dengan tanggung jawab dan semangat kebersamaan.

“InsyaAllah, jika kolaborasi dan sinergi ini kita jaga dengan baik, Kabupaten Tangerang akan tetap aman, tertib, dan kondusif selama perayaan Idul Fitri. Kita ingin masyarakat bisa beribadah dengan khusyuk, mudik dengan aman, dan merayakan Idul Fitri dengan penuh kebahagiaan,” pungkasnya

Sementara itu, Kapolresta Tangerang, Kombes Pol. Andi M Indra Waspada memaparkan Operasi Ketupat Maung 2026, akan dilaksanakan selama 13 hari, mulai 13-25 Maret 2026. Puncak arus mudik diprediksi terjadi pada 13–17 Maret 2026 dan arus balik pada 24–28 Maret 2026. Idul Fitri jatuh pada 20–21 Maret 2026, dengan libur sekolah 16–29 Maret 2026.

Libur panjang hari raya Lebaran menyebabkan mobilitas masyarakat meningkat signifikan, baik di jalur tol, arteri, stasiun, pusat perbelanjaan, tempat ibadah maupun lokasi wisata yang perlu mendapatkan priotas pengamanan

"Sebanyak 6 titik utama pengamanan dan pelayanan disiapkan, yakni Pos Terpadu Citra Raya, Pos Yan Rest Area KM 43 dan KM 45, Pos Pam Pasar Gembong, Pos Pam Batavia Pasar Kemis, serta sejumlah pos pantau di lokasi wisata dan pusat keramaian," jelas Kapolres Andi M Indra Waspada

Lanjut dia, sebanyak 184 personel Polri perhari siap diterjunkan dengan dukungan sarana prasarana lengkap, termasuk ambulans, kendaraan patroli, CCTV, drone, serta layanan hotline 110 untuk respons cepat masyarakat terkait potensi kerawanan kriminalitas seperti: 3C (curanmor, curat, curas), premanisme, penimbunan bahan pokok, peredaran petasan dan miras, hingga potensi konflik sosial.

"Pengamanan difokuskan pada 1.071 masjid, 471 lokasi salat Id, 8 pusat perbelanjaan/pasar, 3 stasiun KAI, 5 terminal/pool bus, 2 rest area utama, serta jalur rawan macet dan kecelakaan," jelasnya

Kegiatan ini dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Tangerang, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Satpol PP, perwakilan KAI, pengelola Jalan Tol Jakarta–Merak, Jasa Raharja, serta instansi terkait lainnya. (Red)

Lebak, lensafokus.id – Dalam suasana penuh kebersamaan di bulan suci Ramadan, Polres Lebak menggelar kegiatan buka puasa bersama di Aula Mapolres Lebak, Kamis (05/03/2026). Acara tersebut dihadiri berbagai unsur pimpinan daerah, tokoh masyarakat, hingga kalangan mahasiswa.

Tampak hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Lebak Hasbi Asyidiki Jayabaya, Kapolres Lebak AKBP Herfio Zaki, S.I.K., M.H, jajaran kapolsek, unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, ulama, umaro, serta perwakilan mahasiswa.

IMG 20260305 WA0046

Kapolres Lebak AKBP Herfio Zaki dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan buka puasa bersama ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi antara kepolisian dengan seluruh elemen masyarakat. Selain itu, dalam kegiatan tersebut juga diberikan santunan kepada anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial di bulan penuh berkah.

“Di bulan Ramadan ini sudah sewajarnya kita saling berbagi sekaligus mempererat silaturahmi. Kegiatan ini juga merupakan bagian dari ibadah yang kita lakukan bersama,” ujar Herfio.

Sementara itu, Bupati Lebak Hasbi Asyidiki Jayabaya mengungkapkan rasa syukur karena dapat menghadiri kegiatan buka puasa bersama yang diselenggarakan oleh Polres Lebak.

“Alhamdulillah hari ini kita semua diberikan kesehatan sehingga dapat menghadiri acara buka bersama di Polres Lebak. Semoga melalui kegiatan ini silaturahmi semakin erat, keimanan dan ketakwaan kita semakin meningkat, serta kita dapat saling membantu sesama,” kata Hasbi.

Ia juga berharap kebersamaan yang terjalin dapat menjaga kondusivitas daerah serta menghindari perpecahan di tengah masyarakat.

“Mudah-mudahan kita tidak terpecah oleh perbedaan. Saya mengapresiasi setinggi-tingginya kepada Kapolres Lebak yang telah menginisiasi kegiatan ini,” pungkasnya.

Kegiatan buka puasa bersama tersebut berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan, ditutup dengan doa bersama serta santunan kepada anak-anak yatim sebagai wujud kepedulian sosial di bulan suci Ramadan. (Cecep)

Tangerang, lensafokus.id — Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menghadiri dan menyerahkan secara simbolis pendistribusian Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) bersama Baznas Kabupaten Tangerang di MIN Pagedangan, Kecamatan Pagedangan, Rabu (4/3/26).

Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan apresiasi atas kinerja Baznas Kabupaten Tangerang yang dipimpin oleh Ketua Baznas H. M. Nawawi dalam mengelola dan mendistribusikan dana umat secara transparan dan tepat sasaran.

“Alhamdulillah, pemasukan dari UPZ Kecamatan Pagedangan sebesar Rp200 juta dan hari ini, tahap pertama dikembalikan sebesar Rp126 juta kepada masyarakat. Nanti akan ada tahap kedua melalui program bedah rumah, santunan, bantuan UMKM, dan lainnya," ungkap Bupati Maesyal Rasyid

Ia menegaskan bahwa dana yang disetorkan melalui UPZ baik zakat, infak maupun sedekah, semuanya dikembalikan lagi kepada masyarakat di masing-masing kecamatan. Pola distribusinya pun sama di seluruh kecamatan di Kabupaten Tangerang.

"Dana, baik zakat, infak mauoun sedekah yang disetorkan melalui UPZ, semuanya dikembalikan lagi kepada masyarakat di masing-masing kecamatan," tandasnya

Ia menambahkan para penerima manfaat terdiri dari fakir miskin, guru ngaji, TPQ, petugas pemulasaraan jenazah, serta mualaf. Ia berharap bantuan yang diberikan tersebut bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya

“Bantuan ini sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Mudah-mudahan penerimaan Baznas ke depan semakin besar sehingga manfaat yang dikembalikan kepada masyarakat juga semakin luas,” tambahnya.

Ia pun terus mendorong peran aktif UPZ-UPZ di tingkat kecamatan, desa, maupun kabupaten untuk terus menyosialisasikan kewajiban zakat fitrah, zakat mal, infak dan sedekah melalui jalur resmi Baznas yang legalitas dan akuntabilitasnya dapat dipertanggungjawabkan.

Sementara itu, Ketua Baznas Kabupaten Tangerang H. M. Nawawi menjelaskan bahwa pendistribusian tahap pertama ini merupakan bagian dari program Gema Ramadan 1447 H/2026 yang menyasar delapan asnaf, dengan fokus bantuan kepada fakir miskin dan sejumlah kategori penerima manfaat lainnya.

“Total tahap pertama sebesar Rp126 juta untuk 252 penerima manfaat, masing-masing Rp500 ribu. Ini adalah wujud komitmen Baznas dalam memastikan dana umat kembali kepada yang berhak secara tepat sasaran,” jelasnya.

Pihaknya berharap dengan adanya kegiatan ini, semakin meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menunaikan zakat melalui Baznas serta memperkuat peran zakat sebagai instrumen pemberdayaan dan kesejahteraan umat di Kabupaten Tangerang, khususnya Kecamatan Pagedangan. (Red)

Tiangerang, lensafokus.id – Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah, secara resmi membuka kegiatan Studi Tiru Santri Kenduri Ramadan Tahun 2026 yang diinisiasi oleh Akbar Initiative di Ruang Rapat Wareng Gedung Kantor Bupati, Rabu (04/03/26).

Dalam sambutannya, Wabup Intan menandaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik seperti jalan, gedung, dan kawasan industri, tetapi juga pada pembangunan kualitas sumber daya manusia. Generasi penerus yang tangguh, berkarakter dan berdaya saing sangat dibutuhkan peran dan kontribusinya

“Pembangunan yang sesungguhnya adalah pembangunan manusianya. Kita membutuhkan generasi muda yang tidak hanya aktif di media sosial, tetapi juga gemar membaca, berpikir kritis, dan berdiskusi serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan,” ujar Wabup Intan.

Ia juga menekankan pentingnya untuk terus memperkuat budaya literasi di kalangan generasi muda, termasuk para santri. Melalui kegiatan Kenduri Ramadan, para santri diharapkan tidak hanya mempelajari ilmu agama seperti hadis, tafsir, dan kitab kuning, tetapi juga didorong untuk mengembangkan kemampuan menulis, berpikir kritis, serta memahami dinamika pembangunan daerah.

"Literasi yang kuat akan melahirkan perspektif yang luas serta keputusan yang lebih bijak dalam kehidupan bermasyarakat dan pembangunan," ungkapnya

Ia berharap program Kenduri Ramadan tersebut semakin memperkuat literasi, pemahaman keagamaan, serta wawasan pembangunan daerah bagi para santri dan generasi muda di Kabupaten Tangerang.

"Terima kasih dan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan Kenduri Ramadan ini. Saya berharap kegiatan ini tidak berhenti di sini, tetapi menjadi awal bagi adik-adik semua untuk terus menuntut ilmu dan memberikan kontribusi nyata bagi Kabupaten Tangerang," pungkasnya.

Penggas program Kenduri Ramadan, Subandi Musbah, menjelaskan bahwa program Kenduri Ramadan tahun ini diikuti puluhan santri dari berbagai kecamatan di Kabupaten Tangerang

“Selama 27 hari para santri mengikuti berbagai kegiatan pembelajaran, mulai dari kajian keislaman, literasi, hingga studi tiru ke sejumlah lembaga. Harapannya kegiatan ini dapat melahirkan generasi muda Kabupaten Tangerang yang berilmu, berakhlak, dan memiliki wawasan luas,” ujar Subandi.

Sementara itu, anggota DPRD Kabupaten Tangerang, Rafiuddin Akbar menjelaskan bahwa Kenduri Ramadan tidak hanya fokus pada pembelajaran keagamaan, tetapi juga membekali para santri dengan berbagai keterampilan literasi dan kreativitas.

“Kami ingin menyiapkan generasi terbaik Kabupaten Tangerang. Karena itu para santri tidak hanya belajar ilmu agama, tetapi juga dilatih menulis, berpikir kritis, hingga memahami bagaimana proses pembangunan daerah,” ungkapnya.

Kegiatan Studi Tiru ini juga bisa menjadi sarana bagi para santri untuk mengenal lebih dekat proses pemerintahan dan pembangunan daerah. Para peserta mendapatkan kesempatan berdiskusi dengan berbagai narasumber dari pemerintah daerah serta mengunjungi beberapa institusi untuk memperluas wawasan mereka mengenai tata kelola pemerintahan dan pembangunan. (Red)

Tangerang, lensafokus.id - Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah membuka Sekolah Gender Angkatan III di Ruang Berlian Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kab. Tangerang, Rabu (04/03/26)

Dalam sambutannya, Wabup Intan menekankan bahwa kekerasan dalam rumah tangga tidak hanya berbentuk fisik, tetapi juga mental dan ekonomi. Untuk itu, ia mendorong kaum perempuan untuk terus belajar meningkatkan kapasitas dan kemampuannya untuk membangun pondasi keluarga yang kuat

"Perempuan perlu memiliki kemampuan mengelola keuangan keluarga, memahami kondisi ekonomi rumah tangga, serta membangun komunikasi yang sehat agar ketahanan keluarga tetap terjaga," ujar Wabup Intan.

Ia juga menyoroti meningkatnya persoalan rumah tangga akibat tekanan ekonomi, gaya hidup, hingga dampak negatif penyalahgunaan teknologi. Pemerintah daerah juga terus mendorong kaum perempuan yang juga merupakan kelompok rentan untuk lebih berani, tidak hanya lantang bersuara tapi bisa menjadi penggerak memulai aksi perubahan mengatasi dan menanggulangi tindaka kekerasan dan diskriminasi terhadap kaum perempuan dan anak, salah satunya melalui program Sekolah Gender

“Kemajuan daerah tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi dari seberapa baik kita melindungi dan memberdayakan perempuan serta anak-anak,” tandasnya.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya pembentukan karakter anak sejak usia dini. Pendidikan karakter, menurutnya, harus dimulai dari keluarga dan terus diperkuat sejak usia 3 hingga 5 tahun, karena masa tersebut merupakan fondasi utama pembentukan sikap dan kepribadian anak.

"Sekolah Gender merupakan ruang pembelajaran dan penguatan kapasitas perempuan yang harus dimanfaatkan secara serius. Kegiatan ini bukan forum politik, melainkan wadah pendidikan dan peningkatan wawasan untuk membangun kesadaran akan pentingnya kesetaraan dan perlindungan perempuan serta anak, ungkapnya

Pihaknya berharap melalui Sekolah Gender ini akan melahirkan dan membentuk perempuan-perempuan tangguh yang berdaya, mampu memperkuat ketahanan keluarga, serta berkontribusi aktif dalam pembangunan daerah yang inklusif dan berkeadilan.

Kepala DP3A Kabupaten Tangerang, Asep Suherman mengatakan bahwa Sekolah Gender ini bukan sekadar ruang pelatihan, tetapi ruang belajar bersama untuk meningkatkan kesadaran, pengetahuan, dan kapasitas masyarakat, khususnya perempuan, agar lebih berani menyuarakan keadilan dan melindungi hak-hak perempuan serta anak.

“Sekolah Gender ini bukan sekadar ruang pelatihan, tetapi ruang belajar bersama untuk meningkatkan kesadaran, pengetahuan, dan kapasitas masyarakat, khususnya perempuan, agar lebih berani menyuarakan keadilan dan melindungi hak-hak perempuan serta anak,” ujarnya.

Lanjut dia, masih tingginya kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak, termasuk kekerasan dalam rumah tangga kerap dipicu persoalan ekonomi, kurangnya komunikasi, hingga penyalahgunaan teknologi. Untuk itu, penguatan literasi sosial dan ketahanan keluarga menjadi langkah strategis dalam menekan angka kekerasan tersebut.

“Melalui Sekolah Gender, kami ingin membangun ekosistem sosial yang lebih adil dan setara, serta melahirkan perempuan-perempuan penggerak yang mampu menjadi agen perubahan di lingkungannya,” tambahnya. (Red)

Page 7 of 628
Go to top