Banten

Banten (6430)

Tangerang, lensafokus.id - Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid bersama Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah menghadiri acara softlauncing Politeknik Ismet Iskandar Indonesia yang berlokasi di Kawasan Central Business Distrik (CBD) Kec. Karang Tengah Kota Tangerang, Sabtu (02/05/26).

Pada kesempatan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid berharap pihak yayasan dan Civitas Akademika Politeknik Ismet Iskandar Indonesia bisa segera membangun kampusnya di Kabupaten Tangerang.

"Kami harap dan mendambakan nanti mudah-mudahan 2, 3 tahun Politeknik ini bisa mengembangkan sayap kampusnya di Kabupaten Tangerang," ujar Bupati Maesyal Rasyid.

Menurut dia ada, Kabupaten Tangerang yang mempunyai penduduk sekitar 3,5 juta jiwa masih memerlukan adanya pengembangan sarana pendidikan, khususnya pendidikan tinggi. Ada 3 hal yang perlu terus diperkuat dalam penyelenggaraan layanan pendidikan di era global saat ini. Hal tersebut di antaranya: agama, pengetahuan dan kontribusinya, baik untuk orang lain maupun bagi kemajuan daerah.

"Dengan agama orang hidup akan lebih terarah, dengan seni orang akan lebih indah, dengan ilmu orang akan lebih mudah meraih kesuksesan dan dengan kesuksesan itu tidak hanya dapat memberikan kontribusi pada orang lain tapi juga kemajuan daerah," ungkapnya.

Pihaknya mengucapkan selamat dan terima kasih kepada Yayasan Ismet Iskandar atas peluncuran operasional Politeknik Ismet Iskandar Indonesia.

"Kami atas nama pemerintah dan masyarakat Kabupaten Tangerang mengucapkan terima kasih dan paresiasi kepada bapak Dr. Haji Ahmed Zaki Iskandar dengan Yayasan Ismet Iskandarnya. Mudah-mudahan Politeknik ini bisa terus berkembang dan melahirkan calon-calon pemimpin masa depan," pungkasnya.

Hal yang sama juga diungkapkan Wabup Intan. Dia berharap Politeknik Ismet Iskandar bisa mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) unggul dan tangguh yang mampu memberikan kontribusinya terhadap kemajuan dan pembangunan daerah.

"Mudah-mudahan Politeknik Ismet Iskandar ini bisa mencetak SDM-SDM unggul yang ke depannya bisa juga jadi calon-calon pemimpin di Kabupaten Tangerang serta bisa berkontribusi di pembangunan Kabupaten Tangerang," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Pembina Yayasan Ahmed Ismet Iskandar, A. Zaki Iskandar mengungkapkan bahwa Politeknik Ismet Iskandar akan diresmikan pada bulan Juni 2026 mendatang dan memulai tahun akaran baru pada bulan Juli 2026.

"Mudah-mudahan, insyaAllah, minta dukungan doa semuanya untuk kita bisa resmikan nanti di bulan Juni dan menerima tahun ajaran baru di Juli 2026," ungkap Zaki.

Dia menambahkan, pihaknya juga akan membangun gedung baru di wilayah Kec. Legok sekitar 2-3 tahun ke depan. Selain itu, pihaknya juga akan mengembangkan sayapnya untuk membangun kampus Politeknik Ismet Iskandar di Tangerang Utara.

"InsyaAllah, 2-3 tahun ke depan, kampus di wilayah Legok bisa diresmikan dan mudah-mudahan ke depan, kita juga punya rencana untuk membangun kampus yang berada di wilayah Tangerang Utara," imbuhnya.

Pihaknya berharap Politeknik Ismet Iskandar tersebut bisa menyelenggarakan layanan pendidikan yang berkualitas dan terjangkau bagi masyarakat.

"Mudah-mudahan dengan program kita ini, anak-anak Tangerang khususnya dan pada umumnya anak-anak Banten dan Indonesia bisa merasakan program pendidikan yang bisa meningkatan kualitas pendidikan dan juga karya mereka melalui Politeknik Ismet Iskandar," ujarnya. (Red)

 

Lebak, lensafokus.id — Aktivitas galian pasir kuarsa di Kampung Sawah, Desa Lebakeusik, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Lebak, menjadi sorotan. Pasalnya, kegiatan tersebut diduga mengabaikan aspek keselamatan dan kesehatan kerja (K3) serta belum memenuhi kewajiban administrasi berupa Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) tahun 2026.

Berdasarkan pantauan di lapangan, para pekerja terlihat tidak dilengkapi alat pelindung diri (APD) seperti helm pengaman, sarung tangan, dan perlengkapan keselamatan lainnya. Kondisi ini dinilai berpotensi membahayakan keselamatan pekerja.

“Saya melihat para pekerja tidak menggunakan alat keselamatan kerja. Ini tentu berisiko tinggi terhadap kecelakaan kerja,” ujar Ewok, warga Kabupaten Lebak, Sabtu (02/05/2026).

IMG 20260502 WA0047

Selain persoalan K3, Ewok juga menyoroti dugaan belum disampaikannya RKAB tahun 2026 oleh para pengelola tambang, sebagaimana diwajibkan oleh Pemerintah Provinsi Banten melalui Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (DESDM).

Ia menjelaskan, berdasarkan ketentuan dalam Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 17 Tahun 2025, setiap pemegang Izin Usaha Pertambangan (IUP) tahap operasi produksi wajib menyusun dan menyampaikan RKAB paling lambat 15 November kepada Gubernur.

“Diduga para pengusaha galian pasir kuarsa di wilayah Banjarsari belum memenuhi kewajiban tersebut,” katanya.

Ewok menambahkan, apabila terbukti belum mengantongi persetujuan RKAB, izin usaha dapat dicabut oleh Gubernur tanpa melalui tahapan sanksi administratif.

“Dari hasil investigasi di lapangan, pengelola hanya menyampaikan secara lisan bahwa RKAB sudah diurus, namun tidak dapat menunjukkan bukti fisik,” ujarnya.

Sementara itu, Rohman selaku pemilik lahan mengungkapkan bahwa kerja sama dengan pengelola tambang menggunakan sistem bagi hasil (royalti) telah berjalan selama tiga bulan. Ia menyebut aktivitas penambangan dilakukan secara manual.

Dalam satu lokasi galian di Kampung Sawah, lanjut Rohman, terdapat tiga pengelola, yakni Lana, Ahda, dan Armin. Namun, saat dikonfirmasi terkait laporan tahunan dan dokumen RKAB, para pengelola juga belum dapat menunjukkan bukti fisik.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai legalitas operasional maupun kepatuhan administrasi tambang tersebut. (Cecep)

Kota Tangerang, lensafokus.id — Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) tingkat kelurahan se-Kecamatan Tangerang resmi dibuka pada Kamis pagi. Kegiatan ini berlangsung meriah di halaman Kantor Kecamatan Tangerang dan dihadiri para dewan juri berpengalaman, para lurah se-Kecamatan Tangerang, ulama, tokoh agama, serta tokoh masyarakat. Kamis (30/4/2026).

Pembukaan STQ dilakukan oleh Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Malkan, S.IP., M.AP., yang mewakili Wali Kota Tangerang. Dalam sambutannya, Malkan menyampaikan apresiasi atas tingginya antusiasme peserta dari seluruh kelurahan di wilayah Kecamatan Tangerang.

Ia menegaskan bahwa STQ bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan juga bagian dari syiar Islam serta sarana pembinaan generasi Qur’ani.

“STQ ini bukan hanya kompetisi, tetapi juga menjadi wadah untuk menanamkan nilai-nilai Al-Qur’an kepada generasi muda. Ini adalah langkah penting dalam membangun karakter anak-anak kita agar mencintai Al-Qur’an sejak dini,” ujar Malkan.

Menurutnya, STQ tingkat kelurahan menjadi fondasi penting dalam menjaring qori dan qoriah terbaik yang nantinya akan mewakili Kecamatan Tangerang ke tingkat kota.

Sementara itu, Camat Tangerang, Yudhi Pradana, dalam laporannya menyampaikan bahwa STQ tahun ini mempertandingkan sejumlah cabang lomba, di antaranya tilawah putra dan putri kategori anak-anak, tilawah remaja, tahfidz 1 juz dan tilawah, serta tartil Al-Qur’an.

“Peserta berasal dari delapan kelurahan se-Kecamatan Tangerang, dengan total sekitar 18 peserta dari masing-masing kelurahan,” jelas Yudhi.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan STQ ini rutin digelar setiap tahun sebagai bagian dari pembinaan keagamaan serta persiapan menuju STQ tingkat Kota Tangerang.

“Kami berharap kegiatan ini dapat berjalan lancar dan melahirkan generasi unggul yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga berakhlakul karimah,” tambahnya.

Dalam pesannya kepada para peserta, Yudhi mengingatkan agar momentum STQ dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas bacaan, hafalan, serta pengamalan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

“Kalian adalah duta-duta Al-Qur’an. Tampilkan yang terbaik dengan niat ibadah. Menang atau kalah itu hal biasa, yang utama adalah keberkahan ilmu dan semangat untuk terus belajar,” pesannya. (Sumarna)

Tangerang, lensafokus.id – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid membuka acara Tasyakuran dan Santunan Anak Yatim dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) Tahun 2026 yang digelar di Masjid Agung Al Amjad, Kamis (30/04/26).

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal menekankan pentingnya terus memperkuat sinergi dan kolaborasi untuk mendorong kemajuan industri, kesejahteraan dan pertumbuhan perekonomian daerah.

"Dengan kolaborasi yang kuat, kita tidak hanya menciptakan stabilitas, tetapi juga membuka peluang yang lebih besar bagi kemajuan daerah, industri dan kesejahteraan pekerjanya," ujar Bupati Maesyal

Ia menegaskan bahwa May Day bukan sekadar momentum penyampaian aspirasi pekerja, tetapi juga refleksi membangun dunia kerja yang lebih adil dan manusiawi.

“Peringatan May Day bukan hanya menjadi momentum untuk menyuarakan aspirasi pekerja, tetapi juga menjadi refleksi bersama,” ujarnya.

Dia menyebut kontribusi buruh sebagai salah satu fondasi utama dalam pertumbuhan ekonomi daerah cukup besar. Karena di balik setiap pertumbuhan ekonomi, ada tenaga, pikiran, dan dedikasi para buruh yang menjadi penggeraknya

Bupati menambahkan bahwa hubungan industrial yang harmonis bukan hanya tentang menghindari konflik, tetapi tentang membangun dialog yang terbuka, saling menghargai, serta mencari solusi bersama atas setiap tantangan yang ada.

"Hubungan industrial yang harmonis ini bukan hanya tentang menghindari konflik namun juga membangun dialog, saling menghargai dan mencari solusi bersama serta menciptakan stabilitas, agar dapat membuka peluang yang lebih besar bagi semua pihak," imbuhnya

Dia juga sangat mengapresiasi para buruh dengan serikat organisasinya atas dukungan dan kolaborasinya dalam merayakan May Day dengan kegiatan tasyakuran dan berbagi kepedulian kepada anak-anak yatim

"Terima kasih dan apresiasi kepada para buruh yang bersama-sama berkolaborasi merayakan May Day dengan kegitan tasyakuran dan berbagai kepedulian sosial yang juga memiliki makna mendalam sebagai pengingat pentingnya nilai kemanusiaan di tengah dinamika dunia kerja," ucapnya

Sebelum menutup acara tersebut, Bupati Maesyal menegaskan komitmen Pemkab Tangerang dalam meningkatkan kualitas tenaga kerja dan perlindungan pekerja.

“Mari kita bangun komunikasi yang lebih baik, perkuat sinergi, dan ciptakan inovasi bersama demi terwujudnya Kabupaten Tangerang yang maju, industri yang kuat, dan pekerja yang sejahtera,” tutupnya. (Red)

Tangerang, lensafokus.id - Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid melakukan kegiatan Jum'at Keliling (Jumling) di Kecamatan Teluknaga, sekaligus melaksanakan salat Jum'at bersama masyarakat di Masjid Baitul Makmur Kampung Besar Kec. Teluknaga, Jum'at (01/05/26).

Pada kesempatan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid menegaskan kembali kegiatan Jumling merupakan sarana untuk mempererat silahturahmi dan menghimpun langsung berbagai saran, usulan dan informasi masyarakat terkait dengan pelayanan, pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.

"Kami hadir di sini bersilahturahmi dengan para tokoh agama dan masyarakat, para kyai dan tentu saja masyarakat dalam suasana yang lebih terbuka tanpa batasan. Selain itu juga mendengarkan aspirasi yang disampaikan untuk kami dapat bahas lebih lanjut nantinya," ujar Bupati Maesyal Rasyid.

Pihaknya berjanji apa yang telah disampaikan masyarakat termasuk juga kritikan akan menjadi bahan pertimbangan untuk memutuskan langkah-langkah perbaikan yang akan diambil nantinya.

"InsyaAllah apa yang disampaikan tadi nanti bisa cepat kita kabulkan, sekiranya perlu waktu dan pembahasan lebih lanjut, kami mohon juga masyarakat bisa bersabar, menunggu giliran," tandasnya.

Dia juga mengapresiasi masyarakat Kampung Besar atas sinergi dan kolaborasi dalam pembangunan, salah satunya memajukan dan memakmurkan Masjid Baitul Makmur. Lahan masjid yang hanya sekitar 500 meter persegi pada tahun 2017, kini telah berkembang menjadi 1.300 meter persegi.

"Ini membuktikan bahwa masyarakat Kampung Besar terus peduli terhadap pembangunan daerah, khususnya di bidang keagamaan, terus memakmurkan Masjid Baitul Makmur yang saat ini juga masih terus berproses agar lebih baik dan nyaman," ungkapnya

Pihaknya berharap setelah selesainya tahap pembagunan, Masjid Baitul Makmur bisa menjadi pusat kegiatan keagamaan, pendidikan, pelestarian dan pengembangan seni budaya serta kegiatan sosial lainnya.

"Masjid Baitul Makmur ini bukan hanya untuk kegiatan-kegiatan keagamaan tetapi pendidikan dan kegiatan-kegiatan sosial yang muaranya kepentingannya untuk kepentingan umum," ujarnya

Mengakhiri sambutannya, dia mengucapkan terima kasih atas sambutan hangat yang diberikan dan partisipasi seluruh elemen masyarakat Kampung Besar dalam pembangunan.

"Kami bersama jajaran mengucapkan banyak terima kasih yang sebesar-besarnya. Mudah-mudahan pertemuan ini bukan yang pertama ataupun yang terakhir. Mari kita kita dukung dan doakan bersama, insyaAllah pembangunan masjid ini bisa selesai sesuai dengan gambar dan waktu yang telah dirancang," pungkasnya. (Red)

TANGERANG, lensafokus.id – Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) secara resmi menutup masa pendaftaran Program Beasiswa Tangerang Gemilang Tahun Anggaran 2026 pada Kamis, (30/04/26). Antusiasme luar biasa terlihat di hari terakhir, di mana area ruangan Bagian Kesra Setda dipadati oleh mahasiswa, dan calon mahasiswa yang melakukan penyerahan berkas fisik sebagai syarat finalisasi.

Hingga jam penutupan, portal resmi mencatatkan lebih dari 4.000 akun telah teregistrasi. Namun, melalui proses seleksi administrasi awal yang ketat, tercatat sebanyak 1.560 pendaftar yang berhasil menyelesaikan tahap submit data dan verifikasi berkas secara lengkap. Para pendaftar hadir dengan identitas map warna sesuai kategori: Merah untuk Calon Mahasiswa Baru, Kuning untuk Mahasiswa On-Going, dan Hijau untuk mahasiswa tingkat akhir atau skripsi.

Selisih angka pendaftar akun dengan jumlah berkas yang masuk menunjukkan bahwa standar kualifikasi program ini sangat selektif. Syarat seperti domisili Kabupaten Tangerang, IPK minimal 3,00, hingga kelengkapan dokumen pendukung ekonomi (DTKS/DTSEN) menjadi acuan utama dalam menjamin bantuan pendidikan ini tepat sasaran bagi putra-putri daerah yang berprestasi dan membutuhkan.

Pihak panitia seleksi menegaskan bahwa seluruh proses verifikasi akan dilakukan secara transparan dan objektif untuk memastikan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Kabupaten Tangerang semakin unggul dan kompetitif di kancah nasional.

Bagi para pendaftar yang telah merampungkan berkas, proses seleksi akan berlanjut pada rangkaian jadwal berikut:

Seleksi Administrasi dan Wawancara: Berlangsung pada tanggal 4 hingga 8 Mei 2026.

Seleksi Akademik: Dilaksanakan dalam periode panjang mulai 12 Mei hingga 24 Juni 2026.

Pengumuman Kelulusan Akhir: Hasil final akan dirilis secara resmi pada 30 Juni 2026.

Pemerintah Kabupaten Tangerang mengimbau seluruh peserta untuk senantiasa memantau kanal informasi resmi dan akun masing-masing di laman beasiswa.tangerangkab.go.id. Peserta diharapkan tetap waspada terhadap segala bentuk informasi hoaks yang mengatasnamakan panitia seleksi.

Dengan berakhirnya pendaftaran ini, Pemerintah Kabupaten Tangerang berharap para penerima beasiswa nantinya dapat menjadi agen perubahan yang siap berkontribusi bagi kemajuan daerah di masa depan. (Red)

Page 2 of 643
Go to top