KOTA TANGERANG, lensafokus.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) mulai merealisasikan program rekonstruksi dan perbaikan sejumlah ruas jalan strategis pada Agustus 2026. Salah satu ruas yang menjadi prioritas utama adalah Jalan Muhammad Toha, mengingat tingkat kerusakannya yang cukup berat serta tingginya aktivitas lalu lintas di kawasan tersebut.
Kepala Dinas PUPR Kota Tangerang, Taufik Syahzaeni, mengatakan seluruh proses pengadaan pekerjaan telah selesai dan saat ini memasuki tahapan penandatanganan kontrak serta persiapan rekayasa lalu lintas sebelum pekerjaan fisik dimulai.
"Alhamdulillah proses pengadaan sudah selesai. Dalam minggu ini kami targetkan penandatanganan kontrak, kemudian dilanjutkan rapat persiapan dan rekayasa lalu lintas. Insya Allah awal Agustus ini pekerjaan fisik sudah mulai dilaksanakan," ujar Taufik, Sabtu (1/8/2026).

Ia menjelaskan, perbaikan Jalan Muhammad Toha akan dilakukan secara bertahap dalam beberapa segmen. Untuk ruas dengan tingkat kerusakan paling berat, pekerjaan ditargetkan selesai dalam waktu sekitar tiga bulan sesuai dengan masa kontrak.
Taufik berharap masyarakat dapat mendukung pelaksanaan proyek tersebut, termasuk mematuhi rekayasa lalu lintas yang akan diterapkan selama proses pembangunan berlangsung agar pekerjaan dapat berjalan lancar.
Selain Jalan Muhammad Toha, Jalan Prabu Kian Santang juga dipastikan masuk dalam daftar prioritas rekonstruksi pada tahun 2026. Ruas jalan tersebut dipilih karena mengalami kerusakan cukup berat dan merupakan jalur strategis yang berperan penting dalam menunjang aktivitas ekonomi masyarakat.
Lebih lanjut, Taufik mengungkapkan bahwa proyek rekonstruksi Jalan Sangego–Gatot Subroto juga segera memasuki tahap pelaksanaan. Proyek tersebut telah menyelesaikan proses lelang dan kini memasuki tahapan administrasi kontrak sebelum pekerjaan fisik dimulai.
Tak hanya itu, Jalan Berhias di Kecamatan Karawaci juga masuk dalam daftar perbaikan tahun ini. Dinas PUPR akan kembali melakukan pengecekan lapangan sebagai bagian dari program peningkatan dan rekonstruksi jalan yang telah direncanakan.
Menurut Taufik, seluruh program perbaikan jalan dilaksanakan secara bertahap dengan mempertimbangkan skala prioritas dan kemampuan anggaran daerah. Pada tahun 2026, Pemkot Tangerang mengalokasikan anggaran sekitar Rp69 miliar untuk menangani sejumlah ruas jalan strategis yang mengalami kerusakan.
"Penentuan prioritas tidak hanya berdasarkan banyaknya aduan masyarakat, tetapi juga hasil survei teknis terhadap kondisi jalan. Aspek keselamatan pengguna jalan menjadi pertimbangan utama, sehingga ruas dengan tingkat kerusakan berat dan mobilitas tinggi kami dahulukan untuk ditangani," tegas Taufik. (Sumar)
