Banten

Banten (6878)

KOTA TANGERANG, lensafokus.id – Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, Pemerintah Kota Tangerang bersama Perumda Tirta Benteng menghadirkan program spesial berupa diskon 81 persen biaya pemasangan sambungan baru air bersih bagi masyarakat.

Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, mengajak masyarakat memanfaatkan momentum peringatan kemerdekaan dengan menikmati berbagai program keringanan yang telah disiapkan Pemerintah Kota Tangerang, termasuk potongan biaya pemasangan sambungan baru air bersih dari Perumda Tirta Benteng.

"Momentum HUT ke-81 RI ini kami manfaatkan untuk menghadirkan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Selain program diskon PBB dan BPHTB, ada juga diskon 81 persen biaya pemasangan sambungan baru air bersih. Silakan dimanfaatkan sebaik-baiknya karena ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam memenuhi kebutuhan masyarakat," ujar Sachrudin.

IMG 20260806 WA0009

Direktur Utama Perumda Tirta Benteng, Doddy Effendy, menjelaskan bahwa biaya pemasangan sambungan baru yang semula sebesar Rp1.250.000 kini cukup dibayar sekitar Rp237.500 setelah memperoleh potongan harga sebesar 81 persen.

"Program ini kami hadirkan sebagai hadiah kemerdekaan bagi masyarakat Kota Tangerang yang belum menjadi pelanggan. Kualitas layanan dan air yang diterima pelanggan tetap sama, memenuhi standar kesehatan, serta proses pemasangan dilakukan paling lambat tujuh hari setelah pembayaran," jelas Doddy.

Menurutnya, program diskon tersebut berlaku sepanjang Agustus 2026 untuk seluruh warga Kota Tangerang. Namun, prioritas pengembangan jaringan perpipaan difokuskan pada Zona 2, yang meliputi Kecamatan Periuk, Jatiuwung, Cibodas, dan Karawaci.

"Kawasan tersebut menjadi fokus pengembangan jaringan perpipaan Perumda Tirta Benteng agar semakin banyak warga memperoleh akses air bersih yang aman, berkualitas, dan berkelanjutan," katanya.

Sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat, Perumda Tirta Benteng juga menyediakan fasilitas pembayaran secara mencicil bagi warga yang mengalami kendala dalam membayar biaya pemasangan, khususnya masyarakat berpenghasilan rendah, setelah mengajukan permohonan kepada Perumda Tirta Benteng.

Untuk mengajukan pemasangan sambungan baru, masyarakat cukup menyiapkan fotokopi KTP, Kartu Keluarga (KK), SPPT PBB, surat keterangan domisili bagi pemilik KTP luar Kota Tangerang, serta satu lembar materai Rp10.000.

Pendaftaran dapat dilakukan dengan mendatangi langsung kantor Perumda Tirta Benteng, melalui aplikasi Si Ganteng, atau menghubungi layanan pelanggan di 0811-6121-095. (Sumarna)

Tangerang, lensafokus.id – Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah meninjau lahan yang direncanakan menjadi lokasi pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) di Desa Pematang dan Desa Pasir Nangka, Kecamatan Tigaraksa, Kamis (06/08/26)

Dalam peninjauan tersebut, Wabup Intan melihat langsung kondisi lahan, bangunan hanggar, serta fasilitas pendukung yang akan digunakan untuk operasional TPS3R. Ia juga berdiskusi dengan jajaran perangkat daerah, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan unsur TNI mengenai kesiapan sarana prasarana agar pembangunan TPS3R dapat segera direalisasikan.

Wabup Intan mengatakan, kunjungannya tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan lahan sekaligus mempercepat pengembangan sistem pengelolaan sampah yang lebih modern dan terintegrasi di Kabupaten Tangerang. Pemerintah Kabupaten Tangerang akan terus mendorong dan memperkuat sistem pengelolaan sampah melalui pemanfaatan teknologi. Saat ini, Kabupaten Tangerang telah memiliki dua unit mesin pengolah sampah Motah yang beroperasi di TPS Cilingok, Kecamatan Pasar Kemis. Ke depan, pemerintah daerah juga mendapat dukungan tambahan dari Kementerian Pertahanan melalui Dandim 0510/Tigaraksa untuk mendukung pengembangan fasilitas pengolahan sampah di wilayah Tigaraksa.

"Kita melihat langsung lokasi rencana TPS3R ini. Alhamdulillah, ada dukungan dari Kementerian Pertahanan melalui Pak Dandim untuk pengembangan mesin Motah di lokasi ini. Harapannya nanti sampah dapat diolah di sini sehingga tidak lagi seluruhnya dibawa dan menumpuk di TPA Jatiwaringin. Mohon doa agar seluruh prosesnya berjalan lancar," ujar Wabup Intan

Dia menambahkan, selain dukungan peralatan, Pemerintah Kabupaten Tangerang juga akan mengalokasikan anggaran pada perubahan APBD untuk memperbaiki hanggar dan melengkapi fasilitas penunjang agar operasional TPS3R dapat berjalan secara optimal.

"Pada perubahan anggaran nanti kita juga siapkan untuk renovasi hanggar. Fasilitasnya akan kita rapikan supaya masyarakat di sekitar sini lebih nyaman dan kegiatan pengolahan sampah bisa berjalan dengan baik," imbuhnya

Wabup Intan juga mengungkapkan bahwa keberhasilan pengelolaan sampah berkelanjutan tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga harus didukung dengan meningkatnya kepedulian masyarakat dan pengembangan inovasi, salah satunya ecoenzym yang kini telah digunakan oleh PT Charoen Pokphand Indonesia sebagai bagian dari pengelolaan lingkungan.

"Ecoenzym dari Kabupaten Tangerang sudah digunakan oleh Charoen Pokphand. Artinya kualitasnya tidak perlu diragukan lagi. Ini menjadi motivasi bagi kita untuk terus mengembangkan inovasi dalam pengelolaan sampah dan limbah organik agar semakin bermanfaat bagi masyarakat maupun dunia usaha," ungkapnya.

Dia berharap pembangunan TPS3R di Desa Pematang dan Desa Pasir Nangka, pengelolaan sampah dapat dilakukan lebih dekat dengan sumbernya, mengurangi beban TPA Jatiwaringin, serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Turut mendampingi Wakil Bupati dalam kegiatan tersebut Dandim 0510/Tigaraksa, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Tangerang, Camat Tigaraksa beserta jajaran, Kepala Desa beserta BPD. (Red)

Tangerang, lensafokus.id - Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah membuka acara Pelatihan Konvensi Hak Anak (KHA) yang diselenggarakan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) di Hotel Yasmine, Kamis (06/08/26)

Dalam sambutannya, Wabup Intan berharap seluruh peserta pelatihan KHA bisa menjadi pelopor implementasi pengembangan minat, bakat dan kreativitas anak melalui permainan tradisional.

"Saya sangat berharap para peserta pelatihan KHA ini bisa jadi pelopor dalam mengimplementasikan permainan tradisional sebagai pusat kreativitas dan pengembangan bakat serta minat anak nantinya," ujar Wabup Intan

Menurut dia, permainan tradisional bukan hanya olahraga prestasi namun banyak mengajarkan tentang sportifitas, kejujuran, kerjasama, disiplin kepemimpinan, gotong royong, toleransi hingga kemampuan memecahkan masalah

"Jadi olahraga tradisional itu bukan cuma berprestasi bertanding tapi banyak filosofinya, mengajarkan karakter, bekerja tim, bukan egois maunya sendiri. Nilai-nilai inilah yang kelak akan menjadi pondasi lahirnya generasi emas Kabupaten Tangerang dan Indonesia karena di sinilah kalian," ungkapnya

Dia juga menegaskan bahwa olahraga tradisional harus terus dilestarikan, salah satunya dengan dengan cara mensosialisasikan ke sekolah-sekolah dan menggelar berbagai permainan tradisional bukan hanya untuk memeriahkan perayaan hari besar nasional tapi juga event-event lainnya. Prestasi Kabupaten Tangerang dalam bidang olahraga tradisional juga sangat membanggakan di tingkat nasional

"Alhamdulillah sejak jadi Ketua KORMI, sekolah-sekolah ini antusiasnya luar biasa, ternyata para pelajar Kabupaten Tangerang sudah banyak mengukir prestasi di tingkat nasional, kita itu juara enggrang sama dagongan di NTB dalam ajang FORNAS," jelasnya.

Wabup Intan juga mengajak semua pihak untuk menguatkan sinergi melestarikan dan menghidupkan kembali olahraga tradisional yang mengandung nilai-nilai luhur bangsa.

"Mari kita jadikan permainan tradisional bukan sekedar kenangan masa lalu melainkan warisan yang terus hidup di tengah kehidupan kita. Jangan biarkan anak-anak kita kehilangan ruang untuk tertawa bersama, belajar menghargai teman, mengenal budaya dan tumbuh menjadi pribadi yang sehat serta berkarakter," pungkasnya

Kepala Dinas DPPPA, Asep Suherman mengatakan bahwa Konvensi Hak Anak merupakan komitmen dunia untuk menjamin terpenuhinya hak-hak setiap anak agar dapat tumbuh berkembang memperoleh perlindungan serta berpartisipasi secara optimal sesuai dengan harkat dan martabat kemanusiaannya.

Pihaknya berharap kegiatan pelatihan tersebut mampu melahirkan generasi pelopor yang memahami hak-haknya, mencintai budaya bangsa melalui permainan tradisional serta aktif berpartisipasi dalam pembangunan serta mampu menjadi agen perubahan positif di lingkungannya masing-masing.

"Saya berharap kepada seluruh peserta mengikuti setiap materi praktek dan simulasi dengan sungguh-sungguh. Jadikan pelatihan ini sebagai bekal untuk mengembangkan berbagai kegiatan kreatif sekolah, lingkungan tempat tinggal, forum anak Kecamatan maupun komunitas masing-masing," ujar Herman

Lanjut dia, kegiatan pelatihan tersebut mengusung tema "Menciptakan Pelopor Permainan Tradisional dan Implementasi Pusat Kreativitas Anak" dan diikuti oleh sekitar 120 peserta, berasal dari pengurus forum anak Kabupaten Tangerang dan forum anak kecamatan.

Permainan tradisional tidak sekedar menjadi hiburan tetapi juga mengajarkan kerjasama sportivitas kepemimpinan kreativitas kemampuan berkomunikasi berkomunikasi serta mempererat interaksi sosial lebih dari itu permainan tradisional merupakan bagian dari warisan budaya bangsa yang harus kita lestarikan agar tidak hilang ditelan perkembangan zaman.

"Tema ini sangat relevan dengan tantangan perkembangan zaman dan meningkatnya penggunaan gadget oleh anak-anak. Permainan tradisional memiliki nilai edukatif yang sangat tinggi, jadi jangan sampai ini permainan tradisional hilang," imbuhnya. (Red)

TANGERANG, lensafokus.id – Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) menggelar peringatan Hari Menyusui Sedunia 2026 tingkat Kabupaten Tangerang di Gedung Serba Guna (GSG) Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang, Kamis (6/8/2026). Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 132 bayi diwisuda sebagai bentuk apresiasi karena berhasil menyelesaikan program ASI Eksklusif selama enam bulan pertama kehidupan.

Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, mengatakan kegiatan wisuda ASI eksklusif merupakan bentuk penghargaan kepada para orang tua, khususnya ibu, yang telah berkomitmen memberikan ASI eksklusif kepada buah hatinya.

"Alhamdulillah, mudah-mudahan bayi-bayi ini tumbuh sehat. Insyaallah mereka akan menjadi generasi penerus dan pemimpin di masa yang akan datang. Kegiatan ini sudah tiga kali kita laksanakan selama tiga tahun berturut-turut dan, insyaallah, tahun depan akan kembali digelar secara rutin," ujar Maesyal Rasyid.

IMG 20260806 WA0004

Ia menjelaskan, dari sekitar 250 bayi yang hadir dalam kegiatan tersebut, sebanyak 132 bayi dinyatakan memenuhi kriteria dan berhak menerima sertifikat penghargaan karena terbukti memperoleh ASI eksklusif sejak usia 0 hingga 6 bulan.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, dr. Hendra Tarmizi, mengatakan wisuda ASI eksklusif telah menjadi agenda rutin Dinas Kesehatan yang diselenggarakan setiap awal Agustus selama tiga tahun terakhir.

Menurutnya, kegiatan tersebut bertujuan memberikan motivasi kepada para orang tua agar terus membiasakan pemberian ASI eksklusif sebagai langkah awal menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas.

"Tujuannya agar para orang tua semakin termotivasi memberikan ASI eksklusif kepada bayinya. Kami juga berharap pemberian ASI tetap dilanjutkan hingga anak berusia dua tahun, sehingga dapat membantu menurunkan angka stunting dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal," ujar dr. Hendra Tarmizi. (Mala)

KOTA TANGERANG, lensafokus.id – Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar di Kantor Kelurahan Manis Jaya, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang, disambut antusias warga, Rabu (5/8/2026). Sejak pagi, masyarakat berbondong-bondong mendatangi lokasi untuk membeli paket sembako dan berbagai kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Tangerang ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia sekaligus upaya pemerintah membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga terjangkau.

Lurah Manis Jaya, Yanto, mengatakan tingginya antusiasme warga menunjukkan program tersebut sangat dibutuhkan masyarakat.

"Alhamdulillah, sejak dibuka tadi pagi warga sudah berbondong-bondong meramaikan Gerakan Pangan Murah ini. Program ini sangat membantu masyarakat karena mereka tidak perlu jauh-jauh mencari sembako dengan harga yang lebih terjangkau," ujar Yanto.

Dalam Gerakan Pangan Murah tersebut, masyarakat dapat membeli berbagai kebutuhan pokok, seperti beras, minyak goreng, gula pasir, telur, cabai, bawang merah, bawang putih, aneka frozen food, serta komoditas pangan lainnya dengan harga di bawah pasaran.

Salah seorang warga Kampung Pabuaran, Kelurahan Manis Jaya, Idah Khodijah, mengaku sengaja datang setelah mendapat informasi dari Ketua RT. Ia menilai selisih harga yang ditawarkan cukup membantu mengurangi pengeluaran rumah tangga.

"Saya bersama ibu-ibu lainnya langsung datang ke sini setelah mendapatkan informasi dari Ketua RT. Tidak percuma datang karena saya bisa membeli cukup banyak kebutuhan pokok. Harganya lebih murah dibandingkan di pasar, kualitasnya juga bagus dan terjamin," katanya.

Pemkot Tangerang juga memastikan Gerakan Pangan Murah akan terus digelar di sejumlah wilayah lainnya selama periode peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Program ini berlangsung mulai 23 Juli hingga 13 Agustus 2026. (Sumarna)

KOTA TANGERANG, lensafokus.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang menyatakan komitmennya untuk mendukung suksesnya pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) VII Banten 2026 dengan membuka peluang peminjaman sejumlah venue olahraga milik Pemkot Tangerang bagi Kota Tangerang Selatan selaku tuan rumah penyelenggara.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Tangerang, Kaonang, mengatakan pihaknya telah melakukan koordinasi bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Tangerang Selatan terkait rencana pemanfaatan sejumlah fasilitas olahraga yang dimiliki Pemkot Tangerang.

"Kami telah membuka pembicaraan lebih lanjut bersama Pemkot Tangerang Selatan dan KONI Kota Tangerang Selatan sebagai tuan rumah untuk membahas kemungkinan kerja sama peminjaman sejumlah venue olahraga selama PORPROV VII Banten 2026 nanti," ujar Kaonang, Rabu (5/8/2026).

Menurutnya, Pemkot Tangerang sangat terbuka terhadap rencana kerja sama tersebut. Pasalnya, Kota Tangerang memiliki sejumlah venue olahraga yang telah memenuhi standar dan kerap digunakan untuk penyelenggaraan berbagai kejuaraan tingkat nasional maupun internasional.

"Sementara ini belum ditentukan venue olahraga apa saja yang akan dipinjam. Setelah pembicaraan kemarin, pihak panitia tuan rumah akan melakukan peninjauan untuk menentukan venue yang paling memungkinkan digunakan dengan mempertimbangkan kualitas infrastruktur, aksesibilitas, serta jaraknya dari Kota Tangerang Selatan," jelasnya.

Kaonang menambahkan, dukungan tersebut merupakan bentuk sinergi antardaerah dalam menyukseskan pesta olahraga terbesar di Provinsi Banten.

Sebagai informasi, PORPROV VII Banten 2026 dijadwalkan berlangsung pada 15 hingga 23 November 2026 dengan mempertandingkan sekitar 60 cabang olahraga yang akan diikuti atlet-atlet terbaik dari seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Banten. (Sumarna)

Page 1 of 688
Go to top