Tangerang, lensafokus.id - Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid mengungkapkan bahwa olahraga bukan hanya tentang kompetisi fisik tetapi menjadi instrumen untuk menunjukkan dan menjaga kehormatan bangsa dan negara.
Hal tersebut diungkapkan Bupati Maesyal Rasyid saat membuka Rapat Kerja (Raker) KONI Kab. Tangerang yang digelar di Hotel Lemo, Sabtu (20/12/25).
“Olahraga bukan sekedar kompetisi fisik, melainkan instrumen untuk menjaga harga diri bangsa dan daerah. Seperti contoh keberhasilan 6 atlet lokal di ajang SEA Games Thailand 2025 yang meraih medali baik itu emas, perak maupun perunggu yang jadi bukti nyata olahraga bukan hanya prestasi namun jadi kebanggaan daerah di tingkat nasional maupun internasional,” ungkap Bupati Maesyal Rasyid.
Menurut dia, pelatihan yang berkelanjutan serta pencarian bibit-bibit unggul merupakan investasi jangka panjang. Untuk itu, melalui Raker tersebut, dia berharap bukan hanya untuk evaluasi terhadap program yang sudah dijalankan tetapi juga menghasilkan berbagai rumusan untuk perbaikan dan peningkatan olahraga ke depan.
“Investasi pada sektor ini memiliki dampak yang luas, mulai dari peningkatan kesehatan masyarakat hingga peningkatan karir bagi generasi muda. Melalui Raker ini juga saya harap akan banyak rumusan yang bisa memperbaiki dan meningkatkan olahraga ke depan,” ujarnya.
Dia pun berpesan agar seluruh pengurus dan insan olahraga di Kabupaten Tangerang terus memperkuat sinergi dan komitmen mengedepankan nilai-nilai sportivitas dalam setiap proses pelatihan dan kompetisi.
Wakil Ketua KONI Kabupaten Tangerang, Hadisa Mansyur melaporkan Raker KONI Kab. Tangerang tahun 2025 tersebut dihadiri oleh 60 cabang olahraga dengan jumlah 120 peserta, 29 Koordinator Olahraga Kecamatan (KOK) dan 59 pengurus KONI Kabupaten Tangerang.
“Rapat kerja KONI Kabupaten Tangerang tahun 2025 merupakan instrumen untuk menyusun grand design kerja olahraga selama 1 tahun yang akan dilaksanakan pada tahun 2026 yang disusun berdasarkan kebutuhan dari setiap cabang olahraga dan dikhususkan pada pelatihan atlet-atlet percetakan melalui program atlet Tangerang Semakin Gemilang,” jelas Hadisa.
Dia berharap dengan dukungan dan sinergi dari pemerintah daerah, pengurus cabang olahraga, KOK dan masyarakat, semua program kerja yang ditetapkan nanti dapat dilaksanakan dengan penuh semangat dan tanggung jawab, khususnya menghadapi Pekan Olahraga ke-7 Provinsi Banten tahun 2026 yang sudah di depan mata.
“Kami mengajak seluruh pengurus KONI, pengurus cabang olahraga dan Koordinator Olahraga Kecamatan untuk bersinergi dan berkolaborasi dalam mewujudkan target juara umum Pekan Olahraga Provinsi Banten tahun 2026 yang akan diselenggarakan di Tangerang Selatan,” tutupnya. (Red)
Tangerang, lensafokus.id - Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tipar Raya yang berlokasi di Kecamatan Jambe, Sabtu (20/12/25).
Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan bahwa keberadaan SPPG merupakan bagian dari pelaksanaan program pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Republik Indonesia, khususnya program Makan Bergizi Gratis yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi anak-anak Indonesia.
“Program SPPG ini sejalan dengan program Bapak Presiden, yaitu Makan Bergizi Gratis. Manfaatnya sangat besar, mulai dari memastikan asupan gizi anak-anak kita dari PAUD, SD, SMP hingga SMA terkontrol dengan baik, hingga meringankan beban masyarakat,” ujar Bupati Maesyal Rasyid
Ia menegaskan bahwa menu makanan yang disajikan harus benar-benar terukur dan diawasi oleh Puskesmas, sehingga kualitas gizi dan kebersihannya tetap terjaga. Dengan asupan gizi yang baik, diharapkan anak-anak dapat tumbuh sehat secara fisik maupun mental.
“Menunya harus sesuai dengan standar yang telah ditetapkan dan diawasi Puskesmas. Dengan makan bergizi, insyaAllah anak-anak kita akan tumbuh sehat, cerdas, dan siap menjadi generasi penerus bangsa. Inilah tujuan utama kita, mencerdaskan kehidupan bangsa dan menyiapkan SDM unggul menuju Indonesia Maju dan Indonesia Emas,” tegasnya.
Pihaknya juga menekankan bahwa berbagai program nasional seperti Makan Bergizi Gratis, Sekolah Rakyat, Ketahanan Pangan, hingga Koperasi Desa Merah Putih diarahkan sepenuhnya untuk kepentingan rakyat dan mendorong pertumbuhan ekonomi di tingkat desa. Untuk itu, Pemkab Tangerang terus mendorong dan menguatkan dukungan pengembangan SPPG agar dapat menjangkau lebih banyak sekolah dan peserta didik.
“SPPG ini akan terus kita tambah. Memang belum seluruhnya terakomodir, namun secara bertahap akan terus dikembangkan agar semakin banyak anak-anak kita yang merasakan manfaatnya,” ujarnya.
Pihaknya pun mengingatkan pentingnya standar kebersihan dan keamanan pangan dalam operasional SPPG, baik dari sisi para pegawainya dan kelayakan sarana prasaranya maupun keamanan distribusinya ke sekolah-sekolah
“Petugasnya harus benar-benar steril, kebersihan dapur dan menu harus diawasi oleh ahlinya, agar pelaksanaan program ini berjalan sesuai rencana dan aman bagi anak-anak,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Yayasan Insan Peduli Persada H. Wisnu Yuda Mukti menyampaikan bahwa kehadiran SPPG memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat, khususnya pelaku usaha kecil di daerah. Menurut dia, hingga saat ini, program tersebut telah menjangkau puluhan ribu penerima manfaat dan melibatkan banyak pelaku usaha lokal.
“SPPG Tipar Raya ini merupakan unit ketujuh yang kami kelola. Kami berharap ke depan dapat terus berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk mendirikan dapur-dapur SPPG lainnya agar manfaatnya semakin luas,” ujarnya.
Dengan diresmikannya SPPG Tipar Raya Jambe, diharapkan program pemenuhan gizi di Kabupaten Tangerang semakin optimal dan berkontribusi nyata dalam mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing. (Red)
TANGERANG, lensafokus.id – Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah mendorong agar Paguyuban Kang Nong Kabupaten Tangerang bisa menjadi wadah strategis bagi anak muda untuk mengekspresikan minat dan bakat sekaligus berperan sebagai duta pariwisata daerah.
“Kang Nong ini menjadi wadahnya anak muda Kabupaten Tangerang, tempat berekspresi mengeluarkan bakat-bakat terpendamnya, selain juga akan menjadi Duta Pariwisata Kabupaten Tangerang,” ujar Wabup Intan dalam Paguyuban Kang Nong di Hotel Atria Gading Serpong, Jumat (19/12/25).
Ia menambahkan, Pemerintah Daerah melalui Dinas Pariwisata akan memberikan pembinaan dan pelatihan kepada para Kang Nong terpilih agar siap berkiprah di tingkat lebih luas.
“Nanti mungkin Dinas Pariwisata akan mendidik, memberikan pelatihan kepada adik-adik kita yang kemarin baru terpilih Kang Nong 2025 supaya nanti siap dikirim ke Banten, malah mungkin dikirim sampai ajang-ajang nasional,” imbuhnya.
Lanjut dia, Paguyuban Kang Nong Kabupaten Tangerang selama ini dikenal aktif sebagai duta pembangunan dan pemuda berprestasi yang berkontribusi dalam promosi budaya, pariwisata, serta kegiatan sosial di daerah. Selain penguatan organisasi, Wabup juga menekankan pentingnya peran personal dalam meningkatkan akhlak generasi muda di tengah masyarakat.
“Apa pun yang terjadi, kalian harus jadi anak muda yang bisa punya akhlak yang baik di masyarakat, dan mudah-mudahan menjadi orang-orang yang berguna bagi keluarga, bangsa, dan negara,” tegasnya.
Ia juga menyampaikan gagasan terhadap pengembangan Gedung Graha Pemuda sebagai pusat kreativitas anak muda Kabupaten Tangerang.
“Saya berharap Gedung Graha Pemuda nantinya bisa menjadi pusat Creative Hub Kabupaten Tangerang, ada auditorium, sekretariat Kang Nong, tempat UMKM, hingga ruang seni agar anak muda bisa berkegiatan dan berkreasi di sana,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Paguyuban Kang Nong Kabupaten Tangerang, Didi Hamidi, menjelaskan bahwa Paguyuban Kang Nong merupakan organisasi yang menghimpun putra-putri terbaik daerah sebagai duta pembangunan, budaya, dan sosial di Kabupaten Tangerang.
“Paguyuban Kang Nong berfokus pada pengembangan potensi pemuda sekaligus pelestarian nilai-nilai lokal agar generasi muda tetap berkontribusi positif bagi daerahnya,” jelas Didi.
Selain itu, dia juga menyampaikan bahwa pihaknya akan tetap memanfaatkan Graha Pemuda Kabupaten sebagai sekretariat tetap paguyuban dan penyediaan fasilitas organisasi lainnya.
“Saat ini kami sedang memproses serah terima gedung sekretariat tetap di Graha Pemuda yang akan menjadi pusat informasi, ruang istirahat anggota, serta tempat penyimpanan inventaris Kang Nong agar lebih terorganisir,” pungkasnya. (Red)
Tangerang, lensafokus.id — Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang memberangkatkan sebanyak 59 personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan tenaga medis untuk membantu penanganan bencana banjir bandang dan longsor di wilayah Sumatra Barat dan Aceh. Pelepasan bantuan kemanusiaan tersebut dilakukan pada Kamis, 11 Desember 2025, pukul 14.45 WIB.
Wali Kota Tangerang, Sachrudin, menyampaikan bahwa pengiriman personel tersebut merupakan bentuk kepedulian dan komitmen Pemkot Tangerang dalam membantu warga yang terdampak bencana di sejumlah daerah di Sumatra. Arahan pengiriman personel disampaikan Sachrudin saat memimpin apel siaga bencana Kota Tangerang di Lapangan Parkir Situ Cipondoh, Rabu (10/12/2025).
“Saya menginstruksikan jajaran agar segera mengirimkan personel BPBD dan tim medis ke wilayah Sumatra Barat dan Aceh untuk membantu saudara-saudara kita yang tertimpa musibah banjir bandang dan longsor,” ujar Sachrudin.

Ia menjelaskan, seluruh personel yang diberangkatkan merupakan tenaga terlatih dan memiliki kemampuan sesuai dengan kebutuhan di lapangan. Nantinya, seluruh tim akan terkoordinasi dalam satu sistem kerja terpadu agar penanganan pascabencana dapat dilakukan secara optimal.
“Personel yang dikirim memiliki kompetensi dan pengalaman yang dapat diandalkan. Mereka akan bekerja secara terkoordinasi agar proses pemulihan pascabencana berjalan efektif,” jelasnya.
Sachrudin menegaskan, langkah tersebut merupakan wujud nyata solidaritas Pemerintah Kota Tangerang terhadap masyarakat yang terdampak bencana alam.
“Ini adalah bentuk komitmen kami membantu saudara-saudara kita di Aceh dan Sumatra. Semoga bantuan yang kita berikan, berapa pun nilainya, dapat meringankan beban mereka yang sedang tertimpa musibah,” katanya.
Pada kesempatan yang sama, Wali Kota Tangerang juga menetapkan Status Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi di wilayah Kota Tangerang. Penetapan status tersebut merujuk pada peringatan dini Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang memproyeksikan curah hujan akhir 2025 hingga awal 2026 berada di atas normal akibat anomali iklim global.
“Sepanjang tahun ini, tren kejadian banjir, genangan air, dan angin kencang meningkat secara signifikan. Status siaga darurat ini berlaku mulai Desember 2025 hingga Maret 2026. Ini bukan formalitas, melainkan ajakan untuk meningkatkan kesiapsiagaan bersama,” tegas Sachrudin.
Selain pengiriman personel, Pemkot Tangerang juga telah menggalang dana kemanusiaan. Hingga saat ini, dana yang berhasil dihimpun mencapai Rp477 juta, yang dikelola oleh Dinas Sosial dan akan disalurkan melalui lembaga resmi sesuai kebutuhan masyarakat terdampak di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
Sementara itu, Ketua Baznas Kota Tangerang, Aslie Elhusyairy, menambahkan bahwa pihaknya turut mengirimkan lima orang anggota Baznas ke Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat untuk membantu penanganan pascabencana. Selain itu, satu orang anggota telah lebih dahulu diberangkatkan guna memetakan kondisi wilayah serta mendata kebutuhan warga terdampak.
“Kami juga membuka layanan jasa titipan (jastip) pengiriman bantuan gratis bagi masyarakat terdampak bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat,” ujar Aslie.
Baznas Kota Tangerang juga terus menghimpun bantuan dari masyarakat yang dapat disalurkan secara resmi melalui TangerangSedekah.id/danabencana, atau melalui transfer rekening BSI 588.855.8870 dan BCA 002.360.2323 atas nama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas). Hingga 9 Desember 2025, dana yang terkumpul dari masyarakat melalui Baznas Kota Tangerang tercatat mencapai Rp309 juta.
“Kami mengajak seluruh masyarakat Kota Tangerang untuk bersama-sama membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak bencana di Sumatra dan Aceh. Sekecil apa pun bantuan yang diberikan sangat berarti bagi mereka yang sedang berjuang mempertahankan hidup,” pungkas Aslie. (Sumarna)
Tangerang, lensafokus.id — Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menghadiri sekaligus memberikan sambutan pada kegiatan Jum’at Keliling yang digelar di Masjid Jami Al-Huda, Kampung Seglog, Desa Sukamanah, Kecamatan Rajeg, Jumat (19/12/25).
Kegiatan tersebut dihadiri Camat Rajeg beserta jajaran Forkopimcam, Kepala Desa Sukamanah dan perangkat desa, pengurus DKM Masjid Al-Huda, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta jamaah salat Jumat.
Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan rasa syukurnya bisa bersilaturahmi langsung dengan masyarakat melalui program Jum’at Keliling. Ia menegaskan bahwa masjid memiliki peran strategis tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pembinaan keimanan, pendidikan akhlak, penguatan ukhuwah islamiyah dan kepedulian sosial.
“Masjid merupakan pusat kegiatan umat. Dari masjidlah nilai-nilai kebaikan ditanamkan, persaudaraan dipupuk, dan kebersamaan dibangun. Oleh karena itu, masjid harus terus dimakmurkan dengan berbagai kegiatan positif,” ujar Bupati Maesyal Rasyid
Dia sangat mengapresiasi peran aktif pengurus DKM dan masyarakat Kampung Seglog yang selama ini bersama-sama menjaga dan memakmurkan Masjid Jami Al-Huda. Menurutnya, semangat gotong royong yang ditunjukkan merupakan cerminan masyarakat yang religius, rukun, dan peduli terhadap lingkungan.
Lebih lanjut, dia juga menegaskan bahwa pembangunan di Kabupaten Tangerang tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik dan infrastruktur, tetapi juga harus seimbang dengan pembangunan sumber daya manusia yang beriman, bertakwa, dan berakhlakul karimah.
“Pemerintah Kabupaten Tangerang terus mendorong program-program keagamaan, baik pembinaan lembaga keagamaan, peningkatan sarana ibadah, maupun penguatan peran masjid sebagai pusat kegiatan umat. Semua ini membutuhkan dukungan dan partisipasi seluruh masyarakat,” jelasnya.
Pada kesempatan tersebut, Bupati juga mengajak para orang tua, tokoh agama, dan tokoh masyarakat untuk bersama-sama memanfaatkan masjid sebagai tempat untuk membimbing dan membentuk generasi muda agar memiliki karakter kuat, akhlak mulia, serta fondasi keimanan yang kokoh di tengah tantangan globalisasi dan perkembangan teknologi.
“Masjid harus menjadi benteng moral dan rumah kedua bagi anak-anak dan remaja kita. Mari kita hidupkan masjid dengan pengajian, pendidikan Al-Qur’an, serta kegiatan sosial kemasyarakatan,” imbuhnya.
Menutup sambutannya, Bupati Tangerang mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan, kerukunan, dan kondusivitas lingkungan, sehingga Desa Sukamanah dan Kecamatan Rajeg dapat terus berkembang wilayahnya
Program Jum’at Keliling ini merupakan salah satu bentuk komitmen pemerintah yang hadir langsung di tengah masyarakat untuk mendengarkan aspirasi, masukan, serta memantau pelaksanaan program pembangunan agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh warga. (Red)
Tangerang, lensafokus.id — Bupati Tangerang Moch. Maesyal bantuan Rasyid secara simbolis memberikan pemasangan sambungan air bersih PDAM secara gratis kepada 250 Kepala Keluarga (KK) di Desa Tanjakan Mekar, Kecamatan Rajeg, Jumat (19/12/2025).
Bantuan tersebut merupakan bagian dari program “Air Bersih untuk Rakyat” yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Tangerang bersama Perumdam Tirta Kerta Raharja (TKR). Selain pemasangan gratis, warga juga mendapatkan gratis pemakaian air selama tiga bulan pertama.
Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mengatakan, kehadirannya bersama Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) serta Direktur Utama PDAM TKR, bertujuan untuk memastikan dimulainya komitmen pembangunan jaringan air bersih di wilayah yang selama ini belum terlayani air bersih secara optimal.
“Hari ini kita mulai pembangunan jaringan layanan air bersih PDAM di Desa Tanjakan Mekar. Seluruh peralatan sudah siap dan mulai dibangun. Alhamdulillah, masyarakat yang sejak lama menunggu layanan air bersih kini bisa segera menikmatinya,” ujar Bupati Maesyal Rasyid.
Lanjut dia, pada tahap awal sekitar 250 KK yang mendapatkan sambungan air bersih secara gratis, termasuk penyediaan biaya pemakaian air selama tiga bulan pertama. Setelah memasuki bulan keempat, warga baru dikenakan pembayaran sesuai dengan pemakaian.
“Kebijakan ini merupakan bentuk kepedulian Pemda bersama PDAM. Harapannya, pelayanan air bersih ini dapat meningkatkan kesehatan masyarakat dan menunjang kebutuhan sehari-hari warga,” tambahnya.
Dia juga menyampaikan aspirasi masyarakat yang mengeluhkan kondisi infrastruktur jalan di wilayah tersebut. Pihaknya berjanji akan mengupayakan perbaikan sejumlah ruas jalan di Desa Tanjakan Mekar pada tahun 2026 mendatang.
Direktur Utama Perumdam TKR, Sofyan Safar mengungkapkan bahwa program tersebut merupakan bentuk komitmen Perumdam untuk menghadirkan layanan air bersih yang merata dan terjangkau bagi masyarakat.
“Melalui program Air Bersih untuk Rakyat ini, kami melakukan pemasangan jaringan pipa air bersih untuk 250 KK di Desa Tanjakan Mekar secara gratis. Selain itu, PDAM TKR juga memberikan bantuan sembako kepada seluruh penerima manfaat,” ungkapnya.
Program Air Bersih untuk Rakyat ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terhadap air serta meningkatkan kualitas hidup warga di Desa Tanjakan Mekar dan sekitarnya.
Salah satu warga Desa Tanjakan Mekar, Asep mengungkapkan rasa terima kasih dan terima kasih atas bantuan yang selama ini ia dan warga idam-idamkan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Tangerang, khususnya Bupati Tangerang dan PDAM. Sambungan air bersih ini sangat dibutuhkan masyarakat. Pemasangan gratis dan pemakaian air gratis selama tiga bulan sangat membantu kami,” ujarnya. (Red)