Banten

Banten (6878)

TANGERANG, lensafokus.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang menggelar upacara dalam rangka memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 dan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) tingkat Kabupaten Tangerang tahun 2026 di Lapangan Raden Aria Yudhanegara, Puspemkab Tangerang, Senin (29/6/26).

Dalam sambutannya, Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menegaskan bahwa peringatan Harganas dan HANI merupakan momentum dalam membentuk masa depan generasi bangsa yang tangguh dan berdaya saing. Menurutnya, keluarga merupakan garda terdepan dalam membangun karakter anak sekaligus benteng utama perlindungan dari berbagai ancaman, termasuk penyalahgunaan narkotika.

"Peringatan Hari Keluarga Nasional dan Hari Anti Narkotika Internasional yang kita laksanakan hari ini memiliki makna yang sangat penting dan saling berkaitan. Keluarga adalah tempat pertama anak belajar mengenal kehidupan, membangun karakter, menanamkan nilai-nilai moral, sekaligus menjadi benteng utama dalam melindungi generasi muda dari berbagai ancaman, termasuk penyalahgunaan narkotika," ujar Bupati Maesyal.

Lebih lanjut, ia menyoroti tantangan era digital dan perubahan sosial yang sangat dinamis bagi generasi muda. Ia menekankan bahwa ketahanan keluarga saat ini bukan sekadar pilihan, melainkan keharusan untuk mewujudkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045. Hal ini mencakup antara lain: pemenuhan gizi, pendidikan karakter, hingga penguatan kesehatan mental.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Maesyal juga memberikan pesan khusus kepada para ayah di Kabupaten Tangerang agar tidak membebankan pengasuhan anak hanya kepada ibu. Ia menyoroti bahaya fenomena fatherless, di mana seorang ayah hadir secara fisik namun absen secara emosional.

"Peran ayah tidak hanya sebagai pencari nafkah, tetapi juga sebagai pendidik, pembimbing, pelindung, sekaligus teladan bagi anak-anaknya. Kehadiran fisik dan kedekatan emosional seorang ayah sangat menentukan pembentukan karakter, kestabilan emosi, dan kesehatan mental anak. Jangan sampai anak-anak kita tumbuh dalam fenomena fatherless," tegasnya

Sebagai informasi, peringatan HANI tahun ini mengusung tema "Membangun Generasi Sehat, Cerdas, dan Kuat Melalui Gerakan Ananda Bersinar Menuju Indonesia Emas 2045". Bupati Maesyal turut mengajak seluruh masyarakat untuk menggalakkan upaya pencegahan narkoba berbasis keluarga.

"Melalui Gerakan Ananda Bersinar, kita diajak untuk bersama-sama menjadikan keluarga sebagai benteng pertama pencegahan narkoba. Kita harus memastikan anak-anak kita tumbuh dalam lingkungan yang aman, sehat, produktif, dan penuh kasih sayang. Jangan biarkan narkoba merampas masa depan mereka," pungkasnya.

Pemerintah Kabupaten Tangerang berkomitmen penuh dalam mendukung program-program pembangunan keluarga serta pencegahan narkotika. Namun, Bupati Maesyal menegaskan bahwa keberhasilan agenda besar ini memerlukan sinergi dan dukungan dari seluruh elemen masyarakat. (Red)

Tangerang, lensafokus.id - Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid menghadiri acara Haul ke-56 Ir. Soekarno di Ponpes Daaru Ibtida Desa Malangnengah Kecamatan Pagedangan.

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama bersatu padu dan berperan aktif untuk melanjutkan cita-cita dan perjuangan Ir. Soekarno, presiden pertama RI dalam membangun bangsa, khususnya di Kabupaten Tangerang

"Ir. Soekarno adalah presiden pertama kita, jiwa dan perjuangannya bersama rakyat. Kita yang hadir di sini, mari kita bersatu padu, tugasnya melanjutkan perjuangan dan cita-cita Presiden Soekarno dengan cara melanjutkan pembangunan khususnya di Kabupaten Tangerang," ajak Bupati Maesyal Rasyid

Lanjut dia peringatan haul Ir. Soekarno Presiden Republik Indonesia pertama yang bersamaan dengan bulan Muharram tahun baru Islam 1448 Hijriah merupakan momentum yang sangat baik untuk bersama-sama instrospeksi dan terus menguatkan sinergi serta kolaborasi dalam rangka memajukan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat

"Kita harus juga turut serta membangun daerah, berpartisipasi aktif antara pemerintah dengan masyarakat sangat menentukan keberhasilan pembangunan. Pemerintah tidak bisa menjalankan tugas sendirian, pembangunan, penyelenggaraan pemerintahan, pemberdayaan masyarakat harus dibantu dan didukung oleh masyarakat," tandasnya

Dia juga menyebut berbagai prioritas program unggulan pembangunan Pemkab Tangerang, di antaranya program sekolah gratis bagi SD, SMP swasta umum secara bertahap dan beasiswa Tangerang Gemilang yang telah digulirkan sejak tahun 2025. Pada tahun 2025, tercatat sekitar 235 orang penerima beasiswa dan pada tahun 2026 ini, Pemakab Tangerang menambah kuotanya sebayak 1.174 orang diperuntukan bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan ekonomi sampai tuntas dan diwisuda, dengan seleksi yang ketat. Selain itu, Provinsi Banten menggratiskan sekolah swasta yang setara dengan SMA.

"Program sekolah gratis dan beasiswa ini merupakan implementasi dari hijrah peringatan tahun baru Islam 1448 hijriah. Program sekolah gratis menjadi tugas kita bersama antara masyarakat dengan pemerintah untuk membangun di Kabupaten Tangerang dengan tujuannya adalah mensejahterakan masyarakat secara bertahap," imbuhnya

Dia juga menghimbau seluruh masyarakat untuk terus meneladani semangat juang Bung Karno dalam membangun Indonesia dengan cara mengimplementasikan nilai-nilai perjuangannya dalam kehidupan sehari-hari, di keluarga, lingkungan dan pekerjaan.

Ketua Panitia Haul ke56 Ir. Soekarno, Muhlis mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak di antaranya, Nahdlatul Ulama, Ansor, Banser, KNPI Pagedangan, KNPI Legok, Karang Taruna, muslimat dan semua unsur yang telah memberikan dukung acara ini. Pihaknya berharap kegiatan tersebut bisa menjadi aganda tahunan di Kabupaten Tangerang.

"Harapannya dengan silaturahmi ini kita bisa mendoakan almarhum, almarhumah orang tua kita yang telah mendahului kita, tentunya juga para leluhur khususnya kepada Bapak Ir. Soekarno yang telah memerdekakan Indonesia pada 17 Agustus 1945," ujarnya. (Red)

KOTA TANGERANG, lensafokus.id – Budi Prasetyo resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Partai Golkar Kecamatan Tangerang periode 2026–2030 dalam Musyawarah Kecamatan (Muscam) yang digelar di Hotel Golden Tulip, Kota Tangerang, Minggu (28/6/2026).

Muscam berlangsung khidmat, tertib, dan demokratis. Proses pemilihan berjalan lancar dengan dukungan penuh dari seluruh peserta, sehingga Budi Prasetyo ditetapkan sebagai ketua secara aklamasi.

Acara pembukaan Muscam dihadiri Ketua DPD Partai Golkar Kota Tangerang, Sachrudin, didampingi jajaran pengurus DPD, termasuk PO Abas Sunarya, serta para pengurus PAC, pimpinan kelurahan (PL), dan pengurus ranting se-Kecamatan Tangerang.

Dalam sambutannya, Sachrudin menyampaikan bahwa terpilihnya Budi Prasetyo secara aklamasi mencerminkan soliditas organisasi dan tingginya kepercayaan kader terhadap kepemimpinan yang baru.

"Penetapan ini mencerminkan tingginya kepercayaan, soliditas, serta dukungan penuh seluruh kader, pengurus ranting, dan unsur pimpinan tingkat kecamatan kepada sosok Budi Prasetyo," ujarnya.

Ia juga mengapresiasi pelaksanaan Muscam yang berlangsung tertib, demokratis, dan penuh semangat kebersamaan. Menurutnya, proses tersebut menjadi modal penting dalam memperkuat struktur Partai Golkar hingga tingkat paling bawah.

Sachrudin menegaskan bahwa DPD Partai Golkar Kota Tangerang saat ini tengah fokus melakukan konsolidasi organisasi sebagai persiapan menghadapi berbagai agenda politik ke depan.

"Munas dan Musda sudah kita lalui dengan baik. Sekarang sudah saatnya kita turun ke bawah, menguatkan PAC dan ranting. Saya berharap di bawah kepemimpinan Budi Prasetyo, PAC Kecamatan Tangerang semakin solid, semakin dekat dengan masyarakat, dan menjadi garda terdepan Partai Golkar di Kota Tangerang," tegasnya.

IMG 20260628 WA0008

Sementara itu, Ketua PAC Partai Golkar Kecamatan Tangerang terpilih, Budi Prasetyo, mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan seluruh kader Partai Golkar. Ia berkomitmen segera melakukan konsolidasi internal dan memperkuat koordinasi dengan seluruh jajaran pengurus PAC, pimpinan kelurahan, hingga kader di tingkat akar rumput.

"Ini merupakan kehormatan besar bagi saya karena dipercaya memimpin PAC Partai Golkar Kecamatan Tangerang. Tugas kita ke depan adalah kerja, kerja, dan kerja. Kita harus hadir di tengah masyarakat, mendengar aspirasi mereka, serta bersama-sama membesarkan Partai Golkar bersama seluruh pengurus dan kader," ujar Budi Prasetyo. (Sumarna)

Tangerang, lensafokus.id - Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah menghadiri pengajian bulanan Majlis Ta'lim gabungan Desa Peusar, Kelurahan Mekar Bakti dan sekitarnya di Masjid Hidayatul Mu'minin Peusar Kec. Panongan, Minggu (28/06/26)

Dalam sambutannya, Wabup Intan mengucapkan rasa syukurnya bisa hadir di tengah-tengah para jamaah yang begitu kompak dan saling mendukung menjaga keharmonisan dan kepedulian sosial

"Alhamdulillah, pagi ini saya merasa sangat bersyukur dan senang berada di tengah-tengah bapak, ibu, dan seluruh jamaah yang kompak, bersatuan dan saling gotong royong. Mari kita terus dukung program-program pembangunan di Kabupaten Tangerang sesuai peran dan kemampuan kita masing-masing," ujar Wabup Intan

Dia menyebut acara tersebut arena bukan sekadar pengajian rutin, tetapi juga menjadi momen yang sangat baik untuk mempererat silaturahmi. Melalui pengajian majelis taklim, semua yang hadir saling menyapa, saling mendoakan, dan saling menguatkan. Dia yakin ketika silaturahmi terjaga, Insyaallah hati menjadi lebih dekat, masyarakat menjadi lebih rukun, dan lingkungan pun semakin harmonis.

"Saya percaya, kalau masyarakatnya rukun, kompak, dan gemar bersilaturahmi, maka pembangunan akan berjalan lebih mudah dan keharmomisan akan terjaga. Karena pembangunan itu bukan hanya soal membangun jalan, gedung, atau fasilitas umum, tetapi juga membangun kebersamaan, membangun kepedulian, dan membangun akhlak masyarakatnya," tandasnya

Dia juga menandaskan bahwa Kabupaten Tangerang ini adalah rumah bersama. Membangunnya tentu tidak bisa dilakukan oleh pemerintah sendiri. Pemerintah membutuhkan dukungan dan peran aktif dari seluruh masyarakat, termasuk para alim ulama, tokoh masyarakat, dan ibu-ibu majlis ta'lim.

"Insyaallah, kalau kita bergerak bersama, menjaga kerukunan, saling mendukung dan saling mendoakan, Kabupaten Tangerang akan semakin maju, semakin sejahtera, dan semakin membawa keberkahan bagi seluruh masyarakatnya," ujarnya

Selain itu, Wabup Intan juga mengungkapkan bahwa program sekolah SD, SMP swasta gratis telah digulirkan dan secara bertahap akan terus diperluas cakupannya sesuai dengan kemampuan daerah. Dia pun meminta para orang tua yang anak-anaknya akan sekolah SD dan SMP untuk mendukung keberlanjutan pendidikan anak-anaknya

"Pemerintah daerah sudah menggulirkan program SD-SMP swasta gratis agar anak-anak terus sekolah. Bapak, ibu jangan berkecil hati apabila tidak diterima di sekolah negeri, sekolah-sekolah SD-SMP swasta juga sudah banyak yang terdaftar sebagai penerima program sekolah gratis," ungkapnya

Mengakhiri sambutannya, Wabup Intanm engucapkan terima kasih kepada seluruh pengurus Majlis Ta'lim gabungan yang terus istiqamah menjaga kegiatan pengajian tersebut yang diharapkan juga mampu menginspirasi pihak lainnya untuk bersama-sama memajukan wilayah dalam semua aspek sendi kehidupan

"Terakhir, saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengurus Majlis Ta'lim Gabungan yang istiqamah menjaga kegiatan pengajian ini. Mudah-mudahan majlis ilmu yang kita hadiri pada pagi hari ini menjadi wasilah turunnya rahmat, keberkahan, dan mempererat ukhuwah di antara kita semua," pungkasnya. (Red)

Tangerang, lensafokus.id – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menghadiri Tabligh Akbar dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah yang digelar di Masjid Baitul Falah, Perum Griya Artha Rajeg, Kecamatan Rajeg, Sabtu malam (27/6/26).

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan Tahun Baru Islam sebagai momentum meningkatkan kualitas diri, memperkuat ketahanan keluarga, serta mendidik generasi muda dengan nilai-nilai keagamaan sebagai bekal menghadapi berbagai tantangan zaman.

"Mari kita manfaatkan kegiatan ini sebagai momentum meningkatkan keimanan, memperkuat akhlak, mempererat persaudaraan, serta meningkatkan kepedulian sosial di tengah masyarakat," ujar Bupati Maesyal Rasyid

Menurut dia, momentum Tahun Baru Islam bukan sekadar pergantian angka dalam kalender Hijriah, namun juga momentum untuk hijrah menuju kehidupan yang lebih baik dan harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari dan bermasyarakat

"Momentum Tahun Baru Islam bukan sekadar pergantian angka dalam kalender Hijriah, tetapi menjadi kesempatan bagi kita semua untuk melakukan hijrah menuju kehidupan yang lebih baik yang harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari melalui penguatan ukhuwah Islamiyah, menjaga kerukunan, serta membangun lingkungan yang religius, aman, nyaman, dan harmonis," tandasnya

Pada acara tersebut juga dilaksanakan santunan kepada anak yatim piatu. Bupati Tangerang secara langsung menyerahkan santunan sekaligus berdialog dengan para anak yatim yang hadir. Dengan penuh kehangatan, dia memberikan motivasi agar anak-anak terus semangat menuntut ilmu dan beribadah.

"Saya sangat senang bisa bertemu dan berbincang langsung dengan anak-anak hebat ini. Teruslah belajar, hormati orang tua dan guru, serta jangan pernah berhenti bermimpi. Insya Allah pemerintah daerah akan terus hadir memberikan perhatian dan dukungan bagi generasi muda Kabupaten Tangerang," ungkanya.

Bupati Maesyal pun mengapresiasi segenap panitia dan seluruh masyarakat yang telah menginisiasi kegiatan keagamaan tersebut sebagai sarana memperkuat nilai-nilai keislama, kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

"Terima kasih dan apresiasi kepada selurub panitia, masyarakat dan donatur yang terus memperkuat nilai-nilai keislaman, kebersamaan dan kepedulian sosial, membantu mereka yang membutuhkan pertolongan," pungkasnya. (Red)

Tangerang, lensafokus.id – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang sukses menggelar Festival Bulan Bung Karno 2026 dengan penuh semangat dan kemeriahan pada Minggu (28/6/2026).

Berpusat di Kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang, Jalan Baru Pemda Tigaraksa, festival tahun ini mengusung tema mendalam, yaitu "Setialah Kepada Sumbermu".

Ketua Pelaksana Kegiatan sekaligus Wakil Ketua DPC Bidang Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata, Nisaa Diniyaty, menjelaskan bahwa rangkaian acara dimulai sejak pagi hari dengan melibatkan ribuan warga.
Rangkaian kegiatan utama festival meliputi :Fun Walk (Jalan Sehat) yang diikuti lebih dari 1.000 peserta dari warga lokal, kader PAC, dan ranting, menempuh rute 3 kilometer,Penanaman 100 bibit pohon oleh kader DPC di bantaran sungai sekitar RSUD Tigaraksa untuk merawat bumi,Penggalangan donor darah dan konsultasi bantuan hukum gratis yang difasilitasi oleh BBHR secara paralel, Gelaran istighosah, tasyakuran, serta santunan kepada 360 anak yatim piatu sebagai bentuk rasa syukur, dalam rangkaian acara ada juga Pembagian 30 doorprize menarik untuk masyarakat umum dan kader PAC/ranting.

Suasana semakin meriah saat pengundian hadiah utama berupa dua tiket umroh gratis yang akan diberangkatkan pada Desember 2026. Hadiah bernilai besar ini disponsori langsung oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tangerang, H. Kholid Ismail. Dua warga beruntung yang memenangkan tiket tersebut berasal dari Kecamatan Tigaraksa dan Kecamatan Jambe. Selain itu, H. Kholid Ismail juga menjadi sponsor utama dalam aksi santunan ratusan anak yatim tersebut.

"Kita harus merawat Pertiwi, melestarikan lingkungan sekitar, dan menggelorakan semangat bahwa Bulan Bung Karno ini bukan hanya di bulan Juni. Melalui kebiasaan dan semangat para kader, kita harus terus bermanfaat bagi masyarakat luas," ujar Nisaa Diniyaty.

Ketua DPC PDI-P Kabupaten Tangerang, H. Irvansyah Asmat, menegaskan bahwa esensi utama dari festival ini adalah kehadiran partai yang menyatu dengan rakyat. Melalui kegiatan ini, PDI-P ingin menghidupkan kembali ajaran-ajaran luhur Bung Karno, terutama dalam aspek gotong royong.

"Harapannya, setiap kegiatan PDI Perjuangan selalu melibatkan partisipasi masyarakat dan menjunjung tinggi nilai ajaran Bung Karno," kata H. Irvansyah Asmat.

Ia juga menambahkan bahwa kebersamaan ini menjadi modal penting dalam menghadapi situasi bangsa yang sedang menghadapi berbagai tantangan.

"Yang terpenting adalah kebersamaan masyarakat untuk membangkitkan semangat gotong royong dalam mengatasi segala permasalahan. Melalui doa bersama di acara ini, mudah-mudahan bangsa Indonesia menjadi lebih baik ke depannya," pungkasnya. (Mala)

Page 21 of 688
Go to top