LEBAK, lensafokus.id – Majelis Dzikir Pondok Cinta Ilahi (MD-PCI) memperingati Milad ke-6 sekaligus menggelar Walimatul Wakirah di Desa Cigoong Utara, Kecamatan Cikulur, Kabupaten Lebak, Kamis (4/6/2026). Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dan dihadiri berbagai unsur pemerintah, tokoh agama, serta masyarakat.
Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Dewan Pembina MD-PCI KH. Tb. Hasan Fuad, Anggota DPRD Kabupaten Lebak Dodi Sofyan, Plt Asisten Daerah (Asda) III Setda Lebak Iyan Fitriyana, Camat Cikulur M. Iwan Arsiwan, Kapolsek Cikulur AKP Mulyadi, Ketua Umum Badak Banten Perjuangan H. Eli Sahroni, serta tokoh masyarakat, tokoh ulama, dan tokoh pemuda setempat.
Ketua Panitia Milad ke-6 MD-PCI, Kyai Syahroni, menyampaikan apresiasi kepada seluruh tamu undangan dan pihak-pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan majelis maupun pelaksanaan acara.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh tamu undangan yang telah hadir dan kepada semua pihak yang telah mendukung pembangunan Majelis Dzikir Pondok Cinta Ilahi serta terselenggaranya acara ini," kata Kyai Syahroni.
Menurutnya, dukungan dari berbagai elemen masyarakat menjadi modal penting bagi keberlangsungan kegiatan keagamaan yang selama ini dijalankan MD-PCI.
Sementara itu, Dewan Pembina MD-PCI, KH. Tb. Hasan Fuad, mengatakan perjalanan enam tahun MD-PCI menjadi bukti konsistensi para pengurus dan jemaah dalam menjaga kegiatan keagamaan di tengah masyarakat.
Ia menjelaskan, sejak berdiri, MD-PCI rutin menggelar kegiatan dzikir setiap malam Rabu dan malam Jumat sebagai sarana memperkuat keimanan dan mempererat tali silaturahmi antar jemaah.
"Alhamdulillah, MD-PCI telah berusia enam tahun dan terus menjalankan kegiatan dzikir setiap malam Rabu dan malam Jumat. Semoga seluruh jemaah Majelis Dzikir Pondok Cinta Ilahi diberikan ridho serta kebaikan di dunia dan akhirat," ujarnya.
KH. Tb. Hasan Fuad juga mengapresiasi peran para ulama dan kiai di Kecamatan Cikulur yang selama ini terus memberikan pendampingan serta pembinaan kepada jemaah MD-PCI.
"Alhamdulillah MD-PCI selalu didampingi oleh para kiai di Kecamatan Cikulur. Semoga hal ini membawa keberkahan bagi kita semua, khususnya para jemaah MD-PCI," katanya.
Peringatan Milad ke-6 MD-PCI tidak hanya menjadi momentum rasa syukur atas perjalanan organisasi, tetapi juga menjadi ajang mempererat ukhuwah Islamiyah antara jemaah, ulama, pemerintah, dan masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, MD-PCI diharapkan terus berkontribusi dalam penguatan nilai-nilai keagamaan dan sosial di Kabupaten Lebak. (C2p)
Tangerang, lensafokus.id - Rencana aksi unjuk rasa puluhan pedagang Pasar Cisoka di depan Gedung Bupati Tangerang pada Kamis (4/6/2026) resmi ditunda. Penundaan ini terjadi setelah Camat Cisoka, Sumartono, berhasil meredam massa melalui pendekatan persuasif.
Sumartono langsung turun ke tengah kerumunan pedagang untuk memberikan penjelasan. Ia menyampaikan bahwa Bupati Tangerang, Moch Maesyal Rasyid, sedang bertugas di luar daerah. Sebagai solusinya, bupati menjanjikan sesi audiensi langsung dengan para pedagang pada Selasa, 9 Juni 2026.
"Pimpinan menyampaikan untuk menunda niat orasi hari ini. Beliau siap hadir dan menampung semua tuntutan, keluhan, serta aspirasi para pedagang pada hari Selasa mendatang," ujar Sumartono di lokasi.
Dalam kesempatan itu, hadir pula Kapolsek Cisoka AKP Aditya, jajaran Babinsa Koramil Cisoka, perwakilan Pemda Tangerang Effie, serta Direktur Operasional Perumda Niaga Kerta Raharja (NKR) Abdul Haer.
Sumartono menegaskan pihaknya tetap mengutamakan sosialisasi persuasif yang tegas. Terlebih, Pemkot Tangerang telah menyiapkan ruang dagang yang cukup luas di Pasar Cisoka untuk menampung para pedagang dari Eks Tempat Penampungan Pasar Sementara (TPPS).
Sementara dirop perumda Abdul Haer menambahkan bahwa posko konsultasi bagi pedagang Eks TPPS sebenarnya sudah dibuka sejak sebelum hari raya.
"kami sudah mensosialisasikan bahkan sebelum hari raya kita buka standar konsultasi pedagang Exs TPPS untuk pindah ke Pasar Cisoka yang sudah disiapkan ruang dagang, dan langkah-langkah yang sudah ditempuh akan menjadi pertimbangan Pimpinan (Bupati) saat nanti audensi.”
Merespons hal tersebut, perwakilan pedagang, Kang Nana, sepakat untuk menahan diri demi mencapai tujuan utama mereka.
” Hari ini kami Pedagang Pasar Cisoka bukan ditunda atau membatalkan untuk kami Orasi Menyampaiakan aspirasi, keluhan serta tuntutan, Sesuai apa yang disampaikan Pak Camat, audiensi hari Selasa nanti adalah tujuan yang selama ini kami perjuangkan," pungkas Nana tegas. (Mala)
Tangerang, lensafokus.id - Sejumlah calon peserta didik baru dan orang tua di Kota Tangerang mungkin masih menunggu PIN Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang digunakan untuk melanjutkan proses pendaftaran sekolah.
Namun, jika PIN belum diterima melalui WhatsApp, masyarakat diimbau untuk tidak panik dan terlebih dahulu melakukan pengecekan data yang telah didaftarkan.
“Salah satu penyebab PIN belum diterima adalah adanya perbedaan antara nomor WhatsApp yang digunakan saat ini dengan nomor yang didaftarkan ketika membuat akun SPMB,” jelas Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang Wahyudi Iskandar, Kamis (4/6/26).
“Karena itu, calon peserta didik maupun orang tua perlu memastikan kembali nomor telepon yang tercantum pada data pendaftaran,” tambahnya.
Ia menjelaskan, untuk mengetahui PIN SPMB, masyarakat dapat mengakses laman praspmb.tangerangkota.go.id dan memilih menu “Lihat Data”. Melalui fitur tersebut, informasi data pendaftaran termasuk PIN dapat dilihat secara mandiri tanpa harus menunggu pesan WhatsApp.
“Selain itu, layanan informasi juga tersedia melalui WhatsApp di nomor 0811-1342-488. Masyarakat cukup mengirimkan pesan dengan kata kunci ‘info pin spmb’ untuk mendapatkan informasi terkait PIN yang dibutuhkan,” tutur Wahyudi.
Dinas Pendidikan Kota Tangerang mengimbau para orang tua dan calon peserta didik untuk secara berkala memantau pesan WhatsApp yang terdaftar serta memastikan nomor yang digunakan masih aktif. Langkah ini penting agar seluruh informasi terkait proses SPMB dapat diterima dengan baik.
“Masyarakat juga diharapkan tidak terburu-buru membuat akun baru apabila PIN belum diterima. Sebaiknya lakukan pengecekan terlebih dahulu melalui fitur yang telah disediakan untuk menghindari kesalahan data dan kendala dalam proses pendaftaran,” atanya.
Dengan berbagai kemudahan layanan digital yang tersedia, proses SPMB Kota Tangerang diharapkan dapat berjalan lebih lancar, cepat dan memudahkan masyarakat dalam mengakses informasi yang dibutuhkan. (Red)
Tangerang, lensafokus.id - Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang ramah, sehat dan nyaman bagi para lanjut usia (Lansia)
Hal tersebut diungkapkan Wabup Intan saat menghadiri acara Bakti Sosial (Baksos) yang dilakukan Kementerian Sosial (Kemensos) RI dalam rangka memperingati Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) di LKS Husnul Khotimah Islamic Village Kec. Kelapa Dua, Kamis (04/06/26)
"Mari kita hadirkan lingkungan yang penuh kasih sayang, penghormatan dan perhatian bagi para lanjut usia, karena sesungguhnya cara kita memperlakukan orang tua hari ini adalah cerminan masa depan yang sedang kita bangun untuk generasi berikutnya," ujar Wabup Intan
Dalam sambutannya, Wabup Intan menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kementerian Sosial RI yang telah memilih Kabupaten Tangerang sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan bakti sosial dalam rangka HLUN.
Dia menyebut bahwa kegiatan baksos tersebut merupakan bukti nyata bahwa kepedulian kepada para lanjut usia bukan hanya tanggung jawab keluarga tapi juga tanggung jawab bersama antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha dan seluruh elemen bangsa.
"Hari Lanjut Usia Nasional merupakan momentum penting untuk mengingatkan kita semua bahwa para lansia adalah sumber kebijaksanaan pengalaman dan teladan kehidupan mereka telah memberikan kontribusi besar dalam membangun keluarga masyarakat hingga bangsa dan negara," ungkapnya
Dia menambahkan sejalan dengan visi pembangunan Kabupaten Tangerang yang mengedepankan kesejahteraan masyarakat, Pemerintah Kabupaten Tangerang terus berupaya menghadirkan berbagai program yang ramah lansia baik melalui pelayanan kesehatan, bantuan sosial, pemberdayaan ekonomi maupun kegiatan sosial kemasyarakatan yang mendukung kualitas hidup para lanjut usia.
"Sudah sepantasnya kita memberikan penghormatan perlindungan serta pelayanan terbaik agar para lansia dapat menjadi masa tuanya menjalani masa tuanya dengan sehat, mandiri, aktif dan bermartabat," imbuhnya
Pihaknya berharap kegiatan bakti sosial tersebut tidak hanya menjadi kegiatan seremonial semata tetapi juga menjadi sarana memperkuat kepedulian sosial, mempererat silaturahmi serta menumbuhkan semangat gotong royong, khususnya dalam rangka memberikan perhatian kepada para lansia
"Kepada para lansia yang hadir pada kesempatan hari ini, kami menyampaikan rasa hormat dan terima kasih yang sebesar-besarnya atas pengabdian serta perjuangan yang telah diberikan selama ini. Semoga bapak dan ibu senantiasa diberikan kesehatan, kebahagiaan serta keberkahan dalam menjalani kehidupan," pungkasnya
Sementara itu, Wakil Menteri Sosial RI, Agus Jabo Priyono yang juga hadir langsung menyampaikan bahwa kegiatan baksos tersebut merupakan rangkaian dari peringatan HLUN, yang beberapa waktu lalu telah dilaksanakan dan dipusatkan di Kupang dan Kabupaten Ende Provinsi NTT.
"Kegiatan hari ini adalah salah satu bagian kelanjutan dari peringatan Hari Lanjut Usia Nasional. Kemensos bekerjasama dengan para pihak menyelenggarakan bakti sosial di LKS Islamic Village," jelas Agus
Lanjut dia, bakti sosial tersebut merupakan upaya dari pemerintah dalam meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan sosial, kesehatan, pendidikan dan kebutuhan hak dasar masyarakat. Pihaknya berharap bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk mendukung aktivitas sehari-hari termasuk meningkatkan produktivitas dan memperkuat ketahanan keluarga
"Kementerian Sosial terus berupaya menghadirkan layanan yang lebih dekat, baik itu dalam bentuk bantuan sosial, atensi intervensi maupun penyelenggaraan sekolah rakyat sebagai wujud nyata kehadiran negara," tandasnya. (Red)
JAKARTA SELATAN, lensafokus.id – Sebuah terobosan inovatif di bidang pengelolaan sumber daya air nasional mendapat angin segar. Gagasan Bank Air dan Tol Air yang digagas inovator nasional Sudirman Indra menuai respons positif dari jajaran pimpinan Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Polri dalam pertemuan strategis yang berlangsung di Kampus STIK, Jakarta Selatan, Rabu (3/6/2026).
Pertemuan tersebut menjadi momentum penting dalam mendorong lahirnya kolaborasi antara dunia inovasi dan institusi negara guna menjawab tantangan ketahanan air nasional di masa depan.
Dalam kesempatan itu, Sudirman Indra didampingi oleh Dr. Sofian Tjandra, Ph.D, yang turut memaparkan konsep, urgensi, serta potensi besar dari program Bank Air dan Tol Air sebagai solusi berkelanjutan untuk pengelolaan sumber daya air di Indonesia.
Paparan tersebut disampaikan langsung di hadapan Rektor STIK Polri, Irjen Pol Dr. Eko Rudi Sudarto, S.I.K., M.Si., serta Komjen Pol Prof. Dr. Chryshanda Dwilaksana, M.Si.

Dr. Sofian Tjandra menjelaskan bahwa konsep Bank Air dan Tol Air dirancang untuk menjadi instrumen strategis dalam menjaga ketersediaan air, meningkatkan efisiensi distribusi, serta memperkuat ketahanan nasional di tengah ancaman krisis air yang semakin nyata.
“Inovasi ini bukan sekadar gagasan, tetapi sebuah solusi yang dapat diterapkan untuk mendukung pengelolaan sumber daya air nasional secara lebih terintegrasi dan berkelanjutan,” ujarnya.
Paparan tersebut mendapat sambutan hangat dari jajaran pimpinan STIK Polri. Baik Irjen Pol Eko Rudi Sudarto maupun Komjen Pol Chryshanda Dwilaksana menyampaikan apresiasi dan dukungan terhadap inovasi yang dinilai memiliki nilai strategis bagi kepentingan bangsa.
Dukungan tersebut bahkan akan ditindaklanjuti melalui kerja sama resmi antara STIK Polri dan tim inovator.
“Sebagai bentuk tindak lanjut, STIK dan tim inovator sepakat untuk segera melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dalam waktu dekat,” ungkap Dr. Sofian Tjandra.
Rencana penandatanganan MoU tersebut menjadi langkah awal menuju sinergi yang lebih luas dalam pengembangan konsep Bank Air dan Tol Air, sekaligus membuka peluang kolaborasi riset, kajian akademik, hingga implementasi program di berbagai daerah.
Kolaborasi antara inovator dan STIK Polri ini diharapkan menjadi tonggak baru dalam pengembangan solusi strategis untuk menjaga masa depan sumber daya air Indonesia. (Asp)
Tangerang, lensafokus.id – Kecamatan Tigaraksa menggelar penyelenggaraan kegiatan Sosialisasi "Penguatan Pos Bantuan Hukum dalam Pelayanan Hukum Masyarakat Desa" Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan pada Rabu, (03/06/2026) di Gedung Serba Guna Kecamatan Tigaraksa. Kegiatan ini diinisiasi sebagai langkah nyata untuk memperkuat pelaksanaan dan efektivitas Pos Bantuan Hukum (Posbakum) yang saat ini telah terbentuk di seluruh wilayah kerja Kecamatan Tigaraksa.
Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, hadir langsung untuk membuka acara secara resmi sekaligus memberikan arahan strategis terkait pentingnya pemerataan akses hukum bagi segenap warga. Dalam sambutannya, beliau mengapresiasi keberadaan Posbakum tingkat desa yang diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam penyelesaian berbagai persoalan di masyarakat.
"Mudah-mudahan Pos Bantuan Hukum ini bisa berguna untuk masyarakat, terutama yang ada di desa dan di Kecamatan Tigaraksa, supaya mereka bisa mendapatkan bantuan hukum dan juga tidak terjadi masalah-masalah yang krusial di desa maupun di kecamatan," ujarnya saat memberikan keterangan resmi di lokasi acara.
Sementara itu, Camat Tigaraksa, Bapak Cucu Abdurrosyied, menyampaikan rasa syukur atas komitmen seluruh desa dan kelurahan yang kini telah memiliki pos bantuan hukum masing-masing. Kehadiran Posbakum ini dinilai menjadi tonggak penting dalam mendekatkan pelayanan konsultasi hukum kepada masyarakat.
"Hari ini adalah penguatan pelaksanaan penyelenggaraan dari pendampingan hukum, termasuk dari konsultasi. Acara ini sangat bermanfaat, karena juga hadir narasumber baik dari Kanwil Kemenkumham, TNI, Polri, DPMPD, serta dari organisasi bantuan hukum yang merupakan kecamatan binaannya," ungkap Cucu Abdurrosyied.
Ia menjelaskan bahwa kegiatan sosialisasi tersebut diikuti secara antusias oleh perwakilan dari 12 desa dan 2 kelurahan se-Kecamatan Tigaraksa. Masing-masing desa dan kelurahan mengirimkan 10 orang utusan yang terdiri dari unsur perangkat desa/kelurahan, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta para paralegal yang aktif mengabdi di wilayah Tigaraksa.
"Untuk memberikan pemahaman yang komprehensif, kegiatan menghadirkan lima narasumber ahli di bidangnya. Materi yang dipaparkan meliputi peran strategis Posbakum dalam mendukung ketahanan bangsa oleh Kasdim 0510/Tigaraksa Mayor Inf. Windra Sanur, peran paralegal oleh Kakanwil Kemenkumham Banten Dr. Pagar Butar Butar, perlindungan hukum oleh Kapolsek Tigaraksa AKP I Made Artana, mekanisme pendampingan oleh Ketua YLBHAS Abdul Khoir, serta tertib administrasi desa oleh Kabid Adpemdes DPMPD Ibu Desy Natalia," jelasnya.
Camat Tigaraksa, Cucu Abdurrosyied berharap melalui penguatan Posbakum dan pelaksanaan sosialisasi tersebut, sinergi antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan lembaga bantuan hukum dapat terus berjalan beriringan. Serta upaya kolektif ini diharapkan mampu melahirkan masyarakat yang melek hukum demi terwujudnya lingkungan desa yang aman, tertib, dan kondusif.
"Kami berharap pembekalan ini mampu menstimulus kesadaran hukum yang lebih masif pada masyarakat sehingga masyarakat Tigaraksa semakin mantap jasa dan Tangerang semakin gemilang," harapnya. (Red)