Items filtered by date: Saturday, 12 September 2026

TANGERANG, lensafokus.id – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid secara resmi membuka turnamen Catur U17 Putra/Putri Tingkat Kabupaten Tangerang di Kawasan Pasar Modern Paramount Petals Kec. Curug,Sabtu (12/9/26).

Pada kesempatan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid menegaskan bahwa pembinaan atlet agar mampu berprestasi tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah, tetapi membutuhkan dukungan dan keterlibatan berbagai pihak, termasuk swasta dan masyarakat.

“Pemerintah tentu saja tidak bisa sendirian. Perlu peran serta masyarakat dan swasta untuk memfasilitasi para atlet muda agar bisa beraktivitas dan berprestasi,” ujar Bupati Maesyal.

Menurutnya, keterlibatan pihak swasta dalam mendukung kegiatan olahraga merupakan langkah positif. Kolaborasi tersebut dinilai dapat membuka ruang yang lebih luas bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi, mengikuti kompetisi, sekaligus mengejar prestasi.

"Kolaborasi ini sudah tentu mampu memberikan ruang yang lebih luas bagi generasi muda, khususnya para atlet potensial untuk dapat mengembangkan diri, kompetisi dan mengejar prestasi, seperti turnamen Catur U-17 yang juga bagian dari proses pembinaan dan pencarian bibit atlet catur muda Kabupaten Tangerang," ungkapnya

Bupati Maesyal menilai olahraga catur memiliki nilai strategis dalam membentuk karakter generasi muda. Catur membutuhkan kecerdasan, konsentrasi, ketelitian, kesabaran, serta kemampuan menyusun strategi. Nilai-nilai tersebut penting untuk membentuk generasi yang tangguh, disiplin, kritis, dan bijaksana dalam mengambil keputusan.

Karena itu, ia meminta para peserta tidak hanya menjadikan kemenangan sebagai satu-satunya tujuan. Setiap pertandingan harus dimanfaatkan untuk belajar, meningkatkan kemampuan, dan memperkaya pengalaman.

“Jangan hanya berorientasi pada kemenangan, tetapi jadikan setiap pertandingan sebagai kesempatan untuk belajar, meningkatkan kemampuan, serta menambah pengalaman,” pesannya.

Ia berharap kolaborasi seluruh pihak dalam pembinaan olahraga semakin kuat sehingga dapat melahirkan atlet-atlet catur muda potensial dari Kabupaten Tangerang. Mereka diharapkan tidak hanya berprestasi di tingkat daerah, tetapi mampu bersaing dan mengharumkan nama Kabupaten Tangerang di tingkat Provinsi Banten, nasional, bahkan internasional.

"Kami sangat mengapresiasi kolaborasi ini. Pemerintah daerah akan terus memberikan dukungan terhadap pembinaan olahraga dan generasi muda sebagai bagian dari upaya membangun sumber daya manusia yang unggul, sehat, berkarakter, dan berdaya saing," ujarnya. (Red)

Published in Banten

TANGERANG, lensafokus.id — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang terus menggalakkan program deteksi dini untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Salah satunya diwujudkan melalui program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang digelar di Aula Kecamatan Pagedangan pada Jumat (11/09/2026), dengan jumlah peserta yang melampaui target sasaran.

Pelaksanaan layanan CKG di Kecamatan Pagedangan turut ditinjau langsung oleh Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid bersama Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang. Kehadiran jajaran Pimpinan Daerah dan Dinas Kesehatan ini menegaskan komitmen bersama dalam memastikan pelayanan kesehatan primer berjalan optimal hingga ke tingkat kecamatan.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, dr. Hendra Tarmizi, menyampaikan bahwa kegiatan pelayanan kesehatan ini mendapat antusiasme yang tinggi. Dari target awal sebanyak 400 orang warga sasaran di Kecamatan Pagedangan, jumlah peserta yang hadir dan terlayani mencapai 429 orang.

"Tujuannya adalah untuk melakukan deteksi dini. Sehingga, jika ditemukan ada bibit penyakit atau gangguan kesehatan sedikit saja, cepat kita obati, cepat kita lakukan pencegahan, dan tetap bisa minum obat untuk terapi sehingga tidak terjadi komplikasi yang tidak kita inginkan," ujar dr. Hendra Tarmizi.

Ia juga menjelaskan bahwa upaya deteksi dini ini dinilai sangat krusial oleh Dinkes Kabupaten Tangerang. Selain pemeriksaan penyakit tidak menular dasar seperti batuk, hipertensi, dan diabetes, program kesehatan yang berjalan saat ini juga difokuskan pada deteksi penyakit menular melalui rontgen paru-paru untuk Tuberkulosis (TBC).

"Secara makro, intervensi dan deteksi dini dari Dinkes juga sukses menekan Angka Kematian Ibu (AKI) di Kabupaten Tangerang yang angkanya terus menunjukkan penurunan signifikan sejak tahun 2024," jelasnya.

Lebih lanjut, dr. Hendra mengimbau agar kesadaran akan pentingnya deteksi dini kesehatan tidak hanya bergantung pada acara seremonial semata. Masyarakat diharapkan proaktif memanfaatkan fasilitas pelayanan kesehatan yang ada secara berkala.

"Kami berharap nanti masyarakat minimal satu kali setahun tetap melaksanakan program cek kesehatan gratis ini. Walaupun boleh tiga bulan sekali atau enam bulan sekali. Tujuannya agar penyakit yang ada bisa cepat terdeteksi, aktivitas tidak terganggu, dan derajat kesehatan masyarakat terus meningkat," tambahnya.

Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Dinas Kesehatan terus berkomitmen untuk mengoptimalkan pelayanan di setiap puskesmas, rumah sakit umum daerah, hingga bermitra dengan rumah sakit swasta guna memastikan seluruh lapisan masyarakat di Kabupaten Tangerang mendapatkan pelindungan kesehatan yang berkualitas. (Red)

Published in Banten

PANDEGLANG, lensafokus.id — Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Banten menggelar doa bersama di kawasan Carita, Kabupaten Pandeglang, Sabtu (12/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi bentuk solidaritas dan dukungan moral terhadap lima wartawan dan tiga kru speedboat yang dilaporkan hilang kontak saat hendak melakukan peliputan aktivitas Gunung Anak Krakatau (GAK) di perairan Selat Sunda.

Kedelapan orang tersebut hingga kini masih dalam proses pencarian oleh tim gabungan.

Jajaran PWI Banten hadir langsung ke lokasi dan dipimpin Ketua PWI Banten Rian Nopandra, didampingi Sekretaris PWI Banten Fahdi Khalid serta Wakil Ketua Bidang Organisasi Teguh Akbar Idham.

Sejumlah pengurus PWI kabupaten/kota se-Banten turut hadir, di antaranya Ketua PWI Cilegon Ahmad Fauzi Chan, Ketua PWI Pandeglang Asep Mujahidin, Ketua PWI Lebak RA Sudrajat, serta Ketua PWI Kabupaten Serang Andrea Nanda Saputra.

Turut hadir Seksi Wartawan Industri dan Lingkungan PWI Banten David Nababan serta Seksi Wartawan Hukum dan HAM PWI Banten Raden Dede.

Ketua PWI Banten Rian Nopandra mengatakan, kehadiran jajaran PWI di lokasi posko pencarian merupakan bentuk dukungan moral kepada keluarga dan rekan-rekan wartawan yang hingga kini masih dalam pencarian.

“Kami dari PWI Banten bersama jajaran PWI kabupaten/kota hadir sebagai bentuk solidaritas terhadap rekan-rekan wartawan dan tiga kru speedboat yang masih dalam pencarian. Kami berdoa dan berharap semuanya segera ditemukan dalam keadaan selamat,” ujar Rian.

Rian menegaskan bahwa keselamatan harus menjadi perhatian utama setiap wartawan ketika menjalankan tugas jurnalistik, terlebih saat melakukan peliputan di wilayah yang memiliki risiko tinggi.

“Berita memang penting, tetapi keselamatan rekan-rekan di lapangan jauh lebih penting. Peristiwa ini menjadi pengingat bagi kita semua agar selalu memperhatikan keselamatan dalam menjalankan tugas jurnalistik,” katanya.

Selain mendoakan lima wartawan dan tiga kru speedboat yang masih dicari, doa bersama juga ditujukan bagi seluruh personel serta unsur yang terlibat dalam operasi pencarian.

PWI Banten berharap seluruh petugas yang berada di lapangan diberikan keselamatan, kesehatan, serta kemudahan dalam menjalankan proses pencarian.

Mansyur Suryana, ayahanda M. Bagus Khoirunnas, salah satu wartawan yang dilaporkan hilang kontak, turut hadir dan menyampaikan harapan kepada rekan-rekan wartawan serta keluarga besar PWI Banten.

Ia berharap operasi pencarian yang dilakukan tim gabungan dapat segera membuahkan hasil dan menemukan keberadaan putranya bersama empat wartawan lainnya dalam kondisi selamat.

“Kami berharap ada kabar baik. Mohon doa dari rekan-rekan semua agar Bagus bersama rekan-rekannya dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat,” harap Mansyur.

Pada kesempatan tersebut, jajaran pengurus PWI se-Banten juga berdialog dengan Kapolda Banten Irjen Pol Hengki di posko pencarian kawasan Carita.

Dalam pertemuan tersebut, Kapolda Banten menyampaikan perkembangan operasi pencarian yang telah memasuki hari kelima.

Menurutnya, armada yang dikerahkan dalam operasi pencarian telah bertambah menjadi 14 unit yang disebar di tujuh lokasi. Sementara personel yang terlibat mencapai sekitar 350 orang dari berbagai unsur.

“Kita akan terus memaksimalkan pencarian rekan-rekan wartawan dan mohon doanya agar dilancarkan,” ujar Irjen Pol Hengki. (C2p)

Published in Banten

KOTA TANGERANG, lensafokus.id — Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang memastikan ketersediaan air baku di Sungai Cisadane masih dalam kondisi aman untuk memenuhi kebutuhan pasokan air bersih masyarakat, meski wilayah tersebut tengah menghadapi musim kemarau.

Kepastian itu disampaikan setelah Pemkot Tangerang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Perumda Tirta Benteng, serta pegiat lingkungan melakukan kegiatan susur Sungai Cisadane.

Kegiatan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi debit dan kualitas air sungai, sekaligus meninjau ketersediaan air baku di tengah kemarau panjang serta merespons laporan dan aduan masyarakat terkait kondisi air.

IMG 20260912 WA0002

Wali Kota Tangerang, Sachrudin, mengatakan kondisi ketersediaan air baku saat ini masih berada dalam kategori aman. Berdasarkan pemantauan, pasokan air dari Sungai Cisadane diperkirakan masih mencukupi untuk kebutuhan masyarakat hingga satu bulan ke depan.

“Kondisi air saat ini terhitung aman. Diperkirakan kecukupan air dari Cisadane untuk dialirkan kepada masyarakat masih aman hingga satu bulan ke depan. Kami minta masyarakat tidak panik karena pemerintah dan PDAM terus hadir memastikan pelayanan air bersih tetap berjalan,” ujar Sachrudin.

Sachrudin menjelaskan, musim kemarau menyebabkan muka air Sungai Cisadane mengalami penurunan sekitar 40 sentimeter. Meski demikian, kedalaman sungai saat ini masih berada di kisaran 4 hingga 9 meter.

Pemkot Tangerang juga terus berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSC) dalam upaya menjaga ketersediaan air, termasuk penanganan normalisasi sungai, pengerukan sedimentasi, hingga pengajuan rekayasa cuaca atau hujan buatan.

Sementara itu, Direktur Utama Perumda Tirta Benteng, Doddy Effendy, mengatakan pihaknya bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait adanya penurunan kualitas air atau kondisi air keruh di sejumlah wilayah pelanggan.

“Tim sudah kami turunkan untuk menyisir wilayah pelanggan yang menyampaikan keluhan. Kami terus melakukan penyesuaian teknologi dan langkah-langkah penanganan agar kualitas air yang didistribusikan kembali sesuai standar,” jelas Doddy.

Menurutnya, pemantauan kualitas air akan terus dilakukan untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik, khususnya selama kondisi kemarau masih berlangsung.

Selain melakukan upaya pengerukan sedimentasi dan koordinasi dengan pihak terkait, Pemkot Tangerang juga mengajak masyarakat untuk turut menjaga kelestarian Sungai Cisadane. (Sumarna)

Published in Banten
Go to top