LEBAK, lensafokus.id – Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (DiskominfoSP) Kabupaten Lebak menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Media Sosial bagi Komunitas Informasi Masyarakat (KIM), Kamis (30/7/2026). Kegiatan ini bertujuan memperkuat kapasitas KIM sebagai mitra strategis Pemerintah Kabupaten Lebak dalam menyebarluaskan informasi publik yang akurat, edukatif, dan bermanfaat bagi masyarakat.
Kepala DiskominfoSP Kabupaten Lebak, dr. Anik Sakinah, dalam sambutannya menegaskan bahwa keberadaan KIM memiliki peran penting sebagai jembatan informasi antara pemerintah dan masyarakat, khususnya dalam mengawal narasi pembangunan daerah.
"KIM adalah mitra pembangunan pemerintah daerah, khususnya dalam memberikan informasi kepada masyarakat terkait kinerja pembangunan dan berbagai program yang dijalankan oleh pemerintah," ujar dr. Anik Sakinah saat membuka kegiatan.
Sementara itu, Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) DiskominfoSP Kabupaten Lebak, Sehabudin, menjelaskan bahwa pembentukan kelembagaan KIM merupakan upaya pemerintah daerah untuk memperkuat penyebaran informasi yang benar sekaligus menangkal penyebaran disinformasi di ruang digital.
"Kelembagaan KIM dibentuk sebagai kepanjangan tangan pemerintah daerah agar masyarakat memperoleh informasi yang utuh dan benar, mengingat saat ini arus informasi di media sosial sangat cepat dan berpotensi memengaruhi masyarakat dengan informasi yang kurang tepat," jelas Sehabudin.
Bimbingan teknis tersebut juga menghadirkan Ketua Indonesia Content Creator Network (ICCN) Banten, Novianus Selva, sebagai narasumber. Dalam paparannya, ia membekali peserta dengan strategi membuat konten media sosial yang menarik, relevan, dan mudah dipahami oleh masyarakat.
Menurutnya, keberhasilan sebuah konten tidak hanya ditentukan oleh tampilan visual, tetapi juga oleh manfaat informasi yang disampaikan kepada publik.
"Konten yang menarik adalah konten yang memang dibutuhkan masyarakat, seperti informasi layanan publik atau hal-hal yang berkaitan dengan kebutuhan sehari-hari, namun dikemas dengan cara yang menarik dan mudah dipahami," ungkapnya.
Melalui kegiatan Bimtek Media Sosial ini, DiskominfoSP Kabupaten Lebak berharap kemampuan anggota KIM dalam mengelola informasi dan memanfaatkan media digital semakin meningkat. Dengan demikian, penyebarluasan informasi mengenai pembangunan daerah dapat berlangsung lebih efektif, transparan, serta menjangkau seluruh lapisan masyarakat di Kabupaten Lebak. (C2p)
Kota Tangerang, lensafokus.id - Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Tangerang menghadiri agenda Harmoni Gerakan Bersama bertajuk "Satu Tarikan Nafas Kebaikan" yang diselenggarakan oleh Lintas Komunitas Indonesia di Patio Pusat Pemerintahan (Puspem) Kota Tangerang, Kamis (30/7/2026).
Kepala DP3AP2KB Kota Tangerang Tihar Sopian, menyampaikan apresiasinya atas kolaborasi dan sinergi yang dibangun oleh Lintas Komunitas Indonesia. Menurutnya, pemenuhan hak dan perlindungan anak tidak bisa hanya mengandalkan peran pemerintah semata, melainkan butuh keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat.
"Kegiatan Harmoni Gerakan Bersama ini menjadi bukti nyata kesadaran dan kepedulian bersama terhadap tumbuh kembang anak-anak di Kota Tangerang. Kolaborasi antara pemerintah, komunitas, dan satuan pendidikan adalah kunci utama untuk menciptakan ekosistem yang aman, ramah, dan mendukung masa depan generasi muda," ujar Tihar.
Dalam rangkaian peringatan Hari Anak Nasional ini, Ketua Pelaksana Kegiatan Awaludin Reza Permana menjelaskan, acara difokuskan untuk memberikan pemahaman komprehensif kepada 80 Kepala Sekolah SD se-Kota Tangerang yang hadir sebagai peserta.
"Materi yang kami berikan berfokus pada edukasi parenting, kesehatan mental anak bersama tim psikologi, pencegahan kekerasan, hingga strategi mewujudkan keluarga harmonis demi melahirkan generasi yang berkarakter," kata Awaludin.
Lebih lanjut, pembekalan materi dalam kegiatan ini sangat penting untuk memperkuat sinergi antara satuan pendidikan, komunitas, dan pemerintah daerah. Langkah ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan sekolah dan rumah yang aman serta suportif bagi anak-anak di Kota Tangerang.
"Melalui peran aktif para kepala sekolah dan dukungan lintas komunitas, kami ingin memastikan pesan kebaikan ini tersampaikan dengan kuat ke lingkungan sekolah maupun rumah tangga," tutupnya. (Red)
Kota Tangerang, lensafokus.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus berupaya memastikan setiap potensi pendapatan asli Daerah (PAD) Dikelola secara optimal untuk mendukung pembangunan yang berkelanjutan. Wakil Walikota Tangerang H. Maryono, menegaskan bahwa peningkatan PAD harus dilakukan secara berkeadilan, tidak membebani masyarakat maupun pelaku usaha,serta memberikan manfaat nyata melalui peningkatan kualitas pelayanan publik.
Penegasan tersebut disampaikan saat membuka rapat evaluasi capaian 2026 yang dirangkaikan dengan High Level Meeting (HLM) tim percepatan dan perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Kota Tangerang, di Ruang Rapat Sekretaris Daerah,di Gedung Pusat Pemerintahan Kota Tangerang,Kamis (30/07/2026).
"Saya mengingatkan agar setiap kebijakan peningkatan PAD tetap mengedepankan asas keadilan dan tidak menambah beban masyarakat maupun pelaku usaha, ditengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih.masyarakat harus merasakan bahwa setiap pajak yang dibayarkan kembali dalam bentuk pembangunan dan pelayanan publik yang bermanfaat nyata,"tutur maryono,
Maryono, juga mengapresiasi kinerja seluruh perangkat Daerah pengelola PAD atas capaian positif hingga triwulan ke - II Tahun 2026. Berdasarkan laporan realisasi, secara umum target PAD telah melampaui 100 persen.meski demikian, Ia meminta perangkat Daerah tetap mengoptimalkan sejumlah sektor pendapatan yang realisasinya masih perlu ditingkatkan agar target akhir tahun dapat tercapai secara maksimal.
"Berdasarkan laporan realisasi triwulan ke - II capaian PAD menunjukan hasil yang sangat positif.saya menyampaikan apresiasi kepada seluruh perangkat Daerah pengelolaan PAD. Namun, masih terdapat beberapa jenis pendapatan yang harus terus di optimalkan sehingga target hingga akhir tahun dapat tercapai," ujar maryono.
Selain optimalisasi pendapatan, Maryono, juga mengintruksikan seluruh perangkat daerah untuk mempercepat implementasi digitalisasi transaksi pemerintah daerah melalui penguatan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD).Menurut maryono digitalisasi menjadi kunci dalam mewujudkan tata kelola pendapatan yang lebih efektif, transparansi, akuntebel, sekaligus memudahkan masyarakat dalam mengakses layanan pemerintah,
"Saya meminta seluruh perangkat daerah yang tergabung dalam TP2DD, terus memperkuat sinergi dan mempercepat implementasi digitalisasi transaksi pemerintah Daerah agar pelayanan semakin mudah, efesien, dan mampu mendorong peningkatan pendapatan daerah," pungkasnya.
Pada kesempatan yang sama, sekretaris Daerah Kota Tangerang, H.Herman Suwarman, mendorong seluruh perangkat daerah untuk terus menghadirkan inovasi dalam menggali potensi pendapatan baru, PAD merupakan tulang punggung pembiayaan pembangunan sehingga perlu terus diperkuat melalui berbagai terobosan yang adaktif terhadap dinamika kebijakan pemerintah pusat,"ujar Herman,
"Saya mendorong seluruh perangkat Daerah, khususnya pengelola PAD, untuk terus berinovasi dalam menggali potensi pendapatan Daerah.PAD menjadi salah satu sumber utama pembiayaan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.terlebih saat ini pemerintah dituntut semakin mandiri dalam mengoptimalkan potensi pendapatannya masing - masing,"tutup Herman, (Sumarna)
TANGERANG, lensafokus.id – Pemerintah Kabupaten Tangerang terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong pertumbuhan koperasi dan usaha mikro melalui penguatan ekosistem pemberdayaan yang terintegrasi. Komitmen tersebut mendapat apresiasi dari Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) saat melakukan kunjungan ke Rumah Pemberdayaan dan Pengembangan Koperasi dan Usaha Mikro (RPPKUM) Kabupaten Tangerang di Kecamatan Legok, Senin (27/7/2026).
Kunjungan Pendamping Menteri UMKM Tina Astari Maman bersama Pendamping Wakil Menteri UMKM Novi Helvi Moraza serta jajaran Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian UMKM disambut hangat oleh Penasehat Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Tangerang Rismawati Maesyal Rasyid beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Tangerang.
Momentum tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam membangun ekosistem UMKM yang inklusif, inovatif, dan mampu meningkatkan daya saing pelaku usaha di Kabupaten Tangerang.
Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Tangerang, Anna Ratna Maemunah, menyampaikan rasa bangga atas kunjungan tersebut. Menurutnya, perhatian dari Kementerian UMKM menjadi dorongan besar bagi Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk terus menghadirkan pelayanan terbaik bagi koperasi dan pelaku usaha mikro.
"Kehadiran Ibu beserta rombongan merupakan suatu kehormatan sekaligus menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan pemberdayaan bagi koperasi dan pelaku usaha mikro di Kabupaten Tangerang," ujar Anna.
Anna menjelaskan, RPPKUM dibangun sebagai pusat layanan terpadu yang menghadirkan berbagai fasilitas bagi pelaku UMKM, mulai dari pembinaan, pelatihan, pengembangan produk, peningkatan kualitas kemasan, digitalisasi usaha, fasilitasi legalitas, kemitraan, hingga akses pembiayaan dalam satu kawasan.
Lebih dari itu, RPPKUM juga menjadi ruang kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, komunitas, dan berbagai pemangku kepentingan. Kehadiran fasilitas tersebut menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam meningkatkan produktivitas, kemandirian, dan daya saing UMKM agar mampu memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah maupun nasional.
Pemerintah Kabupaten Tangerang juga berharap kunjungan tersebut menghasilkan berbagai masukan dan arahan strategis dari Kementerian UMKM sebagai bahan penyempurnaan program pemberdayaan UMKM di masa mendatang.
Sementara itu, Pendamping Menteri UMKM Tina Astari Maman memberikan apresiasi atas perkembangan pembinaan UMKM di Kabupaten Tangerang yang dinilainya menunjukkan tren positif. Ia juga mengajak Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk turut menyosialisasikan program SAPA UMKM, platform digital Kementerian UMKM yang memudahkan pelaku usaha mengakses berbagai layanan secara lebih luas.
Melalui SAPA UMKM, para pelaku usaha dapat memperoleh layanan pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB), sertifikasi halal, BPOM, informasi pelatihan, bazar, hingga peluang kemitraan dan akses pembiayaan.
Menurut Tina, keberhasilan pengembangan UMKM tidak hanya ditentukan oleh pelatihan, tetapi juga harus didukung akses pasar, jejaring usaha, serta pemanfaatan teknologi digital. Karena itu, penguatan kapasitas pelaku usaha dalam pemasaran digital melalui pembuatan foto dan video produk menjadi salah satu langkah penting untuk meningkatkan daya saing UMKM.
Ia juga mengapresiasi capaian UMKM Kabupaten Tangerang yang telah mampu memasok berbagai produk ke hotel dan rumah sakit. Ke depan, peluang tersebut dinilai masih dapat diperluas dengan menghadirkan produk-produk kebutuhan industri perhotelan seperti sandal hotel, serbet, hingga taplak meja.
Tidak hanya itu, Tina menilai keberadaan RPPKUM Kabupaten Tangerang layak menjadi contoh bagi daerah lain karena berhasil mengoptimalkan bekas kantor kecamatan menjadi pusat pemberdayaan UMKM yang modern, representatif, dan produktif.
Melalui kolaborasi yang terus diperkuat antara pemerintah, dunia usaha, perguruan tinggi, komunitas, dan sektor perbankan, RPPKUM diharapkan mampu menjadi pusat inovasi sekaligus penggerak lahirnya UMKM yang tangguh, mandiri, dan siap bersaing di pasar nasional maupun global.
Mengakhiri kunjungannya, Tina mengajak seluruh pihak untuk terus mendukung kemajuan UMKM Kabupaten Tangerang sebagai motor penggerak ekonomi daerah.
"Mari majukan UMKM Kabupaten Tangerang, dari karya lokal menuju dunia," pungkasnya. (***)
TANGERANG, lensafokus.id – Forum Media Center Cisoka (MCC) menggelar diskusi intensif guna mematangkan persiapan Musyawarah Besar (Mubes) Pemilihan Ketua sekaligus Rapat Kerja (Raker) Tahun 2026.
Forum Media Center Cisoka lokal ini dijadwalkan akan berlangsung pada tanggal 29–30 Agustus 2026 mendatang, bertempat di Cisarua, Puncak Bogor, Jawa Barat.
Diskusi persiapan ini mengusung tema besar, yakni "Restrukturisasi Kepemimpinan Guna Membangun Sinergitas Serta Akselerasi Media Informasi yang Akuntabel dan Produktif."
Agenda penting ini dihadiri langsung oleh Dewan Penasehat Hasan Doni, Dewan Pembina Anugrah Dwi Sandi, SE, serta jajaran jurnalis dari berbagai media massa yang berdomisili di wilayah Kecamatan Cisoka.
Pertemuan ini difokuskan pada penyusunan tata tertib pemilihan, pembentukan panitia pelaksana (Organizing Committee), serta perumusan draf program kerja yang akan dibahas pada Raker 2026 demi kemajuan organisasi ke depan.
Dewan Pembina Media Center Cisoka, Anugrah Dwi Sandi, SE, dalam arahannya menekankan bahwa pemilihan ketua baru dan penyusunan program kerja harus berorientasi pada penguatan kelembagaan. Pihaknya berharap pelaksanaan Mubes dan Raker di Puncak Bogor nanti melahirkan gagasan-gagasan yang progresif.
"Restrukturisasi ini adalah langkah taktis untuk melakukan penyegaran organisasi. Melalui Mubes dan Raker 2026 di Cisarua nanti, kita ingin membangun sinergitas yang lebih solid agar akselerasi informasi yang disajikan oleh rekan-rekan jurnalis di Cisoka semakin akuntabel dan produktif," ujar Anugrah Dwi Sandi.
Di tempat yang sama, Dewan Penasehat Media Center Cisoka, Hasan Doni, mengingatkan seluruh anggota yang hadir untuk tetap menjaga marwah profesi dengan menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik (KEJ). Ia berharap kepemimpinan yang baru mampu membawa MCC menjadi barometer pers lokal yang berintegritas.
"Momentum Mubes dan Raker 2026 ini bukan sekadar seremonial. Ini adalah pertanggungjawaban profesi kita kepada publik. Siapa pun yang menakhodai MCC ke depan harus mampu memastikan bahwa media yang tergabung di dalamnya senantiasa menyajikan produk jurnalistik yang berimbang, akurat, dan bebas dari disinformasi," tegas Hasan Doni.
Diskusi persiapan ini berjalan dengan interaktif, di mana para warta yang berdomisili di Kecamatan Cisoka secara aktif memberikan masukan demi kelancaran acara di Cisarua akhir Agustus mendatang.
Melalui persiapan yang matang ini, Media Center Cisoka berkomitmen mewujudkan suksesi kepemimpinan yang demokratis dan transparan, guna melahirkan program kerja yang berdampak nyata bagi penguatan kompetensi wartawan serta pembangunan wilayah. (Mala)
KOTA TANGERANG, lensafokus.id – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Tangerang resmi menyelesaikan pelaksanaan Musyawarah Kecamatan (Muscam) di 13 kecamatan sebagai bagian dari konsolidasi organisasi dalam memperkuat struktur partai hingga tingkat akar rumput, Rabu (29/7/2026).
Ketua DPD Partai Golkar Kota Tangerang, H. Sachrudin, mengatakan dari hasil Muscam tersebut, lima Pimpinan Kecamatan (PK) kembali dipimpin kader senior yang dinilai memiliki pengalaman, semangat, dan loyalitas tinggi terhadap partai. Sementara delapan PK lainnya dipimpin oleh kader generasi muda yang memiliki kapasitas dan jiwa kepemimpinan.
Muscam ke-13 yang digelar di Kecamatan Pinang menjadi penutup seluruh rangkaian Muscam DPD Partai Golkar Kota Tangerang. Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah anggota Fraksi Partai Golkar, di antaranya H. Kosasi, Wawan Setiawan, Saiful Mila, H. Andi, Supiyani, para Ketua PK dari 13 kecamatan, serta Ketua Pimpinan Kelurahan (PL) se-Kota Tangerang.

Dalam sambutannya, H. Sachrudin menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh jajaran pengurus DPD Partai Golkar, peserta Muscam, serta pengurus tingkat kelurahan yang telah mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan tertib dan lancar.
"Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengurus DPD Partai Golkar, peserta Muscam, dan Ketua PL yang telah mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan tertib dan lancar. Ini menunjukkan soliditas dan semangat kebersamaan kita dalam membangun Partai Golkar," ujar Sachrudin.
Ia menegaskan, Muscam bukan sekadar agenda formal organisasi, tetapi menjadi momentum penting untuk menyatukan visi dan misi, melakukan evaluasi terhadap kinerja sebelumnya, sekaligus menyusun strategi pemenangan menghadapi agenda politik mendatang.
"Muscam ini bukan sekadar formalitas. Ini adalah momentum untuk menyatukan visi dan misi, mengevaluasi kerja-kerja sebelumnya, serta merumuskan strategi pemenangan bersama. Saya meminta seluruh pengurus PK dan PL se-Kota Tangerang terus bergerak di akar rumput dan mendengarkan aspirasi masyarakat," tegasnya.
Menurut Sachrudin, Muscam Kecamatan Pinang merupakan bagian dari konsolidasi internal Partai Golkar Kota Tangerang dalam memperkuat struktur organisasi hingga tingkat kelurahan, sekaligus menyusun program kerja dan arah kebijakan politik partai ke depan.
Ia juga menyampaikan rasa syukur karena seluruh rangkaian Muscam berjalan dengan baik dan menghasilkan sejumlah keputusan strategis, termasuk penetapan kepengurusan baru serta rekomendasi program kerja di masing-masing kecamatan.
"Alhamdulillah, seluruh Muscam berjalan tertib dan menghasilkan sejumlah keputusan strategis, termasuk penetapan kepengurusan dan rekomendasi program kerja untuk periode mendatang," katanya.
Dengan rampungnya Muscam di Kecamatan Pinang, DPD Partai Golkar Kota Tangerang resmi menyelesaikan pelaksanaan Muscam di seluruh 13 kecamatan. Sachrudin pun mengajak seluruh kader untuk terus menjaga soliditas dan menghindari potensi konflik internal demi memperkuat partai menghadapi berbagai agenda politik yang akan datang.
"Saya mengingatkan kepada seluruh kader agar terus menjaga kekompakan dan tidak terjadi konflik internal. Mari kita bersama-sama membesarkan Partai Golkar dengan semangat persatuan dan kebersamaan," pungkasnya. (Sumarna)