Items filtered by date: Saturday, 03 October 2026

Tangerang, lensafokus.id — Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah menghadiri Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Politeknik Ismet Iskandar Indonesia dan Tanri Abeng University Kampus Tangerang di Sapphire Sky Hotel Karawaci Kelurahan Binong Kec. Curug. Sabtu (03/10/26)

Dalam sambutannya, Wabup Intan mengatakan bahwa PKKMB bukan sekadar seremoni, melainkan momentum membangun pola pikir, kepemimpinan, karakter, dan pemahaman budaya akademik.

"PKKMB bukan sekadar seremoni, tetapi merupakan momentum penting untuk membangun pola pikir, menanamkan nilai-nilai kepemimpinan, serta memperkenalkan budaya akademik yang menjadi bagian dari perjalanan pendidikan di perguruan tinggi," ujar Wabup Intan.

Ia mengajak mahasiswa untuk terus mengembangkan kompetensi, etika, integritas, kemampuan beradaptasi, serta menjaga nama baik almamater. Mahasiswa juga diminta menjunjung toleransi, menghindari perundungan dan kekerasan, serta menjadi teladan di kampus, keluarga, dan masyarakat.

"Saya ingin anak-anak yang berada di Politeknik Ismet Iskandar Indonesia dan Tanri Abeng University ini dapat menjadi contoh yang baik dan sumbangsihnya, tidak hanya di lingkungan kampus, tetapi juga di keluarga dan masyarakat," pesannya.

Wabup Intan juga menekankan pentingnya penguasaan teknologi, kreativitas, dan inovasi yang bijak untuk menghadirkan solusi bagi masyarakat.

"Gunakan ilmu pengetahuan dan teknologi secara bijak, serta jadikan kreativitas dan inovasi sebagai sarana untuk menghadirkan solusi atas berbagai persoalan yang ada di masyarakat," tandasnya.

Wabup Intan juga menegaskan dukungan Pemkab Tangerang melalui Beasiswa Tangerang Gemilang, untuk memperluas akses pendidikan tinggi dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia Kabupaten Tangerang. Selain itu, melalui program beasiswa terebut mahasiswa tidak hanya mengejar keberhasilan pribadi, tetapi juga berkontribusi bagi masyarakat dan pembangunan daerah.

"Selamat belajar, berkarya, berinovasi dan mengukir prestasi. Jadikan masa perkuliahan ini sebagai kesempatan berharga untuk membangun masa depan dan memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa, negara, dan Kabupaten Tangerang tercinta," pungkasnya.

Direktur Politeknik Ismet Iskandar Indonesia dan Tanri Abeng University, Zakiah, menyebut perkembangan kampus menunjukkan kepercayaan masyarakat. Politeknik Ismet Iskandar Indonesia telah memperoleh sekitar 100 mahasiswa dalam empat bulan setelah perubahan nama, sedangkan Tanri Abeng University Kampus Tangerang sudah memiliki ratusan mahasiswa. Ia menegaskan kesuksesan juga sangat ditentukan karakter, sikap aktif, tujuan yang jelas, disiplin, konsistensi, dan kemampuan menghargai orang lain.

"Kesuksesan memang ditentukan oleh pembangunan karakter. Mahasiswa harus aktif, memiliki tujuan, disiplin dan konsisten, serta memiliki attitude yang baik dan mampu menghargai orang lain," tegasnya.

Ketua Yayasan Pendidikan Ismet Iskandar Indonesia, Dr. Zainal Muttaqien, mengingatkan mahasiswa agar senantiasa siap menghadapi perubahan, perkembangan teknologi, dan era kecerdasan buatan. Ia menekankan pentingnya growth mindset, kolaborasi, dan kepemimpinan.

"Di era seperti ini, yang bisa bertahan bukan hanya orang yang kuat atau pintar, tetapi mereka yang memiliki karakter dan mampu beradaptasi dengan keadaan. Karena itu, mahasiswa harus terus belajar dan berani menghadapi perubahan," kata Zainal.

Kegiatan tersebut turut dihadiri pendiri Politeknik Ismet Iskandar Indonesia, A. Zaki Iskandar, Ketua DPRD Kabupaten Tangerang, Ketua Yayasan Pendidikan Ismet Iskandar Indonesia, Direktur Politeknik Ismet Iskandar Indonesia dan Tanri Abeng University Kampus Tangerang, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tangerang, Ketua Harian KORMI Kabupaten Tangerang, jajaran civitas akademika, serta mahasiswa baru. (Red)

Published in Banten

TANGERANG, lensafokus.id – Bupati Tangerang membuka Gebyar Festival Tunas Bahasa Ibu Tingkat Kabupaten Tangerang Tahun 2026 di Yayasan Budi Pekerti, Kecamatan Solear, Sabtu (3/10/26).

Bupati Maesyal Rasyid mengatakan, Kabupaten Tangerang memiliki kekayaan seni, budaya dan bahasa, khususnya yakni Bahasa Sunda, Jawa, dan Betawi yang perlu dijaga dan diwariskan kepada generasi berikutnya.

“Ketiga bahasa ini harus kita lestarikan dan abadikan sebagai wujud bahwa masyarakat Kabupaten Tangerang cinta terhadap bahasanya. Ini juga menjadi kebanggaan kita,” ujar Bupati Maesyal

Menurutnya, festival tersebut tidak boleh berhenti sebagai sebuah kegiatan seremonial. Pemerintah Kabupaten Tangerang tengah menyiapkan rancangan Peraturan Bupati agar pelestarian bahasa daerah juga dapat diterapkan secara lebih luas di satuan pendidikan yang ada di Kabupaten Tangerang

“InsyaAllah nanti akan kita tuangkan dalam bentuk Peraturan Bupati, supaya seluruh sekolah bisa melaksanakan kegiatan lomba sekaligus memelihara dan mengabadikan bahasa yang ada di Kabupaten Tangerang,” katanya.

Sementara itu, Plt. Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang, Dilli Windu Rezeki Seganda menjelaskan, Festival Tunas Bahasa Ibu 2026 diikuti 37 peserta dari jenjang SD dan SMP. Mereka akan mengikuti kompetisi dalam berbagai kategori, di antaranya menulis cerpen, pidato, monolog, hingga berbalas pantun menggunakan bahasa daerah.

Ia mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya membangun generasi muda yang berkarakter, berbudaya, kreatif, sekaligus memiliki kepedulian terhadap pelestarian bahasa dan budaya daerah.

“Harapannya, Festival Tunas Bahasa Ibu ini tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi ruang bagi satuan pendidikan untuk terus mempelajari dan melestarikan bahasa daerah,” jelas Dilli.

Dilli menambahkan, Kabupaten Tangerang telah mencatatkan prestasi pada Festival Tunas Bahasa Ibu tingkat Provinsi Banten tahun 2025 dengan mengantarkan dua peserta meraih juara pertama.

Saat ini, Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang bersama tim teknis juga tengah menyusun rancangan Peraturan Bupati tentang pelestarian budaya dan sejarah Tangerang yang diharapkan dapat menjadi bagian dari kurikulum muatan lokal di sekolah.

“Ini menjadi bagian dari komitmen bersama agar bahasa, budaya dan sejarah Tangerang tetap hidup serta dikenal oleh generasi penerus,” pungkasnya. (Red)

Published in Banten

TANGERANG, lensafokus.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang bersama Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Tangerang resmi meluncurkan (kick-off) rangkaian peringatan Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang sekaligus Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) Tahun 2026. Acara tersebut berlangsung di Aula Pendopo Bupati Tangerang pada Jumat (02/10/26).

Kegiatan yang berlangsung penuh kebersamaan ini diisi dengan Pembacaan Khotmil Qur'an 30 Juz, Zikir, Istigasah, serta Doa Bersama yang ditujukan bagi para tokoh pendiri dan mantan Bupati Tangerang yang telah berpulang, hingga keselamatan serta kesejahteraan seluruh masyarakat Kabupaten Tangerang.

Selain dihadiri secara luring oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan OPD, tokoh lintas agama (FKUB), organisasi keagamaan seperti Muhammadiyah, serta badan otonom PCNU, acara ini juga diikuti secara daring (Zoom Meeting) serentak oleh di 29 kecamatan se-Kabupaten Tangerang.

Dalam sambutannya, Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan doa bersama dan istigasah sebagai awal dimulainya rangkaian Hari Jadi Ke-394 Kabupaten Tangerang.

"Hari ini kita mengawali rangkaian HUT Kabupaten Tangerang ke-394 dengan berdoa dan beristigasah. Bukan hanya untuk kita yang hadir di sini, tetapi mendoakan seluruh masyarakat di 29 kecamatan agar senantiasa dalam keadaan sehat, damai, dan sejahtera," ujar Bupati Maesyal.

Ia menegaskan pentingnya menjaga keharmonisan dan toleransi antarumat beragama di Kabupaten Tangerang. Kehadiran tokoh-tokoh dari FKUB (Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, Konghucu) serta organisasi seperti Muhammadiyah dan NU menjadi bukti nyata bahwa semua elemen masyarakat bersatu membangun daerah.

"Kabupaten Tangerang adalah daerah yang multi-umat dan multi-keyakinan. Kita harus saling menghormati, rukun, dan saling merangkul. Pemkab Tangerang berkomitmen untuk selalu memfasilitasi hak beribadah seluruh Umat Beragama sesuai dengan Pancasila dan undang-undang," tegasnya.

Selain itu, Bupati Maesyal menyampaikan beberapa rencana program prioritas Pemkab Tangerang ke depan:

1. Peningkatan Kesejahteraan & Hiburan Rakyat: Pemkab telah menyiapkan berbagai sarana hiburan dan wahana gratis bagi masyarakat di Alun-Alun Tigaraksa selama seminggu penuh, pengajian, serta santunan untuk 1.000 anak yatim pada Kamis (08/10/2026).

2. Pendidikan & Beasiswa Santri/Siswa: Pemkab Tangerang terus merumuskan dan memperluas jangkauan beasiswa secara bertahap, mulai dari SD swasta, SMP swasta, Madrasah Tsanawiyah (MTs), hingga program sarjana (S1) bagi para guru madrasah/agama pada tahun 2027.

Ketua PCNU Kabupaten Tangerang, Makhmud Jumhur, menjelaskan bahwa kegiatan doa bersama dan Istigasah ini merupakan kick-off peringatan Hari Jadi Ke-394 Kabupaten Tangerang dan Hari Santri Nasional 2026.

"Alhamdulillah, acara berlangsung sangat khidmat. Kita memanjatkan doa untuk para leluhur dan pendahulu yang telah meletakkan fondasi pembangunan Kabupaten Tangerang, serta mendoakan para pimpinan daerah agar senantiasa diberikan kekuatan dan ketaatan dalam berkhidmat kepada umat," tutur Makhmud Jumhur.

Makhmud Jumhur menambahkan bahwa PCNU tidak hanya fokus pada ritual keagamaan, tetapi juga menghadirkan program-program nyata yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

Ketua panitia pelaksana hari santri PCNU Kabupaten Tangerang Ujang Sidik, memaparkan bahwa rangkaian kegiatan HSN 2026 berlangsung mulai tanggal 02 - 25 Oktober 2026.

Beberapa agenda utama yang disiapkan antara lain:

• Bidang Olahraga & Seni: Liga Santri serta Perlombaan Festival Hadroh dan Cerdas Cermat IPPNU.

• Edukasi & Sosial: Seminar Fikih Wanita & Kesehatan Reproduksi (pencegahan stunting dan pendampingan KDRT), Bahtsul Masail, serta Gerakan Santri Makan Ikan.

• Pemberdayaan Ekonomi: Gebyar UMKM, Literasi Keuangan Syariah bekerja sama dengan Masyarakat Ekonomi Syariah (MES), BPR, dan LKM untuk membimbing warga prasejahtera serta melawan praktik rentenir.

• Malam Puncak: Puncak Gebyar Hari Santri Nasional akan diselenggarakan pada 24–25 Oktober 2026 bertempat di Kantor PCNU Kabupaten Tangerang.

"Perjuangan santri memiliki rekam jejak sejarah yang luar biasa bagi kemerdekaan dan pembangunan bangsa. Momentum Hari Santri ini menjadi sarana sinergi antara pemerintah dan ulama demi kemaslahatan bersama," pungkas Ujang Sidik. (Red)

Published in Banten

Kota Tangerang, lensafokus.id - Wakil Wali Kota Tangerang, H. Maryono Hasan, menyampaikan sambutan pada acara Grand Launching Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) ASSTA Tahun Ajaran 2027/2028 As Syukriyyah, Jumat (2/10/2026). (Sumber : Prokopim Kota Tangerang)
Modernisasi pendidikan harus mampu menjawab perubahan zaman tanpa kehilangan nilai-nilai yang menjadi fondasi pembentukan karakter. Kemajuan teknologi dan sistem pendidikan perlu berjalan seiring dengan penguatan akhlak.

Hal tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Tangerang, H. Maryono, saat menghadiri Grand Launching Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) ASSTA Tahun Ajaran 2027/2028 As Syukriyyah di TangCity Mall, Tangerang, Jumat (02/10/2026).

Maryono, mengapresiasi langkah As Syukriyyah yang terus melakukan pengembangan dan inovasi dalam penyelenggaraan pendidikan, salah satunya melalui peluncuran sistem penerimaan murid baru tersebut.

“Saya sangat mengapresiasi kiprah As Syukriyyah yang tidak meninggalkan nilai-nilai agama, sosial, dan budaya di tengah modernisasi. As Syukriyyah telah ambil bagian dalam dunia pendidikan Kota Tangerang untuk melahirkan generasi yang unggul, cerdas, dan berakhlakul karimah,” ujar Maryono.

Menurutnya, generasi masa depan tidak cukup hanya memiliki kemampuan akademik. Mereka juga perlu dibekali mental yang kuat, kompetensi, serta akhlak agar mampu menghadapi perubahan yang berlangsung semakin cepat.

Hal itu juga dirasakan Maryono sebagai orang tua yang pernah menyekolahkan anaknya di As Syukriyyah. Selain pembentukan karakter, anak-anak juga mendapat ruang untuk mengenali dan mengembangkan bakat serta minatnya.

“Sebagai orang tua, saya bersyukur anak-anak saya mendapatkan pendidikan yang turut membangun karakter sesuai dengan yang kami harapkan. Mereka juga diarahkan untuk mengenali dan mengembangkan bakat serta minatnya,” ungkapnya.

Ia berharap, As Syukriyyah terus berinovasi dan beradaptasi dengan kebutuhan zaman, sekaligus memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kota Tangerang dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter.

“Mudah-mudahan As Syukriyyah terus membangun sinergi dan kolaborasi dengan Pemerintah Kota Tangerang, untuk mewujudkan tidak hanya generasi emas 2045, tetapi juga generasi-generasi berikutnya yang mampu berkontribusi pada negeri,” pungkas Maryono. (Sumarna)

Published in Banten
Go to top