Items filtered by date: Wednesday, 21 October 2026

TANGERANG, lensafokus.id – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid secara resmi membuka acara Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) Akbar 2026 yang diselenggarakan oleh PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Tangerang di Aula Masjid Agung Al-Amjad, Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Rabu (21/10/26).

Kegiatan pelatihan dan pemberdayaan ini dihadiri oleh jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten Tangerang, manajemen PNM Cabang Tangerang, serta ratusan nasabah PNM yang didominasi oleh kaum ibu pelaku UMKM di wilayah Kabupaten Tangerang. Turut hadir mendampingi Bupati antara lain Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Tangerang, Kabid Koperasi, Sekcam Tigaraksa, Lurah Tigaraksa, kepala desa setempat, serta unsur TNI dan Polri.

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada PNM Cabang Tangerang atas kontribusi nyatanya dalam menyalurkan pembiayaan serta pendampingan usaha bagi masyarakat.

"Terima kasih kepada PNM yang telah memberikan akses permodalan bagi masyarakat kami. Langkah ini menjadi fondasi penting dalam menumbuhkan perekonomian UMKM di Kabupaten Tangerang," ujar Bupati Maesyal.

Bupati Maesyal menegaskan bahwa sektor UMKM memberikan kontribusi yang sangat besar bagi perekonomian daerah maupun nasional. Berdasarkan data, jumlah UMKM di Kabupaten Tangerang yang tercatat sebanyak 61.000 pada tahun 2024 terus mengalami tren positif dengan pertumbuhan rata-rata 19.000 UMKM baru setiap tahunnya.

"Kontribusi dan pergerakan roda perekonomian di Kabupaten Tangerang tidak lepas dari peran penting ibu-ibu. Ketika ibu-ibu mandiri secara ekonomi, keluarga dan daerah pun ikut sejahtera," tegas Bupati Maesyal.

Bupati Maesyal juga berinteraksi dan berdialog langsung dengan para nasabah untuk mendengar manfaat program PNM bagi ekonomi keluarga. Pada kesempatan tersebut, Bupati turut mengingatkan nasabah agar tetap disiplin dalam mengangsur, menyarankan peningkatan kemitraan lapangan antara PNM dan pemda, serta menginformasikan program sekolah gratis dari pemda untuk anak-anak di Kabupaten Tangerang.

Bupati Maesyal secara simbolis menyerahkan hadiah Umroh Gratis dari PNM Cabang Tangerang kepada dua orang nasabah yang beruntung.

Sementara itu, Pemimpin Cabang PNM Tangerang, Edy Prayugo, menjelaskan bahwa kegiatan PKU Akbar ini digelar sebagai bentuk literasi dan pelatihan berkelanjutan agar para pelaku usaha mikro dapat naik kelas.

"Kegiatan PKU Akbar ini merupakan bagian dari literasi dan pelatihan bagi para nasabah. Di sini ibu-ibu dibekali kemampuan pembuatan pembukuan, perbaikan kemasan, hingga strategi pemasaran agar kualitas produk meningkat dan bisa memberikan penghasilan tambahan bagi keluarga," jelas Edy.

Edy memaparkan, hingga saat ini PNM Cabang Tangerang telah menjangkau sebanyak 293.000 nasabah di wilayah Tangerang Raya. Khusus untuk wilayah Kabupaten Tangerang, tercatat lebih dari 56.000 nasabah kelompok yang telah dibiayai.

Terkait persyaratan, PNM memberikan kemudahan akses permodalan tanpa prosedur yang rumit, bahkan bagi masyarakat yang baru ingin memulai usaha.

"Persyaratannya sangat mudah. Ibu-ibu yang baru mau mulai usaha dalam sistem kelompok sudah bisa mengajukan pembiayaan, dimulai dari Rp2 juta. Jika usahanya berkembang dan riwayat pembayarannya lancar, plafon pinjaman dapat ditingkatkan bertahap hingga maksimal Rp15 juta," jelasnya.

Selain skema pembiayaan kelompok, PNM juga menyediakan layanan pembiayaan individual dengan jaminan untuk pengembangan bisnis hingga maksimal Rp200 juta.

Edy juga menegaskan komitmen PNM dalam mendukung kebijakan pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto untuk menekan angka pengangguran serta membebaskan masyarakat dari jeratan pinjaman online (pinjol) ilegal.

"PNM bertugas membantu program pemerintah dalam mengurangi pengangguran dan memajukan UMKM yang belum berkembang. Selain itu, hadirnya PNM juga menjadi solusi nyata untuk menekan maraknya pinjol ilegal yang memberatkan masyarakat dengan bunga tinggi. Kita bergeser mengarahkan masyarakat ke pembiayaan resmi yang aman dan terdaftar di OJK," pungkas Edy. (Red)

Published in Banten

TANGERANG, lensafokus.id — Ketua Bunda PAUD Kabupaten Tangerang, Rismawati Maesyal Rasyid, mendorong penguatan pemenuhan gizi anak sejak usia dini melalui program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) di satuan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Program ini diikuti 3.791 peserta didik dari tujuh kecamatan dan 10 desa di Kabupaten Tangerang sebagai upaya mendukung tumbuh kembang anak, mencegah kekurangan gizi, serta menekan angka stunting.

Kegiatan PMT tersebut dimulai pada Rabu (21/10/2026) di TK Negeri Rajawali, Kecamatan Rajeg. Program ini dilaksanakan dalam enam tahap dengan sasaran peserta didik PAUD di Kecamatan Rajeg, Teluknaga, Pakuhaji, Sepatan Timur, Kosambi, Solear, dan Gunung Kaler.

Dalam sambutannya, Rismawati menegaskan bahwa PAUD memiliki peran strategis dalam membentuk fondasi pertumbuhan dan perkembangan anak, terutama pada fase golden age atau masa keemasan. Pada periode ini, anak mengalami pertumbuhan dan perkembangan yang sangat pesat sehingga membutuhkan layanan pendidikan berkualitas serta asupan gizi yang cukup sesuai tahapan perkembangannya.

“Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi anak Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) merupakan program intervensi gizi untuk mendukung tumbuh kembang anak, mencegah kekurangan gizi, dan menekan angka stunting,” ujar Rismawati.

Menurutnya, pelaksanaan PMT bukan sekadar kegiatan seremonial makan bersama, melainkan bentuk komitmen dan kepedulian pemerintah, satuan pendidikan, serta masyarakat untuk memastikan anak-anak mendapatkan asupan gizi yang cukup, sehat, dan aman. Program tersebut juga menjadi langkah strategis dalam mendukung percepatan penurunan angka stunting sekaligus menyukseskan program PAUD Holistik Integratif.

Rismawati mengajak para orang tua untuk membiasakan pola makan sehat di rumah dan tidak hanya mengandalkan makanan tambahan dari sekolah. Ia menekankan pentingnya pola asuh yang baik serta pemenuhan asupan bergizi setiap hari agar kebutuhan tumbuh kembang anak dapat terpenuhi secara berkelanjutan.

“Maka pada kesempatan yang berbahagia ini, saya mengajak para orang tua untuk melanjutkan kebiasaan makan sehat di rumah, tidak hanya bergantung pada makanan tambahan dari sekolah, serta lebih peduli pada pola asuh dan asupan harian anak,” tuturnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para guru, pengurus PAUD, dan pihak penyelenggara yang telah menyiapkan menu bergizi serta mendampingi anak-anak selama kegiatan berlangsung. Rismawati berharap kolaborasi pemerintah, satuan pendidikan, dan keluarga terus diperkuat agar anak-anak Kabupaten Tangerang tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, dan ceria, sekaligus siap menjadi generasi emas Indonesia, sejalan dengan Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia serta visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Tangerang.

Sementara itu, Plt. Kepala Bidang PAUD dan Kasi Sarpras Bidang SD, Yudi Nursapyudin, mengatakan program PMT bagi peserta didik PAUD dilaksanakan dalam enam tahap. Tahap pertama dimulai pada Rabu (21/10/2026) di TK Negeri Rajawali, Kecamatan Rajeg.

"Kegiatan tersebut bertujuan mendukung kesehatan anak melalui pemeriksaan kesehatan dasar, penerapan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), edukasi gizi seimbang, keamanan pangan, kesehatan lingkungan, serta kesehatan orang tua," jelasnya.

Yudi juga menjelaskan, dalam penyediaan makanan, menu PMT diarahkan untuk mengandung protein hewani pada setiap sajian, memanfaatkan pangan lokal yang mudah diperoleh dan aman, serta diolah hingga matang sempurna.

Ia menambahkan, program PMT diharapkan dapat mendukung pertumbuhan fisik dan perkembangan otak anak secara optimal pada masa keemasan. Selain itu, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mencegah gangguan pertumbuhan dan mengurangi risiko kekurangan gizi pada anak usia dini.

"Adapun 3.791 peserta didik penerima PMT berasal dari 10 desa di tujuh kecamatan," jelaskan.

Program PMT tersebut didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Tangerang Tahun Anggaran 2026. Melalui pelaksanaan program ini, pemenuhan gizi anak diharapkan semakin diperhatikan melalui kolaborasi pemerintah, satuan pendidikan, dan keluarga agar anak-anak dapat tumbuh dan berkembang secara optimal. (Red)

Published in Banten

TANGERANG, lensafokus.id – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mendorong para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk terus meningkatkan kapasitas dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi agar mampu naik kelas dan semakin berdaya saing.

Hal tersebut disampaikan Bupati Maesyal Rasyid saat membuka Program Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) Akbar dan Temu Usaha Nasabah Mekaar PNM Cabang Tangerang yang digelar di aula Masjid Agung Alamjad, Rabu (21/10/26).

"UMKM naik kelas itu tidak cukup hanya dari sisi permodalan, tapi juga ditentukan oleh kompetensi pelaku UMKM-nya, produk yang berkualitas dan mampu bersaing serta jangkauan pasar yang luas," ungkap Bupati Maesyal

Menurut dia, UMKM memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian daerah. Untuk itu pengembangan dan dukungan terhadap UMKM harus terus dilakukan agar usahanya dapat tumbuh secara berkelanjutan dan memberikan kontribusi, bukan hanya untuk kesejahteraan para pelaku UMKM dan masyarakat, namun juga perekonomian daerah

“UMKM memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian daerah, membuka lapangan kerja, meningkatkan pendapatan keluarga, serta memperkuat kesejahteraan masyarakat,” ujarnya

Bupati juga mengajak para nasabah PNM Mekar untuk memanfaatkan teknologi digital, menjaga kualitas produk, memperluas jaringan pemasaran, serta mengelola keuangan usaha secara tertib dan bijak agar usahanya benar mampu bersaing dan berkembang

“Jadikan setiap tantangan sebagai peluang untuk berinovasi dan kebersamaan sebagai kekuatan untuk maju bersama. Kita ingin UMKM Kabupaten Tangerang semakin mandiri, berdaya saing, dan menjadi bagian penting dalam mewujudkan Kabupaten Tangerang yang semakin gemilang,” katanya.

Pihaknya pun mengapresiasi PT. Permodalan Nasional Madani (PNM) yang terus berperan dalam pengembangan UMKM, khususnya melalui pemberdayaan perempuan dan penguatan kapasitas pelaku usaha.

"Terima kasih dan apresiasi kepada pihak PNM yang terus aktif mengembangkan UMKM, khususnya melalui pemberdayaan perempuan dan penguatan kapasitas para pelaku usaha. Semoga ini juga bisa jadi contoh bagi yang lainnya," pungkasnya. (Red)

Published in Banten

KOTA TANGERANG, lensafokus.id – Ribuan pencari kerja (pencaker) memadati kegiatan Gebyar Rekrutmen Kerja yang digelar di Tangerang Convention Center (TCC) Cimone, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, Banten, Rabu (21/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 21–22 Oktober 2026, ini menjadi salah satu upaya Pemerintah Kota Tangerang dalam memperluas kesempatan kerja sekaligus menekan angka pengangguran terbuka.

Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, mengatakan Gebyar Rekrutmen Kerja merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan akses pekerjaan bagi masyarakat. Program ini juga menjadi bagian dari upaya mengoptimalkan program unggulan 3G, khususnya Gampang Kerja.

“Kami membuka Gebyar Rekrutmen Kerja untuk mendorong program unggulan 3G, Gampang Kerja bisa dirasakan manfaatnya bagi masyarakat luas. Antusiasnya sangat luar biasa, data terakhir ada 3.239 pencaker yang menjalani seleksi dari 7.678 orang yang melamar lewat aplikasi Tangerang LIVE,” ujar Sachrudin, Rabu (21/10/2026).

Sementara itu, Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Tangerang, Ujang Hendra Gunawan, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut menyediakan 1.267 lowongan pekerjaan dari 25 perusahaan yang bergerak di berbagai sektor.

Menurut Ujang, Gebyar Rekrutmen Kerja kali ini memiliki mekanisme berbeda dibandingkan bursa kerja pada umumnya. Para pelamar tidak hanya menyerahkan berkas lamaran, tetapi juga dapat mengikuti tahapan seleksi secara langsung di lokasi kegiatan.

“Gebyar ini berbeda dari job fair biasanya, jadi ribuan peserta yang hadir di sini tidak hanya melamar, melainkan langsung melakukan seleksi di tempat. Ada yang tes psikologi, tes kompetensi, sampai walk-in interview, bahkan ada yang langsung diumumkan hasilnya hari ini juga,” jelas Ujang.

Pelaksanaan seleksi langsung tersebut diharapkan dapat mempercepat proses perekrutan dan mempertemukan perusahaan dengan kandidat yang sesuai kebutuhan. Bagi pencari kerja, kegiatan ini juga memberikan kesempatan untuk mengakses beragam lowongan dalam satu lokasi.

Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pencari kerja yang mengikuti proses seleksi. Salah satunya Fahrur Rozi (25), warga Kecamatan Jatiuwung, yang mengaku terbantu dengan penyelenggaraan kegiatan tersebut.

“Saya sangat senang adanya acara seperti ini karena bisa mencoba melamar pekerjaan langsung, lowongannya ada banyak, dari kualifikasi lulusan SD sampai S1 semuanya ada. Apalagi prosesnya juga tidak ribet dan cepat,” ungkap Fahrur. (Sumarna)

Published in Banten

KOTA TANGERANG, lensafokus.id – Wali Kota Tangerang H. Sachrudin turut memperagakan gerakan pencak silat bersama ribuan pelajar dalam Gebyar Silat Benteng Pelajar Kota Tangerang Tahun 2026 di Stadion Benteng Reborn, Rabu (21/10/2026).

Kegiatan yang melibatkan sekitar 5.000 atlet pencak silat tingkat pelajar tersebut menampilkan Jurus Silat Benteng secara kolosal. Para pesilat, mulai dari anak-anak hingga remaja, tampil serempak memperagakan beragam jurus dan ketangkasan di hadapan jajaran Pemerintah Kota Tangerang dan para undangan.

Wakil Wali Kota Tangerang H. Maryono Hasan turut menyaksikan kegiatan tersebut bersama jajaran pemerintah daerah. Suasana stadion pun dipenuhi semangat para pelajar yang menunjukkan kemampuan sekaligus kecintaan mereka terhadap seni bela diri tradisional Indonesia.

Sachrudin mengapresiasi penyelenggaraan Gebyar Silat Benteng Pelajar. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang unjuk kemampuan, tetapi juga sarana membentuk karakter, kedisiplinan, serta menjaga kesehatan fisik dan mental generasi muda.

“Tentunya selain melestarikan seni budaya luhur bangsa, silat ini membina mentalitas, karakter pantang menyerah, serta kedisiplinan para siswa. Maka memasyarakatkan dan membumikan silat di tengah pelajar ini harus terus kita upayakan,” ujar Sachrudin.

Ia menegaskan, Pemerintah Kota Tangerang berkomitmen mendukung pembinaan dan pengembangan atlet pencak silat sejak usia dini. Upaya tersebut diharapkan dapat melahirkan bibit-bibit atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Kota Tangerang di tingkat regional, nasional, hingga internasional.

“Pencak silat bukan hanya olahraga, tapi warisan budaya yang harus kita banggakan. Melalui pembinaan yang terstruktur di tingkat pelajar, kita tidak hanya mencetak calon juara, tetapi juga membentengi anak-anak kita dengan kegiatan yang bernilai positif,” tuturnya.

Sachrudin berharap pengalaman mengikuti kegiatan berskala besar tersebut dapat menjadi kebanggaan tersendiri bagi para pelajar, sekaligus memotivasi mereka untuk terus berlatih dan mengembangkan potensi di bidang olahraga pencak silat.

“Semoga ini menjadi pengalaman besar bagi mereka, menjadi bagian dari kebanggaan diri, orang tua, sekolah dan juga Kota Tangerang,” pungkasnya. (Sumarna)

Published in Banten
Go to top