Items filtered by date: Thursday, 01 October 2026

Tangerang, lensafokus.id - Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid menghadiri acara rebranding Yasmin Hotel Karawaci menjadi Sapphire Sky Hotel Karawaci yang berlokasi di Kelurahan Binong Kec. Curug, Kamis (01/10/26)

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal mendorong kepada segenap jajaran direksi dan manajemen Sapphire Sky Hotel Karawaci agar ikut membantu keberadaan UMKM dan pekerja lokal di Kabupaten Tangerang, khususnya di sekitar Sapphire Sky Hotel Karawaci.

"Dinas-dinas sering ke sini. Makanya saya minta ke Bu Ana dengan Pak Indra nanti coba dirancang hotel ini terus maju. Artinya kebutuhan-kebutuhan untuk mendukung operasional hotel ini bisa memanfaatkan, menggunakan dan memberikan kesempatan kepada UMKM yang ada di Kabupaten Tangerang," ujar Bupati Maesyal

Lanjut dia, keberadaan Hotel Yasmine yang sekarang berubah nama menjadi Sapphire Sky Hotel Karawaci telah banyak memberikan kontribusi, bukan hanya kepada pemerintah daerah namun juga masyarakat sekitar. Untuk itu, ia berharap kapada pihak manajemen baru tetap mempertahankan pegawai lama dan mengutamakan masyarakat sekitar untuk mengisi lowongan yang tersedia

"Pegawainya yang ada jangan ke mana-mana supaya mereka bisa juga tetap bertugas di sini. Mereka sebagian besar adalah masyarakat kami. Karena mereka-merekalah yang merintis keberadaan hotel ini sebelumnya," pintanya

Bupati berharap dengan perubahan nama dan manajemen yang baru dengan berbagai inovasinya bisa membuat semangat baru bagi para karyawan dan membuat Sapphire Sky Hotel Karawaci semakin maju dan berkembang lagi.

"Mudah-mudahan begitu dirubah namanya, semakin bertambah semangat dan bertambah rasa memilikinya. Bahkan sebisa mungkin mereka juga akan turut serta memajukan hotel di sini sesuai dengan tugas fungsinya," imbuhnya

Pihaknya pun mengucapkan terima kasih dan apresiasinya kepada jajaran direksi Sapphire Sky Hotel Karawaci yang tetap mempertahankan utilitas, infrastruktur, dan sarana lainnya berada di Kelurahan Binong, Kecamatan Curug.

"Kami sangat berterima kasih kepada Pak Indra, khususnya Pak Yudi yang sudah memberikan kesempatan bahwa hotel ini tetap berada di sini dan memberikan kontribusi kepada pemerintah daerah," ucapnya

Sementara itu, Direktur Utama Saphire Sky Hospitality, Indra Johari mengungkapkan bahwa acara tersebut menjadi tonggak sejarah baru perjalanan Hotel Yasmin yang secara resmi berubah nama menjadi Saphire Sky Hotel Karawaci

"Hari ini tanggal 1 Oktober 2026 menjadi sebuah tonggak baru dalam perjalanan hotel ini. Mulai hari ini Yasmin Hotel secara resmi berubah nama menjadi Saphire Sky Hotel Karawaci dan akan berada di bawah Saphire Sky Hospitality," ungkapnya

Menurut Indra, rebranding Yasmin Hotel Karawaci menjadi Sapphire Sky Hotel Karawaci bukan hanya sekedar mengganti nama bukan hanya mengganti logo dan nama hotel tetapi juga merupakan bagian dari transformasi yang lebih besar, yang akan membawa Sapphire Sky Hotel Karawaci masuk dengan standar yang lebih baik, layanan yang lebih konsisten dan lebih lengkap serta menetapkan arah bisnis yang lebih jelas.

"Rebranding ini merupakan bagian dari transformasi yang lebih besar. Kami ingin membawa hotel ini masuk ke tahap berikutnya dengan standar yang lebih baik layanan yang lebih konsisten pelayanan yang lebih lengkap dan arah bisnis yang lebih jelas," ujarnya. (Red)

Published in Banten

TANGERANG, lensafokus.id — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang menggelar Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026 yang berlangsung di Lapangan Raden Arya Yudhanegara, Pusat Pemerintahan Kabupaten (Puspemkab) Tangerang, Tigaraksa, pada Senin (01/10/2026).

Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, bertindak sebagai Inspektur Upacara. Kegiatan ini diikuti oleh Wakil Bupati Tangerang, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tangerang.

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila tahun ini mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”. Tema ini menjadi pendorong semangat bagi seluruh abdi negara dan masyarakat untuk terus membumikan nilai-nilai Pancasila sebagai fondasi utama dalam menjaga persatuan nasional dan mendukung tercapainya cita-cita bangsa.

Dalam suasana yang tertib dan penuh khidmat, para peserta upacara bersama-sama mengheningkan cipta untuk mengenang jasa para pahlawan revolusi yang telah gugur demi mempertahankan kedaulatan Pancasila. Pembacaan teks Pancasila, Pembukaan UUD 1945, serta Naskah Ikrar turut menggaungkan kembali komitmen bersama dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Melalui momentum ini, Pemerintah Kabupaten Tangerang mengajak seluruh jajaran ASN dan elemen masyarakat untuk menjadikan Pancasila bukan sekadar simbol, melainkan sebagai pedoman moral dalam memberikan pelayanan publik yang berintegritas, berkeadilan, dan berdampak positif bagi kemajuan Kabupaten Tangerang. (Red)

Published in Banten

TANGERANG, lensafokus.id – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid melantik dan mengambil sumpah/janji tujuh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tangerang bertempat di Aula Pendopo Bupati Tangerang, Rabu (30/9/2026).

Pelantikan tersebut terdiri dari pengangkatan CPNS menjadi PNS dari lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) formasi Tahun Anggaran 2025 dan pengangkatan PNS dalam jabatan fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tangerang Tahun Anggaran 2026.

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh ASN yang telah dilantik. Ia meminta para ASN yang baru dilantik dapat menjalankan tugas dengan baik, jujur, terus berinovasi, serta meningkatkan kinerja dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya.

“Selamat kepada seluruh ASN yang telah dilantik. Saya berharap saudara-saudara yang baru saja dilantik dan diangkat menjadi PNS supaya terus berbuat baik, terus juga berinovasi, berkinerja baik dan bertanggung jawab,” ujar Bupati Maesyal.

Adapun tujuh orang ASN yang dilantik terdiri dari tiga orang lulusan IPDN yang diangkat dari CPNS menjadi PNS. Sementara empat orang lainnya merupakan PNS yang diangkat dalam jabatan fungsional.

Bupati Maesyal mengingatkan agar para ASN memahami tugas dan tanggung jawab sesuai dengan unit kerja masing-masing. Ia meminta seluruh ASN untuk mengikuti pembinaan dan arahan dari pimpinan serta membangun komunikasi yang baik dalam menjalankan tugas.

“Jangan lupa melakukan tugas di satu unit kerja. Ada pembinanya di situ, ada kepala seksi, ada kasubbag atau kepala bidang, ada juga sekretaris, dan ada juga kepala dinas. Bangun komunikasi yang baik dengan semuanya,” katanya.

Menurutnya, setiap ASN harus melaksanakan tugas dengan sepenuh hati serta memberikan dukungan terhadap pimpinan dalam menjalankan roda pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.

Bupati Maesyal juga menambahkan, pemahaman terhadap norma-norma kepegawaian harus terus dijaga oleh setiap ASN. Jika dalam pelaksanaan tugas terdapat persoalan dan hambatan, ia meminta agar terlebih dahulu berkomunikasi, diskusi dan malakukan koordinasikan dengan pimpinan di lingkungan kerja.

“Norma-norma kepegawaian saya kira sudah tahu. Kalau ada apa-apa bisa runding dengan pimpinannya, jangan ke mana-mana, karena keberadaan pemerintah adalah itu dijaga oleh kita,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa status sebagai ASN merupakan amanah yang harus disyukuri dan dibuktikan dengan pelaksanaan tugas yang baik. Rasa syukur tersebut, menurutnya, harus berjalan seiring dengan peningkatan kinerja dan tanggung jawab terhadap tugas dan fungsi masing-masing ASN bekerja

“Kita yang sudah bekerja patut bersyukur dan tentunya rasa syukur ini harus diimbangi dengan kinerja kita, tanggung jawab kita terhadap tugas fungsi,” tandasnya.

Bupati Maesyal berharap tujuh ASN yang telah dilantik dapat segera menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab serta memberikan kontribusi dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat di Kabupaten Tangerang. (Red)

Published in Banten

Tangerang, lensafokus.id - Dewan Kesenian Kabupaten Tangerang (DKKT) merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 dengan penuh khidmat dan kemeriahan di Gedung Graha Pemuda KNPI Kabupaten Tangerang, Tigaraksa, pada Kamis (1/10/2026). Perayaan milad pertama ini menjadi momentum penting bagi kebangkitan seni dan budaya di Kabupaten Tangerang.

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Tangerang Hj. Intan Nurul Hikmah, S.E., jajaran Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) yang diwakili Kabid Dispora Nurman, Danramil Tigaraksa Kapten Darmanto, Sekretaris MUI Kabupaten Tangerang, serta seluruh pengurus, anggota DKKT dan para pelaku seni se-Kabupaten Tangerang.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Intan Nurul Hikmah memberikan apresiasi tinggi kepada DKKT yang dalam satu tahun terakhir telah aktif menggerakkan kesenian daerah. Menurutnya, kehadiran DKKT bukan sekadar organisasi seremonial, melainkan menjadi garda terdepan dalam menjaga identitas dan warisan leluhur Tangerang.

"Ini bukan hanya sekedar seremonial, tetapi ini adalah bukti nyata dari DKKT untuk melestarikan warisan leluhur yang ada di Kabupaten Tangerang khususnya, dan umumnya di Banten. Pemerintah daerah sangat bangga dan akan terus mendukung," ujar Intan Nurul Hikmah di hadapan para seniman dan budayawan.

IMG 20261001 WA0065

Lebih lanjut, Intan mengajak seluruh masyarakat, terutama generasi muda, untuk kembali mengenal dan mencintai kebudayaan lokal, mulai dari permainan tradisional hingga kuliner khas. Ia menyoroti mulai lunturnya pengetahuan anak-anak terhadap makanan tradisional.

"Saya mengajak kepada seluruh masyarakat Kabupaten Tangerang untuk mengenal kembali permainan tradisional dan makanan tradisional. Karena anak jaman sekarang sudah tidak tau apa itu kue jojorong, kue cincin, kue apem dan lain-lain. Jangan sampai warisan kuliner dan budaya ini punah ditelan zaman," tegasnya.

Sementara itu, Ketua DKKT Hj. Aida Jubaedah menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Pemerintah Kabupaten Tangerang yang telah memberikan dukungan penuh terhadap program-program DKKT selama satu tahun ini. Ia berharap sinergi antara pemerintah dan pelaku seni terus terjaga untuk memajukan kebudayaan Tangerang.

"Terima kasih kepada Pemkab Tangerang, dan semua pihak yang telah mensupport program DKKT. Ini awal, kami akan terus bergerak melestarikan budaya," ucap Hj. Aida. Acara HUT ke-1 ini ditutup dengan penampilan memukau tarian tradisional khas Tangerang dan atraksi debus Banten yang mengundang decak kagum tamu undangan. (Mala)

Published in Banten

Kota Tangerang, lensafokus.id - Pemerintah Kota Tangerang memastikan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 diarahkan untuk mendukung program prioritas yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Hal ini ditegaskan setelah Pemerintah Kota Tangerang bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang menyepakati Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan APBD 2026 dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Tangerang, Rabu (30/09/2026).

Wali Kota Tangerang H. Sachrudin bersama Wakil Wali Kota H. Maryono Hasan hadir dalam rapat paripurna yang ditandai dengan penandatanganan berita acara kesepakatan bersama tersebut.

Sachrudin menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD Kota Tangerang atas sinergi dan komitmen dalam merampungkan pembahasan perubahan anggaran. Menurutnya, kesepakatan tersebut menjadi langkah penting untuk memastikan program pembangunan berjalan sesuai prioritas dan kebutuhan masyarakat.

“Anggaran bukan sekadar angka dalam dokumen perencanaan. Yang terpenting adalah bagaimana anggaran tersebut diterjemahkan menjadi program yang tepat sasaran, memberikan hasil terukur, dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujar Sachrudin seusai rapat paripurna.

Ia menegaskan, dengan waktu pelaksanaan tahun anggaran yang tersisa beberapa bulan, seluruh perangkat daerah harus segera mengoptimalkan pelaksanaan program, memperkuat koordinasi, serta memastikan setiap kegiatan berjalan sesuai target dan ketentuan yang berlaku.

Sachrudin juga mengingatkan bahwa percepatan pembangunan harus berjalan beriringan dengan kualitas pelaksanaan dan akuntabilitas penggunaan anggaran. Dengan demikian, setiap program tidak hanya selesai secara administratif, tetapi juga mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

“Jangan sampai kita hanya berorientasi pada penyerapan anggaran. Kita harus memastikan apa yang dikerjakan, hasil yang dicapai, dan manfaat yang diterima masyarakat. Pembangunan juga harus menjangkau seluruh wilayah Kota Tangerang sesuai kebutuhan dan prioritasnya,” tegasnya.

Adapun sejumlah isu strategis yang menjadi perhatian dalam pelaksanaan Perubahan APBD 2026 meliputi pengurangan kemiskinan ekstrem, percepatan penurunan stunting, penanganan pengangguran, pengendalian inflasi, serta mitigasi bencana dan adaptasi perubahan iklim.

Dalam struktur Perubahan APBD 2026 yang disepakati, Pendapatan Daerah dianggarkan sebesar Rp5,18 triliun, terdiri atas Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp3,22 triliun dan Pendapatan Transfer sebesar Rp1,96 triliun.

Sementara itu, Belanja Daerah dianggarkan sebesar Rp5,76 triliun, meliputi Belanja Operasi sebesar Rp4,67 triliun, Belanja Modal sebesar Rp1,05 triliun, dan Belanja Tidak Terduga (BTT) sebesar Rp35,42 miliar. Adapun defisit anggaran sebesar Rp581,04 miliar direncanakan ditutup melalui pembiayaan daerah.

Melalui perubahan APBD ini, jajaran Pemkot Tangerang menegaskan komitmennya untuk mengoptimalkan penggunaan anggaran secara efektif, mempercepat pelaksanaan program prioritas, serta memastikan pembangunan menghasilkan dampak yang terukur bagi masyarakat. Sebab, keberhasilan pembangunan bukan hanya tentang berapa besar anggaran yang dibelanjakan, melainkan seberapa besar manfaat yang dapat dirasakan oleh warga Kota Tangerang. (Sumarna)

Published in Banten
Go to top