Banten

Banten (7350)

KOTA TANGERANG, lensafokus.id – Ratusan pesilat cilik dan remaja dari berbagai perguruan serta sekolah di Kota Tangerang mematangkan persiapan menuju pemecahan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) melalui simulasi pencak silat kolosal di Stadion Benteng Reborn, Minggu (19/10/2026).

Simulasi tersebut menjadi bagian dari persiapan akhir menjelang puncak kegiatan pemecahan rekor MURI yang dijadwalkan berlangsung pada 21 Oktober 2026 di lokasi yang sama.

Ratusan peserta dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), hingga sekolah menengah atas dan sekolah menengah kejuruan (SMA/SMK), tampak antusias mengikuti setiap gerakan dan jurus pencak silat yang diperagakan secara serempak.

Meski masih berusia dini, para pesilat menunjukkan semangat, kedisiplinan, dan kekompakan yang luar biasa. Gerakan pencak silat sebagai salah satu warisan budaya bangsa Indonesia ditampilkan dengan penuh percaya diri. Kegiatan ini sekaligus menjadi upaya menanamkan kecintaan terhadap budaya dan seni bela diri tradisional sejak usia dini.

Simulasi tersebut dihadiri Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Tangerang, Irman Puja Hendra, serta Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Tangerang, H. Sudirman.

Ketua IPSI Kota Tangerang, Irman Puja Hendra, mengaku bangga melihat antusiasme para pesilat cilik yang mampu memperagakan berbagai gerakan dengan lincah, termasuk memainkan senjata golok dan toya.

“Ini sangat luar biasa. Ratusan pesilat cilik kita hari ini menunjukkan bahwa regenerasi pencak silat di Kota Tangerang berjalan sangat baik dan banyak penggemarnya, dari mulai tingkat anak-anak sampai dewasa. Simulasi ini kita lakukan untuk memastikan kekompakan dan kesiapan mereka. Mereka adalah aset masa depan yang akan membawa nama Kota Tangerang untuk memecahkan Rekor MURI,” ujar Irman.

Sementara itu, Ketua KONI Kota Tangerang, H. Sudirman, menilai keterlibatan pesilat cilik dan remaja memiliki arti strategis dalam pembinaan olahraga sejak usia dini, khususnya melalui lingkungan sekolah.

“Kami di KONI sangat mendukung. Ketika anak-anak usia dini sudah mencintai pencak silat, maka masa depan prestasi olahraga di Kota Tangerang akan sangat cerah ke depan. Semangat mereka hari ini adalah modal utama kita untuk sukses pada tanggal 21 Oktober nanti,” ujar Sudirman. (Sumarna)

KOTA TANGERANG, lensafokus.id — Ribuan pesilat usia dini dari berbagai daerah di Indonesia memadati BaleKota Mall, Kota Tangerang, saat penutupan Silat Benteng Cisadane Championship (SBCC) Kids II Tingkat Nasional, Minggu (18/10/2026). Kejuaraan ini diikuti 2.029 atlet dari 130 kontingen yang mewakili 15 provinsi di Indonesia.

Wakil Wali Kota Tangerang, H. Maryono Hasan, yang menutup secara resmi kejuaraan tersebut, mengajak para pesilat muda menjadikan kompetisi bukan sekadar ajang mengejar kemenangan, melainkan juga sarana membentuk karakter, kedisiplinan, sportivitas, dan semangat perjuangan dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam sambutannya, Maryono menegaskan bahwa keberhasilan seorang atlet tidak hanya diukur dari posisi di podium, tetapi juga dari ilmu, pengalaman, dan nilai-nilai positif yang diperoleh selama mengikuti pertandingan.

"Teruslah berlatih, anak-anakku sekalian! Kemenangan sejatinya bukan sekadar menjadi juara satu, dua, atau tiga. Itu hanya urutan penilaian. Namun, jika kalian pulang dari sini membawa bekal keilmuan, kedisiplinan, serta nilai-nilai perjuangan yang dikembangkan dalam kehidupan sehari-hari hingga dewasa kelak, itulah kemenangan yang sesungguhnya," pesan Maryono.

Menurutnya, pembinaan olahraga sejak usia dini perlu dilakukan secara berkelanjutan melalui kolaborasi antara Pemerintah Kota Tangerang, Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI), perguruan pencak silat, dunia pendidikan, orang tua, dan masyarakat.

Maryono menilai, pencak silat tidak hanya berperan dalam melahirkan atlet berprestasi, tetapi juga menjadi sarana pelestarian budaya bangsa sekaligus membentuk generasi muda yang berkarakter, disiplin, dan memiliki daya juang tinggi.

Pada kesempatan tersebut, Maryono menyampaikan apresiasi kepada panitia penyelenggara, IPSI, para pelatih, orang tua, dewan juri, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan SBCC Kids II Tingkat Nasional.

Ia berharap kejuaraan tersebut dapat diselenggarakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya memperkuat regenerasi atlet pencak silat di Indonesia.

"Terima kasih kepada panitia, orang tua, pelatih, hingga dewan juri. Kami berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut. Selain mendorong pembinaan atlet, kejuaraan ini juga memberikan dampak ekonomi positif, menumbuhkan kebanggaan terhadap budaya bangsa, serta mempererat silaturahmi antarpeserta dari berbagai daerah," ujarnya.

Maryono juga berharap pembinaan yang dilakukan sejak usia dini dapat melahirkan atlet-atlet tangguh yang tidak hanya mampu bersaing dalam kompetisi, tetapi juga menjunjung tinggi sportivitas dan mengharumkan nama daerah serta bangsa.

"Semoga pembinaan ini terus menghasilkan generasi-generasi yang tangguh untuk Indonesia Emas 2045, yang dapat dibanggakan oleh orang tua, bangsa, dan negara," tambahnya.

SBCC Kids II Tingkat Nasional sebelumnya dibuka oleh Wali Kota Tangerang dan berlangsung sejak Jumat. Ajang ini diikuti sebanyak 2.029 atlet yang tergabung dalam 130 kontingen dari 15 provinsi di Indonesia.

Untuk mendukung kualitas penyelenggaraan pertandingan, kejuaraan tersebut juga melibatkan empat wasit atau juri internasional.

Selain memperhatikan kualitas kompetisi, panitia turut memastikan aspek perlindungan bagi para peserta. Seluruh atlet yang mengikuti kejuaraan didaftarkan dalam program BPJS Ketenagakerjaan.

Berdasarkan laporan panitia, terdapat empat atlet yang mengalami cedera selama pertandingan. Seluruhnya telah mendapatkan penanganan melalui kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan.

Penyelenggaraan SBCC Kids II Tingkat Nasional diharapkan dapat memperkuat pembinaan pencak silat sejak usia dini, memperluas kesempatan bagi atlet muda untuk menambah pengalaman bertanding, serta meningkatkan kecintaan generasi penerus terhadap olahraga dan warisan budaya bangsa.

Melalui kompetisi ini, Kota Tangerang juga diharapkan semakin berperan dalam mendukung perkembangan olahraga pencak silat sekaligus mempererat hubungan antardaerah melalui kegiatan olahraga nasional. (Sumarna)

TANGERANG, lensafokus.id – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid membuka Bimbingan Organisasi Akbar (BO Akbar) Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Wilayah 3004 Kabupaten Tangerang Tahun 2026, Minggu (18/10/26).

Pada kesempatan tersebut, Bupati Maesyal menekankan pentingnya RAPI beserta seluruh anggotanya untuk terus memperkuat kolaborasi dalam membangun jejaring informasi kedaruratan yang akurat, responsif dan efektif

"Saya harap RAPI Kabupaten Tangerang terus memperkuat kemitraan dengan BPBD, Dinas Kominfo, TNI, Polri, dan instansi terkait dalam membangun jejaring informasi dini kedaruratan yang cepat dan responsif bagi masyarakat," ujar Bupati Maesyal

Bupati Maesyal Rasyid mengapresiasi pelaksanaan BO akbar yang diikuti sekitar 300 hingga 400 peserta. Menurutnya, tingginya antusiasme tersebut menunjukkan kuatnya komitmen anggota dalam memajukan organisasi RAPI di Kabupaten Tangerang.

“BO Akbar ini menjadi momentum untuk memperkuat tata kelola dan etika komunikasi, meningkatkan kapasitas serta kesiapsiagaan anggota dalam situasi darurat, sekaligus mempererat silaturahmi antaranggota RAPI,” ungkapnya

Dia juga berpesan kepada seluruh anggota RAPI untuk terus menjaga profesionalitas dan integritas serta senantiasa hadir membantu masyarakat tanpa membeda-bedakan.

“Jaga nama baik organisasi, santun dalam berkomunikasi, siap menolong dan membawa kedamaian, baik di udara maupun di darat,” pesannya. (Red)

TANGERANG, lensafokus.id – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menghadiri gelaran KNPI Drag Bike yang berlangsung di kawasan Pusat Pemerintahan Kabupaten (Puspemkab) Tangerang, Tigaraksa, Minggu (18/10/26).

Bupati Maesyal mengapresiasi penyelenggaraan Drag Bike yang digelar selama dua hari, Sabtu dan Minggu. Menurutnya, ajang tersebut menjadi wadah positif bagi generasi muda untuk menyalurkan minat dan bakat di dunia otomotif secara aman, terarah, dan terorganisasi.

“Drag bike ini lebih tepat sasaran dan terarah, terutama untuk menghindari anak-anak muda melakukan balap liar yang bisa membahayakan diri sendiri maupun orang lain,” ujar Bupati Maesyal Rasyid.

Ia berharap KNPI Drag Bike 2026 tidak berhenti pada penyelenggaraan tahun ini, tetapi dapat menjadi agenda rutin dengan lokasi yang dapat disesuaikan.

“Sekarang tempatnya di Puspemkab, tahun berikutnya silakan di mana saja. Yang terpenting anak-anak muda ini terorganisir dan punya wadah. Jadi tidak balap liar lagi,” tegasnya.

Bupati juga mengapresiasi kolaborasi KNPI, Pemerintah Kabupaten Tangerang, kepolisian, TNI serta seluruh panitia yang telah menyiapkan penyelenggaraan, termasuk aspek keselamatan dan pengamanan.

“Dokter, ambulans dan pengamanan dari Polres, Kodim, Satpol PP serta Dishub semuanya sudah siap. Kami ingin kegiatan seperti ini benar-benar aman dan memberikan manfaat bagi anak-anak muda,” katanya.

Ia juga berharap ajang tersebut mampu melahirkan bibit-bibit pembalap potensial sekaligus membangun budaya otomotif yang lebih tertib dan aman di Kabupaten Tangerang.

“Semoga penyelenggaraannya berjalan lancar dan kegiatan positif seperti ini bisa terus dilaksanakan,” pungkasnya. (Red)

Tangerang, lensafokus.id - Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah membuka Seminar Pemberdayaan Perempuan, bertema: "Menuju Keluarga Sehat dan Umat Maslahah", yang diselenggarakan oleh Penguruc Cabang Fatayat NU Kabupaten Tangerang, Minggu (18/10/26)

Dalam sambutannya, Wabup Intan menekankan pentingnya peran perempuan, bukan hanya pendamping, melainkan pilar utama dalam mencetak generasi penerus yang berkualitas, sehat, dan berakhlakul karimah

"Perempuan memiliki peran mendasar dan multidimensi dalam pembangunan bangsa. Perempuan bukan hanya sekadar pendamping, melainkan pilar utama dalam mencetak generasi penerus yang berkualitas, sehat, dan berakhlakul karimah," tandas Wabup Intan di Kantor PCNU Kab. Tangerang

Dia menyebut tema "Menuju Keluarga Sehat dan Umat Maslahah", yang diusung pada seminar tersebut memiliki dua isu penting yang saling berkaitan erat dan menjadi fokus perhatian bersama. Pertama aspek perlindungan hukum dan keluarga. Ketahanan keluarga adalah benteng utama pencegahan KDRT, bebas dari kekerasan, saling menghormati dan adanya kedamaian. Kedua adalah aspek tantangan kesehatan, dimana stunting dan kesehatan reproduksi membutuhkan penanganan yang konkret dan multisektor serta berkesinambungan dari hulu ke hilir.

"Pemahaman fiqih perempuan yang moderat dan ramah keluarga harus terus disosialisasikan secara masif agar setiap anggota keluarga, baik suami maupun istri, paham akan hak dan kewajibannya menciptakan lingkungannyang harmonis, bebas dari kekerasan. Edukasi mengenai gizi seimbang, pola asuh 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), serta pemahaman kesehatan reproduksi perempuan harus menyasar hingga ke tingkat desa dan RT/RW," ungkapnya

Wabup Intan juga mengajak seluruh kader-kader Fatayat NU untuk terus menguatkan sinergi dan kolaborasi bersama pemerintah daerah dalam menyukseskan program-program pemerintah, khususnya bidang kesehatan demi mewujudkan generasi penerus yang bebas stunting dan berdaya saing tinggi.

"Saya berharap seminar hari ini tidak berhenti sebagai wacana, tetapi melahirkan rekomendasi serta langkah konkrit yang bisa diterapkan langsung di tengah keluarga dan masyarakat," ujarnya

Pihaknya pun menyambut baik dan mengapresiasi kepada Pimpinan Cabang Fatayat NU Kabupaten Tangerang yang telah menginisiasi kegiatan tersebut sebagai upaya untuk memperkuat peran perempuan yang sangat strategis dalam mewujudkan keluarga yang sehat dan mendatangkan kebaikan bagi semua umat. (Red)

Tangerang, lensafokus.id - Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah melepas ribuan peserta Colour Run KNPI dan membuka secara resmi liga Santri U-15 dan U-23 Kecamatan Pakuhaji, Minggu (18/10/26)

Pada kesempatan tersebut, Wabup Intan mengungkapkan rasa syukur dan bahagianya menyaksikan antusias dan kebersamaan masyarakat Pakuhaji yang memeriahkan HUT ke-34 Kec. Pakuhaji yang juga dalam rangka rangkaian HUT ke-394 Kabupaten Tangerang dan Hari Santri 2026

"Alhamdulillah kita semua dalam keadaan sehat walafiat. Luar biasa antusias dan kebersamaan masyarakat Pakuhaji dalam rangka memeriahkan HUT Kecamatan Pakuhaji ke-34 dan HUT Kabupaten Tangerang ke-394," ujar Wabup Intan

Dia sangat mengapresiasi segenap panitia dan kolaborasi serta partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat yang menggelar kegiatan positif yang manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat

"Kemarin sudah ada festival budaya pak bupati yang membuka, hari ini untuk anak-anak muda Color Run ini. Apresiasi kepada seluruh pihak, baik itu kecamatan, panitia dan elemen masyarakat yang telah menggelar kegiatan positif dan bermanfaat ini," ungkapnya

Lanjut dia, Color Run tersebut merupakan salah satu kegiatan yang bertujuan tidak hanya memasyarakatkan olahraga untuk kebugaran dan kesehatan, tetapi juga menjaga kebersamaan dan menguatkan komitmen bersama dalam rangka mewujudkan Kecamatan Pakuhaji yang maju dan sejahtera

"Saya doakan semua warga Pakuhaji sehat dan Color Run ini bisa jadi agenda tahunan Kecamatan Pakuhaji ke depannya dan tambah ramai lagi pesertanya. hadiahnya lebih banyak lagi. Salam sehat, ceria untuk semuanya," ucapnya

Setelah melepas peserta Fun Run, Wabup Intan juga membuka secara resmi Liga santri U-15 dan U-23 Kec. Pakuhaji dalam rangka memperingati Hari Santri 2026. Dia meminta seluruh pihak untuk menjunjung tinggi sportifitas dan sikap kasatria kepada seluruh tim, ofisial dan para pendukung masing-masing kesebelasan.

"Saya minta, kepada semuanya, kalau bertanding tidak usah ribut karena ini acara olahraga dan milik kita semua. Kalian ini anak santri harus mencontohkan sikap-sikap yang beradab baik untuk masyarakat," tegasnya

Wabup Intan berharap liga santri tersebut bisa dikembangkan lebih lanjut untuk wadah pembinaan dan pembibitan atlet sepak bola, bukan hanya tingkat lokal, namun juga tingkat nasional maupun internasional secara profesional. Dia juga berjanji untuk memfasilitasi 1 pemain terbaik yang bisa masuk ke Akademi Persita

"Nanti yang paling bagus mainnya, satu orang saya biayai untuk masuk ke Akademi Persita. Yang penting kalian sehat semua, bertandinglah secara sportif. Siapapun pemenangnya itu yang terbaik," pungkasnya. (Red)

Page 10 of 735
Go to top