Banten

Banten (6618)

Tangerang, lensafokus.id - Momentum Hari Raya Idul Adha 1447 H dimaknai Polresta Tangerang dengan menunjukkan kepedulian sosial. Polresta Tangerang menyalurkan puluhan hewan kurban ke berbagai elemen masyarakat.

Total ada 18 ekor sapi dan 26 ekor kambing yang didistribusikan untuk merekatkan kebersamaan dan meringankan beban sesama.

"Hewan kurban tersebut disalurkan secara langsung kepada sejumlah pondok pesantren, tokoh agama, serta berbagai komunitas masyarakat," kata Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah, Rabu (27/5/2026).

Komunitas ojek online (ojol) dan ojek pangkalan (opan) turut menjadi sasaran penerima. Di samping organisasi kepemudaan, mahasiswa, dan para mitra kamtibmas Polresta Tangerang termasuk organisasi wartawan.

Selain menyalurkan hewan hidup, Polresta Tangerang juga menggelar pemotongan kurban. Sebanyak 6 ekor sapi disembelih panitia internal. Kemudian daging dikemas dan dibagikan kepada masyarakat sekitar.

Indra Waspada menyampaikan, momen Iduladha menjadi momentum penting bagi kepolisian untuk hadir di tengah masyarakat.

"Bukan hanya menjaga keamanan tetapi juga berbagi kebahagiaan," ujarnya.

Dia melanjutkan, ibadah kurban merupakan bentuk ketakwaan. Sekaligus wujud nyata kepedulian Polri terhadap sesama. Kata Indra Waspada, pihaknya ingin memastikan kebahagiaan Iduladha turut dirasakan seluruh lapisan masyarakat.

Indra Waspada juga menambahkan, distribusi langsung ke komunitas dan pemotongan di Mapolresta dilakukan secara tertib demi menghindari terjadinya penumpukan massa.

"Melalui semangat berbagi ini, diharapkan hubungan kemitraan dan sinergi antara kepolisian dan masyarakat dapat terjalin semakin kuat dan harmonis," pungkas Indra Waspada. (Mala)

TANGERANG, lensafokus.id – Dalam semangat Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Komite Wartawan Reformasi Indonesia Kabupaten Tangerang melaksanakan kegiatan penyembelihan dan pembagian hewan kurban dan dibagikan kepada masyarakat, Kamis (28/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung di kawasan Perum PWS, Desa Margasari, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang tersebut berjalan lancar dan penuh kebersamaan. Warga sekitar tampak antusias mengikuti proses pembagian daging kurban yang dilakukan panitia DPC KWRI Kabupaten Tangerang.

Pada Idul Adha tahun ini, DPC KWRI Kabupaten Tangerang menyembelih 1 (satu) ekor sapi dan 4 (empat) ekor kambing yang kemudian dibagikan kepada masyarakat sekitar, terutama warga yang membutuhkan.

Ketua DPC KWRI Kabupaten Tangerang, Heri Yanto mengatakan, kegiatan kurban merupakan bentuk rasa syukur sekaligus komitmen organisasi untuk terus hadir di tengah masyarakat.

“Kurban ini bukan hanya soal berbagi daging, tetapi bagaimana kita mempererat silaturahmi dan menumbuhkan kepedulian sosial. Kami ingin DPC KWRI Kabupaten Tangerang dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Heri Yanto.

Ia menambahkan, semangat kebersamaan dan gotong royong yang tercipta dalam pelaksanaan kurban menjadi nilai penting yang harus terus dijaga.

“Alhamdulillah kegiatan berjalan lancar dan masyarakat sangat antusias. Mudah-mudahan apa yang kami lakukan hari ini menjadi berkah dan membawa kebahagiaan bagi warga yang menerima,” Tandasnya.

Selain dihadiri pengurus dan anggota KWRI Kabupaten Tangerang, kegiatan tersebut juga melibatkan masyarakat sekitar yang turut membantu proses penyembelihan hingga pendistribusian daging kurban. (Asp)

LEBAK, lensafokus.id – Momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi dimanfaatkan Persatuan Wartawan Indonesia Kabupaten Lebak untuk mempererat kebersamaan dan meningkatkan kepedulian sosial melalui kegiatan pemotongan hewan kurban, Kamis (28/5/2026).

Dalam kegiatan tersebut, PWI Lebak menyembelih satu ekor kambing yang dilaksanakan di kediaman Bendahara PWI Lebak, Jumar. Prosesi pemotongan hewan kurban diikuti oleh jajaran pengurus dan anggota PWI Kabupaten Lebak dengan penuh kekeluargaan dan semangat kebersamaan.

Ketua PWI Kabupaten Lebak, RA Sudrajat mengatakan, pelaksanaan kurban menjadi bentuk rasa syukur sekaligus sarana memperkuat hubungan antaranggota organisasi.

“Alhamdulillah, pada Idul Adha tahun ini PWI Lebak dapat melaksanakan pemotongan satu ekor kambing. Mudah-mudahan pada Idul Adha tahun depan jumlah hewan kurban yang dipotong bisa lebih banyak,” ujar RA Sudrajat.

Sementara itu, Sekretaris PWI Lebak, Mukhtar menuturkan bahwa kegiatan tersebut bukan hanya sebatas ritual keagamaan, tetapi juga menjadi momentum untuk menumbuhkan semangat berbagi kepada masyarakat.

Menurutnya, daging kurban akan didistribusikan kepada warga yang berhak menerima, termasuk masyarakat sekitar dan anggota PWI Lebak.

“Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat nilai kebersamaan, solidaritas, dan kepedulian sosial di lingkungan PWI Lebak,” katanya.

Pelaksanaan pemotongan hewan kurban berlangsung lancar dan penuh khidmat. Suasana kekeluargaan tampak terasa selama kegiatan berlangsung, sejalan dengan makna Hari Raya Idul Adha sebagai momentum pengorbanan, keikhlasan, dan kepedulian terhadap sesama. (C2p)

Kota Tangerang, lensafokus.id — Proyek pembangunan yang dikerjakan pihak Sahabat Konstruksi di Jalan Sukabakti 3, Kelurahan Sukasari, Kecamatan Tangerang, menuai sorotan dari warga sekitar. Pasalnya, proyek tersebut diduga tetap berjalan meski kejelasan terkait Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) belum dapat diperlihatkan kepada publik.

Berdasarkan pantauan awak media di lokasi, aktivitas pembangunan terlihat masih berlangsung. Sejumlah pekerja tampak melakukan pengerjaan bangunan, sementara di bagian depan proyek terpampang banner bertuliskan Sahabat Konstruksi sebagai pelaksana pekerjaan.

Saat awak media mencoba mempertanyakan terkait izin pembangunan kepada salah satu pekerja di lokasi, pekerja tersebut mengaku tidak mengetahui persoalan administrasi proyek.

“Kalau soal izin saya kurang tahu mas, coba tanyakan saja sama Pak Hertanto,” ujar pekerja singkat.

Awak media kemudian mencoba melakukan konfirmasi kepada pihak yang disebut bernama Pak Hertanto terkait dugaan belum adanya izin Persetujuan Bangunan Gedung (PBG). Namun hingga berita ini diterbitkan, belum ada respons maupun penjelasan resmi yang diberikan.

Kondisi tersebut memunculkan berbagai tanggapan dari warga sekitar. Roy satrio, salah satu warga setempat, menilai setiap pembangunan seharusnya tidak hanya fokus pada pengerjaan fisik, tetapi juga wajib mematuhi prosedur dan aturan yang berlaku di Pemerintah Kota Tangerang.

“Kalau memang izin sudah lengkap tentu tidak ada masalah. Tapi ketika pembangunan terus berjalan sementara kejelasan izinnya belum ada, wajar kalau masyarakat bertanya-tanya. Jangan sampai terkesan lebih mengedepankan bangunan dibanding menaati prosedur yang berlaku,” ujar Roy kepada awak media.

Roy satrio juga meminta instansi terkait untuk turun langsung melakukan pengecekan agar tidak muncul dugaan adanya pembiaran terhadap bangunan yang belum melengkapi administrasi perizinan.

Di sisi lain, hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari pihak pelaksana proyek mengenai legalitas pembangunan tersebut. Warga berharap pihak terkait dapat segera memberikan penjelasan secara terbuka agar tidak menimbulkan polemik berkepanjangan di tengah masyarakat. (Sumarna)

TIGARAKSA, lensafokus.id – Pemerintah Kabupaten Tangerang menggelar pelaksanaan salat Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi yang dipusatkan di Masjid Agung Al-Amjad, Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang, Tigaraksa. Rabu, (27/5/26).

Acara ini dihadiri langsung oleh Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, Wakil Bupati, Intan Nurul Hikmah, unsur Forkopimda, Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Tangerang, perwakilan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Tangerang, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Tangerang, tokoh agama, serta ribuan masyarakat Kabupaten Tangerang.

Selain melaksanakan ibadah salat Iduladha bersama warga, momentum hari raya kali ini menjadi sangat istimewa dengan adanya hewan kurban dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto yang diserahkan secara simbolis oleh Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid kepada DKM Masjid Agung Al-Amjad

"Hari ini kami bersama Ketua DMI, MUI, Pak Dandim, Forkopimda, dan Kepala OPD hadir dalam rangka melaksanakan salat Iduladha berjemaah, sekaligus menyampaikan bantuan sapi dari Bapak Presiden Prabowo," ujar Bupati Maesyal Rasyid

Sapi bantuan Presiden tersebut diketahui memiliki bobot yang sangat fantastis, yakni mencapai 1 ton 80 kilogram (1,08 ton). Menariknya, sapi tersebut merupakan hasil budidaya dan peternakan lokal yang dirawat langsung di wilayah Kabupaten Tangerang selama empat tahun terakhir.

Ia berharap agar daging dari hewan kurban berukuran jumbo ini dapat didistribusikan secara merata dan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat di sekitar kawasan Tigaraksa dan Kabupaten Tangerang pada umumnya.

"Mudah-mudahan kurban ini bermanfaat bagi masyarakat sekitar. Hari ini juga akan langsung disembelih oleh pihak DMI dan DKM yang ada di Masjid Al-Amjad," tambahnya.

Bupati Tangerang dan Wakil Bupati Tangerang beserta seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Tangerang juga menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Iduladha 1447 H serta permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh warga.

Pihaknya menegaskan komitmen Pemkab Tangerang untuk terus menyelesaikan berbagai program pembangunan daerah yang masih berjalan demi kesejahteraan masyarakat ke depan.

"Salam hormat kepada seluruh warga. Sekali lagi, mohon maaf lahir dan batin kepada masyarakat Kabupaten Tangerang apabila ke depan kita masih ada PR-PR yang harus kita kerjakan bersama," pungkasnya. (Red)

SERANG, lensafokus.id – Pemerintah Kabupaten Tangerang kembali menorehkan prestasi gemilang dalam pengelolaan keuangan daerah dengan meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) ke-18 kali secara berturut-turut dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun Anggaran 2025.

Penghargaan bergengsi tersebut diterima langsung oleh Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid pada agenda Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Kabupaten/Kota se-Provinsi Banten yang berlangsung di Kantor BPK RI Perwakilan Provinsi Banten, Kota Serang, Selasa (26/5/2026).

Capaian tersebut menjadi bukti nyata konsistensi Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam menghadirkan tata kelola keuangan daerah yang profesional, transparan, dan akuntabel. Predikat WTP yang berhasil dipertahankan selama 18 tahun berturut-turut juga mencerminkan komitmen kuat pemerintah daerah dalam menjalankan program pembangunan berbasis pengelolaan anggaran yang tepat dan bertanggung jawab.

IMG 20260527 WA0016

Dalam keterangannya, Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mengungkapkan rasa syukur dan apresiasi atas kerja keras seluruh jajaran perangkat daerah yang telah berkontribusi dalam penyusunan laporan keuangan secara maksimal.

“Alhamdulillahirabbil’alamin, hari ini Kabupaten Tangerang kembali mendapatkan predikat WTP yang ke-18 kali dari BPK RI atas pelaksanaan audit laporan keuangan tahun 2025. Ini menjadi perjalanan yang sangat positif dan menjadi motivasi bagi kami dalam melaksanakan program-program APBD dengan tata kelola keuangan yang semakin baik,” ujar Bupati Maesyal Rasyid.

Ia juga menyampaikan penghargaan kepada seluruh unsur Pemerintah Kabupaten Tangerang mulai dari Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), Sekretaris Daerah, BPKAD, Bapenda, Inspektorat, Sekretariat DPRD, para kepala OPD, camat, lurah hingga kepala desa yang telah bekerja sama menjaga kualitas laporan keuangan daerah.

Menurutnya, capaian tersebut harus menjadi semangat bersama untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik serta memperkuat pengawasan internal terhadap pengelolaan anggaran daerah.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pegawai Pemerintah Kabupaten Tangerang yang telah bahu-membahu menyusun dan menampilkan laporan keuangan tahun 2025 dengan baik. Mudah-mudahan capaian ini bisa terus kita pertahankan dan tingkatkan, terutama dalam menindaklanjuti berbagai temuan maupun rekomendasi dari BPK dan Inspektorat,” tambahnya.

6a1571ae37841

Sementara itu, Kepala Perwakilan BPK RI Provinsi Banten, Firman Nurcahyadi menyampaikan bahwa seluruh pemerintah daerah di Provinsi Banten berhasil memperoleh opini WTP pada tahun ini. Meski demikian, ia menegaskan pentingnya tindak lanjut atas seluruh rekomendasi hasil pemeriksaan guna meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan.

“Seluruh daerah di Provinsi Banten mendapatkan opini WTP. Kami berharap seluruh hasil pemeriksaan dapat segera ditindaklanjuti oleh masing-masing pemerintah daerah agar tata kelola pemerintahan semakin baik,” ungkapnya.

Di sisi lain, Sekretaris DPRD Kabupaten Tangerang, Neneng Almirah turut menyampaikan apresiasi kepada Ketua DPRD Kabupaten Tangerang atas dukungan dan kepemimpinan yang dinilai mampu mendorong terciptanya tata kelola kelembagaan yang baik dan profesional.

Menurut Neneng, Sekretariat DPRD Kabupaten Tangerang juga berhasil mempertahankan capaian membanggakan berupa Zero Temuan BPK selama dua tahun berturut-turut sebagai bentuk komitmen terhadap transparansi dan akuntabilitas kelembagaan.

Dengan raihan opini WTP ke-18 secara beruntun ini, Pemerintah Kabupaten Tangerang semakin mempertegas komitmennya dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih, efektif, dan terpercaya demi mendukung pembangunan berkelanjutan serta pelayanan publik yang optimal bagi masyarakat. (***)

Page 10 of 662
Go to top