Kota Tangerang, lensafokus.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang memperkuat komitmen membangun aparatur yang berintegritas melalui pelaksanaan e-learning ASN Berintegritas. Program yang diinisiasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tersebut menjadikan Kota Tangerang sebagai salah satu instansi pemerintah daerah yang ditunjuk dalam tahap awal nasional.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Tangerang Jatmiko mengatakan, program e-learning ASN Berintegritas merupakan program nasional yang nantinya ditujukan bagi ASN di seluruh Indonesia.
Dalam pelaksanaannya, KPK menunjuk 12 instansi sebagai pilot project. Kota Tangerang menjadi salah satu pemerintah daerah yang dipercaya mengikuti tahap awal tersebut karena dinilai memiliki kesiapan untuk melaksanakan pembelajaran secara digital melalui sistem Tangerang Government University.
"Ini diprogramkan oleh KPK dan nantinya wajib untuk seluruh ASN di Indonesia. Pada tahap awal, ada 12 instansi yang ditunjuk sebagai pilot project dan salah satu perwakilan pemerintah daerah adalah Kota Tangerang," ujarnya.
Pelaksanaan e-learning ASN Berintegritas di Kota Tangerang berlangsung mulai Agustus hingga 25 November 2026. Seluruh ASN di lingkungan Pemkot Tangerang ditargetkan mengikuti pembelajaran yang memuat nilai-nilai integritas dan BerAKHLAK.
”Materi pembelajaran diberikan melalui sejumlah modul yang harus diselesaikan secara bertahap. Peserta perlu menyelesaikan tahapan sebelumnya untuk dapat melanjutkan ke modul berikutnya,” katanya.
Menurutnya, program tersebut memiliki urgensi tinggi karena integritas aparatur menjadi salah satu fondasi penting dalam penyelenggaraan pemerintahan. Melalui pembelajaran ini, ASN diharapkan memahami ketentuan yang berlaku dan mampu menerapkannya dalam pelaksanaan tugas.
"Harapannya, ASN Kota Tangerang bisa menjaga integritas, punya kemampuan mengikuti ketentuan dan peraturan yang berlaku, sehingga dalam pelaksanaan kegiatan tidak ada yang melanggar ketentuan," jelasnya.
Tidak hanya berdampak pada internal pemerintahan, penguatan integritas ASN juga diarahkan untuk memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. ASN yang memahami nilai antikorupsi diharapkan mampu memberikan pelayanan secara profesional, transparan dan bebas dari praktik korupsi maupun pungutan liar.
"Masyarakat nantinya bisa mendapatkan layanan dengan baik tanpa korupsi dan tanpa pungli. Semua sesuai ketentuan sehingga masyarakat dapat menikmati hasil dari pelatihan ini," katanya.
Sebagai tahap awal, pelaksanaan e-learning saat ini diuji coba pada tiga organisasi perangkat daerah (OPD), yakni BKPSDM, Inspektorat dan Dinas Komunikasi dan Informatika. Setelah tahap tersebut berjalan, program akan dilanjutkan secara bertahap kepada OPD lainnya. (Red)
Jakarta, lensafokus.id - Pemerintah menyatukan jaringan kehumasan kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah untuk membangun komunikasi kebijakan yang lebih cepat, terkoordinasi, dan menjangkau masyarakat hingga daerah.
Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid mengatakan koordinasi antarkehumasan menjadi kebutuhan penting di tengah derasnya arus informasi digital, termasuk meningkatnya disinformasi dan hoaks.
“Kita dalam kerangka tugas komunikasi pemerintahan yang pertama harus punya narasi, yang kedua punya juga penyampaian hingga ke pelosok daerah untuk diseminasi,” ujar Meutya dalam Forum Badan Koordinasi Kehumasan Pemerintah (Bakohumas) di Jakarta Pusat, Selasa (1/9/2026).
Menurut Meutya, pemerintah membutuhkan koordinasi yang kuat antara humas kementerian dan lembaga dengan humas pemerintah daerah. Koordinasi tersebut juga menjadi ruang evaluasi terhadap komunikasi pemerintah.
“Kalau ada hal-hal yang memang kurang cepat dilakukan pemerintah, ada komunikasi yang dianggap masih lambat atau belum jelas, ini juga menjadi forum bagi kami untuk evaluasi diri,” katanya.
Meutya mengatakan forum komunikasi kehumasan akan diarahkan menjadi agenda berkala. Pemerintah berharap forum tersebut dapat menjadi ruang untuk menyatukan narasi sekaligus mempercepat koordinasi ketika pemerintah perlu menyampaikan kebijakan kepada masyarakat. Selain itu, diperlukan penguatan koordinasi kehumasan seiring dengan digitalisasi yang tengah berlangsung.
Menurutnya, forum kehumasan nasional yang selama ini berlangsung melalui agenda Anugerah Media Humas dapat dilengkapi dengan forum komunikasi yang memungkinkan kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah melakukan koordinasi secara lebih cepat.
“Dengan digitalisasi kita perlu juga koordinasi secara cepat. Jadi sekali lagi kami terima kasih kepada Kemenko Polkam karena kemudian dipertemukan dengan lebih intens lagi,” kata Meutya.
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah M. Qodari mengatakan komunikasi kebijakan memiliki posisi yang sama penting dengan pelaksanaan program.
“Komunikasi program itu harus dijalankan supaya dukungan kepada program-program semakin baik dan hasilnya semakin optimal,” ujar Qodari.
Qodari menyebut jaringan kehumasan pemerintah secara nasional mencakup lebih dari 8.000 perangkat. Jaringan tersebut menjadi kekuatan komunikasi yang perlu bekerja dalam satu orkestrasi.
Menurutnya, pemerintah tidak dapat menunggu ketika ruang informasi publik bergerak setiap saat melalui media sosial. Pemerintah perlu memiliki agenda komunikasi yang rutin agar informasi mengenai kebijakan, program, serta hasil yang dirasakan masyarakat terus tersedia.
“Pemerintah tidak bisa menunggu. Harus punya jadwal rutin, harus punya agenda komunikasi yang membuat ruang-ruang informasi itu terus terisi dengan berbagai macam informasi kegiatan dan program dari pemerintahan,” katanya.
Qodari juga menekankan pentingnya menghadirkan masyarakat sebagai wajah dari program pemerintah. Informasi mengenai program perlu menunjukkan perubahan yang dirasakan warga, bukan berhenti pada penjelasan mengenai kebijakan.
“Program-program tidak hanya menjadi program tetapi program itu punya wajah. Wajah dari warga Indonesia, wajah dari bangsa Indonesia, wajah dari anak-anak kita, dari mereka-mereka yang merasakan manfaat dari program-program yang diselenggarakan oleh pemerintah,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya menilai jaringan kehumasan pemerintah harus bekerja dua arah. Humas perlu menyampaikan kebijakan kepada publik sekaligus membaca apa yang sedang menjadi perhatian masyarakat.
“Humas itu bukan hanya menyampaikan satu arah saja, kebijakan ataupun informasi dari pemerintah, tapi baik sekali apabila teman-teman humas juga bisa membaca apa yang diperbincangkan oleh publik sehingga menjadi masukan bagi pemerintah,” kata Bima.
Bima juga meminta humas pemerintah memberi ruang lebih besar bagi informasi positif dan kisah inspiratif dari berbagai daerah. Dengan begitu, ruang informasi digital tidak hanya dipenuhi respons pemerintah terhadap isu negatif atau disinformasi.
“Kita akan meningkatkan koordinasi ke depannya sesuai dengan tugas fungsi dari Polkam. Kami akan mensinkronisasi kegiatan-kegiatan kehumasan agar bisa berjalan sesuai dengan harapan kita semua,” ujarnya.
Forum tersebut menjadi bagian dari upaya membangun sistem komunikasi pemerintah yang mampu bergerak lebih cepat, membaca kebutuhan publik, serta memastikan informasi mengenai program pemerintah sampai kepada masyarakat di seluruh Indonesia. (Red)
Tangerang, lensafokus.id - Bupati Tamgerang, Moch. Maesyal Rasyid mengunjungi keluarga korban pohon tumbang yang merenggut korban jiwa di Desa Teluknaga, Kecamatan Teluknaga, Selasa (01/09/26)
Pada kesempatan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan turut berduka cita dan memberikan dorongan semangat kepada keluarga Zainal Arifin atas musibah pada hari Senin (31/08/26) yang menyebabkan korban jiwa dan luka-luka
"Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Tangerang menyampaikan rasa duka cita mendalam atas musibah pohon tumbang yang merenggut korban jiwa serta menyebabkan sejumlah warga luka-luka di Desa Teluknaga Kecamatan Teluknaga. Mudah-mudahan anak yang meninggal mendapatkan tempat yang mulia di sisi Allah SWT," ujar Bupati Maesyal
Ia mengungkapkan musibah yang terjadi diakibatkan adanya pohon besar yang tumbang kemudian menimpa rumah beserta penghuninya. Ia juga menginstruksikan kepada OPD terkait, kecamatan dan desa untuk segera melakukan pembersihan di lokasi dan melakukan langkah-langkah preventif agar kejadian serupa tidak terulang kembali
"Pohon kedondong akarnya dimakan rayap keropos nggak kuat lagi akarnya tumbang. Kita segera lakukan pembersihan dan langkah preventif lainnya agar kejadian ini tidak terulang lagi," ungkapnya
Lanjut dia, untuk korban luka-luka, pihaknya telah meminta kepada Kepala Puskesmas untuk memberikan perawatan medis secara maksimal dan apabila korban membutuhkan penanganan lanjutan untuk segera dirujuk ke RSUD atau rumah sakit lainnya yang lebih lengkap dan memadahi.
"Saya minta Kepala Puskesmas untuk memberikan perawatan medis maksimal kepada para korban luka semuanya diperiksa yang ada disini. Hari ini korban di periksa dulu semuanya, apabila perlu rujukan segera dirujuk ke RSUD atau rumah sakit lainnya," tegasnya
Selain pembersihan dan penanganan medis, pemerintah daerah juga memberikan bantuan logistik berupa sembako dan kasur serta akan mendirikan bangunan sementara non-permanen bagi warga terdampak
"Langkah penanganan jangka pendek bagi keluarga yang terdampak, selain bantuan logistik, kami akan dirikan bangunan sementara non-permanen. Di sekitar lokasi terdapat kurang lebih 50 rumah warga," jelasnya
Bupati juga menghimbau kepada warga yang terdampak untuk sementara waktu mengungsi ke tempat kerabat atau mengkontrak di tempat yang lebih aman selama proses pembersihan dan pengecekan kondisi tanah agar pembangunan tempat sementara bisa segera dibangun.
"Kepada bapak ibu yang terkena musibah untuk sementara mengungsi ke rumah kerabat atau bisa ngontrak selagi proses pengecekan kondisi tanah dan pembersihan puing berlangsung. Pak RW minta tolong bantuannya secara gotong-royong bersihin dan rapihin potongan pohon tumbang di lokasi supaya kalau sudah rapi proses pembangunan bisa segera dimulai besok," ujarnya
Sementara itu, Zainal Arifin yang anggota keluarganya menjadi korban mengucapkan terima kasihnya atas kepedulian dan respond cepat pemerintah daerah dalam membantu serta memberikan dukungan moril dan spiritual kepadanya dan warga terdampak.
"Alhamdulilah terima kasih kepada Bapak Bupati yang telah membantu kami. Istri saya malah terharu malah sampai menangis begitu cepat pemerintah peduli dan hadir. Mudah-mudahan semuanya yang sudah peduli sudah membantu, dibalas kebaikan dibalas ganjaran sama Allah SWT," ucapnya haru. (Red)
TANGERANG, lensafokus.id — Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui program Beasiswa Tangerang Gemilang Tahun Anggaran 2026 memberikan fasilitasi beasiswa perguruan tinggi kepada sebanyak 1.075 mahasiswa. Para penerima beasiswa tersebut mendapatkan pembekalan sebelum memulai perkuliahan di perguruan tinggi masing-masing.
Kegiatan pembekalan digelar di Hotel Yasmin, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, dan diikuti sebanyak 417 mahasiswa secara langsung, sementara penerima lainnya mengikuti kegiatan secara daring melalui Zoom, Selasa, (1/9/26)
Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, mengatakan pembekalan tersebut menjadi bagian penting untuk memberikan motivasi, pengetahuan, dan pengalaman kepada para penerima Beasiswa Tangerang Gemilang sebelum menempuh pendidikan tinggi.
"Alhamdulillah, sebanyak 1.075 mahasiswa-mahasiswi mendapatkan program beasiswa Tangerang Gemilang. Hari ini mereka mendapatkan pembekalan sebelum melaksanakan perkuliahan di universitas masing-masing," ungkap Bupati Maesyal Rasyid
Lanjut dia, pembekalan tersebut menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai institusi pendidikan dan pemerintahan, di antaranya Universitas Gadjah Mada (UGM), Swiss German University, Bappeda Kabupaten Tangerang, serta Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT).
Bupati berharap para penerima beasiswa dapat memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya, sehingga mampu meningkatkan kompetensi dan pengetahuan untuk meraih masa depan yang lebih baik.
"Mudah-mudahan anak-anak ini terus semangat untuk kuliah. Kita semua mendoakan agar 1.075 mahasiswa yang mendapatkan beasiswa ini bisa cepat menjadi sarjana," katanya.
Ia juga berpesan agar para mahasiswa tidak hanya berorientasi pada kelulusan, tetapi menjadikan pendidikan sebagai bekal untuk meningkatkan kompetensi dan mempersiapkan diri menjadi generasi penerus bangsa serta mampu berkontribusi positif pada keluarga, masyarakat dan daerah
"Semoga ini menjadi bekal mereka untuk menambah kompetensi dan pengetahuan, sehingga nantinya bisa menjadi pemimpin-pemimpin dan orang yang berbakti kepada nusa dan bangsa," ungkapnya.
Pada kesempatan tersebut, Bupati juga memberikan motivasi kepada para mahasiswa agar terus semangat belajar dan mengejar cita-cita. Ia mengingatkan pentingnya sholat serta meminta restu dan selalu mendoakan kedua orang tua.
"Semangat dalam belajar, kejar cita-cita. Jangan lupa berdoa, selalu doakan orang tua dan minta doa restu dari orang tua. Saya ingin ada masyarakat Kabupaten Tangerang yang sukses nantinya dan bisa menggapai cita-cita yang diharapkan," pesannya.
Menanggapi harapan masyarakat agar jumlah penerima Beasiswa Tangerang Gemilang terus ditambah, Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan Pemkab Tangerang berkomitmen untuk terus mengembangkan cakupan program tersebut sesuai dengan kemampuan keuangan daerah.
"Insyaallah nanti tahun 2027, kita akan tambah lagi jumlahnya sesuai dengan kemampuan keuangan daerah. Mudah-mudahan bertambahnya jumlah mahasiswa, bertambah juga masyarakat yang kompetensinya meningkat," jelasnya.
Sementara itu, salah satu penerima Beasiswa Tangerang Gemilang, Siti Zahra Nur Arafah, warga Kecamatan Sepatan Timur, Desa Kedaung Barat, mengaku sangat bersyukur mendapatkan kesempatan melanjutkan pendidikan hingga ke luar negeri.
Siti Zahra mendapatkan kesempatan melanjutkan pendidikan di Al-Azhar, Kairo, Mesir. Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Tangerang, khususnya Bupati Maesyal Rasyid dan seluruh jajarannya, atas hadirnya program beasiswa bagi masyarakat.
"Saya tidak bermimpi bisa melanjutkan perkuliahan. Bahkan tidak tanggung-tanggung bisa kuliah di Kairo, Al-Azhar Mesir. Itu merupakan suatu pencapaian yang luar biasa. Terima kasih saya ucapkan kepada Bapak Bupati Maesyal," tuturnya.
Menurut Siti, program Beasiswa Tangerang Gemilang memberikan kesempatan yang sangat berarti bagi masyarakat, khususnya mereka yang memiliki keterbatasan ekonomi namun tetap memiliki keinginan kuat untuk melanjutkan pendidikan.
"Semoga dengan program beasiswa ini makin banyak masyarakat Kabupaten Tangerang yang bisa melanjutkan cita-cita dan mimpinya untuk menjadi mahasiswa dan bisa menjadi lebih sukses di kemudian hari," harapnya. (Red)
KOTA TANGERANG, lensafokus.id — Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melakukan penyesuaian Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 seiring dengan perkembangan kondisi daerah dan pelaksanaan anggaran sepanjang tahun berjalan.
Hal tersebut disampaikan Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Tangerang dengan agenda Penyampaian Penjelasan Wali Kota mengenai Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan APBD Kota Tangerang Tahun Anggaran 2026, yang berlangsung di Ruang Rapat Paripurna DPRD, Gedung Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Selasa (1/9/2026).
Sachrudin menjelaskan, perubahan APBD diperlukan sebagai bentuk penyesuaian apabila kondisi dan kebutuhan daerah mengalami perkembangan yang tidak lagi sepenuhnya sesuai dengan perencanaan awal.
“Perubahan APBD ini merupakan bentuk penyesuaian terhadap perkembangan pelaksanaan anggaran, sehingga pengelolaan keuangan daerah tetap sesuai dengan kondisi dan kebutuhan yang ada,” ujar Sachrudin.
Menurutnya, penyesuaian APBD 2026 antara lain dipengaruhi oleh perubahan target Pendapatan Asli Daerah (PAD), pendapatan transfer, serta penyesuaian Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) Tahun Anggaran 2025 berdasarkan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI).
Dalam rancangan perubahan APBD tersebut, pendapatan daerah diproyeksikan mencapai Rp5,183 triliun, meningkat sekitar Rp33,338 miliar dibandingkan anggaran awal sebesar Rp5,150 triliun.
Sementara itu, belanja daerah direncanakan sebesar Rp5,764 triliun, atau bertambah sekitar Rp214,387 miliar dari anggaran sebelumnya yang mencapai Rp5,550 triliun.
Dengan perubahan tersebut, struktur APBD Kota Tangerang Tahun Anggaran 2026 mencatat defisit sebesar Rp581,048 miliar. Defisit tersebut akan ditutup melalui pembiayaan netto yang bersumber dari SiLPA Tahun Anggaran 2025 dengan jumlah yang sama.
Sachrudin menegaskan, perubahan anggaran tidak semata-mata berkaitan dengan penyesuaian angka dalam APBD, tetapi juga diarahkan untuk memastikan berbagai program pembangunan dan pelayanan publik tetap berjalan secara optimal.
“Perubahan ini bukan hanya soal menyesuaikan angka dalam APBD, tetapi bagaimana anggaran yang tersedia dapat dikelola secara tepat dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,” jelasnya.
Ia menambahkan, pengelolaan APBD harus dilaksanakan secara efektif, efisien, transparan, dan akuntabel, dengan tetap mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah serta kebutuhan pembangunan Kota Tangerang.
Menurut Sachrudin, alokasi belanja daerah nantinya digunakan untuk membiayai berbagai urusan pemerintahan, baik urusan pemerintahan wajib yang berkaitan dengan pelayanan dasar maupun yang tidak berkaitan dengan pelayanan dasar, serta urusan pemerintahan pilihan.
Wali Kota berharap proses pembahasan Raperda Perubahan APBD 2026 bersama DPRD Kota Tangerang dapat berlangsung secara terbuka dan konstruktif sehingga menghasilkan kebijakan anggaran yang mampu menjawab kebutuhan pembangunan daerah.
“Kami berharap, pembahasan bersama DPRD dapat menghasilkan kesepakatan terbaik bagi Kota Tangerang, terutama dalam memastikan program pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan,” ungkapnya.
Dalam Rapat Paripurna tersebut, DPRD Kota Tangerang juga menyampaikan penjelasan mengenai dua Raperda inisiatif DPRD.
Sementara itu, rincian perubahan pendapatan, belanja, dan pembiayaan daerah telah dituangkan dalam Nota Keuangan beserta lampiran Raperda Perubahan APBD 2026 untuk selanjutnya dipelajari dan dibahas lebih lanjut bersama DPRD Kota Tangerang. (Sumarna)
KOTA TANGERANG, lensafokus.id — Ratusan warga turut memeriahkan pembukaan gerai baru Indomaret di kawasan Puri Permata, Jalan Parung Jaya, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang, Senin (31/8/2026).
Gerai yang dioperasikan PT Indomarco Prismatama tersebut resmi dibuka sebagai bagian dari upaya memperluas jangkauan layanan ritel modern sekaligus mendekatkan akses kebutuhan sehari-hari kepada masyarakat.
Pembukaan gerai berlangsung meriah dengan berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat sekitar. Sejumlah ibu-ibu dan anak-anak mengikuti perlombaan yang telah disiapkan panitia. Acara juga dirangkai dengan doa bersama dan prosesi pemotongan pita sebagai tanda resmi dibukanya gerai baru tersebut.
Anak-anak warga sekitar turut antusias mengikuti lomba mewarnai. Kehadiran berbagai kegiatan tersebut mendapat sambutan positif karena memberikan hiburan sekaligus menciptakan suasana kebersamaan antara pihak perusahaan dan masyarakat.
Selain kegiatan perlombaan, pembukaan gerai juga menawarkan berbagai promo khusus kepada pelanggan, mulai dari potongan harga produk, cashback, hingga layanan digital seperti pembayaran melalui dompet elektronik, top up, dan pembayaran berbagai tagihan.
Salah seorang perwakilan manajemen, Alfiah, menyampaikan apresiasi kepada masyarakat sekitar yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan pembukaan gerai tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada warga masyarakat sekitar. Indomaret hadir di tengah-tengah masyarakat sebagai jaringan minimarket modern yang dapat memenuhi kebutuhan masyarakat sehari-hari,” tutur Alfiah.
Menurutnya, pembukaan gerai di Puri Permata merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk memperluas jangkauan layanan ritel modern sekaligus ikut mendukung pertumbuhan ekonomi di wilayah Banten, khususnya Kota Tangerang.
“Pembukaan gerai di Puri Permata ini kami dedikasikan untuk memudahkan masyarakat sekitar mendapatkan kebutuhan sehari-hari dengan harga terjangkau dan pelayanan yang nyaman,” ujar perwakilan manajemen PT Indomarco Prismatama.
Tidak hanya memberikan kemudahan berbelanja, keberadaan gerai baru tersebut juga diharapkan memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat sekitar.
Pembukaan gerai telah membuka sejumlah kesempatan kerja bagi warga di wilayah Karang Tengah. Berbagai posisi, mulai dari kasir, staf toko hingga supervisor, diisi oleh tenaga kerja lokal sesuai dengan kebutuhan perusahaan.
Alfiah mengatakan, perusahaan juga berharap keberadaan gerai tersebut dapat ikut menggerakkan sektor UMKM di sekitar kawasan Puri Permata.
“Dengan dibukanya gerai ini, PT Indomarco Prismatama berharap dapat turut berkontribusi dalam menggerakkan UMKM lokal melalui kerja sama pasokan produk serta menjadi pusat kegiatan ekonomi baru di kawasan Puri Permata Karang Tengah,” ungkapnya.
Antusiasme masyarakat terlihat sejak rangkaian kegiatan pembukaan dimulai. Warga menilai keberadaan gerai baru tersebut memberikan kemudahan karena lokasinya lebih dekat dengan permukiman dan menyediakan berbagai kebutuhan rumah tangga.
Selain berbelanja, masyarakat juga dapat memanfaatkan sejumlah layanan digital yang tersedia di gerai untuk memenuhi kebutuhan transaksi sehari-hari.
Gerai tersebut direncanakan melayani masyarakat setiap hari mulai pukul 07.00 hingga 22.00 WIB, dengan kemungkinan penyesuaian jam operasional hingga 24 jam sesuai kebijakan perusahaan. (Sumarna)