Banten

Banten (6438)

Tangerang, lensafokus.id – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid bersama Direktur Utama BPJS Kesehatan meresmikan Kantor Cabang BPJS Kesehatan Tigaraksa, yang berlokasi Kawasan Bizpoint Kec. Cikupa, Rabu (22/4/26).

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan apresiasi dan selamat kepada BPJS Kesehatan atas gedung baru yang lebih representatif dan diharapkan menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan mutu layanan kepada masyarakat

“Atas nama Pemerintah Daerah dan masyarakat Kabupaten Tangerang, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Direktur Utama BPJS Kesehatan yang telah membangun gedung ini. Kehadiran kantor yang lebih baik ini tentu menjadi solusi dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” ujar Bupati Maesyal Rasyid.

Ia menambahkan, pembangunan kantor cabang ini sangat relevan dengan tingginya pertumbuhan penduduk di Kabupaten Tangerang yang kini telah mencapai sekitar 3,5 juta jiwa. Dengan jumlah penduduk yang cukup besar tersebut, kebutuhan pelayanan kesehatan yang optimal menjadi semakin penting dan mendasar.

“Dengan jumlah penduduk yang terus meningkat, pelayanan kesehatan harus terus ditingkatkan. Alhamdulillah, BPJS merespons dengan menghadirkan fasilitas yang lebih representatif agar masyarakat dapat terlayani dengan lebih baik,” jelasnya.

Bupati juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam mendukung program jaminan kesehatan nasional melalui alokasi anggaran yang signifikan.

“Pada tahun 2026, kami mengalokasikan sekitar Rp359 miliar dari APBD untuk BPJS Kesehatan, serta sekitar Rp88 miliar untuk BPJS Ketenagakerjaan. Ini merupakan bentuk perhatian kami agar masyarakat tetap sehat dan produktif,” ungkapnya.

Menurutnya, kesehatan masyarakat menjadi faktor utama dalam mendorong kemajuan daerah. “Jika masyarakat sehat, maka aktivitas berjalan dengan baik, dan pada akhirnya daerah kita akan semakin maju,” tambahnya.

Sementara itu, Direktur Utama BPJS Kesehatan, Mayjend TNI Purnawirawan Dr. dr. Prihati Pujowaskito menyampaikan bahwa kantor cabang Tigaraksa merupakan kantor pertama yang diresmikan pada tahun 2026, dari target pembangunan tiga kantor cabang sepanjang tahun ini.

“Kantor ini merupakan bagian dari pengembangan jaringan layanan kami. Saat ini kami memiliki 126 kantor cabang dan tinggal lima lagi yang akan diselesaikan. Kehadiran kantor ini akan mempermudah pelayanan kepesertaan bagi masyarakat Kabupaten Tangerang,” ungkapnya.

Dia juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Tangerang dan seluruh pemangku kepentingan dalam menyukseskan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Pihaknya berharap dengan dukungan dan sinergi yang semakin kuat, program layanan BPJS Kesehatan akan semakin berkualitas dan lebih banyak manfaat yang dapat dirasakan masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati dan seluruh Forkopimda serta masyarakat peserta JKN. Dengan semangat gotong royong, kita harapkan program ini dapat terus memberikan layanan kesehatan yang berkualitas, serta mencegah masyarakat jatuh miskin akibat biaya berobat,” tutupnya. (Red)

Tangerang, lensafokus.id – Dewan Kesenian Kabupaten Tangerang (DKKT) menggelar Rapat Kerja (Raker) perdana periode 2026–2031 di Gedung Serba Guna (GSG) Puspemkab Tangerang, Rabu (22/04/2026).

Raker tersebut menjadi langkah awal dalam merumuskan program strategis guna mendorong kemajuan ekosistem seni dan budaya di Kabupaten Tangerang.

Bupati Tangerang, Maesyal Rasyid, yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi atas semangat para pengurus DKKT. Ia berharap kepengurusan yang melibatkan lintas sektor, termasuk sembilan anggota DPRD, mampu menghadirkan perubahan signifikan bagi perkembangan seni budaya daerah.

“Hari ini DKKT memulai rapat kerja setelah sebelumnya dilantik. Kami berharap raker ini dapat merumuskan hal-hal krusial demi kemajuan kesenian. Dengan komposisi yang ada, saya optimis kesenian di Kabupaten Tangerang akan semakin menonjol dan berkembang,” ujar Maesyal.

IMG 20260422 WA0063

Ketua Panitia Pelaksana, M. Nur Rojab, mengungkapkan rasa syukur atas kehadiran Bupati yang telah dinantikan. Ia menegaskan bahwa fokus utama kegiatan ini adalah menghasilkan program kerja yang konkret dan berdampak nyata bagi perkembangan seni dan budaya.

“Alhamdulillah, Bapak Bupati dapat hadir sesuai rencana. Fokus kami adalah menyusun program kerja yang jelas dan terarah, sesuai harapan yang telah disampaikan,” ujarnya.

Sementara itu, DKKT periode 2026–2031 dipimpin oleh Aida Hubaedah. Dalam keterangannya, ia menyampaikan bahwa setelah pembukaan, pihaknya akan langsung bergerak ke tahap teknis dengan melibatkan 11 komite yang ada di dalam struktur organisasi.

Komite tersebut mencakup berbagai bidang, mulai dari seni pertunjukan, sastra, dongeng, batik, pencak silat, seni rupa, media, hingga tradisi.

“Kami akan mengumpulkan seluruh ketua komite untuk menyerap aspirasi dan menyusun program kerja, baik jangka pendek maupun jangka panjang untuk lima tahun ke depan,” jelas Aida.

Ia menambahkan, DKKT memiliki tanggung jawab untuk menjaga dan mengembangkan seluruh potensi sanggar seni di Kabupaten Tangerang, seperti pencak silat, debus, tari, hingga seni dongeng agar tetap eksis dan mampu bersaing.

“Tujuannya agar seni budaya kita tetap hidup, berkembang secara kontemporer, dan dikenal luas, baik oleh generasi muda maupun di tingkat nasional hingga internasional,” pungkasnya. (Mala)

Lebak, lensafokus.id – Pengendara yang melintas di jalur Cibungur Sebagi, tepatnya di Kampung Pamijahan, Desa Pasir Tanjung, Kecamatan Rangkasbitung, diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan. Pasalnya, aktivitas galian tanah merah di lokasi tersebut membuat kondisi jalan berubah menjadi licin dan rawan kecelakaan, terutama saat hujan turun, Rabu (22/04/2026).

Berdasarkan pantauan di lapangan, kegiatan galian tanah merah telah berlangsung beberapa hari terakhir dengan melibatkan alat berat serta puluhan truk besar berkapasitas indeks 22. Aktivitas keluar-masuk truk yang kerap mengantre di bahu jalan menyebabkan penyempitan badan jalan dan memicu kemacetan lalu lintas.

Selain itu, material tanah merah yang terbawa ke badan jalan membuat permukaan jalan menjadi kotor dan licin. Kondisi ini semakin berbahaya ketika diguyur hujan, karena meningkatkan risiko kendaraan tergelincir, baik bagi pengguna roda dua maupun roda empat.

Seorang tokoh masyarakat setempat yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa awalnya aktivitas tersebut disebut sebagai pemerataan lahan untuk pembangunan pesantren. Namun, setelah dilakukan pengecekan di lapangan, tanah hasil galian diduga justru diperjualbelikan ke wilayah Kolelet dan Cikande.

“Awalnya disampaikan untuk pemerataan lahan rencana pembangunan pesantren, tapi setelah dicek dan ditanyakan ke petugas, ternyata tanah merahnya dijual ke luar wilayah,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Pasir Tanjung, Suryana, belum memberikan keterangan resmi terkait perizinan lingkungan dari aktivitas tersebut. Saat dikonfirmasi, yang bersangkutan tidak berada di tempat hingga berita ini diturunkan. (Cecep)

Kota Tangerang, lensafokus.id - Sebuah penginapan yang berada di Jalan A. Dimyati, RT 06 RW 03, Kelurahan Sukasari, Kecamatan Tangerang, tengah menjadi sorotan warga. Tempat tersebut diduga kerap dimanfaatkan sebagai lokasi praktik prostitusi berbasis daring melalui aplikasi MiChat.

Keresahan warga muncul akibat aktivitas keluar-masuk tamu yang dinilai tidak wajar, terutama pada malam hari. Lingkungan yang sebelumnya relatif kondusif kini disebut berubah, sehingga menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat sekitar.

Saat dikonfirmasi, salah satu resepsionis penginapan tersebut menyampaikan bahwa pihaknya hanya melayani tamu untuk keperluan check-in seperti biasa.

“Kami hanya melayani check-in saja, selebihnya kami tidak mengetahui,” ujarnya singkat. Selasa (21/4/2026).

Meski demikian, dugaan adanya praktik prostitusi online ini menuai perhatian publik karena dinilai berpotensi melanggar aturan yang berlaku di Kota Tangerang.

Pemerintah daerah diketahui memiliki regulasi yang mengatur ketertiban umum dan melarang praktik asusila, sebagaimana tertuang dalam Peraturan Daerah Kota Tangerang tentang Ketertiban Umum dan Perlindungan Masyarakat.

Dalam aturan tersebut, setiap bentuk aktivitas yang mengarah pada praktik prostitusi, baik secara langsung maupun melalui media daring, dapat dikenakan sanksi tegas apabila terbukti melanggar.

Warga pun berharap adanya tindakan dari aparat penegak hukum maupun pemerintah setempat untuk melakukan penelusuran dan penertiban, guna menjaga ketertiban serta kenyamanan lingkungan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola penginapan maupun instansi terkait terkait dugaan tersebut. (Sumarna)

Kota Tangerang, lensafokus.id — Aula Remaja Kuring menjadi titik temu ratusan Relawan Satuan Petugas Penanganan Gizi (SPPG) se-Kota Tangerang dalam agenda Konsolidasi, Silaturahmi, Pengukuhan dan Pemantapan (KSP), Selasa (21/4/2026). Kegiatan strategis ini digelar untuk memperkuat peran relawan gizi di tingkat akar rumput.

Acara tersebut diinisiasi oleh Ketua Umum MBG, Roy Marjuk, sebagai langkah menyatukan gerak serta meningkatkan kapasitas para relawan dalam menghadapi tantangan gizi di masyarakat.

Hadir memberikan arahan langsung Ketua MBG Pusat, Muhammad Qodari, yang datang dari Jakarta. Turut hadir dari jajaran Pemerintah Kota Tangerang, Wakil Wali Kota Maryono Hasan, serta Camat Priuk Andhika Nugraha Krysna Murti beserta jajaran. Sejumlah pengurus MBG dan koordinator SPPG dari berbagai kecamatan juga tampak memenuhi aula kegiatan.

Dalam sambutannya, Roy Marjuk menegaskan bahwa KSP menjadi momentum penting untuk menyamakan langkah seluruh relawan. Ia menekankan bahwa peran SPPG sangat vital sebagai ujung tombak dalam deteksi dini masalah gizi, edukasi keluarga, hingga pendampingan balita dan ibu hamil.

“Tantangan gizi di Kota Tangerang membutuhkan respons yang cepat dan terukur. Relawan SPPG harus menjadi garda terdepan dalam memastikan intervensi tepat sasaran,” ujarnya.

Sesi pemantapan diisi dengan pembekalan teknis, mulai dari alur pendataan balita berisiko stunting, teknik pengukuran antropometri yang benar, hingga metode komunikasi efektif saat kunjungan rumah. Tim MBG pusat juga memperkenalkan penggunaan aplikasi pelaporan terbaru guna memastikan data relawan terintegrasi langsung ke sistem pusat.

Ketua MBG Pusat, Muhammad Qodari, mengapresiasi kekompakan relawan SPPG Kota Tangerang yang dinilai aktif dalam melakukan pendampingan di lapangan. Ia menegaskan bahwa penanganan gizi merupakan proses jangka panjang yang membutuhkan konsistensi.

“Penanganan gizi itu maraton, bukan sprint. Kuncinya ada pada konsistensi relawan dan validitas data. Dari data yang akurat, intervensi akan lebih tepat,” ungkapnya. Ia juga mendorong sinergi yang lebih kuat antara SPPG dengan puskesmas, kader posyandu, dan PKK di setiap kelurahan.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Tangerang, Maryono Hasan, menyatakan komitmen penuh pemerintah daerah dalam mendukung gerakan MBG dan SPPG. Dukungan tersebut mencakup fasilitasi pelatihan, penyediaan alat ukur, hingga pemberian makanan tambahan (PMT) berbasis lokal.

“Kami ingin memastikan percepatan penurunan stunting berjalan optimal. Tidak boleh ada anak di Kota Tangerang yang tertinggal dalam pemenuhan gizi,” tegasnya.

Dalam forum tersebut, perwakilan relawan dari masing-masing kecamatan juga menyampaikan capaian serta kendala di lapangan. Beberapa isu yang mencuat antara lain perlunya pelatihan ulang pengukuran, penambahan PMT bagi baduta, serta integrasi data antar lembaga.

Menutup kegiatan, seluruh peserta KSP membacakan komitmen bersama SPPG Kota Tangerang, yakni disiplin dalam input data maksimal 1x24 jam, menyatukan standar edukasi gizi, serta fokus pada percepatan penanganan balita kurang gizi dan pencegahan stunting baru.

Kegiatan diakhiri dengan doa bersama dan sesi foto seluruh peserta. KSP ini diharapkan menjadi energi baru bagi relawan SPPG Kota Tangerang untuk bergerak lebih solid, terukur, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. (Sumarna)

Kota Tangerang, lensafokus.id - Kabar baik bagi masyarakat Kota Tangerang. PT Tangerang Nusantara Global (TNG) resmi menghadirkan bahan bakar minyak (BBM) jenis biosolar di SPBU yang dikelolanya mulai 1 Mei 2026.

Direktur PT TNG Muhamad Rijal menyampaikan, sejak memulai operasional SPBU pada Desember 2022, pihaknya terus melakukan pengembangan layanan.

"Awalnya, SPBU PT TNG hanya menyediakan empat jenis BBM, yakni Pertamax, Pertalite, Pertamina Dex, dan Dexlite. Kini, dengan hadirnya biosolar, pilihan BBM bagi masyarakat menjadi semakin lengkap," papar Rijal, saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (21/4/26).

“Permintaan terhadap biosolar cukup tinggi, baik dari masyarakat umum maupun dari kebutuhan operasional Pemerintah Kota Tangerang. Karena itu, mulai 1 Mei 2026 kami siap menyediakan biosolar di SPBU PT TNG,” tambahnya.

Ia menjelaskan, kebutuhan biosolar tidak hanya datang dari pengguna kendaraan pribadi, tetapi juga dari sektor layanan publik.

Sejumlah armada seperti Bus Tayo dan truk pengangkut sampah yang beroperasi di Kota Tangerang turut memanfaatkan BBM jenis ini untuk menunjang aktivitas sehari-hari.

“Secara bisnis, perkembangan SPBU kami sangat baik. Setiap tahun mengalami peningkatan, baik dari sisi penjualan maupun pendapatan bersih. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berinovasi,” katanya.

Dengan penambahan layanan biosolar, PT TNG optimis dapat meningkatkan kinerja perusahaan sekaligus memperkuat kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Tangerang.

Hal ini sejalan dengan peran PT TNG sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang turut mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. (Red)

Page 8 of 644
Go to top