Tangerang, lensafokus.id - Sekretaris Daerah (Sekda) Kab. Tangerang, Soma Atmaja mendampingi Kepala Biro Perencanaan, Kerjasama dan Humas Badan Pangan Nasional (Bapanas), Budi Waryanto monitoring ketersediaan dan harga berbagai komoditi pokok di Pasar Kronjo, Jum'at (06/03/26)
Pada kesempatan tersebut, Sekda Soma mengatakan bahwa monitoring ketersediaan dan harga komoditi pokok di Pasar Kronjo bertujuan mengetahui langsung fluktuasi harga dan ketersediaan bahan pokok di wilayah pesisir, khususnya di Kecamatan Kronjo yang menjadi jalur distribusi sembako dan kebutuhan lainnya bagi masyarakat dan nelayan dari Kepulauan Seribu.
"Saya bersama staf ahli, Asisten II, Kadis Perindag, PD Pasar, ada juga dari Dinas Pertanian dan Kabag Ekbang, kami mendampingi Kabiro dari Badan Pangan Nasional melakukan pemantauan harga dan ketersediaan bahan pokok di Pasar Kronjo yang menjadi sumber pemasok berbagai barang termasuk sembako bagi nelayan-nelayan dari Kepulauan Seribu," ungkap Soma
Ia menambahkan bahwa ada 2 point utama yang akan dilakukan Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui OPD terkait untuk membantu para pedagang di Pasar Kronjo, yaitu fasilitasi pembuatan NIB bagi pedagang pasar Kronjo agar bisa menyalurkan Minyak Kita dan percepatan revitalisasi pasar Kronjo.
"Dari hasil tinjauan bersama tadi, kami sampaikan kepada Bapanas bahwa ada dua poin yang akan pemerintah daerah lakukan. Pertama, kami akan memfasilitasi para pedagang untuk membikin NIB agar para pedagang bisa menjual Minyak Kita dengan harga yang lebih murah (HET). Kedua, kami akan mempercepat untuk revitalisasi Pasar Kronjo," ungkapnya
Bapanas yang diwakili langsung Kepala Biro Perencanaan, Kerjasama dan Humas, Budi Waryanto mengungkapkan bahwa harga dan stok kebutuhan di Pasar Kronjo masih stabil dan cukup sampai dengan hari raya Idulfitri.
"Harga bahan sembako di Pasar Kronjo itu stabil. Gula pasir, telur, ayam potong, minyak goreng, bawang putih, cabe rawit, cabe keriting, cabe merah itu masih stabil dan dengan terjangkau, stoknya juga masih mencukupi. Alhamdulillah, dengan Kepulauan seribu itu perbandingannya tidak signifikan dan tidak jauh," ungkap Budi
Lanjut dia, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Bulog agar suplai bahan-bahan pokok di pasar-pasar, khususnya di wilayah pesisir Kab. Tangerang terus dijaga dan dimonitor secara berkala. Menurut dia, kestabilan dan stok bahan pokok di pasar-pasar wilayah pesisir Kab. Tangerang sangat penting dijaga karena banyak masyarakat dari luar, khususnya dari Kepulauan Seribu yang bertransaksi langsung dengan para pedagang Kab. Tangerang
"Kami sudah berkoordinasi dengan Bulog yang ada di Kabupaten Tangerang agar suplai bahan-bahan pokok stabil di bulan puasa sampai lebaran, khususnya di pasar-pasar wilayah pesisir Kabupaten Tangerang," ujarnya. (Red)
TANGERANG, lensafokus.id – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bencongan 3 di Kecamatan Kelapa Dua pada Jumat (6/3/2026).
Dalam sambutannya, Bupati Maesyal menyampaikan bahwa peresmian SPPG tersebut merupakan langkah positif dan strategis dalam meningkatkan kualitas layanan dan gizi masyarakat, khususnya anak-anak dan para pelajar. Menurutnya, pemenuhan gizi yang baik sejak dini sangat berpengaruh terhadap pembentukan kualitas sumber daya manusia di masa depan.
“Program ini bukan hanya soal penyediaan makanan, tetapi juga menyangkut masa depan generasi bangsa. Anak-anak yang mendapatkan asupan gizi yang cukup akan memiliki kemampuan belajar yang lebih baik, daya tahan tubuh yang kuat, serta memiliki potensi yang lebih besar untuk berkembang menjadi generasi yang unggul dan berdaya saing,” ujar Bupati Maesyal.
Ia menegaskan bahwa program pemenuhan gizi sejalan dengan komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui berbagai program di bidang kesehatan, pendidikan, dan pembangunan ekonomi.
Bupati Maesyal pun mengapresiasi kolaborasi antara pemerintah daerah dan dunia usaha melalui kehadiran Dapur Mitra Kadin Indonesia di SPPG Bencongan 3. Menurutnya, sinergi berbagai pihak sangat penting untuk menghadapi berbagai tantangan pembangunan.
“Pembangunan tidak dapat dilaksanakan oleh pemerintah saja. Dibutuhkan sinergi dan kerja sama dari seluruh elemen masyarakat, termasuk dunia usaha. Kehadiran dapur mitra ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi dapat menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat,” ujarnya.
Pihaknya berharap keberadaan dapur mitra tersebut dapat memperkuat ekosistem pelayanan pemenuhan gizi di Kabupaten Tangerang agar semakin profesional dan berkelanjutan.
“Pemerintah Kabupaten Tangerang berkomitmen untuk terus mendukung program yang meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Investasi terbaik bagi masa depan daerah adalah investasi pada pembangunan manusia, khususnya generasi muda,” imbuhnya.
Sementara itu, Perwakilan Yayasan Insani Bintang Cemerlang Elisabeth Martina menuturkan bahwa kehadiran SPPG Bencongan 3 diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan gizi para pelajar di wilayah Kecamatan Kelapa Dua yang memiliki jumlah sekolah cukup banyak. Ia berharap fasilitas tersebut dapat mendukung program makan bergizi gratis yang telah dicanangkan pemerintah.
“Kami melihat di wilayah ini banyak sekali sekolah, sehingga kami berharap SPPG ini dapat mengakomodir anak-anak sekolah untuk mendapatkan makan bergizi gratis sesuai dengan program yang dicanangkan oleh Bapak Presiden Prabowo,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan bahwa operasional SPPG turut melibatkan masyarakat sekitar sebagai relawan sekaligus membuka peluang kerja bagi warga setempat. Selain itu, kebutuhan bahan makanan juga melibatkan pelaku usaha kecil di sekitar lokasi.
“Sebagian relawan kami berasal dari masyarakat sekitar, sehingga mereka bisa bekerja di SPPG ini. Selain itu, bahan makanan seperti roti, bakso, dan brownies juga kami ambil dari UMKM sekitar. Kami berharap program ini bisa menyerap tenaga kerja, membantu UMKM, serta menjadi berkah bagi lingkungan sekitar,” jelasnya. (Red)
Lebak, lensafokus.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak, Provinsi Banten, melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) melakukan penanganan terhadap sejumlah ruas jalan strategis yang mengalami kerusakan ringan,sedang dan berat.
Perbaikan infrastruktur tersebut dilakukan agar nyaman dan aman saat dilintasi oleh masyarakat terutama memasuki arus mudik Lebaran.
Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga pada Dinas PUPR Kabupaten Lebak, Hamdan Soleh, mengatakan, ruas jalan strategis yang ditangani meliputi Jalan Rangkasbitung-Sajir, ruas Rangkasbitung Gajrug, ruas Gunungkencana-Malingping dan ruas Cibayawak-Ciawi.
“Kurang lebih panjang ruas jalan yang ditangani berupa paket rehabilitasi sekitar 5,3 kilometer dengan penanganan dilakukan secara spot-spot,” kata Hamdan, Kamis, 5/03/ 2026.
Hamdan mengatakan, pelaksanaan perbaikan sudah dilakukan terhadap sejumlah ruas jalan tersebut dan ditargetkan rampung pada H-7 Lebaran. Hal tersebut agar masyarakat nyaman melintas, terutama saat arus mudik dan libur Lebaran yang terjadi peningkatan volume kendaraan.
Insya Allah mudah-mudahan sesuai dengan target tepat waktu sehingga sudah bisa dirasakan masyarakat lebih nyaman. Selain ruas jalan tersebut, kami lakukan juga penanganan pemeliharaan rutin terhadap 19 ruas jalan, salah satunya ruas Cibayawak-Ciawi, dan Ruas jalan Maulana Yusuf ” tutur Hamdan.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas PUPR Kabupaten Lebak, Dade Yan Apriyandhi menyampaikan, di tengah anggaran yang terbatas, Pemkab Lebak berupaya untuk memprioritaskan penanganan infrastruktur jalan, terutama pada ruas-ruas strategis.
“Terutama saat arus mudik, libur Lebaran dan arus balik di mana jumlah pengguna kendaraan akan mengalami peningkatan. Kondisi jalan yang mantap mempengaruhi kenyamanan dan keselamatan masyarakat khususnya pemudik,” kata Dade.
Ia berharap, perbaikan pada sejumlah ruas jalan oleh Pemkab Lebak dapat bermanfaat bagi masyarakat dan pemudik yang melintas, terutama juga yang hendak menuju destinasi wisata yang berada di wilayah Lebak.
“Tetapi kami selalu mengingatkan kepada masyarakat, walaupun jalan sudah diperbaiki dan nyaman dilalui tetapi selalu berhati-hati saat melintas agar menghindari terjadinya kecelakaan lalu lintas,” imbaunya. (Cecep)
Kota Tangerang, lensafokus.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang memprediksi adanya pergerakan masyarakat sebesar 1,92 juta pemudik yang akan meninggalkan Kota Tangerang selama musim mudik Lebaran mendatang.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang Achmad Suhaely menuturkan, Pemkot Tangerang memastikan akan terus melakukan persiapan secara matang di tengah prediksi penurunan jumlah pemudik yang hanya 143,9 juta orang di Indonesia atau 1,92 juta orang di Kota Tangerang.
”Berdasarkan hasil survei yang disampaikan dalam Rapat Koordinasi Kementerian Perhubungan kemarin ada 1,92 juta masyarakat Kota Tangerang yang akan menjalani mudik Lebaran. Terlepas naik dan turunnya jumlah yang diperkirakan, kami terus melakukan persiapan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan selama musim mudik mendatang,” ujar Suhaely, Rabu (4/3/26).
Ia melanjutkan, Pemkot Tangerang juga telah menjalin koordinasi lebih lanjut untuk memastikan kelancaran Operasi Ketupat Jaya 2026. Salah satunya, Pemkot Tangerang memastikan Posko Mudik akan mulai beroperasi pada 13-30 Maret 2026.
”Kami memastikan segala persiapan yang dilakukan dapat menjamin tidak ada kendala lapangan yang berarti selama arus mudik Lebaran. Ada posko mudik yang sudah disiapkan tinggal dalam waktu dekat ini akan berkoordinasi bersama pihak kepolisian untuk menentukan titik-titik lokasi strategis yang akan ditempati,” tambahnya.
Selain itu, Pemkot Tangerang akan melakukan beberapa agenda persiapan lainnya mulai dari pemasangan Rambu Pendahulu Penunjuk Jalan (RPPJ) sampai melakukan uji kelaikan (ramp check) untuk memastikan kendaraan mudik di Kota Tangerang dalam kondisi layak beroperasi. (red)
Tangerang, lensafokus.id - Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid membuka Festival Ramadan program CSR Sinar Mas Land di Masjid Raya Baitul Mukhtar BSD, Kamis (05/03/26)
Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid sangat mendukung Festival Ramadan tersebut yang merupakan hal yang sangat baik, khususnya dalam rangka syiar Islam dan pembentukan karakter calon generasi penerus pembangunan
"Agenda hari ini semuanya adalah hal-hal positif, yang dijalankan pada anak-anak usia dini, sebagai syiar Islam dan cikal bakal membentuk karakter anak-anak kita dalam hal meningkatkan pemahaman serta kompetensi sebagai pondasi dasar, yaitu pondasi agama," ungkap Bupati Maesyal Rasyid
Ia sangat terkesan dan bangga melihat atusiasme anak-anak yang mengikuti berbagai rangkaian kegiatan Festival Ramadan yang digelar, di antaranya lomba Murottal Alquran, adzan, kesenian-kesenian yang bernuansakan agamis, fesyen show dan kegiatan yang bertema peduli lingkungan serta pemberian santunan kepada anak-anak yatim.
"Saya bangga melihat anak-anak kita sangat antusias dan semangat mengikuti lomba-lomba. Alhamdulillah seluruh kegiatan ini bisa membuat anak-anak lebih ceria mengisi bulan suci Ramadan ini," ujarnya
Pihaknya pun mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh panitia, Sinar Mas Land dan pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan Festival Ramadan tersebut. Kebersamaan dan kolaborasi antara pengembang dan masyarakat membuktikan bahwa masyarakat benar-benar memanfaatkan Masjid Raya Baitul Mukhtar BSD sebagai sarana ibadah, kegiatan sosial, pendidikan dan kegiatan lainnya yang bermanfaat
"Kami atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Tangerang mengucapkan terima kasih atas aktivitas positif yang jalankan di tempat ini untuk kegiatan-kegiatan pengajian dan kegiatan-kegiatan yang bernuansa keagamaan sebagai simbol utama bahwa kita Taqwa taat kepada Allah SWT," pungkasnya
Senior Vice President of Corporate Affairs Sinar Mas Land, Panji Himawan mengatakan bahwa pihaknya senantiasa berkomitmen menjalankan tanggung jawab sosial melalui program kontribusi membangun negeri yang mencakup bidang pendidikan, lingkungan, ekonomi, kesehatan dan olahraga serta sosial budaya.
"Festival Ramadan yang mengambil tema Inspirasi Ramadan Kuatkan Peradaban ini menjadi bukti nyata atas komitmen kami yang selalu konsisten melibatkan sekolah dan Kampung binaan di CSR Sinar Mas Land," ujar Panji
Lanjut dia, Festival Ramadhan tahun 2026 ini bertujuan mendorong penguatan karakter melalui nilai-nilai Ramadan serta implementasi sekolah Berhati atau Berkarakter, Hijau, Sehat dan Inovatif, termasuk pengelolaan sampah berkelanjutan melalui beragam kegiatan dan lomba kreatif bertemakan lingkungan.
"Tahun ini kami menyalurkan bantuan kepada 450 siswa dan 90 guru dari 45 sekolah binaan serta 260 masyarakat dan petugas sosial dari kampung binaan Sinar Mas Land. Semoga bantuan ini dapat menghadirkan kebahagiaan serta menjadi penyemangat bagi para siswa guru dan masyarakat untuk terus berkontribusi positif di lingkungan masing-masing," ungkapnya. (Red)
Tangerang, lensafokus.id - Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah menegaskan pentingnya pentingnya kolaborasi dan sinergi lintas sektoral dalam pengamanan hari raya Idul Fitri 1447 H/ 2026 M
Hal tersebut diungkapkan Wabup Intan saat menghadiri Rapat Koordinasi Lintas Sektoral dalam rangka persiapan pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1447 H/ 2026 Masehi, Operasi Ketupat Maung 2026 di Aula Parama Satwika Polresta Tangerang, Kamis (05/03/26).
"Pengamanan lebaran tidak bisa dikerjakan sendiri-sendiri. Semua unsur terkait harus terkoneksi dan terkoordinir menjadi satu. Artinya kita bekerja dalam satu nafas yang sama, yaitu nafas pelayanan kepada masyarakat. Semua harus saling terhubung dan saling menguatkan,” tandas Wabup Intan
Menurut dia, meningkatnya aktivitas masyarakat menjelang Idul Fitri merupakan tantangan bersama yang harus dijawab dengan totalitas kesiapan semua unsur termasuk masyarakat. Untuk itu, semua pihak harus saling mendukung, responsif, informatif dan humanis melayani masyarakat
“Bagi masyarakat, pemerintah itu satu. Mereka tidak lagi melihat ini kewenangan siapa, itu tugas siapa. Yang mereka inginkan hanya satu hal, hadir atau tidaknya negara ketika mereka membutuhkan rasa aman dan nyaman,” tegasnya.
Ia juga menyoroti kondisi cuaca ekstrem yang saat ini terjadi, seperti hujan lebat, angin kencang, potensi banjir dan longsor di beberapa titik. Jalur rawan bencana, kawasan pesisir, serta lokasi rawan kecelakaan harus menjadi prioritas pengawasan dan mitigasi kerawanannya
“Kita ingin setiap persoalan bisa diselesaikan cepat, tepat, dan terukur. Jangan sampai ada ego sektoral. Jika ada kendala di lapangan, segera koordinasi. Jika ada potensi kerawanan, segera mitigasi bersama,” serunya.
Lanjut dia, Pemerintah Kabupaten Tangerang siap mendukungan penuh terhadap pelaksanaan Operasi Ketupat Maung 2026. Ia juga mengajak seluruh unsur untuk menjalankan tugas dengan tanggung jawab dan semangat kebersamaan.
“InsyaAllah, jika kolaborasi dan sinergi ini kita jaga dengan baik, Kabupaten Tangerang akan tetap aman, tertib, dan kondusif selama perayaan Idul Fitri. Kita ingin masyarakat bisa beribadah dengan khusyuk, mudik dengan aman, dan merayakan Idul Fitri dengan penuh kebahagiaan,” pungkasnya
Sementara itu, Kapolresta Tangerang, Kombes Pol. Andi M Indra Waspada memaparkan Operasi Ketupat Maung 2026, akan dilaksanakan selama 13 hari, mulai 13-25 Maret 2026. Puncak arus mudik diprediksi terjadi pada 13–17 Maret 2026 dan arus balik pada 24–28 Maret 2026. Idul Fitri jatuh pada 20–21 Maret 2026, dengan libur sekolah 16–29 Maret 2026.
Libur panjang hari raya Lebaran menyebabkan mobilitas masyarakat meningkat signifikan, baik di jalur tol, arteri, stasiun, pusat perbelanjaan, tempat ibadah maupun lokasi wisata yang perlu mendapatkan priotas pengamanan
"Sebanyak 6 titik utama pengamanan dan pelayanan disiapkan, yakni Pos Terpadu Citra Raya, Pos Yan Rest Area KM 43 dan KM 45, Pos Pam Pasar Gembong, Pos Pam Batavia Pasar Kemis, serta sejumlah pos pantau di lokasi wisata dan pusat keramaian," jelas Kapolres Andi M Indra Waspada
Lanjut dia, sebanyak 184 personel Polri perhari siap diterjunkan dengan dukungan sarana prasarana lengkap, termasuk ambulans, kendaraan patroli, CCTV, drone, serta layanan hotline 110 untuk respons cepat masyarakat terkait potensi kerawanan kriminalitas seperti: 3C (curanmor, curat, curas), premanisme, penimbunan bahan pokok, peredaran petasan dan miras, hingga potensi konflik sosial.
"Pengamanan difokuskan pada 1.071 masjid, 471 lokasi salat Id, 8 pusat perbelanjaan/pasar, 3 stasiun KAI, 5 terminal/pool bus, 2 rest area utama, serta jalur rawan macet dan kecelakaan," jelasnya
Kegiatan ini dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Tangerang, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Satpol PP, perwakilan KAI, pengelola Jalan Tol Jakarta–Merak, Jasa Raharja, serta instansi terkait lainnya. (Red)