Banten

Banten (6618)

Kota Tangerang, lensafokus.id - Komitmen Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Tangerang dalam mempercepat transformasi digital di sektor pertanian perkotaan (urban farming) terus diperkuat. Langkah nyata ini, dibuktikan melalui Pelatihan Penyiraman Tanaman Otomatis Berbasis Internet of Things (IoT) yang digelar lewat kolaborasi strategis bersama Forum Kelompok Wanita Tani (KWT) Kota Tangerang.

Kegiatan kolaboratif ini diikuti secara antusias oleh berbagai elemen, mulai dari 15 anggota pilihan Forum KWT Kota Tangerang, penyuluh pertanian lapangan, anggota tim produksi pertanian, hingga mahasiswa dari Universitas Brawijaya.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Tangerang Muhdorun mengatakan, penerapan teknologi modern di lingkup pertanian kota bukan lagi sekadar pilihan, melainkan langkah strategis yang harus diambil guna memperkuat ketahanan pangan daerah yang mandiri dan berkelanjutan.

"Melalui teknologi ini, kami ingin peserta lebih terampil mengelola penyiraman otomatis demi mewujudkan pertanian perkotaan yang modern, efisien dan berkelanjutan," jelasnya, Jumat (19/6/26).

Penggunaan teknologi IoT dinilai penting karena mampu mendistribusikan air secara otomatis dan akurat. Langkah ini tidak hanya meminimalkan risiko pemborosan air, tetapi juga menjaga kesinambungan dan stabilitas hasil panen.

"Dengan bekal keilmuan yang diperoleh, kami berkomitmen untuk segera menerapkan teknologi penyiraman cerdas ini di lingkungan masing-masing agar pertanian perkotaan kita semakin modern," harap Muhdorun. (Red)

Tangerang, lensafokus.id - Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid melakukan kegiatan Jumat Keliling (Jumling) di Masjid Jami Al Hidayah Desa Muncung Kec. Kronjo, Jum'at (19/06/26)

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menjelaskan bahwa Jumling yang dilakukan merupakan kegiatan rutin yang digelar pemerintah daerah untuk melihat dan menghimpun berbagai aspirasi yang disampaikan masyarakat, baik di bidang pembangunan, pelayanan maupun pemberdayaaan masyarakat

"Kami, pemerintah daerah hadir langsung bersama kepala dinas, ada juga pimpinan dewan, camat, MUI, Baszas dan DMI, lebih dekat ke masyarakat. Selain bersilahturahmi dan salat Jumat berjamaah, juga melihat, mendengarkan langsung apa aspirasi dan harapan masyarakat, khususnya di Desa Muncung Kronjo ini," ujar Bupati Maesyal Rasyid

Pihaknya berjanji aspirasi dan harapan masyarakat Kronjo yang disampaikan akan dibahas lebih lanjut bersama OPD terkait untuk bersama-sama dibahas serta mencari solusi terbaik dan tindak lanjut selanjutnya.

"Ada tadi usulan masyarakat terkait perbaikan jalan, jembatan dan lainnya. InsyaAllah, setelah ini selesai, akan ada petugas dari Binamarga ke lokasi. Kita bahas lebih lanjut bersama dinas terkait, apakah bisa dilakukan tahun ini atau tahun berikutnya," ungkapnya

Pada kesempatan tersebut, Bupati secara simbolis menyerahkan bantuan sarana keagamaan total sebesar 40 juta rupiah dari DMI dan Baznas serta sarung dan Alqur'an kepada DKM Masjid Jami Al Hidayah

"Kami ingin juga ikut berpartisi, untuk bisa membantu pembangunan masjid ini. Mudah-mudahan bantuan ini bermanfaat sehingga masjid ini bisa diselesaikan tepat pada waktunya dan insyaAllah tidak putus sampai di sini," ucapnya

Menutup sambutannya, dia mengucapkan terima kasih atas sinergi dan dukungan masyarakat terhadap program-program pemerintah daerah yang telah dan sedang dilakukan.

"Terima kasih atas sinergi dan dukungan masyarakat Kronjo, khususnya Desa Muncung ini yang telah diberikan untuk kemajuan dan kelancaran pembangunan yang sedang dilakukan," pungkasnya. (Red)

Tangerang, lensafokus.id - Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid bersama Kapolresta Tangerang, Anggota DPRD, Kadis LH, Kadis Bina Marga SDA, Camat beserta jajaran Fokopimcam, organisasi kepemudaan, relawan dan mahasiswa bersama melakukan Corve Jum'at Bersih dalam rangka mendukung program Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) di Desa Tobat Kec. Balaraja, Jum'at (19/06/26)

Pada kesempatan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid mengungkapkan bahwa Corve Jum'at Bersih tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap program Indonesia Asri yang telah dicanangkan pemerintah pusat

"Hari ini kita serentak akan melaksanakan corve Jumat Bersih sebagai bentuk dukungan terhadap program Indonesia Asri yang telah dicanangkan Presiden Prabowo di Kecamatan Balaraja," ungkap Bupati Maesyal Rasyid

Dia mendorong elemen masyarakat, organisasi kepemudaan, khususnya mahasiswa untuk lebih aktif dan rutin terlibat langsung dalam gerakan kebersihan di setiap kecamatan dalam rangka menciptakan lingkungan yang bersih, rapih dan sehat.

"Kami harap mahasiswa ini bisa menjadi contoh teladan dan mengajak temen-temen yang lain untuk ikut bergotong royong bersih-bersih. Ajak mahasiswa yang lain bersama-sama untuk gerakan kebersihan seperti ini, bukan hanya di Kecamatan Balaraja tapi juga kecamatan lainnya," ujarnya

Pihaknya pun mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang yang terlibat langsung, bergotong royong bersama membersihkan sampah yang diharapkan juga bisa mendorong dan menginspirasi masyarakat untuk lebih peduli terhadap sampah dan lingkungannya

"Banyak terima kasih untuk petugas kebersihan, relawan, TNI, Polri, Pak Kadis LH dan mahasiswa yang bergotong royong membersihkan sampah. Langsung turun tangan, turun kaki, turun segala-galanya ikut langsung dan ngotrol Jumat Bersih hari ini," ucapnya

Bupati Maesyal Rasyid juga menegaskan bahwa sampah bukan hanya tanggung jawab pemerintah, TNI dan Polri, namun juga tugas masyarakat untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang asri, sehat dan nyaman. Dia juga mengajak seluruh elemen masyarakat dan mahasiswa untuk terus meningkatkan kepedulian dan kesadaran terhadap sampah dan lingkungannya.

"Buanglah sampah di tempat yg disediakan, buat lubang-lubang kecil untuk sampah organik dalam skala yang kecil rumah tangga. Mari bersama sama kita wujudkan lingkungan yang bersih dan asri," pesannya. (Red)

Kota Tangerang, lensafokus.id – Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol. Dr. Raden Muhammad Jauhari, SH, S.I.K., M.Si., bersama jajaran menyalurkan bantuan paket sembako kepada Pengurus Presidium Ojek Online (Ojol) Kemitraan Masyarakat (Kantibmas) Kota Tangerang, Jumat (19/6/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Warung Ojol Bu Mey, depan Kantor Satpas SIM Metro Tangerang, Jalan Daan Mogot, Kota Tangerang, tersebut dihadiri oleh seluruh pengurus Presidium Ojol Kantibmas Kota Tangerang serta sejumlah pejabat dari Polres Metro Tangerang Kota.

Bantuan sembako yang disalurkan berupa beras dan kebutuhan pokok lainnya. Secara simbolis, bantuan diserahkan langsung oleh Kapolres kepada Ketua Presidium Ojol Kantibmas Kota Tangerang, Yudha Tirayoh, didampingi Sekretaris Ummi Kalsum, Humas Budi Priyono, serta beberapa anggota ojek online lainnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kasat Binmas, Kanit Lantas, serta jajaran pejabat Polres Metro Tangerang Kota.

Dalam sambutannya, Kapolres Metro Tangerang Kota menyampaikan apresiasi atas peran aktif komunitas ojek online yang selama ini turut membantu menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

"Ojol bukan hanya menjadi mitra transportasi masyarakat, tetapi juga mitra Polri di lapangan. Banyak informasi kamtibmas yang kami peroleh dari rekan-rekan ojol karena mobilitas mereka yang tinggi dan menjangkau seluruh wilayah," ujar Kombes Pol. Jauhari.

Menurutnya, penyaluran bantuan sembako tersebut merupakan bentuk kepedulian Polres Metro Tangerang Kota kepada masyarakat, khususnya para pengurus dan anggota ojek online yang selama ini aktif membantu berbagai kegiatan sosial dan keamanan lingkungan.

Ia menambahkan, bantuan tersebut juga menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan kemitraan antara Polri dan komunitas ojek online yang telah terbukti hadir membantu masyarakat, baik saat pandemi maupun pascapandemi.

"Semoga bantuan ini dapat sedikit meringankan beban rekan-rekan pengurus presidium ojol. Yang terpenting adalah silaturahmi dan komunikasi yang selama ini terjalin dapat terus terjaga. Jika ada gangguan kamtibmas, laporan cepat dari rekan-rekan ojol sangat membantu kami dalam merespons situasi di lapangan," lanjutnya.

Sementara itu, Ketua Presidium Ojol Kantibmas Kota Tangerang, Yudha Tirayoh, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kapolres Metro Tangerang Kota beserta jajarannya atas perhatian yang diberikan kepada komunitas ojek online.

Menurutnya, bantuan tersebut sangat berarti bagi para pengurus dan anggota ojol yang selama ini turut berperan sebagai mata dan telinga kepolisian dalam membantu menciptakan situasi yang aman dan kondusif di wilayah Kota Tangerang.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolres dan seluruh jajaran. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi kami. Ke depan, Presidium Ojol Kantibmas akan terus mendukung program-program Polres Metro Tangerang Kota, mulai dari patroli sambang, sosialisasi tertib berlalu lintas, hingga pencegahan tawuran dan tindak kriminalitas seperti curat, curas, dan curanmor," ujar Yudha.

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama dan ramah tamah antara jajaran kepolisian dan para pengurus ojek online. Pada kesempatan tersebut, Kapolres juga berpesan agar para pengemudi ojol senantiasa mengutamakan keselamatan saat bekerja, mematuhi peraturan lalu lintas, serta terus menjadi duta kamtibmas yang humanis di tengah masyarakat. (Sumarna)

Tangerang, lensafokus.id – Suasana penertiban pasar penampungan (eks TPPS) ilegal di Kecamatan Cisoka pantau berjalan aman dan kondusif pada Jumat (19/06/2026). Para pedagang secara mandiri mulai membongkar lapak dan mengemasi barang dagangan mereka untuk mengosongkan area yang akan difungsikan kembali oleh pemerintah.

Aktivitas pasar yang biasanya padat kini terlihat jauh lebih sepi. Langkah pembongkaran ini diambil pedagang sebagai bentuk antisipasi sebelum penertiban oleh petugas. Area bahu jalan yang selama ini memicu kemacetan parah dan mengganggu arus lalu lintas kini mulai bersih.

Menariknya, sejumlah pedagang justru berinisiatif menyerukan dan meminta bantuan kepada personel Satpol PP di lokasi untuk membantu mereka mengangkut serta mengemas barang-barang berat.

"Saya membongkar lapak dagang ini secara sukarela dengan harapan 4 tuntutan kami bisa terlaksana ," ujar salah satu pedagang di lokasi,

IMG 20260619 WA0018

Meski situasi di lapangan berjalan damai, dinamika sempat terjadi ketika sebagian kelompok pedagang menyuarakan tuntutan dan usulan baru yang berbeda-beda. Banyaknya aspirasi yang tidak seragam di luar kesepakatan awal sempat membuat situasi diskusi berjalan alot.

Merespons hal tersebut, Camat Cisoka, Sumartono, tampak sigap berada di tengah massa. Meski harus berpikir keras menghadapi ragam keluhan yang berbeda-beda, ia tetap berusaha menampung seluruh aspirasi warga. Langkah ini dilakukan agar proses penertiban tetap berjalan humanis dan sesuai dengan aturan Peraturan Daerah (Perda) yang berlaku.

Hingga berita ini diturunkan, proses pengosongan lahan masih terus berlangsung dengan pengawalan ketat dari petugas gabungan. (Mala)

Tangerang, lensafokus.id - Penertiban bekas Tempat Penampungan Pedagang Sementara (EX TPPS) Pasar Cisoka oleh aparat gabungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang berlangsung alot dan mendapat perlawanan keras dari pemilik lahan pada Kamis (18/06/2026).

Terpantau di lapangan Fasilitas Pengawalan oleh  Petugas gabungan TNI, Polri, dan Satpol PP sudah disiagakan untuk membantu mengangkut barang dagangan secara mandiri dan gratis.

Operasi penataan ini ditinjau langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kab. Tangerang Soma Atmaja, Kadis DLHK, Dirut & Dirof Perumda Pasar Cisoka, Kasatpol PP Ana Supriyatna, Camat Cisoka Sumartono, serta jajaran Polsek dan Koramil setempat.

Kasat Pol PP Ana Supriatna membacakan petisi dan aturan perundang-undang serta menyampaikan permohonan kepada pedagang Ex Tpps untuk melakukan pindah secara mandiri yang nantinya akan dibantu dan dikawal oleh petugas.

Sama halnya dengan Camat Cisoka Sumartono S.STP  S.IP menyampaikan dengan cara humanis.kepada para pedagang Ex Tpps agar segera pindah kepasar Cisoka.

"Pemerintah Kabupaten Tangerang sudah menyiapkan Pasar yang layak dan dalam hal ini kami Pemkab Tangerang Khususnya Kecamatan Cisoka mengharapkan wilayah yang tertata  rapih  bersih dan tidak kumuh dan lebih memperhatikan kesenjangan masyarakat Cisoka dan juga para Bapak-bapak dan  Ibu-ibu para pedagang Ex Tpps untuk pindah kepasar Cisoka." Ujarnya.

IMG 20260619 WA0009

Proses penertiban Ex Tpps Pasar Cisoka terpantau dilokasi dihadang massa yang diduga dipimpin langsung oleh Nunung pemilik lahan.

Massa yang menghadang diduga bukan sepenuhnya pedagang asli.

Klaim Hak Milik: Nunung bersikeras menolak pembongkaran karena lapak berdiri di atas tanah pribadi bersertifikat resmi dan taat membayar pajak.

"Saya disini mewakili orang susah membantu orang miskin untuk cari nafkah jualan dilahan saya, Lahan ini milik pribadi ,punya Sertifikat dan bayar pajak jadi Pemkab Tangerang tidak punya hak untuk ngebongkar lapak." Jelas Nunung.

Saat diwawancarai media, Nunung mengakui adanya transaksi komersial di lahan tersebut dengan tarif sewa bervariasi antara Rp1.500.000 hingga Rp2.500.000 per bulan bagi para

Hingga berita ini diturunkan, situasi di bekas TPPS Cisoka masih dalam proses peninjauan, setelah alat berat ditarik mundur, sementara pemerintah daerah masih mengkaji langkah hukum lanjutan untuk pebertiban dan penataan kawasan.

Rosmala/Tim

Page 1 of 662
Go to top