Banten

Banten (7128)

TANGERANG, lensafokus.id — Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) bersama Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Tangerang menggelar Lomba Cipta Menu Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) Berbasis Pangan Lokal Tahun 2026.

Kegiatan yang diikuti oleh perwakilan dari 29 kecamatan tersebut berlangsung di Gedung Serbaguna (GSG) Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang, Kamis (27/8/2026).

Hadir mewakili Bupati Tangerang, Staf Ahli Bidang Pembangunan, Ekonomi dan Keuangan, Yudiana, menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada DPKP bersama TP-PKK Kabupaten Tangerang yang secara konsisten berperan dalam menggerakkan masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kualitas kehidupan keluarga.

“Pemenuhan pangan yang beragam, bergizi, seimbang, dan aman merupakan bagian penting dalam mewujudkan masyarakat yang sehat, produktif, dan berkualitas,” ungkap Yudiana.

Menurutnya, Kabupaten Tangerang memiliki sumber daya pangan lokal yang beragam dan sangat potensial untuk terus dikembangkan. Karena itu, kreativitas masyarakat dalam mengolah pangan lokal perlu didorong, tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan konsumsi keluarga, tetapi juga untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.

“Jadikan kegiatan ini sebagai momentum untuk memperkuat komitmen kita dalam membangun pola konsumsi pangan yang sehat serta ketahanan pangan keluarga,” kata Yudiana.

Sementara itu, Kepala DPKP Kabupaten Tangerang, Ujang Sudiartono, menjelaskan bahwa kegiatan Lomba Cipta Menu B2SA merupakan agenda tahunan yang bertujuan meningkatkan diversifikasi konsumsi pangan yang beragam, bergizi, seimbang, dan aman dengan mengoptimalkan sumber daya pangan lokal.

“Kegiatan ini mendorong pemanfaatan dan pengolahan pangan lokal secara kreatif, sekaligus meningkatkan kapasitas ibu-ibu TP-PKK kecamatan dalam mengembangkan olahan pangan yang bergizi untuk konsumsi keluarga, khususnya anak-anak, serta memiliki nilai ekonomi dan komersial,” jelas Ujang.

Ia menambahkan, melalui lomba cipta menu berbasis pangan lokal, masyarakat diharapkan semakin memahami pentingnya penyediaan makanan bergizi, terutama bagi keluarga dan anak-anak.

“Melalui lomba cipta menu berbasis pangan lokal ini, diharapkan bisa meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap pentingnya makanan yang bergizi, khususnya bagi keluarga dan anak,” ujarnya.

Sebanyak 29 peserta PKK dari 29 kecamatan turut ambil bagian dalam perlombaan dengan mengolah berbagai komoditas pangan lokal, di antaranya sayuran, umbi-umbian, buah-buahan, dan ikan dan menghadirkan 3 juri dari sisi akademis, ahli gizi dan Cheff.

Ujang menuturkan, Lomba Cipta Menu B2SA tahun ini terbagi dalam dua kategori utama, yakni menu sarapan dalam box untuk anak sekolah dan produk olahan pangan lokal komersial. Kategori tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya mendorong pengembangan usaha kecil berbasis pangan lokal agar semakin inovatif dan berdaya saing.

“Lomba tahun ini dibagi dalam dua kategori utama, yaitu menu sarapan dalam box untuk anak sekolah usia 7 - 9 tahun dan kategori produk olahan pangan lokal komersial, sebagai upaya pengembangan usaha kecil berbasis pangan lokal yang berdaya saing,” tuturnya.

Lebih lanjut, DPKP Kabupaten Tangerang berkomitmen agar kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai ajang kompetisi semata. Lomba Cipta Menu B2SA diharapkan menjadi sarana edukasi dan advokasi mengenai pola konsumsi pangan sehat, sekaligus memperkuat jejaring antar-TP-PKK kecamatan.

“Harapannya, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi ajang edukasi, advokasi, sekaligus penguatan jejaring antar-TP-PKK kecamatan untuk bersama-sama menciptakan sumber daya manusia yang sehat dan produktif,” pungkasnya. (Red)

KOTA TANGERANG, lensafokus.id — Sebanyak sekitar 160 atlet dari berbagai daerah di Indonesia ambil bagian dalam Turnamen Golf Terbuka Piala Wali Kota Tangerang 2026 yang digelar di Modern Golf and Country Club, Kota Tangerang, Kamis (27/8/2026).

Turnamen tersebut secara resmi dibuka oleh Wali Kota Tangerang H. Sachrudin. Kompetisi ini merupakan agenda tahunan yang diselenggarakan Persatuan Golf Indonesia (PGI) Kota Tangerang dan kini memasuki tahun kedua penyelenggaraan.

Sachrudin menyambut positif tingginya antusiasme peserta dalam turnamen tahun ini. Menurutnya, jumlah peserta yang mencapai lebih dari 160 atlet menunjukkan semakin berkembangnya olahraga golf di Kota Tangerang.

“Turnamen ini telah memasuki tahun kedua yang antusiasnya makin luar biasa. Panitia tadi melaporkan ada lebih dari 160 atlet yang meramaikan turnamen ini, bahkan ada atlet nasional yang turut berpartisipasi, termasuk para atlet lokal yang akan bertanding di ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) VII Banten 2026 nanti,” ujar Sachrudin.

Menurutnya, keberadaan atlet nasional dan pegolf lokal dalam satu ajang menjadi kesempatan baik untuk meningkatkan pengalaman sekaligus mengasah kemampuan para atlet daerah.

Selain menjadi ajang kompetisi, Turnamen Golf Terbuka Piala Wali Kota Tangerang 2026 juga diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya memperkenalkan Kota Tangerang sebagai daerah yang memiliki potensi besar dalam pengembangan olahraga dan pariwisata berbasis olahraga.

Sementara itu, Ketua PGI Kota Tangerang Nana Setiana Soebarna mengatakan turnamen tahun ini menawarkan hadiah yang cukup bergengsi bagi para peserta.

Tersedia empat unit mobil yang dapat diraih peserta melalui tantangan hole in one atau memasukkan bola ke lubang hanya dengan satu pukulan. Selain hadiah utama tersebut, pihak sponsor juga memberikan tambahan hadiah berupa uang tunai.

“Hadiahnya juga sangat prestisius, ada empat mobil yang bisa dibawa pulang peserta yang bisa mencatatkan hole in one atau sekali pukul bisa masuk. Bahkan dari pihak sponsor, dalam hal ini Modernland, ada tambahan Rp250 juta,” jelas Nana.

Nana berharap penyelenggaraan turnamen dapat berjalan sukses dan memberikan dampak positif bagi perkembangan olahraga golf di Kota Tangerang.

Ia juga menilai kegiatan tersebut dapat mendukung upaya Pemkot Tangerang dalam mengembangkan konsep sport city, sportainment, dan sport tourism.

Dengan melibatkan atlet dari berbagai daerah, turnamen tersebut sekaligus menjadi ruang promosi bagi Kota Tangerang sebagai salah satu daerah yang terbuka terhadap penyelenggaraan berbagai kompetisi olahraga berskala nasional. (Sumarna)

KOTA TANGERANG, lensafokus.id — Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus mendorong peningkatan kualitas infrastruktur lingkungan, khususnya sistem drainase di tingkat wilayah. Salah satunya dilakukan di Kelurahan Pondok Bahar, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang, yang kini memasuki tahapan survei lapangan.

Lurah Pondok Bahar Donny bersama jajaran dan pihak Kecamatan Karang Tengah mendampingi Tim Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang melakukan peninjauan langsung terhadap sejumlah titik yang direncanakan mendapat penanganan infrastruktur drainase, Kamis (27/8/2026).

Survei tersebut dilakukan untuk memetakan kondisi lapangan sekaligus menentukan titik-titik yang membutuhkan penanganan, termasuk rencana pemasangan penutup drainase di sekitar Kantor Kelurahan Pondok Bahar.

Donny mengatakan, penataan drainase di sekitar kantor kelurahan penting dilakukan mengingat lokasi tersebut merupakan pusat pelayanan masyarakat.

> “Kami didampingi pihak kecamatan dan Tim Dinas PUPR Kota Tangerang mengecek langsung lokasi yang akan dipasang tutup drainase agar sekitar kantor kelurahan yang menjadi pusat pelayanan masyarakat setempat bisa lebih aman, rapi, dan bebas dari genangan saat hujan tiba,” ujar Donny, Kamis (27/8/2026).

 

Selain kawasan sekitar kantor kelurahan, peningkatan infrastruktur drainase juga direncanakan menyasar lingkungan permukiman RT 02, RW 02, Kelurahan Pondok Bahar.

Menurut Donny, pembenahan tersebut diperlukan untuk memastikan saluran air dapat berfungsi secara optimal, terutama dalam menghadapi musim penghujan yang diperkirakan berlangsung pada akhir tahun.

> “Tidak butuh waktu lama lagi sistem drainase dan gorong-gorong di sini akan dinormalisasi menggunakan Dana Alokasi Umum (DAU) wilayah setempat. Semuanya diharapkan berjalan tanpa kendala sehingga salurannya segera berfungsi normal lagi,” tambahnya.

 

Ia berharap proses perencanaan hingga pelaksanaan pembangunan dapat berjalan sesuai rencana sehingga masyarakat segera merasakan manfaat dari peningkatan infrastruktur tersebut.

Perbaikan dan normalisasi drainase juga menjadi bagian penting dalam upaya mengantisipasi genangan serta menjaga kenyamanan lingkungan permukiman. Dengan saluran air yang lebih baik, aliran air diharapkan dapat berjalan lancar dan mengurangi potensi gangguan ketika hujan turun dengan intensitas tinggi.

Pemkot Tangerang berharap rencana perbaikan sistem drainase di Kelurahan Pondok Bahar dapat segera direalisasikan dalam waktu dekat. Pemerintah juga terus mendorong koordinasi antara kelurahan, kecamatan, dan perangkat daerah terkait agar kebutuhan infrastruktur masyarakat dapat ditangani secara tepat dan efektif. (Sumarna)

TANGERANG, lensafokus.id — Polresta Tangerang memperketat pengamanan dan monitoring di sejumlah stasiun kereta api sebagai langkah antisipasi pergerakan massa yang hendak menuju Jakarta untuk mengikuti aksi, Kamis (27/8/2026).

Pemantauan dilakukan secara berjenjang di sejumlah titik, termasuk jalur dari Stasiun Daru menuju Stasiun Tigaraksa. Sekitar pukul 09.00 WIB, petugas melakukan monitoring terhadap aktivitas penumpang dan pergerakan massa di sepanjang jalur tersebut.

Langkah pengamanan ini merupakan bagian dari upaya preventif Polresta Tangerang untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif, sekaligus mengantisipasi adanya kelompok massa, khususnya pelajar, yang berpotensi bergerak menuju Jakarta melalui transportasi kereta api.

IMG 20260827 WA0055

Pengamanan dan monitoring tersebut berada di bawah jajaran Kapolresta Tangerang Kombes Pol. Andi M. Indra Waspada A., S.H., S.I.K., M.M., M.Si. dengan pelaksanaan di lapangan turut melibatkan Ipda H. M. Irfan Fauzi, S.Sos., M.M., C.Cms. serta Kapolsek Cisoka Iptu Aditya Surya Sakti, S.Tr.K., M.M.

Petugas melakukan pemantauan secara humanis dengan mengedepankan pendekatan persuasif kepada masyarakat. Pengawasan dilakukan untuk memastikan perjalanan masyarakat tetap berlangsung aman sekaligus mencegah adanya mobilisasi massa yang dapat menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban.

Polresta Tangerang juga mengimbau masyarakat, khususnya para pelajar, agar tidak ikut dalam aksi yang berpotensi membahayakan keselamatan diri maupun mengganggu ketertiban umum.

Monitoring di stasiun menjadi salah satu bagian dari strategi pengamanan Polresta Tangerang dalam mengantisipasi pergerakan massa menuju Jakarta. Petugas akan terus melakukan pemantauan situasi dan menyesuaikan pola pengamanan berdasarkan perkembangan di lapangan. (Asp)

Tangerang, lensafokus.id - Wakil Bupati Tangerang mendorong Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) menjadi program untuk pembentukan generasi muda yang berkualitas dan keluarga yang harmonis

Hal tersebut diungkapkan Wabup Intan saat menghadiri acara diskusi lintas sektor program kependudukan dan pembangunan keluarga di Hotel Vega, Gading Serpong, Kamis (27/08/26)

"Gerakan Ayah Teladan Indonesia hadir sebagai solusi untuk menguatkan peran strategis ayah dalam keluarga. Program GATI merupakan sebuah ajakan kepada seluruh ayah dan calon ayah agar hadir secara nyata dalam kehidupan keluarga untuk membentuk generasi muda yang berkualitas dan keluarga yang harmonis," ujar Wabup Intan

Wabup Intan mengaskan bahwa keterlibatan ayah merupakan fondasi penting bagi pertumbuhan karakter anak, pembentukan mental yang mandiri, dan terbangunnya keluarga yang harmonis. Keterbatasan kehadiran ayah, baik karena perceraian, pekerjaan jauh dari keluarga, atau sebab lainnya berpotensi menimbulkan tantangan besar bagi perkembangan psikologis, sosial, dan akademik anak.

"Keterlibatan ayah diukur melalui empat indikator utama di antaranya: adanya interaksi langsung ayah dalam aktivitas anak, aksesibilitas atau kesempatan yang dijangkau anak, baik fisik maupun psikologis, tanggung jawab terhadap kesejahteraan, pendidikan, dan perlindungan anak serta keterlibatan domestik yang aktif dalam pekerjaan rumah dan pengasuhan sehari-hari," ungkapnya

Lanjut dia, keterlibatan ayah bukan hanya membangun keluarga yang kuat, tetapi juga menggerakkan komunitas yang sehat dan masyarakat yang lebih berdaya.

"Ayah bukan hanya kepala keluarga, tapi juga hati keluarga. Kehadiran ayah yang peduli, disiplin, dan bertanggung jawab akan menghadirkan teladan yang baik bagi anak-anak dan generasi muda kita," imbuhnya

Dia berharap melalui sinergi antara pemerintah daerah, BKKBN, pihak swasta, akademisi, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta partisipasi aktif masyarakat, program GATI tersebut dapat berjalan dengan optimal, menjangkau semua lapisan masyarakat, dan membina hubungan keluarga yang harmonis.

"Atas nama Pemerintah Kabupaten Tangerang, saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas terselenggaranya kegiatan ini, sebagai ruang bersama untuk menyampaikan hasil identifikasi sekaligus juga memperkuat sinergi lintas sektor dalam upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten Tangerang. (Red)

Tangerang, lensafokus.id — Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid bersama Gubernur Banten Andra Soni meninjau pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) sekaligus kegiatan penanganan stunting di Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Kamis (27/8/26).

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui deteksi dini penyakit, pencegahan stunting, serta pemeriksaan dan penanganan Tuberkulosis (TBC). Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Gubernur Banten yang secara langsung terus mendukung dan memantau langsung pelaksanaan program kesehatan di Kabupaten Tangerang.

“Atas nama masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Tangerang, kami mengucapkan terima kasih kepada Pak Gubernur Banten yang terus mengikuti perkembangan ini dan hadir langsung. Beliau juga mengingatkan agar masyarakat Kabupaten Tangerang dapat terus melaksanakan cek kesehatan gratis,” ujar Bupati Maesyal Rasyid

Menurutnya, hingga saat ini sekitar 1,6 juta masyarakat Kabupaten Tangerang telah tercatat mengikuti program CKG. Pada kegiatan di Kecamatan Mauk, terdapat tiga kegiatan pemeriksaan kesehatan yang dilaksanakan, yakni CKG, pemeriksaan terkait stunting, serta pemeriksaan TBC.

Bupati menambahkan, pelaksanaan program kesehatan tersebut akan terus diperluas ke wilayah lainnya. Gubernur Banten juga meminta agar kegiatan serupa kembali dilaksanakan pada pekan berikutnya di lokasi yang berbeda.

“Ini menunjukkan perhatian beliau terhadap derajat kesehatan masyarakat Kabupaten Tangerang sangat besar. Mudah-mudahan dengan kehadiran Pak Gubernur Banten dan sinergi yang terus kita lakukan, masyarakat Kabupaten Tangerang semakin sehat,” katanya.

Sementara itu, Gubernur Banten Andra Soni mengatakan, CKG merupakan salah satu program hasil cepat Presiden Prabowo yang terus didorong pelaksanaannya di seluruh wilayah Provinsi Banten.

Ia menyebutkan, target CKG di Provinsi Banten sebesar 46 persen dari jumlah penduduk telah terlampaui. Saat ini, sekitar 48 persen atau setara dengan 6,2 juta warga Banten telah mengikuti program cek kesehatan gratis.

“Alhamdulillah hari ini bersama Bupati Tangerang kami melaksanakan cek kesehatan gratis. Ini salah satu program hasil cepat Bapak Presiden. Target kita 46 persen dari jumlah penduduk Provinsi Banten, hari ini sudah mencapai 48 persen atau setara dengan 6,2 juta warga Banten,” ungkap Andra Soni.

Selain CKG, Gubernur juga mengapresiasi inovasi Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam menekan angka stunting melalui pemberian makanan bergizi berupa telur, ikan, dan ayam kepada masyarakat yang membutuhkan. Program tersebut dilaksanakan secara berkala setiap tiga bulan. Menurutnya, inovasi tersebut telah memberikan dampak positif terhadap penurunan angka stunting di Kecamatan Mauk yang sebelumnya termasuk sebagai salah satu wilayah dengan angka stunting cukup tinggi.

“Dengan adanya inovasi ini, alhamdulillah mengalami penurunan yang drastis. Semoga upaya ini terus memperbaiki kualitas kesehatan atau derajat kesehatan warga Banten,” tuturnya.

Andra Soni juga menegaskan bahwa CKG tidak hanya bertujuan menemukan penyakit, tetapi juga menjadi langkah preventif untuk mencegah munculnya penyakit yang lebih serius. Dari pelaksanaan CKG, masih banyak ditemukan masyarakat dengan tekanan darah tinggi dan diabetes.

“Upaya ini kita lakukan dalam rangka meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Cek kesehatan gratis diperlukan sebagai upaya preventif dan pencegahan,” jelasnya. (Red)

Page 14 of 713
Go to top