Tangerang, lensafokus.id - Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk terus meningkatkan disiplin dan kualitas pelayanan publik, serta kepedulian terhadap lingkungan. Hal tersebut disampaikan Wabup Intan saat memimpin apel Senin pagi di Lapangan Raden Aria Yudhanegara, Senin (06/04/26)
“Disiplin merupakan cerminan profesionalisme ASN. Sebagai ASN, kita dituntut bekerja lebih efektif, responsif, dan adaptif terhadap berbagai dinamika yang ada. Kualitas pelayanan publik juga harus terus kita tingkatkan, baik dari sisi kualitas, kecepatan, maupun kemudahan akses bagi masyarakat,” ujar Wabup Intan.
Menurut dia, kehadiran, kedisiplinan, kepatuhan dan tanggung jawab merupakan hal-hal mendasar bagi seluruh ASN yang tidak boleh menjadi kelemahan dalam kinerja birokrasi
"Tidak boleh hal-hal mendasar jadi penghalang dan jadi kelemahan kinerja birokrasi. Kehadiran, kedisiplinan, kepatuhan dan tanggung jawab harus senantiasa dipegang teguh ASN dalam melaksanakan tugas-tugasnya," tegasnya
Dia menambahkan saat ini pemerintah daerah juga tengah menghadapi proses pertanggungjawaban anggaran tahun 2025. Untuk itu, pihaknya meminta kepada seluruh perangkat daerah untuk responsif dan kooperatif dalam menindaklanjuti setiap rekomendasi dan permintaan data yang dibutuhkan.
“Saya minta seluruh OPD juga kooperatif dan memberikan data secara cepat, tepat, dan akurat. Hal ini penting untuk menjaga akuntabilitas dan kredibilitas pengelolaan keuangan daerah kita,” tandasnya
Selain disiplin dan peningkatan kerja, dia juga mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi bencana akibat kondisi cuaca yang tidak menentu. Ia mencontohkan hujan lebat disertai angin dan petir yang terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Tangerang sebagai anomali cuaca yang perlu diantisipasi oleh semua pihak.
"Anomali cuaca yang akhir-akhir ini terjadi perlu diantisipasi semua pihak. Kewaspadaan dan kesiapsiagaan harus terus dijaga untuk mengantisipasi dan menanggulangi berbagai potensi bencana yang terjadi," ujarnya
Menutup amanatnya, Wabup Intan juga mengajak seluruh ASN untuk terus menjaga semangat kerja, memperkuat toleransi antarumat beragama, serta memastikan Kabupaten Tangerang tetap menjadi daerah yang aman, damai, dan nyaman bagi seluruh masyarakat.
“Jadikan setiap pekerjaan sebagai ladang pengabdian, dan setiap pencapaian sebagai motivasi untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat Kabupaten Tangerang,” pungkasnya. (Red)
TANGERANG, lensafokus.id – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) meninjau langsung pelaksanaan ibadah Paskah jemaat POUK Tesalonika di Aula Eks Kantor Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang, Minggu (5/4/26).
Bupati Maesyal Rasyid didampingi oleh Dandim 0510/Tigaraksa, Kapolres Metro Tangerang, Sekretaris Daerah, Kasatpol PP, Camat Teluknaga, serta tokoh agama setempat.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Tangerang tidak pernah memiliki niat untuk membedakan perlakuan terhadap masyarakat, termasuk dalam hal pelaksanaan ibadah.
“Kami hadir di sini untuk memastikan seluruh masyarakat, termasuk jemaat POUK Tesalonika, dapat beribadah dengan aman dan nyaman. Tidak ada niatan sedikit pun untuk melarang atau membatasi. Justru kami memfasilitasi,” tegasnya
Menurut dia, keberagaman keyakinan, suku, budaya dan agama di Kabupaten Tangerang merupakan kekuatan yang harus dijaga dengan semangat toleransi dan saling menghormati agar kondusifitas dan keharmonisan wlayah terus terpelihara dengan baik
“Kabupaten Tangerang menjunjung tinggi nilai toleransi. Siapa pun dan di mana pun selama berada di wilayah Kabupaten Tangerang, kami akan hadir memberikan perlindungan tanpa membedakan kelompok atau latar belakang,” tandasnya.
Ia menyampaikan bahwa kehadiran pemerintah daerah bersama TNI-Polri merupakan bentuk komitmen nyata untuk memberikan jaminan keamanan dan kenyamanan bagi seluruh masyarakat, termasuk dalam menjalankan ibadah sesuai keyakinannya.
“Dalam suasana Idulfitri ini, kami bersama Forkopimda menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh masyarakat Kabupaten Tangerang. Kami menyadari sebagai manusia tentu tidak luput dari khilaf, baik dalam sikap, ucapan, maupun pelayanan,” ujarnya.
Bupati juga mempersilakan jemaat untuk memanfaatkan Aula Eks Kantor Kecamatan Teluknaga sebagai tempat ibadah sementara, dengan tetap berkoordinasi dengan pihak kecamatan dan pihak terkait lainnya
“Silakan gunakan tempat ini untuk beribadah, baik ibadah rutin maupun perayaan hari besar seperti Paskah dan Natal, selama tidak ada kegiatan lain. Yang penting tetap berkoordinasi dengan pihak kecamatan,” imbuhnya.
Lebih lanjut, pihaknyamenyampaikan bahwa pemerintah daerah bersama Forkopimda tengah mengkaji solusi jangka panjang berupa penyediaan tempat ibadah yang lebih permanen dan representatif.
“Kami akan merumuskan secara komprehensif agar ke depan jemaat bisa beribadah dengan lebih nyaman, tanpa menimbulkan gangguan dan tetap menjaga kondusivitas wilayah,” jelasnya.
Ia pun mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga keharmonisan dan menyelesaikan setiap persoalan melalui musyawarah.
“Jika ada hal yang perlu dirundingkan, mari kita bicarakan bersama. Kami terbuka dan siap mencarikan solusi terbaik. Mari kita jaga Kabupaten Tangerang tetap kondusif,” pesannya.
Sementara itu, Sekretaris Tanfidziah PCNU Kabupaten Tangerang, KH. M. Qustulani, menegaskan bahwa tidak ada pelarangan ibadah di wilayah Teluknaga dan menyebut situasi yang terjadi sebelumnya hanya miskomunikasi.
“Alhamdulillah hari ini kita bersama-sama menyaksikan ibadah berjalan dengan baik. Tidak ada pelarangan, ini hanya dinamika kecil di masyarakat yang sudah diselesaikan dengan baik oleh pimpinan daerah,” ujarnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga kerukunan dan toleransi yang selama ini telah terbangun dengan baik di wilayah Teluknaga.
“Kami menghimbau masyarakat untuk menjaga kebersamaan dan keharmonisan. Teluknaga dikenal sebagai wilayah yang toleran, dan ini harus kita pertahankan,” katanya.
Di tempat terpisah, Gembala Jemaat POUK Tesalonika, Pendeta Michael Siahaan, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan solusi yang diberikan oleh pemerintah daerah.
“Kami bersyukur atas kehadiran Bapak Bupati, Dandim, dan Kapolres yang telah mendengarkan kebutuhan kami. Ini menjadi jawaban atas kerinduan kami untuk dapat beribadah dengan tenang dan layak,” ungkapnya. (Red)
Kota Tangerang, lensafokus.id - Gubernur Banten Andra Soni membuka Kejuaraan Tenis Meja Nasional Gubernur Banten Cup 2026. Kejuaraan yang diikuti oleh 665 atlet dalam 11 kategori itu berlangsung pada 3 - 5 April 2026.
“Kenapa saya selalu mendukung kejuaraan olahraga di Provinsi Banten? Karena saya percaya sebuah daerah maju bisa dilihat dari prestasi olahraganya,” ucap Andra Soni di Gelanggang Olahraga (GOR) Gondrong, Jl Sawah Dalam RT 05/RW 01, Kelurahan Gondrong, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, Jumat (03/4/2026).
Andra Soni juga memberikan apresiasi kepada panitia yang menghadirkan kejuaraan tenis meja level nasional di Provinsi Banten. Menurutnya, para atlet muda terus berlatih dan bertanding. Dalam pertandingan atau kejuaraan para atlet bersaing.
“Dan tetap bersahabat. Itu tanda-tanda daerah maju,” ucapnya.
Andra Soni juga mendoakan harapan dan cita-cita para orang tua atlet dalam mendidik anak-anaknya terwujud. “Semoga harapan bapak dan ibu menjadikan anak-anaknya sehat, cerdas, dan berbakti kepada orang tua terwujud,” ucapnya menambahkan.
Gubernur menyampaikan kesiapan dan upaya Provinsi Banten untuk menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) 2032 bersama Provinsi Lampung. Menurutnya banyak lapangan olahraga di Provinsi Banten yang siap dan berstandar untuk melaksanakan PON.
“Insya Allah kalau Allah mengijinkan, Provinsi Banten siap menjadi tuan Tuan Rumah PON 2032 bersama Provinsi Lampung,” tegasnya.
Gubernur juga berharap, dengan berlatih dan banyak bertanding, para atlet muda Provinsi Banten mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
Andra Soni mengisahkan ia memiliki sahabat yang juga teman SMA dan mendiang atlet tenis meja Davids Jacobs. Sahabatnya tersebut ajin berlatih dan bertanding tenis meja hingga menjadi atlet paralympic Indonesia. Davids Jacobs berhasil mempersembahkan medali perunggu pada Paralympic London Tahun 2012 dan Tokyo Tahun 2020.
Kedekatan Andra Soni dengan keluarga Davids Jacobs juga tampak saat ia bersama Tinawati Andra Soni pada pembukaan Kejuaraan Tenis Meja Nasional Piala Gubernur Banten Tahun 2026 kali ini. Tak hanya itu, gubernur bersama Tinawati juga nampak selalu membersamai Neelece Jacobs bunda dari mendiang sahabatnya tersebut
Seperti diungkap Neelece Jacobs, putranya bersahabat baik sejak masa SMA. “Bersama teman-temannya sering main ke rumah. David atlet tenis meja, Andra atlet hoky,” ucapnya.
“Dia sudah menganggap saya seperti ibunya,” ucap Neelice.
“Andra itu tumbuh dari bawah. Dari bekerja di perusahaan ekspedisi sampai mendirikan usaha ekspedisi sendiri. Sekarang jadi Gubernur” tambahnya.
Dalam laporannya, Ketua Pelaksana Kejuaraan Tenis Meja Nasional Piala Gubernur Banten Tahun 2026 Thoria Marcia Rannu Jacobs mengatakan, kehadiran Gubernur Banten menandakan tenis meja mendapatkan perhatian serius Pemprov Banten.
Dikatakan kejuaraan bertujuan untuk menjaring atlet, meraih prestasi, dan menjalin silaturahmi antar atlet.
“Kejuaraan diikuti oleh 665 atlet tenis meja dari berbagai daerah. Juga ada peserta dari Korea Selatan dan Korea Utara. Terbagi dalam 11 kategori,” ungkap Ranu.
Dalam kesempatan itu juga dilakukan pertandingan eksebisi eksekutif, Gubernur Banten Andra Soni lawan Wali Kota Tangerang Sachrudin. (Red)
Tangerang, lensafokus.id – Suasana hangat penuh kebersamaan terasa dalam kegiatan Halal Bihalal yang digelar warga RW 014, Kelurahan Gebang Raya. Acara tersebut dihadiri tokoh agama KH A. Baijuri, anggota dewan H. Junadi, para tokoh masyarakat, ketua RT, serta warga setempat.
Ketua RW 014, Sri Gito, dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh tamu undangan yang telah hadir memenuhi undangan Halal Bihalal tersebut. Ia menekankan pentingnya menjaga kekompakan dan kebersamaan di lingkungan masyarakat.
“Pada kesempatan Halal Bihalal ini marilah kita saling menjaga kekompakan, kebersamaan, serta meningkatkan kerukunan dalam bertetangga, khususnya di lingkungan RW 014. Saya pribadi dan keluarga juga mengucapkan mohon maaf lahir dan batin apabila selama menjabat terdapat kesalahan,” ujar Sri Gito.
Lebih lanjut, ia juga mengajak seluruh warga untuk melupakan perbedaan pendapat yang sempat terjadi, serta menjadikannya sebagai pembelajaran untuk mempererat persaudaraan ke depan.
“Kita hapuskan kesalahan-kesalahan yang lalu dan kembali menjadi pribadi yang fitrah. Mari kita jaga silaturahmi agar tetap harmonis dan semakin baik,” tambahnya.
Sementara itu, KH A. Baijuri dalam tausiyahnya menegaskan bahwa Halal Bihalal bukan sekadar ajang berkumpul, melainkan momentum penting untuk membersihkan hati dan mempererat tali silaturahmi.
“Silaturahmi adalah kunci kebahagiaan dan keberkahan hidup. Rasulullah SAW bersabda, barang siapa yang ingin dilapangkan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, maka hendaknya ia menyambung tali silaturahmi,” ungkapnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga persatuan di tengah perbedaan, serta menyikapi setiap persoalan dengan cara damai sesuai ajaran agama dan aturan negara.
Selain itu, masyarakat diimbau untuk bijak dalam menggunakan media sosial agar tidak memicu konflik, serta terus menjunjung tinggi toleransi antarumat beragama.
“Perbedaan adalah fitrah dari Allah SWT. Maka dari itu, mari kita jadikan sebagai sarana untuk saling melengkapi dan memperkuat persatuan,” jelasnya.
KH A. Baijuri juga mengajak warga untuk mempertahankan semangat ibadah pasca-Ramadan di bulan Syawal yang penuh keberkahan, serta terus menebar kebaikan dalam kehidupan sehari-hari.
Di akhir kegiatan, seluruh warga juga diingatkan akan pentingnya menjaga kebersihan dan keamanan lingkungan sebagai tanggung jawab bersama.
“Kebersihan dan keamanan lingkungan adalah tanggung jawab kita semua. Mari kita jaga bersama agar tercipta lingkungan yang sehat, aman, dan nyaman,” pungkasnya.
Kegiatan Halal Bihalal ini pun menjadi momentum mempererat tali persaudaraan antarwarga, sekaligus memperkuat sinergi dalam membangun lingkungan RW 014 yang lebih harmonis dan sejahtera. (Sumarna)
Tangerang, lensafokus.id – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid melaksanakan kegiatan silaturahmi sekaligus halal bihalal bersama Forum RW, warga dan ibu ibu majlis taklim se-Kec. Pasarkemis dan Rajeg di Perumahan Tangerang Elok, Kecamatan Pasar Kemis, Jumat (3/4/26).
Kegiatan tersebut berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan, dihadiri para Ketua RW, RT, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta warga setempat. Dalam kesempatan itu, Bupati menyampaikan apresiasi atas peran aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan dan mendukung program pembangunan daerah.
Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan bahwa pembangunan di Kabupaten Tangerang dilakukan secara bertahap, menyesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah. Panjang wilayah Kabupaten Tangerang sangat luas, mencapai sekitar 1.050 kilometer. Untuk itu masyarakat dimohon untuk bersabar mengingat selain kemampuan anggaran terbatas, juga harus melalui tahapan-tahapan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Yang belum selesai mohon bersabar, karena kemampuan keuangan daerah juga terbatas. Namun kami bersama dinas terkait, khususnya Bina Marga, terus berupaya agar pembangunan bisa berjalan optimal dan merata,” ujar Bupati Maesyal Rasyid.
Ia juga menegaskan bahwa pemerintah daerah terus mempercepat proses pembangunan infrastruktur, termasuk melalui percepatan lelang proyek agar pekerjaan dapat segera dilaksanakan, seperti yang tengah dilakukan di wilayah Pakuhaji dan sekitarnya.
Selain infrastruktur jalan, Bupati juga menyoroti program sekolah gratis, beasiswa, bedah rumah bagi masyarakat yang rumahnya tidak layak huni membutuhkan serta program lainnya yang bisa dirasakan dampak dan manfaatnya
“Kami akan terus berupaya membantu masyarakat, terutama yang rumahnya sudah tidak layak. Itu menjadi perhatian serius kami,” tambahnya.
Terkait penanganan banjir, dia menyebutkan bahwa upaya normalisasi saluran air dan pembangunan tanggul terus dilakukan. Ia juga mengimbau masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan agar aliran air tetap lancar.
“Alhamdulillah, beberapa titik yang sebelumnya rawan banjir di Elok Pasar Kemis kini sudah mulai teratasi. Ini berkat kerja sama dan sinergi antara pemerintah dan masyarakat,” katanya.
Pada momentum halal bihalal tersebut, Bupati juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas segala kekurangan dalam pelayanan dan pembangunan selama dirinya menjabat.
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Tangerang, saya mengucapkan Minal Aidin Wal Faizin, mohon maaf lahir dan batin. Kami menyadari masih banyak kekurangan dalam pelayanan kepada masyarakat, dan ini akan menjadi bahan evaluasi kami ke depan,” ucapnya.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bersinergi dalam membangun Kabupaten Tangerang agar semakin maju dan sejahtera.
"Kegiatan silaturahmi dan halal bihalal ini diharapkan selain mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat yang menyampaikan aspirasinya, juga memperkuat sinergi agar peran aktif masyarakat semakin meningkat," pungkasnya
Sementara itu, perwakilan warga, Suyanti, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kehadiran Bupati yang dinilai dekat dan peduli dengan masyarakat.
“Kami merasa bersyukur memiliki Bupati yang begitu peduli terhadap masyarakat, khususnya di Pasar Kemis. Kehadiran beliau membawa perubahan nyata bagi lingkungan kami,” ungkapnya. (Red)
Tangerang, lensafokus.id – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang untuk memperluas cakupan program beasiswa bagi masyarakat kurang mampu yang memiliki anak-anak berprestasi.
Hal tersebut ditegaskan Bupati Maesyal Rasyid saat menghadiri acara Halal Bihalal Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) se-Kecamatan Pagedangan di SDN III Cihuni, Kamis (02/04/26)
“Pemerintah daerah akan terus memperluas program beasiswa bagi masyarakat kurang mampu, termasuk kesempatan melanjutkan pendidikan hingga perguruan tinggi, bahkan ke luar negeri. Kami ingin memastikan tidak ada anak di Kabupaten Tangerang yang putus sekolah karena keterbatasan ekonomi. Pendidikan adalah investasi masa depan,” tegas Bupati Maesyal Rasyid.
Dia menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya kepada para guru dan tenaga pendidik yang tergabung dalam PGRI atas dedikasi mereka dalam mencerdaskan generasi bangsa. Menurut dia, guru dan para tenaga pendidik lainnya memiliki peran yang sangat mulia dan penting serta menentukan dalam menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas.
“Kemajuan daerah sangat ditentukan oleh kualitas pendidikan, dan itu ada di tangan para guru. Terima kasih dan apresiasi kepada seluruh guru dan para tenaga pendidik yang telah menjalankan tugas mulia, mencerdaskan dan mencetak sumber daya manusia yang berkualitas,” ujarnya
Pihaknya pun berharap melalui kegiatan halal bihalal terserbut, sinergitas dan kolaborasi antara pemerintah daerah, tenaga pendidik dan seluruh elemen masyarakat semakin kuat dalam rangka mewujudkan Pendidikan yang berkualitas
“Melalui halal bi halal ini diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara pemerintah daerah, tenaga pendidik, dan seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas serta Kabupaten Tangerang yang semakin maju dan gemilang,” harapnya
Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Tangerang Firman Maulana menyampaikan apresiasi atas kehadiran Bupati Tangerang di tengah keluarga besar PGRI Kecamatan Pagedangan. Ia juga menekankan pentingnya menjadikan momentum Idulfitri sebagai ajang memperkuat kebersamaan dan meningkatkan etos kerja, khususnya dalam pelayanan di bidang pendidikan.
“Halal bihalal ini bukan sekadar tradisi, tetapi juga momentum untuk mempererat ukhuwah, memperkuat sinergi, dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya di sektor pendidikan,” ujarnya.
Firman juga mengapresiasi berbagai program Pemerintah Kabupaten Tangerang, termasuk pembangunan infrastruktur pendidikan serta program sekolah gratis yang dinilai sangat membantu masyarakat, khususnya bagi keluarga dengan keterbatasan ekonomi.
Acara tersebut dihadiri oleh Ketua dan jajaran PGRI Kabupaten Tangerang, Anggota DPRD Kabupaten Tangerang Firman Maulana, Camat Pagedangan, Kepala Desa Cihuni, Ketua dan jajaran PGRI Kecamatan Pagedangan selaku panitia, para tokoh masyarakat, tokoh agama, para lurah dan kepala desa se-Kecamatan Pagedangan, serta para guru TK, SD, SMP, SMA dan sederajat se-Kecamatan Pagedangan. (Red)