Banten

Banten (6088)

Lebak, lensafokus.id – Polres Lebak menggelar Upacara Pemberian Penghargaan Program Ketahanan Pangan serta Best Police of The Month Periode Januari 2026, yang berlangsung di Aula Sanika Satyawada Polres Lebak, Senin (12/1/2026) pagi.
Kegiatan tersebut menjadi bentuk apresiasi pimpinan Polres Lebak kepada satuan kerja dan personel yang dinilai berhasil menunjukkan dedikasi, kinerja unggul, serta inovasi nyata dalam mendukung program ketahanan pangan nasional dan pelaksanaan tugas kepolisian yang berprestasi.

Upacara dipimpin oleh Wakapolres Lebak, Kompol Eddy Prasetyo H, S.E., M.M., yang bertindak sebagai Inspektur Upacara mewakili Kapolres Lebak AKBP Herfio Zaki, S.I.K., M.H. Kegiatan diikuti oleh para Pejabat Utama Polres Lebak, perwira, bintara, serta ASN Polres Lebak.

Dalam amanat Kapolres Lebak yang dibacakan oleh Wakapolres, disampaikan bahwa program ketahanan pangan merupakan prioritas strategis nasional yang selaras dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, khususnya dalam upaya mewujudkan kemandirian bangsa di sektor pangan dan memperkuat ketahanan nasional dari tingkat desa hingga nasional.

“Polri memiliki peran strategis dalam mendukung ketahanan pangan, tidak hanya melalui pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga melalui pendampingan, penggerakan, serta pemberdayaan masyarakat di bidang pertanian,” ujar Kompol Eddy Prasetyo saat membacakan amanat Kapolres.

Pada kesempatan tersebut, penghargaan Program Ketahanan Pangan Polres Lebak diberikan kepada Polsek Cimarga dengan luas tanam 32,3 hektare, Polsek Cibadak seluas 27 hektare, serta Polsek Rangkasbitung dengan luas tanam mencapai 23 hektare.

Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada polsek berprestasi dalam serapan jagung ke Bulog pada Kuartal I, II, dan III Tahun 2025. Penghargaan tersebut diraih oleh Polsek Panggarangan dengan serapan 8 ton 150 kilogram, Polsek Cikulur sebesar 7 ton 468 kilogram, serta Polsek Maja dengan serapan 6 ton 600 kilogram.

Sementara itu, penghargaan Best Police of The Month diberikan kepada lima personel Polres Lebak, yakni Aiptu Binsar Mario, Aipda Sudarto, Aipda Helmi Fauzi, Bripka Wardani, dan Brigpol Rina Irza Anggraini, atas dedikasi dan kinerja terbaik selama periode penilaian.

Menutup amanatnya, Wakapolres Lebak berharap penghargaan ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh personel untuk terus meningkatkan profesionalisme, kinerja, serta memperkuat sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga keamanan sekaligus mendukung pembangunan nasional. (Cecep)

Kota Tangerang, lensafokus.id - Puluhan petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang berjibaku selama kurang lebih lima jam dalam menangani kebakaran yang melanda lapak limbah dan sebuah restoran di Jalan Galeong, Kelurahan Margasari, Kecamatan Karawaci, pada Minggu (11/1/26) dini hari.

Laporan kejadian diterima dari warga bernama Tiara melalui Pusdalops Mako pada pukul 00.04 WIB. Menindaklanjuti laporan tersebut, unit pemadam segera diberangkatkan pada pukul 00.10 WIB dan tiba di lokasi kejadian pada pukul 00.20 WIB.

Objek yang terbakar meliputi dua area, yakni lapak limbah seluas kurang lebih 1.000 meter persegi dan restoran Sambal Geledek seluas sekitar 100 meter persegi, dengan total luas area terdampak mencapai sekitar satu hektar. Hingga saat ini, penyebab kebakaran masih dalam proses pendalaman.

"Dalam proses pemadaman, petugas menghadapi sejumlah kendala, salah satunya adalah sulitnya sumber air di sekitar lokasi kejadian. Meski demikian, berkat kerja keras dan koordinasi yang solid, api berhasil dikendalikan dan proses penanganan dinyatakan selesai pada pukul 05.30 WIB," papar Mahdiar, Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang.

Kata Mahdiar, sebanyak 15 unit mobil pemadam kebakaran gabungan dikerahkan dalam penanganan ini, yang terdiri dari unit Mako, Cibodas, Periuk dan Keroncong, serta Batu Ceper dan Belendung. Total 53 personel gabungan turut terlibat langsung di lapangan.

"Tidak terdapat korban luka maupun korban meninggal dunia dalam peristiwa tersebut. Kerugian materiil masih dalam pendataan," tegasnya.

BPBD Kota Tangerang mengapresiasi dedikasi dan perjuangan para petugas pemadam kebakaran yang telah bekerja tanpa lelah demi memastikan keselamatan warga dan mencegah meluasnya dampak kebakaran.

"Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi kebakaran serta segera melaporkan kejadian darurat melalui saluran resmi yang tersedia," imbaunya. (Red)

TANGERANG, lensafokus.id – Kemeriahan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-56 tingkat Kabupaten Tangerang terus berlanjut di hari kedua. Salah satu titik pusat perhatian berada di Arena 11 yang bertempat di halaman Kantor Kecamatan Pagedangan, di mana cabang perlombaan Musabaqoh Syarhil Qur’an (MSQ) digelar dengan penuh antusiasme.

Tercatat sebanyak 18 tim berlaga untuk menunjukkan kemahiran mereka dalam memadukan seni tilawah, puitisasi terjemah, dan uraian isi kandungan Al-Qur'an. Setiap tim yang tampil terdiri dari tiga orang peserta yang memiliki peran spesifik dalam satu kesatuan performa.

Yayah, selaku panitia pelaksana di Arena 11, menjelaskan bahwa terdapat tiga poin utama yang menjadi kualifikasi penilaian dewan hakim.

“Segi penilaian yang dilihat dari dewan hakim yaitu Tilawah dalam ketepatan bacaan, keindahan suara, lalu Retorika dari gaya bahasa serta cara penyampaian pesan, dan terakhir penyampaian materi teks ceramah dan kesesuaian materi yang dibawakan” ujur yayah saat diwawancarai, Sabtu (10/01/26).

Di antara peserta yang tampil, tim putri dari Kontingen Kecamatan Panongan, yang beranggotakan Bunga Langgeng Putri, Siti Febriani Andarna, dan Zahra Anggraini, berhasil mencuri perhatian dengan penampilan yang solid.

"Persiapan kami kurang lebih satu minggu. Yang paling utama disiapkan adalah isi teks ceramah, pembukaan, dan yang paling penting adalah mental," ujar Bunga

Bunga mewakili rekan setimnya. Meski waktu persiapan tergolong singkat, tim Panongan mengaku puas dengan penampilan mereka hari ini.

"Harapannya pasti ingin juara, karena setiap orang yang lomba pasti mengharapkan itu. Semoga kami bisa menjadi juaranya, Amin," tambahnya.

Penyelenggaraan MTQ ke-56 ini diharapkan dapat menjadi ajang regenerasi bagi qari dan qariah serta pendakwah muda di wilayah Kabupaten Tangerang untuk terus mengukir prestasi di tingkat yang lebih tinggi.

MTQ ke-56 merupakan agenda tahunan Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk mensyiarkan nilai-nilai Al-Qur'an sekaligus menjaring bakat-bakat terbaik dari seluruh kecamatan di wilayah Kabupaten Tangerang. (Red)

Tangerang, lensafokus.id - Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah meresmikan Balai RT. 04, RW 05 Perum Griya Serpong Asri, Desa Suradita Kec. Cisauk, Sabtu (10/01/26)

Pada kesempatan tersebut, Wabup Intan menekankan bahwa balai warga tersebut merupakan rumah bersama sebagai wadah tempat lahirnya ide, gagasan-gagasan dan memelihara nilai-nilai kebersamaan dan persatuan dalam meningkatkankan pembangunan dan kesejahteraan seluruh warga, khususnya warga RT. 04 RW. 05 Perum Griya Serpong Asri, Desa Suradita .

"Balai Warga bukan sekedar bangunan fisik, melainkan simbol persatuan, ruang musyawarah, tempat bertemunya ide, serta wadah mempererat silaturahmi dan persatuan. Di tempat inilah nilai-nilai kekeluargaan, toleransi, dan gotong royong akan terus tumbuh dan terpelihara, untuk kemajuan bersama" tandas Wabup Intan

Menurut dia, lingkungan yang baik lahir dari masyarakat yang saling menjaga, bukan saling menyalahkan. Kemajuan itu harus dimulai dari sikap saling menjaga, mendukung dan saling peduli satu dengan yang lainnya

"Keberadaan balai warga ini hendaknya menjadi pusat kegiatan yang menyejukkan, tempat menyelesaikan persoalan dengan musyawarah, serta sarana membangun lingkungan yang rukun dan harmonis. Karena dengan kebersamaan, persatuan, kepedulian, warga akan mampu melahirkan karya yang bermanfaat untuk kemajuan bersama," ujarnya

Dirinya pun menyampaikan selamat kepada seluruh warga atas diresmikannya balai warga tersebut dan berpesan agar seluruh warga dapat bersama-sama merawat dan menjaga balai warga yang telah selesai dibangun agar semakin memberikan manfaat yang lebih luas lagi.

"Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Tangerang, saya ucapkan selamat dan apresiasi kepada seluruh warga RT. 04, RW. 05, para tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda, serta seluruh pihak yang telah bergotong royong mewujudkan berdirinya balai warga ini. Rawat dan jaga balai ini dengan sebaik-baiknya," pungkasnya. (Red)

TANGERANG, lensafokus.id – Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-56 tingkat Kabupaten Tangerang di Kecamatan Pagedangan memasuki hari kedua pada Sabtu (10/1/2026

Arena 9 yang bertempat di Lantai 2 Masjid Al-Gofur, terlihat adanya persaingan ketat di cabang Musabaqah Qira’atil Kutub (MQK) dan Hifdzil Hadits.

Sebanyak 37 peserta dari berbagai kecamatan di Kabupaten Tangerang tampil di hadapan dewan hakim, peserta terdiri dari 17 orang pada kategori MQK ULA, 12 orang pada kategori Hadist 100 serta 8 orang pada kategori Hadist 500.

Dewan Hakim Arena 9, Mahali, menjelaskan bahwa proses penilaian dilakukan secara teliti untuk mengukur kedalaman ilmu para peserta terutama penekanan pada pemahaman teks dan hadits. Tidak hanya sekadar menghafal, peserta dituntut untuk memahami teks secara komprehensif.

"Hari ini kami menilai sebanyak 37 peserta. Penilaian kami berfokus pada aspek fahmil, mufrodat, dan pemahaman hadits secara mendalam," ujar Mahali.

Ia juga memberikan apresiasi atas persiapan para peserta tahun ini.

"Kami melihat ada potensi besar dari para peserta. Melalui penilaian fahmil dan mufrodat ini, kita bisa melihat sejauh mana mereka menguasai literatur Islam. Kami berharap para pemenang nantinya bisa membawa nama baik Kabupaten Tangerang di tingkat yang lebih tinggi," lanjutnya.

Salah satu peserta Nisa, khafilah Kecamatan Sepatan mengakui bahwa suasana di depan dewan hakim memberikan tantangan tersendiri bagi mentalnya.

"Tadi saya merasa sedikit gugup saat perlombaan. Meskipun saya merasa persiapan yang saya siapkan kurang mantap, saya tetap berusaha optimis dalam menjalankan lomba ini," tutur Nisa.

Bagi Nisa, partisipasinya dalam MTQ kali ini adalah bentuk ikhtiar maksimal.

"Saya serahkan semuanya kepada Yang Di Atas. Yang terpenting saya sudah menjalankan sesuai kemampuan saya dan memberikan yang terbaik hari ini," tutupnya.

Perlombaan di Arena 9 berlangsung dengan khidmat dan tertib hingga akhir sesi, mencerminkan semangat syiar Islam di tengah masyarakat Kabupaten Tangerang. (Red)

Tangerang, lensafokus.id — Bupati Tangerang Maesyal Rasyid meresmikan Gedung Sekretariat dan Gedung Olahraga (GOR) KONI Kabupaten Tangerang yang berlokasi di Desa Ranca Iyuh, Kecamatan Panongan, Sabtu (10/01/26).

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan bahwa peresmian Gedung Sekretariat dan GOR KONI tersebut menjadi wujud nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam upaya mendorong pengembangan olahraga secara berkelanjutan.

“Dengan fasilitas yang lebih representatif ini diharapkan dapat memperkuat pembinaan atlet daerah, mempermudah koordinasi organisasi olahraga, serta menjadi wadah kegiatan keolahragaan bagi masyarakat Kabupaten Tangerang,” ungkap Bupati Maesyal Rasyid

Dia juga menegaskan bahwa pembangunan sarana dan prasarana olahraga merupakan bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia serta mendorong gaya hidup sehat di masyarakat.

“Saya berharap gedung ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya, dijadikan sebagai pusat pembinaan atlet dan terbuka bagi masyarakat yang ingin berolahraga,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua KONI Kabupaten Tangerang Eka Wibayu mengatakan hadirnya Gedung Sekretariat dan GOR KONI tersebut sangat membantu dalam meningkatkan kinerja organisasi dan pembinaan atlet.

“Gedung ini akan memudahkan koordinasi antar cabang olahraga, menyediakan ruang administrasi dan pelatihan yang memadai, serta menjadi pusat kegiatan latihan dan kompetisi tingkat daerah,” jelasnya.

Pihaknya pun menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Tangerang atas dukungan fasilitas yang diberikan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah yang telah menyediakan fasilitas ini. Tentunya akan kami manfaatkan sebaik-baiknya untuk kemajuan olahraga di Kabupaten Tangerang,” katanya.

Lebih lanjut, Eka Wibayu juga mengungkapkan agenda terdekat KONI Kabupaten Tangerang, yaitu mempersiapkan diri menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Banten yang akan diselenggarakan di Kota Tangerang Selatan.

“Melihat kekuatan dan potensi yang kita miliki, Kabupaten Tangerang ditargetkan dapat meraih juara umum,” ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Tata Ruang dan Bangunan Kabupaten Tangerang, Hendri Hermawan, melaporkan bahwa pembangunan Gedung Sekretariat KONI Kabupaten Tangerang memiliki luas bangunan sekitar 576 meter persegi yang terdiri dari dua lantai. Dan untuk bangunan GOR memiliki luas sekitar 875 meter persegi yang juga terdiri dari dua lantai.

“Total luas lahan pembangunan mencapai 4.150 meter persegi dengan masa pengerjaan kurang lebih 240 hari kalender,” jelasnya.

Acara peresmian Gedung Sekretariat dan GOR KONI Kabupaten Tangerang yang juga dihadiri segenap jajaran pengurus KONI, para Kepala OPD, unsur Forkopimcam, pengurus cabang olahraga, serta para pelaku tersebut juga dirangkaikan dengan pemberian santunan kepada 60 anak yatim sebagai bentuk rasa syukur dan penyerahan penghargaan kepada para atlet berprestasi. (Red)

Page 13 of 609
Go to top