KOTA TANGERANG, lensafokus.id – Pelayanan investasi di Kota Tangerang kembali mendapat apresiasi di tingkat nasional. Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang masuk dalam jajaran pemerintah kota yang mendapat penghargaan pada Anugerah Layanan Investasi (ALI) 2026 atas kinerja pelayanan perizinan dan percepatan pelaksanaan berusaha.
Apresiasi tersebut diberikan dalam Kategori Pemerintah Kota pada Penilaian Kinerja Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) dan Percepatan Pelaksanaan Berusaha (PPB) yang diselenggarakan Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).
Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, menerima langsung piagam penghargaan tersebut dari Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Wakil Kepala BKPM, Todotua Pasaribu, dalam ajang ALI 2026 yang berlangsung di Auditorium Nusantara, Kantor Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, Jakarta, Rabu (16/9/2026).
Sachrudin mengatakan, apresiasi tersebut tidak hanya menjadi penghargaan atas kinerja Pemkot Tangerang, tetapi juga menjadi dorongan untuk terus menyempurnakan pelayanan investasi di daerah.
Menurutnya, kemudahan berusaha perlu berjalan seiring dengan kepastian layanan serta inovasi pemerintah dalam menjawab kebutuhan dunia usaha.
“Hari ini, Pemkot Tangerang memperoleh apresiasi dari Kementerian Investasi dan Hilirisasi setelah melalui proses seleksi panjang terhadap 93 kota di seluruh Indonesia. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus mewujudkan iklim investasi yang kondusif melalui perbaikan layanan dan berbagai inovasi. Terima kasih kepada jajaran DPMPTSP. Ayo, bersama membangun kota!” ujar Sachrudin.
Ia menegaskan, investasi tidak hanya berkaitan dengan nilai modal yang masuk ke suatu daerah. Aktivitas investasi juga berkaitan dengan bergeraknya kegiatan ekonomi, pertumbuhan dunia usaha, hingga terbukanya peluang kerja bagi masyarakat.
Karena itu, Pemkot Tangerang terus mendorong pelayanan perizinan yang cepat, mudah, pasti, transparan, profesional, dan ramah. Berbagai inovasi juga dikembangkan agar proses berusaha menjadi lebih sederhana sekaligus memberikan kepastian kepada para pelaku usaha.
“Harapannya, semakin mudah orang berusaha, semakin banyak kegiatan ekonomi yang tumbuh. Pada akhirnya, manfaatnya bisa dirasakan masyarakat melalui terbukanya lapangan pekerjaan dan meningkatnya aktivitas ekonomi di Kota Tangerang,” lanjutnya.
Sementara itu, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan P. Roeslani, menekankan pentingnya peran pemerintah daerah dalam membangun iklim investasi.
Menurut Rosan, pertumbuhan investasi di daerah diharapkan memberikan dampak lebih luas, terutama terhadap penciptaan lapangan pekerjaan.
“Bapak dan Ibu telah membantu meningkatkan iklim investasi hingga mampu menarik investor dari dalam dan luar negeri. Pada akhirnya, investasi harus bermuara pada terciptanya lapangan kerja yang berkualitas. Ini menjadi pekerjaan kita bersama, terlebih setiap tahun sekitar dua juta bayi lahir di Indonesia. Karena itu, investasi menjadi salah satu cara membuka lebih banyak lapangan pekerjaan,” tutur Rosan.
ALI merupakan bentuk apresiasi sekaligus evaluasi terhadap kinerja Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) dan Percepatan Pelaksanaan Berusaha (PPB). Penilaian tersebut ditujukan untuk mendorong terciptanya layanan perizinan yang efektif, mudah, dan terstandar.
Bagi Pemkot Tangerang, apresiasi pada ALI 2026 menjadi momentum untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan investasi. Dengan pelayanan yang semakin mudah dan memberikan kepastian, pemerintah berharap iklim usaha di Kota Tangerang semakin berkembang dan manfaat aktivitas investasi dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat. (Sumarna)
SERANG, lensafokus.id - Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Tangerang menorehkan prestasi gemilang di tingkat regional. Kabupaten Tangerang sukses menyabet predikat Juara Umum dalam Lomba 10 Program Pokok PKK dalam rangka Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 Tingkat Provinsi Banten tahun 2026.
Pengumuman sekaligus penyerahan penghargaan tersebut berlangsung di Pendopo Gubernur Banten, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Kota Serang.
Prestasi ini diraih setelah Desa Cangkudu, Kecamatan Balaraja, yang ditunjuk mewakili Kabupaten Tangerang, berhasil menyapu bersih peringkat pertama pada seluruh kategori yang diperlombakan.
Ketua TP-PKK Kabupaten Tangerang, Ibu Hj. Rismawati Maesyal Rasyid, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang mendalam atas pencapaian ini. Menurutnya, gelar Juara Umum ini merupakan buah dari kerja keras, dedikasi, dan sinergi yang solid dari seluruh pihak.
"Pencapaian Juara Umum ini adalah hasil kerja keras dari seluruh kader PKK, mulai dari tingkat Kabupaten, Kecamatan Balaraja, hingga Desa Cangkudu. Dukungan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sebagai mitra kerja kami, serta seluruh pihak terkait sangat luar biasa," ujar Hj. Rismawati usai menerima penghargaan di Pendopo Gubernur Banten.
Ia menegaskan bahwa PKK akan terus berkomitmen menjadi mitra strategis pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Program-program yang dijalankan PKK senantiasa diselaraskan demi mendukung keberhasilan Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden RI, Visi Misi Gubernur Banten, serta Visi Misi Bupati dan Wakil Bupati Tangerang.
"Kinerja dan dukungan dari perangkat daerah serta peran serta aktif masyarakat Kabupaten Tangerang sangat luar biasa. Ini yang membuat kader-kader PKK kita tumbuh menjadi kader yang istimewa dan mampu terus meningkatkan kualitas kinerjanya di lapangan," tambahnya.
Menutup keterangannya, Ketua TP-PKK Kabupaten Tangerang mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada TP-PKK Provinsi Banten atas kepercayaan yang diberikan. Momentum HKG ke-54 ini diharapkan menjadi pemacu semangat bagi seluruh kader untuk terus mengabdi bagi masyarakat demi mewujudkan Kabupaten Tangerang yang semakin gemilang.
Berdasarkan hasil penilaian tim juri tingkat Provinsi Banten, Kabupaten Tangerang sukses memborong lima penghargaan Pakarti Utama 1 sekaligus, yang meliputi:
• Pakarti Utama 1 Lomba Tertib Administrasi (Sekretaris)
• Pakarti Utama 1 Lomba Pola Asuh Anak dan Remaja di Era Digital (PAAREDI - Pokja I)
• Pakarti Utama 1 Lomba Gerakan Keluarga Indonesia dalam Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Pengelolaan Ekonomi (Gelari Pelangi - Pokja II)
• Pakarti Utama 1 Lomba Amalkan dan Kukuhkan Halaman Asri, Teratur, Indah, dan Nyaman (Aku Hatinya PKK - Pokja III)
• Pakarti Utama 1 Lomba Peduli Kesehatan Keluarga, Ayah, Ibu, dan Anak (Pokja IV)
TANGERANG, lensafokus.id – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mendorong generasi muda untuk berperan aktif dalam mendukung pembangunan daerah yang inovatif dan berkelanjutan. Hal tersebut disampaikannya saat membuka seminar Tangerang Youth Connection 2026 di Universitas Cendekia Abditama, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Rabu (16/9/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Youth Innovation for Sustainable Development” dengan tagline “Koneksi Muda, Dampak Nyata” tersebut dinilai relevan dengan tantangan pembangunan daerah di tengah perkembangan teknologi, ekonomi digital, dan dinamika sosial yang semakin cepat.
Bupati Maesyal mengatakan pembangunan berkelanjutan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk generasi muda.
“Pembangunan berkelanjutan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi merupakan tanggung jawab bersama, termasuk generasi muda. Generasi muda memiliki posisi yang sangat penting dalam menentukan arah masa depan Kabupaten Tangerang,” ujar Bupati Maesyal.
Menurutnya, perkembangan teknologi dan ekonomi digital membuka ruang yang luas bagi generasi muda untuk berinovasi dan menciptakan berbagai peluang. Untuk itu, ia mendorong para pemuda di Kabupaten Tangerang agar berani mencoba hal baru, mengembangkan kreativitas, serta mampu beradaptasi dengan berbagai perubahan.
“Saya ingin mengajak seluruh pemuda Kabupaten Tangerang untuk tidak takut mencoba sesuatu yang baru. Inilah semangat yang saya harapkan tumbuh melalui Tangerang Youth Connection 2026,” katanya.
Ia menegaskan Pemerintah Kabupaten Tangerang terus berkomitmen membuka ruang bagi generasi muda untuk berkarya dan mengembangkan potensinya. Kolaborasi antara pemerintah, dunia pendidikan, sektor usaha, komunitas, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya dinilai penting untuk menciptakan ekosistem yang mendukung tumbuh kembangnya inovasi anak muda.
“Saya percaya bahwa ketika potensi anak muda dipertemukan dengan pendidikan yang baik, teknologi, kesempatan berusaha, serta ruang untuk berkreasi, maka akan lahir berbagai inovasi yang dapat memberikan manfaat nyata,” ungkapnya.
Bupati Maesyal berharap kegiatan Tangerang Youth Connection 2026 tersebut dapat menjadi ruang bagi para pemuda untuk bertukar gagasan, membangun kolaborasi, dan melahirkan berbagai inovasi yang dapat mendukung pembangunan Kabupaten Tangerang.
“Jadilah generasi muda yang tidak hanya sukses untuk dirinya sendiri, tetapi juga mampu membawa perubahan positif bagi lingkungan di sekitarnya. Mari kita bangun Kabupaten Tangerang dengan semangat inovasi, kolaborasi, dan keberlanjutan,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Tangerang Youth Connection, Ade Putra, menjelaskan bahwa tema "Youth Innovation for Sustainable Development" memiliki makna agar inovasi yang dihadirkan anak muda mampu menjawab berbagai persoalan daerah. Ia menyampaikan bahwa kegiatan ini dirancang sebagai langkah awal untuk mempertemukan gagasan, pengetahuan, dan peluang kolaborasi.
"Karena itu TYC tidak kami tempatkan semata-mata sebagai forum diskusi, tetapi sebagai peluang awal untuk mempertemukan gagasan, pengetahuan, dan potensi kolaborasi. Jadi nanti akan diadakan juga inkubasi dari kalangan siswa, mahasiswa, maupun para pemuda yang ada di Kabupaten Tangerang, sehingga mengerti tentang pembangunan daerah dan juga tepat sasaran," ujar Ade Putra. (Red)
KOTA TANGERANG, lensafokus.id – Petugas pemadam kebakaran bergerak cepat menangani kebakaran yang terjadi di sebuah pabrik di Jalan Pembangunan 1 Nomor 59, Kelurahan Batu Jaya, Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang, Rabu (16/9/2026).
Laporan kebakaran diterima melalui layanan darurat 112 sekitar pukul 12.35 WIB. Petugas BPBD Kota Tangerang langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan dan mencegah api meluas.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang, Mahdiar, mengatakan respons cepat menjadi bagian penting dalam penanganan setiap kejadian kebakaran.
“Begitu laporan kami terima melalui 112, petugas langsung bergerak menuju lokasi. Kami mengerahkan personel dan armada untuk melakukan penanganan serta mencegah api meluas,” ujar Mahdiar.
Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 12.46 WIB atau sekitar 11 menit setelah laporan diterima. Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan pemadaman pada titik kebakaran.
Sebanyak 60 personel dikerahkan untuk menangani kejadian tersebut. Petugas juga didukung 16 armada pemadam kebakaran guna mempercepat proses pemadaman dan penanganan di lapangan.
Kondisi Api Mulai Terkendali
Mahdiar mengatakan, hingga pukul 15.11 WIB, kondisi kebakaran mulai terkendali. Petugas masih melakukan pemadaman secara menyeluruh sekaligus mengantisipasi penyebaran api ke permukiman di sekitar lokasi.
“Saat ini, petugas masih berjibaku di lapangan untuk menaklukkan kobaran api, khususnya mencegah terjadi penyebaran api ke permukiman sekitar. Namun, per 15.11 WIB, kondisinya sudah semakin terkendali. Sedang dilakukan pemadaman yang lebih merata dan selanjutnya masuk ke proses pendinginan,” jelas Mahdiar.
Ia menegaskan, petugas akan terus melakukan penanganan hingga kondisi benar-benar aman dan tidak terdapat potensi api kembali muncul.
Mahdiar juga mengimbau masyarakat agar segera melaporkan apabila menemukan kejadian kebakaran. Menurutnya, laporan yang cepat dan informasi lokasi yang jelas dapat membantu petugas memberikan respons sedini mungkin.
“Kami mengimbau masyarakat untuk segera menghubungi layanan 112 ketika melihat kejadian kebakaran. Informasi yang cepat dan lokasi yang jelas sangat membantu petugas dalam melakukan penanganan,” pungkasnya. (Sumarna)
KOTA TANGERANG, lensafokus.id – Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kecamatan Jatiuwung mulai menjalankan program SIPENTING TEBAR AKSI atau Stimulasi Parenting yang Tepat dan Benar untuk Anak Usia Pondasi. Program tersebut ditargetkan menyasar belasan Taman Kanak-kanak (TK) di wilayah Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang.
Bunda PAUD Kecamatan Jatiuwung, Nurul Fitri, mengatakan program tersebut digelar bersama para praktisi pendidikan sebagai upaya memberikan edukasi kepada orang tua mengenai pola pengasuhan yang tepat dalam mendampingi anak usia dini.
Salah satu materi yang turut diperkenalkan dalam program tersebut adalah Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, yang dikampanyekan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) di berbagai daerah.
“Alhamdulillah, kami bisa memulai terobosan roadshow edukasi parenting ini dari TK ke TK yang ada di Kecamatan Jatiuwung. Kami juga menggandeng praktisi pendidikan untuk mengedukasi langsung para orang tua, di samping mengajak anak-anak menjalani sejumlah kegiatan mulai dari senam bersama, membawa bekal sehat, sampai sejumlah kegiatan motorik untuk melatih kreativitas,” ujar Nurul, Rabu (16/9/2026).
Edukasi Parenting dan Aktivitas Anak
Pelaksanaan perdana program SIPENTING TEBAR AKSI berlangsung di TK Putera Bangsa Magnolia Residence Jatake. Kegiatan tersebut mendapat sambutan antusias dari pihak sekolah maupun puluhan orang tua anak usia dini.
Dalam kegiatan itu, praktisi pendidikan Herlina Yuliasih memberikan edukasi mengenai pola pengasuhan yang tepat bagi anak usia fondasi serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.
Nurul berharap program tersebut dapat menjadi ruang edukasi sekaligus membangun kesadaran bersama mengenai pentingnya pola pengasuhan yang baik dan tepat untuk mendukung tumbuh kembang anak.
“Kami berharap, lewat terobosan ini bisa membangun kesadaran bersama untuk menerapkan pola pengasuhan yang baik dan tepat bagi tumbuh kembang anak-anak usia fondasi, khususnya di Kecamatan Jatiuwung,” tambahnya.
Selain edukasi parenting, Bunda PAUD Kecamatan Jatiuwung juga menghadirkan pelayanan publik dan kesehatan di sekitar lokasi kegiatan. Di antaranya pelayanan pembuatan Kartu Identitas Anak (KIA) serta Cek Kesehatan Gratis (CKG).
Kepala TK Putera Bangsa Magnolia Residence Jatake, Nining Sumiarni, mengapresiasi pelaksanaan program tersebut. Menurutnya, kegiatan memberikan manfaat bagi orang tua sekaligus mendapat respons positif dari peserta.
“Saya melihat terobosan ini mempunyai manfaat yang besar. Bahkan, antusias dari para orang tua juga sangat luar biasa, di luar perkiraan kami. Semuanya menyimak materi yang disampaikan dengan penuh semangat,” pungkas Nining. (Sumarna)
KOTA TANGERANG, lensafokus.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang, Mahdiar, mengatakan kondisi cuaca yang lebih panas dan kering membuat sejumlah material, seperti rumput, semak, hingga tumpukan sampah, menjadi lebih mudah terbakar.
Imbauan tersebut disampaikan seiring meningkatnya kejadian kebakaran di sejumlah titik di Kota Tangerang dalam beberapa waktu terakhir.
Mahdiar meminta masyarakat tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu api, terutama membakar sampah maupun lahan secara sembarangan.
Berdasarkan informasi BMKG melalui Surat PDCI BBMKG Wilayah II Nomor e.B/KL.00.02/020/KBB2/VII/2026, seluruh wilayah Provinsi Banten telah memasuki musim kemarau. Sementara di Kota Tangerang, sejumlah wilayah telah masuk kategori kewaspadaan kekeringan meteorologis.
“Wilayah yang berstatus Waspada Kekeringan Meteorologis meliputi Kecamatan Benda, Cipondoh, Pinang dan Tangerang. Sementara Kecamatan Batuceper berada dalam status Awas Kekeringan Meteorologis,” jelas Mahdiar, Selasa (15/9/2026).
Ia mengingatkan warga untuk tidak membakar sampah ataupun lahan, khususnya ketika kondisi lingkungan sedang kering. Masyarakat juga diminta membersihkan rumput dan semak kering di sekitar rumah agar tidak menjadi material yang mudah terbakar ketika terkena sumber api.
“Selain itu, masyarakat diminta memastikan instalasi listrik dan peralatan rumah tangga seperti kompor dalam kondisi aman. Penggunaan listrik secara berlebihan serta kelalaian dalam penggunaan sumber api perlu dihindari untuk mencegah terjadinya kebakaran di lingkungan permukiman,” katanya.
Mahdiar juga meminta masyarakat segera melaporkan apabila menemukan titik api, kepulan asap, maupun kondisi lain yang berpotensi menimbulkan kebakaran. Pelaporan secara cepat dinilai penting agar petugas dapat segera melakukan penanganan.
Untuk kondisi darurat, masyarakat dapat menghubungi layanan 112 yang bebas pulsa atau Hotline BPBD Kota Tangerang di 021-5582144. (Sumarna)