TANGERANG, lensafokus.id – Forum Media Center Cisoka (MCC) menggelar diskusi intensif guna mematangkan persiapan Musyawarah Besar (Mubes) Pemilihan Ketua sekaligus Rapat Kerja (Raker) Tahun 2026.
Forum Media Center Cisoka lokal ini dijadwalkan akan berlangsung pada tanggal 29–30 Agustus 2026 mendatang, bertempat di Cisarua, Puncak Bogor, Jawa Barat.
Diskusi persiapan ini mengusung tema besar, yakni "Restrukturisasi Kepemimpinan Guna Membangun Sinergitas Serta Akselerasi Media Informasi yang Akuntabel dan Produktif."
Agenda penting ini dihadiri langsung oleh Dewan Penasehat Hasan Doni, Dewan Pembina Anugrah Dwi Sandi, SE, serta jajaran jurnalis dari berbagai media massa yang berdomisili di wilayah Kecamatan Cisoka.
Pertemuan ini difokuskan pada penyusunan tata tertib pemilihan, pembentukan panitia pelaksana (Organizing Committee), serta perumusan draf program kerja yang akan dibahas pada Raker 2026 demi kemajuan organisasi ke depan.
Dewan Pembina Media Center Cisoka, Anugrah Dwi Sandi, SE, dalam arahannya menekankan bahwa pemilihan ketua baru dan penyusunan program kerja harus berorientasi pada penguatan kelembagaan. Pihaknya berharap pelaksanaan Mubes dan Raker di Puncak Bogor nanti melahirkan gagasan-gagasan yang progresif.
"Restrukturisasi ini adalah langkah taktis untuk melakukan penyegaran organisasi. Melalui Mubes dan Raker 2026 di Cisarua nanti, kita ingin membangun sinergitas yang lebih solid agar akselerasi informasi yang disajikan oleh rekan-rekan jurnalis di Cisoka semakin akuntabel dan produktif," ujar Anugrah Dwi Sandi.
Di tempat yang sama, Dewan Penasehat Media Center Cisoka, Hasan Doni, mengingatkan seluruh anggota yang hadir untuk tetap menjaga marwah profesi dengan menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik (KEJ). Ia berharap kepemimpinan yang baru mampu membawa MCC menjadi barometer pers lokal yang berintegritas.
"Momentum Mubes dan Raker 2026 ini bukan sekadar seremonial. Ini adalah pertanggungjawaban profesi kita kepada publik. Siapa pun yang menakhodai MCC ke depan harus mampu memastikan bahwa media yang tergabung di dalamnya senantiasa menyajikan produk jurnalistik yang berimbang, akurat, dan bebas dari disinformasi," tegas Hasan Doni.
Diskusi persiapan ini berjalan dengan interaktif, di mana para warta yang berdomisili di Kecamatan Cisoka secara aktif memberikan masukan demi kelancaran acara di Cisarua akhir Agustus mendatang.
Melalui persiapan yang matang ini, Media Center Cisoka berkomitmen mewujudkan suksesi kepemimpinan yang demokratis dan transparan, guna melahirkan program kerja yang berdampak nyata bagi penguatan kompetensi wartawan serta pembangunan wilayah. (Mala)
KOTA TANGERANG, lensafokus.id – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Tangerang resmi menyelesaikan pelaksanaan Musyawarah Kecamatan (Muscam) di 13 kecamatan sebagai bagian dari konsolidasi organisasi dalam memperkuat struktur partai hingga tingkat akar rumput, Rabu (29/7/2026).
Ketua DPD Partai Golkar Kota Tangerang, H. Sachrudin, mengatakan dari hasil Muscam tersebut, lima Pimpinan Kecamatan (PK) kembali dipimpin kader senior yang dinilai memiliki pengalaman, semangat, dan loyalitas tinggi terhadap partai. Sementara delapan PK lainnya dipimpin oleh kader generasi muda yang memiliki kapasitas dan jiwa kepemimpinan.
Muscam ke-13 yang digelar di Kecamatan Pinang menjadi penutup seluruh rangkaian Muscam DPD Partai Golkar Kota Tangerang. Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah anggota Fraksi Partai Golkar, di antaranya H. Kosasi, Wawan Setiawan, Saiful Mila, H. Andi, Supiyani, para Ketua PK dari 13 kecamatan, serta Ketua Pimpinan Kelurahan (PL) se-Kota Tangerang.

Dalam sambutannya, H. Sachrudin menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh jajaran pengurus DPD Partai Golkar, peserta Muscam, serta pengurus tingkat kelurahan yang telah mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan tertib dan lancar.
"Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengurus DPD Partai Golkar, peserta Muscam, dan Ketua PL yang telah mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan tertib dan lancar. Ini menunjukkan soliditas dan semangat kebersamaan kita dalam membangun Partai Golkar," ujar Sachrudin.
Ia menegaskan, Muscam bukan sekadar agenda formal organisasi, tetapi menjadi momentum penting untuk menyatukan visi dan misi, melakukan evaluasi terhadap kinerja sebelumnya, sekaligus menyusun strategi pemenangan menghadapi agenda politik mendatang.
"Muscam ini bukan sekadar formalitas. Ini adalah momentum untuk menyatukan visi dan misi, mengevaluasi kerja-kerja sebelumnya, serta merumuskan strategi pemenangan bersama. Saya meminta seluruh pengurus PK dan PL se-Kota Tangerang terus bergerak di akar rumput dan mendengarkan aspirasi masyarakat," tegasnya.
Menurut Sachrudin, Muscam Kecamatan Pinang merupakan bagian dari konsolidasi internal Partai Golkar Kota Tangerang dalam memperkuat struktur organisasi hingga tingkat kelurahan, sekaligus menyusun program kerja dan arah kebijakan politik partai ke depan.
Ia juga menyampaikan rasa syukur karena seluruh rangkaian Muscam berjalan dengan baik dan menghasilkan sejumlah keputusan strategis, termasuk penetapan kepengurusan baru serta rekomendasi program kerja di masing-masing kecamatan.
"Alhamdulillah, seluruh Muscam berjalan tertib dan menghasilkan sejumlah keputusan strategis, termasuk penetapan kepengurusan dan rekomendasi program kerja untuk periode mendatang," katanya.
Dengan rampungnya Muscam di Kecamatan Pinang, DPD Partai Golkar Kota Tangerang resmi menyelesaikan pelaksanaan Muscam di seluruh 13 kecamatan. Sachrudin pun mengajak seluruh kader untuk terus menjaga soliditas dan menghindari potensi konflik internal demi memperkuat partai menghadapi berbagai agenda politik yang akan datang.
"Saya mengingatkan kepada seluruh kader agar terus menjaga kekompakan dan tidak terjadi konflik internal. Mari kita bersama-sama membesarkan Partai Golkar dengan semangat persatuan dan kebersamaan," pungkasnya. (Sumarna)
TANGERANG, lensafokus.id — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang resmi memulai proyek perbaikan dan rekonstruksi infrastruktur jalan di kawasan utara Tangerang. Langkah konkret ini ditandai dengan peninjauan langsung dan pelaksanaan groundbreaking oleh Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, di dua titik lokasi strategis, yakni ruas jalan Cadas – Sepatan – Jati dan Gardu – Tanah Merah, Rabu (29/07/26).
Dalam peninjauan tersebut, Bupati Maesyal didampingi oleh DPRD Provinsi Banten, DPRD Kabupaten Tangerang, Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kabupaten Tangerang, Camat beserta Forkopimcam (Sepatan, Pakuhaji, Sukadiri) dan Kepala Desa setempat. Usai membuka kegiatan secara resmi, Bupati juga berdialog hangat dengan masyarakat sekitar yang menyambut antusias perbaikan jalan tersebut.
Bupati Maesyal Rasyid, menyampaikan bahwa perbaikan jalan ini merupakan komitmen pemerintah daerah dalam menjawab aspirasi masyarakat terkait pemerataan infrastruktur dan peningkatan mobilitas perekonomian warga.
"Alhamdulillah, hari ini kita meninjau dan memulai langsung perbaikan jalan yang sudah selesai proses tender lelangnya. Kita lakukan pengerjaan secara bertahap sesuai kemampuan keuangan daerah, karena anggaran pemkab juga diimbangi untuk alokasi bidang prioritas lainnya seperti kesehatan, pendidikan, dan ekonomi," ujar Bupati Maesyal.
Berdasarkan data teknis dari DBMSDA Kabupaten Tangerang, kedua ruas jalan tersebut dikerjakan dengan spesifikasi beton berkualitas tinggi (Tebal Beton: 30 cm dengan mutu beton Fs 45 MPa) serta masa pelaksanaan selama 150 Hari Kalender (berlangsung mulai 27 Juli 2026 hingga 23 Desember 2026).
1. Ruas Jalan Cadas – Sepatan – Jati
* Total Panjang Ruas: 9,47 Km (Panjang Rusak: 3,43 Km)
* Total Panjang Penanganan Tipe Beton: 2,225 Km (Lebar bervariasi hingga 7 meter)
* Rincian Pembagian Segmen Pengerjaan:
* Jati - Sepatan: Panjang 1.035 m, Lebar 7m.
* Cadas - Sepatan Segmen 2: Panjang 747 m, Lebar 7m.
* Cadas - Sepatan Segmen 1: Panjang 443 m, Lebar 8m.
2. Ruas Jalan Gardu – Tanah Merah
* Total Panjang Ruas: 8,41 Km (Panjang Rusak Berat: 4,25 Km)
* Total Panjang Penanganan Tipe Beton: 2,63 Km (Lebar 7 meter)
* Rincian Pembagian Segmen Pengerjaan:
* Segmen 2: Panjang 503 m, Lebar 7m.
* Segmen 3: Panjang 524 m, Lebar 7m.
* Segmen (Telah Dilaksanakan): Panjang 712 m, Lebar 7m.
* Segmen 4: Panjang 396 m, Lebar 7m.
* Segmen 5: Panjang 498 m, Lebar 7 m.
* Rencana Penanganan Lanjutan: Sisa jalan sepanjang 1,62 Km yang belum tertangani akan dialokasikan pada anggaran berikutnya (ditargetkan tuntas paling lambat 2027).
Mengingat pengerjaan rekondisi jalan berfokus pada titik-titik (spot-spot) kerusakan berat yang membutuhkan pembongkaran jalan, Bupati Maesyal secara khusus menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat pengguna jalan di wilayah Sukadiri, Sepatan, Pakuhaji, Mauk, dan sekitarnya atas potensi kemacetan selama masa konstruksi.
"Selama masa pengerjaan 150 hari ke depan, tentu lalu lintas akan sedikit terganggu karena ada spot-spot yang dibongkar. Kami memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh warga dan pengguna jalan. Mohon doa dan dukungannya agar pengerjaan berjalan lancar, sehingga setelah selesai nanti jalan dapat digunakan dengan nyaman dan normal kembali," pungkas Bupati Maesyal.
Dengan selesainya pengerjaan pada akhir Desember 2026 mendatang, diharapkan perekonomian warga di wilayah Kabupaten Tangerang bagian utara dapat tumbuh lebih cepat dan mendukung kelancaran transportasi masyarakat. (Red)
Tangerang, lensafokus.id – Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah menghadiri sekaligus menutup Lomba Inovasi Menu Berbahan Baku Ikan Tahun 2026 yang diselenggarakan Dinas Perikanan Kabupaten Tangerang di GSG Puspemkab Tangerang.
Dalam sambutannya, Wabup Intan mendorong para pelaku UMKM agar terus berinovasi mengambangkan variasi menu olahan berbahan baku ikan dan memanfaatkan teknologi digital dalam memasarkan produk olahan ikan sehingga dapat mampu menjangkau pasar yang lebih luas dan menambah penghasilan
"Ibu-ibu harus kreatif, kembangkan terus berbagai variasi menu berbahan ikan. Selain mengikuti lomba, juga harus terus belajar digital marketing supaya produk olahan ikan bisa dipasarkan lebih luas dan memberikan manfaat ekonomi bagi keluarga," ujar Wabup Intan.
Menurutnya, potensi sumber daya perikanan Kabupaten Tangerang harus dimanfaatkan secara optimal melalui berbagai inovasi olahan yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Melalui kegiatan tersebut diharapkan juga bisa menjadi bagian dari upaya mendukung percepatan pengentasan kemiskinan ekstrem melalui peningkatan konsumsi ikan, pemberdayaan masyarakat, serta pengembangan usaha olahan hasil perikanan yang bernilai tambah.
"Kabupaten Tangerang kaya akan sumber daya ikan karena memiliki wilayah laut dan jenis ikan yang beragam. Saya berharap kegiatan ini juga bisa menjadi bagian dari upaya mendukung percepatan pengentasan kemiskinan ekstrem melalui konsumsi ikan di tengah masyarakat," imbuhnya
Wabup Intan juga menandaskan Pemerintah Kabupaten Tangerang terus berkomitmen membangun masyarakat yang sehat, mandiri, dan sejahtera melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan ketahanan pangan, pengelolaan sumber daya, serta peningkatan pendapatan masyarakat.
“Kegiatan ini bisa memperkuat pemberdayaan ekonomi keluarga melalui pengembangan berbagai produk olahan ikan yang bernilai tambah dan bisa membangun masyarakat yang sehat, mandiri, dan sejahtera,” tuturnya
Ia juga berpesan kepada seluruh peserta untuk tidak hanya mengejar juara lomba namun terus bersinergi dan berkolaborasi dengan kader Posyandu, PKK, dan kelompok masyarakat lainnya untuk membagikan ilmu dan resep olahan ikan sehingga semakin banyak keluarga yang mampu menyajikan menu sehat berbahan baku ikan.
"Insya Allah juara 1, 2, dan 3 bisa berbagi ilmu dengan kader-kader Posyandu, kader PKK, dan kader Dahsyat agar merka juga mampu menyajikan menu sehat berbahan baku ikan. Semoga kegiatan seperti ini bermanfaat untuk menambah wawasan dan koleksi menu sehat berbahan ikan," pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan Kab. Tangerang, Rudi Hartono menjelaskan bahwa lomba tersebut bertujuan meningkatkan kreativitas masyarakat dalam mengolah ikan menjadi menu yang bergizi, sehat, aman, dan menarik, sekaligus mendorong peningkatan konsumsi ikan sebagai sumber protein hewani berkualitas. Selain itu, kegiatan ini juga diarahkan untuk memberdayakan kelompok masyarakat agar mampu mengembangkan usaha olahan ikan yang memiliki nilai tambah dan daya saing sehingga dapat menciptakan peluang usaha serta meningkatkan pendapatan keluarga melalui diversifikasi produk olahan perikanan.
“Kegiatan tersebut diikuti oleh 40 peserta yang tergabung dalam 20 kelompok, terdiri atas kelompok dari desa kolaborasi program pengentasan kemiskinan ekstrem, desa mandiri pangan, kelompok masyarakat, serta desa ramah perempuan dan peduli anak,” jelasnya
Pihaknya berharap melalui kegiatan tersebut mampu melahirkan berbagai inovasi menu berbahan baku ikan yang tidak hanya bermanfaat bagi pemenuhan gizi keluarga, tetapi juga berpotensi dikembangkan menjadi produk usaha mikro yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Adapun juara Lomba Inovasi Menu Berbahan Baku Ikan tahun 2026 adalah Kelompok Laguna Rasa dengan Nilai 89 seabgai juara pertama, Juara II diraih Kelompok Bina Karya Makmur dengan Nilai 88, dan Juara III Kelompok Srikandi Mandiri dengan Nilai 87. (Red)
TANGERANG, lensafokus.id - Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Tangerang melaksanakan kegiatan Bina Wilayah (Binwil) di Kelurahan Kutabumi, Kecamatan Pasar Kemis, sebagai bagian dari pembinaan dan evaluasi pelaksanaan 10 Program Pokok PKK, Rabu (29/7/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara TP PKK, pemerintah daerah, serta masyarakat dalam meningkatkan kualitas pemberdayaan keluarga dan pelayanan kepada masyarakat.
Camat Pasar Kemis, Nurhanudin, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Tim Pembina dan Tim Penilai yang dinilai menjadi kehormatan sekaligus motivasi bagi seluruh jajaran Kecamatan Pasar Kemis untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan, pelayanan, dan pemberdayaan masyarakat.
Menurutnya, Gerakan PKK merupakan gerakan sosial yang tumbuh dari, oleh, dan untuk masyarakat serta menjadi mitra strategis pemerintah dalam memperkuat ketahanan keluarga sebagai fondasi pembangunan daerah.
"Keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari megahnya infrastruktur, tetapi juga dari sehatnya keluarga, cerdasnya generasi, meningkatnya kesejahteraan masyarakat, kuatnya semangat gotong royong, serta tumbuhnya kepedulian sosial," ujar Nurhanudin.
Ia menjelaskan, Kelurahan Kutabumi telah menunjukkan komitmen melalui berbagai program di setiap kelompok kerja (Pokja) PKK. Mulai dari penguatan nilai Pancasila dan gotong royong pada Pokja I, pemberdayaan ekonomi keluarga melalui GELARI PELANGI dan Kampung Mandiri pada Pokja II, ketahanan pangan dan pengelolaan rumah tangga pada Pokja III, hingga pelayanan kesehatan keluarga melalui Posyandu 6 SPM, PHBS, serta berbagai inovasi kesehatan pada Pokja IV.
Nurhanudin juga menyoroti pemanfaatan teknologi melalui inovasi e-DAWIS, SIPINTAR, dan SIMANTAB14 yang dinilai mampu menghadirkan pelayanan yang lebih efektif, cepat, dan akuntabel. Menurutnya, inovasi bukan sekadar menghadirkan sesuatu yang baru, tetapi harus mampu memberikan manfaat nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
"Kami berharap Tim Penilai berkenan memberikan pembinaan, masukan, dan arahan yang konstruktif. Penilaian ini kami jadikan sebagai momentum untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat," katanya.
Ia turut mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat kolaborasi karena pembangunan tidak dapat berjalan hanya oleh pemerintah.
"Mari kita jadikan Kelurahan Kutabumi sebagai contoh wilayah yang mampu menghadirkan keluarga yang sehat, mandiri, produktif, dan berakhlak mulia sehingga mampu mendukung terwujudnya Kabupaten Tangerang yang semakin maju dan sejahtera," ucapnya.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Tangerang, Rismawati Maesyal Rasyid, mengungkapkan bahwa hasil peninjauan lapangan menunjukkan potensi Kelurahan Kutabumi sangat baik. Menurutnya, mulai dari Dasawisma, PKK RT dan RW, Kelompok Wanita Tani (KWT), Posyandu hingga PAUD telah terbentuk dan terintegrasi sehingga menjadi modal penting dalam menjalankan 10 Program Pokok PKK.
"Begitu saya turun dari kendaraan dan melihat potensi yang ada di Kelurahan Kutabumi ini, sungguh sangat luar biasa. Mudah-mudahan 10 Program Pokok PKK yang dijalankan di Kelurahan Kutabumi senantiasa berjalan sejalan dengan program pemerintah melalui kolaborasi antara TP PKK, kecamatan, kelurahan, RT, dan RW," ujar Rismawati.
Ia menambahkan, pembinaan wilayah bukan hanya menjadi ajang penilaian, tetapi juga evaluasi untuk melihat praktik terbaik yang nantinya diumumkan pada puncak peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK. Rismawati berharap seluruh program yang telah dibangun tetap berjalan secara berkelanjutan setelah proses penilaian selesai sehingga manfaatnya terus dirasakan oleh masyarakat.
"Saya berharap apa yang sudah dikerjakan di sini tetap berjalan seperti biasa. Kami pulang dari sini, semuanya tetap berjalan sebagaimana sebelumnya," pungkasnya. (Red)
SERANG, lensafokus.id – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid memaparkan berbagai capaian, inovasi, dan komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang pada kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Keterbukaan Informasi Publik (KIP) Tahun 2026 yang diselenggarakan Komisi Informasi Provinsi Banten di Kantor KIP Provinsi Banten, Kota Serang, Rabu (29/7/26).
Dalam paparannya, Bupati Maesyal menegaskan bahwa keterbukaan informasi publik merupakan amanat Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 yang harus diwujudkan melalui pelayanan informasi yang cepat, tepat, sederhana, dan mudah diakses masyarakat.
"Keterbukaan informasi publik bukan hanya sebatas kewajiban pemerintah, tetapi juga merupakan bentuk komitmen kami dalam membangun tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan partisipatif," ujar Bupati Maesyal.
Ia menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) terus meningkatkan kualitas pelayanan informasi melalui website PPID, media sosial, serta layanan tatap muka di Sekretariat PPID dan PPID Pelaksana.
"Kami terus memastikan masyarakat memperoleh informasi secara cepat, tepat, dan mudah melalui berbagai kanal layanan yang telah disediakan," tandasnya.
Menurut Bupati Maesyal, capaian tersebut menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan informasi yang profesional dan sesuai ketentuan.
"Setiap permohonan informasi kami layani sesuai prosedur. Ini merupakan bentuk tanggung jawab kami dalam memberikan pelayanan publik yang berkualitas," ungkapnya.
Hingga 30 Juni 2026, PPID Kabupaten Tangerang telah menerima 159 permohonan informasi publik. Sebanyak 140 permohonan telah ditindaklanjuti, sementara 19 permohonan lainnya masih dalam proses penyelesaian. PPID juga telah menanggapi sembilan dari 10 pengajuan keberatan informasi serta mendampingi tujuh sidang sengketa informasi.
Selain itu, hingga Juni 2026 PPID Kabupaten Tangerang telah menyediakan 249 data dan informasi publik yang mencakup informasi berkala, serta merta, dan setiap saat. Pemerintah Kabupaten Tangerang juga terus memperkuat regulasi sebagai dasar penyelenggaraan layanan informasi publik.
Dalam meningkatkan kualitas pelayanan, PPID Kabupaten Tangerang menghadirkan berbagai inovasi digital, seperti fitur live chat dan tracking permohonan informasi pada website PPID. Kedua fitur tersebut memudahkan masyarakat berkonsultasi sekaligus memantau proses permohonan informasi secara mandiri.
"Transformasi digital kami lakukan agar pelayanan informasi menjadi semakin cepat, efektif, dan mudah diakses oleh masyarakat," jelasnya.
Pemerintah Kabupaten Tangerang juga terus meningkatkan pelayanan yang inklusif. Ruang layanan informasi publik kini berada di lantai dasar Gedung Smart Building dan dilengkapi jalur pemandu, papan petunjuk braille, formulir braille, kursi roda, serta layanan juru bahasa isyarat.
"Kami ingin memastikan seluruh masyarakat, termasuk penyandang disabilitas, memperoleh hak yang sama dalam mengakses informasi publik," tegas Bupati Maesyal.
Bupati Maesyal menambahkan, penyebarluasan informasi publik juga terus diperkuat melalui media sosial, kolaborasi dengan perangkat daerah, pemasangan media informasi di seluruh PPID Pelaksana, serta pemanfaatan videotron milik Pemerintah Kabupaten Tangerang.
Pemerintah Kabupaten Tangerang berkomitmen untuk terus mengembangkan layanan keterbukaan informasi publik, termasuk penyediaan leaflet layanan PPID, penguatan inovasi pelayanan, dan keberlanjutan dukungan tenaga ahli penerjemah bahasa isyarat.
"Kami akan terus melakukan evaluasi dan penyempurnaan agar pelayanan informasi publik semakin berkualitas, transparan, dan mampu memenuhi harapan masyarakat," tutup Bupati Maesyal. (Red)