Banten

Banten (6285)

Tangerang, lensafokus.id - Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid menghadiri HUT ke-19 Kecamatan Kelapa Dua, Jum'at (13/03/2026).

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid mengajak seluruh elemen Kecamatan Kelapa Dua untuk menjadikan HUT ke-19 sebagai momentum bersma untuk menguatkan sinergi dan kolaborasi dalam pembangunan, pelayanan dan pemberdayaan masyarakat.

"Mari jadikan Milad ke-19 ini sebagai momentum untuk saling menguatkan sinergi dan kolaborasi seluruh elemen untuk terus meningkatkan percepatan pelayanan, pembangunan dan pemberdayaan masyarakat sesuai dengan perkembangan zaman agar semakin maju," ujar Bupati Maesyal Rasyid

Ia mengapresiasi Kecamatan Kelapa Dua dan seluruh elemen masyarakat yang terus berbenah, saling bersinergi dan berkolaborasi meningkatkan pelayanan, pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.

"Sembilan belas tahun Kecamatan Kelapa Dua sudah didirikan dan beroperasional. Setiap tahunnya terus berusaha untuk meningkatkan kebaikan-kebaikan terutama adalah meningkatkan percepatan pelayanan kepada masyarakat dan meningkatkan kualitas pembangunan," ungkapnya

Pihaknya juga mengucapkan terima kasih atas sinergi dan kolaborasi seluruh komponen Kecamatan Kelapa Dua untuk kemajuan bersama

"Kami atas nama pemerintah daerah mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga masyarakat Kecamatan Kelapa Dua yang sudah bahu membahu bergandeng tangan membantu pemerintah Kecamatan Kelapa Dua, baik itu dalam pembangunan fisik maupun non fisik, pelayanan dan kemajuan bersama," pungkasnya

HUT ke-19 Kecamatan Kelapa Dua dirayakan dengan sederhana dan penuh kebersamaan. Perayaan HUT juga dirangkaikan kegiatan sosial pemberian santunan kepada 120 anak yatim dan penandatanganan. (Red)

Tangerang, lensafokus.id - Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid membuka pembinaan tahap II Kafilah Kabupaten Tangerang yang digelar di Hotel Yasmin, Jum'at (13/03/2026).

Pada kesempatan tersebut, Bupati Maeyal Rasyid mengatakan bahwa pembinaan tahap II Kafilah Kabupaten Tangerang merupakan pembinaan lanjutan bagi para duta-duta terbaik daerah yang akan tampil pada MTQ ke-23 Tingkat Provisi Banten.

"Kita hadir dalam rangka melaksanakan pembinaan tahap kedua bagi duta-duta terbaik Kabupaten Tangerang dalam rangka persiapan MTQ ke-23 tingkat Provinsi Banten tahun 2026," ujar Bupati Maesyal Rasyid

Ia menandaskan bahwa raihan 4 kali juara umum MTQ tingkat Propinvi Banten merupakan buah dari pembinaan berkelanjutan, kerja keras, tekad dan pengorbanan dari duta-duta terbaik daerah, para kyai, pembina, dewan hakim dan doa seluruh masyarakat Kab. Tangerang. Menurut dia, prestasi yang telah diraih, bukan hanya harus bisa dipertahankan, tapi juga harus ditingkatkan

"Kita boleh mempunyai mindset mempunyai tujuan kita juara lagi 5 kali. Persiapannya sudah di jalankan secara matang dan berkelanjutan. Proses tidak akan menghianati hasil, apa yang kita lakukan hari ini, insyaAllah tidak akan mengecewakan hasilnya" tandasnya

Ia juga memberikan pesan kepada seluruh peserta, pembina, pelatih dan pendamping untuk terus semangat. Target menjadi pemenang adalah hal wajar, namun tujuan utamanya jangan pernah dilupakan, yaitu peran aktif dan sumbangsih kita dalam mengumandangkan syiar Islam di Kabupaten Tangerang.

"Terus semangat karena kyainya hadir semua. Ketulusan, keikhlasan untuk terus belajar harus terus dijaga. Kita punya tujuan dan niatan mulia jadi juara juara. Keberhasilan kita bukan hanya juara tapi bagaimana syiar Islam ini diterima oleh masyarakat Kabupaten Tangerang," tandasnya. (Red)

Tangerang, lensafokus.id – Memasuki hari ke-23 bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, suasana haru dan penuh kehangatan menyelimuti kediaman Kepala Desa Jayanti, H. Rebo, bersama sang istri Ibu Misri Rahayu. Keluarga besar orang nomor satu di Desa Jayanti tersebut menggelar kegiatan Silaturahmi Ramadan sekaligus menyalurkan santunan bagi anak yatim piatu dan para janda, Jumat (13/03/2026).

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 15.00 WIB ini berlangsung penuh khidmat. Ratusan warga yang hadir tampak larut dalam suasana kebersamaan, terlebih ketika momen santunan diberikan kepada anak-anak yatim.

Suasana haru pun tak terelakkan saat Ibu Misri Rahayu memeluk satu per satu anak yatim yang hadir. Dengan penuh ketulusan, ia mencium serta menyerahkan santunan dan paket sembako kepada anak-anak yang telah kehilangan orang tua tersebut.

“Alhamdulillah, ini agenda rutin keluarga kami setiap tahun, biasanya dilaksanakan pada 1 Muharam dan bulan Ramadan. Kami ingin anak-anak ini merasakan berkah dari rezeki yang kami miliki. Semoga bantuan ini bisa bermanfaat untuk mereka,” ujar Ibu Misri Rahayu dengan mata berkaca-kaca.

IMG 20260313 WA0087

Dalam kegiatan bakti sosial tersebut, tercatat sebanyak 400 paket bantuan berhasil disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan. Rinciannya terdiri dari 250 paket sembako untuk anak yatim dan 150 paket bantuan bagi para janda di wilayah Desa Jayanti.

Sementara itu, Kepala Desa Jayanti, H. Rebo, menegaskan bahwa kepedulian terhadap anak yatim merupakan tanggung jawab bersama, terutama bagi para pemimpin dan aparatur pemerintah yang berada di tengah masyarakat.

“Kita semua bertanggung jawab atas mereka. Anak-anak yatim membutuhkan kasih sayang, perhatian, dan harapan agar mereka dapat menjalani kehidupan dengan tenang. Kebersamaan hari ini adalah bukti bahwa mereka tidak sendirian,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, H. Rebo juga menyampaikan kabar baik terkait masa depan pendidikan anak-anak yatim di Desa Jayanti. Ia mengajak masyarakat untuk segera mendaftarkan anak yatim piatu melalui RT setempat agar dapat mengikuti program pendidikan sekaligus mondok di Pesantren Nurusamawati Walardi Indasanusiati Unggulan, Kragilan.

Pesantren tersebut dipimpin oleh KH. Tubagus Muhamad Ali Nurdin Nurasio dan memberikan fasilitas pendidikan secara gratis khusus bagi anak yatim piatu asal Desa Jayanti, mulai dari kebutuhan makan, administrasi sekolah tingkat Tsanawiyah, Aliyah, hingga Perguruan Tinggi.

“Harapan saya program ini bisa menjadi langkah nyata untuk memajukan desa dan mensejahterakan masyarakat. Kita ingin anak-anak Jayanti memiliki masa depan yang gemilang,” tambah H. Rebo.

Kegiatan silaturahmi dan santunan ini juga dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Camat Jayanti, Danramil Cisoka, Babinsa, Bhabinkamtibmas Desa Jayanti, jajaran Ormas PKRI, serta rekan-rekan media dari wilayah Serang, Cisoka, dan Solear.

Acara kemudian ditutup dengan doa bersama dan buka puasa bersama, sebagai wujud syukur sekaligus harapan agar keberkahan Ramadan senantiasa menyertai masyarakat Desa Jayanti serta menjaga keamanan dan keharmonisan wilayah. (Mala)

TANGERANG, lensafokus.id – Dinas Sosial (Dinsos) Kota Tangerang menggelar rapat evaluasi triwulan pertama tahun 2026 bagi seluruh Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) dan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) se-Kota Tangerang. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Al-Amanah lantai 5 Pusat Pemerintahan (Puspem) Kota Tangerang, Kamis (12/03/2026).

Rapat evaluasi ini diikuti oleh sebanyak 990 anggota PSM yang tersebar di setiap kelurahan di Kota Tangerang. Kegiatan tersebut bertujuan untuk memperkuat peran para pekerja sosial dalam memastikan program bantuan pemerintah dapat tersalurkan secara tepat sasaran sekaligus meningkatkan respons informasi di tingkat masyarakat.

Kepala Dinas Sosial Kota Tangerang, Acep Wahyudi, menegaskan bahwa PSM memiliki peran strategis sebagai ujung tombak pemerintah dalam menyampaikan berbagai program sosial kepada masyarakat.

IMG 20260313 WA0006

Menurutnya, keberadaan PSM menjadi jembatan informasi antara pemerintah dan masyarakat, sehingga penyampaian informasi terkait program bantuan sosial dapat dilakukan secara cepat dan tepat.

“Hari ini kita bersama-sama melakukan evaluasi triwulan pertama untuk teman-teman PSM. Salah satu pembahasan utama adalah bagaimana peran PSM membantu Pemerintah Kota Tangerang, khususnya Dinas Sosial, dalam menyampaikan informasi program pemerintah kepada masyarakat melalui berbagai kanal komunikasi,” ujar Acep Wahyudi.

Ia menjelaskan, selain melalui komunikasi langsung di masyarakat, para PSM juga diharapkan mampu memanfaatkan berbagai platform media sosial sebagai sarana penyebaran informasi agar masyarakat lebih cepat mengetahui program-program pemerintah.

Saat ini, tercatat sebanyak 990 anggota PSM aktif yang bertugas di berbagai kelurahan di Kota Tangerang. Dalam evaluasi tersebut, Dinas Sosial juga menekankan pentingnya akurasi dan validitas data di tingkat wilayah.

PSM diminta untuk bekerja secara profesional dan memiliki integritas tinggi, terutama saat melakukan verifikasi data calon penerima bantuan sosial agar sesuai dengan kondisi yang sebenarnya di lapangan.

“Kami berharap teman-teman PSM bekerja secara maksimal dan konsisten. Hal ini sangat penting untuk melakukan verifikasi data sesuai dengan kondisi yang ada di lapangan. Jangan sampai ada data yang tidak akurat sehingga bantuan yang disalurkan Pemerintah Kota Tangerang benar-benar tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan,” tegasnya.

Melalui penguatan integritas serta koordinasi yang lebih solid antara pemerintah dan para pekerja sosial di lapangan, Pemerintah Kota Tangerang optimistis penyelenggaraan program kesejahteraan sosial dapat berjalan lebih transparan dan efektif. (Sumarna)

Tangerang, lensafokus.id — Pemerintah Kabupaten Tangerang bersama Kejaksaan Republik Indonesia menggelar kegiatan Optimalisasi Program Jaksa Garda Desa (Jaga Desa) Kejaksaan Agung Republik Indonesia serta Rapat Koordinasi Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Kabupaten Tangerang yang berlangsung di Ballroom Hotel Lemo, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Kamis (12/3/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh berbagai unsur pemerintah pusat dan daerah, di antaranya Gubernur Banten Andra Soni, Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel) Kejaksaan Agung RI Prof. Reda Manthovani, jajaran Kejaksaan, pemerintah daerah, serta para anggota BPD se-Kabupaten Tangerang.

Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan pengangkatan Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid sebagai Ketua Dewan Pembina ABPEDNAS (Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional) Kabupaten Tangerang.

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid dalam sambutannya menjelaskan bahwa Badan Permusyawaratan Desa (BPD) memiliki peran penting dalam sistem pemerintahan desa sebagai representasi masyarakat sekaligus mitra strategis kepala desa dalam menjalankan roda pemerintahan.

"Sinergi antara kepala desa, perangkat desa, dan BPD sangat penting untuk memastikan penyelenggaraan pemerintahan desa, pembangunan desa, serta pemberdayaan masyarakat berjalan dengan baik," ujar Bupati Maesyal Rasyid

Pihaknya menyampaikan apresiasi kepada Kejaksaan Agung RI, Pemerintah Provinsi Banten, serta seluruh jajaran Kejaksaan yang telah memberikan perhatian dan pendampingan kepada aparatur desa melalui program Jaksa Garda Desa (Jaga Desa).

“Kami berterima kasih kepada Pak Jamintel, Pak Gubernur, Ibu Kajati, serta seluruh jajaran Kejaksaan yang telah memberikan perhatian kepada kepala desa, perangkat desa, dan juga BPD. Dengan pendampingan ini diharapkan mereka memiliki ketenangan dalam menjalankan tugas sehingga penyelenggaraan pemerintahan desa dapat berjalan dengan baik dan sukses,” katanya.

Ia juga mengapresiasi kepercayaan yang diberikan pihak Kejaksaan Agung RI kepada Kabupaten Tangerang sebagai lokasi pelaksanaan sosialisasi kesadaran hukum dan penguatan peran BPD dalam pemerintahan desa.

“Kami juga mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Tangerang sebagai lokus pelaksanaan kegiatan ini. Semoga kolaborasi ini semakin memperkuat penyelenggaraan pemerintahan desa di daerah kami,” tambahnya.

Sementara itu, Gubernur Banten Andra Soni menyampaikan bahwa program Jaksa Garda Desa merupakan langkah strategis dalam memperkuat tata kelola pemerintahan desa agar lebih transparan, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan hukum.

“Program Jaksa Garda Desa menjadi langkah strategis dalam memperkuat tata kelola pemerintahan desa serta memastikan pembangunan desa berjalan secara transparan, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” ujarnya.

Menurutnya, aparatur desa menghadapi berbagai tantangan dalam pengelolaan anggaran dan administrasi pemerintahan, sehingga pendampingan hukum dari Kejaksaan menjadi sangat penting.

“Kehadiran Jaksa Garda Desa bukan hanya memberikan pemahaman hukum, tetapi juga membangun kepercayaan diri aparatur desa untuk menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan benar,” ungkapnya.

Sementara itu, Jaksa Agung Muda Intelijen Kejaksaan Agung RI Prof. Reda Manthovani mengungkapkan bahwa Kabupaten Tangerang menjadi salah satu daerah pertama yang menjadi lokasi uji coba penerapan aplikasi Jaga Desa.

“Pertama kali program penerapan aplikasi Jaga Desa saya uji coba di Kabupaten Tangerang. Alhamdulillah dengan konsolidasi yang baik antara kejaksaan dan aparat penegak hukum lainnya, kasus tindak pidana korupsi yang melibatkan perangkat desa di sini tidak ada,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa ke depan pengawasan tata kelola desa akan semakin diperkuat dengan melibatkan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) sebagai mitra dalam melakukan monitoring pembangunan desa.

“Pemberdayaan BPD ini bukan untuk mencari kesalahan, tetapi untuk memastikan tata kelola pemerintahan desa berjalan dengan baik, transparan, dan akuntabel,” tegasnya.

Pihaknya berharap melalui kegiatan ini, sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, BPD, serta Kejaksaan dapat semakin kuat dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang bersih, profesional, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. (Red)

Tangerang, lensafokus.id — Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid secara resmi membuka kegiatan Bazar Ramadan Pemerintah Kabupaten Tangerang yang digelar di Gedung Serbaguna (GSG) Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang, Kamis (12/3/2026).

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menjelaskan Bazar Ramadan tersebut digelar untuk membantu meringankan beban masyarakat dan meningkatkan daya beli masyarakat dengan menyediakan berbagai kebutuhan pokok dengan harga yang jauh lebih murah dibandingkan harga pasar.

“Tujuan kegiatan ini adalah untuk meringankan beban masyarakat, khususnya yang berada di sekitar pusat pemerintahan. Harga-harga yang disediakan di bazar ini lebih murah dari harga pasar, seperti paket sembako, minyak goreng, daging ayam, hingga daging sapi,” ungkap Bupati Maesyal Rasyid

Ia menambahkan bahwa momentum bulan suci Ramadan harus juga dimanfaatkan untuk meningkatkan kepedulian sosial serta memperkuat semangat kebersamaan dalam melayani masyarakat.

“Bulan Ramadan adalah bulan yang penuh rahmat, ampunan, dan keberkahan. Mari kita jalani bulan suci ini dengan penuh kebahagiaan serta meningkatkan kepedulian dan pengabdian kita kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia juga berharap kegiatan Bazar Ramadan dapat terus digelar setiap tahun karena dinilai sangat bermanfaat bagi masyarakat yang ingin memperoleh kebutuhan pokok selama bulan Ramadan sekaligus menjelang perayaan Hari Raya Idulfitri..

“Siapapun nanti yang bertugas, kegiatan seperti ini harus tetap dijalankan karena manfaatnya sangat dirasakan oleh masyarakat,” tandasnya.

Pihaknya pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi dalam menyelenggarakan kegiatan Bazar Ramadan yang menjadi salah satu bentuk kepedulian pemerintah dalam membantu meringankan beban masyarakat.

“Terima kasih kepada seluruh perangkat daerah, para camat, asisten, staf ahli, serta semua pihak yang telah bekerja sama dan bergandeng tangan untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat Kabupaten Tangerang,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Tangerang, Dewi Soma Atmaja, menjelaskan bahwa Bazar Ramadan tersebut menyediakan berbagai kebutuhan pokok untuk persiapan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah dengan harga yang sangat terjangkau masyarakat

Bazar Ramadan tersebut dapat terselenggara berkat dukungan dan kolaborasi dari berbagai pihak, di antaranya Tim Penggerak PKK Kabupaten Tangerang, Dharma Wanita Persatuan dari unsur pelaksana 29 kecamatan se-Kabupaten Tangerang, seluruh perangkat daerah, BUMD, RSUD Kabupaten Tangerang, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tangerang, serta berbagai perusahaan dan mitra lainnya.

“Alhamdulillah pada bazar kali ini tersedia sebanyak 12 ribu lebih paket sembako yang dijual dengan harga rata-rata sekitar 50 persen lebih murah dari harga pasar,” ujar Dewi.

Ia menambahkan bahwa paket sembako yang disediakan tersebut diperuntukkan bagi masyarakat desa yang berada di sekitar Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang dengan menggunakan sistem kupon agar penyalurannya lebih tepat sasaran.

"Selain paket sembako, Bazar Ramadan juga menghadirkan berbagai produk kebutuhan pokok dan produk UMKM binaan yang turut meramaikan kegiatan tersebut," imbuhnya. (Red)

Page 4 of 629
Go to top