Berita Olah Raga Lensa Fokus

Tangerang, lensafokus.id – Pemerintah Kabupaten Tangerang menyelenggarakan tahapan seleksi wawancara bagi calon penerima program Beasiswa Gemilang tahun anggaran 2026 yang bertempat di Gedung Serba Guna (GSG) Tigaraksa, pada Selasa (12/05/2026).

Tercatat sebanyak 1.570 pendaftar telah bersaing ketat sejak tahap administrasi daring. Dari ribuan pelamar tersebut, mereka yang lolos kini harus melewati ujian krusial berupa seleksi wawancara langsung untuk membuktikan kelayakan mereka menerima bantuan pendidikan dari pemerintah daerah.

Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid yang hadir langsung meninjau proses seleksi, menyatakan bahwa kuota penerima beasiswa tahun ini mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan kuota ini menjadi bukti keseriusan pemerintah daerah dalam memperluas kesempatan belajar bagi anak muda Kabupaten Tangerang.

"Tahun 2025 kita memberangkatkan 235 orang. Tahun 2026 ini naik menjadi sekitar 650 orang, atau meningkat tiga kali lipat. Ini adalah modal dasar bagi anak-anak kita agar bisa kuliah secara gratis sampai wisuda, lonjakan kuota tersebut diharapkan mampu menjangkau lebih banyak keluarga yang membutuhkan dukungan biaya pendidikan," ujar Bupati Maesyal.

Ia menambahkan bahwa program ini merupakan komitmen berkelanjutan pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia yang unggul dan cerdas. Melalui beasiswa ini, Pemkab Tangerang berupaya membuka akses pendidikan tinggi seluas-luasnya bagi putra-putri daerah agar mampu bersaing dan berkontribusi bagi kemajuan daerah.

"Seluruh proses seleksi hari ini berjalan secara transparan dan murni berdasarkan kualifikasi, tanpa adanya intervensi atau "titipan". Hal ini penting untuk menjaga integritas program sekaligus memastikan bahwa penerima beasiswa benar-benar mereka yang berhak dan berpotensi," tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Tangerang, Chaidir, menjelaskan bahwa proses seleksi beasiswa telah dimulai dengan tahap pemberkasan selama dua minggu. Tahap awal ini berhasil menjaring 1.570 pendaftar secara daring yang kemudian akan melalui proses seleksi lanjutan untuk menentukan penerima beasiswa yang paling memenuhi kriteria.

"Seleksi wawancara dilaksanakan selama dua hari di lokasi berbeda untuk menjangkau seluruh kategori pendaftar. Hari pertama bertempat di GSG dan difokuskan pada calon mahasiswa baru yang akan memulai perkuliahan. Sementara hari kedua dilaksanakan di Al-Amjad dengan sasaran mahasiswa aktif dan mahasiswa tingkat akhir yang sedang menyusun skripsi, sehingga program ini mencakup jenjang pendidikan yang lebih luas," jelasnya.

Chaidir menegaskan bahwa kriteria utama penerima beasiswa adalah masyarakat Kabupaten Tangerang yang masuk dalam kategori Desil 1, 2, 3, dan 4 atau masyarakat dengan keterbatasan ekonomi. Untuk memastikan bantuan benar-benar tepat sasaran, tim penguji melakukan verifikasi faktual secara ketat terhadap kondisi calon penerima.

"Verifikasi tersebut meliputi bukti fisik berupa foto rumah tampak depan, samping, dan belakang, serta pengecekan kapasitas daya listrik yang harus maksimal 900 Watt. Saat ini Pemkab Tangerang juga telah menjalin kerja sama dengan 33 universitas, termasuk rencana kolaborasi terbaru dengan Institut Teknologi Bandung (ITB), guna memperluas pilihan kampus bagi para penerima beasiswa," ucapnya.

Dari ratusan peserta yang hadir, Antusiasme terlihat dari salahsatu peserta, Daudi Alanury, lulusan SMK Islam Insan Mulia asal Pagedangan. Sebagai anak yatim yang tinggal bersama ibunya (seorang ibu rumah tangga), Daudi mengaku sangat terbantu dengan adanya program ini.

"Perasaan saya sangat bahagia karena tahap pertama sudah selesai dan sekarang sampai di tahap wawancara. Persiapan saya adalah terus belajar dan memotivasi diri untuk tes akademik berikutnya," ungkap Daudi.

Melalui program Beasiswa Tangerang Gemilang, Pemerintah Kabupaten Tangerang berharap dapat memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan dan mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. (Red)

Published in Banten

TANGERANG, lensafokus.id – Bupati Tangerang Moch. Maeysal Rasyid menghadiri acara peresmian sekaligus serah terima hasil program bedah rumah bagi warga kurang mampu di Desa Badak Anom, Kecamatan Sindang Jaya, Selasa (12/05/26).

Program tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Tangerang bersama Pemerintah Kabupaten Tangerang. Penerima manfaat program bedah rumah tersebut adalah Bapak Amrin, warga Desa Badak Anom, yang kini dapat menempati rumah layak huni setelah dilakukan rehabilitasi secara menyeluruh. Selain perbaikan struktur bangunan, rumah tersebut juga telah dilengkapi akses pelayanan air bersih yang memadai bagi keluarganya.

Di sela-sela acara tersebut, Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan rasa syukur atas selesainya pembangunan rumah tersebut dan berharap bantuan itu mampu meningkatkan kualitas hidup serta kesehatan keluarga penerima manfaat.

“Alhamdulillah hari ini kami bersama teman-teman dari Baznas bisa hadir untuk menyerahkan hasil rehab rumah bagi Bapak Amrin. Rumah ini kini sudah layak huni dan diharapkan dapat meningkatkan kesehatan, di mana beliau juga sudah mendapatkan pelayanan air bersih yang bagus,” ujar Bupati Maesyal Rasyid

Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk terus melanjutkan program serupa di wilayah lainnya yang masih memiliki rumah tidak layak huni (RTLH). Menurutnya, peran aktif camat dan kepala desa juga sangat penting dalam mendata masyarakat yang membutuhkan bantuan, khususnya program bedah RTLH

“Nanti pelan-pelan kita cari lagi lokasi-lokasi lain sesuai dengan kebutuhan dan ketetapan dari Pak Kades maupun Pak Camat. Kami berharap bantuan dari Baznas dan Pemkab Tangerang ini benar-benar bermanfaat bagi masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Amrin selaku penerima manfaat menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Tangerang, khususnya kepada Bupati Tangerang, atas bantuan yang diberikan kepada keluarganya. Saat ini dia dan keluarganya bisa lebih nyaman dan aman menempati rumahnya.

“Alhamdulillah saya ucapkan terima kasih kepada Pak Bupati Maesyal. Sebelumnya rumah saya sangat tidak layak, dan sekarang alhamdulillah saya beserta keluarga bisa tidur nyenyak dan nyaman tanpa perlu khawatir kehujanan maupun rumah roboh,” ungkap Amrin haru.

Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan Baznas Kabupaten Tangerang, Camat Sindang Jaya, Kepala Desa Badak Anom, serta tokoh masyarakat setempat. (Red)

Published in Banten

TANGERANG, lensafokus.id – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid menghadiri Peluncuran Nasional Pendidikan Pengawas Partisipatif 2026 yang digeler di Kantor Bawaslu Kabupaten Tangerang, (12/05/26).

Kabupaten Tangerang menorehkan catatan penting dalam sejarah pengawasan pemilu dengan menjadi daerah pertama dari 514 Kabupaten/Kota di Indonesia yang menyelenggarakan Kick-Off Pendidikan Pengawas Partisipatif Tahun 2026 yang dibuka secara simbolis dengan pemukulan gong oleh Anggota Bawaslu RI, Ibu Lolly Suhenty.

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan rasa bangga dan syukurnya atas kepercayaan yang diberikan oleh Bawaslu RI yang telah menetapkan Kabupaten Tangerang sebagai daerah pertama dari 514 kabupaten/kota di Indonesia sebagai Peluncuran Nasional Pendidikan Pengawas Partisipatif 2026

“Kami bangga dan bersyukur dapat melaksanakan tugas mulia ini, dalam program Pendidikan Pengawas Partisipatif, di mana Kabupaten Tangerang menjadi daerah pertama dari 514 kabupaten/kota di Indonesia yang melaksanakannya,” ujar Bupati Maesyal Rasyid

Menurut dia, capaian dan kepercayaan yang diberikan Bawaslu Pusat dan KPU ini menjadi awal baik bagi Kabupaten Tangerang untuk terus menjaga dan meningkatkan dinamika politik dan iklim demokrasi yang kondusif dan semakin dewasa serta bisa menginspirasi daerah lainnya. Sinergi dan kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah, Bawaslu, KPU dan seluruh jajaran Forkopimda serta seluruh elemen masyarakat juga sangat diperlukan untuk menentukan keberhasilan penyelenggaraan Pemilu yang aman, kondusif dan bermartabat.

"Koordinasi dan sinergi lintas sektor adalah kunci utama. Saya ingat betul bagaimana komunikasi dan koordinasi yang intensif, bahkan hingga dini hari, dilakukan demi memastikan situasi tetap terkendali tanpa mengintervensi norma hukum yang ada," ungkapnya

Dia berharap program Pendidikan Pengawas Partisipati yang mengusung jargon "Berfungsi dan Bergerak Untuk Pemilu 2029 Yang Bermartabat" tersebut mampu membekali para kader pengawas partisipatif untuk menjadi mata dan telinga dalam menjaga integritas dan tegaknya demokrasi.

“Saya berharap program ini para kader pengawas semakin berintegritas dan bertanggung jawab dalam melaksanakan tegasnya, menjaga integritas dan tegaknya demokrasi. Selain itu, literasi politik masyarakat harus diperkuat agar tidak mudah terprovokasi oleh berita bohong atau upaya memecah belah persatuan,” harapnya

Sementara itu, Anggota Bawaslu RI, Lolly Suhenty, menegaskan bahwa demokrasi yang sehat dan bermartabat itu tidak hadir secara tiba-tiba, melainkan membutuhkan proses dan komitmen seluruh elemen masyarakat, termasuk pemerintah daerah dan unsur Forkopimda

“Pengawasan partisipatif adalah salah satu instrumen krusial untuk mempersempit ruang gerak politik uang dan politisasi SARA. Para Kader Pengawas Partisipatif adalah mata dan telinga yang memastikan setiap suara terjaga demi tegaknya keadilan pemilu,” jelas Lolly

Pihaknya mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Tangerang yang terus konsisten memberikan dukungan penuh Bawaslu. Meskipun Kabupaten Tangerag sempat dikategorikan rawan tinggi berdasarkan Indeks Kerawanan Pemilu, namun berkat kolaborasi yang kuat dan netralitas ASN yang baik, kerawanan tersebut dapat dimitigasi dan diatasi. sehingga wilayah ini dipilih sebagai lokasi kick-off nasional yang disaksikan oleh perwakilan dari 514 Kabupaten/Kota se-Indonesia.

“Terima kasih dan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Kabupaten Tangerang yang telah memberikan dukungan penuh dan fasilitas demi suksesnya agenda nasional in. Sinergi dan kolaborasi ini diharapkan juga terus menginspirasi daerah lain di seluruh belahan kabupaten/kota lainnya,” ujarnya. (Red)

Published in Banten

Lebak, lensafokus.id – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Lebak menegaskan komitmennya untuk terus mempererat hubungan silaturahmi dan kolaborasi dengan Dinas Pertanian Kabupaten Lebak. Komitmen tersebut disampaikan dalam pertemuan yang berlangsung pada Selasa (12/05/2026).

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lebak, Rahmat Yuniar, mengatakan hubungan harmonis antara insan pers dan instansi pemerintah memiliki peran penting dalam mendukung penyebaran informasi pembangunan daerah, khususnya di sektor pertanian.

Menurutnya, melalui hubungan yang baik antara pemerintah daerah dan media, berbagai program serta kebijakan pertanian dapat tersampaikan kepada masyarakat secara cepat, tepat, dan akurat.

“Kami tidak akan berhenti untuk terus mempererat tali silaturahmi dengan Dinas Pertanian. Hubungan ini bukan hanya sekadar pertemuan rutin, melainkan sarana untuk membangun sinergi dalam menyebarkan informasi yang bermanfaat bagi kemajuan daerah,” ujar Rahmat Yuniar.

Ia menambahkan, pihaknya mendukung peran pers sebagai mitra strategis pemerintah dalam menyosialisasikan program-program pembangunan pertanian demi meningkatkan kesejahteraan petani di Kabupaten Lebak.

Sementara itu, Ketua PWI Kabupaten Lebak, RA Sudrajat, menyampaikan bahwa kemitraan antara organisasi wartawan dan pemerintah daerah perlu terus dijaga dalam semangat profesionalisme dan keterbukaan informasi publik.

Menurutnya, PWI Lebak berkomitmen menjalankan fungsi pers secara profesional, independen, dan sesuai dengan kode etik jurnalistik, sekaligus mendukung penyebaran informasi pembangunan yang edukatif dan berimbang kepada masyarakat.

“Sinergi antara PWI dan Dinas Pertanian diharapkan dapat terus terjalin dengan baik sehingga berbagai informasi terkait program pertanian dan pembangunan daerah dapat diketahui masyarakat secara luas,” kata pria yang akrab disapa Ajat.

Dengan terjalinnya hubungan yang erat antara kedua pihak, diharapkan kolaborasi dalam penyebaran informasi pembangunan sektor pertanian di Kabupaten Lebak dapat semakin optimal dan memberikan manfaat bagi masyarakat. (Cecep)

Published in Banten

TANGERANG, lensafokus.id – Suasana penuh antusias dan kebahagiaan mewarnai kegiatan Pengundian Hadiah Umroh yang digelar pihak pengembang Batara Parkview di Marketing Gallery Batara Parkview, Minggu (10/5/2026). Program spesial dari Badak Perkasa Group ini menjadi bentuk apresiasi nyata kepada para konsumen yang telah mempercayakan pilihan hunian mereka di kawasan tersebut.

Acara yang dimulai pukul 14.00 WIB itu dihadiri ratusan konsumen, tamu undangan, serta sejumlah pihak terkait yang turut menyaksikan langsung proses pengundian hadiah umroh. Program ini diperuntukkan bagi konsumen yang telah menyelesaikan pembelian unit dan merealisasikan akad sesuai periode dan ketentuan yang berlaku.

Dari hasil verifikasi data yang dilakukan secara ketat, tercatat sebanyak 113 peserta sah berhak mengikuti pengundian hadiah tersebut.

Untuk memastikan proses berjalan adil dan transparan, pengundian dilakukan menggunakan sistem digital secara real-time dan ditampilkan langsung melalui layar lebar agar dapat disaksikan seluruh peserta yang hadir. Selain itu, kegiatan ini juga disaksikan oleh sejumlah saksi resmi dari berbagai instansi, mulai dari notaris, Dinas Sosial, kepolisian, pihak perbankan, hingga tokoh masyarakat setempat.

Suasana acara berlangsung meriah dan hangat. Para konsumen tampak antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan, mulai dari pembukaan acara, penjelasan mekanisme pengundian, hingga momen penentuan pemenang hadiah umroh yang menjadi puncak acara.

Perwakilan Badak Perkasa Group menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan masyarakat kepada Batara Parkview.

“Program Umroh ini adalah wujud nyata rasa terima kasih kami. Kepercayaan masyarakat memilih Batara Parkview sebagai tempat tinggal adalah kebanggaan terbesar kami. Semoga apresiasi ini membawa manfaat dan keberkahan bagi seluruh konsumen yang telah menjadi bagian dari keluarga besar kami,” ujarnya.

Pihak pengembang juga menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan berbagai program menarik dan bermanfaat bagi konsumen, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan serta pengembangan hunian yang nyaman, aman, dan bernilai tinggi.

Kegiatan pengundian hadiah umroh tersebut ditutup dengan penuh kebahagiaan. Seluruh peserta, baik yang berhasil memenangkan hadiah maupun yang belum beruntung, tetap pulang dengan rasa puas atas perhatian dan apresiasi yang diberikan oleh Batara Parkview. (Red)

Published in Banten
Go to top