Tangerang, lensafokus.id — Pemerintah Kabupaten Tangerang bergerak cepat membantu masyarakat yang rumahnya terdampak bencana. Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kabupaten Tangerang, Iwan Firmansyah, melakukan peletakan batu pertama pembangunan rumah Ibu Laila di Kecamatan Gunung Kaler, Jumat (14/8/26).
Pembangunan rumah tersebut merupakan bagian dari program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau yang dikenal dengan program "Bedah Rumah". Program BSPS bertujuan membantu masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) memperbaiki Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) menjadi hunian yang layak, aman, dan sehat.
Sebelumnya, Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid telah meninjau langsung kediaman Ibu Laila beberapa waktu lalu. Dalam kunjungan tersebut, Bupati melihat kondisi rumah yang mengalami kerusakan akibat diterjang angin puting beliung, sekaligus menginstruksikan pembangunan rumah tersebut segera dibangun melalui program bedah rumah tidak layak huni .
Kepala Dinas Bina Marga SDA, Iwan Firmansyah mengatakan, kehadirannya di Kecamatan Gunung Kaler merupakan tindak lanjut atas arahan langsung Bupati Tangerang untuk memulai pembangunan rumah tersebut.
"Saya datang atas arahan Pak Bupati langsung untuk melakukan peletakan batu pertama. Ibu Laila menginginkan peletakan batu pertama dilakukan pada hari Jumat. Karena beberapa hari lalu saat Bupati datang belum dilakukan peletakan batu pertama, maka hari ini saya hadir untuk mewakili Bupati Tangerang untuk melakukannya," ujar Iwan.
Dia berharap pembangunan rumah tersebut dapat berjalan dengan lancar sehingga Ibu Laila dan keluarga dapat segera menempati rumah baru yang lebih layak dan aman.
"Semoga pembangunan rumah ini bisa secepatnya selesai dan bisa segera ditempati secara layak oleh Ibu Laila beserta keluarga," katanya.
Iwan menegaskan, pembangunan rumah tersebut merupakan bentuk kehadiran dan kepedulian Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam memberikan respons cepat kepada masyarakat yang mengalami musibah, khususnya mereka yang membutuhkan tempat tinggal layak huni, sehat dan nyaman.
“Pembangunan RTLH ini merupakan bentuk kehadiran dan kepedulian pemerintah daerah atas respond cepat informasi masyarakat yang sangat membutuhkan rumah yang layak, sehat dan nyaman,” tandasnya
Sementara itu, Ibu Laila mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Tangerang, khususnya Bupati Tangerang, yang telah memberikan perhatian dan respons cepat terhadap kondisi yang dialaminya.
"Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Tangerang dan jajaran, khususnya Bupati Tangerang yang sangat peduli terhadap kesusahan masyarakat. Rumah saya terkena angin puting beliung dan bupati langsung merespons dengan memberikan bantuan serta membangun rumah saya hari ini" ungkap Ibu Laila.
Ia berharap rumah yang sedang dibangun tersebut nantinya dapat menjadi tempat tinggal yang nyaman dan membawa keberkahan bagi keluarganya.
"Semoga rumah saya nanti bisa menjadi rumah yang berkah dan bisa membawa keberkahan bagi keluarga," harapnya. (Red)
Tangerang, lensafokus.id — Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah mendorong Forum Anak Kabupaten Tangerang untuk berkolaborasi dengan lembaga lainnya, khususnya Forum OSIS untuk sosialisasi dan edukasi akan pentingnya kesadaran hukum dan perlindungan anak serta paham radikalisme
Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Tangerang saat membuka kegiatan Forum Anak Pelopor Sadar Hukum angkatan II yang diikuti sebanyak 50 peserta di Perpustakaan Daerah, Jum'at (14/08/26)
"Ke depan, Forum Anak didorong untuk berkolaborasi dengan Forum OSIS sehingga edukasi mengenai kesadaran hukum dan perlindungan anak serta paham radikalisme dapat menjangkau lebih banyak pelajar di Kabupaten Tangerang," ujar Wabup Intan
Dalam sambutannya, Wabup Intan menegaskan bahwa sadar hukum bukan hanya mengetahui peraturan tetapi mampu mengimplementasikannya dalam sikap, tutur kata, baik lisan maupun tulisan serta perilaku sehari-hari
“Kesadaran hukum bukan hanya mengetahui peraturan, tetapi harus diwujudkan dalam perilaku sehari-hari, seperti menghormati hak orang lain, menaati tata tertib, menggunakan media sosial secara bijak, menolak perundungan dan kekerasan, serta menjauhi penyalahgunaan narkoba,” tegasnya
Ia menyebut sosialisasi dan edukasi sejak dini merupakan hal yang sangat penting agar anak-anak mampu menjaga diri dan lebih bijak dalam menyaring informasi maupun pengaruh dari lingkungan dan media sosial serta perkembangan zaman
Wabup Intan berharap Forum Anak dan seluruh mitra jaringannya mampu menjadi contoh dan agen perubahan, baik sebagai pelopor maupun pelapor, berani berbicara serta melaporkan apabila menemukan tindakan perundungan atau persoalan yang membutuhkan bantuan.
“Kalau melihat temannya mendapatkan perundungan, beranilah untuk melapor. Bullying jangan dianggap remeh, karena dampaknya bisa membekas lama. Bantu teman-teman kalian membutuhkan pertolongan,”tegasnya.
Dia juga berharap melalui kegiatan tersebut, Forum Anak Kabupaten Tangerang semakin aktif menjadi pelopor dan pelapor, serta mampu menjadi contoh bagi anak-anak lainnya dalam membangun lingkungan yang aman, ramah anak dan sadar hukum.
"Seluruh materi yang diperoleh dalam kegiatan Angkatan 2 ini, jangan berhenti sebagai pengetahuan, tetapi diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan dibagikan kepada teman-teman di lingkungan masing-masing," pungkasnya
Kegiatan yang diinisiasi Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten tersebut menghadirkan narasumber narasumber dari Kejaksaan Negeri Kabupaten Tangerang. (Red)
Tangerang, lensafokus.id — Pemerintah Kabupaten Tangerang menggelar kegiatan Tasyakuran menjelang Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026 yang berlangsung penuh khidmat di Masjid Agung Al-Amjad, Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang, Tigaraksa, Jum’at (14/08/26).
Terlaksananya Tasyakuran ini dalam rangka menyongsong peringatan kemerdekaan ini mengusung tema “Mensyukuri Kemerdekaan, Memperkuat Persatuan, Mewujudkan Kabupaten Tangerang Semakin Gemilang”.
Kegiatan tasyakuran tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, dengan didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Tangerang, Hj. Rismawati Maesyal Rasyid. Turut hadir jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para camat, serta pimpinan dan pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tangerang.
Dalam sambutannya, Bupati Tangerang Maesyal Rasyid mengajak seluruh jajaran aparatur dan masyarakat untuk tak henti-hentinya memanjatkan rasa syukur kehadirat Allah SWT atas nikmat kesehatan, keimanan, serta kesempatan untuk berkumpul dalam rangka memperingati momentum bersejarah bangsa.
"Mari kita tanpa jemu-jemunya memanjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT atas nikmat sehat, nikmat Islam, nikmat iman, sehingga kita dapat hadir bersama melaksanakan tasyakuran menyambut Hari Ulang Tahun Ke-81 Republik Indonesia tingkat Kabupaten Tangerang," ujar Bupati Maesyal.
Bupati Maesyal menekankan bahwa peringatan Proklamasi Kemerdekaan tanggal 17 Agustus yang rutin diselenggarakan setiap tahun merupakan wujud rasa syukur atas perjuangan para pahlawan bangsa. Melalui pengorbanan jiwa dan raga para pejuang terdahulu yang diridhai Allah SWT, Indonesia dapat berdiri sebagai negara merdeka sejak tahun 1945.
Menurut Bupati Maesyal, generasi penerus hari ini memiliki kewajiban moral untuk mengisi kemerdekaan tersebut dengan kerja nyata dan pengabdian yang tulus bagi kemajuan daerah dan bangsa.
"Kemerdekaan ini diraih atas izin Allah SWT melalui ikhtiar dan pengorbanan para pahlawan yang telah gugur. Tugas kita sekarang adalah mengisi perjuangan yang dahulu dilaksanakan oleh pahlawan-pahlawan kita. Kita doakan para pahlawan senantiasa mendapatkan tempat yang mulia di sisi Allah SWT," tegasnya.
Bupati Maesyal juga memberikan pesan mengenai komitmen pelayanan publik. Ia mengimbau agar seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pegawai Pemkab Tangerang senantiasa menjalankan tugas dan fungsinya dengan penuh integritas serta memegang teguh amanah jabatan.
"Kami atas nama pemerintah daerah mengucapkan terima kasih kepada para jamaah dan pegawai yang hadir. Mari kita isi pembangunan ini dengan menjalankan tugas dan fungsi kita secara penuh amanah. Kita semua berusaha untuk terus menjaga amanah," imbau Bupati Maesyal.
Menutup arahannya, Bupati Maesyal juga meminta kepada para jajaran pimpinan dan pegawai untuk menyampaikan salam hormat pemerintah daerah kepada seluruh lapisan masyarakat di wilayahnya masing-masing, sembari terus menjaga suasana wilayah yang aman, tentram, dan kondusif.
"Selamat menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026 mendatang. Sampaikan salam hormat kepada masyarakat di wilayah masing-masing agar situasi dan kondisi tetap aman serta kondusif, sembari kita terus mengingat dan mendoakan para pahlawan kita," pungkasnya. (Mala)
TANGERANG, lensafokus.id – PT. BPR Kerta Raharja Gemilang (Perseroda) terus berkomitmen meningkatkan kualitas layanan perbankan melalui transformasi digital yang memberikan kemudahan, kecepatan, dan keamanan bagi nasabah.
Salah satu inovasi yang dihadirkan adalah Mobile Collection (MOLEC), sebuah layanan berbasis digital yang memungkinkan nasabah melakukan pembayaran angsuran kredit maupun setoran tabungan secara langsung di lokasi nasabah, tanpa harus datang ke kantor cabang.
Melalui MOLEC, petugas lapangan dibekali perangkat yang terhubung dengan sistem perbankan secara real-time. Setiap transaksi yang dilakukan akan langsung tercatat dalam sistem PT. BPR Kerta Raharja Gemilang sehingga nasabah dapat memperoleh bukti transaksi dan mengetahui pembaruan saldo secara lebih cepat dan transparan.
Kepala Cabang PT. BPR Kerta Raharja Gemilang (Perseroda) Wilayah Tigaraksa, Eka Ratna Juwita, menjelaskan bahwa kehadiran MOLEC merupakan bagian dari upaya bank untuk memberikan pelayanan jemput bola sekaligus meningkatkan kenyamanan nasabah.
“Melalui Mobile Collection, nasabah tidak perlu lagi repot datang ke kantor cabang. Petugas kami yang mendatangi lokasi nasabah, dan setiap pembayaran angsuran maupun menabung, itu sudah tercatat secara real-time kepada sistem kami,” ujar Eka.
Menurutnya, sistem pencatatan secara real-time tidak hanya memberikan kemudahan bagi nasabah, tetapi juga menjadi bagian penting dalam meningkatkan keamanan dan transparansi transaksi.
“Dengan pencatatan secara real-time, nasabah dapat lebih mudah memantau transaksi yang telah dilakukan. Hal ini juga menjadi salah satu upaya untuk meminimalkan risiko dan mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan dalam proses transaksi,” tambahnya.
Kehadiran Mobile Collection (MOLEC) menjadi salah satu langkah PT. BPR Kerta Raharja Gemilang (Perseroda) dalam menghadirkan layanan perbankan yang semakin praktis, cepat, transparan, dan aman. Digitalisasi layanan ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi operasional sekaligus memperkuat kepercayaan dan kepuasan nasabah.
Melalui inovasi dan transformasi digital yang berkelanjutan, PT. BPR Kerta Raharja Gemilang (Perseroda) terus berupaya menghadirkan layanan perbankan yang semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat dan memberikan pengalaman transaksi yang lebih mudah bagi seluruh nasabah. (Red)
TANGERANG, lensafokus.id – Direktur Utama PD Pasar Kota Tangerang, Dedi Ochen, angkat bicara mengenai rencana serah terima pengelolaan Pasar Anyar kepada Pemerintah Daerah melalui PD Pasar Kota Tangerang.
Dedi mengatakan, proses serah terima saat ini masih dalam tahap koordinasi dengan pihak terkait, termasuk Pemerintah Kota Tangerang. Tim PD Pasar juga tengah menyelesaikan administrasi dan melakukan verifikasi aset sebelum proses serah terima dilakukan secara resmi.
“Kami berkomitmen agar penyerahan Pasar Anyar dapat dilakukan secepatnya kepada Pemerintah Daerah. Kami ingin pengelolaan Pasar Anyar berjalan dengan baik, tertib, transparan dan berpihak kepada pedagang serta masyarakat,” ujar Dedi kepada awak media, Jumat (14/8/2026).

Menurut Dedi, kelengkapan administrasi dan verifikasi aset menjadi bagian penting sebelum pengelolaan pasar resmi beralih. Ia berharap seluruh tahapan dapat berjalan sesuai prosedur.
“Kami mengharapkan serah terima dapat dilakukan secepatnya. Insyaallah akhir tahun ini sudah dapat dilakukan serah terimanya,” katanya.
Dedi menegaskan, setelah proses serah terima resmi dilakukan, PD Pasar Kota Tangerang akan langsung melakukan sejumlah pembenahan.
Langkah tersebut meliputi peningkatan pelayanan, penataan dan penertiban pasar, pembenahan infrastruktur dasar, pendataan pedagang hingga penguatan sistem keamanan.
“Kami akan langsung melakukan pembenahan infrastruktur dasar, pendataan pedagang, dan penguatan terhadap keamanan pasar,” tambahnya.
Ia berharap Pasar Anyar ke depan tidak hanya menjadi pusat perdagangan, tetapi juga menjadi ikon pasar tradisional Kota Tangerang yang bersih, aman dan nyaman bagi pedagang maupun masyarakat.
Dedi juga mengajak para pedagang dan masyarakat ikut mendukung proses transisi pengelolaan Pasar Anyar. Menurutnya, komunikasi dengan pedagang menjadi hal penting agar tidak terjadi kesimpangsiuran informasi selama proses peralihan berlangsung.
PD Pasar, kata dia, akan menyiapkan posko pengaduan dan melakukan sosialisasi kepada para pedagang serta masyarakat.
“Pasar adalah urat nadi ekonomi masyarakat. Kami ingin Pasar Anyar menjadi contoh pasar yang dikelola secara profesional dan modern, tapi tetap menjaga nilai kekeluargaan antar pedagang,” tutup Dedi. (Sumarna)
BOGOR, lensafokus.id — Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bogor terus memperkuat langkah preventif untuk menjaga ketertiban dan ketenteraman umum (trantibum).
Tak hanya mengandalkan patroli dan penindakan, Satpol PP kini mendorong partisipasi aktif masyarakat melalui program Kampung Trantibum.
Sebagai langkah awal, wilayah di Kelurahan Ciluar dipersiapkan menjadi pilot project atau percontohan program berbasis komunitas tersebut.
Kepala Satpol PP Kota Bogor, Pupung W. Purnama, mengungkapkan bahwa proses pembinaan terhadap warga serta pengurus RT dan RW di Kelurahan Ciluar telah berjalan sekitar satu bulan. Edukasi menitikberatkan pada pemahaman regulasi agar masyarakat dapat mengenali potensi gangguan ketertiban sejak dini.
"Targetnya, kita menjadikan RW tersebut percontohan, di mana warga ikut terlibat dan berpartisipasi aktif menjaga trantibum. Mereka diberikan pelatihan dan edukasi terkait regulasi. Jika berhasil, program ini bisa direplikasi oleh RW lain di Kota Bogor," ujar Pupung, Jumat (14/8/2026).
Di samping pendekatan berbasis masyarakat, Satpol PP Kota Bogor bersama Polresta Bogor Kota tetap mengintensifkan patroli lapangan guna mengantisipasi aksi persekusi dan main hakim sendiri.
Beberapa titik rawan yang menjadi fokus perhatian petugas meliputi, kawasan belakang Blok C-D, area pasar, kawasan Bubulak dan terminal, wilayah Sukasari.
Pupung menegaskan bahwa kehadiran aparat di lapangan mengedepankan fungsi pencegahan agar tidak ada lagi aksi kekerasan sepihak yang melanggar hukum. Warga diimbau untuk segera melapor ke pihak berwenang jika menemukan aktivitas yang mencurigakan atau mengganggu ketertiban.
"Upaya kami lebih kepada mencegah agar tidak terjadi persekusi lagi. Persekusi itu tindakan main hakim sendiri dan melanggar hukum. Jika masyarakat menemukan hal yang mengganggu ketertiban, kami mengimbau untuk segera melaporkan kepada petugas, bukan bertindak sendiri," tegas Pupung. (Zulfi kusuma)
TANGERANG, lemsafokus.id — Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mengukuhkan sebanyak 54 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Tangerang. Pengukuhan berlangsung di Aula Pendopo Bupati Tangerang, Kamis (13/8/26).
Ke-54 anggota Paskibraka tersebut akan mengemban tugas penting pada upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, pada tanggal 17 Agustus 2026, khususnya dalam prosesi pengibaran dan penurunan Sang Saka Merah Putih di tingkat Kabupaten Tangerang.
Dalam arahannya, Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid meminta seluruh anggota Paskibraka menjalankan tugas negara tersebut dengan penuh tanggung jawab, disiplin dan ketenangan
"Kami berharap saudara-saudara menjalankan tugas ini dengan penuh rasa tanggung jawab. Rakyat, masyarakat Kabupaten Tangerang akan melihat tugas negara saudara-saudara pada tanggal 17 Agustus, baik pengibaran maupun penurunan bendera Sang Saka Merah Putih," ujar Bupati Maesyal.
Menurutnya, perhatian masyarakat akan tertuju kepada Paskibraka saat pelaksanaan upacara kemerdekaan, baik di tingkat pusat, provinsi, kabupaten, kecamatan, kelurahan maupun desa.
Ia meyakini para anggota Paskibraka telah memiliki kesiapan dan bekal yang cukup setelah menjalani berbagai tahapan latihan, mulai dari kedisiplinan, kepatuhan hingga tata upacara.
"Saya yakin saudara-saudara sudah dilatih dan ditempa dengan baik, baik dari sisi disiplin, ketaatan, kepatuhan, termasuk peragaan sikap dan tata upacara. Pada akhirnya saudara-saudara akan melaksanakan pengibaran bendera sakral Sang Merah Putih pada tanggal 17 Agustus 2026," katanya.
Bupati Maesyal menegaskan bahwa menjadi Paskibraka bukan sekadar menjalankan agenda tahunan, tetapi merupakan sebuah kehormatan sekaligus bentuk penghargaan terhadap perjuangan para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa, raga, darah, dan keringat demi kemerdekaan Indonesia.
"Ini adalah kebanggaan dan hari sejarah kita semua. Kita harus terus mengenang sejarah perjuangan dan para pahlawan yang telah berjuang sehingga kemerdekaan Republik Indonesia tahun 1945 dapat terlaksana," tuturnya.
Ia juga mengingatkan para anggota Paskibraka untuk menjaga kondisi fisik dan kesehatan menjelang hari pelaksanaan upacara. Ia meminta agar waktu istirahat dimanfaatkan sebaik mungkin serta kondisi kesehatan terus dipantau.
"Mulai sekarang sampai malam hari H, silakan istirahat dengan baik. Kalau bisa Dinas Kesehatan mengontrol dan mengecek kesehatan, apakah sakit atau tidak. Malam hari sebelum tidur, istirahat pukul 21.00 atau 22.00," pesannya.
Bupati juga meminta agar tugas besar tersebut tidak dianggap sebagai beban. Menurutnya, rasa percaya diri dan ketenangan menjadi modal penting agar seluruh rangkaian tugas dapat dilaksanakan dengan maksimal.
"Tugas negara itu harus dijalankan penuh dengan seksama, tapi jangan menjadi beban. Jangan terlampau dipikirkan. Setiap tahun memang dijalankan dan senantiasa sukses. Saya yakin saudara-saudara bisa menjalankannya dengan sebaik-baiknya, penuh tanggung jawab dan rileks," ungkapnya.
Ia menilai secara fisik, postur dan penampilan para anggota Paskibraka tahun ini terlihat sangat baik dan merata. Hal tersebut, menjadi modal tambahan untuk menjalankan tugas pada 17 Agustus mendatang. Maesyal juga menitipkan pesan agar seluruh anggota Paskibraka menjaga nama baik diri sendiri, keluarga dan Kabupaten Tangerang.
"Kami percaya saudara-saudara dapat menjalankan tugas. Jaga nama baik pribadi, jaga nama baik keluarga, jaga nama baik daerah. Orang tua akan hadir menyaksikan tanggal 17 dengan penuh senyuman, penuh harapan dan doa supaya pengibaran dan penurunan bendera berjalan lancar," ujarnya.
Ia menambahkan, keberhasilan menjalankan tugas sebagai Paskibraka di tingkat Kabupaten Tangerang diharapkan menjadi pengalaman berharga yang dapat membentuk karakter dan kepemimpinan generasi muda.
"Orang tua kita pasti bangga. Mudah-mudahan dengan menjalankan tugas negara ini, ke depan saudara-saudara bisa menjadi pemimpin di Negara Republik Indonesia," pungkasnya.
Pengukuhan 54 Paskibraka Kabupaten Tangerang tersebut menjadi salah satu tahapan penting menjelang pelaksanaan upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026. Para anggota Paskibraka diharapkan mampu menjalankan amanah tersebut dengan disiplin, penuh tanggung jawab dan semangat nasionalisme. (Red)
Tangerang, lensafokus.id - Bunda PAUD Kecamatan di dampingi Camat Cisoka berkesempatan menghadiri kegiatan Gebyar PAUD yang diselenggarakan pada Jum'at, 14/08/2026. Di halaman kantor TP PKK Desa Selapajang Kabupaten Tangerang.
Terlihat lengkap hadir Penilik Paud Kecamatan Cisoka Sarkani, Bunda Paud Rodiyah dan Kepala Desa Selapajang Nurfakih dalam kegiatan ini. Berlangsung dengan penuh semangat dan keceriaan, menampilkan berbagai kreativitas serta potensi Anak-anak usia dini sebagai wujud pembelajaran yang menyenangkan, edukatif, dan bermakna juga kehadiran Bunda PAUD Kecamatan merupakan bentuk dukungan nyata terhadap penguatan layanan Pendidikan Anak Usia Dini yang berkualitas.
Melalui Gebyar PAUD, terjalin sinergi yang semakin erat antara pendidik, orang tua, dan seluruh pemangku kepentingan dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, serta mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.
Dalam sambutannya, Hani Bakri Sumartono menekankan pentingnya pendidikan anak usia dini sebagai fondasi utama dalam pembentukan karakter dan kecerdasan generasi penerus bangsa.
"PAUD bukan sekadar tempat bermain dan belajar, tetapi merupakan ladang subur untuk menanamkan Nilai-nilai dasar kehidupan. Karena itu, sinergi antara orang tua, guru, dan pemerintah sangatlah penting," ujar Bunda PAUD Kecamatan Cisoka.
Semoga kegiatan ini menjadi motivasi untuk terus menghadirkan pendidikan terbaik bagi anak-anak sebagai generasi penerus bangsa. Dengan semangat kebersamaan dan kolaborasi, mari kita wujudkan anak-anak Indonesia yang sehat, cerdas, ceria, berkarakter, dan siap menyongsong masa depan yang gemilang. (Lingga)