Items filtered by date: Sunday, 27 September 2026

TANGERANG, lensafokus.id — Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid secara resmi menutup Kejuataan Piala Bupati Cup U-17 Tahun 2026. Kecamatan Panongan keluar sebagai juara setelah mengalahkan Kecamatan Cisauk melalui drama adu penalti dalam laga final yang berlangsung di Stadion Indomilk Arena Sport Center, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Minggu (27/9/26).

Bupati Maesyal menyerahkan langsung trofi Piala Bupati Cup U-17 kepada tim Kecamatan Panongan sebagai juara. Sementara Kecamatan Cisauk harus puas sebagai runner-up setelah pertandingan berlangsung sengit dan berimbang.

Dalam waktu normal 2x40 menit, kedua tim bermain sama kuat dengan skor 1-1. Hasil tersebut membuat pertandingan harus ditentukan melalui adu penalti, yang akhirnya dimenangkan Kecamatan Panongan.

Bupati Maesyal mengatakan, hasil pertandingan tersebut menunjukkan bahwa pembinaan sepak bola di tingkat kecamatan terus berkembang. Ia mengapresiasi seluruh tim yang telah bertanding dengan sportif serta para camat dan panitia yang telah mendukung pelaksanaan kompetisi.

“Pertandingan sangat berimbang. Sampai 2x40 menit skornya 1-1 dan dilanjutkan dengan adu penalti. Alhamdulillah, Kecamatan Panongan menjadi juara. Tetapi Kecamatan Cisauk jangan kecil hati, karena ini merupakan persembahan luar biasa untuk Kecamatan Cisauk,” ujar Bupati Maesyal

Menurutnya, Piala Bupati Cup tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi bagian dari proses pencarian dan penyiapan talenta-talenta muda sepak bola Kabupaten Tangerang.

Lanjut dia, dari hasil pemantauan selama turnamen, terdapat sekitar 80 pemain yang akan kembali diseleksi. Nantinya, sebanyak 26 hingga 30 pemain terbaik akan dipersiapkan menjadi tim U-17 Kabupaten Tangerang.

“Hasil pembinaan ini akan segera kita tindak lanjuti. Ada sekitar 80 pemain yang sudah dipantau, kemudian akan diseleksi sehingga nantinya ada sekitar 26 sampai 30 pemain U-17 tingkat Kabupaten Tangerang yang akan terus dilatih,” ungkapnya.

Bupati Maesyal menegaskan, para pemain tersebut akan mendapatkan pembinaan secara berkelanjutan dengan melibatkan pelatih dan mantan pemain Persita. Pembinaan tersebut diharapkan dapat membuka peluang bagi para pemain muda untuk melanjutkan karier ke level yang lebih tinggi, termasuk Persita maupun kompetisi profesional lainnya.

“Kita persiapkan 26 sampai 30 pemain untuk menjadi tim U-17 Kabupaten Tangerang. Pembinaannya harus berkelanjutan. Pelatih akan kita cari, termasuk melibatkan mantan-mantan pemain Persita,” jelasnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh camat se-Kabupaten Tangerang, khususnya Camat Pagedangan dan Camat Sukadiri, Ketua PSSI Kabupaten Tangerang, KONI, serta panitia penyelenggara yang telah mendukung terselenggaranya kompetisi.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Piala Bupati Cup U-17 2026, Ahmad Chumaedi, mengatakan kompetisi yang berlangsung selama kurang lebih selama tiga pekan tersebut berjalan lancar, tertib, sportif dan kondusif.

Ia mengapresiasi dukungan para kepala wilayah yang turut hadir dan memberikan motivasi kepada peserta maupun panitia selama pertandingan berlangsung.

“Alhamdulillah Piala Bupati ini berjalan lancar, tertib, damai, sportif dan kondusif. Dukungan para camat luar biasa, termasuk Camat Pagedangan dan Camat Sukadiri yang terus membersamai panitia dan peserta,” ujarnya.

Ahmad menambahkan, pembinaan sepak bola di Kabupaten Tangerang akan terus dikembangkan. Setelah pada tahun ini menggelar kompetisi kelompok usia U-10, U-12, U-13, U-15 dan U-17, PSSI Kabupaten Tangerang juga mulai menyiapkan program kompetisi sepak bola wanita pada 2027 mendatang

“InsyaAllah tahun 2027 kita akan melaksanakan kejuaraan sepak bola wanita. Dari sekarang sudah mulai kami persiapkan,” ungkapnya.

Lanjut dia, PSSI Kabupaten Tangerang juga berencana akan meningkatkan kompetensi pelatih melalui program kursus dan pelatihan kepelatihan. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan pembinaan sepak bola berjalan lebih profesional dan berkelanjutan.

“Pelatih harus berlisensi. Ini menjadi kepentingan kita bersama supaya proses pembinaan dan pelaksanaan kegiatan sepak bola semakin baik,” pungkasnya. (Red)

Published in Banten

Tangerang, lensafokus.id – Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah menghadiri kegiatan Peringatan Hari Osteoporosis Nasional (HON) sekaligus memperingati Hari Olahraga Nasional (Haornas) yang diselenggarakan Persatuan Warga Tulang Sehat Indonesia (PERWATUSI) Kabupaten Tangerang di Area Outdoor Indomilk Arena Stadium, Kec. Kelapa Dua, Minggu (27/09/26).

Dalam sambutannya, Wabup Intan mengajak masyarakat untuk menjadikan acara tersebut sebagai momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan tulang sekaligus membudayakan olahraga dalam kehidupan sehari-hari.

"Mari kita jadikan acara ini untuk lebih mempertegas komitmen bersama dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan tulang sekaligus membudayakan olahraga dalam kehidupan sehari-hari," ujar Wabup Intan

Ia mengungkapkan bahwa berolahraga bersama tidak hanya menjadi sarana menjaga kebugaran dan kebersamaan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan tulang, seiring bertambahnya usia. Menurut dia, menjaga kesehatan tidak selalu harus dilakukan melalui olahraga yang berat. Olahraga yang bisa dilakukan adalah senam, sebagai salah satu aktivitas fisik yang ringan dan dapat dilakukan secara rutin oleh masyarakat.

“Jangan sampai kita baru sadar dan baru berolahraga kalau badan kita sudah ada yang dirasa. Senam ini merupakan salah satu olahraga yang tidak berat dan bisa dilakukan setiap hari dan menyenangkan,” ungkapnya

Wabup Intan juga menandaskan kebiasaan hidup sehat harus perlu terus dibangun secara konsisten, dimulai dari diri sendiri. Ia pun mengajak masyarakat untuk mengurangi kebiasaan bermalas-malasan dan menggantinya dengan aktivitas yang dapat menjaga kebugaran tubuh.

“Jangan jadikan bermalas-malasan di hari Sabtu atau Minggu sebagai budaya, tapi jadikan budaya olahraga menjadi budaya hidup sehat kita sehari-hari. Olahraga itu kita mulai dari diri sendiri,” tandasnya.

Ia berharap semangat berolahraga dapat terus tumbuh di tengah masyarakat dan menjadi bagian dari kehidupan keluarga. Dengan tubuh yang sehat dan kuat, masyarakat diharapkan dapat menjalankan berbagai aktivitas dengan lebih baik sekaligus tetap memiliki waktu dan kesempatan untuk berkumpul bersama keluarga dalam suasana yang lebih bahagia.

“Mudah-mudahan semua yang hadir di sini sehat, kuat, sehingga sampai rumah bisa bertemu dengan keluarga dengan hati yang bahagia dan sehat juga,” pungkasnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Ketua PERWATUSI Pusat, Ketua PERWATUSI Kabupaten Tangerang beserta jajaran pengurus, Ketua DPD PERWATUSI Banten, pengurus KORMI Kabupaten Tangerang, para instruktur senam, para pelaku UMKM, serta masyarakat Kabupaten Tangerang. (Red)

Published in Banten

TANGERANG, lensafokus.id – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid melepas ribuan peserta Tangkab Fun Run 2026 di Pasar Modern Intermoda BSD, Minggu (27/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong masyarakat untuk membiasakan hidup sehat sekaligus mempererat silaturahmi melalui olahraga bersama.

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mengatakan, Tangkab Fun Run 2026 tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga menjadi momentum untuk membangun kebersamaan di tengah masyarakat. Ia berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara rutin setiap tahun sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan.

“Tangkab Fun Run 2026 ini tujuannya yang pertama supaya kita bisa terus bersilaturahmi. Yang kedua, kita bisa olahraga. Dengan olahraga, insyaAllah kita bisa sehat, segar, dan juga cerdas dalam menjalankan aktivitas. Mudah-mudahan kegiatan ini bisa terus dilaksanakan secara rutin setiap tahun,” ujar Bupati Maesyal Rasyid.

Menurutnya, olahraga bersama menjadi salah satu cara sederhana untuk menjaga kebugaran sekaligus membangun semangat kebersamaan. Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Tangerang juga terus melakukan upaya-upaya peningkatan pelayanan publik melalui digitalisasi, sehingga masyarakat dapat memperoleh pelayanan yang lebih mudah, cepat, dan transparan, termasuk dalam mendukung aktivitas ekonomi dan akses keuangan di wilayah Kabupaten Tangerang.

“Ramai-ramai kita berusaha untuk bisa sehat dengan lari pagi, sehingga masyarakat juga sehat. Begitu juga dalam kondisi ini, kita terus berusaha meningkatkan fungsi pelayanan dalam rangka melayani masyarakat melalui digitalisasi, sehingga ada kemudahan, kecepatan, dan transparansi, terutama terkait dengan perputaran ekonomi dan akses keuangan yang ada di wilayah Kabupaten Tangerang,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Maesyal juga mengingatkan para peserta untuk menjaga ketertiban selama mengikuti rute lari yang berjarak kurang lebih lima kilometer. Mengingat rute yang dilalui menggunakan jalan umum, peserta diimbau tetap memperhatikan keselamatan dan ketertiban hingga kembali ke lokasi kegiatan.

“Saya titip dalam perjalanan kurang lebih lima kilometer nanti supaya menyesuaikan dengan ketertiban karena kita juga melalui jalan umum. Mudah-mudahan kembalinya pun datang ke sini dalam keadaan sehat walafiat,” pungkasnya.

Di tempat yang sama, Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah mengatakan, Tangkab Fun Run 2026 diikuti sekitar 2.000 peserta. Ia berharap jumlah peserta pada pelaksanaan tahun depan dapat semakin bertambah, sehingga kegiatan olahraga bersama tersebut dapat menjangkau lebih banyak masyarakat.

“Fun run kali ini ada 2.000 peserta, mudah-mudahan tahun depan bisa lebih banyak lagi. Selain sehat, fun run ini juga memiliki sisi sosial. Hasil dari kegiatan ini akan kita sumbangkan kepada saudara-saudara kita di daerah yang membutuhkan air bersih, terutama di musim kemarau ini,” ujar Wabup Intan.

Sementara itu, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten Yusuf Wicaksono mengatakan, Bank Indonesia terus memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam mempercepat pembentukan ekosistem pembayaran digital di daerah. Upaya tersebut dilakukan melalui digitalisasi transaksi untuk mendorong efisiensi perekonomian dan tata kelola pemerintahan.

Yusuf mengapresiasi komitmen Pemkab Tangerang dalam menerapkan transaksi digital. Menurutnya, apresiasi tersebut semakin kuat setelah Kabupaten Tangerang berhasil meraih Juara 1 Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Tingkat Nasional untuk Wilayah Jawa-Bali. “Kami memberikan apresiasi yang tinggi atas komitmen Pemkab Tangerang dalam menerapkan transaksi digital,” ujarnya.

Ia berharap sinergi Bank Indonesia dan Pemkab Tangerang terus diperkuat untuk mewujudkan ekosistem digital yang inklusif dan menjangkau seluruh masyarakat. Menurutnya, pembayaran digital tidak hanya mendukung modernisasi layanan publik, tetapi juga memperkuat ekonomi lokal serta mendorong pemerintahan yang inovatif. (Red)

Published in Banten

TANGERANG, lensafokus.id — Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid secara resmi membuka Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (PORSADIN) ke-VII tingkat Kabupaten Tangerang. Acara tersebut digelar di Alun-alun Balaraja. Minggu (27/9/26).

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal mengatakan, PORSADIN bukan sekadar ajang perlombaan olahraga dan seni, tetapi juga menjadi wadah untuk memperkuat kenersamaan dan menggali serta mengembangkan potensi santri Madrasah Diniyah Takmiliyah di bidang keagamaan, seni maupun olahraga.

"PORSADIN ini bukan hanya jadi ajang perlombaan, tapi juga menjadi tempat untuk saling memperkuat kebersamaan dan menggali serta mengembangkan bakat, minat, potensi para santri Madradah Diniyah," ungkap Bupati Maesyal

Menurutnya, pendidikan keagamaan memiliki peran penting dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki akhlak baik, kedisiplinan, tanggung jawab, kreativitas dan mental yang kuat. Untuk itu, ia berpesan kepada seluruh peserta agar sportif dan semangat dalam bertanding.

“Bertandinglah dengan semangat, berkompetisilah dengan sportif, dan raihlah prestasi dengan cara yang baik. Jangan hanya mengejar kemenangan, perbanyaklah teman,” pesannya

Bupati Maesyal menegaskan bahwa prestasi harus berjalan seiring dengan akhlak. Para santri diharapkan mampu menjadi generasi yang berilmu, beriman, sehat, kreatif dan berdaya saing serta membawa nama baik agama, keluarga dan Kabupaten Tangerang.

Ia juga mengajak para ulama, FKDT, lembaga pendidikan keagamaan, orang tua dan masyarakat untuk terus memperkuat kolaborasi dalam membangun generasi muda Kabupaten Tangerang yang berkarakter dan berakhlakul karimah.

“Mati kita perkuat sinergi dan kolaborasi dalam membangun generasi muda Kabupaten Tangerang yang tangguh, berkarakter dan berakhlakul karimah. Karena mereka adalah calon pemimpin masa depan kita semua," pungkasnya. (Red)

Published in Banten

KOTA TANGERANG, lensafokus.id — Ratusan pelari dari berbagai kelompok usia dan latar belakang meramaikan Doeta Fun Run 2026 yang digelar oleh SMA Negeri 2 Kota Tangerang di kawasan Stadion Benteng Reborn dan sejumlah ruas jalan di Kota Tangerang, Minggu (27/9/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Doeta Festival 2026 sekaligus menjadi pelaksanaan perdana Doeta Fun Run yang melibatkan pelajar sebagai panitia penyelenggara.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMA Negeri 2 Kota Tangerang, Tutik Maryati, mengapresiasi antusiasme para peserta yang mengikuti kegiatan tersebut.

Menurutnya, Doeta Fun Run menjadi pengalaman tersendiri bagi para siswa karena mereka tidak hanya menjadi peserta, tetapi juga terlibat langsung dalam pengelolaan sebuah event olahraga.

“Alhamdulillah, Doeta Fun Run meski perdana kali diselenggarakan sudah bisa berjalan sukses tanpa hambatan. Ada ratusan pelari yang berpartisipasi dan nampak sangat antusias. Di antaranya ada siswa, guru, alumni, orang tua, bahkan masyarakat umum juga tidak ketinggalan untuk berpartisipasi,” ujar Tutik.

Ia menambahkan, Doeta Fun Run menjadi salah satu kegiatan olahraga yang memberikan ruang bagi keluarga besar SMA Negeri 2 Kota Tangerang untuk berinteraksi sekaligus mengajak masyarakat menerapkan pola hidup aktif.

Salah satu peserta dari kalangan masyarakat umum, Vergo Herilambang, mengaku terkesan dapat mengikuti Doeta Fun Run bersama ratusan peserta lainnya.

Tidak datang sendiri, Vergo turut mengajak keluarganya, termasuk istri dan anak, untuk merasakan pengalaman mengikuti event lari bersama. Para peserta menempuh rute sekitar 5 kilometer.

“Kami semuanya happy bisa mengikuti Doeta Fun Run. Apalagi ini menjadi pengalaman perdana kami mengikuti event lari seperti ini. Jaraknya sih tidak seberapa, tetapi suasananya sangat menggembirakan dan berkesan,” ujar Vergo bersama Nina Dominika.

Sebagai bagian dari rangkaian Doeta Festival 2026, Doeta Fun Run juga dilengkapi dengan panggung hiburan yang menghadirkan Koskosan DJ.

Hiburan tersebut turut menghidupkan suasana setelah para peserta menyelesaikan rute lari yang mengelilingi sejumlah kawasan di Kota Tangerang.

Ketua Bidang Perlombaan Doeta Festival 2026, Alea Akbar, berharap antusiasme masyarakat pada pelaksanaan perdana tersebut dapat menjadi motivasi bagi keluarga besar SMA Negeri 2 Kota Tangerang untuk menghadirkan kegiatan serupa dengan skala yang lebih besar pada tahun mendatang.

“Semoga antusiasme ini bisa menjadi motivasi bagi keluarga besar SMA Negeri 2 Kota Tangerang untuk menyelenggarakan secara lebih meriah lagi tahun depan. Acaranya bisa lebih besar maupun pesertanya bisa lebih banyak lagi,” pungkas Alea. (Sumarna)

Published in Banten

SERANG, lensafokus.id — Peringatan Milad ke-19 Gerakan Anti Narkoba Nasional (GANAS) Banten berlangsung khidmat di Yayasan Pondok Pesantren Al-Ikhlas, Perumnas Ciracas, Kota Serang, Banten, Sabtu (27/9/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri jajaran pengurus GANAS dari berbagai wilayah di Provinsi Banten. Para perwakilan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) hadir bersama Ketua, Sekretaris, Bendahara, serta jajaran anggota masing-masing.

Acara dipimpin langsung Ketua DPW GANAS Banten Koko Coswara, didampingi Sekretaris Jenderal Ahmad Yani. Kehadiran jajaran pengurus tersebut menjadi momentum memperkuat kebersamaan dan soliditas organisasi dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba.

Salah satu agenda dalam peringatan Milad ke-19 tersebut yakni pengukuhan Duta Anti Narkoba Kota Serang.

Dalam kesempatan tersebut, Ari secara resmi dikukuhkan sebagai Ketua Duta Anti Narkoba Kota Serang.

Penunjukan Ari yang berasal dari kalangan komunitas pengamen jalanan menjadi bagian dari upaya GANAS Banten memperluas penyampaian pesan tentang bahaya narkoba kepada berbagai lapisan masyarakat.

Langkah tersebut diharapkan dapat membuat edukasi mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba semakin dekat dengan masyarakat, termasuk komunitas yang berada di lingkungan jalanan dan sekitarnya.

Dalam acara tersebut, Bayu, yang hadir sebagai tamu undangan dari Badan Intelijen TNI Angkatan Darat, menyampaikan pesan mengenai pentingnya keterlibatan seluruh elemen masyarakat dalam memerangi peredaran narkoba.

“Narkoba adalah musuh besar negara. Dugaan sementara, tujuan peredaran narkoba adalah untuk merusak generasi muda. Karena itu, mari kita bersama-sama dari seluruh elemen masyarakat membantu memerangi peredaran narkotika dan semakin sadar akan bahayanya,” ujarnya.

Ia berharap keberadaan organisasi GANAS di berbagai wilayah dapat menjadi mitra bagi pemerintah dan aparat dalam upaya pencegahan serta pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran narkotika.

“Semoga dengan adanya organisasi GANAS di wilayah masing-masing, dapat menjadi mitra sekaligus garda terdepan untuk bersama-sama kita perangi peredaran narkoba,” harapnya. (C2p)

Published in Banten

KOTA TANGERANG, lensafokus.id — Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang berkolaborasi dengan jajaran TNI dan Polri menggelar patroli gabungan sekaligus penegakan Peraturan Daerah (Perda) di sejumlah titik wilayah Kota Tangerang.

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya menjaga ketenteraman dan ketertiban umum sekaligus menindak berbagai pelanggaran terhadap ketentuan hukum daerah.

Kepala Satpol PP Kota Tangerang Teguh Supriyanto mengatakan, patroli gabungan difokuskan pada penegakan Perda Nomor 7 Tahun 2005 tentang Larangan Penjualan Minuman Keras (Miras) serta Perda Nomor 8 Tahun 2005 tentang Pelarangan Pelacuran.

“Dalam giat ini, kami menemukan adanya indikasi transaksi penjualan miras, salah satunya di kawasan dekat Situ Cangkring. Barang bukti miras langsung kami amankan untuk diproses sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Teguh.

Selain melakukan penertiban terhadap peredaran miras, petugas gabungan juga menemukan tujuh pasangan yang bukan pasangan suami istri dan terindikasi melakukan tindakan asusila di sejumlah lokasi.

Terhadap para pelanggar tersebut, Satpol PP melalui Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) akan melakukan pemeriksaan, penyidikan, serta pembinaan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kami berikan edukasi agar mereka tidak mengulangi perbuatannya. Apabila kembali mengulang, para pelanggar akan dirujuk ke instansi berwenang untuk menjalani rehabilitasi atau pemulihan sosial. Kami berharap giat ini memberi efek jera,” tegas Teguh.

Sementara itu, perwakilan kepolisian Aristo Simbolon menegaskan komitmen Polri untuk terus mendampingi dan mendukung langkah Satpol PP dalam penegakan Perda serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban di Kota Tangerang.

“Tugas kami dari Polri adalah mendampingi petugas penegak Perda yang berwenang. Harapan kami, kegiatan ini dapat menciptakan situasi Kota Tangerang yang makin kondusif dan masyarakat tetap mematuhi aturan hukum yang berlaku,” kata Simbolon. (Sumarna)

Published in Banten
Go to top