Kota Tangerang, lensafokus.id - Walikota Tangerang, H.Sachrudin, menyerahkan secara simbolis bonus pembinaan kepada perwakilan kafilah peraih juara 1 atau medali emas kategori perorangan. penyerahan tersebut dilakulan dalam acara apresiasi MTQ XXIII Tingkat Provinsi Banten Tahun 2026.di Gedung Patio Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Selasa (21/07/2026).
"Penyerahan bonus dengan Suasana yang begitu hangat dan penuh kebanggaan terlihat saat acara penyerahan penghargaan bagi 65 kafilah berprestasi Kota Tangerang. di Gedung Patio Pusat Pemerintahan Kota Tangerang memberikan total bonus Rp 1 Miliar menyusul peningkatan Prestasi dari peringkat ketiga ke posisi Ranner-up tahun ini.
Sebagai bentuk apresiasi dan penghargaan atas prestasi yang diraih oleh kafilah Kota Tangerang yang dapat meraih dalam MTQ XIII Tingkat Provinsi Banten Tahun 2026, Pemerintah Kota ( Pemkot ) Tangerang melalui Walikota Tangerang. H.Sachrudin, memberikan bonus dengan total 1 Miliar, kepada 65 kafilah yang meraih Ranner-up dalam kejuaraan MTQ tingkat Provinsi Banten di tahun ini,
"Pemberian Penghargaan pada tahun ini, merupakan bentuk apresiasi Pemerintah atas kerja keras para peserta yang berhasil meraih prestasi ranner-up,sebagai bentuk peningkatan dari tahun sebelumnya yang meraih posisi ke tiga," ujar Sachrudin, dalam acara penyerahan penghargaan di Gedung Patio Puspem Kota Tangerang, Selasa (21/07/2026).
" Namun lebih dari itu keikutsertaan dalam MTQ XIII bukan semata-mata mengejar prestasi, melainkan menjadi ikhtiar untuk membuktikan nilai- nilai Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari,"ujarnya,
Untuk itu, H.Sachrudin menegaskan komitmen Pemerintah Kota ( Pemkot ) Tangerang untuk terus mendukung pembinaan Tilawatil Qur'an melalui LPTQ sebagai wadah pembinaan generasi Qur'an yang berbakat dan unggul.melalui pembinaan yang berkesinambungan, kita berharap akan lahir semakin banyak generasi Qori, Qoriah, hafiz, hafizah, mufassir, serta insan- insan Qur'an yang tidak hanya berprestasi, akan tetapi mampu mengharumkan nama Kota Tangerang di tingkat Provinsi, Nasional, hingga ke tingkat Internasional," ujar Sachrudin.
Lebih lanjut, Sachrudin berharap, para peraih medali dalam ajang MTQ Provinsi Banten tersebut dapat menjadi teladan bagi generasi muda Kota Tangerang, tidak hanya dalam kemampuan membaca dan memahami Al-Qur'an,tetapi dapat mengamalkan nilai - nilai akhlakul karimah di tengah kehidupan sehari-hari dalam bermasyarakat,
"Mari kita jadikan momentum ini sebagai penguat komitmen untuk terus mencintai Al-Quran dengan senantiasa membacanya, memahami, mengamalkannya, serta menanamkan nilai-nilainya kepada keluarga dan generasi penerus, sehingga menjadikan Kota Tangerang sebagai Kota yang tidak hanya maju secara fisik dan ekonomi, tetapi juga penuh keberkahan, dan berakhlak mulai berlandaskan nilai - nilai Al-Quran," tutup Sachrudin,
Sebagai informasi, Bonus 1 Miliar yang di berikan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang untuk 65 peserta Kafilah peraih Ranner-up pada MTQ Tingkat Provinsi Banten Tahun 2026 tersebut, terdiri dari uang pembinaan senilai Rp 60 juta untuk peraih medali emas dan Rp 6 juta untuk juara harapan 2 kategori grup.
Sedangkan untuk kategori perorangan peraih medali emas mendapatkan Rp 25 juta, yang peraih medali perak mendapat 23 juta, peraih medali perunggu mendapat Rp 20 juta, dan untuk persih juara harapan ke1 mendapat Rp 3 juta, peraih harapan ke 2 mendapat Rp 2,5 juta, peraih harapan 3 mendapat Rp 2 juta dan untuk yang non juara mendapatkan masing - masing 1,5 juta,"ujar nya. (Sumarna)
KOTA TANGERANG, lensafokus.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang berduka atas wafatnya Ketua DPRD Kota Tangerang, Rusdi Alam, yang meninggal dunia pada Minggu (19/7/2026).
Sebagai bentuk penghormatan terakhir, Wali Kota Tangerang H. Sachrudin menghadiri prosesi pelepasan jenazah almarhum di Masjid Raya Al-A'zhom, Senin (20/7/2026), sebelum diberangkatkan menuju tempat pemakaman keluarga di Poris Gaga.
Usai prosesi pemakaman, Sachrudin turut menaburkan bunga di pusara almarhum sebagai ungkapan penghormatan dan doa terakhir kepada sosok yang selama ini dikenal sebagai mitra strategis Pemerintah Kota Tangerang dalam membangun daerah.
Dalam kesempatan tersebut, Sachrudin mengungkapkan rasa kehilangan yang mendalam atas wafatnya Rusdi Alam. Menurutnya, almarhum bukan hanya seorang tokoh politik, tetapi juga figur yang aktif dalam berbagai organisasi kepemudaan, keagamaan, dan kemasyarakatan.
"Beliau tidak hanya tokoh politik, namun juga sangat aktif dalam berbagai organisasi kepemudaan, keagamaan, dan kemasyarakatan. Kepergian beliau merupakan kehilangan besar bagi Kota Tangerang," ujar Sachrudin.

Atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Kota Tangerang, Sachrudin menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga besar almarhum. Ia berharap seluruh amal ibadah Rusdi Alam diterima di sisi Allah SWT, diampuni segala dosanya, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan, dan kesabaran.
"Selamat jalan. Semoga beliau husnul khatimah, diampuni segala dosanya, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kesabaran," ucapnya.
Prosesi pelepasan jenazah berlangsung khidmat dan dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), anggota DPRD Kota Tangerang, para kepala perangkat daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta kerabat dan masyarakat yang turut memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum.
Kepergian Rusdi Alam meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar Pemerintah Kota Tangerang dan masyarakat yang mengenalnya sebagai sosok pemimpin yang berdedikasi dalam mengemban amanah serta berkontribusi bagi kemajuan Kota Tangerang. (Sumarna)
Lebak, lensafokus.id – Pembangunan Jembatan Gantung Cigoong Utara yang menghubungkan Desa Cigoong Utara dan Desa Sumurbandung, Kecamatan Cikulur, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, resmi mulai dilaksanakan. Proyek tersebut diharapkan menjadi solusi untuk meningkatkan konektivitas dan memperlancar mobilitas masyarakat di kedua desa.
Pembangunan jembatan ini merupakan bagian dari Kegiatan Paket Pembangunan Jembatan Gantung Cigoong Utara yang dilaksanakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum melalui Direktorat Jenderal Bina Marga, Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Banten.
Berdasarkan papan informasi proyek di lokasi, pembangunan memiliki nilai kontrak sebesar Rp4.635.236.000. Pekerjaan dilaksanakan oleh PT Wealthy International sebagai kontraktor pelaksana, dengan PT Multi Beta Consulting Engineer KSO sebagai konsultan pengawas.
Proyek tersebut memiliki masa pelaksanaan selama 180 hari kalender, terhitung sejak 20 April 2026 hingga 16 Oktober 2026, berdasarkan Nomor Kontrak HK.0102/KTR-JGCU/BPJN9.7.2/2026/68, menggunakan sumber pendanaan Tahun Anggaran 2026.
Ketua Karang Taruna Desa Cigoong Utara, Dedih, mengatakan pembangunan jembatan gantung ini sangat dinantikan masyarakat karena akan mempermudah akses warga antara Desa Cigoong Utara dan Desa Sumurbandung.
"Selama ini warga harus memutar cukup jauh untuk beraktivitas. Dengan adanya jembatan ini, distribusi hasil pertanian, akses anak-anak menuju sekolah, hingga pelayanan kesehatan akan menjadi lebih cepat, mudah, dan aman," ujar Dedih saat dikonfirmasi, Senin (20/7/2026).
Sementara itu, Darto, selaku petugas Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di lokasi proyek, menjelaskan bahwa pekerjaan konstruksi telah dimulai pada Mei 2026. Jembatan gantung tersebut memiliki panjang bentang sekitar 40 meter dengan lebar 1,8 meter.
"Mudah-mudahan pekerjaan ini dapat berjalan lancar dan selesai tepat waktu sesuai dengan kontrak yang telah ditetapkan," kata Darto. (C2p)
Kota Tangerang, lensafokus.id - Pemerintah Kota Tangerang terus menghadirkan berbagai inovasi untuk mempermudah masyarakat mengakses layanan publik. Salah satunya melalui Layanan Aspirasi Kotak Saran Anda (LAKSA), kanal pengaduan resmi yang memungkinkan warga menyampaikan keluhan, aspirasi, maupun masukan terkait pelayanan publik secara cepat, mudah dan terintegrasi.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang Mugiya Wardhany mengatakan, LAKSA menjadi jembatan komunikasi antara masyarakat dan pemerintah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.
"LAKSA hadir untuk memastikan setiap aspirasi dan pengaduan masyarakat dapat diterima, diteruskan kepada perangkat daerah terkait, serta ditindaklanjuti secara cepat. Kami mengajak masyarakat untuk memanfaatkan layanan ini apabila menemukan kendala atau ingin memberikan masukan terhadap pelayanan publik di Kota Tangerang," ujar Mugiya, Senin (20/7/26).
Melalui LAKSA, masyarakat dapat menyampaikan berbagai pengaduan, seperti jalan rusak, lampu penerangan jalan umum (PJU) mati, tumpukan sampah, drainase tersumbat, banjir, pelayanan administrasi kependudukan, hingga berbagai persoalan layanan publik lainnya.
Agar laporan dapat diproses lebih cepat, berikut langkah-langkah menggunakan LAKSA:
• Sampaikan laporan melalui kanal resmi, yaitu aplikasi Tangerang LIVE, WhatsApp 0811-1500-152, Instagram @lapor_laksa, email This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it., atau media sosial resmi Pemerintah Kota Tangerang.
• Tuliskan kronologi secara jelas, meliputi lokasi, waktu kejadian, serta permasalahan yang dialami.
• Sertakan bukti pendukung, seperti foto atau video agar memudahkan proses verifikasi.
• Cantumkan identitas dan nomor kontak aktif, sehingga petugas dapat menghubungi pelapor apabila membutuhkan informasi tambahan.
• Pantau perkembangan laporan, karena setiap pengaduan akan diteruskan kepada perangkat daerah yang berwenang untuk ditindaklanjuti.
Mugiya menjelaskan, seluruh laporan yang masuk akan diverifikasi oleh admin LAKSA sebelum diteruskan kepada organisasi perangkat daerah (OPD) terkait sesuai dengan jenis pengaduan. Setelah itu, masyarakat dapat memantau progres penanganan hingga laporan dinyatakan selesai.
"Partisipasi masyarakat sangat penting dalam mewujudkan pelayanan publik yang semakin baik. Melalui LAKSA, warga dapat berperan aktif membantu pemerintah mengidentifikasi berbagai persoalan di lapangan sehingga penanganannya dapat dilakukan lebih cepat dan tepat sasaran," tutupnya. (Red)
Tangerang, lensafokus.id — Pemerintah Kabupaten Tangerang gelar apel pagi minggu ketiga di Lapangan Raden Arya Yudhanegara, Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang, Tigaraksa, Senin(20/07/26). Apel pagi tersebut dipimpin langsung oleh Asisten Daerah (Asda) III Bidang Hukum, Administrasi, dan Umum, Firzada Mahalli.
Dalam arahannya, Firzada Mahalli menyampaikan sejumlah poin penting, mulai dari apresiasi atas prestasi daerah hingga imbauan krusial terkait antisipasi bencana di tengah musim kemarau.
Membuka arahannya, Asda III menyampaikan rasa syukur atas pencapaian gemilang Kafilah Kabupaten Tangerang yang berhasil mempertahankan gelar juara umum Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) tingkat Provinsi Banten secara lima kali berturut-turut. Prestasi ini diharapkan dapat terus dipertahankan pada tahun-tahun mendatang demi mewujudkan visi Tangerang yang semakin gemilang.
Selain itu, ia juga mengingatkan para pegawai untuk senantiasa menjaga kedisiplinan dan kesiapan dalam menjalankan tugas pelayanan publik usai apel pagi.
"Alhamdulillah minggu lalu kita kembali meraih juara MTQ lima kali berturut-turut. Semoga tahun-tahun ke depan kita juga akan terus meraih prestasi di ajang MTQ dan bidang lainnya, agar selaras dengan harapan para pimpinan agar Kabupaten Tangerang semakin gemilang," ujar Asda III Firzada.
Lebih lanjut ia menekankan kepada pegawai untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi musim kemarau panjang yang sudah berlangsung selama hampir tiga minggu tanpa turun hujan. Firzada menginstruksikan para pemangku kepentingan terkait, khususnya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Sosial, serta Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK), untuk siaga penuh mengantisipasi potensi bencana, terutama ancaman kebakaran lingkungan.
"Saya mengingatkan kepada kita semua bahwa saat ini kita memasuki musim kemarau dan hampir tiga minggu tidak turun hujan. Kondisi ini harus kita waspadai bersama karena potensi kebakaran sangat besar. Untuk itu, saya instruksikan stakeholder terkait seperti BPBD, Dinas Sosial, dan Lingkungan Hidup untuk siaga menjaga kebersihan serta kondisi lingkungan guna menghindari risiko bencana kebakaran," pungkasnya.
Menutup arahannya, Asda III juga mengingatkan perwakilan perangkat daerah (OPD) dan para kepala dinas untuk senantiasa disiplin dan hadir dalam agenda-agenda kedinasan selanjutnya demi menjaga produktivitas kinerja pelayanan kepada masyarakat. (Red)
TANGERANG, lensafokus.id – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menggelar kegiatan nonton bareng (nobar) laga final Piala Dunia 2026 bersama ribuan masyarakat di Alun-Alun Tigaraksa, Pusat Pemerintahan Kabupaten (Puspemkab) Tangerang, Senin dini hari (20/7/26)
Kegiatan nobar yang dipadati masyarakat tersebut berlangsung meriah. Pemerintah Kabupaten Tangerang juga menyiapkan berbagai hadiah menarik sebagai bentuk apresiasi kepada masyarakat, di antaranya dua unit sepeda listrik serta beragam doorprize lainnya. Selain itu Pemkab Tangerang juga menggelar stand UMKM yang meramaikan acara tersebut
Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mengatakan kegiatan nobar ini menjadi momentum kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat dalam menikmati pesta sepak bola terbesar di dunia.
"Alhamdulillah pada final Piala Dunia 2026 ini kami Pemerintah Kabupaten Tangerang mengadakan nobar bersama masyarakat Kabupaten Tangerang. Kami juga telah menyiapkan berbagai macam doorprize menarik, di antaranya dua unit sepeda listrik serta beberapa hadiah menarik lainnya," ujar Bupati Maesyal Rasyid
Menurutnya, antusiasme masyarakat yang hadir menunjukkan tingginya semangat kebersamaan sekaligus kecintaan terhadap olahraga sepak bola. Dalam laga final, Tim Nasional Spanyol berhasil menumbangkan juara bertahan Argentina dengan skor 1-0 melalui gol yang tercipta pada babak perpanjangan waktu. Kemenangan tersebut mengantarkan Spanyol meraih gelar juara dunia Piala Dunia 2026.
"Kita tadi telah menyaksikan pertandingan final Piala Dunia 2026 dan Spanyol berhasil keluar menjadi juara mengungguli Argentina," ujarnya.
Ia mengungkapkan bahwa sejak awal dirinya menjagokan Timnas Spanyol untuk menjadi juara. Ia menilai keberhasilan Spanyol merupakan buah dari kedisiplinan, kerja keras, serta permainan yang konsisten sepanjang turnamen.
"Saya sendiri menjagokan Spanyol dan alhamdulillah Spanyol berhasil juara. Tentunya ini bukan hal yang mudah diraih oleh Timnas Spanyol. Mereka bisa menjadi juara karena disiplin dan kerja keras yang tinggi sehingga mereka bisa keluar menjadi juara dunia pada tahun 2026 ini," pungkasnya.
Kegiatan nobar berlangsung aman, tertib, dan penuh semangat. Ribuan warga yang memadati Alun-Alun Tigaraksa turut merayakan kemenangan Spanyol sekaligus menikmati kebersamaan bersama Pemerintah Kabupaten. (Red)