Banten

Banten (6282)

Tangerang, lensafokus.id -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang kembali menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak bencana banjir bandang di wilayah Sumatera. Bantuan tahap kedua ini disalurkan dengan total nilai sebesar Rp1,2 miliar. Selasa, (30/12/25).

Bantuan tersebut disalurkan langsung kepada pemerintah daerah di tiga provinsi terdampak, yakni Sumatera Barat (Padang), Sumatera Utara (Medan), dan Aceh. Masing-masing daerah menerima bantuan sebesar Rp400 juta yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Tangerang Tahun Anggaran 2025.

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid, yang ditemui di Pendopo Bupati Tangerang, mengatakan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas Pemerintah Kabupaten Tangerang terhadap saudara-saudara di Sumatera yang tengah mengalami musibah dan sedang bangkit kembali dari dampak bencana yang menimpa.

“Pemerintah Kabupaten Tangerang telah mentransfer bantuan sebesar Rp1,2 miliar kepada daerah-daerah di Sumatera yang terdampak bencana, yaitu Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh. Masing-masing daerah kami salurkan Rp400 juta. Bantuan ini seluruhnya bersumber dari APBD Kabupaten Tangerang,” ungkap Bupati Maesyal Rasyid

Dia menjelaskan bahwa bantuan tersebut merupakan bantuan tahap kedua yang disalurkan oleh Pemerintah Kabupaten Tangerang. Sebelumnya, Pemkab Tangerang juga telah menyalurkan bantuan tahap pertama melalui Palang Merah Indonesia (PMI) Pusat sebesar Rp1,5 miliar beberapa waktu yang lampau

“Bantuan kali ini merupakan tahap kedua, dan disalurkan langsung kepada pemerintah daerah terkait. Ke depan, kami juga akan terus berupaya menggalang dana untuk bantuan tahap ketiga,” jelasnya.

Bupati Maesyal Rasyid menegaskan bahwa langkah tersebut merupakan wujud nyata kepedulian Pemerintah Kabupaten Tangerang terhadap daerah lain yang sedang mengalami bencana. Pihaknya juga akan terus menguatkan sinergi dan kolaborasi dengan pemerintah pusat untuk membantu menormalkan kembali situasi dan kondisi di wilayah terdampak

“Ini adalah bagian dari rasa empati dan kepedulian kita terhadap saudara-saudara kita di Sumatera. Kita berdoa semoga masyarakat di sana dapat segera bangkit dan kondisi kembali normal.,” pungkasnya. (Red)

Tangerang, lensafokus.id -- Bupati Tangerang, Moch Maesyal Rasyid melantik dan mengambil sumpah Direktur Operasional (Dirops) Perumda Pasar Niaga Kerta Raharja (NKR) yang dilaksanakan di Aula Pendopo Bupati Tangerang, Jl. Kisamaun Kota Tangerang, Selasa (30/12/25)

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menekankan pentingnya kolaborasi dan sinergi seluruh jajaran Perumda Pasar NKR agar Perumda Pasar NKR semakin baik dan dapat memberikan manfaat yang seluas-luasnya

"Program yang sudah dicanangkan harus dijalankan bersama sesuai dengan agenda yaitu penataan pasar-pasar, pembangunan pasar-pasar yang menjadi kewenangannya harus dijalankan bersama harus kolaborasi antara direktur utama direktur operasional direktur keuangan harus bergandeng tangan," tandas Bupati Maesyal Rasyid

Dia juga memberikan pesan kepada Dirops yang baru dilantik segera cepat menyesuaikan dengan direksi-direaksi lainnya untuk kepentingan masyarakat sesuai dengan tupoksinya serta dapat melaksanakan tugasnya dengan penuh tanggung jawab.

"Jadikanlah organisasi ini dikelola secara positif bersinergi dan harus menjadi tanggung jawab bersama, pelihara lembaga PD pasar ini sebagai sebuah lembaga yang bisa membantu masyarakat, membantu pemerintah daerah sebagai perpanjangan tangan pemerintah daerah. Laksanakan tugas-tugas dengan kemandirian dan pendewasaan," tegasnya

Pihaknya berharap dengan dilantiknya Dirops yang baru dapat meningkatkan kinerja Perumda Pasar NKR dengan lebih baik dan memberikan dampak nyata untuk kepentingan masyarakat

Sementara itu, Dirops Pasar NKR yang dilantik, Abdul Haer mengatakan akan segera memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan para direktur Perumda Pasar NKR lainnya untuk mewujudkan visi dan misi pasar sesuai dengan arahan Bupati dan Wakil Bupati Tangerang

"Kita harus memperkuat tim. Diantara 3 direktur ini harus jadi satu menciptakan pasar di seluruh Kabupaten Tangerang bisa berjalan dengan baik sesuai dengan visi misi Pak Bupati," ujarnya

Dia juga akan terus mendorong penggunaan digitalisasi, baik untuk menghimpun data pedagang, jenis usaha dan data-data pendukung lainnya agar bisa dilihat secara real time dan menyeluruh.

"Harapan saya itu digitalisasi yang penting kita bisa lihat data pedagang seluruh kabupaten, data-data usaha pedagang bisa kita lihat secara menyeluruh dan selanjutnya itu meningkatkan PAD. Kita harus bisa mengejar itu walaupun memang tidak instan prosesnya," pungkasnya. (red)

Lebak, lensafokus.id – Puluhan warga bersama Organisasi Masyarakat Badak Banten Perjuangan (BBP) menggeruduk Kantor Kecamatan Cileles, Kabupaten Lebak, Selasa (30/12/2025). Aksi tersebut merupakan bentuk protes atas sejumlah keluhan warga terhadap aktivitas PT Bocah Gunung yang berlokasi di Kampung Bunyut RT 02/03, Desa Kujangsari, Kecamatan Cileles.

Massa aksi menyuarakan delapan poin tuntutan yang dinilai krusial bagi kepentingan masyarakat sekitar perusahaan. Salah satu tuntutan utama adalah transparansi penyaluran dana Corporate Social Responsibility (CSR). Warga menilai penyaluran CSR belum dirasakan secara merata dan menuntut keterbukaan agar manfaatnya tepat sasaran.

Selain itu, massa mendesak perusahaan memberikan kompensasi yang layak bagi warga yang terdampak langsung aktivitas operasional. Mereka juga meminta adanya audit terhadap penggunaan bahan bakar perusahaan, serta menegaskan larangan penggunaan BBM bersubsidi dan kewajiban beralih sepenuhnya ke BBM industri sesuai ketentuan yang berlaku.

Tuntutan lainnya mencakup kewajiban perusahaan mendaftarkan seluruh karyawan ke dalam program BPJS Ketenagakerjaan, penyesuaian upah pekerja sesuai Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK), serta pengelolaan limbah yang sesuai standar lingkungan hidup guna mencegah pencemaran.

Dalam aksinya, massa juga menyoroti pentingnya penerapan standar Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), termasuk penggunaan alat pelindung diri bagi para pekerja. Tak kalah penting, mereka menuntut transparansi dokumen perizinan perusahaan, mulai dari Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) hingga Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).

Pantauan di lokasi, massa aksi tiba menggunakan sekitar 10 unit mobil dan sejumlah sepeda motor. Secara bergantian, para orator menyampaikan aspirasi melalui pengeras suara di halaman Kantor Kecamatan Cileles.

“Unjuk rasa ini kami lakukan di Kantor Kecamatan Cileles, namun hingga kini belum ada langkah konkret dan jawaban yang memuaskan dari pihak perusahaan maupun pemerintah daerah,” ujar salah satu orator aksi, Ade.

Ade menegaskan bahwa aksi tersebut murni dilakukan demi kepentingan masyarakat luas. Ia juga memperingatkan, apabila tuntutan tersebut terus diabaikan, pihaknya bersama warga akan kembali menggelar aksi lanjutan dengan skala yang lebih besar.

Aksi unjuk rasa berlangsung di bawah pengawalan ketat aparat kepolisian dan berjalan tertib. Hingga berita ini diturunkan, belum ada perwakilan manajemen PT Bocah Gunung yang menemui massa aksi untuk memberikan klarifikasi atau tanggapan resmi. (Cecep)

Tangerang, lensafokus.id - Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Tangerang menerima kunjungan studi tiru dari Dekranasda Kabupaten Pandeglang pada Senin (29/12/2025). Kunjungan ini bertujuan memperkuat kapasitas kelembagaan serta meningkatkan pemberdayaan pelaku kerajinan daerah.

Dalam kegiatan tersebut, kedua daerah saling bertukar pengalaman mengenai pengembangan produk kerajinan dan penguatan peran Dekranasda di tengah masyarakat. Studi tiru ini diharapkan mampu menjadi sarana pembelajaran bersama untuk meningkatkan kualitas karya UMKM lokal. Kabupaten Tangerang menjadi salah satu daerah tujuan karena dinilai memiliki program pelatihan yang berjalan baik.

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Tangerang, Rismawati Maesyal Rasyid, menyambut baik kunjungan tersebut. “Kami sangat terbuka untuk berbagi pengalaman. Harapannya, kerja sama seperti ini dapat memperkuat pengrajin di masing-masing daerah dan meningkatkan daya saing produk lokal,” ujarnya.

Selain mempererat hubungan antardaerah, kegiatan ini juga memperkuat peran Dekranasda sebagai mitra strategis pemerintah dalam pengembangan ekonomi kreatif. Penyampaian gagasan dinilai penting agar program pelatihan dapat berjalan lebih efektif. Pemerintah Kabupaten Tangerang menyatakan siap mendukung kolaborasi berkelanjutan.

Dengan terlaksananya kajian tiru ini, diharapkan sinergi antar-Dekranasda di Provinsi Banten semakin solid. Kehadiran Dekranasda Pandeglang menjadi momentum untuk memperkuat jaringan kerja dan mendorong kemandirian ekonomi masyarakat. Kabupaten Tangerang menilai kegiatan ini sebagai langkah positif bagi kemajuan sektor kerajinan daerah. (Red)

Tangerang, lensafokus.id – Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Tangerang menggelar kegiatan Istigosah dan Doa Bersama dalam rangka menyambut Tahun Baru 2026 serta mendo'akan saudara-saudara di berbagai wilayah Indonesia yang terdampak musibah.

Acara Istigosah dan doa bersama ini dipimpin oleh Ketua MUI Kabupaten Tangerang KH. Uwes Nawawi berlangsung dengan khidmat dan penuh kekhusyukan, dihadiri oleh unsur Forkopimda Kabupaten Tangerang, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, serta berbagai elemen masyarakat sekitar Tigaraksa.

Selain itu menghadirkan penceramah nasional Ustadz Dr. Adi Hidayat, Lc., M.A., yang dalam tausiyahnya mengajak seluruh jamaah untuk memperkuat keimanan, meningkatkan kepedulian sosial, serta menjadikan pergantian tahun sebagai momentum muhasabah dan perbaikan diri.

Bupati Tangerang Maesyal Rasyid menyampaikan apresiasi kepada Forkopimda dan seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Ia menegaskan pentingnya doa sebagai fondasi spiritual dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan.

"Momentum ini untuk dijadikan introspeksi dan memperkuat kebersamaan dengan semua element masyarakat agar Kabupaten Tangerang senantiasa diberikan keberkahan, keamanan dan kesejahteraan,” tandas Bupati Maesyal.

Bupati juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan empati terhadap saudara-saudara yang sedang tertimpa musibah di wilayah Indonesia.

"Mari kira berdoa agar keluarga dan saudara saudara kita semoga cepat bangkit dan pulih kembali," ujarnya.

Sementara itu, Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi M Indra Waspada dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan istigosah ini merupakan bentuk ikhtiar batin sekaligus upaya memperkuat sinergi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan masyarakat.

“Melalui istigosah dan doa bersama ini, kita memohon perlindungan, keselamatan, dan kedamaian bagi Kabupaten Tangerang khususnya, serta Indonesia pada umumnya. Kami berharap di tahun yang akan datang, situasi kamtibmas semakin kondusif, masyarakat semakin aman, dan persatuan tetap terjaga,” ujarnya.

Sekaligus mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban, terutama menjelang perayaan malam tahun baru.

Pada Kegiatan tersebut juga dilakukan pemberian santunan kepada anak yatim, dilanjutkan dengan penghimpunan donasi secara langsung dan ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Ustadz Dr. Adi Hidayat, dengan harapan agar tahun yang akan datang membawa kedamaian, keselamatan, dan keberkahan bagi seluruh masyarakat Indonesia. (Red)

TANGERANG, lensafokus.id – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid meluncurkan satu unit mobil training kejuruan teknik motor sekaligus menyerahkan bantuan alat service AC kepada peserta pelatihan saat apel Senin pagi di Lapangan Raden Aria Yudhanegara, Puspemkab Tangerang, Senin (29/12/25).

Bupati Maesyal menjelaskan bahwa mobil training servis motor ini disiapkan untuk mendekatkan layanan pelatihan keterampilan kepada masyarakat Kabupaten Tangerang, khususnya bagi mereka yang membutuhkan pengetahuan dan keahlian bengkel motor tanpa harus datang ke Balai Latihan Kerja (BLK).

“Dengan adanya mobil training ini, masyarakat tidak lagi harus hadir ke BLK Kosambi atau BLK Jayanti karena pelatihannya bisa langsung kami bawa ke desa-desa,” ujar Bupati Maesyal.

Ia menambahkan, mobil training tersebut dilengkapi sarana praktik berupa sepeda motor yang digunakan sebagai objek pelatihan maupun layanan servis. Dengan sistem jemput bola ini, pelatihan dapat dilaksanakan langsung di desa dan kecamatan sesuai jadwal yang telah ditentukan.

“Mobil training ini yang akan datang ke desa, lengkap dengan motor-motor sebagai contoh dan objek pelatihan, sehingga praktik servis bisa langsung dilakukan di dalam mobil,” jelasnya.

Selain peluncuran mobil training, Pemkab Tangerang juga menyerahkan bantuan alat service AC lengkap kepada 100 peserta pelatihan service AC yang sebelumnya telah mengikuti pelatihan selama tiga minggu di BLK. Bantuan ini diberikan agar para peserta dapat langsung bekerja setelah menyelesaikan pelatihan.

“Alat service AC ini kami serahkan supaya setelah pelatihan mereka tidak lagi kesulitan mencari peralatan dan bisa langsung bekerja,” katanya.

Dia mengungkapkan bahwa pengadaan peralatan tersebut didukung oleh APBD Kabupaten Tangerang serta kerja sama dengan pihak ketiga melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), sebagai bentuk dukungan agar peserta dapat langsung bekerja atau membuka usaha secara mandiri.

“Ini bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat, sekaligus kolaborasi dengan pihak ketiga untuk mendukung peningkatan keterampilan dan kemandirian masyarakat,” ungkapnya.

Ia berharap, melalui berbagai program pelatihan ini, masyarakat dapat memiliki keterampilan, membuka usaha, serta memperoleh pendapatan yang berkelanjutan.

"Mobil training ini saat ini masih satu unit dan akan dijadwalkan secara bergilir, dengan rencana penambahan unit pada tahun mendatang," imbuhnya.

Sementara itu, Agus, warga Villa Balaraja, mengaku mengetahui adanya layanan servis motor gratis tersebut dari temannya. Ia memanfaatkan kesempatan ini untuk melakukan service pada motornya.

“Dari temen, katanya ada servis gratis. Kebetulan ini motor belum diganti oli. Program servis motor gratis ini sangat meringankan, apalagi dengan sistem jemput bola,” ujar Agus.

Agus berharap berharap program serupa dapat terus dilaksanakan oleh Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tangerang. (Red)

Page 36 of 629
Go to top