Tangerang, lensafokus.id -- Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid mengapresiasi Festival UMKM 2025 yang menampilkan produk-produk kuliner dan berbagai jenis kerajinan tangan hasil para pelaku UMKM Kabupaten Tangerang dan Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Festival tersebut digelar Atrium The Breeze BSD City Kec. Cisauk, Rabu (05/11/15).
"Kita sangat apresiasi festival UMKM ini. Pameran kerajinan-kerajinan tangan, makanan dan minuman hasil olahan masyarakat yang ada di Kabupaten maupun di Kota Tangerang Selatan ini menunjukkan bahwa dinamika keanekaragaman potensi yang ada di Kabupaten Tangerang yang dapat memberikan kontribusi positif juga bagi masyarakat kita," ujar Bupati Maesyal Rasyid.
Dia menambahkan, melihat begitu besarnya potensidari sektor kerajinan tangan dan kuliner, pihaknya juga terus mendorong Dekranasda, Dinas Perindustrian dan Perdagangan serta Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Tangerang untuk menguatkan pembinaan dan pendampingan kepada para pelaku UMKM serta menjalin kolaborasi dengan pihak swasta untuk meningkatkan kapasitas serta kompetensi para pelaku UMKM Kab. Tangerang, baik dari sisi kualitas produk maupun jangkauan pasarnya.
"Ibu Ketua Dekranasda hadir dalam rangka memberikan semangat dan saya sudah minta juga kepada ibu ketua dan Kadis Koperasi, Kadis Indag untuk terus melakukan pembinaan dan pendampingan dengan memanfaatkan Rumah Pemberdayaan Pengembangan Koperasi Usaha Mikro yang ada di Kabupaten Tangerang sebagai wadah yang bisa memberikan kontribusi positif terhadap pelaku-pelaku UMKM, baik dari sisi pelatihannya, dari sisi pengemasannya, terus juga dari sisi marketnya pasarnya," imbuhnya.
Pihaknya juga mengucapkan terima kasih kepada pihak Sinarmasland atas kepedulian dan kontribusinya terhadap pengembangan kemajuan UMKM sehingga para pelaku UMKM di Kabupaten Tangerang dapat naik kelas dan kesejahteraannya juga meningkat.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Sinarmasland yang sudah menyediakan waktu dan tempat melalui program CSR-nya dalam bentuk pendidikan, kesehatan dan juga perekonomian kepada masyarakat Kabupaten Tangerang. Saya berharap ini terus dipelihara, ditingkatkan supaya menjadi modal dasar kebersamaan antara pengembang, pihak swasta dengan masyarakat sekitar,"ucapnya.
Saat meninjau langsung stand UMKM, Bupati Maesyal Rayid juga memberikan pesan kepada para pelaku UMKM agar tetap semangat dan tidak mudah menyerah. Terus berkreasi dan berinovasi dalam mengembangkan usahanya.
"Tetap semangat, jangan mudah menyerah, terus berbuat, berkreasi dan berinovasi. Walaupun kecil tapi kecil itu bisa memberikan atau mendorong terhadap keberhasilan yang lebih besar lagi khusus untuk di Kabupaten Tangerang. Kami, pemerintah pastikan siap mendukung, melalui bantuan permodalan maupun bantuan-bantuan lainnya untuk memutar roda perekonomian," pungkasnya. (Red)
TANGERANG, lensafokus.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang bersama Polresta Tangerang menggelar Apel Kesiapan Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi yang diikuti oleh jajaran TNI, Polri, BPBD, Satpol PP, serta perangkat daerah terkait di Lapangan Raden Aria Yudhanegara, Rabu (5/11/25).
Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah yang memimpin apel tersebut menyampaikan bahwa kegiatan apel tanggap darurat dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia sebagai upaya antisipasi menghadapi potensi bencana hidrometeorologi. Ia menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor untuk memastikan seluruh sumber daya dan sarana prasarana senantiasa siap digunakan.
“Alhamdulillah, hari ini kita melaksanakan apel antisipasi bencana yang diselenggarakan secara serentak di seluruh Indonesia, termasuk di wilayah hukum Polresta Tangerang. Kegiatan ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan, dan sinergi yang terjalin selama ini berjalan dengan baik. Melalui kegiatan ini, kami memastikan seluruh sumber daya, personel, serta sarana dan prasarana teknis siap digunakan apabila terjadi bencana di wilayah kita,” ujar Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah.
Kapolresta menambahkan bahwa pascaapel, pihaknya bersama Pemkab Tangerang akan mendirikan pos-pos terpadu di sejumlah titik strategis untuk memperkuat koordinasi dan mempercepat penanganan apabila terjadi bencana. Posko pusat akan ditempatkan di Kecamatan Pasar Kemis dan akan beroperasi selama kurang lebih tiga bulan, sesuai dengan periode rawan bencana yang diprediksi oleh BMKG.
“Posko utama akan didirikan di Kecamatan Pasar Kemis dan akan menjadi pusat koordinasi bagi seluruh pemangku kepentingan selama periode rawan bencana. Saat ini terdapat sekitar 600 personel gabungan yang terdiri atas Polri, TNI, Sat Radar, Satpol PP, BPBD, serta para relawan dari tiap kecamatan,” terangnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang Soma Atmaja menyampaikan bahwa kesiapsiagaan dan mitigasi bencana menjadi langkah penting mengingat potensi meningkatnya intensitas hujan pada akhir tahun. Dia juga menekankan bahwa karakteristik bencana di Kabupaten Tangerang umumnya berupa banjir dan angin puting beliung.
“Pada prinsipnya, kita semua tentu tidak menghendaki terjadinya bencana. Namun, bencana sering datang ketika kita tidak siap. Karena itu, hari ini kita berupaya melakukan mitigasi agar risiko dapat diminimalisir. Berdasarkan prediksi, tiga bulan ke depan merupakan periode yang cukup rawan. Di Kabupaten Tangerang, bencana yang paling sering terjadi adalah banjir dan angin puting beliung,” tutur Soma.
Sementara itu, Kepala BPBD Kabupaten Tangerang Achmad Taufik, menjelaskan bahwa wilayah dengan potensi bencana tertinggi berada di bagian tengah dan utara Kabupaten Tangerang. Menurutnya, banjir kerap terjadi di kawasan Curug, Binong, Balaraja, dan wilayah Pantura, sementara angin puting beliung lebih sering melanda daerah utara seperti Mauk, Kronjo dan Pakuhaji.
“Wilayah yang rawan banjir antara lain Curug, Binong, Balaraja, dan Pantura. Adapun wilayah utara seperti Mauk, Kronjo, dan Pakuhaji sering terdampak angin puting beliung. Untuk wilayah selatan seperti Cisauk dan Pagedangan, intensitasnya relatif lebih rendah,” jelas Taufik.
Ia menambahkan, BPBD telah menyiapkan 14 posko pemantauan yang tersebar di berbagai wilayah untuk memperkuat respon cepat terhadap laporan bencana. Setiap posko membawahi dua hingga tiga kecamatan, menyesuaikan tingkat kerawanan di masing-masing daerah. Untuk itu, pihaknya juga menghibau seluruh masyarakat dapat berpartisipasi secara aktif dan bergotong royong dalam menjaga lingkungannya dan melaporkan setiap bentuk potensi bahaya yang terjadi.
“Kami mengimbau masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam menjaga lingkungan dan melaporkan potensi bahaya di sekitarnya. Misalnya, apabila terdapat pohon yang berisiko tumbang atau kabel listrik yang berbahaya, segera laporkan kepada RT atau kepala desa agar informasi dapat diteruskan secara berjenjang kepada kami,” kata Taufik.
Melalui apel kesiapsiagaan ini, Pemkab Tangerang dan Polresta Tangerang bersama seluruh unsur terkait menegaskan komitmennya untuk memperkuat koordinasi dan kesiapan dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, guna menjaga keselamatan dan ketenteraman masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten Tangerang. (Red)
Tangerang, lensafokus.id - Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid meresmikan revitalisasi SDN Kedung Dalem 1 dan 2, yang dirangkaikan dengan pembukaan Program Penyetaraan Pendidikan “Bang Pendi” dan peluncuran uji coba layanan angkutan sekolah gratis di Kecamatan Mauk, Selasa (4/11/25).
Dalam sambutannya, Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mengungkapkan rasa syukur atas selesainya revitalisasi gedung sekolah yang sempat roboh akibat bencana angin puting beliung beberapa waktu lalu.
Pemkab Tangerang bersama pihak swasta melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) langsung melakukan proses pembangunan kembali gedung SD yang rusak
“Waktu itu sekolah ini terkena musibah roboh akibat angin puting beliung. Saya langsung minta agar segera dibangun kembali karena kasihan anak-anak tidak bisa belajar terlalu lama. Alhamdulillah, berkat kerja sama dengan pihak PIK 2, dalam waktu dua bulan sekolah ini bisa berdiri kembali dan hari ini bisa diresmikan,” ujar Bupati Maesyal Rasyid
Pihaknya pun menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada masyarakat dan semua pihak yang terlibat langsung, khususnya PT Agung Sedayu Group/PIK 2 yang telah banyak berkontribusi membantu masyarakat Kabupaten Tangerang, khususnya di wilayah Pantura, dalam bidang pendidikan, kesehatan, dan sosial kemasyarakatan.
“Terima kasih kepada PIK 2 yang sudah banyak membantu masyarakat melalui CSR-nya. Tidak hanya di sini, mereka juga telah membangun fasilitas pendidikan dan olahraga di berbagai wilayah. Ini bukti nyata kepedulian dunia usaha terhadap masyarakat sekitar,” ungkapnya
Selain peresmian sekolah, masih dalam kesempatan yang sama, Bupati Maesyal Rasyid juga dilakukan peluncuran Program Penyetaraan Pendidikan “Bang Pendi”, sebagai upaya meningkatkan akses pendidikan bagi masyarakat yang belum menamatkan jenjang sekolah dasar hingga menengah.
Bupati menjelaskan bahwa program “Bang Pendi” menjadi salah satu inovasi Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk memastikan seluruh warga mendapatkan kesempatan belajar yang sama.
“Melalui Program Bang Pendi, kita ingin tidak ada lagi warga Kabupaten Tangerang yang putus sekolah. Semua punya kesempatan yang sama untuk belajar dan meningkatkan kualitas diri,” jelasnya.
Selain itu, Bupati Maesyal Rasyid juga secara simbolis meluncurkan uji coba layanan angkutan sekolah gratis untuk wilayah Kecamatan Mauk. Program ini ditujukan untuk membantu siswa-siswi di wilayah pesisir agar lebih mudah dan aman berangkat sekolah, sekaligus meringankan beban orang tua.
“Kita berharap layanan ini bisa memudahkan anak-anak kita berangkat ke sekolah tanpa harus khawatir ongkos transportasi. Semoga program ini membawa manfaat besar bagi masyarakat,” imbuhnya
Sementara itu, perwakilan dari PT Agung Sedayu Group (PIK 2), Bapak Restu, menyampaikan rasa syukurnya atas sinergi dan berkolaborasi yang terjalin baik dengan Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam mendukung dunia pendidikan.
“Kami mendapatkan arahan langsung dari pimpinan untuk segera membantu setelah mendengar adanya musibah. Hari ini kami senang bisa melihat hasilnya dan semoga fasilitas ini bermanfaat bagi anak-anak dan masyarakat sekitar,” ucapnya.
Acara tersebut juga dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang, unsur Forkopimda, jajaran Dinas Pendidikan, Camat Mauk, perwakilan PT Agung Sedayu Group (PIK 2), para guru, siswa, dan tokoh masyarakat setempat. (Red)
Tangerang, lensafokus.id - Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah menegaskan bahwa penataan Pasar Cisoka bukan hanya terkait relokasi semata namun untuk kepentingan dan kemajuan bersama.
Hal tersebut ditegaskan Wabup Intan bersama jajaran Forkopimcam Kecamatan Cisoka, perwakilan PD Pasar NKR, para tokoh masyarakat, alim ulama, dan paguyuban pedagang menghadiri dan memimpin langsung memimpin langsung rapat koordinasi penataan pedagang eks penampungan Pasar Cisoka, di RM Waroeng Sunda Talaga Bestari, Selasa (04/11/25)
“Penataan pasar bukan semata soal relokasi, tetapi juga untuk menjaga ketertiban, keselamatan, dan kemajuan ekonomi masyarakat di wilayah Cisoka. Kami sudah berkali-kali mendengarkan keluhan masyarakat, baik dari pedagang di luar maupun di dalam pasar. Penataan ini bukan untuk merugikan siapa pun, tetapi agar Cisoka menjadi wilayah yang tertib, bersih, dan perekonomiannya tumbuh dengan baik,” tegas Wabup Intan
Dia menambahkan bahwa pemerintah daerah melalui Perumda Pasar Niaga Kerta Raharja (NKR) telah menyiapkan sejumlah kemudahan dan keringanan bagi pedagang yang akan berpindah ke dalam pasar. Mulai dari gratis sewa los selama tiga bulan pertama, keringanan tarif parkir bagi pedagang aktif, serta biaya sewa kios yang terjangkau, yaitu sekitar Rp500 ribu perbulan yang jauh lebih murah dibandingkan di area luar yang mencapai Rp1 juta hingga Rp1,5 juta.
“Jadi tidak ada alasan lagi untuk tidak pindah. Sekali lagi, ini demi kebaikan bersama, supaya masyarakat bisa berbelanja dengan aman dan tertib, dan wajah Kecamatan Cisoka menjadi lebih rapi,” tandasnya.
Pihaknya juga menyampaikan bahwa penertiban akan dilakukan secara persuasif dan humanis. Pemerintah akan menyediakan kendaraan angkut agar pedagang dapat memindahkan barang dagangannya dengan mudah ke dalam pasar. Ia juga akan menginstruksikan kepada aparat kepolisian, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan untuk bersinergi dan bekerja sama menertibkan lalu lintas serta mengatur jam operasional kendaraan berat yang melintas di jalur Kecamatan Cisoka.
“Satpol PP nanti akan mendampingi dengan cara yang baik. Barang-barang pedagang akan diangkut menggunakan mobil yang disiapkan pemerintah. Tidak ada obrak-abrik. Semua dilakukan dengan tertib dan berkeadilan,” jelasnya
Dia berharap melalui pertemuan tersebut, seluruh unsur pemerintah daerah, kecamatan, Perumda Pasar NKR, tokoh masyarakat, dan paguyuban pedagang, bisa mencapai titik temu dan bersepakat untuk bersinergi bersama dalam menata pasar dan memperindah wajah Kecamatan Cisoka.
“Insya Allah ke depan, setelah penataan selesai, aktivitas ekonomi di Pasar Cisoka akan semakin bergairah dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas. Jalanan sudah tidak macet, pasar rapi, dan masyarakat bisa belanja dengan nyaman. Ini semua demi kemajuan dan kesejahteraan bersama,” pungkasnya
Camat Cisoka, Sumartono, melaporkan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai langkah persuasif kepada para pedagang dan pemilik lahan di lokasi eks penampungan pasar. Ia menjelaskan ada tiga hambatan utama yang sebelumnya menjadi kendala relokasi, yaitu penataan pedagang yang masih berjualan di pinggir jalan, kebijakan portal dan akses kendaraan, serta biaya sewa kios yang dianggap mahal. Pihaknya nantinya juga akan mengadakan kegiatan promosi dan undian belanja untuk menarik minat pembeli agar kembali berbelanja di dalam pasar.
“Alhamdulillah, kini sudah mendapatkan perhatian dan solusi. Sebagian besar pedagang sudah setuju untuk masuk ke dalam pasar. Kami terus melakukan komunikasi baik dengan pengelola maupun dengan masyarakat agar proses ini berjalan lancar,” ungkap Sumartono.
Dukungan penuh terhadap penataan Pasar Cisoka juga disampaikan oleh Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Cisoka serta para tokoh masyarakat dan alim ulama yang hadir dalam pertemuan tersebut. Mereka berharap relokasi pedagang ini benar-benar menjadi solusi akhir setelah bertahun-tahun menghadapi ketidakpastian.
“Kami sudah menunggu empat tahun agar masalah ini tuntas. Kami berharap kebijakan pemerintah kali ini benar-benar menjadi penyelamat bagi pedagang kecil agar bisa kembali hidup dan berkembang,” ujar Nana, perwakilan paguyuban.
Tokoh masyarakat juga menyoroti pentingnya penataan bukan hanya di area pasar, tetapi juga sektor lain seperti lalu lintas, keselamatan jalan, dan pengaturan jam operasional truk tambang yang selama ini menimbulkan kemacetan dan potensi kecelakaan di jalur Cisoka. (Red)
Tangerang, lensafokus.id — Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menghadiri acara pengukuhan Pengurus Cabang Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI) Kabupaten Tangerang periode 2024–2028 yang digelar di Aula Kantor MUI. Selasa (4/11/25).
Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan apresiasi dan ucapan selamatnya kepada pengurus yang baru dikukuhkan. Ia berharap para pengurus baru dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, keikhlasan, serta semangat pengabdian kepada umat, bangsa, dan negara.
“Selamat kepada mereka yang dikukuhkan hari ini. Semoga amanah yang diberikan dapat dilaksanakan dengan penuh keiklasan, tanggung jawab dan dengan semangat pengabdian,” ujar Bupati Maesyal Rasyid
Ia menegaskan, penghulu memiliki peran penting dan strategis dalam membangun keluarga sakinah, mawaddah, warahmah yang menjadi fondasi ketahanan sosial dan spiritual bangsa. Oleh karena itu, seorang penghulu dituntut untuk profesional, berintegritas, dan memiliki akhlak mulia dalam menjalankan tugas.
"Penghulu bukan hanya pelaksana pencatatan pernikahan, tetapi juga penjaga moral umat, pembina keluarga, dan pelopor keteladanan akhlak," tandasnya
Dia juga menyebutkan bahwa APRI merupakan wadah penting dalam mempererat ukhuwah Islamiyah antarprofesi penghulu serta meningkatkan kapasitas dan kualitas para penghulu dalam melayani masyarakat. Dia berharap dengan adanya pengukuhan pengurus tersebut semakin menguatkan peran dan fungsi organisasi untuk senantiasa bersinergi bersama pemerintah dalam pembangunan.
“APRI diharapkan mampu memperkuat sinergi lintas sektoral, memperkuat peran penghulu sebagai bagian penting dalam pembangunan nasional, serta menjadi motor penggerak pembinaan keluarga sakinah dan masyarakat berakhlakul karimah,” imbuhnya.
Lanjut dia, Pemerintah Kabupaten Tangerang juga memberikan apresiasi tinggi kepada para penghulu yang telah mengabdikan diri dengan dedikasi dan integritas tinggi. Ia meyakini penghulu yang profesional akan menjadi bagian penting dalam mewujudkan masyarakat Kabupaten Tangerang yang religius, sejahtera, dan berdaya saing. Dia pun memberikan pesan kepada seluruh anggota untuk menjadikan APRI sebagai ruang belajar, berdiskusi dan berinovasi sehingga keberadaanya juga dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat
“Jadikan organisasi ini sebagai ruang untuk berbagi, belajar, dan memperkuat kolaborasi dalam membangun masyarakat yang berakhlak mulia dan berdaya saing,” ucapnya.
Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dengan dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tangerang, Ketua MUI Kabupaten Tangerang, tokoh agama, serta para penghulu se-Kabupaten Tangerang. (Red)
CIANJUR, lensafokus.id - Pemerintah Desa (Pemdes) Jambudipa, Kecamatan Warungkondang, Kabupaten Cianjur, menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan infrastruktur desa dengan merealisasikan program pengaspalan jalan (hotmix) di Kampung Gentur. Proyek tersebut didanai melalui bantuan keuangan dari Pemerintah Provinsi (Banprov) Jawa Barat dan dipastikan berjalan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) serta Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang telah ditetapkan.
Kepala Desa Jambudipa, Deni Rustandi, mengatakan pembangunan jalan ini merupakan salah satu prioritas utama dalam mendukung mobilitas warga dan peningkatan ekonomi masyarakat.
“Alhamdulillah, pada hari ini kami bisa melaksanakan kegiatan pembangunan hotmix jalan Kampung Gentur. Ini adalah bentuk nyata pemanfaatan bantuan provinsi untuk kesejahteraan masyarakat,” ujar Deni Rustandi.
Pekerjaan pengaspalan jalan ini dilaksanakan sepenuhnya secara swakelola oleh Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Desa Jambudipa. Keterlibatan TPK dan masyarakat setempat dalam pelaksanaan proyek menjadi wujud transparansi dan akuntabilitas dalam penggunaan anggaran publik.
Menurut Deni, seluruh proses mulai dari perencanaan, pengadaan bahan, hingga pelaksanaan di lapangan diawasi ketat untuk memastikan kesesuaian dengan RAB dan SOP yang berlaku.
“Kami pastikan proyek ini berjalan sesuai aturan, baik dari segi teknis maupun administrasi. Setiap tahapan dicatat dan dilaporkan secara transparan,” tambahnya.
Realisasi pembangunan jalan hotmix di Kampung Gentur ini disambut antusias oleh warga setempat. Kondisi jalan yang sebelumnya rusak kini menjadi mulus dan layak dilalui, sehingga diharapkan dapat memperlancar aktivitas sehari-hari warga, termasuk distribusi hasil pertanian dan akses menuju fasilitas umum.
Dengan terealisasinya program ini, Pemdes Jambudipa berharap dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan serta pembangunan infrastruktur desa secara berkelanjutan, dengan dukungan dari berbagai sumber pendanaan, termasuk bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat. (Asp/gal)
TANGERANG, lensafokus.id – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid melantik Ujang Sudiartono sebagai Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) serta Erwin Mawandy sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Tangerang.
Pada kesempatan tersebut, Bupati juga melantik dan mengambil sumpah jabatan Pegawai Negeri Sipil dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tangerang di Pendopo Bupati Tangerang, Senin (3/11/25).
Dalam sambutannya, Bupati Maesyal menekankan pentingnya integritas dan kedisiplinan dalam menjalankan amanah jabatan. Menurutnya, amanah jabatan merupakan bentuk kepercayaan sekaligus tanggung jawab besar yang harus dibuktikan melalui karya, upaya, dan kinerja nyata dalam menjalankan tugas.
“Jadilah teladan yang berperilaku disiplin, berintegritas, dan patuh terhadap aturan. Jangan ada ruang bagi tindakan indispliner yang dapat mencederai kepercayaan publik,” tegas Bupati Maesyal.
Ia berpesan agar para pejabat yang dilantik senantiasa bersyukur, menjalankan tugas dengan niat tulus dan penuh integritas untuk mengabdi kepada masyarakat, serta menunjukkan kinerja terbaik.
“Kehadiran ASN bukan untuk dilayani, tetapi untuk melayani dan memberikan manfaat,” imbuhnya.
Bupati Maesyal menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar penempatan jabatan, melainkan pelaksanaan amanat Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara serta Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 yang telah diubah dengan PP Nomor 17 Tahun 2020 tentang Manajemen PNS.
Selain itu, Bupati Maesyal juga meminta para pejabat yang baru dilantik untuk segera beradaptasi dengan lingkungan kerja baru, membangun sinergi lintas bidang, serta menghadirkan inovasi nyata dalam percepatan pembangunan daerah.
Ia menambahkan bahwa pelantikan ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam menata birokrasi agar semakin adaptif dan melayani. Para pejabat yang dilantik diharapkan tidak hanya menjadi pengatur, tetapi juga mampu memberi teladan, menginspirasi, dan mendorong perubahan nyata di lingkungan kerjanya.
“Kita menghadapi tantangan pembangunan yang semakin kompleks. Karena itu, dibutuhkan pemimpin birokrasi yang visioner, berani mengambil keputusan, serta mampu bekerja cepat dan transparan,” ujarnya.
“Kuatkan terus sinergi dan kolaborasi dengan OPD dan pihak-pihak lainnya demi mewujudkan visi besar Kabupaten Tangerang, yakni Tangerang Sejahtera dan Berdaya Saing,” pungkasnya. (Red)
Tangerang, lensafokus.id - Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid meminta kepada seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk melakukan evaluasi dan optimalisasi pelaksanaan program kegiatan di 2 bulan terakhir tahun anggaran 2025.
Hal tersebut diungkapkan Bupati Maesyal Rasyid saat Apel Senin Pagi Minggu Pertama bulan November 2025 di Lapangan Raden Aria Yudhanegara, Senin (03/11/25)
“Kami mohon Sekda, para Kepala OPD, dan seluruh pimpinan agar segera melakukan evaluasi terhadap kinerja jajaran masing-masing. Pastikan seluruh program dan kegiatan yang telah direncanakan dalam APBD tahun 2025 bisa dipastikan berjalan optimal sesuai target sebelum tahun anggaran berakhir,” pinta Bupati Maesyal Rasyid
Dia menekankan pentingnya peningkatan serapan anggaran yang harus terus didorong sebagai salah satu indikator keberhasilan pembangunan. Tahun sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Tangerang berhasil merealisasikan anggaran mencapai sekitar 85,8%. Untuk itu pihaknya berharap prosentase yang telah diraih sebelumnya terus ditingkatkan, dengan tetap mematuhi peraturan yang berlaku dan pelaksanaannya dapat dipertanggungjawabkan.
“BPKAD agar terus memantau dan memfasilitasi pencairan anggaran yang dibutuhkan untuk mendukung percepatan pelaksanaan program-program pembangunan. Anggaran yang sudah dialokasikan harus digunakan seoptimal mungkin, baik untuk pembangunan fisik seperti infrastruktur maupun nonfisik seperti pendidikan dan kesejahteraan masyarakat,” imbuhnya.
Dia juga menyebut dinamika cuaca di berbagai wilayah Indonesia yang menimbulkan bencana. Dia menginstruksikan kepada seluruh OPD terkait untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan serta menyusun rencana cepat tanggap darurat yang melibatkan aparat kecamatan dan desa/kelurahan untuk mengantisipasi dan menghadapai berbagai potensi bencana yang akan terjadi.
“Sejumlah daerah lain sudah mengalami kejadian pohon tumbang akibat hujan dan angin kencang, bahkan sampai mengakibatkan korban jiwa. Kami instruksikan kepada OPD terkait untuk benar-benar melakukan langkah mitigasi, seperti memetakan wilayah rawan banjir, memangkas ranting pohon tua, serta berkoordinasi dengan para camat,” tegasnya.
Mengakhiri amanatnya, Bupati Maesyal Rasyid mengajak seluruh ASN untuk lebih disiplin dalam berbusana saat mengikuti upacara dan kegiatan formal lainnya. Ia mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi kepada seluruh pegawai yang telah melaksanakan tugas dan pengabdiannya melayani masyarakat dengan baik
“Tetap semangat menjalankan tugas demi kepentingan masyarakat. Kami bangga kepada pegawai yang telah menjalankan tugas dengan baik. Bagi yang belum, mohon segera dituntaskan. Masyarakat menanti karya dan kehadiran kita,” pungkasnya. (Red)
Tangerang, lensafokus.id -- Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid melakukan peninjauan dan monitoring pembangunan Majelis Ta’lim Darul Mujtaba yang berlokasi di Desa Klebet, Kecamatan Kemiri, Senin (3/11/25).
Bupati Maesyal Rasyid yang didampingi Kepala Dinas Tata Ruang dan Bangunan, Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air, Camat Kemiri, Kepala Desa Klebet, serta Wakil Ketua Baznas Kabupaten Tangerang mengatakan bahwa keberadaan majelis taklim merupakan bagian penting dari pembangunan sumber daya manusia, khususnya dalam bidang keagamaan dan pembinaan akhlak
“Majelis taklim seperti ini bukan hanya tempat mengaji, tapi juga menjadi pusat pembinaan karakter dan memperkuat ukhuwah antarwarga. Pemerintah daerah tentu mendukung penuh agar pembangunan ini berjalan lancar dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Bupati Maesyal Rasyid
Dia juga menandaskan pentingnya memperhatikan aspek kenyamanan, keamanan, serta tata ruang dalam pembangunan Majelis Ta’lim Darul Mujtaba agar dapat juga menjadi contoh bagi pembangunan majelis taklim lainnya di wilayah Kabupaten Tangerang.
Pihaknya juga mengapresiasi partisipasi masyarakat, pemerintah desa, dan Baznas Kabupaten Tangerang yang turut membantu pembangunan fasilitas keagamaan tersebut. Hal tersebut membuktikan sinergitas dan kolaborasi yang baik antara pemerintah, Baznas dan masyarakat.
“Sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga seperti Baznas ini sangat penting. Dengan gotong royong dan semangat kebersamaan, insyaAllah pembangunan dapat berjalan optimal dan memberi manfaat luas nantinya,” tambahnya.
Sementara itu, Pimpinan Majelis Ta’lim Darul Mujtaba, Ahmad Mujib, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasinya kepada Bupati Tangerang, Camat Kemiri, serta jajaran perangkat daerah yang telah hadir secara langsung meninjau pembangunan majelis taklim tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Bupati, Bapak Camat, dan seluruh jajaran yang telah datang melihat langsung pembangunan Majelis Ta’lim ini. Kami juga sangat berterima kasih atas bantuan dan dukungan yang diberikan kepada kami," ujarnya
Menurut dia, bantuan dan dukungan yang diberikan tersebut menambah dorongan semangat Majelis Ta’lim Darul Mujtaba untuk dapat terus berkembang dan memberikan kemaslahatan bagi umat. (Red)
Tangerang, lensafokus.id – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, secara resmi mengukuhkan 22 Pengurus Cabang Olahraga yang tergabung dalam Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Tangerang untuk masa bakti 2025–2029 yang dilaksanakan di Gedung Serbaguna Kabupaten Tangerang, pada Senin, (03/11/25).
Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan bahwa pengukuhan para pengurus 22 cabang olahraga tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperkuat sistem pelatihan olahraga yang berbasis masyarakat dan prestasi. Dirinya berharap para pengurus yang baru dilantik ini dapat menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan penuh integritas, kedisiplinan dan penuh semangat kebersamaan.
“Saya percaya bahwa saudara-saudara yang telah ditetapkan sebagai pengurus akan dapat menjalankan tugas dan tanggung jawab ini dengan sebaik-baiknya, penuh dedikasi, semangat kebersamaan, serta menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas dan pengabdian demi kemajuan olahraga di Kabupaten Tangerang,” ujar Bupati Maesyal Rasyid
Dalam berbagai hal, dia mengatakan bahwa Kabupaten Tangerang akan menghadapi sejumlah agenda besar dalam waktu dekat, seperti Popnas, Porprov, hingga ajang-ajang internasional yang membutuhkan persiapan matang dari seluruh cabang olahraga. Untuk itu seluruh pengurus cabang olahraga hendaknya benar-benar bisa membuat program perencanaan yang terukur, berkelanjutan dan berorientasi prestasi melalui pembinaan berjenjang dan kompetisi yang teratur.
“Saya mohon kepada seluruh pengurus ini benar-benar membuat perencanaan program kerja yang terukur, berkelanjutan, dan berorientasi pada prestasi. Saya berharap setiap cabang olahraga dapat meningkatkan kualitas pelatihan atlet hingga mencapai tingkat prestasi nasional dan internasional,” tandasnya
Beliau juga mengajak seluruh pengurus untuk terus memperkuat fondasi organisasi olahraga daerah sebagai mitra strategis dalam mencetak generasi atlet yang berdaya saing serta terus bersinergi bersama pemerintah daerah untuk membudayakan masyarakat berolahraga.
Dia mengaku bangga kepada 22 dari 60 pengurus cabang olahraga yang telah dikukuhkan di Kabupaten Tangerang. Dia nerpesan agar para pengurus ikut mewujudnya Kabupaten Tangerang yang sehat, unggul, dan berprestasi.
“Kami bangga kepada 22 dari 60 pengurus cabang olahraga yang telah dikukuhkan di Kabupaten Tangerang. Kami berharap semua dapat segera bekerja sesuai fungsi masing-masing, berkolaborasi dengan pemerintah dan masyarakat demi prestasi terbaik Kabupaten Tangerang,” tutupnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Budaya dan Pariwisata (Disporabudpar), Ketua KONI Kabupaten Tangerang, beserta jajaran pengurus, pembina, penasihat, tokoh olahraga daerah serta seluruh tamu undangan dari jajaran pemerintah dan mitra olahraga. (Red)
© 2018 Lensafokus.id. All rights reserved. support by pamulang.net
