Tangerang, lensafokus.id – Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah, membuka secara resmi kegiatan Sinergi Lintas Sektor Pencegahan Radikalisme di kalangan peserta didik SMA/SMK Sederajat se-Kabupaten Tangerang yang digelar di Gedung Serbaguna (GSG) Puspemkab Tangerang, Tigaraksa, Selasa (3/2/26).
Dalam sambutannya, Wabup Intan menekankan pentingnya penguatan pendidikan karakter, keteladanan dan penguatan nilai-nilai kebangsaan bagi generasi muda khususnya para anak didik SMA/SMK sederajat untuk mencegah masuknya paham-paham radikalisme
“Benteng terbaik untuk melawannya adalah pendidikan karakter, keteladanan, dan penguatan nilai kebangsaan. Untuk pencegahan paham-paham radikalisme masuk ke anak-anak kita, khususnya di tingkat SMA, kegiatan ini melibatkan guru dan murid dengan berbagai narasumber yang berkompeten,” tandas Wabup Intan.
Menurut dia, radikalisme tidak selalu hadir dalam bentuk kekerasan, melainkan kerap masuk secara halus melalui informasi menyesatkan, ujaran kebencian, serta ajakan yang dibungkus seolah-olah paling benar. Untuk segala upaya pencegahan dan penanganan radialisme harus terus dilakukan dengan dukungan semua pihak, multi sektor, tidak hanya pemerintah aja tetapi dunia Pendidikan, akademisi, tokoh agama, tokoh masyarkat dan para pelajar itu sendiri sebagai kelompok rentan.
“Radikalisme sering kali masuk secara halus melalui informasi menyesatkan, ujaran kebencian, serta ajakan yang dibungkus seolah-olah paling benar. Adalah tugas kita bersama, mulai dari dunia pendidikan, keluarga, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga para pelajar itu sendiri untuk dapat bersama-sama mencegahnya,” tegasnya
Selain itu, pihaknya juga menekankan pentingnya pengusaaan literasi digital yang cukup dan sikap bijak dalam menggunakan media sosial. Ia menilai bahwa di era digital saat ini, penyebaran paham radikal, ujaran kebencian (hate speech), dan konten intoleran banyak sekali menyusup melalui platform digital dan gawai yang digunakan sehari-hari oleh pelajar.
“Kita tidak bisa membatasi anak-anak mengakses informasi digital. Yang bisa kita berikan adalah pemahaman, bagaimana mereka menggunakan media sosial sebijak mungkin. Apa yang diunggah, apa yang dibagikan, dan apa yang diserap harus benar-benar dipelajari dan dipikirkan secara matang, karena ujaran kebencian saja itu sudah melanggar undang-undang,” jelasnya.
Lanjut dia, sinergi lintas sektor juga menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, kondusif, dan bebas dari pengaruh intoleransi serta radikalisme yang banyak menyerang dan mempengaruhi para pelajar
“Ketika pemerintah, sekolah, orang tua, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan pelajar berjalan bersama, maka ruang bagi paham-paham yang merusak persatuan akan semakin sempit,” imbuhnya
Dia berharap kegiatan tersebut dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan berjenjang sebagai salah satu upaya pencegahan dini. Melalui kegiatan seperti ini diharapkan pemahaman dan pengetahuan tentang paham radikalisme kepada para pelajar dapat semakin kuat sehingga mereka tidak mudah terpancing bahkan bisa menjadi teladan dan menginspirasi pelajar lainnya.
“Anak-anakku semua adalah estafet kepemimpinan bangsa ini. Di pundak kalian masa depan daerah dan negara dititipkan. Mudah-mudahan kegiatan ini bukan hanya hari ini saja, tetapi bisa berlanjut dan berjenjang, mulai dari sekolah dasar, sekolah menengah, hingga SMA, agar paham radikalisme di Kabupaten Tangerang tidak ada yang masuk sama sekali,” ujarnya.
Kegiatan tersebut diikuti oleh guru pendamping dan perwakilan siswa SMA/SMK se-Kabupaten Tangerang, dengan menghadirkan narasumber dari unsur Densus 88, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, serta lembaga sosial tingkat Provinsi Banten, sebagai bagian dari upaya memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam pencegahan radikalisme di lingkungan pendidikan. (Red)
Kota Tangerang, lensafokus.id - Pemerintah Kota (Pemkot) baru saja menyerahkan sertifikat penghargaan kepada sejumlah pegiat Program Komunitas untuk Iklim (Proklim) yang telah mempelopori pelestarian lingkungan di wilayahnya masing-masing.
Kepala Bidang Tata Lingkungan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang, Supriyatno menuturkan, pemberian sertifikasi penghargaan dilakukan sebagai bentuk apresiasi kepada sejumlah komunitas Proklim yang berhasil mendapatkan penghargaan tingkat nasional dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) pada akhir tahun kemarin.
”Kami baru saja memberikan penghargaan ini sebagai apresiasi atas dedikasi para pegiat yang tidak mengenal lelah menjadi garda terdepat pelestarian lingkungan di tingkat wilayah. Apalagi, ada banyak komunitas pegiat, sekitar 25 RW yang mendapatkan penghargaan nasional dari Kementerian LH pada tahun kemarin,” ujar Supriyatno setelah memberikan pengharaan di Kantor DLH Kota Tangerang, Selasa (3/2/26).
Tidak hanya itu, Pemkot Tangerang juga memberikan apresiasi uang pembinaan untuk mendorong produktivitas program pelestarian lingkungan di Kota Tangerang.
”Kami berharap sertifikat penghargaan yang diberikan dapat memotivasi semua pegiat di lapangan untuk memberikan dedikasi terbaiknya sekaligus menginspirasi para pegiat lainnya untuk bersama-sama melestarikan lingkungan dan mengatasi ancaman krisis iklim di Kota Tangerang,” tambahnya.
Berikut ini adalah daftar penerima penghargaan Proklim Tingkat Nasional di Kota Tangerang, di antaranya:
Tangerang, lensafokus.id — Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid meresmikan penggunaan ruang jenazah, poli onkologi, penambahan 10 tempat tidur rawat inap, serta rencana perluasan lahan rumah sakit seluas kurang lebih 4,8 hektare dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-8 RSUD Pakuhaji, Selasa. (3/2/26)
Pada kesempatan tersenut, Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan bahwa penataan ruang jenazah RSUD Pakuhaji kini dibuat lebih layak, nyaman, dan tertutup sehingga memberikan rasa hormat serta kenyamanan bagi keluarga pasien.
“Hari ini alhamdulillah kita sudah meresmikan dimulainya penggunaan ruang jenazah di RSUD Pakuhaji. Yang sebelumnya ruang jenazah itu terlihat langsung dari luar, dari jalan, sekarang sudah ditata lebih baik, lebih nyaman, lebih bersih, dan lebih layak,” ujar Bupati Maesyal Rasyid
Selain itu, dia juga meresmikan penambahan kapasitas tempat tidur rawat inap dari 130 menjadi 140 bed serta dibukanya poli onkologi sebagai bentuk peningkatan layanan kesehatan spesialistik.
“Penambahan tempat tidur dan dibukanya poli onkologi ini tentu menambah pelayanan kesehatan bagi masyarakat, khususnya pelayanan di poli-poli. Ini bagian dari komitmen kita untuk terus meningkatkan mutu layanan rumah sakit,” tambahnya.
Bupati juga mengungkapkan rencana perluasan lahan RSUD Pakuhaji seluas sekitar 4,8 hektare yang ke depan akan menambah total luas rumah sakit menjadi sekitar 5 hektare lebih. Upaya ini diharapkan dapat lebih meningkatkan kualitas dan jangkauan pelayanan kesehatan bagi masyarakat, khususnya di wilayah Pantai Utara (Pantura).
“Mudah-mudahan dengan rencana perluasan ini, pelayanan kepada masyarakat, khususnya warga Kecamatan Pakuhaji dan wilayah Pantura, bisa semakin maksimal. Kami mohon doa dan dukungan semua pihak agar rencana ini dapat segera terealisasi, tentunya melalui musyawarah desa karena melibatkan tanah kas desa,” ungkapnya.
Sementara itu, Direktur RSUD Pakuhaji, Hj. dr. Umi Kulsum, MM, menyampaikan apresiasi kepada seluruh tenaga kesehatan dan staf atas dedikasi dan kerja keras dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat selama delapan tahun terakhir.
“Usia delapan tahun ini menjadi momentum penting bagi kami untuk terus meningkatkan mutu layanan dan profesionalisme sumber daya manusia. Pelayanan kesehatan yang aman menjadi fondasi utama, mulai dari keselamatan pasien, ketepatan tindakan medis, hingga kepatuhan terhadap standar pelayanan,” ujar dr. Umi Kulsum.
Dia menambahkan bahwa peningkatan kompetensi tenaga medis dan nonmedis terus dilakukan melalui penguatan budaya kerja yang humanis serta pelayanan yang responsif terhadap kebutuhan pasien.
Lanjut dia, peringatan HUT ke-8 RSUD Pakuhaji juga dirangkaikan dengan penyaluran bantuan sosial berupa bingkisan kepada anak-anak yatim piatu sebagai bentuk kepedulian sosial dan upaya mempererat hubungan dengan masyarakat sekitar.
“Orientasi kami adalah kepuasan masyarakat melalui layanan yang aman, nyaman, cepat, dan transparan, serta membuka ruang evaluasi dari publik,” imbuhnya.
Pihaknya menambahkan melalui peringatan HUT ke-8 ini, RSUD Pakuhaji terus menguatkan komitmennya untuk terus berbenah dan menghadirkan pelayanan kesehatan yang berkualitas, sejalan dengan visi Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. (Red)
Tangerang, lensafokus.id – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid melakukan kunjungan dan monitoring langsung ke lokasi banjir di Desa Jenggot, Kecamatan Mekar Baru, Selasa (3/2/26).
Pada kunjungannya tersebut, Bupati Maesyal Rasyid yang didampingi Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tangerang, Kepala Dinas Sosial, Camat Mekar Baru, serta unsur Forkopimcam setempat meninjau sejumlah titik terdampak banjir sekaligus memastikan penanganan darurat berjalan dengan baik, termasuk kondisi infrastruktur dan kebutuhan masyarakat yang terdampak.
“Pemerintah Kabupaten Tangerang hadir untuk memastikan penanganan banjir dilakukan secara cepat dan terkoordinasi. Keselamatan dan kebutuhan dasar masyarakat menjadi prioritas utama,” ujar Bupati Maesyal Rasyid
Dia menjelaskan bahwa langkah jangka pendek yang dilakukan adalah pembersihan gorong-gorong dan area sekitar jembatan yang menjadi salah satu penyebab tersendatnya aliran air. Sementara untuk penanganan jangka panjang, Pemerintah Kabupaten Tangerang akan melakukan kajian teknis, salah satunya rencana peninggian jembatan agar tidak kembali menghambat aliran air saat curah hujan tinggi.
“Penanganan ini tidak hanya sementara, tapi juga harus berkelanjutan. Kita akan lakukan kajian teknis agar solusi jangka panjang bisa segera direalisasikan,” jelasnya.
Pihaknya juga terus mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem serta segera melaporkan apabila terjadi kondisi darurat di lingkungan masing-masing.
"Saya mohon kepada masyarakat agar terus waspada dan siap siaga menghadapi segala potensi yang terjadi akibat cuaca ekstrim ini. Laporkan segera apabila ada kejadian darurat," imbaunya
Selain melakukan monitoring, pada kesempatan tersebut, Bupati juga menyerahkan bantuan sembako untuk mendukung operasional dapur umum serta membantu masyarakat terdampak banjir di wilayah tersebut. (Red)
Serang, lensafokus.id - Gubernur Banten Andra Soni, menyampaikan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten bersama organisasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) serta unsur insan pers terus melakukan persiapan menjelang pelaksanaan Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) Tahun 2026.
Agenda tahunan ini dipersiapkan agar berjalan lancar selama penyelenggaraan pada tanggal 6 s.d 9 Februari 2026 mendatang.
“Alhamdulillah, persiapan berjalan bersama-sama dengan PWI Pusat, PWI Provinsi Banten, dan seluruh unsur pers yang ada di Provinsi Banten,” ujar Andra Soni, Minggu (1/2/2026).
Andra Soni mengatakan, Pemprov Banten antusias menyambut pelaksanaan HPN yang menjadi agenda nasional.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan pers, sekaligus bagi kemajuan daerah.
Menurutnya, pers memiliki peran penting dalam menjaga dan menumbuhkan iklim kebebasan berpendapat yang sehat, bertanggung jawab, dan beretika.
Pers juga berperan strategis sebagai mitra pemerintah dalam menyampaikan informasi yang akurat, berimbang, serta edukatif kepada masyarakat.
Ia berharap pelaksanaan HPN di Provinsi Banten tidak hanya menjadi ajang peringatan seremonial, tetapi juga menjadi ruang konsolidasi dan refleksi bersama untuk memperkuat peran pers dalam pembangunan demokrasi dan kesejahteraan masyarakat.
“Semoga kebebasan pers juga tumbuh dengan baik dan pers dapat menjadi bagian dari pendukung, sekaligus mitra strategis, menuju Banten maju, adil merata, tidak korupsi,” pungkasnya.
Sementara itu, Wakil Gubernur (Wagub) Banten Achmad Dimyati Natakusumah berharap agar pers menjadi mitra pemerintah dalam menyampaikan program kepada masyarakat.
Pelaksanaan HPN di Provinsi Banten bisa menjadi momentum bagi masyarakat provinsi lain untuk lebih mengenal daerah Banten.
“Mudah-mudahan melalui peringatan HPN tahun 2026, Provinsi Banten semakin dikenal dan terangkat seluruh potensi wilayahnya,” ungkapnya.
Selain itu, ia berharap ke depan pers juga terus menjadi penyediaan informasi, pendidikan, hiburan, dan kontrol sosial. Serta berperan sebagai mediasi antara pemerintah dan masyarakat untuk menyampaikan aspirasi, kritik, dan solusi bagi keberlangsungan pembangunan.
Melalui jurnalistik yang akurat, jujur, dan berimbang, pers membantu mengoreksi kebijakan, mendorong akuntabilitas, serta mendidik masyarakat untuk membangun pemerintahan yang lebih baik.
“Pers juga ikut melakukan pengawasan terhadap roda pemerintahan yang berlangsung. Kita menyambut baik kehadiran pers, kehadiran media massa, agar memberikan masukan yang konstruktif,” pungkas Dimyati. (Red)
Kota Tangerang, lensafokus.id - Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-33 Kota Tangerang, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang kembali menghadirkan program Gerakan Pangan Murah (Gampang Sembako) bagi masyarakat.
Program ini digelar sepanjang Februari 2026 dan dilaksanakan secara bergilir di 13 kecamatan se-Kota Tangerang hingga 23 Februari mendatang. Melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pemkot Tangerang menyediakan berbagai kebutuhan pokok dengan harga terjangkau dan di bawah harga pasar.
“Sejumlah komoditas yang tersedia antara lain beras, minyak goreng, telur, daging dan olahannya, serta aneka sayur dan buah segar,” tutur Muhdorun, Kepala DKP Kota Tangerang, Senin (2/2/26).
Pelaksanaan Gampang Sembako dimulai pukul 09.00 WIB hingga selesai, dengan lokasi yang menyesuaikan di setiap kecamatan. Program ini diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari sekaligus menjaga stabilitas harga bahan pokok di pasaran.
“Masyarakat kami ajak untuk memanfaatkan program Gampang Sembako ini sebaik mungkin. Selain membantu memenuhi kebutuhan rumah tangga, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya menjaga kestabilan pasokan dan harga pangan,” ujarnya.
Berikut jadwal pelaksanaan Gampang Sembako dalam rangkat HUT ke-33 Kota Tangerang
Selasa, 3 Fabruari Kecamatan Jatiuwung Halaman Kantor Kelurahan Alam Jaya
Rabu, 4 Februari Kecamatan Ciledug Halaman Kantor Kelurahan Sudimara Barat
Kamis, 5 Februari Kecamatan Pinang Halaman Kantor Kelurahan Panunggangan Timur
Jumat, 6 Februari Kecamatan Cipondoh Halaman Kantor Kelurahan Poris Plawad Utara
Senin, 9 Februari Kecamatan Karawaci Halaman Kantor Bojong Jaya
Selasa, 10 Februari Kecamatan Neglasari Alun-Alun Kelurahan Kedaung Wetan
Rabu, 11 Februari Kecamatan Karang Tengah Halaman Kantor Kelurahan Pondok Bahar
Kamis, 12 Februari Kecamatan Cibodas Halaman Kantor Kecamatan Cibodas
Jumat, 13 Februari Kecamatan Tangerang Lapangan Segitiga Bona Sarana Indah Kelurahan Cikokol
Rabu, 18 Februari Kecamatan Periuk Halaman Kantor Kecamatan Periuk
Senin, 23 Februari Kecamatan Benda Jalan Halim Perdana Kusuma, RT 01, RW 06, Samping Alfamidi Perumahan Alam Raya Kelurahan Jurumudi
Tangerang, lensafokus.id - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja menghadiri dan membuka acara peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2026 yang digelar di Kawasan Ketapang Urban Aquaculture (KUA), Kecamatan Mauk, Senin (02/02/26)
Pada kesempatan tersebut, Sekda Soma menandaskan pentingnya komitmen bersama dan aksi nyata seluruh pihak, baik itu pemerintah, akademisi, komunitas, pelaku usaha maupun masyarakat, khususya generasi muda untuk menangani sampah demi terciptanya lingkungan yang sehat, nyaman dan berdampak luas, bukan hanya untuk masyarakat namun juga untuk kelangsungan seluruh ekosistem terkait lainnya
“Persoalan sampah adalah persoalan bersama, yang membutuhkan kepedulian, komitmen, dan aksi nyata secara kolektif, baik itu pemerintah, akademisi, komunitas, pelaku usaha maupun masyarakat, khususya generasi muda secara berkelanjutan. Sampah bukan hanya soal kebersihan, tetapi juga menyangkut kesehatan, kelestarian lingkungan, dan masa depan generasi yang akan datang,” tandas Soma
Menurut dia, wilayah pesisir seperti Kecamatan Mauk memiliki peran strategis sekaligus tantangan tersendiri. Sampah yang tidak dikelola dengan baik akan bermuara ke laut, merusak ekosistem pesisir, mengancam biota laut, serta berdampak pada mata pencaharian masyarakat nelayan. Pihaknya mengajak semua pihak untuk menjadikan HPSN sebagai momentum untuk semakin menguatkan kolaborasi dan aksi nyata dalam melestarikan dan menjaga wilayah pesisir secara menyeluruh dan berkelanjutan
“Mari kita jadikan Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional Tahun 2026 ini sebagai momentum memperkuat kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha, dan komunitas lingkungan, demi mewujudkan Kabupaten Tangerang yang bersih, hijau, dan berkelanjutan, khususnya di wilayah pesisir,” ujarnya
Lanjut dia, Pemerintah Kabupaten Tangerang terus berkomitmen mendorong penanganan dan pengelolaan sampah yang berkelanjutan. Untuk itu, pihaknya pun sangat mendukung dan mengapresiasi pelaksanaan HPSN dengan aksi bersih pantai, penanaman mangrove, dan pelepasan mimi yang merupakan bentuk kepedulian nyata terhadap lingkungan pesisir Kabupaten Tangerang.
“Apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan kegiatan ini untuk bersama-sama meningkatkan kepedulian dan menjaga lingkungan pesisir agar ekosistemnya senantiasa lestari dan memberikan manfaat yang berkelanjutan,” imbuhnya. (Red)
Tangerang, lensafokus.id — Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja, memimpin apel awal bulan Februari yang digelar di Lapangan Raden Aria Yudhanegara, Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang, Senin (2/2/26).
Dalam amanatnya, Sekda Soma Atmaja menekankan pentingnya percepatan kinerja, khususnya pada triwulan pertama Tahun Anggaran 2026, yang dinilainya sangat menentukan keberhasilan pembangunan daerah secara keseluruhan.
“Hari ini kita memasuki minggu pertama di bulan Februari. Artinya, di triwulan pertama ini kita sudah harus menggenjot serapan anggaran dari pelaksanaan tugas-tugas kita. Keberhasilan di triwulan pertama sangat menentukan keberhasilan kita di tahun 2026,” tandas Sekda Soma
Selain itu, Sekda Soma Atmaja juga mengajak seluruh ASN untuk menunjukkan empati dan kepedulian terhadap kondisi di berbagai wilayah yang dalam hampir satu bulan terakhir dilanda banjir.
“Dari 29 kecamatan di Kabupaten Tangerang, 27 kecamatan terdampak banjir. Bahkan mungkin di antaranya adalah rumah kita sendiri. Untuk itu, mari kita saling menjaga kesehatan, membantu dan mendoakan saudara-saudara kita yang masih kesusahan,” ungkapnya.
Ia menyampaikan pesan Bupati Tangerang agar jajaran BPBD, Dinas Sosial, dan perangkat daerah terkait lainnya terus bekerja maksimal membantu warga terdampak, khususnya para pengungsi yang masih berada di tenda-tenda, masjid, dan balai desa.
“Bapak Bupati berpesan jangan sampai ada rakyat kita yang kelaparan. Itu menjadi arahan beliau kepada kami semua,” ujarnya.
Menutup amanatnya, Sekda mengajak seluruh peserta apel untuk juga mendoakan agar banjir segera surut dan kondisi cuaca berangsur membaik, seraya kembali menggaungkan semangat kerja aparatur pemerintahan untuk pembangunan, pelayanan dan pemberdayaan masyarakat. (Red)
Kota Tangerang, lensafokus.id - Kota Tangerang bergerak cepat dalam memperkuat struktur ekonomi kerakyatan. Sejalan dengan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2025, Kelurahan Poris Plawad, kini meluncurkan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) pada Minggu (1/2/26). Peresmian ini menandai babak baru pemberdayaan ekonomi lokal yang terintegrasi dengan program strategis nasional.
Acara yang berlangsung meriah ini dihadiri oleh jajaran Dinas Indagkop UKM Kota Tangerang, perwakilan Dekopinda Kota Tangerang, Camat Cipondoh serta para pelaku UMKM setempat. Selain seremonial, kegiatan ini diisi dengan bazar sembako murah, pameran UMKM dan layanan pemeriksaan mata gratis.
Kepala Bidang Pemberdayaan Koperasi Dinas Indagkop UKM Kota Tangerang Abdul Kholil Kurniawan menjelaskan, bahwa pembentukan KKMP di Poris Plawad adalah bagian dari langkah serentak di 104 kelurahan se-Kota Tangerang. Peran Dinas Indagkop tidak hanya berhenti pada sosialisasi, tetapi mencakup pembinaan intensif dan fasilitasi jejaring bisnis.
"Kami memfasilitasi pertemuan antara KKMP dengan BUMN strategis seperti Bulog, ID Food, dan Pertamina Patra Niaga. Kolaborasi ini memastikan koperasi memiliki akses langsung ke rantai pasok komoditas penting sehingga mampu beroperasi secara mandiri dan kompetitif," ujarnya.
Selain itu, satu terobosan penting dalam program ini adalah integrasi bantuan sosial dengan ekosistem koperasi. Berdasarkan MoU antara Kementerian Koperasi dan Kementerian Sosial, anggota PKH diimbau menjadi anggota koperasi. Ke depannya, bantuan sosial diharapkan dapat dibelanjakan di KKMP.
"Pemerintah memberikan market atau pasar yang pasti untuk KKMP. Ini peluang besar bagi warga. Dengan belanja di koperasi sendiri, perputaran uang tetap berada di wilayah dan memberikan manfaat kembali kepada anggota," tambahnya.
Ditempat yang sama, Camat Cipondoh Muhamad Marwan menyatakan, bahwa fokus utama di tahap awal ini adalah penyediaan sembako sebagai kebutuhan paling mendasar warga.
"Kami mulai dari sembako, karena itu yang paling dibutuhkan. Harapan kami, peluncuran hari ini di Poris Plawad menjadi pemantik bagi UMKM lokal untuk meningkatkan penghasilan mereka. Ini adalah dari warga, oleh warga dan untuk warga," ungkapnya.
Dengan peresmian ini, Koperasi Merah Putih Poris Plawad diharapkan menjadi pilar ekonomi yang kokoh, mengubah wajah kelurahan menjadi pusat kegiatan ekonomi yang mandiri dan sejahtera. (Red)
Tangerang, lensafokus.id — Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menghadiri peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah di Masjid Jami Raudhatul Jannah, Desa Cisereh, Kec. Tigaraksa, Sabtu malam (31/1/26).
Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan rasa syukur atas kesempatan bersilaturahmi bersama masyarakat dalam momentum keagamaan yang penuh makna tersebut. Ia menekankan bahwa peringatan Isra Mi’raj bukan hanya seremonial semata, tetapi menjadi pengingat pentingnya untuk menjaga dan meningkatkan kualitas iman, takwa, dan ibadah, khususnya shalat lima waktu.
“Peringatan Isra Mi’raj mengajarkan kepada kita tentang pentingnya keimanan, ketakwaan, dan kualitas ibadah sebagai pondasi utama membentuk pribadi yang berakhlak mulia, disiplin, dan penuh tanggung jawab,” ujar Bupati Maesyal Rasyid
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Isra Mi’raj juga mengandung pesan nilai-nilai kemanusiaan, kepedulian sosial, dan semangat saling menolong antar sesama. Menurutnya, ibadah yang baik harus tercermin dalam sikap peduli terhadap lingkungan sekitar.
"Isra Mi'raj ini sarat pesan nilai-nilai kemanusiaan, kepedelian sosial dan semangat saling tolong menolong. Ibadah yang baik harus tercermin dalam sikap dan tindakan," tandasnya
Pada kesempatan tersebut, Bupati juga mengajak seluruh jamaah untuk mendoakan masyarakat yang tengah terdampak musibah banjir, baik di Kabupaten Tangerang maupun di daerah lain. Ia berharap masyarakat yang terdampak diberikan kekuatan dan kemudahan dalam menghadapi cobaan.
“Kita doakan semoga saudara-saudara kita yang terdampak bencana diberikan kesabaran dan ketabahan. Semoga kita semua dimampukan untuk turut membantu sesuai kemampuan masing-masing,” ujarnya.
Dia juga menambahkan, Pemerintah Kabupaten Tangerang terus berupaya hadir di tengah masyarakat, tidak hanya melalui pembangunan fisik, tetapi juga penanganan sosial dan kemanusiaan, termasuk penanganan dampak bencana. Dirinya pun Ia menghimbau seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat solidaritas dan gotong royong.
“Kami menyadari ikhtiar pemerintah tidak akan maksimal tanpa dukungan dan kebersamaan masyarakat. Mari jadikan momentum Isra Mi’raj ini sebagai penguat semangat persatuan, kepedulian, dan keberkahan bagi Kabupaten Tangerang,” pungkasnya. (Red)