TANGERANG, lensafokus.id – Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah membuka secara resmi kegiatan Bakti Sosial Kesehatan dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-58 Pusat Rehabilitasi Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Pusrehabkkeshan Kemhan RI) yang digelar di Pos AL Tanjung Pasir, Kecamatan Teluknaga, Sabtu (27/6/2026).
Dalam sambutannya, Wabup Intan menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Pertahanan RI melalui Pusrehabkkeshan yang telah memilih Kabupaten Tangerang sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan. Menurutnya, bakti sosial tersebut merupakan wujud nyata sinergi antara pemerintah pusat, TNI, dan pemerintah daerah dalam menghadirkan pelayanan yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
"Atas nama Pemerintah Kabupaten Tangerang, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Kementerian Pertahanan RI melalui Pusrehabkkeshan yang telah memilih wilayah Kabupaten Tangerang sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan bakti sosial ini yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat sebagai bentuk nyata pengabdian kepada bangsa dan negara, sekaligus wujud sinergi yang baik antara pemerintah pusat, TNI, dan Pemerintah Daerah," ujar Wabup Intan.
Berbagai rangkaian kegiatan turut dilaksanakan, mulai dari pelayanan kesehatan, khitanan massal, pemberian bantuan sosial, penanaman mangrove hingga aksi kebersihan lingkungan. Wabup Intan mengatakan, kegiatan bakti sosial juga memiliki nilai strategis karena tidak hanya memberikan layanan kesehatan, tetapi juga memperkuat semangat gotong royong, kepedulian sosial, dan kebersamaan dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Ia juga menegaskan bahwa rangkaian kegiatan ini sangat selaras dengan visi Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk mewujudkan masyarakat yang sejahtera dan berdaya saing. Menurutnya, kegiatan penanaman mangrove dan pembersihan pantai memiliki nilai strategis sebagai investasi jangka panjang bagi keberlangsungan ekosistem di kawasan pesisir.
"Penanaman mangrove dan kegiatan kebersihan pantai ini memiliki arti penting. Selain menjaga kelestarian lingkungan, langkah tersebut merupakan investasi jangka panjang untuk melindungi wilayah pantai dari abrasi sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem pesisir bagi generasi mendatang," tambahnya.
Pada kesempatan tersebut, Wabup Intan juga mengajak seluruh masyarakat yang hadir untuk memanfaatkan layanan kesehatan yang tersedia dengan sebaik-baiknya. Ia menekankan pentingnya menjaga pola hidup bersih dan sehat agar tercipta keluarga yang produktif dan sejahtera.
Ia berharap, melalui momentum HUT ke-58 ini, kolaborasi antara pemerintah daerah, TNI, dunia kesehatan, dan seluruh elemen masyarakat dapat terus diperkuat. Ia meyakini bahwa tantangan pembangunan di bidang kesehatan tidak dapat diselesaikan oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan kerja sama dan kepedulian bersama.
"Mari kita jadikan kegiatan bakti sosial ini sebagai pengingat, bahwa pembangunan yang terbaik adalah pembangunan yang menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Ketika kepedulian sosial, pelayanan kesehatan, dan pelestarian lingkungan berjalan beriringan, maka kita sedang mewariskan masa depan yang lebih baik bagi generasi Kabupaten Tangerang dan untuk Indonesia," tutupnya.
Sementara itu, Plt. Kepala Pusat Rehabilitasi Kesehatan Kementerian Pertahanan RI, Brigjen TNI dr. Sunaryo Kusumo, menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Tangerang atas dukungan dan izin pelaksanaan Bakti Sosial Kesehatan HUT ke-58 Pusrehabkkeshan Kemhan RI. Ia mengatakan, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkenalkan layanan Pusrehabkkeshan kepada masyarakat pesisir, sekaligus memperluas jangkauan pengabdian.
"Melalui momentum HUT ke-58 ini, kami ingin lebih memperkenalkan Pusrehabkkeshan kepada masyarakat. Selama ini kegiatan kami lebih banyak di daerah pegunungan, sedangkan tahun ini kami mulai menjangkau kawasan pesisir agar masyarakat Kabupaten Tangerang semakin mengenal layanan rehabilitasi yang kami miliki," ujarnya.
Ia menjelaskan, Pusrehabkkeshan Kemhan RI tidak hanya memberikan layanan rehabilitasi bagi prajurit TNI dan PNS Kementerian Pertahanan, tetapi kini juga melayani masyarakat umum, khususnya penyandang disabilitas. Selain itu, Pusrehabkkeshan juga memberikan pembinaan mental, rehabilitasi sosial, serta pelatihan keterampilan agar penyandang disabilitas lebih mandiri.
Menurutnya, kegiatan bakti sosial, penanaman mangrove, dan aksi bersih pantai juga diharapkan mampu menumbuhkan budaya hidup sehat dan kepedulian masyarakat terhadap kelestarian lingkungan pesisir.
"Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi rutinitas tahunan, tetapi mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Penanaman mangrove dan gerakan menjaga kebersihan pantai harus menjadi budaya bersama, karena kebersihan lingkungan merupakan fondasi utama kesehatan. Dengan begitu, masyarakat Tanjung Pasir dapat terus menjaga lingkungan pesisir tetap bersih, sehat, dan lestari," tutupnya.
Ketua Panitia, Kolonel Senohadi, menjelaskan bahwa bakti sosial yang digelar mencakup berbagai kegiatan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat dan pelestarian lingkungan. Kegiatan tersebut meliputi pengecatan masjid, pelayanan pengobatan umum, pemeriksaan gigi dan mata, pemberian kacamata gratis bagi warga berusia di atas 40 tahun, penyaluran 100 paket alat tulis bagi siswa Rumah Kita, pembagian sekitar 500 paket sembako, penanaman sekitar 1.000 bibit mangrove, serta aksi bersih-bersih pantai. (Red)
