TANGERANG, lensafokus.id – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid membuka kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Insan Pembangunan Indonesia (UNIPI) Tahun 2026 di Kampus UNIPI Bitung, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, Minggu (30/8/26).
Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid mengatakan bahwa PKKMB merupakan salah satu bagian penting dalam proses transisi para siswa dari jenjang SMA, MA, SMK dan sederajat menuju dunia perguruan tinggi.
“Ini merupakan bagian daripada yang harus kita lakukan supaya masa transisi dari SMA, Aliyah, SMK dan sederajat menuju dunia mahasiswa bisa berjalan dengan baik,” ujar Bupati Maesyal.
Menurutnya, mahasiswa baru perlu memanfaatkan masa pengenalan kampus untuk mengenal lingkungan universitas, mengikuti seluruh ketentuan yang telah ditetapkan, serta membangun hubungan yang baik dengan sesama mahasiswa, senior, dosen dan seluruh civitas akademika.
“Segera menyesuaikan diri dengan keadaan universitas, baik dengan para dosen, senior maupun sesama mahasiswa. Semua ini untuk kepentingan mahasiswa agar proses belajar mengajar dan perkuliahan dapat berjalan dengan baik,” tuturnya.
Di hadapan mahasiswa baru UNIPI, Bupati Tangerang berpesan agar seluruh peserta PKKMB mengikuti setiap agenda dan ketentuan yang telah ditetapkan oleh panitia maupun pihak universitas.
“Pemerintah daerah bangga kepada para mahasiswa UNIPI yang saat ini akan melaksanakan pengenalan kampus. Mudah-mudahan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan menjadi awal yang baik dalam menempuh pendidikan di perguruan tinggi,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Tangerang juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk terus meningkatkan akses pendidikan bagi masyarakat, khususnya bagi keluarga yang memiliki keterbatasan ekonomi.
Ia mengungkapkan, kuota beasiswa yang diberikan Pemkab Tangerang terus mengalami peningkatan. Pada 2025, jumlah penerima beasiswa tercatat sebanyak 235 mahasiswa. Sementara pada 2026 jumlah tersebut meningkat menjadi 1.100 lebih mahasiswa.
“Pemerintah Daerah Kabupaten Tangerang terus menambah porsi beasiswa bagi masyarakat yang memang membutuhkan perhatian, khususnya yang kemampuan ekonominya terbatas,” jelasnya.
Ia menambahkan, khusus pada tahun 2026, terdapat mahasiswa baru yang mendapatkan dukungan beasiswa. Ia berharap program tersebut dapat terus ditingkatkan pada tahun-tahun berikutnya.
“Insya Allah tahun depan akan kita tingkatkan lagi jumlah mahasiswa yang mendapatkan beasiswa gratis. Mohon doa dan dukungan dari teman-teman mahasiswa dan masyarakat Kabupaten Tangerang,” ungkapnya.
Lanjut dia, pendidikan merupakan salah satu kunci utama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Karena itu, pemerintah daerah akan terus memberikan perhatian terhadap dunia pendidikan.
“Kita ingin maju, tentu harus melalui pendidikan. Kita harus sekolah, kita harus kuliah, sehingga secara pribadi kita mendapatkan predikat sebagai SDM yang unggul,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Maesyal menyampaikan bahwa komitmen Pemkab Tangerang terhadap peningkatan kualitas pendidikan juga diwujudkan melalui program pendidikan gratis untuk jenjang SD dan SMP umum swasta secara bertahap.Menurutnya, kebijakan tersebut sejalan dengan upaya Pemerintah Provinsi Banten dalam meningkatkan akses pendidikan pada jenjang SMA/SMK dan sederajat.
“Pemkab Tangerang terus konsen terhadap dunia pendidikan supaya anak-anak kita dan masyarakat kita semakin cerdas dan pintar, sehingga cita-citanya dapat tercapai,” tandasnya. (Red)
TANGERANG, lensafokus.id — Ajang Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) Otonomi Expo Tahun 2026 yang digelar di Nusantara Hall, Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Kabupaten Tangerang, resmi ditutup pada Sabtu (29/8/26).
Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, mengatakan, APKASI Otonomi Expo tidak sekadar menjadi pameran tahunan, tetapi juga menjadi wadah strategis untuk mempromosikan potensi unggulan daerah, memperluas jejaring bisnis UMKM, mendorong inovasi, serta membuka peluang investasi dan kerja sama antardaerah.
“Melalui ajang ini, kita dapat melihat secara langsung potensi unggulan daerah, memperluas jejaring bisnis bagi UMKM dan pelaku usaha, serta membuka peluang investasi dan kerja sama yang dapat memberikan manfaat nyata bagi perekonomian daerah,” ujar Wabup Intan
Ia mengungkapkan rasa syukur dan bangganya bahwa Pemerintah Kabupaten Tangerang merasa bangga dan terhormat dapat kembali menjadi tuan rumah penyelenggaraan APKASI Otonomi Expo 2026.
“Kami bangga dapat memfasilitasi penyelenggaraan APKASI Otonomi Expo 2026. Ini menjadi kehormatan bagi Kabupaten Tangerang karena kegiatan ini kembali dilaksanakan di wilayah kami dan sejalan dengan komitmen kami dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan,” ungkapnya.
Wabup Intan menambahkan, berbagai peluang kerja sama yang telah terbangun selama pelaksanaan expo diharapkan tidak berhenti setelah kegiatan berakhir. Menurutnya, keberlanjutan kolaborasi menjadi penting untuk mempercepat pemerataan pembangunan dan memperkuat kemandirian ekonomi daerah.
“Semangat kolaborasi dan komitmen investasi yang telah dibangun di ICE BSD ini tidak berhenti seiring ditutupnya pameran hari ini, tetapi harus terus ditindaklanjuti secara konkret melalui regulasi yang ramah investasi dan pendampingan yang konsisten bagi para pelaku usaha di daerah masing-masing,” tandasnya.
Atas nama Pemerintah Kabupaten Tangerang, Intan juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pengurus APKASI, jajaran kepanitiaan APKASI Otonomi Expo 2026, serta seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya penyelenggaraan kegiatan tersebut.
"Kami berharap APKASI Otonomi Expo dapat terus dilaksanakan dan ditingkatkan pada tahun-tahun mendatang, sehingga menjadi salah satu wadah strategis dalam memperkuat sinergi antardaerah dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional," pungkasnya
Sementara itu, Ketua Umum APKASI yang juga Bupati Lahat, Bursah Zarnubi, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Tangerang yang telah menjadi tuan rumah dan mendukung terselenggaranya APKASI Otonomi Expo 2026.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antardaerah sekaligus mempertemukan pemerintah daerah dengan pelaku usaha, investor, UMKM, dan berbagai pemangku kepentingan.
“Expo ini bukan hanya menjadi ajang promosi potensi daerah, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat jejaring, membuka peluang kerja sama, dan mendorong potensi ekonomi daerah agar semakin berkembang dan berdaya saing,” ujar Bursah. (Red)
Tangerang, lensafokus.id - Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah hadiri Festival Budaya Pekan Raya Balaraja ke-2 yang digelar mulai tanggal 22-30 Agustus 2026 di Alun-alun Balaraja, Sabtu (29/08/26)
Dalam sambutannya, Wabup Intan mengatakan bahwa Pekan Raya Balaraja bukan sekedar sebuah sarana hiburan. Di dalamnya terdapat semangat untuk mempererat antarmasyarakat, menghidupkan ruang kreativitas seni dan budaya dan memperkenalkan potensi daerah, sekaligus memperkuat rasa kebersamaan yang harus dijaga dan diperkuat
"Kemajuan zaman tidak boleh membuat kita kehilangan akar budaya. Nilai-nilai budaya, gotong royong, kebersamaan, sopan santun dan kearifan lokal harus terus kita rawat dan wariskan kepada generasi berikutnya.
Kegiatan ini memiliki peran penting sebagai salah satu ruang untuk menjaga, mengenalkan dan mengembangkan nilai-nilai budaya," ujar Wabup Intan
Dia menandaskan kolaborasi dan sinergi antara pemerintah, masyarakat, komunitas budaya, dunia usaha, pelaku UMKM, seniman dan generasi muda harus terus diperkuat. Dia berharap Pekan Raya Balaraja ke-2 tersebut dapat memberikan manfaat yang luas yang dapat mendorong peningkatan kreativitas, roda perekonomian masyarakat serta menguatkan kebersamaan seluruh elemen masyarakat Balaraja
"Saya berharap Pekan Raya Balaraja dapat terus berkembang menjadi agenda budaya dan kreativitas masyarakat yang semakin besar, semakin berkualitas, serta memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat," tuturnya
Wabup Intan pun mengajak dan berpesan kepada seluruh elemen masyarakat Balaraja untuk terus memperkuat kebersamaan, sinergi dan kolaborasi untuk menjadikan Kecamatan Balaraja sebagai wilayah yang hidup, kreatif, produktif, penuh dengan kebersamaan dan kegotong royongan
"Mari kita jadikan Balaraja sebagai wilayah yang semakin hidup, kreatif, produktif dan penuh kebersamaan. Jaga kebersihan dan rawat bersama alun-alun ini agar bisa banyak memberikan manfaat yang lebih luas lagi," ajaknya
Mengakhiri sambutannya, Wabup Intan mengucapkan terima kasih dan apresiasinya kepada jajaran Balai Adat Balaraja, panitia, para seniman, pelaku UMKM, pemuda, serta seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi dan bergotong royong menyukseskan kegiatan tersebut.
"Atas nama Pemerintah Kabupaten Tangerang, saya menyampaikan selamat dan apresiasi kepada seluruh jajaran Balai Adat Balaraja, panitia, para seniman, pelaku UMKM, pemuda, serta seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi dan bergotong royong menyukseskan kegiatan ini," pungkasnya. (Red)
Kota Tangerang, lensafokus.id - Enam tahun perjalanan Gerai UMKM Cibodas Jasa menjadi momentum bagi Kecamatan Cibodas untuk kembali memperkuat dukungan terhadap pelaku usaha lokal. Perayaan HUT ke-6 gerai tersebut digelar bersamaan dengan rangkaian Cibodas Cup dalam rangka perayaan HUT ke-81 RI, Sabtu (29/8/2026).
Camat Cibodas Ahmad Suhendar mengatakan, perayaan tersebut tidak sekadar menjadi seremoni, tetapi juga dimanfaatkan untuk mempertemukan pelaku UMKM dengan masyarakat melalui bazar. Tahun ini, sekitar 300 pelaku UMKM di Kecamatan Cibodas turut didorong berpartisipasi memasarkan produk mereka.
“Kita juga ikut membersamai 300 UMKM yang ada di Kecamatan Cibodas untuk berpartisipasi bersama masyarakat Cibodas dalam memasarkan dan menyediakan produk-produk UMKM-nya,” jelas Suhendar.
Menurutnya, dukungan terhadap UMKM juga diwujudkan melalui rencana renovasi Gerai UMKM Cibodas Jasa. Pembenahan tersebut diharapkan dapat membuat gerai semakin layak sebagai ruang promosi sekaligus aktivitas bersama para pelaku usaha.
Rencana renovasi itu sekaligus menjadi bentuk dukungan Kecamatan Cibodas terhadap pertumbuhan ekonomi kreatif di lingkungan masyarakat. Gerai diharapkan tidak hanya menjadi tempat menitipkan produk, tetapi juga menjadi ruang yang mampu mempertemukan pelaku usaha, konsumen dan berbagai potensi kolaborasi.
Di tempat sama, Ketua UMKM Kecamatan Cibodas Rusli Efendi menyebut, keberadaan gerai memiliki arti penting bagi para pelaku usaha. Selain menjadi tempat berniaga, gerai juga menjadi ruang berkumpul dan bertukar gagasan bagi komunitas UMKM.
Bagi Rusli, rencana renovasi menjadi kado istimewa pada usia keenam Gerai UMKM Cibodas Jasa. Ia berharap dukungan tersebut dapat membuat para pelaku usaha semakin maju, berkembang, inovatif, dan terus berkreasi.
Dengan dukungan pemerintah kecamatan dan partisipasi para pelaku usaha, Gerai UMKM Cibodas Jasa diharapkan terus berkembang sebagai ruang bersama sekaligus salah satu penggerak ekonomi kreatif masyarakat Cibodas. (Red)
TANGERANG, lensafokus.id – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid secara resmi membuka Festival Baris-Berbaris Kabupaten Tangerang Tahun 2026 tingkat SD/MI, SMP/MTs, dan SMA/SMK/MA yang digelar di SMAN 6 Kabupaten Tangerang, Sabtu (29/8/26).
Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid mengatakan kegiatan baris-berbaris bukan sekadar latihan untuk menyamakan langkah maupun menunjukkan ketegapan barisan. Lebih dari itu, kegiatan baris berbaris menjadi salah satu sarana untuk melatih kedisiplinan, fokus, kepemimpinan, kepercayaan diri, serta kerja sama antarpeserta.
"Kalau kita bicara baris-berbaris, mungkin ada yang berpikir ini hanya soal jalan tegap, belok kanan, belok kiri, atau menyamakan langkah. Tapi saya ingin sampaikan, ini jauh lebih besar dari itu, ada kedisiplinan, fokus, kepemimpinan, kepercayaan diri dannkerja sama, " ujar Bupati Maesyal Rasyid.
Menurutnya, kedisiplinan yang terbentuk melalui kegiatan baris-berbaris harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Sikap pantang menyerah, menghargai waktu, menaati aturan, serta mampu bekerja sama merupakan bekal penting bagi generasi muda dalam menghadapi berbagai tantangan zaman.
"Di tengah arus modernisasi yang begitu cepat, Kabupaten Tangerang membutuhkan pemuda-pemudi yang tidak mudah terpengaruh hal buruk, tetapi mampu menjadi teladan dan membawa perubahan positif di lingkungannya masing-masing," katanya.
Bupati Maesyal Rasyid menandaskan, para peserta festival merupakan bagian dari generasi yang akan menentukan masa depan Kabupaten Tangerang dan Indonesia menuju 2045. Karena itu, generasi muda tidak cukup hanya memiliki kecerdasan akademis, tetapi juga harus memiliki karakter yang tangguh, unggul, berdaya saing, disiplin, dan percaya diri.
"Adik-adik yang berdiri di lapangan ini hari ini adalah calon-calon pemimpin masa depan Kabupaten Tangerang. Mental juang dan kedisiplinan yang dilatih dalam baris-berbaris inilah yang akan menjadi bekal berharga untuk menghadapi tantangan zaman," tandasnya.
Ia juga mengapresiasi para guru pendamping dan orang tua yang terus memberikan bimbingan serta dukungan kepada para peserta. Dukungan tersebut menjadi bagian penting dalam membentuk karakter dan prestasi anak-anak.
"Saya berpesan kepada seluruh peserta untuk memberikan penampilan terbaik dan menjunjung tinggi sportivitas. Menang atau kalah merupakan hal yang biasa dalam sebuah kompetisi. Yang paling penting adalah proses, karakter yang terbentuk, serta persahabatan yang terjalin antarpelajar se-Kabupaten Tangerang," pesannya. (Red)
Tangerang, lensafokus.id - Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid bersama Gubernur Banten, Andra Soni menghadiri acara peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW, sekaligus meresmikan Masjid Jami Al Ichlas Kec. Cisauk, Sabfu (29/08/26)
Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid mengatakan bahwa peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW bukan hanya momentum untuk mengenang kembali perjuangan,kecintaan, keimanan dan ketaqwaan beliau, namun juga untuk instrospeksi diri, sejauhmana kita mampu mengamalkan teladan Nabi Muhammas SAW.
"Di sini kita tidak hanya mengingat, mencintai, menyayangi nabi kita sejak lahir sampai kiprahnya memperjuangkan agama tapi juga merenungkan sejauhmana kita telah mampu untuk mengikuti teladan dan tuntunannya," ujar Bupati Maesyal Rasyid
Dia juga mengucapkan rasa terima kasih dan apresiasinya atas kebersamaan dan kegotong royongan masyaakat Cisauk dalam menyelesaikan pembangunan Masjid Jami Al Ichlas
"Kami atas nama pemerintah daerah terima kasih masjid ini dibangun setahun 3 bulan tentunya dengan MUI dengan kepala desa dengan pak lurah juga dan seluruh donatur yang sudah membantu masjid ini sehingga rampung dan akan diresmikan. Apresiasi juga atas kebersamaan dan kegotong royongan masyarakat yang ada di Kecamatan Cisauk juga khususnya Kelurahan Cisauk," ungkapnya
Bupati berpesan agar masyarakat juga dapat merawat dan menjaga masjid yang telah dibangun tersebut serta memanfaatkannya, bukan hanya untuk ibadah namun juga untuk mendukung berbagai kepentingan umum lainnya
"Kita semua hadir di sini mari kita jaga dan rawat bersama masjid yang megah ini. Bukan hanya sebagai tempat untuk melaksanakan aktivitas ibadah umat, tapi juga untuk kegiatan lainnya yang mendukung kepentingan umum," pesannya
Sementara itu, Gubernur Banten, Andra Soni mengungkapkan rasa kagum dan bangganya atas perkembangan dan kemajuan Kecamatan Cisauk yang cukup pesat
"Rumah saya Ciledug, kalau dulu mau ke Cisauk dari Ciledug perlu waktu mungkin 2-3 jam. Sekarang kurang dari 1 jam artinya apa, Cisauk semakin berkembang, semakin maju," ujar Andra Soni
Dia juga merasa bersyukur bisa bersilahturahmi dengan warga memperingati Maulid Nabi, sekaligus meresmikan masjid Jami Al Ichlas.
"Saya ucapkan selamat kepada seluruh warga kepada seluruh panitia atas selesainya pembangunan Masjid Al Ichlas ini. Alhamdulillah berdiri masjid yang megah, semoga masjid ini makmur, ramai dan semoga masjid ini bisa menjadi tempat bersama dalam menjalankan ibadah dan kehidupan bermasyarakat," pungkasnya. (Red)
Tangerang, lensafokus.id - Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah membuka kejuaraan Futsal Putri Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (PERWOSI) Cup tingkat pelajar 2026 yang digelar di Lapangan Pink Futsal Kelurahan Kaduagung Kec. Tigaraksa, Sabtu (29/08/26)
Dalam sambutannya, Wabup Intan mengatakan bahwa kejuaraan futsal putri tersebut membawa pesan kuat tentang kesetaraan gender. Olahraga futsal yang identik dengan anak laki-laki, kini anak-anak perempuan juga bisa berdiri tegak dan semangat membuktikan bahwa olahraga futsal bisa dimainkan oleh siapa saja yang mau berjuang dan berprestasi.
"Acara hari ini juga membawa pesan kuat tentang kesetaraan Gender. Luar biasa, hari ini anak-anak perempuan berdiri tegak dengan penuh semangat membuktikan bahwa lapangan ini milik siapa saja yang mau berjuang dan berprestasi. Tidak ada batasan bagi anak perempuan Kabupaten Tangerang untuk bermimpi setinggi-tingginya dan mengukir prestasi terbaik," ujar Wabup Intan
Dia menegaskan bahwa tantangan pembangunan ke depan menuntut daerah memiliki sumber daya manusia yang unggul, sehat, tangguh, dan berdaya saing tinggi. Kualitas itu tidak cukup dibentuk hanya di dalam ruang kelas. Karakter tangguh dan berdaya saing tersebut adalah anak muda yang disiplin, memiliki sportivitas tinggi, serta mampu bekerja sama dalam tim.
Pemerintah Kabupaten Tangerang berkomitmen penuh untuk membuka ruang seluas-luasnya bagi seluruh anak muda, baik putra maupun putri untuk tumbuh sejajar, berprestasi, dan menjadi pilar kemajuan daerah.
"Ketika adik-adik berlari mengejar bola, menyusun strategi tim, menahan lelah, dan tetap bangkit saat terjatuh, di situlah mental pemenang sedang dibentuk. Anak-anak perempuan yang bertanding hari ini adalah bukti nyata bahwa perempuan muda Kabupaten Tangerang itu kuat, sehat, cerdas, dan siap bersaing di tingkat yang lebih tinggi," tandasnya
Wabup Intan juga berpesan kepada seluruh peserta agar senantiasa menjunjung tinggi spotivitas dan berjiwa kesatria dalam setiap pertandingan serta memanfaatkan kejuaraan tersebut untuk mempererat persahabatan dan menambah pengalaman.
"Pesan saya kepada seluruh peserta, bertandinglah dengan segenap kemampuan, tunjukkan keahlian terbaik, dan junjung tinggi sportivitas. Raih kemenangan dengan rasa hormat, dan terima hasilnya dengan jiwa ksatria. Jadikan ajang ini untuk menambah sahabat dan pengalaman berharga," pesannya
Ia juga mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada AFKAB dan PERWOSI Kabupaten Tangerang yang menggelar kejuaraan futsal khusus pelajar putri tersebut
Ketua panitia pelaksana kejuaraan Futsal Putri PERWOSI Cup 2026, Hadi Wijaya Saputra melaporkan kejuaraan tersebut dibagi menjadi 2 kategori yaitu: tingkat SMP dan SMA sederajat
"Kejuaraan ini digelar selama 2 hari, diikuti oleh 28 tim yang terdiri dari SMP sebanyak 12 tim dan SMA sederajat : 16 dari berbagai sekolah di Kabupaten Tangerang," jelasnya
Pihaknya berharap melalui kejuaraan futsal putri tingkat pelajar tersebut dapat melahirkan atlet-atlet futsal puteri potensial Kabupaten Tangerang yang bisa mengharumkan nama daerah di tingkat yang lebih tinggi lagi (red)
TANGERANG, lensafokus.id — Pemerintah Kabupaten Tangerang terus memperkuat implementasi program unggulan Desa Mandiri Pangan (Demapan) sebagai salah satu upaya meningkatkan ketahanan dan kemandirian pangan masyarakat desa.
Salah satu implementasinya dilakukan melalui Demonstration Plot (Demplot) atau lahan percontohan penanaman padi di Kelompok Tani Sumuranta, Desa Pangejahan, Kecamatan Kronjo, Jumat (28/8/2026).
Demplot tersebut menjadi sarana penyuluhan sekaligus pembelajaran langsung bagi petani untuk melihat penerapan teknologi pertanian, penggunaan sarana produksi, serta varietas unggul dalam kegiatan budidaya padi.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tangerang Ujang Sudiartono mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari program unggulan Bupati dan Wakil Bupati Tangerang dalam memperkuat sektor ketahanan pangan melalui pengembangan Desa Mandiri Pangan.
"Demplot ini kami harapkan dapat menjadi contoh nyata bagi masyarakat dan kelompok tani dalam menerapkan pertanian yang baik, produktif, dan berkelanjutan," ujar Ujang.
Untuk pelaksanaan demplot kali ini, sektor yang dikembangkan adalah pertanian tanaman pangan berupa lahan sawah penanaman padi seluas 1 hektare. Lahan tersebut nantinya diharapkan menjadi percontohan bagi masyarakat maupun kelompok tani dalam rangka mewujudkan kemandirian pangan, meningkatkan hasil produksi, serta memperkuat ketahanan pangan di tingkat desa.
"Kalau kami lihat, persiapan lahannya cukup baik. Dari sisi sarana air juga sudah menggunakan Jaringan Irigasi Air Tanah, sehingga dalam kondisi cuaca seperti sekarang kebutuhan air untuk area persawahan tetap dapat tercukupi. Ini menjadi salah satu faktor penting untuk mendukung keberhasilan nantinya," katanya.
Kepala Bidang Ketahanan Pangan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tangerang, Abdul Munir, menambahkan, DPKP Kabupaten Tangerang dalam mendukung pelaksanaan demplot padi sawah tersebut kami memberikan dukungan dengan penyediaan sejumlah Saprodi atau sarana produksi pertanian. Dukungan tersebut meliputi benih padi varietas Ciherang, pupuk, serta pengolahan tanah menggunakan traktor.
"Kontribusi kami dari DPKP tidak hanya pada pendampingan, tetapi juga memastikan kebutuhan sarana produksi untuk demplot dapat terpenuhi. Mulai dari benih, pupuk, hingga pengolahan lahan," jelasnya.
Menurut Munir, program Desa Mandiri Pangan pada tahun ini dilaksanakan di 5 desa melalui kegiatan demplot padi sawah. Dalam pelaksanaannya, para petani akan diperkenalkan dengan berbagai metode dan sistem penanaman yang disesuaikan dengan kondisi lahan, termasuk sistem tanam benih langsung (tabela) dan metode lainnya.
"Dalam satu tahun ini ada lima desa mandiri pangan yang akan melaksanakan demplot padi sawah, dari sini kami ingin melihat metode mana yang paling efektif dan memberikan hasil terbaik bagi petani," ungkap Munir.
Sementara itu, Penyuluh Pertanian dari Kementerian Pertanian sebagai Pendamping Desa Mandiri Pangan, Lampuri, menyampaikan bahwa pelaksanaan demplot di Kelompok Tani Sumuranta mendapat respons positif dari para petani. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi petani untuk meningkatkan pengetahuan sekaligus mengoptimalkan produktivitas lahan.
"Selama ini produksi di lahan sekitar 1 hektare berada di kisaran 4,5 ton. Mudah-mudahan dengan adanya program ini, melalui penerapan teknologi dan pengelolaan yang lebih baik, hasil produksinya bisa meningkat lebih tinggi," ujar Lampuri.
Ia berharap keberadaan demplot tidak hanya memberikan manfaat pada saat pelaksanaan program, tetapi juga dapat diterapkan secara berkelanjutan oleh kelompok tani setelah program selesai.
Di kesempatan yang sama, Ketua Kelompok Tani Sumuranta, Jamhari, mengungkapkan rasa syukur karena wilayahnya dipercaya menjadi lokasi pelaksanaan demplot padi sawah.
"Kami bersyukur dan berterima kasih karena kelompok tani kami dipercaya menjadi lokasi demplot. Ini menjadi kesempatan bagi kami untuk belajar dan mencoba cara bertani yang lebih baik. Mudah-mudahan hasilnya nanti bagus dan bisa meningkatkan produksi padi serta memberikan manfaat bagi seluruh anggota kelompok tani," ungkap Jamhari.
Dengan pelaksanaan demplot tersebut, Pemerintah Kabupaten Tangerang berharap program Desa Mandiri Pangan mampu mendorong peningkatan produktivitas pertanian, memperkuat kapasitas kelompok tani, serta menciptakan kemandirian pangan masyarakat desa secara berkelanjutan. (Red)
Tangerang, lensafokus.id – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW dengan meneladani akhlak, kesabaran, kepedulian dan keteladanan Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.
Hal tersebut disampaikan Bupati saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar di kediaman H. Enju, Kecamatan Rajeg, Jumat malam (28/8/26).
Bupati Maesyal Rasyid mengatakan, peringatan Maulid Nabi bukan sekadar menjadi momentum untuk mengenang kelahiran Rasulullah SAW, tetapi juga menjadi kesempatan bagi umat Islam untuk kembali mengingat dan menerapkan nilai-nilai keteladanan Rasulullah dalam kehidupan bermasyarakat
“Kegiatan ini tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang kelahiran Rasulullah SAW, tetapi juga menjadi sarana untuk meningkatkan kecintaan kita kepada beliau serta meneladani akhlak mulia, keteladanan, kesabaran dan kepedulian beliau dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Bupati Maesyal Rasyid
Bupati mengajak semua yang hadir untuk menerapkan nilai-nilai yang diajarkan Rasulullah SAW dalam kehidupan keluarga, lingkungan maupun kehidupan bermasyarakat.
“Mari kita terus menjaga kebersamaan, saling membantu serta menciptakan suasana yang aman, damai dan harmonis. Semoga nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW dapat kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga membawa kebaikan bagi keluarga, lingkungan dan masyarakat Kabupaten Tangerang,” katanya.
Bupati juga berharap kegiatan keagamaan seperti Maulid Nabi dapat terus mempererat silaturahmi dan kebersamaan masyarakat, khususnya di wilayah Kecamatan Rajeg.
“Semoga dengan semangat Maulid Nabi yang terus kita peringati ini juga jadi motivasi untuk membangun kehidupan masyarakat yang semakin rukun, harmonis, religius dan penuh kepedulian,” tuturnya
Di sela-sela kegiatan tersebut, Bupati Tangerang juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat, khususnya warga Kecamatan Pasar Kemis dan Rajeg, yang terdampak kemacetan akibat adanya sejumlah pekerjaan perbaikan jalan.
Bupati menjelaskan, saat ini Pemerintah Kabupaten Tangerang tengah melakukan berbagai perbaikan jalan di sejumlah wilayah. Pekerjaan tersebut berdampak pada kelancaran lalu lintas, namun dilakukan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas infrastruktur dan pelayanan kepada masyarakat.
“Mohon maaf kepada seluruh masyarakat Pasar Kemis dan Rajeg yang terkena imbas kemacetan. Saat ini memang banyak jalan yang sedang diperbaiki, bukan hanya di Pasar Kemis dan Rajeg, tetapi juga di beberapa wilayah Kabupaten Tangerang,” ungkapnya
Ia memohon masyarakat untuk bersabar dan memahami kondisi tersebut selama proses pembangunan berlangsung. Pemerintah Kabupaten Tangerang berkomitmen agar pekerjaan dapat diselesaikan dengan baik sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan masyarakat. (Red)
Tangerang, lensafokus.id - Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah secara resmi menutup Kegiatan pelatihan pengelolaan arsip dinamis angkatan II yang dilaksanakan di gedung Diklat Kitri Bhakti Curug, Jum'at (28/08/26)
Dalam sambutannya, Wabup Intan menekankan bahwa pengelolaan arsip membutuhkan aparatur yang benar-benar kompeten serta mampu cepat beradaptasi dengan perkembangan tekonologi dengan tetap memperhatikan keamanan, keutuhan, autentisitas, dan ketertiban administrasi arsip
"Di era digital seperti saat ini, pengelolaan arsip membutuhkan aparatur yang mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Digitalisasi arsip harus tetap dibarengi dengan perhatian terhadap keamanan, keutuhan, autentisitas, dan ketertiban administrasi," tegas Wabup Intan
Lanjut dia, pengelolaan arsip yang tertib merupakan bagian penting dari tata kelola pemerintahan. Dengan pengelolaan arsip yang semakin baik merupakan bentuk dukungan nyata terwujudnya pemerintahan yang efektif, efisien, transparan, akuntabel, serta mampu memberikan pelayanan publik yang semakin baik.
"Saya meminta kepada seluruh peserta untuk menjadi agen perubahan di lingkungan kerja masing-masing. Pengetahuan yang telah diperoleh selama pelatihan agar diterapkan dan dibagikan kepada rekan kerja, sehingga budaya tertib arsip dapat semakin kuat di seluruh perangkat daerah Kabupaten Tangerang," pintanya
Dia berharap pelatihan ini tidak hanya menghasilkan pemahaman secara teori, tetapi juga memberikan keterampilan yang dapat langsung diterapkan dalam pelaksanaan tugas di perangkat daerah masing-masing.
"Saya berharap setelah pelatihan ini terdapat peningkatan kualitas pengelolaan arsip dinamis di masing-masing perangkat daerah. Jangan sampai sudah dilatih sampai beberapa angkatan tidak ada perubahan ini harus dievaluasi juga di masing-masing dinasnya ini betul-betul diterapkan diimplementasikan atau tidak," ujar ya
Kegiatan yang berlangsung selama kurang lebih sepuluh hari ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam meningkatkan kompetensi dan profesionalisme aparatur.
Wabup Intam menyampaikan apresiasi kepada panitia, narasumber dan seluruh peserta yang telah mengikuti pelatihan dengan baik, termasuk dalam mengikuti proses pembelajaran secara blended learning.
"Saya juga menyampaikan terima kasih kepada para narasumber, widyaiswara, panitia, dan seluruh pihak yang telah mendukung sehingga kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar," pungkasnya
Sementara itu, Kepala BKPSDM Kabupaten Tangerang, Benny Rachmat melaporkan bahwa pelatihan tersebut berlangsung selama 10 hari dengan sistem pembelajaran blended learning.
Peserta pelatihan merupakan pegawai negeri sipil di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tangerang yang terdiri atas arsiparis dan pengelola arsip di Lingkungan organisasi perangkat daerah Kabupaten Tangerang serta lingkup BLUD Puskesmas Kabupaten Tangerang
"Pelatihan pengelolaan arsip dinamis angkatan 2 Tahun Anggaran 2026 diikuti oleh 50 orang peserta, dilaksanakan pada tanggal 19-28 Agustus 2026. Berdasarkan hasil penilaian dan evaluasi dari total 50 orang peserta sebanyak 49 peserta dinyatakan kompeten dan berhak memperoleh sertifikasi pelatihan dan ada satu orang yang dinyatakan lulus bersyarat," jelas Benny. (Red)