TANGERANG, lensafokus.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Literasi Digital di SMA Negeri 1 Kabupaten Tangerang pada Rabu (26/08/2026).
Kegiatan edukasi ini digelar sebagai langkah untuk membangun generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki kecakapan dan etika dalam memanfaatkan teknologi digital.
Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Tangerang, Akhmad Farhan, menyampaikan bahwa perkembangan teknologi informasi dan komunikasi saat ini telah memberikan berbagai kemudahan. Menurutnya, media sosial telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari aktivitas generasi muda, baik untuk belajar, berkomunikasi, maupun mengekspresikan diri. Namun, ia menegaskan bahwa terdapat tantangan nyata di balik manfaat tersebut yang harus diwaspadai oleh para pelajar.
"Masih rendahnya kesadaran mengenai jejak digital yang ditinggalkan setiap aktivitas di internet. Apa yang kita unggah, komentari atau bagikan di media sosial dapat tersimpan dalam waktu yang lama dan berpotensi memengaruhi kehidupan kita di masa depan," tegasnya.
Lebih lanjut, ia menyoroti fenomena cyberbullying (perundungan siber) yang kerap terjadi di lingkungan digital. Tindakan berupa ejekan, penghinaan, hingga penyebaran informasi yang merugikan dapat memberikan dampak psikologis yang serius bagi korbannya.
"melalui kegiatan sosialisasi ini, kami berharap para siswa dapat memahami pentingnya menggunakan media sosial secara bijak, bertanggung jawab dan beretika. Selain itu siswa juga diharapkan mampu mengenali risiko-risiko yang ada di ruang digital, memahami konsekuensi dari jejak digital serta memiliki keberanian untuk mencegah dan melawan segala bentuk cyberbullying," harapnya
Sementara itu, Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Kabupaten Tangerang, Ibu Ruri, menyambut positif inisiatif penyelenggaraan kegiatan ini. Ia menilai penanaman literasi digital sejak dini sangat penting sebagai benteng pertahanan para siswa di dunia maya.
"Ini penting untuk anak-anak kita agar mereka itu bijak dalam menggunakan medsos. Oleh karena itu juga, ilmu-ilmu yang didapat itu harusnya nanti di-share ke teman-temannya. Harapan saya, mudah-mudahan di SMA 1 Kabupaten Tangerang tidak ada cyberbullying, tidak ada scammer dan lain sebagainya. Anak-anak bijak dalam menggunakan medsos," ungkapnya.
Sebagai informasi, kegiatan Sosialisasi Literasi Digital ini diikuti oleh 150 orang peserta yang terdiri dari siswa kelas 10, 11, dan 12. Rangkaian acara yang berjalan interaktif ini turut diisi dengan Pemberian materi oleh Narasumber Nizar Fachri, sesi diskusi dan tanya jawab hingga kuis edukatif yang diikuti dengan antusias oleh seluruh siswa. (Red)
Tangerang, lensafokus.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang menggelar acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah tingkat kabupaten yang berlangsung di Masjid Agung Al-Amjad, Tigaraksa. Acara ini dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), jajaran Forkopimda, serta para Aparatur Sipil Negara (ASN) di ruang lingkup Pemkab Tangerang.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah menegaskan bahwa peringatan Maulid Nabi hendaknya tidak sekadar menjadi seremonial tahunan belaka, melainkan harus diresapi sebagai momentum perbaikan diri.
"Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW hendaknya tidak hanya kita jadikan sebagai momentum untuk mengenang kelahiran Rasulullah SAW. Lebih dari itu, maulid harus menjadi momentum untuk memperbaiki diri, memperkuat keimanan, serta meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari," ujar Wabup Intan.
Wabup Intan secara khusus menyoroti peran strategis ASN dalam pembangunan dan pelayanan publik di Kabupaten Tangerang. Menurutnya, ASN dituntut tidak hanya memiliki kompetensi teknis, tetapi juga akhlak yang mulia.
"Bagi kita yang mengemban tugas sebagai Aparatur Sipil Negara, keberadaan di tengah masyarakat memiliki makna yang sangat penting. ASN bukan hanya harus memiliki kemampuan dalam menjalankan pekerjaan, tetapi juga harus memiliki tanggung jawab, integritas, kejujuran, dan semangat untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya di Kabupaten Tangerang," tegasnya.
Lebih lanjut, Wabup Intan menjabarkan empat sifat utama Rasulullah yang patut diimplementasikan dalam budaya kerja ASN, yakni Shiddiq (jujur), Amanah (dapat dipercaya), Tabligh (menyampaikan kebenaran), dan Fathanah (cerdas).
"Jika kita terapkan sifat utama Rasullah, maka kita akan menjadi ASN yang mampu menyampaikan kebenaran. Jika shiddiq kita pegang, kita akan menjadi ASN yang jujur dan berintegritas. Jika amanah kita jalankan, kita menjadi ASN yang dapat dipercaya. Dan jika fathanah kita kembangkan, maka kita akan menjadi ASN yang cerdas, inovatif, dan mampu memberikan solusi," tambah Wabup Intan.
Wabup Intan juga mengingatkan bahwa ukuran keberhasilan seorang ASN bukanlah dari seberapa tinggi jabatannya, melainkan seberapa besar manfaat yang dapat diberikan kepada masyarakat luas. Ia mengajak seluruh abdi negara untuk hadir di tengah masyarakat bukan sekadar sebagai aparatur, melainkan sebagai pelayan masyarakat yang responsif dan bekerja sama.
"Mari kita tanamkan dalam diri kita, bekerja dengan kejujuran, melayani dengan ketulusan, menjalankan amanah dengan tanggung jawab, dan berkarya dengan kecerdasan. Insya Allah apabila seluruh ASN bekerja dengan landasan tersebut, maka pemerintah akan semakin dipercaya, layanan semakin berkualitas, masyarakat semakin sejahtera, dan Kabupaten Tangerang akan terus bergerak maju menjadi Tangerang yang semakin Gemilang," pungkasnya.
Turut hadir memberikan tausiah agama dalam acara tersebut, Abuya KH Ahmad Al Farisy. Dalam ceramahnya, Abuya berpesan agar kecintaan kepada Rasulullah diwujudkan melalui niat tulus dalam setiap pengabdian.
"Rasulullah SAW adalah sebaik-baiknya teladan (Uswatun Hasanah). Meneladani beliau bukan hanya dalam ibadah shalat dan puasa, tetapi juga dalam cara kita bekerja dan bermuamalah. Bagi para ASN, bekerja dengan niat ikhlas melayani umat adalah ibadah yang bernilai pahala sangat besar di mata Allah SWT. Jadikan kejujuran dan amanah sebagai pondasi dalam melayani warga. Jika pemimpin dan aparaturnya berakhlak mulia, Insya Allah keberkahan akan senantiasa turun melingkupi Kabupaten Tangerang," pesan Abuya KH Ahmad Al Farisy.
Rangkaian acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H ini ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Abuya KH Ahmad Al Farisy, memohon keselamatan, keberkahan, dan petunjuk bagi seluruh jajaran Pemkab Tangerang beserta seluruh masyarakatnya. (Red)
Tangerang, lensafokus.id - Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah menghadiri acara Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW di Masjid Raya Asmaul Husna Gading Serpong, Selasa, (25/08/26)
Dalam sambutannya, Wabup Intan mengajak masyarakat yang hadir untuk meneladani perjuangan, kejujuran, kepedulian, ketaqwaan dan keimanan Nabi Muhammad SAW serta menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari
"Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW merupakan momentum yang baik bagi kita semua untuk meneladani perjuangan, kejujuran, kesabaran, keteladanan, kepedulian dan akhlak beliau. Peringatan Maulid Nabi hendaknya menjadi momentum untuk meningkatkan kecintaan kita kepada Rasulullah SAW dan meneladani akhlak beliau dalam kehidupan sehari-hari," ujar Wabup Intan
Lanjut dia, peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW juga merupakan momentum untuk introspeksi diri sejauh mana kita mampu meneladani akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari,
"Ini juga merupakan momen instrospeksi diri. Marilah kita bertanya kepada diri kita masing-masing sudah sejauh mana kita meneladani akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari, menjadi pribadi yang jujur dan amanah, menghormati orang tua dan guru kita, menyayangi keluarga dan peduli sesama,"
Pada kesempatan tersebut, Wabup Intan juga mengajak para jamaah dan masyarakat yang hadir untuk mendoakan mereka yang mengalami musibah bencana gempa bumi di NTT dan kebakaran hutan
"Mari kita bersama-sama berdoa dalam rangkaian Maulid Nabi Muhammad SAW ini untuk saudara-saudara kita yang berada di Nusa Tenggara Timur yang mengalami musibah gempa bumi dan saudara-saudara kita yang di Kalimantan mengalami kebakaran hutan,mudah-mudahan saudara-saudara kita diberikan kesabaran dan ketabahan," ajaknya
Sementara itu, Ketua DKM Masjid Raya Asmaul Husna, Slamet Riyadi menjelaskan bahwa peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun ini di Masjid Raya Asmaul Husna sangat istimewa karena bersamaan dengan bulan Kemerdekaan HUT RI
"Kami sampaikan terima kasih kepada Ibu Wakil Bupati yang telah meluangkan waktu hadir di sini. Selain peringatan Hari Besar Islam Masjid Raya Asmaul Husna ini, juga dilaksanakan khitanan massal pada hari Sabtu tanggal 22 Agustus 2026," ungkapnya. (Red)
TANGERANG, lensafokus.id — Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menghadiri peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW yang digelar di Pondok Pesantren Al Hijaiyyah, Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang, Selasa (25/8/26).
Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid mengatakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW merupakan momentum penting bagi umat Islam untuk terus mengenang dan meneladani perjuangan serta akhlak Rasulullah SAW.
Menurutnya, kegiatan Maulid Nabi perlu terus dilaksanakan, khususnya untuk memberikan pemahaman kepada generasi muda mengenai sejarah, perjuangan, dan keteladanan Nabi Muhammad SAW.
“Sebagai umat Nabi Muhammad SAW, kita harus terus melaksanakan kegiatan Maulid Nabi. Ini penting agar anak-anak kita, generasi muda kita, bisa mengetahui dan memahami siapa Nabi Muhammad SAW serta meneladani akhlaknya,” ujar Bupati Maesyal Rasyid
Bupati berharap peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat keimanan, mempererat silaturahmi, serta meningkatkan kepedulian dan kebersamaan masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, Bupati juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan memasuki musim kemarau. Ia meminta masyarakat tidak melakukan pembakaran sampah maupun aktivitas pembakaran lainnya secara sembarangan, karena kondisi kering dapat dengan mudah memicu terjadinya kebakaran.
“Saya mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk berhati-hati. Sekarang sudah memasuki musim kemarau. Jangan melakukan bakar-bakar sampah atau apapun di luar ruangan karena kalau lalai bisa berpotensi menimbulkan kebakaran,” katanya.
Selain itu, Bupati meminta masyarakat yang mulai mengalami kekeringan atau kesulitan mendapatkan air bersih agar segera melaporkannya kepada aparat pemerintah setempat, mulai dari pemerintah desa atau kelurahan hingga kecamatan.
“Kalau ada masyarakat yang mengalami kekeringan atau kekurangan air, segera laporkan kepada pemerintah desa, kelurahan maupun kecamatan. Nanti Pemerintah Kabupaten Tangerang akan membantu dengan mengirimkan bantuan air bersih,” pungkasnya. (Red)
TANGERANG, lensafokus.id — Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid bersama Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah memimpin rapat evaluasi dan konsolidasi program prioritas bidang Kesehatan. Acara tersenut digelar di Aula Dinas Kesehatan Puspemkab Tangerang, Senin (24/8/26).
Rapat yang diikuti jajaran Dinkes, camat, kepala Puskesmas, direktur RSUD dan kader kesehatan tersebut membahas sejumlah program prioritas, di antaranya penurunan stunting, cek kesehatan gratis dan TBC, penurunan angka kematian ibu dan bayi, serta penanganan HIV.
Bupati Maesyal mengatakan, peningkatan derajat kesehatan masyarakat membutuhkan kolaborasi seluruh pihak, termasuk OPD, kecamatan, Puskesmas, rumah sakit dan kader.
“Alhamdulillah cek kesehatan gratis sudah mencapai 100 persen, tetapi ini terus kita tingkatkan, termasuk pemeriksaan TBC. Puskesmas juga harus jemput bola, tidak hanya menunggu di Puskesmas, tetapi bisa di balai warga maupun sekolah,” ujar Bupati Maesyal.
Bupati Maesyal menegaskan, meskipun bidang kesehatan mengalami penyesuaian anggaran akibat efisiensi, hal tersebut tidak boleh mengurangi kinerja dan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Ia menghimbau seluruh jajaran kesehatan agar terus memperkuat kolaborasi agar berbagai program prioritas dapat berjalan optimal.
“Insyaallah dengan semangat dan kerja bersama, derajat kesehatan masyarakat Kabupaten Tangerang akan meningkat,” pungkasnya.
Ia berharap melalui rapat tersebut segala kendala dan tantangan yang dihadapi dapat terpetakan lebih jelas sehingga dapat dijadikan dasar untuk membuat kebijakan yang lebih terukur, efisien dan tepat sasaran nantinya
Sementara itu, Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah menekankan penguatan penanganan stunting melalui pemerataan layanan tumbuh kembang anak di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) agar lebih maksimal penanganannya
“Yang pertama, ada Klinik Tumbuh Kembang. Di Kabupaten Tangerang paling tidak ada di Pakuhaji, Balaraja dan Tigaraksa, supaya anak yang terindikasi stunting tidak jauh untuk dirujuk ke rumah sakit,” kata Wabup Intan.
Selain itu, ia juga mendorong optimalisasi dan penguatan program orang tua asuh dengan melibatkan OPD sebagai pendamping kecamatan yang memiliki anak terindikasi stunting, termasuk melalui pemberian makanan tambahan (PMT) serta membuka kerja sama seluas-luasnya lintas sektor dengan berbagai pihak untuk ikut berpartisipasi secara aktif dalam program percepatan penanganan dan penanggulangan Stunting
“Yang ketiga, maksimalkan program CSR. Karena tidak mungkin pemerintah bekerja sendirian. Ini kita lakukan dengan pendekatan pentaheliks agar penanganan dan penanggulangan Stunting lebih efisien dan tepat sasaran," tandasnya
Wabup Intan menambahkan, program pola asuh dan CSR tersebut pada dasarnya sudah berjalan, namun perlu diperkuat melalui optimalisasi seluruh lini dan stakeholder terkait.
"Program yang ada sudah berjalan dengan baik, namun perlu terus diperkuat seluruh lini dan stakeholdernya. Saya juga berharap Klinik Tumbuh Kembang di tiga rumah sakit dapat mulai direalisasikan pada tahun depan," imbuhnya. (Red)
TANGERANG, lensafokus.id — Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid meninjau langsung pelaksanaan rekonstruksi Jalan Cangkudu–Cisoka bersama Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kabupaten Tangerang, Iwan Firmansyah, Senin (24/8/26).
Bupati TangerangMaesyal Rasyid mengatakan Jalan Cangkudu–Cisoka yang memiliki panjang keseluruhan sekitar 4 kilometer, mengalami rusak berat sekitar 1,581 kilometer
“Alhamdulillah, hari ini saya bersama dengan Kepala Dinas Bina Marga langsung datang ke lokasi Jalan Cangkudu–Cisoka. Panjang jalan ini sekitar 4 kilometer, sementara yang mengalami kerusakan sekitar 1.581 meter,” ujar Bupati Maesyal Rasyid.
Ia menjelaskan, jalan sekitar 1,5 km yang mengalami rusak tersebut, pemerintah daerah melakukan rekonstruksi sepanjang 1,380 kilometer. Pekerjaan tersebut ditargetkan dapat diselesaikan dalam waktu 150 hari kalender, terhitung sejak 27 Juli hingga 23 Desember 2026.
“Mudah-mudahan ini bisa tepat waktu. Kita usahakan supaya semuanya berjalan dengan lancar dan selesai sesuai target,” katanya.
Lanjut dia, sisa jalan rusak jalan Cangkudu-Cisoka sekitar 201 meter yang belum dapat ditangani pada tahun ini rencananya akan dilanjutkan penanganannya pada tahun 2027 dengan dengan menyesuaikan kemampuan keuangan daerah.
“Masih ada yang tersisa sekitar 201 meter. Yang tersisa ini akan kita perbaiki lagi di tahun 2027 sesuai kemampuan keuangan daerah,” jelasnya.
Pihaknya juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat, khususnya pengguna Jalan Cangkudu–Cisoka, atas potensi gangguan lalu lintas selama proses rekonstruksi berlangsung.
“Pada perbaikan jalan ini pasti ada gangguan kemacetan. Kami mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada masyarakat pengguna jalan, khususnya masyarakat Cisoka. Mudah-mudahan selama 150 hari kerja ini bisa selesai,” tuturnya.
Menurutnya, rekonstruksi Jalan Cangkudu–Cisoka merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam meningkatkan kualitas infrastruktur secara bertahap. Pada tahun 2026, Pemkab Tangerang menargetkan penanganan sejumlah ruas jalan dengan total panjang sekitar 30 kilometer.
“Secara keseluruhan, tahun ini kurang lebih sekitar 30 kilometer dari beberapa ruas jalan yang diperbaiki. Ini akan terus kita lanjutkan, terutama untuk ruas-ruas yang masih tersisa, sesuai kemampuan keuangan daerah,” ungkapnya.
Ia berharap dukungan dan doa masyarakat agar kemampuan keuangan daerah dapat terus mengakomodasi pembangunan infrastruktur secara berkelanjutan.
“Minta doanya kepada seluruh masyarakat supaya keuangan daerah ini bisa mengakomodasi perbaikan jalan secara bertahap. Setiap tahun akan kita perbaiki,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala DBMSDA Kabupaten Tangerang Iwan Firmansyah menjelaskan bahwa rekonstruksi Jalan Cangkudu–Cisoka merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah meningkatkan kemantapan jalan, memperlancar mobilitas masyarakat, serta mendukung aktivitas ekonomi dan konektivitas antarwilayah di Kabupaten Tangerang.
"Dengan selesainya pekerjaan tersebut, diharapkan akses masyarakat di wilayah Cangkudu–Cisoka menjadi lebih nyaman, aman, dan lancar serta mampu menunjang aktivitas masyarakat sehari-hari," ujar Iwan
Dia menambahkan berdasarkan rencana teknis DBMSDA Kabupaten Tangerang, pekerjaan rekonstruksi Jalan Cangkudu–Cisoka dibagi menjadi dua segmen. Segmen pertama memiliki panjang 691 meter, sedangkan segmen kedua sepanjang 689 meter.
"Dengan demikian, total anggaran yang dialokasikan melalui APBD Kabupaten Tangerang Tahun Anggaran 2026 untuk penanganan ruas tersebut mencapai Rp12.117.354.000," imbuhnya
Rekonstruksi dilakukan menggunakan konstruksi beton dengan ketebalan 30 sentimeter dan mutu beton Fs 45 MPa. Pembangunan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan kemantapan jalan sehingga lebih aman dan nyaman digunakan masyarakat. (Red)
Tangerang, lensafokus.id - Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid berharap para Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) bisa bersinergi dalam upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD)
Hal tersebut diungkapkan Bupati Maesyal Rasyid saat menghadiri Rapat Kerja Nasional (Ralernas) II Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT) yang dibuka oleh Gubernur Banten, Andra Soni di Hotel Haris Gading Serpiong Kec. Kelapa Dua, Senin (24/08/26)
"Kami, pemerintah daerah tentu berharap para PPAT ini bisa lebih berkontribusi pada peningkatan PAD untuk pembangunan daerah, khususnya di Kabupaten Tangerang," ujar Bupati Maesyal Rasyid
Menurut dia, keberadaan PPAT sangat penting dalam memberikan kepastian hukum atas tanah yang dimiliki masyarakat. Untuk itu, bupati juga meminta para PPAT bisa bekerja secara profesional, jujur dan berintegritas.
"Saya minta kepada para PPAT ini bekerja profesioal, jujur dan berintegritas, membantu masyarakat untuk dapat memberikan kepastian hukum atas hak-haknya sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Jangan sampai menimbulkan konflik yang dapat menimbulkan keresahan di masyarakat," tegasnya
Hal yang sama juga diungkapkan Gubernur Banten. Andra Soni mengatakan bahwa PPAT merupakan profesi penting dan mitra bagi pemerintah daerah dalam menciptakan tertib hukum atas hak tanah yang dimiliki masyarakat serta memaksimalkan peroleh PAD
"Profesi ini merupakan profesi yang sangat penting dalam kehidupan kita, kehidupan bernegara dan dalam pemerintahan. Pejabat Pembuat Akta Tanah merupakan mitra pemerintah daerah, khususnya kabupaten/kota dalam rangka memaksimalkan potensi Pendapatan Asli Daerah dari BPHTB," ungkap Andra Soni
Pihaknya juga menghimbau para PPAT untuk terus meningkatkan kompetensi dan skill seiring dengan perkembangan jaman dan tekonologi. Dengan meningkatnya kompetensi yang dimiliki, PPAT akan lebih cepat beradaptasi dengan perkembangan yang terjadi, baik regulasi maupun wilayah yang menjadi bagian tugasnya
Selamat melaksanakan Rakernas dan upgrading, karena memang perlu upgrading agar semakin cepat beradaptasi dengan perkembangan jaman dan regulasi. Atas nama Pemerintah Provinsi Banten, saya mengucapkan selamat datang kepada seluruh PPAT seluruh Indonesia dan juga selamat melaksanakan rlRakernas," ujarnya
Sementara itu, Ketua Pelaksana Rakerja II IPPAT, Ellies Daini mengungkapkan bahwa Rakernas tersebut dihadiri oleh sekitar 1350 PPAT dari seluruh Indonesia. Pihaknya mengucapkan terima kasih kepada pemerintah, baik pusat maupun daerah yang telah bersinergi dan terus memberikan kepercayaan kepada anggota IPPAT
"Semoga Rapat Kerja Nasional II ini selain menjadi media silaturahmi bagi kita, juga melahirkan gagasan dan langkah nyata untuk kemajuan bersama," ujarnya. (Red)
TANGERANG, lensafokus.id — Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah mengajak masyarakat Desa Gembong untuk terus memperkuat persatuan, kebersamaan dan semangat gotong royong dalam mengisi kemerdekaan Republik Indonesia
Hal tersebut disampaikan Wabup Tangerang saat menghadiri rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Desa Gembong, Minggu (23/08/26).
“Kemerdekaan yang telah diwariskan kepada kita. Mari kita jadikan momentum kemerdekaan ini sebagai penyemangat untuk terus bergerak maju, bekerja bersama, dan memberikan kontribusi nyata terbaik bagi keluarga, desa, dan Kabupaten Tangerang,” ungkap Wabup Intan
Menurutnya, peringatan HUT Kemerdekaan bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk mengenang jasa para pahlawan sekaligus memperkuat persatuan, kebersamaan, gotong royong, dan kecintaan terhadap tanah air. Kegiatan jalan santai dan karnaval juga memberikan manfaat positif bagi masyarakat. Selain mendorong pola hidup sehat, kegiatan tersebut juga menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi dan membangun kebersamaan antarwarga.
Saya berharap semangat kebersamaan yang terlihat dalam kegiatan ini tidak berhenti setelah acara selesai, tetapi terus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari melalui gotong royong, kepedulian terhadap lingkungan, serta menjaga keamanan dan kenyamanan lingkungan," tandasnya
Sementara itu, Kepala Desa Gembong, H. Nurjen, menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat yang turut berpartisipasi dalam memeriahkan rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan RI di Desa Gembong. Ia juga mengingatkan masyarakat untuk mengutamakan kesehatan dan keselamatan serta menjaga barang-barang pribadi selama mengikuti kegiatan.
“Bagi warga yang merasa kurang sehat, jangan memaksakan diri. Mari juga bersama-sama menjaga barang bawaan dan kendaraan masing-masing agar kegiatan berlangsung aman dan nyaman,” imbau Nurjen.
Anggota DPRD Kabupaten Tangerang, Hj. Erni Susilawati yang juga turut hadir menyampaikan apresiasinya atas antusiasme masyarakat dalam mengikuti kegiatan. Ia berharap kegiatan kemasyarakatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara rutin untuk mempererat silaturahmi dan kebersamaan warga.
“Mari kita terus jaga kesehatan, jaga kebersamaan, dan tetap semangat. Semoga Desa Gembong semakin maju,” ujarnya.
Kemeriahan kegiatan juga semakin terasa dengan berbagai doorprize yang disiapkan bagi masyarakat, termasuk dua paket umrah ke Tanah Suci sebagai hadiah utama bagi warga yang beruntung. (Red)
Jakarta, lensafokus.id – Ketua Umum Ikatan Keluarga Besar Barisan Pelopor (IKBBP) Tanto Soediro mengungkapkan keprihatinannya atas terus melunturnya jiwa nasionalisme dan rasa kebangsaan di kalangan masyarakat terutama pada kalangan generasi muda saat ini.
Menurut Tanto Sudiro, kondisi menyedihkan itu antara lain disebabkan semakin rendahnya upaya edukasi yang intens terhadap pemberian pelajaran pemahaman tentang sejarah kemerdekaan di masyarakat.
Bahkan, “Yang lebih berbahayanya lagi ada kelompok tertentu yang sengaja akan melencengkan fakta-fakta sejarah kebangsaan,” tegasnya di Jakarta, pada Sabtu (22/8/2026).
Untuk itu, tegas Tanto Sudiro dalam sambutan perayaan Ikatan Keluarga Barisan Besar Pelopor (IKBBP) mendesak Pemerintah dan segenap komponen masyarakat dan penerus pejuang untuk terus saling mengedukasi dalam mengenalkan dan mengamalkan amanat sejarah kebangsaan yang tegak lurus, baik dan benar.
"Fakta yang dibelokkan sangat berpotensi mengikis nilai-nilai NKRI dan kejahatan sejarah," tegas Tanto Sudiro.
Dalam menyikapi lunturnya jiwa Nasionalisme kalangan remaja dan kaum muda, Ketua Gerakan Revolusi Pemuda GARUDA, Ericko dalam peringatan ke-82 tahun Barisan Pelopor, sekaligus hari jadi ke-2 IKBBP, bahwa kondisi Indonesia sariat ini sedang rapuh dalam segala bidang termasuk luntur jiwa Nasionalisme.
“Untuk itu, sebagai sayap organisasi dari Ikatan Keluarga Besar Barisan Pelopor, GARUDA menyadari betul bahwa amanah yang dipikul tidaklah ringan,” ungkap Ericko.
IKBBP adalah rumah besar Garuda dan selalu menjadi pengingat yang nyata bahwa kemerdekaan itu memang direbut dan diperjuangkan.
"Kemerdekaan adalah hasil perjuangan sekaligus pengingat bahwa bagi para pemuda telah berdiri di atas fondasi sejarah pengorbanan dan keikhlasan dari para pendiri bangsa kita," tegas Ericko.
GARUDA menilai bahwa sejarah perjuangan itu bukan sekedar romantisme yang hanya untuk dikenang, melainkan harus diwujudkan dalam kerja nyata di masa kini.
GARUDA memahami bahwa tantangan yang dihadapi pemuda saat ini menuntut pendekatan yang berbeda.
Bagi Garuda, IKBBP adalah ibarat7 kompas dan harus menjaga sinergi yang erat dengan IKBBP, serta merawat kolaborasi yang baik dengan IKBBP serta Yayasan Soekarmini Poegoeh Reksoatmodjo. (Red)
BALARAJA, lensafokus.id — Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid secara resmi membuka Pekan Raya Balaraja ke-2 dalam rangka Milad ke-3 Balai Adat Balaraja di Alun-Alun Balaraja, Sabtu (22/8/26).
Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid acara tersebut selain menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi masyarakat Balaraja juga sekaligus memperkenalkan potensi seni, budaya, UMKM, kuliner, dan kreativitas yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Balaraja.
“Pekan Raya Balaraja bukan sekadar kegiatan hiburan dan perayaan. Lebih dari itu, kegiatan ini merupakan ruang untuk mempertemukan masyarakat, memperkuat silaturahmi, menghidupkan seni dan budaya, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ujar Bupati Maesyal Rasyid
Ia menyebut Balaraja memiliki sejarah, karakter, dan kekayaan budaya yang menjadi bagian penting dari identitas Kabupaten Tangerang. Karena itu, pelestarian adat dan budaya harus terus dilakukan sekaligus diwariskan kepada generasi muda.
“Menjaga adat dan budaya bukan berarti hanya mempertahankan masa lalu, tetapi juga mewariskan nilai-nilai kebaikan kepada generasi masa depan,” katanya.
Bupati juga mengajak generasi muda Kabupaten Tangerang untuk lebih mengenal akar budayanya, menghargai para sesepuh, mencintai daerahnya, serta berani berkreasi dan berinovasi. Ia berharap keberadaan Balai Adat Balaraja dapat terus berkembang sebagai rumah bersama untuk pelestarian adat dan budaya, pendidikan karakter, serta penguatan persaudaraan masyarakat.
"Atas nama Pemerintah Kabupaten Tangerang, kami menyampaikan apresiasi kepada Balai Adat Balaraja, panitia, serta seluruh masyarakat yang telah menggagas kegiatan ini. Semoga kegiatan menjadi rumah bersama untuk melestarikan adat budaya dan meneruskannya nilai-nilai luhur di dalamnya," ungkapnya
Selain itu, ia juga berharap Pekan Raya Balaraja dapat menjadi wadah bagi pelaku UMKM, seniman, budayawan, komunitas, generasi muda, dan masyarakat untuk menampilkan karya terbaiknya.
“Mari kita jadikan kegiatan ini sebagai momentum untuk memperkenalkan berbagai potensi Balaraja, mulai dari seni budaya, kuliner, produk UMKM, kreativitas anak muda, hingga berbagai potensi ekonomi masyarakat,” ungkapnya.
Ia juga mengajak ribuan masyarakat yang hadir untuk terus menjaga dan memperkuat semangat kebersamaan serta gotong royong dalam setiap sendi kehidupan masyarakat, khususnya dalam menyukseskan pembangunan daerah
“Mari kita terus jaga semangat kenersamaan dan kegotong royongan ini. Mari kita terus bergerak bersama menuju Kabupaten Tangerang yang semakin gemilang,” pungkasnya. (Red)