Bupati Tangerang Hadiri Apel Akbar dan Pengukuhan DPD Aslinmas Se-Indonesia di Palembang

PALEMBANG, lensafokus.id — Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menghadiri Apel Akbar Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) sekaligus Pengukuhan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Satuan Linmas (Aslinmas) se-Indonesia.

Apel Akbar yang berlangsung khidmat dan diikuti ribuan jajaran Satlinmas serta unsur pemerintahan dan aparat terkait dari berbagai daerah di Indonesia tersebut digelar di Stadion Gelora Sriwijaya Komplek Jakabaring Sport City, Kota Palembang, Sumatera Selatan. Jumat, (28/8/26)

Pada kesempatan tersenut, Bupati Tangerang Maesyal Rasyid mengatakan bahwa Satlinmas memiliki peran strategis dalam membantu pemerintah daerah menjaga ketenteraman, ketertiban umum serta pencegahan dan penanggulangan bencana

“Keberadaan Satlinmas di desa dan kelurahan sangat strategis. Satlinmas ini membantu menjaga ketentraman, ketertiban umum dan perlindungan masyarakat serta membantu pencegahan dan penanggulangan bencana," ungkap Bupati Maesyal Rasyid

Lanjut dia, Satlinmas juga menjadi bagian dari kekuatan sosial dalam membangun lingkungan yang aman dan kondusif. Untuk itu, setiap personil Satlinmas diharapkan terus meningkatkan kapasitas dan dedikasikasinya serta mampu cepat berdaptasi dengan perkembangan zaman

"Sebagai bagian dari kekuatan sosial, anggota Satlinmas harus terus meningkatkan kapasitas dengan perkembangan zaman , kedisiplinan dan sinergi dengan seluruh unsur terkait. Dengan kebersamaan dan koordinasi yang baik, mereka dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan pembangunan daerah,” ujarnya.

Bupati menyampaikan apresiasi dan selamat atas terselenggaranya Apel Akbar dan Pengukuhan DPD Aslinmas se-Indonesia tersebut. Dia berharap apel akbar dan pengukuhan DPD Aslinmas se-Indonesia tersebut menjadi momentum untuk semakin memperkuat organisasi dan meningkatkan semangat pengabdian seluruh anggota Aslinmas di berbagai daerah, khususnya di Kabupaten Tangerang

“Semoga Aslinmas semakin solid dan mampu menjadi mitra pemerintah dalam menjaga ketenteraman, ketertiban, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus yang bertindak sebagai inspektur upacara mengatakan bahwa Satlinmas merupakan bagian dari urusan pemerintahan yang berkaitan dengan pelayanan dasar. Dia juga menekankan bahwa tugas penjaga ketentraman dan ketertiban masyarakat bukan sekedar persoalan administratif melainkan bagian dari tanggung jawab bersama.

"Menjaga ketentraman dan ketertiban bukan sekedar tugas administratif tapi merupakan bagian dari tanggung jawab bersama untuk memastikan masyarakat dapat menjalani kehidupan dengan aman dan nyaman," ujar Wiyagus

Wiyagus menyebut, saat ini terdapat sekitar 1,2 juta lebih personil Satlinmas yang tersebar di 38 provinsi dan 514 kabupaten/kota. Kehadiran Satlinmas yang cukup besar anggotanya ini tidak boleh dipandang sebelah mata, hanya sebagai pelengkap dalam roda pemerintahan.

"Satlinmas tidak boleh dipandang hanya sebagai pelengkap kegiatan pemerintahan. Satu limas adalah bagian dari kekuatan masyarakat yang perlu dibina diberdayakan dan ditingkatkan kapasitasnya," tandanya

Pihaknya berharap Aslinmas tidak hanya menjadi wadah berhimpun, namun juga mampu menjadi ruang untuk meningkatkan kapasitas, membangun jejaring, memperkuat solidaritas serta mengembangkan inovasi dalam menjaga dan menciptakan keamanan, ketertiban serta perlindungan masyarakat. (Red)

Kabupaten Tangerang Raih Penghargaan Pendidikan di Pemimpin Daerah Awards 2026

Tangerang, lensafokus.id - Kabupaten Tangerang kembali mendapat apresiasi di tingkat nasional. Mewakili Bupati Tangerang, Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang Soma Atmaja menerima penghargaan kategori Pendidikan dalam ajang Pemimpin Daerah Awards 2026.

Penghargaan tersebut diserahkan secara langsung oleh Wakil Menteri Dalam Negeri RI Bima Arya di Jakarta Concert Hall (JCH), Gedung iNews Tower, Jakarta, pada Kamis (27/8/2026).

Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang Soma Atmaja menyampaikan bahwa penghargaan ini bukan sekadar capaian pemerintah daerah, melainkan juga menjadi pengingat bahwa berbagai upaya pembangunan di Kabupaten Tangerang harus terus dilanjutkan agar manfaatnya semakin dirasakan masyarakat.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Tangerang, kami mengucapkan terima kasih. Kami yakin apresiasi yang kami dapatkan ini menjadi motivasi bagi Pemkab Tangerang untuk lebih optimal lagi, khususnya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan,” ujarnya.

Salah satu program unggulan yang menjadi bukti komitmen tersebut adalah Beasiswa Tangerang Gemilang. Program ini tidak hanya memberikan kesempatan kuliah gratis di perguruan tinggi dalam negeri, tetapi juga membuka jalur beasiswa ke luar negeri.

Melalui kerja sama dengan Universitas Al-Azhar Kairo, Mesir, Pemerintah Kabupaten Tangerang telah mengirimkan putra-putri terbaiknya untuk menempuh pendidikan di salah satu pusat pendidikan Islam terbaik dunia. Penerima beasiswa memperoleh fasilitas lengkap, meliputi biaya perkuliahan, biaya hidup serta transportasi keberangkatan dan kepulangan.

Pemimpin Daerah Awards 2026 merupakan ajang penghargaan bergengsi dari iNews Media Group untuk mengapresiasi pemerintah daerah dan kementerian atas berbagai prestasi serta inovasi dalam pengembangan dan pemberdayaan masyarakat.

Ajang tahunan ini menjadi panggung apresiasi tinggi bagi para pemimpin daerah, kepala daerah, pemangku kebijakan, aparat penegak hukum, dan institusi daerah di seluruh Indonesia yang dinilai sukses melahirkan inovasi serta dedikasi nyata bagi masyarakat. (Red)

Sambut Musim 2026/2027: Pemkab Tangerang Dukung Penuh Persita di Kasta Tertinggi Sepak Bola Nasional

Tangerang, lensafokus.id — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang secara resmi menyampaikan dukungan penuh kepada skuad Pendekar Cisadane, Persita Tangerang, yang akan kembali berlaga pada musim kompetisi Liga 1 2026/2027.

Dukungan tersebut disampaikan langsung oleh Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah dalam acara peluncuran tim, jajaran pelatih, dan jersey baru Persita yang berlangsung di Hotel Novotel Tangerang BSD City, Kamis (27/08/26).

"Atas nama Pemerintah Kabupaten Tangerang, saya menyampaikan selamat dan sukses kepada keluarga besar Persita Tangerang yang akan kembali menjalani perjuangan di musim kompetisi yang baru," ujar Wabup Intan

Dalam sambutannya, Wabup Intan menegaskan bahwa keberadaan Persita Tangerang bukan sekadar entitas klub olahraga semata, melainkan telah menjadi simpul identitas dan kebanggaan kolektif warga Kabupaten Tangerang.

"Bagi kami, Persita bukan hanya klub sepak bola. Persita adalah bagian dari identitas dan kebanggaan masyarakat Kabupaten Tangerang. Mari kita ramaikan pertandingan, datang ke stadion, berikan dukungan terbaik, tetapi tetap menjunjung tinggi sportivitas dan persaudaraan," ungkapnya

Dia juga memberikan dorongan motivasi mendalam dan pesan kepada para punggawa Persita yang akan berlaga agar senantiasa menjaga integritas daerah.

"Kepada seluruh pemain Persita, saya berpesan, ketika mengenakan jersey Persita, bawalah nama Kabupaten Tangerang dengan penuh kebanggaan. Berikan kemampuan terbaik, bermain dengan disiplin, kerja keras, dan jangan pernah menyerah," tegasnya.

Lebih lanjut, Wabup Intan mengingatkan peran penting masyarakat dan suporter dalam mengawal perjalanan tim Persita sebagai satu-satunya klub dari wilayah Tangerang yang tampil di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

"Saya mengajak seluruh masyarakat Tangerang, khususnya para suporter, untuk terus memberikan energi positif kepada Persita," imbuhnya

Mengakhiri sambutannya, Wabup Intan juga sangat mengapresiasi upaya program berjenjang dan berkesinambungan sebagai pembinaan pemain muda (Persita Academy).

"Saya juga mengapresiasi komitmen Persita dalam melakukan pembenahan tim serta pembinaan pemain muda melalui Persita Academy dan jenjang U16, U18, hingga U20. Tentunya ini menjadi investasi penting untuk masa depan sepak bola Kabupaten Tangerang," pungkasnya

Sementara itu, Presiden Klub Persita Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar, menjelaskan bahwa inovasi seragam dan pembenahan tim berbanding lurus dengan profesionalisme tata kelola klub. Persita sukses mempertahankan status Lisensi Klub AFC (AFC Club Licensing) dengan predikat granted tanpa catatan selama dua musim berturut-turut yang diharapkan akan memacu prestasi Persita di lapangan

"Lisensi AFC dua musim berturut-turut tanpa catatan menjadi bukti manajemen bekerja serius dan akuntabel. Kami berharap capaian ini memacu prestasi tim di lapangan," ungkap Zaki

Zaki juga menghimbau seluruh elemen Persita Fans serta warga Tangerang untuk terus menjaga kebanggaan, nama baik dan memberikan pengawalan dukungan yang positif.

"Kami juga mengajak seluruh elemen Persita Fans dan masyarakat Tangerang untuk selalu mendukung dan meningkatkan rasa bangga terhadap Persita, yang masih konsisten tampil dan berada di kasta tertinggi sepakbola Indonesia dalam enam tahun terakhir," ujarnya

Peluncuran jersey musim 2026/2027 ini menandai musim ketiga berturut-turut Persita mengusung produksi mandiri (self-apparel / in-house), termasuk pengerjaan desainnya. Keunikan terlihat pada peletakan logo klub di tengah-tengah dada, menggantikan posisi kiri yang konvensional. (Red)

Wamendagri Bima Arya Buka Apkasi Otonomi Expo 2026 di ICE BSD, Dorong Peningkatan Transaksi dan Ekspor UMKM

TANGERANG, lensafokus.id — Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Bima Arya Sugiarto secara resmi membuka ajang Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) Otonomi Expo Tahun 2026. Kegiatan berskala nasional ini diselenggarakan di Nusantara Hall, Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Kabupaten Tangerang, pada Kamis (27/8/26).

Apkasi Otonomi Expo 2026 yang berlangsung pada 27 hingga 29 Agustus 2026 merupakan pameran rutin tahunan yang telah digelar sejak 2005. Ajang ini menampilkan berbagai komoditas unggulan, produk investasi, pengadaan barang dan jasa, serta inovasi pelayanan publik dari pemerintah kabupaten se-Indonesia.

Dalam sambutannya, Wamendagri Bima Arya memberikan apresiasi kepada Apkasi atas konsistensinya menyelenggarakan pameran yang telah memasuki tahun penyelenggaraan ketujuh ini. Namun, ia menekankan agar pameran tidak sekadar menjadi rutinitas seremonial belaka.

"Tantangannya adalah keluar dari rutinitas, indikator-indikatornya tidak hanya jumlah pengunjung, tetapi jumlah transaksi realisasi investasi. Ini adalah outlet atau sarana yang sangat baik untuk memaksimalkan potensi daerah dan mendorong pertumbuhan ekonomi di masing-masing daerah," ujar Bima Arya.

Ia juga mendorong para kepala daerah untuk terus membangun kolaborasi, memperkuat jejaring, serta saling melengkapi antardaerah. Di tengah berbagai tantangan dan situasi yang tidak mudah, Wamendagri memuji para bupati yang tetap fokus memenuhi pelayanan dasar masyarakat seperti infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan.

Sementara itu, Ketua Umum APKASI yang juga Bupati Lahat, Bursah Zarnubi, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Tangerang beserta seluruh jajaran atas dukungan terhadap penyelenggaraan Otonomi Expo 2026.

Ia berharap expo tersebut tidak sekadar menjadi agenda tahunan, melainkan mampu menciptakan transaksi konkret dan berkelanjutan antardaerah.

“Harapannya expo ini bukan hanya sebatas seremonial, tetapi menjadi momentum nyata bagi daerah-daerah untuk saling bertukar komoditas dan menjalin transaksi yang berkelanjutan,” ungkap Bursah.

Gubernur Banten, Andra Soni yang juga hadir menekankan pentingnya memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah agar memiliki satu kesatuan cara pandang yang utuh dalam melihat pembangunan Indonesia ke depan, terutama dalam hal pengelolaan swasembada pangan dan infrastruktur.

"Expo ini, saran kami untuk melakukan inovasi, memperkuat sinergi, dan mengeksplor produk-produk lokal yang bisa diperdagangkan," ungkap Andra Soni.

Provinsi Banten dan Kabupaten Tangerang kembali dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaraan agenda strategis nasional ini. Gubernur Banten menyampaikan rasa bangganya atas kepercayaan yang diberikan kepada "Tanah Jawara".

Senada dengan hal tersebut, Bupati Tangerang, Maesyal Rasyid menyampaikan terima kasih atas kehadiran para kepala daerah dan bupati dari seluruh penjuru Indonesia yang turut berpartisipasi memamerkan potensi serta produksi daerah masing-masing.

Ia berharap kegiatan ini dapat memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah serta memperkuat pengolahan potensi lokal secara berkelanjutan.

"Dengan mempertemukan pemerintah daerah, pelaku usaha, investor, dan berbagai pemangku kepentingan, APKASI Otonomi Expo 2026 diharapkan tidak hanya menjadi etalase produk unggulan daerah, tetapi juga menjadi pintu masuk bagi terbentuknya kerja sama perdagangan, investasi, dan pengembangan UMKM yang berkelanjutan," ungkapnya. (Red)

Pemkab Tangerang Gelar Lomba Cipta Menu B2SA Berbasis Pangan Lokal Tahun 2026

TANGERANG, lensafokus.id — Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) bersama Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Tangerang menggelar Lomba Cipta Menu Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) Berbasis Pangan Lokal Tahun 2026.

Kegiatan yang diikuti oleh perwakilan dari 29 kecamatan tersebut berlangsung di Gedung Serbaguna (GSG) Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang, Kamis (27/8/2026).

Hadir mewakili Bupati Tangerang, Staf Ahli Bidang Pembangunan, Ekonomi dan Keuangan, Yudiana, menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada DPKP bersama TP-PKK Kabupaten Tangerang yang secara konsisten berperan dalam menggerakkan masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kualitas kehidupan keluarga.

“Pemenuhan pangan yang beragam, bergizi, seimbang, dan aman merupakan bagian penting dalam mewujudkan masyarakat yang sehat, produktif, dan berkualitas,” ungkap Yudiana.

Menurutnya, Kabupaten Tangerang memiliki sumber daya pangan lokal yang beragam dan sangat potensial untuk terus dikembangkan. Karena itu, kreativitas masyarakat dalam mengolah pangan lokal perlu didorong, tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan konsumsi keluarga, tetapi juga untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.

“Jadikan kegiatan ini sebagai momentum untuk memperkuat komitmen kita dalam membangun pola konsumsi pangan yang sehat serta ketahanan pangan keluarga,” kata Yudiana.

Sementara itu, Kepala DPKP Kabupaten Tangerang, Ujang Sudiartono, menjelaskan bahwa kegiatan Lomba Cipta Menu B2SA merupakan agenda tahunan yang bertujuan meningkatkan diversifikasi konsumsi pangan yang beragam, bergizi, seimbang, dan aman dengan mengoptimalkan sumber daya pangan lokal.

“Kegiatan ini mendorong pemanfaatan dan pengolahan pangan lokal secara kreatif, sekaligus meningkatkan kapasitas ibu-ibu TP-PKK kecamatan dalam mengembangkan olahan pangan yang bergizi untuk konsumsi keluarga, khususnya anak-anak, serta memiliki nilai ekonomi dan komersial,” jelas Ujang.

Ia menambahkan, melalui lomba cipta menu berbasis pangan lokal, masyarakat diharapkan semakin memahami pentingnya penyediaan makanan bergizi, terutama bagi keluarga dan anak-anak.

“Melalui lomba cipta menu berbasis pangan lokal ini, diharapkan bisa meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap pentingnya makanan yang bergizi, khususnya bagi keluarga dan anak,” ujarnya.

Sebanyak 29 peserta PKK dari 29 kecamatan turut ambil bagian dalam perlombaan dengan mengolah berbagai komoditas pangan lokal, di antaranya sayuran, umbi-umbian, buah-buahan, dan ikan dan menghadirkan 3 juri dari sisi akademis, ahli gizi dan Cheff.

Ujang menuturkan, Lomba Cipta Menu B2SA tahun ini terbagi dalam dua kategori utama, yakni menu sarapan dalam box untuk anak sekolah dan produk olahan pangan lokal komersial. Kategori tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya mendorong pengembangan usaha kecil berbasis pangan lokal agar semakin inovatif dan berdaya saing.

“Lomba tahun ini dibagi dalam dua kategori utama, yaitu menu sarapan dalam box untuk anak sekolah usia 7 - 9 tahun dan kategori produk olahan pangan lokal komersial, sebagai upaya pengembangan usaha kecil berbasis pangan lokal yang berdaya saing,” tuturnya.

Lebih lanjut, DPKP Kabupaten Tangerang berkomitmen agar kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai ajang kompetisi semata. Lomba Cipta Menu B2SA diharapkan menjadi sarana edukasi dan advokasi mengenai pola konsumsi pangan sehat, sekaligus memperkuat jejaring antar-TP-PKK kecamatan.

“Harapannya, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi ajang edukasi, advokasi, sekaligus penguatan jejaring antar-TP-PKK kecamatan untuk bersama-sama menciptakan sumber daya manusia yang sehat dan produktif,” pungkasnya. (Red)

Wabup Intan Dorong GATI Jadi Program Pembentukan Generasi Muda Berkualitas Dan Keluarga Harmonis

Tangerang, lensafokus.id - Wakil Bupati Tangerang mendorong Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) menjadi program untuk pembentukan generasi muda yang berkualitas dan keluarga yang harmonis

Hal tersebut diungkapkan Wabup Intan saat menghadiri acara diskusi lintas sektor program kependudukan dan pembangunan keluarga di Hotel Vega, Gading Serpong, Kamis (27/08/26)

"Gerakan Ayah Teladan Indonesia hadir sebagai solusi untuk menguatkan peran strategis ayah dalam keluarga. Program GATI merupakan sebuah ajakan kepada seluruh ayah dan calon ayah agar hadir secara nyata dalam kehidupan keluarga untuk membentuk generasi muda yang berkualitas dan keluarga yang harmonis," ujar Wabup Intan

Wabup Intan mengaskan bahwa keterlibatan ayah merupakan fondasi penting bagi pertumbuhan karakter anak, pembentukan mental yang mandiri, dan terbangunnya keluarga yang harmonis. Keterbatasan kehadiran ayah, baik karena perceraian, pekerjaan jauh dari keluarga, atau sebab lainnya berpotensi menimbulkan tantangan besar bagi perkembangan psikologis, sosial, dan akademik anak.

"Keterlibatan ayah diukur melalui empat indikator utama di antaranya: adanya interaksi langsung ayah dalam aktivitas anak, aksesibilitas atau kesempatan yang dijangkau anak, baik fisik maupun psikologis, tanggung jawab terhadap kesejahteraan, pendidikan, dan perlindungan anak serta keterlibatan domestik yang aktif dalam pekerjaan rumah dan pengasuhan sehari-hari," ungkapnya

Lanjut dia, keterlibatan ayah bukan hanya membangun keluarga yang kuat, tetapi juga menggerakkan komunitas yang sehat dan masyarakat yang lebih berdaya.

"Ayah bukan hanya kepala keluarga, tapi juga hati keluarga. Kehadiran ayah yang peduli, disiplin, dan bertanggung jawab akan menghadirkan teladan yang baik bagi anak-anak dan generasi muda kita," imbuhnya

Dia berharap melalui sinergi antara pemerintah daerah, BKKBN, pihak swasta, akademisi, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta partisipasi aktif masyarakat, program GATI tersebut dapat berjalan dengan optimal, menjangkau semua lapisan masyarakat, dan membina hubungan keluarga yang harmonis.

"Atas nama Pemerintah Kabupaten Tangerang, saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas terselenggaranya kegiatan ini, sebagai ruang bersama untuk menyampaikan hasil identifikasi sekaligus juga memperkuat sinergi lintas sektor dalam upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten Tangerang. (Red)

Bupati Tangerang Bersama Gubernur Banten Dorong Percepatan Cek Kesehatan Gratis dan Penanganan Stunting

Tangerang, lensafokus.id — Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid bersama Gubernur Banten Andra Soni meninjau pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) sekaligus kegiatan penanganan stunting di Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Kamis (27/8/26).

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui deteksi dini penyakit, pencegahan stunting, serta pemeriksaan dan penanganan Tuberkulosis (TBC). Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Gubernur Banten yang secara langsung terus mendukung dan memantau langsung pelaksanaan program kesehatan di Kabupaten Tangerang.

“Atas nama masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Tangerang, kami mengucapkan terima kasih kepada Pak Gubernur Banten yang terus mengikuti perkembangan ini dan hadir langsung. Beliau juga mengingatkan agar masyarakat Kabupaten Tangerang dapat terus melaksanakan cek kesehatan gratis,” ujar Bupati Maesyal Rasyid

Menurutnya, hingga saat ini sekitar 1,6 juta masyarakat Kabupaten Tangerang telah tercatat mengikuti program CKG. Pada kegiatan di Kecamatan Mauk, terdapat tiga kegiatan pemeriksaan kesehatan yang dilaksanakan, yakni CKG, pemeriksaan terkait stunting, serta pemeriksaan TBC.

Bupati menambahkan, pelaksanaan program kesehatan tersebut akan terus diperluas ke wilayah lainnya. Gubernur Banten juga meminta agar kegiatan serupa kembali dilaksanakan pada pekan berikutnya di lokasi yang berbeda.

“Ini menunjukkan perhatian beliau terhadap derajat kesehatan masyarakat Kabupaten Tangerang sangat besar. Mudah-mudahan dengan kehadiran Pak Gubernur Banten dan sinergi yang terus kita lakukan, masyarakat Kabupaten Tangerang semakin sehat,” katanya.

Sementara itu, Gubernur Banten Andra Soni mengatakan, CKG merupakan salah satu program hasil cepat Presiden Prabowo yang terus didorong pelaksanaannya di seluruh wilayah Provinsi Banten.

Ia menyebutkan, target CKG di Provinsi Banten sebesar 46 persen dari jumlah penduduk telah terlampaui. Saat ini, sekitar 48 persen atau setara dengan 6,2 juta warga Banten telah mengikuti program cek kesehatan gratis.

“Alhamdulillah hari ini bersama Bupati Tangerang kami melaksanakan cek kesehatan gratis. Ini salah satu program hasil cepat Bapak Presiden. Target kita 46 persen dari jumlah penduduk Provinsi Banten, hari ini sudah mencapai 48 persen atau setara dengan 6,2 juta warga Banten,” ungkap Andra Soni.

Selain CKG, Gubernur juga mengapresiasi inovasi Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam menekan angka stunting melalui pemberian makanan bergizi berupa telur, ikan, dan ayam kepada masyarakat yang membutuhkan. Program tersebut dilaksanakan secara berkala setiap tiga bulan. Menurutnya, inovasi tersebut telah memberikan dampak positif terhadap penurunan angka stunting di Kecamatan Mauk yang sebelumnya termasuk sebagai salah satu wilayah dengan angka stunting cukup tinggi.

“Dengan adanya inovasi ini, alhamdulillah mengalami penurunan yang drastis. Semoga upaya ini terus memperbaiki kualitas kesehatan atau derajat kesehatan warga Banten,” tuturnya.

Andra Soni juga menegaskan bahwa CKG tidak hanya bertujuan menemukan penyakit, tetapi juga menjadi langkah preventif untuk mencegah munculnya penyakit yang lebih serius. Dari pelaksanaan CKG, masih banyak ditemukan masyarakat dengan tekanan darah tinggi dan diabetes.

“Upaya ini kita lakukan dalam rangka meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Cek kesehatan gratis diperlukan sebagai upaya preventif dan pencegahan,” jelasnya. (Red)

Dialog Kebangsaan di Museum Hakka Soroti Jejak Perjuangan Tokoh Tionghoa dalam Sejarah Kemerdekaan Indonesia

JAKARTA, lensafokus.id — Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menghadiri Dialog Kebangsaan Tokoh Tionghoa yang digelar di Museum Hakka, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Rabu (26/8/2026).

Dialog tersebut mengangkat tema “Mengenang Jejak Perjuangan Tokoh-Tokoh Tionghoa dalam Sejarah Kemerdekaan Indonesia”. Kegiatan ini menjadi ruang untuk mengenang sekaligus menegaskan kontribusi masyarakat Tionghoa dalam perjalanan sejarah, perjuangan, serta pembangunan bangsa Indonesia.

Dalam dialog, keberagaman ditekankan sebagai kekuatan yang mampu memperkokoh persatuan bangsa, bukan menjadi sumber perpecahan. Setiap warga negara juga memiliki hak dan kewajiban yang setara di hadapan hukum dan negara, tanpa membedakan latar belakang maupun asal-usul.

Pesan penting lainnya adalah pentingnya menghapus kebencian dan tidak membalas kebencian dengan kebencian. Kecintaan kepada bangsa dan negara dinilai lebih tepat diwujudkan melalui aksi nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Selain Ahok, dialog tersebut turut menghadirkan mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan dan pendiri Museum Pustaka Peranakan Tionghoa, Azmi Abubakar.

IMG 20260827 WA0000

Salah satu momen menarik dalam kegiatan tersebut adalah penyerahan buku karya Sudirman Indra, sosok visioner sekaligus penggagas konsep Bank Air dan Tol Air di Bawah Sungai, kepada Ahok dan Azmi Abubakar.

Penyerahan buku tersebut menjadi simbol keterhubungan antara warisan sejarah dan gagasan untuk masa depan. Konsep Bank Air dan Tol Air yang digagas Sudirman Indra diharapkan dapat menjadi salah satu gagasan dalam menjawab tantangan pengelolaan sumber daya air nasional, penanggulangan banjir, serta pemerataan akses air bersih.

Dialog Kebangsaan Tokoh Tionghoa tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa perjalanan Indonesia dibangun dari keberagaman dan kontribusi berbagai elemen masyarakat. (Red)

Bupati Tangerang Terima Kunjungan Komisi VII DPR RI, Kunjungi Kawasan Industri Cikupa Mas

Tangerang, lensafokus.id – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid menerima Kunjungan Komisi VII DPR RI yang melakukan kunjungan kerja ke Kawasan Industri Cikupa Mas, Kecamatan Cikupa, Rabu (26/8/26).

Pada kesempatan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid mengungkapkan bahwa kunjungan Komisi VII DPR RI tersebut dilakukan untuk mendengarkan dan melihat secara langsung berbagai kondisi, masukan, serta aspirasi dari pelaku usaha dan pemerintah paerah terkait aktivitas kawasan industri, termasuk hubungan antara perusahaan dengan pemerintah daerah serta masyarakat di sekitar kawasan.

“Komisi VII ingin mendengarkan langsung terkait dengan keberadaan aktivitas kawasan industri yang ada di Kawasan Industri Cikupa Mas. Yang kedua, dalam rangka menampung usulan-usulan dari pengusaha maupun dari pemerintah daerah kabupaten maupun provinsi untuk membuat regulasi terkait dengan industri, supaya memberikan kenyamanan,” ungkap Bupati Maesyal Rasyid

Lanjut dia, kunjungan kerja Komisi VII DPR RI tersebut diharapkan dapat menghasilkan berbagai masukan yang menjadi bahan penyempurnaan RUU tentang Kawasan Industri, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat dalam menciptakan kawasan industri yang produktif, aman, dan berkelanjutan.

"Selain regulasi kawasan industri, salah satu hal yang turut menjadi perhatian dalam pembahasan adalah optimalisasi program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR)," imbuhnya

Menurut dia, program CSR perusahaan perlu diarahkan agar lebih produktif dan tepat sasaran serta disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat di sekitar kawasan industri. Untuk itu, koordinasi dan pelaporan program CSR kepada pemerintah daerah dinilai penting agar program yang dilaksanakan dapat terdata dan memberikan manfaat yang lebih besar.

“Bukan kurang. Masih banyak yang tidak melaporkan kepada kita, ada program apa saja. Harusnya mereka melaporkan kepada kita program yang mereka jalankan, salah satunya CSR,” jelasnya.

Bupati menambahkan, Pemkab Tangerang dapat mendorong penguatan peran forum CSR sebagai wadah koordinasi antara perusahaan, pemerintah daerah, dan masyarakat. Dengan adanya forum tersebut, berbagai program CSR dapat tercatat, terkoordinasi, dan dipublikasikan sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara lebih optimal oleh masyarakat sekitar.

“Yang penting koordinasi. Mereka harus berbicara dengan kita sesuai dengan kebutuhan masyarakat sekitar,” ujarnya.

Selain itu, Bupati juga menekankan aspek kondusivitas kawasan industri, termasuk potensi premanisme. Ia menegaskan bahwa hingga saat ini, tidak ada laporan terkait praktik premanisme di Kawasan Industri Cikupa Mas. Meski demikian, Pemerintah Kabupaten Tangerang akan terus melakukan pemantauan dan berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk menjaga keamanan dan kenyamanan kawasan industri.

“Sampai sekarang khusus di sini tidak pernah ada laporan. Kita akan terus mengikuti perkembangan ini supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, baik oleh perusahaan maupun karyawan, termasuk masyarakat sekitar,” tandasnya.

Usai melakukan dialog dan menyerap berbagai masukan dari pelaku usaha, Bupati Tangerang bersama jajaran Komisi VII DPR RI melanjutkan kegiatan dengan meninjau salah satu pabrik yang berada di Kawasan Industri Cikupa Mas.

Bupati dan rombongan Komisi VII DPR RI juga meninjau aktivitas produksi pabrik yang bergerak di bidang pembuatan busa (foam) yang digunakan sebagai bahan untuk berbagai produk, di antaranya kasur, sofa, dan kebutuhan furnitur lainnya.

Peninjauan tersebut menjadi bagian dari rangkaian kunjungan untuk melihat secara langsung aktivitas industri di lapangan, mulai dari proses produksi hingga kondisi lingkungan kerja. Kegiatan tersebut sekaligus memberikan gambaran nyata kepada Komisi VII DPR RI mengenai aktivitas dan dinamika industri yang ada di Kabupaten Tangerang sebagai salah satu kawasan industri penting di Provinsi Banten. (Red)

Pengajian Rutin PKK Kabupaten Tangerang Perkuat Ketahanan Keluarga dan Teladani Akhlak Rasulullah

TANGERANG, lensafokus.id - Pengajian Rutin PKK Kabupaten Tangerang resmi digelar dia Pendopo Bupati Tangerang, Rabu (26/8/2026). Acara yang dihadiri oleh pengurus PKK, organisasi wanita, dan ratusan jamaah ini menjadi wadah silaturahmi sekaligus penguatan spiritual bagi masyarakat.

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Tangerang, Ny. Hj. Rismawati Maesyal Rasyid, membuka langsung kegiatan penuh berkah tersebut. Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia penyelenggara atas kelancaran acara yang mengusung tema "Meneladani Akhlak Rasulullah SAW dalam Membangun Keluarga Sakinah".

Menurut Rismawati, tema tersebut sangat erat kaitannya dengan kehidupan bermasyarakat dan beragama. Ia menegaskan bahwa keluarga merupakan pondasi utama dalam membangun tatanan sosial yang kokoh.

“Membangun keluarga yang sakinah membutuhkan landasan yang kokoh, yaitu dengan meneladani akhlak Rasulullah SAW,” ujar Rismawati.

Ia menuturkan, Rasulullah adalah teladan yang sempurna dalam segala aspek kehidupan, termasuk dalam berumah tangga. Terdapat beberapa akhlak mulia yang patut diteladani, mulai dari saling mengasihi, lembut berkomunikasi, hingga bergotong royong.

Selain itu, Rismawati juga menekankan pentingnya musyawarah dan sikap saling memahami antar anggota keluarga. Nilai-nilai luhur tersebut dinilai mampu mempererat keharmonisan serta menciptakan lingkungan rumah tangga yang damai dan diridhai Allah SWT.

Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui kegiatan ini terus mendukung program keagamaan yang berdampak langsung pada kualitas mental dan spiritual masyarakat. Pembinaan karakter keluarga yang baik diyakini mampu melahirkan generasi penerus bangsa yang berakhlak mulia.

Ia berpesan kepada seluruh jamaah agar menyimak ceramah agama yang disampaikan oleh penceramah nasional, Ustadz H. Azid Manaf, secara seksama. “Mari kita bersama-sama menyimak dengan seksama ceramah yang akan beliau sampaikan, dan semoga dapat menambah ilmu dan manfaat serta pahala bagi kita semua,” ajaknya.

Melalui kegiatan rutin ini, dampak positif yang dirasakan bukan hanya peningkatan pemahaman agama, tetapi juga memperkuat jalinan persaudaraan antarwarga. Rangkaian acara ditutup dengan pembacaan doa bersama serta pantun penuh makna yang mengajak jamaah untuk terus meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW. (Red)

Page 9 of 312
Go to top