Perkuat Komunikasi Publik, Pemkab Tangerang Tingkatkan Kapasitas Aparatur dalam Penyusunan Naskah dan Dokumentasi Pimpinan

TANGERANG, lensafokus.id – Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Naskah Sambutan/Pidato dan Pendokumentasian Kegiatan Pimpinan di VEGA Hotel Gading Serpong, Rabu (06/05/26).

Kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat sinergi lintas perangkat daerah dalam mendukung kelancaran tugas pimpinan daerah.

Asisten Administrasi Umum, Firzada Mahalli, yang membuka acara tersebut menyatakan bahwa naskah sambutan bukan sekadar rangkaian kata, melainkan representasi kebijakan dan wajah komunikasi pemerintah kepada masyarakat. Demikian pula dengan pendokumentasian kegiatan pimpinan. Dokumentasi yang baik bukan hanya menjadi arsip, tetapi juga menjadi bagian dari akuntabilitas, transparansi, serta bahan evaluasi dan pembelajaran ke depan.

"Kualitas naskah sambutan dan dokumentasi sangat ditentukan oleh sinergi. Setiap perangkat daerah berperan penting dalam menyediakan data akurat dan informasi yang lengkap," tegas Firzada Mahalli dalam arahannya.

Ia mengatakan bahwa melalui forum ini, setiap peserta diharapkan mampu mengevaluasi alur kerja yang selama ini berjalan, mengidentifikasi hambatan, dan menemukan solusi yang lebih efektif. Dengan semangat belajar dan kolaborasi, diharapkan dapat membangun budaya kerja yang lebih tertib, responsif, dan berorientasi pada hasil sehingga pelayanan publik menjadi semakin optimal.

"Mari kita gunakan kesempatan ini untuk menghadirkan komunikasi publik yang lebih berkualitas, jelas, dan berdampak. Penyampaian informasi yang tepat, lugas, dan mudah dipahami akan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah," tegasnya

Dia berharap seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh institusi dan masyarakat luas.

Sementara itu, Plt. Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan, Ahmad Hapid,

melaporkan bahwa kegiatan ini diikuti oleh 70 peserta yang terdiri dari perwakilan Dinas, Badan, Bagian, RSUD, serta staf internal Bagian Prokopim.

"Bimtek ini menghadirkan dua narasumber ahli, yaitu Dr. Ayi Tejaningrum, yang membahas teknik penyusunan naskah dan diksi resmi pemerintahan, serta videografer Putra Ausa yang memberikan materi dokumentasi visual kegiatan pimpinan," jelasnya

Dia berharap dengan menghadirkan 2 narasumber tersebut diharapkan dapat meningkatkan kemampuan peserta dalam menyusun narasi yang baku dan mendokumentasikan kegiatan secara profesional

Ia juga mengatakan bahwa maksud kegiatan ini adalah memberikan pembekalan teknis agar peserta mampu menyusun naskah dan melakukan dokumentasi secara efektif, sistematis, dan profesional sesuai dengan regulasi keprotokolan yang berlaku.

"Melalui pelatihan satu hari ini, para peserta diharapkan dapat meningkatkan kompetensi dalam memproduksi naskah sambutan yang sesuai dengan karakteristik pimpinan serta menghasilkan dokumentasi yang akurat untuk kepentingan publikasi dan pelaporan pemerintah," tutupnya. (Red)

Wujudkan Indonesia Emas 2045, Pemkab Tangerang Dorong GOW Jadi Mitra Strategis Pembangunan

TANGERANG, lensafokus.id – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, yang diwakili Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Prima Saras Puspa secara resmi membuka Rapat Kerja (Raker) Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Tangerang Tahun 2026 di Pendopo Bupati Tangerang, Rabu (6/5/2026).

Dengan tema "Sinergitas Gabungan Organisasi Wanita sebagai Mitra Strategis Pemerintah dalam Pembangunan Daerah Menuju Indonesia Emas 2045", Prima menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya raker ini sebagai forum strategis untuk memperkuat harmonisasi, sinergitas, dan kiprah organisasi wanita.

"Peran perempuan, khususnya yang tergabung dalam GOW, sangat strategis dalam menyongsong Indonesia Emas 2045. Perempuan tidak hanya sebagai pilar keluarga, tetapi juga sebagai agen perubahan yang memiliki kontribusi besar dalam pembangunan sumber daya manusia yang unggul, berdaya saing, dan berkarakter," ujarnya.

Pemkab Tangerang memandang GOW sebagai mitra esensial dalam mendukung program prioritas daerah, termasuk peningkatan kualitas keluarga, pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, penurunan angka stunting, serta penguatan ekonomi keluarga dan UMKM berbasis perempuan.

Oleh karena itu, Prima mendorong agar hasil raker ini menghasilkan program kerja yang selaras dengan kebijakan pembangunan daerah, adaptif terhadap perkembangan zaman, berorientasi pada dampak nyata bagi masyarakat, serta mampu memperkuat kolaborasi lintas sektor.

Ia juga menekankan pentingnya peningkatan kapasitas organisasi, baik dari sisi manajemen, kepemimpinan, maupun pemanfaatan teknologi digital.

"Sinergi adalah kunci utama keberhasilan. Saya mengajak seluruh organisasi wanita yang tergabung dalam GOW untuk terus memperkuat kolaborasi, menjaga kekompakan, serta membangun komunikasi yang efektif dengan seluruh pemangku kepentingan," tegasnya.

Dengan semangat kebersamaan, ia yakin GOW Kabupaten Tangerang akan mampu menjadi motor penggerak dalam menciptakan masyarakat yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Tim Penggerak (TP) PKK sekaligus Pelindung GOW Kabupaten Tangerang, Rismawati Maesyal Rasyid, menegaskan bahwa GOW harus menjadi wadah pemersatu yang mandiri, inovatif, dan berjiwa sosial.

"GOW hadir untuk meningkatkan kualitas sumber daya wanita agar mampu berkontribusi aktif bagi bangsa. Program-program kita diselaraskan dengan Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia, serta visi-misi Bupati Tangerang dalam mempercepat pencapaian target pembangunan nasional," jelas Rismawati.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus dan panitia penyelenggara Raker 2026. Rismawati berharap GOW dapat terus menjadi motor penggerak yang memperkokoh persatuan organisasi wanita di Kabupaten Tangerang.

"Semoga GOW Kabupaten Tangerang semakin bersinar, maju, dan kreatif, serta senantiasa menjadi organisasi wanita terdepan dalam menciptakan masyarakat yang mandiri dan sejahtera," pungkasnya.

Rapat kerja ini dihadiri oleh jajaran pengurus GOW dari berbagai organisasi wanita se-Kabupaten Tangerang, menandai komitmen bersama dalam membangun daerah melalui kolaborasi lintas sektor yang inklusif. (Red)

Wabup Intan Resmikan Bank Sampah Unit Puspem Kabupaten Tangerang

Tangerang, lensafokus.id - Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah meresmikan Bank Sampah Unit Pusat Pemerintah (Pupem) Kabupaten Tangerang. Acara tersebut digelar di GSG Puspemkab Tangerang, Rabu (06/05/26)

Dalam sambutannya Wabup Intan mengatakan peresmian Bank Sampah Unit Puspem tersebut merupakan langkah nyata dan konkret dari komitmen bersama, bukan hanya sekedar membentuk kelembagaan namun juga membangun kesadaran dan perubahan perilaku penanganan sampah

"Ini bukan sekadar membentuk dan mengukuhkan kelembagaan, tetapi membangun kesadaran dan perubahan perilaku, dari yang sebelumnya membuang sampah, menjadi mengelola sampah," jelas Wabup Intan

Menurut dia, permasalahan sampah saat ini bukan lagi sekadar persoalan kebersihan, tetapi telah menjadi isu strategis yang berkaitan dengan lingkungan, kesehatan, bahkan masa depan generasi kita. Bank sampah ini diharapkan menjadi role model perubahan perilaku yang dimulai dari lingkungan sendiri

"Melalui bank sampah, kita belajar bahwa sampah memiliki nilai. Tidak hanya nilai ekonomi, tetapi juga nilai sosial dan lingkungan. Dan yang lebih penting, bank sampah ini harus menjadi role model bagi masyarakat luas, bahwa perubahan bisa dimulai dari lingkungan kerja kita sendiri," ujarnya

Lanjut dia, Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan terus mendorong implementasi Program KURASAKAN (Kurangi Sampah Kantor) sebagai upaya membangun budaya baru dalam pengelolaan sampah di lingkungan perkantoran. Ia juga menandaskan bahwa pengelolaan sampah tidak bisa hanya mengandalkan sistem angkut dan buang, tetapi harus dimulai dari sumbernya.

"Saya berharap keberadaan Bank Sampah Unit Puspem ini dapat mengurangi volume sampah secara signifikan, mendorong terciptanya budaya memilah sampah di lingkungan ASN dan masyarakat, serta mendukung terbentuknya ekosistem ekonomi sirkular yang berkelanjutan," tandasnya

Dia mengapresiasi Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Tangerang beserta jajaran, khususnya bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah B3, yang terus mendorong inovasi dan implementasi pengelolaan sampah yang berkelanjutan

"Mari kita jadikan momentum ini sebagai langkah awal yang berkelanjutan. Karena keberhasilan bank sampah tidak diukur dari peresmiannya, tetapi dari konsistensi dan dampak nyata yang dihasilkan," ajaknya

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Ujat Sudrajat mengungkapkan bahwa unit bank sampah merupakan salah satu upaya pengelolaan sampah yang komprehensif berbasis masyarakat dan berkelanjutan. Dia menyebut keberadaan bank sampah ini telah memberikan kontribusi nyata dalam mengurangi timbunan sampah

"Jumlah bank sampah di Kabupaten Tangerang tahun 2025 mencapai sekitar 187 bank sampah, tetapi kalau yang sudah berdiri, akhir-akhir ini lebih dari 200 yang akan terus kita tambah legalitasnya," ungkapnya

Lanjut dia, ada 7 unit bank sampah di lingkungan pusat pemerintahan yang diresmikan, yaitu Bank Sampah Bersahaja, Bank Sampah Resik Asik, Bank Sampah Saber, Bank Sampah Sagude, Bank Sampah Sikat Bersih dan Bank Sampah Solid

"Tujuh (7) unit bank sampah di Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang ini diharapkan menjadi contoh dalam pengolahan sampah di lingkungan perkantoran. Kita ingin mendorong perubahan perilaku khususnya bagi ASN untuk mulai memilah sampah dan berpartisipasi aktif sebagai nasabah bank sampah," jelas Ujat

Pada acara tersebut juga dilakukan ikrar bersama segenap pengurus Bank Sampah Unit Puspem Kab. Tangerang yang berkomitmen melaksanakan tugasnya dengan penuh tanggung jawab sebagai upaya pengelolaan sampah yang transparan, partisipatif dan berkelanjutan. (Red)

Jangan Lewatkan Besok, Job Fair Edufair Kota Tangerang di YPI Assyakirin Pinang Dibuka Gratis

Kota Tangerang, lensafokus.id - Job Fair Edufair kembali hadir bagi seluruh alumni Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kota Tangerang. Job Fair Edufair akan berlangsung besok, Rabu, 6 Mei 2026 di Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Assyakirin Pinang, Kota Tangerang.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Tangerang, Ujang Hendra Gunawan menuturkan, Pemkot Tangerang bekerja sama dengan Bursa Kerja Khusus (BKK) SMK Global Mandiri menyelenggarakan Job Fair Edufair sebagai kesempatan para pencari kerja khususnya dari kalangan alumni SMA/SMK dan sederajat mencari lowongan pekerjaan bahkan melakukan wawancara (walk in interview) secara langsung.

“Kami mengajak semua lulusan SMA/SMK dan sederajat se-Kota Tangerang yang sedang mencari lowongan pekerjaan bisa hadir untuk meramaikan Job Fair Edufair besok. Apalagi Job Fair Edufair ini dibuka dengan tanpa pungutan biaya apapun atau gratis,” ujar Ujang, Selasa (5/5/26).

Berdasarkan informasi terkini, Job Fair Edufair tersebut akan menghadirkan sejumlah perusahaan ternama di berbagai sektor pekerjaan seperti FIF Group, SIM Group, Cantik Group, Indomart, Alfamart, Permodalan Nasional Madani (PNM), Rapid Teknologi, Eternal Kreasi, dan sebagainya dengan lebih dari 300 lowongan pekerjaan.

“Tidak hanya informasi lowongan pekerjaan dari sejumlah perusahaan yang disediakan, Job Fair Edufair kali ini membuka stand layanan dari sejumlah kampus seperti Universitas Mercu Buana, Universitas Muhammadiyah Tangerang, Universitas Bina Sarana Informatika (BSI) dan masih banyak yang lainnya untuk menyediakan informasi beasiswa dan jalur masuk yang bisa dimanfaatkan para lulusan SMA/SMK di Kota Tangerang,” tambahnya.

Selain itu, informasi selengkapnya bisa dilihat melalui laman media sosial Instagram @tangerangkota dan @disnaker_kotatangerang. (Red)

Bupati Tangerang Serahkan Peralatan Usaha WUB, Dorong Kemandirian dan Penyerapan Tenaga Kerja

TANGERANG, lensafokus.id – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menyerahkan secara simbolis peralatan usaha kepada para Wira Usaha Baru (WUB) sekaligus membuka kegiatan pembekalan kewirausahaan yang diselenggarakan Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tangerang di Balai Latihan Kerja (BLK) Jayanti, Selasa (5/5/2026).

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya konkret pemerintah daerah dalam membuka akses pelatihan kerja sekaligus memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat.

“Di BLK Jayanti ini ada sekitar 142 peserta yang sedang mengikuti pelatihan. Kami juga telah bekerja sama dengan pihak perusahaan untuk membuka kesempatan pemagangan. Selama satu bulan, peserta bisa belajar langsung di perusahaan dengan jaminan transport dan uang saku,” ungkap Bupati Maesyal Rasyid

Ia menambahkan, program pemagangan tersebut diharapkan menjadi pintu masuk bagi peserta untuk bisa direkrut sebagai karyawan tetap, apabila mampu menunjukkan kedisiplinan, tanggung jawab, dan kinerja yang baik selama masa magang.

Bupati menegaskan bahwa keberadaan BLK, baik di Jayanti maupun di Jati Mulya, Kosambi, menjadi sarana strategis dalam menyiapkan tenaga kerja, sesuai dengan kebutuhan industri yang dibutuhkan. Berbagai jenis pelatihan disediakan, mulai dari servis AC, otomotif (motor dan mobil), forklift, tata boga, menjahit, hingga barista.

“Tidak semua bisa terserap di perusahaan karena keterbatasan kapasitas. Oleh karena itu, kami juga dorong lahirnya wirausaha baru. Setelah pelatihan, mereka langsung kami fasilitasi dengan peralatan usaha agar bisa segera berproduksi dan memperoleh penghasilan,” jelasnya.

Ia juga mengungkapkan, pada tahun 2026 Pemerintah Kabupaten Tangerang, melalui Dinas Tenaga Kerja menargetkan sebanyak 1.700 peserta mengikuti program pelatihan, dengan 608 orang di antaranya merupakan Wira Usaha Baru (WUB). Jumlah tersebut direncanakan akan terus ditingkatkan pada tahun mendatang.

“Program ini juga bertujuan menekan angka pengangguran dan kemiskinan serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Ini bentuk kolaborasi antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tangerang, Rudi Lesmana, dalam laporannya menyampaikan bahwa program WUB merupakan bagian dari strategi perluasan kesempatan kerja yang berfokus pada peningkatan kemandirian ekonomi masyarakat.

Lanjut dia, pada tahun 2026, telah dibentuk sekitar 608 WUB yang terbagi dalam 38 angkatan dengan berbagai bidang usaha, seperti menjahit garmen, bengkel otomotif, las listrik, instalasi listrik, servis AC, tata rias, barista, serta sektor kuliner seperti bakery, tempe, dan sate bandeng.

“Program ini dilaksanakan melalui tiga tahapan, yaitu pelatihan teknis dan kewirausahaan di BLK, pembekalan dan motivasi usaha, serta pemberian bantuan peralatan usaha,” terang Rudi.

Pihaknya berharap melalui program ini, para peserta mampu mengembangkan usaha secara mandiri, meningkatkan pendapatan, serta menciptakan lapangan kerja baru di lingkungan masing-masing.

Pada kegiatan tersebut, pembekalan kewirausahaan diikuti oleh 144 peserta. Selain membuka kegiatan, Bupati juga menyerahkan bantuan peralatan usaha secara simbolis kepada 12 kelompok WUB yang berasal dari enam kecamatan, yaitu Balaraja, Sukamulya, Gunung Kaler, Kronjo, Kresek, dan Sindang Jaya. (Red)

Hadiri HUT ke-62 RSUD Kabupaten Tangerang, Bupati Tangerang Tekankan Tingkatkan Inovasi Layanan Kesehatan Gemilang

TANGERANG, lensafokus.id – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 RSUD Kabupaten Tangerang yang digelar di Aula RSUD Kabupaten Tangerang, Selasa (5/5/26).

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menekankan kepada seluruh jajaran RSUD Kab. Tangerang untuk terus meningkatkan inovasi layanan kesehatan gemilang Kabupaten Tangerang

“HUT ke-62 tahun ini hendaknya menjadi momentum bagi RSUD Kabupaten Tangerang untuk terus berinovasi, meningkatkan mutu pelayanan, serta mengutamakan keselamatan dan kepuasan pasien demi terwujudnya layanan kesehatan gemilang,” ujar Bupati Maesyal Rasyid

Ia menyampaikan apresiasinya atas perjalanan panjang RSUD Kabupaten Tangerang yang telah memberikan kontribusi besar dalam pelayanan kesehatan kepada masyarakat selama lebih dari enam dekade.

“Selama 62 tahun, RSUD Kabupaten Tangerang tentunya telah banyak menyelamatkan, menyembuhkan, dan melayani masyarakat. Ini adalah bagian dari tugas mulia para tenaga medis yang telah disumpah untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya

Ia menegaskan bahwa keberhasilan dan kemajuan yang diraih RSUD Kabupaten Tangerang juga tidak lepas dari peran dan dedikasi para pendahulu, serta seluruh tenaga medis dan non-medis yang terus menjaga kualitas pelayanan.

Menurutnya, atas dedikasi dan inovasi layanan yang terus meningkat, RSUD Kabupaten Tangerang kini telah menjadi rumah sakit rujukan yang tidak hanya melayani masyarakat Kabupaten Tangerang, tetapi juga dari berbagai daerah lain seperti Kabupaten Serang, Kota Cilegon, Lebak, Pandeglang, hingga Kota Tangerang.

“Dengan berbagai inovasi layanan dan fasilitas yang terus berkembang, termasuk layanan bedah jantung, RSUD Kabupaten Tangerang telah mendapatkan kepercayaan tinggi dari masyarakat. Pelayanan yang ramah, profesional, serta didukung peralatan yang memadai menjadi kunci tumbuhnya kepercayaan tersebut,” katanya.

Mengakhiri sambutannya, Bupati mengucapkan selamat ulang tahun kepada seluruh jaajran dan keluarga besar RSUD Kabupaten dan mejadikan HUT ke-62 tersebut untuk menguatkan komitmen bersama melayani masyarakat secara optimal

“Selamat ulang tahun ke-62. Semoga seluruh pegawai semakin sejahtera dan terus mendapatkan pengakuan positif dari masyarakat. Tingkatkan pelayanan dengan penuh keramahan, senyuman, dan tanggung jawab terhadap keselamatan pasien,” tambahnya.

Sementara itu, Direktur RSUD Kabupaten Tangerang dr. Endang Widyastiwi menyampaikan bahwa usia 62 tahun merupakan perjalanan panjang yang penuh dengan tantangan dan transformasi. Pihaknya pun terus meningkatkan layanan, akses dan menghadirkan berbagai inovasi yang dapat menjawab kebutuhan masyarakat

“RSUD Kabupaten Tangerang terus berupaya meningkatkan kualitas layanan, memperluas akses, serta menghadirkan inovasi yang menjawab kebutuhan masyarakat. Inovasi bukan lagi pilihan, melainkan keharusan,” ungkapnya.

Ia menjelaskan bahwa inovasi yang dilakukan mencakup pengembangan layanan berbasis digital dan terintegrasi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penguatan budaya kerja yang berorientasi pada keselamatan dan kepuasan pasien.

“Kami berkomitmen menghadirkan pelayanan yang humanis, profesional, dan berkeadilan, serta memperkuat kolaborasi lintas sektoral dalam pembangunan kesehatan,” jelas dr. Endang.

Dalam rangkaian peringatan HUT ke-62, RSUD Kabupaten Tangerang juga menggelar berbagai kegiatan sosial dan internal, antara lain vaksinasi kanker serviks gratis, donor darah, santunan anak yatim, pembagian makanan gratis (food share) bagi pasien dan keluarga, RSUD Award, serta berbagai lomba kreativitas seperti master chef, vocal group, tari, dan desain logo.

Pihak RSUD juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Tangerang, DPRD, Dinas Kesehatan, tenaga kesehatan, serta seluruh elemen masyarakat atas dukungan yang diberikan selama ini.

“Penghargaan setinggi-tingginya kami sampaikan kepada para direktur sebelumnya yang telah memberikan dedikasi dan kontribusi besar, menjadi inspirasi bagi kami untuk terus melanjutkan pembangunan pelayanan kesehatan yang lebih baik,” pungkasnya. (Red)

Wabup Intan Dorong ASN Berani Speak Up Cegah Pelecehan Seksual di Lingkungan Kerja

Tangerang, lensafokus.id - Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah membuka seminar bertajuk “Pencegahan dan Penanganan Pelecehan Seksual di Lingkungan ASN”, dalam rangka memperingati Hari Kartini Tahun 2026. Acara tersebut digelar di Aula Kantor Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A), Senin (04/05/26)

Dalam sambutannya, Wabup Intan mengungkapkan bahwa isu pelecehan seksual di lingkungan kerja bukan lagi persoalan individu semata, melainkan persoalan serius yang berkaitan dengan relasi kuasa, budaya organisasi, serta kualitas tata kelola kelembagaan. Untuk itu, dia mendorong ASN untuk senantiasa menjunjung tinggi nilai profesionalitas, integritas, dan rasa aman di lingkungan kerja.

“Lingkungan kerja yang aman adalah prasyarat utama bagi terwujudnya birokrasi yang profesional. Jika rasa aman tidak terpenuhi, maka bukan hanya individu yang terdampak, tetapi juga kinerja organisasi dan kepercayaan publik,” ujar Wabup Intan.

Dia menyampaikan keprihatinannya terhadap adanya potensi terjadinya pelecehan seksual di lingkungan internal pemerintahan. Ia secara tegas menyatakan tidak akan memberikan toleransi terhadap segala bentuk pelecehan, baik secara verbal maupun non-verbal.

“Saya tidak ingin mendengar ada ASN yang menjadi korban pelecehan. Sekecil apapun bentuknya, baik ucapan, candaan yang merendahkan, maupun tindakan lainnya, itu tetap tidak bisa dibenarkan,” tegasnya.

Ia pun meminta seluruh ASN, khususnya perempuan, untuk berani berbicara dan melaporkan jika mengalami atau mengetahui adanya tindakan pelecehan seksual.

“Jangan takut untuk speak up. Saat ini salah satu pimpinan di Kabupaten Tangerang adalah perempuan. Saya pastikan akan berdiri membela korban jika itu benar terjadi,” tandasnya.

Menurut dia, dampak kekerasan dan pelecehan seksual tidak hanya fisik, tetapi juga psikologis yang bisa membekas secara jangka panjang. Pemerintah daerah berkomitmen mengatasi dan menangani persoalan kekerasan seksual, salah satunya dengan membangun fasilitas pendukung berupa layanan trauma healing bagi para korban kekerasan sosial.

"Saat ini, Pemerintah Kabupaten Tangerang juga tengah menyiapkan fasilitas pendukung seperti layanan trauma healing bagi korban," ungkapnya

Sementara itu, Kepala DP3A Kabupaten Tangerang, Asep Suherman mengatakan bahwa pencegahan dan penanganan pelecehan seksual harus dilakukan secara komprehensif, melalui penguatan sistem, peningkatan kesadaran, serta kolaborasi lintas sektor, termasuk aparat penegak hukum dan tenaga profesional.

"Seminar ini menjadi langkah nyata dalam memperkuat reformasi birokrasi yang berorientasi pada perlindungan, profesionalitas, dan kemanusiaan," ungkapnya

Lanjut dia, kegiatan tersebut menghadirkan narasumber yang dapat memperkaya wawasan peserta, mulai dari perspektif hukum terkait sanksi dan mekanisme pelaporan, hingga pendekatan psikologis dalam penanganan korban.

"Kami berharapkan kegiatan ini dapat menumbuhkan kesadaran kolektif serta komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan kerja ASN yang bebas dari segala bentuk kekerasan dan pelecehan seksual, serta menjunjung tinggi nilai keadilan dan kesetaraan gender," ujarnya

Acara tersebut dihadiri oleh perwakilan dari Polresta Tangerang dan Kejaksaan Negeri Kabupaten Tangerang dan para peserta dari perwakilan perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tangerang. (Red)

Bupati Tangerang Minta Para Kepala Sekolah SD SMP Tingkatkan Kompetensi dan Inovasi

Tangerang, lensafokus.id – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid memberikan arahan dan motivasi kepada para kepala sekolah SD dan SMP negeri yang baru terpilih maupun hasil rotasi. Kegiatan tersebut digelar di Aula Gedung Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang, Senin (4/5/26).

Dalam sambutannya, Bupati meninta para kepala sekolah SD dan SMP negeri tersebut untuk terus meningkatkan kompetensi dan berinovasi untuk kemajuan SD dan SMP masing-masing

"Tingkatkan terus kompetensi dan inovasi untuk meningkatkan kualitas sekolah dan proses belajar mengajar demi terwujudnya kemajuan pendidikan yang unggul dan berkualitas di Kabupaten Tangerang," pinta Bupati Maesyal Rasyid

Ia mengungkapkan bahwa proses seleksi kepala sekolah dilakukan secara detail dan menyeluruh, dengan mempertimbangkan rekam jejak, loyalitas, kapasitas, serta kesiapan mental para calon kepala sekolah. Proses penetapan kepala sekolah juga telah dilakukan secara objektif melalui pembahasan yang mendalam bersama jajaran terkait, termasuk Dinas Pendidikan dan BKPSDM.

“Pengisian kepala sekolah bukan berdasarkan faktor lain, tetapi murni berdasarkan kompetensi. Semua dibahas secara matang, tidak asal tanda tangan. Satu posisi bahkan bisa ada tiga calon yang dikaji secara menyeluruh,” ungkapnya

Dia menyebut para kepala sekolah yang terpilih merupakan sosok pilihan di antara ribuan guru di Kabupaten Tangerang. Dari ribuan guru yang ada, para kepala sekolah ini dipercaya menjadi pemimpin dan teladan di lingkungan pendidikan.

“Ini adalah amanah besar. Dari ribuan guru, Bapak/Ibu terpilih menjadi kepala sekolah, patut disyukuri dan dijalankan dengan penuh tanggung jawab,” tegasnya.

Dalam arahannya, Bupati menitipkan beberapa hal penting yang harus segera dilakukan oleh para kepala sekolah di lingkungan masing-masing. Pertama, menjaga kerapihan dan kebersihan lingkungan sekolah, termasuk memastikan tidak ada sampah dan saluran air yang tersumbat.

Kedua, mengoptimalkan program sanitasi sekolah (Sanisek) serta memanfaatkan lahan kosong menjadi produktif dengan menanam berbagai tanaman seperti cabai dan tomat sebagai bentuk inovasi dan edukasi bagi siswa.

Ketiga, melakukan perbaikan sarana dan prasarana ringan secara mandiri tanpa harus menunggu anggaran dari pemerintah daerah, dengan memanfaatkan dana yang tersedia.

“Jangan menunggu, sepanjang bisa dilakukan oleh kepala sekolah, segera lakukan. Sekolah yang bersih, rapi, aman dan nyaman akan mendukung proses belajar mengajar yang berkualitas,” pesannya.

Dia juga mengapresiasi inovasi yang dilakukan Dinas Pendidikan dalam proses seleksi tersebut, serta keterlibatan berbagai pihak, termasuk masukan dari organisasi profesi seperti PGRI dan organisasi profesi lainnya. (Red)

Tanamkan Karakter Sejak Dini, Bupati Tangerang Luncurkan Buku Cerita "Mangrove Penyelamat Pantai"

TANGERANG, lensafokus.id – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, secara resmi meluncurkan buku cerita anak berjudul "Mangrove Penyelamat Pantai" karya Bunda PAUD Kabupaten Tangerang di Gedung Serba Guna (GSG) Puspemkab Tangerang Senin, (4/5/2026).

Acara peluncuran ini menjadi momentum penting dalam penguatan literasi dan pendidikan karakter bagi anak usia dini di wilayah Kabupaten Tangerang.

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal menekankan bahwa masa usia dini merupakan masa emas (golden age), di mana anak-anak memiliki kemampuan luar biasa dalam menyerap nilai-nilai, pengetahuan, dan kebiasaan. Oleh karena itu, pendidikan pada fase ini menjadi fondasi utama dalam membentuk karakter dan kecerdasan anak.

"Pada masa inilah nilai-nilai moral, budaya, dan kebiasaan positif sangat penting untuk kita tanamkan. Salah satunya melalui media buku cerita yang menarik dan sarat akan pesan moral yang baik," ungkap Bupati Maesyal.

Ia memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Bunda PAUD atas dedikasi dan kontribusi nyatanya dalam menghadirkan karya literasi yang edukatif.

"Saya menyampaikan penghargaan kepada Bunda PAUD Kabupaten Tangerang atas inisiatif dan kontribusi nyata dalam mendukung pengembangan pendidikan anak usia dini melalui karya yang inspiratif ini," ujarnya

Bupati Maesyal berharap buku tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal oleh para pendidik, orang tua dan seluruh pemangku kepentingan di Kabupaten Tangerang. Ia juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus bersinergi dalam meningkatkan kualitas layanan PAUD.

"Mari kita bersinergi demi mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, dan berdaya saing di masa depan. Selamat dan sukses kepada Bunda PAUD Kabupaten Tangerang. Semoga buku ini memberikan manfaat luas bagi kemajuan pendidikan anak bangsa," pungkasnya.

Sementara itu, Bunda PAUD Kabupaten Tangerang, Rismawati Maesyal Rasyid, menyampaikan bahwa peluncuran buku ini merupakan bentuk komitmennya dalam menghadirkan media pembelajaran yang menyenangkan sekaligus membangun karakter anak sejak dini.

Menurutnya, buku tersebut dapat menjadi sumber literasi dan sarana edukasi yang ringan namun bermakna bagi anak-anak. “Melalui cerita yang sederhana dan menyenangkan, anak-anak dapat belajar mencintai dan menjaga lingkungan sejak dini, dimulai dari kebiasaan kecil dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Dia juga mengajak seluruh pihak, baik orang tua, pendidik, maupun masyarakat, untuk terus bersinergi dalam meningkatkan kualitas layanan PAUD.

"Dengan kolaborasi dan sinergi bwrsama yang semakin kuat ini diharapkan mampu melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berkarakter dan peduli terhadap lingkungan," harapnya. (Red)

Pimpin Upacara Gabungan, Bupati Tangerang Tegaskan Komitmen Pelayanan dan Terima Penghargaan Rekor MURI Perlindungan Pekerja Rentan

Tangerang, lensafokus.id – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid memimpin upacara gabungan dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Pemadam Kebakaran (Damkar), serta Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026. Upacara tersebut digelar di Lapangan Raden Aria Yudhanegara, Senin (4/5/26).

Dalam amanatnya, Bupati Maesyal Rasyid menekankan pentingnya kehadiran pemerintah di tengah masyarakat untuk mendengar langsung kebutuhan, layanan dan aspirasi masyarakat.

“Momentum ini harus kita manfaatkan untuk terus bisa hadir di tengah masyarakat, mendengarkan apa yang menjadi kebutuhan mereka, dan memastikan pelayanan kita tepat sasaran,” tandas Bupati Maesyal Rasyid.

Menurutnya, peningkatan kinerja seluruh aparatur menjadi kunci bagi setiap aparatur dalam menjalankan amanah sebagai pelayanan publik tanpa membedakan latar belakang masyarakat.

“Kinerja pemerintah daerah merupakan bagian dari amanah dan kepercayaan yang harus diberikan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Tangerang tanpa terkecuali. Semua harus kita layani dengan sebaik-baiknya,” tegasnya.

Ia menambahkan upacara peringatan Hardiknas yang dirangkaikan dengan HUT Damkar, Satpol PP dan Satlinmas diharapkan juga menjadi momentum seluruh aparatur di lingkungan Pemkab Tangerang untuk terus memperkuat semangat pengabdian kepada masyarakat.

“Semoga dengan upacara ini, kita selaku aparatur tidak pernah lelah dan tidak pernah letih dalam memberikan pelayanan secara maksimal dan optimal kepada masyarakat,” tegasnya.

Lanjut dia, peringatan Hardiknas tahun ini bertepatan juga dengan hari lahir mantan Bupati Tangerang, almarhum H. Ismet Iskandar. Ia mengajak seluruh peserta upacara untuk mendoakan almarhum agar mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT.

“Pada hari ini, 4 Mei 2026, kita melaksanakan upacara memperingati Hari Pendidikan Nasional, yang juga bertepatan dengan hari lahir mantan Bupati Tangerang, Bapak H. Ismet Iskandar. Mari kita doakan beliau agar senantiasa mendapatkan tempat yang mulia di sisi Allah SWT,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Tangerang juga menerima penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) atas komitmennya dalam memberikan perlindungan sosial kepada para pekerja rentan melalui program BPJS Ketenagakerjaan.

Ia menjelaskan bahwa saat ini sekitar 500.000 pekerja rentan di Kabupaten Tangerang telah mendapatkan perlindungan sosial dengan total anggaran mencapai sekitar Rp101 miliar.

“Pekerja rentan tersebut meliputi nelayan, ojek, sopir, petani, pedagang kecil, hingga pekerja informal lainnya. Program ini telah berjalan sejak tahun 2022, dimulai dari 50.000 pekerja dan kini meningkat menjadi 500.000 pekerja,” jelasnya.

Ia mengungkapkan, program perlindungan sosial tersebut dibiayai APBD dan diharapkan para pekerja dapat beralih menjadi peserta mandiri ke depannya seiring dengan meningkatnya kemampuan ekonomi.

Adapun program BPJS Ketenagakerjaan yang diberikan mencakup Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian.

Selain itu, Bupati juga menyampaikan bahwa cakupan Universal Health Coverage (UHC) BPJS Kesehatan di Kabupaten Tangerang terus ditingkatkan, sebagai bukti nyata kehadiran pemerintah daerah dalam memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat.

“Ini menunjukkan bahwa pemerintah daerah hadir untuk memberikan perlindungan dan pelayanan terbaik bagi masyarakat, khususnya di bidang kesehatan dan ketenagakerjaan,” ungkapnya.

Upacara berlangsung khidmat dan diikuti oleh unsur Forkopimda, Wakil Bupati, para kepala OPD, camat, ASN, serta personel Satpol PP, Damkar, dan Satlinmas Kabupaten Tangerang. (Red)

Page 3 of 270
Go to top