TANGERANG, lensafokus.id – Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah menutup secara resmi kegiatan Pengembangan Kompetensi Pelatihan Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) Angkatan IV dan V jenjang SD dan SMP di Ruang Rapat Cituis, Rabu (13/05/26)
Dalam sambutannya, Wabup Intan mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Tangerang berkomitmen untuk melakukan transformasi pendidikan melalui penguatan literasi digital bagi para pendidik agar para tenaga pendidik senantiasa siap dan cepat beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital.
"Kita ingin memastikan bahwa para pendidik kita siap menghadapi era digital dan mampu mengintegrasikan teknologi dalam pembelajaran," ujar Wabup Intan.
Dia mengucapkan selamat kepada seluruh peserta yang dinyatakan kompeten dan berhak mendapatkan sertipikat berdasarkan hasil evaluasi menyeluruh dari pihak penyelenggara. Ia berharap pengalaman, ilmu dan wawasan yang telah dikuasai bisa segera diimplementasikan untuk mengembangkan media ajar dan memanfaatkan AI sebagai alat bantu pembelajaran,
“Semoga ilmu, pengalaman dan wawasan yang diperoleh para peserta dapat segera diimplementasikan untuk mengembangkan media ajar berbasis koding dan memanfaatkan AI sebagai alat bantu pembelajaran yang inovatif di sekolah masing-masing. Dampak pelatihan ini akan terlihat dari inovasi yang Bapak/Ibu hadirkan setelah kembali ke satuan pendidikan masing-masing," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Beni Rachmat melaporkan bahwa Kompetensi Pelatihan Koding dan Kecerdasan Artifisial tersebut diikuti oleh 90 orang guru SD dan SMP di lingkungan Pemkab Tangerang yang terdiri dari guru mata pelajaran TIK, Matematika, dan IPA untuk jenjang SMP, serta guru kelas 4 dan 5 untuk jenjang SD. Kegiatan dilaksanakan mulai tanggal 5 hingga 13 Mei 2026 dengan metode blended learning, yakni kombinasi pembelajaran tatap muka dan virtual daring, bekerja sama dengan BPSDM dan Balai Penjamin Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Banten
“Tujuan utama dari pelatihan ini adalah agar para alumni dapat mengimplementasikan ilmu koding dan kecerdasan artifisial di unit kerja masing-masing guna meningkatkan literasi digital dan inovasi pembelajaran,” jelas Beni
Lanjut dia, total durasi pelatihan adalah 61 jam pelajaran yang mencakup materi teori, praktik, serta evaluasi. 90 orang peserta angkatan IV dan V dinyatakan kompeten dan berhak menerima sertipikat kelulusan.
“Berdasarkan hasil evaluasi, seluruh peserta, 90 orang dinyatakan kompeten dan berhak menerima sertifikat,” imbuhnya
Adapun 3 peringkat terbaik angkatan ke-IV, diraih oleh Siti Suhami, Putik Nusa Indah, S.Pd., dan peringkat ketiga Siti Marfiah, S.Pd. Untuk angkatan ke-V, peringkat I: Cut Rika Dinantiar, M.Pd, Leli Mulawati, S.Pd, dan ketiga diraih Siti Aisyah, S.Pd., Ing. (Red)
TANGERANG, lensafokus.id – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Tangerang menggelar Pelatihan Jurnalistik 2026 di Hotel Lemo, Rabu (13/5/2026). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kualitas komunikasi publik agar tetap cepat, akurat, dan terpercaya di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi.
Plh Kepala Diskominfo Kabupaten Tangerang, Firzada Mahalli, menyatakan bahwa masyarakat kini semakin kritis terhadap kebijakan publik. Hal ini mengharuskan pemerintah untuk lebih aktif dan responsif melalui berbagai kanal komunikasi guna memenuhi kebutuhan informasi warga.
“Pemerintah wajib menyajikan sarana informasi publik yang optimal melalui berbagai platform media sosial agar aspirasi dan kebutuhan informasi masyarakat terakomodasi dengan baik,” jelasnya.
Ia menekankan pentingnya jurnalisme digital dalam membangun komunikasi publik yang berkualitas. Melalui tema pelatihan tahun ini, peserta didorong untuk menghasilkan konten yang menarik sekaligus bermanfaat nyata bagi masyarakat luas.
Kreativitas disebut sebagai kunci penyampaian pesan di era digital. Inovasi dalam bentuk tulisan, video, hingga infografis dinilai efektif membuat informasi lebih mudah dipahami dan diterima secara positif oleh publik.
“Kualitas konten harus diprioritaskan. Informasi wajib berbasis fakta dan data akurat guna membangun serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah,” tegas Firzada.
Di tengah maraknya hoaks dan disinformasi, kualitas konten menjadi benteng utama. Selain itu, penggunaan bahasa yang santun di media sosial pemerintah sangat penting untuk menciptakan ruang komunikasi digital yang sehat dan kondusif.
Melalui pelatihan ini, Diskominfo berharap pengelola media sosial di lingkup Pemkab Tangerang semakin kreatif, konsisten, dan santun. Momentum ini juga digunakan untuk memperkuat sinergi serta mengevaluasi performa kanal komunikasi publik agar lebih informatif bagi masyarakat.
Sementara itu, Sekretaris Diskominfo, Akhmad Farhan, menjelaskan bahwa kegiatan bertema jurnalisme digital ini bertujuan memperkuat kreativitas perangkat daerah dalam menyebarluaskan program prioritas seperti PRIMA, PROSPEK, TUNAS, SETARA, dan SELARAS demi transparansi.
“Kami sangat mengapresiasi kinerja seluruh PIC media sosial. Tanpa bantuan rekan-rekan, informasi program pemerintah tidak akan tersampaikan secara efektif kepada masyarakat,” ungkapnya.
Diharapkan, pelatihan ini menghasilkan komitmen bersama dalam menyajikan konten yang edukatif dan akurat. Langkah ini penting untuk menjamin hak masyarakat atas informasi sesuai Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik. (Red)
TANGERANG, lensafokus.id – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid membagikan sebanyak 2.000 paket sembako murah dalam kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan bekerja sama dengan Dinas Pertanian Kabupaten Tangerang di Alun-Alun Tigaraksa, Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang, Rabu (13/5/26).
Bupati Maesyal Rasyid mengatakan, pemerintah daerah akan terus hadir di tengah masyarakat melalui berbagai program yang langsung menyentuh kebutuhan warga, salah satunya Gerakan Pangan Murah.
“Pemerintah daerah senantiasa hadir di tengah-tengah masyarakat. Terutama dalam situasi kondisi saat ini, kita antisipasi sekaligus merespons kebutuhan masyarakat melalui Gerakan Pangan Murah yang dilaksanakan oleh Disperindag dan juga Dinas Pertanian,” ujar Bupati Maesyal.
Ia menjelaskan, paket sembako yang harga normalnya sekitar Rp85 ribu dapat ditebus masyarakat hanya dengan Rp43 ribu atau lebih dari setengah dari harga pasaran.
“Disperindag menyiapkan sembako yang harga belinya Rp85 ribu, tetapi dijual Rp43 ribu. Jadi ini setengah harga lebih murah dan bisa dimanfaatkan masyarakat,” jelasnya.
Selain paket sembako murah, Dinas Pertanian juga menyediakan berbagai kebutuhan pangan lain seperti sayur-mayur hingga produk olahan hasil pertanian dan perikanan dengan harga terjangkau. Bahkan, beras 5 kilogram dijual hanya Rp17 ribu.
“Ini sebagai upaya pemerintah daerah untuk membantu meringankan beban masyarakat Kabupaten Tangerang. Semua kecamatan nantinya mendapatkan giliran,” tambahnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa program GPM yang sebelumnya digelar tiga bulan sekali pada tahun 2025, kini ditingkatkan menjadi dua bulan sekali pada tahun 2026.
“Tahun 2025 tiga bulan sekali, sekarang tahun 2026 kita tambah menjadi dua bulan sekali. InsyaAllah kalau kemampuan keuangan daerah memungkinkan, tahun 2027 bisa sebulan sekali,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Tangerang, Resmiyati Marningsih, mengatakan Gerakan Pangan Murah dilaksanakan secara berkala sebagai bentuk intervensi pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat.
Lanjut dia, sebanyak 2.000 paket sembako disediakan dalam kegiatan tersebut. Paket sembako yang dijual murah terdiri atas beras premium 2 kilogram, tepung terigu 1 kilogram, gula pasir 1 kilogram, dan minyak goreng 1 liter.
“Harga normal paket sembako sekitar Rp85 ribu, namun masyarakat cukup menebus dengan harga Rp43 ribu,” jelasnya.
Program ini merupakan salah satu langkah konkret Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk membantu meringankan beban masyarakat di tengah kondisi ekonomi dan kenaikan harga kebutuhan pokok.
Salah seorang warga, Nurjanah, mengaku sangat terbantu dengan adanya program sembako murah tersebut. Ia berharap kegiatan serupa dapat lebih sering dilaksanakan dan ditambah jumlah paket yang disediakan dalam pelaksanaan GPM nantinya
“Saya harap bisa sering-sering diadakan sembako murah dan ditambah jumlah paketnya. Ini sangat membantu ibu-ibu,” ujarnya. (Red)
TANGERANG, lensafokus.id – Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah secara tegas menginstruksikan kepada seluruh jajaran camat dan Tim Penggerak PKK untuk mempercepat proses pendataan program Isbat Nikah Terpadu yang akan digelar dakam rangka memeriahkan HUT ke-394 Kabupaten Tangerang.
Hal tersebut disampaikan Wabup Intan saat membuka Sosialisasi Isbat Nikah Terpadu yang dilaksanakan di Ruang Rapat Wareng, Gedung Kantor Bupati Tangerang, Rabu (13/05/26).
"Program isbat nikah terpadu ini adalah bentuk perlindungan hukum dan tertib administrasi terhadap setiap keluarga, khususnya melindungi hak-hak perempuan dan anak di Kabupaten Tangerang. Saya minta kepada para camat dan seluruh jajarannya serta Tim Penggerak PKK agar mempercepat proses pendataan dan pendaftarannya," pinta Wabup Intan
Dia menjelaskan bahwa program isbat nikah terpadu tersebut menargetkan legalitas hukum bagi 1.000 pasangan suami istri di Kabupaten Tangerang. Program tersebut merupakan kolaborasi antara pemerintah daerah dengan Pengadilan Agama Tigaraksa dan Kementerian Agama
"Saya didampingi oleh Pengadilan Agama Tigaraksa, juga Dinas DPMPD, Dukcapil dan Kementerian Agama juga akan hadir, insyaAllah akan mengadakan Isbat Nikah Terpadu bagi kurang lebih 1.000 pasang se-Kabupaten Tangerang dan gratis," jelasnya
Dia menyebut status pernikahan siri masih banyak ditemukan pada pasangan suami istri di Kabupaten Tangerang bahkan pada pasangan yang sudah lanjut usia. Menurut dia, status pernikahan siri ini harus segera dituntaskan agar tidak menghambat hak administratif anak dan perlindungan hukum bagi kaum perempuan.
"Tanpa dokumen resmi, perlindungan perempuan dan anak-anak akan sulit mengakses administrasi sekolah dan perempuan kehilangan perlindungan hak waris," tandasnya
Pihaknya juga meminta seluruh pihak terkait terus menguatkan sinergi dan kolaborasi dalam melakukan validasi data secara cepat, akurat dan tepat untuk memastikan program tersebut benar-benar tepat sasaran bagi masyarakat yang membutuhkan.
"Seluruh perangkat daerah dan pihak terkait harus terus membangun sinergi tanpa hambatan prosedur, demi kelancaran proses persidangan terpadu bersama Pengadilan Agama Tigaraksa dan Kemenag. Kita ingin memangkas kerumitan birokrasi dan biaya tinggi agar masyarakat mendapatkan kepastian hukum dengan cara yang lebih mudah," tegasnya.
Lanjut dia, seluruh jajaran harus bergerak cepat mengingat program Isbat Nikah Terpadu merupakan salah satu program prioritas pemerintah untuk menjamin hak sipil dan memberikan perlindungan hukum yang nyata bagi setiap keluarga di Kabupaten Tangerang.
"Semua data calon peserta harus segera dihimpun dalam waktu singkat untuk menjamin target 1.000 pasangan tercapai sesuai agenda perayaan daerah," pungkasnya. (Red)
Tangerang, lensafokus.id – Pemerintah Kabupaten Tangerang menyelenggarakan tahapan seleksi wawancara bagi calon penerima program Beasiswa Gemilang tahun anggaran 2026 yang bertempat di Gedung Serba Guna (GSG) Tigaraksa, pada Selasa (12/05/2026).
Tercatat sebanyak 1.570 pendaftar telah bersaing ketat sejak tahap administrasi daring. Dari ribuan pelamar tersebut, mereka yang lolos kini harus melewati ujian krusial berupa seleksi wawancara langsung untuk membuktikan kelayakan mereka menerima bantuan pendidikan dari pemerintah daerah.
Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid yang hadir langsung meninjau proses seleksi, menyatakan bahwa kuota penerima beasiswa tahun ini mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan kuota ini menjadi bukti keseriusan pemerintah daerah dalam memperluas kesempatan belajar bagi anak muda Kabupaten Tangerang.
"Tahun 2025 kita memberangkatkan 235 orang. Tahun 2026 ini naik menjadi sekitar 650 orang, atau meningkat tiga kali lipat. Ini adalah modal dasar bagi anak-anak kita agar bisa kuliah secara gratis sampai wisuda, lonjakan kuota tersebut diharapkan mampu menjangkau lebih banyak keluarga yang membutuhkan dukungan biaya pendidikan," ujar Bupati Maesyal.
Ia menambahkan bahwa program ini merupakan komitmen berkelanjutan pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia yang unggul dan cerdas. Melalui beasiswa ini, Pemkab Tangerang berupaya membuka akses pendidikan tinggi seluas-luasnya bagi putra-putri daerah agar mampu bersaing dan berkontribusi bagi kemajuan daerah.
"Seluruh proses seleksi hari ini berjalan secara transparan dan murni berdasarkan kualifikasi, tanpa adanya intervensi atau "titipan". Hal ini penting untuk menjaga integritas program sekaligus memastikan bahwa penerima beasiswa benar-benar mereka yang berhak dan berpotensi," tegasnya.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Tangerang, Chaidir, menjelaskan bahwa proses seleksi beasiswa telah dimulai dengan tahap pemberkasan selama dua minggu. Tahap awal ini berhasil menjaring 1.570 pendaftar secara daring yang kemudian akan melalui proses seleksi lanjutan untuk menentukan penerima beasiswa yang paling memenuhi kriteria.
"Seleksi wawancara dilaksanakan selama dua hari di lokasi berbeda untuk menjangkau seluruh kategori pendaftar. Hari pertama bertempat di GSG dan difokuskan pada calon mahasiswa baru yang akan memulai perkuliahan. Sementara hari kedua dilaksanakan di Al-Amjad dengan sasaran mahasiswa aktif dan mahasiswa tingkat akhir yang sedang menyusun skripsi, sehingga program ini mencakup jenjang pendidikan yang lebih luas," jelasnya.
Chaidir menegaskan bahwa kriteria utama penerima beasiswa adalah masyarakat Kabupaten Tangerang yang masuk dalam kategori Desil 1, 2, 3, dan 4 atau masyarakat dengan keterbatasan ekonomi. Untuk memastikan bantuan benar-benar tepat sasaran, tim penguji melakukan verifikasi faktual secara ketat terhadap kondisi calon penerima.
"Verifikasi tersebut meliputi bukti fisik berupa foto rumah tampak depan, samping, dan belakang, serta pengecekan kapasitas daya listrik yang harus maksimal 900 Watt. Saat ini Pemkab Tangerang juga telah menjalin kerja sama dengan 33 universitas, termasuk rencana kolaborasi terbaru dengan Institut Teknologi Bandung (ITB), guna memperluas pilihan kampus bagi para penerima beasiswa," ucapnya.
Dari ratusan peserta yang hadir, Antusiasme terlihat dari salahsatu peserta, Daudi Alanury, lulusan SMK Islam Insan Mulia asal Pagedangan. Sebagai anak yatim yang tinggal bersama ibunya (seorang ibu rumah tangga), Daudi mengaku sangat terbantu dengan adanya program ini.
"Perasaan saya sangat bahagia karena tahap pertama sudah selesai dan sekarang sampai di tahap wawancara. Persiapan saya adalah terus belajar dan memotivasi diri untuk tes akademik berikutnya," ungkap Daudi.
Melalui program Beasiswa Tangerang Gemilang, Pemerintah Kabupaten Tangerang berharap dapat memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan dan mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. (Red)
TANGERANG, lensafokus.id – Bupati Tangerang Moch. Maeysal Rasyid menghadiri acara peresmian sekaligus serah terima hasil program bedah rumah bagi warga kurang mampu di Desa Badak Anom, Kecamatan Sindang Jaya, Selasa (12/05/26).
Program tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Tangerang bersama Pemerintah Kabupaten Tangerang. Penerima manfaat program bedah rumah tersebut adalah Bapak Amrin, warga Desa Badak Anom, yang kini dapat menempati rumah layak huni setelah dilakukan rehabilitasi secara menyeluruh. Selain perbaikan struktur bangunan, rumah tersebut juga telah dilengkapi akses pelayanan air bersih yang memadai bagi keluarganya.
Di sela-sela acara tersebut, Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan rasa syukur atas selesainya pembangunan rumah tersebut dan berharap bantuan itu mampu meningkatkan kualitas hidup serta kesehatan keluarga penerima manfaat.
“Alhamdulillah hari ini kami bersama teman-teman dari Baznas bisa hadir untuk menyerahkan hasil rehab rumah bagi Bapak Amrin. Rumah ini kini sudah layak huni dan diharapkan dapat meningkatkan kesehatan, di mana beliau juga sudah mendapatkan pelayanan air bersih yang bagus,” ujar Bupati Maesyal Rasyid
Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk terus melanjutkan program serupa di wilayah lainnya yang masih memiliki rumah tidak layak huni (RTLH). Menurutnya, peran aktif camat dan kepala desa juga sangat penting dalam mendata masyarakat yang membutuhkan bantuan, khususnya program bedah RTLH
“Nanti pelan-pelan kita cari lagi lokasi-lokasi lain sesuai dengan kebutuhan dan ketetapan dari Pak Kades maupun Pak Camat. Kami berharap bantuan dari Baznas dan Pemkab Tangerang ini benar-benar bermanfaat bagi masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Amrin selaku penerima manfaat menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Tangerang, khususnya kepada Bupati Tangerang, atas bantuan yang diberikan kepada keluarganya. Saat ini dia dan keluarganya bisa lebih nyaman dan aman menempati rumahnya.
“Alhamdulillah saya ucapkan terima kasih kepada Pak Bupati Maesyal. Sebelumnya rumah saya sangat tidak layak, dan sekarang alhamdulillah saya beserta keluarga bisa tidur nyenyak dan nyaman tanpa perlu khawatir kehujanan maupun rumah roboh,” ungkap Amrin haru.
Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan Baznas Kabupaten Tangerang, Camat Sindang Jaya, Kepala Desa Badak Anom, serta tokoh masyarakat setempat. (Red)
TANGERANG, lensafokus.id – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid menghadiri Peluncuran Nasional Pendidikan Pengawas Partisipatif 2026 yang digeler di Kantor Bawaslu Kabupaten Tangerang, (12/05/26).
Kabupaten Tangerang menorehkan catatan penting dalam sejarah pengawasan pemilu dengan menjadi daerah pertama dari 514 Kabupaten/Kota di Indonesia yang menyelenggarakan Kick-Off Pendidikan Pengawas Partisipatif Tahun 2026 yang dibuka secara simbolis dengan pemukulan gong oleh Anggota Bawaslu RI, Ibu Lolly Suhenty.
Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan rasa bangga dan syukurnya atas kepercayaan yang diberikan oleh Bawaslu RI yang telah menetapkan Kabupaten Tangerang sebagai daerah pertama dari 514 kabupaten/kota di Indonesia sebagai Peluncuran Nasional Pendidikan Pengawas Partisipatif 2026
“Kami bangga dan bersyukur dapat melaksanakan tugas mulia ini, dalam program Pendidikan Pengawas Partisipatif, di mana Kabupaten Tangerang menjadi daerah pertama dari 514 kabupaten/kota di Indonesia yang melaksanakannya,” ujar Bupati Maesyal Rasyid
Menurut dia, capaian dan kepercayaan yang diberikan Bawaslu Pusat dan KPU ini menjadi awal baik bagi Kabupaten Tangerang untuk terus menjaga dan meningkatkan dinamika politik dan iklim demokrasi yang kondusif dan semakin dewasa serta bisa menginspirasi daerah lainnya. Sinergi dan kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah, Bawaslu, KPU dan seluruh jajaran Forkopimda serta seluruh elemen masyarakat juga sangat diperlukan untuk menentukan keberhasilan penyelenggaraan Pemilu yang aman, kondusif dan bermartabat.
"Koordinasi dan sinergi lintas sektor adalah kunci utama. Saya ingat betul bagaimana komunikasi dan koordinasi yang intensif, bahkan hingga dini hari, dilakukan demi memastikan situasi tetap terkendali tanpa mengintervensi norma hukum yang ada," ungkapnya
Dia berharap program Pendidikan Pengawas Partisipati yang mengusung jargon "Berfungsi dan Bergerak Untuk Pemilu 2029 Yang Bermartabat" tersebut mampu membekali para kader pengawas partisipatif untuk menjadi mata dan telinga dalam menjaga integritas dan tegaknya demokrasi.
“Saya berharap program ini para kader pengawas semakin berintegritas dan bertanggung jawab dalam melaksanakan tegasnya, menjaga integritas dan tegaknya demokrasi. Selain itu, literasi politik masyarakat harus diperkuat agar tidak mudah terprovokasi oleh berita bohong atau upaya memecah belah persatuan,” harapnya
Sementara itu, Anggota Bawaslu RI, Lolly Suhenty, menegaskan bahwa demokrasi yang sehat dan bermartabat itu tidak hadir secara tiba-tiba, melainkan membutuhkan proses dan komitmen seluruh elemen masyarakat, termasuk pemerintah daerah dan unsur Forkopimda
“Pengawasan partisipatif adalah salah satu instrumen krusial untuk mempersempit ruang gerak politik uang dan politisasi SARA. Para Kader Pengawas Partisipatif adalah mata dan telinga yang memastikan setiap suara terjaga demi tegaknya keadilan pemilu,” jelas Lolly
Pihaknya mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Tangerang yang terus konsisten memberikan dukungan penuh Bawaslu. Meskipun Kabupaten Tangerag sempat dikategorikan rawan tinggi berdasarkan Indeks Kerawanan Pemilu, namun berkat kolaborasi yang kuat dan netralitas ASN yang baik, kerawanan tersebut dapat dimitigasi dan diatasi. sehingga wilayah ini dipilih sebagai lokasi kick-off nasional yang disaksikan oleh perwakilan dari 514 Kabupaten/Kota se-Indonesia.
“Terima kasih dan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Kabupaten Tangerang yang telah memberikan dukungan penuh dan fasilitas demi suksesnya agenda nasional in. Sinergi dan kolaborasi ini diharapkan juga terus menginspirasi daerah lain di seluruh belahan kabupaten/kota lainnya,” ujarnya. (Red)
TANGERANG, lensafokus.id – Suasana penuh antusias dan kebahagiaan mewarnai kegiatan Pengundian Hadiah Umroh yang digelar pihak pengembang Batara Parkview di Marketing Gallery Batara Parkview, Minggu (10/5/2026). Program spesial dari Badak Perkasa Group ini menjadi bentuk apresiasi nyata kepada para konsumen yang telah mempercayakan pilihan hunian mereka di kawasan tersebut.
Acara yang dimulai pukul 14.00 WIB itu dihadiri ratusan konsumen, tamu undangan, serta sejumlah pihak terkait yang turut menyaksikan langsung proses pengundian hadiah umroh. Program ini diperuntukkan bagi konsumen yang telah menyelesaikan pembelian unit dan merealisasikan akad sesuai periode dan ketentuan yang berlaku.
Dari hasil verifikasi data yang dilakukan secara ketat, tercatat sebanyak 113 peserta sah berhak mengikuti pengundian hadiah tersebut.
Untuk memastikan proses berjalan adil dan transparan, pengundian dilakukan menggunakan sistem digital secara real-time dan ditampilkan langsung melalui layar lebar agar dapat disaksikan seluruh peserta yang hadir. Selain itu, kegiatan ini juga disaksikan oleh sejumlah saksi resmi dari berbagai instansi, mulai dari notaris, Dinas Sosial, kepolisian, pihak perbankan, hingga tokoh masyarakat setempat.
Suasana acara berlangsung meriah dan hangat. Para konsumen tampak antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan, mulai dari pembukaan acara, penjelasan mekanisme pengundian, hingga momen penentuan pemenang hadiah umroh yang menjadi puncak acara.
Perwakilan Badak Perkasa Group menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan masyarakat kepada Batara Parkview.
“Program Umroh ini adalah wujud nyata rasa terima kasih kami. Kepercayaan masyarakat memilih Batara Parkview sebagai tempat tinggal adalah kebanggaan terbesar kami. Semoga apresiasi ini membawa manfaat dan keberkahan bagi seluruh konsumen yang telah menjadi bagian dari keluarga besar kami,” ujarnya.
Pihak pengembang juga menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan berbagai program menarik dan bermanfaat bagi konsumen, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan serta pengembangan hunian yang nyaman, aman, dan bernilai tinggi.
Kegiatan pengundian hadiah umroh tersebut ditutup dengan penuh kebahagiaan. Seluruh peserta, baik yang berhasil memenangkan hadiah maupun yang belum beruntung, tetap pulang dengan rasa puas atas perhatian dan apresiasi yang diberikan oleh Batara Parkview. (Red)
Jakarta, lrnsafokus.id -- Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid menghadiri peluncuran Buku Panduan dan Bahan Ajar Pendidikan Anti Korupsi yang digelar di Sasana Bhakti Praja Kementerian Dalam Negeri, Senin (11/05/26)
Pada kesempatan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang mendukung penuh dan siap menyukseskan program Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI untuk menjadikan pendidikan sebagai salah satu instrumen dalam pembentukan karakter dan kepribadian generasi penerus bangsa sejak dini.
"Kami mendukung penuh dan siap menyukseskan program Kemendikdasmen yang menjadikan pendidikan sebagai bagian untuk menguatkan pembentukan karakter dan kepribadian bangsa di jenjang sekolah dasar dan menengah," ujar Bupati Maesyal Rasyid
Menurut dia, nilai-nilai kejujuran, budi pekerti dan adab harus ditanamkan sejak dini, bukan hanya di lingkungan sekolah namun juga di keluarga dan masyarakat
"Budaya jujur, bersih dan beradab itu harus dimulai sejak dini. Anak didik kita tidak hanya mendapatkan pengetahuan dari kurikulum sekolah tapi juga pengalaman dari lingkungan keluarga dan masyarakat," tandasnya
Pihaknya berharap dengan adanya Buku Panduan dan Bahan Ajar Pendidikan Anti Korupsi tersebut dapat membantu para tenaga pendidik di jenjang pendidikan dasar dan menengah dalam memberikan arah dan metode mengajar yang lebih jelas terhadap penanaman nilai-nilai kejujuran, bersih dan anti korupsi kepada para anak didiknya
"Dengan buku ini diharapkan para guru bisa mendapatkan gambaran dan arah yang lebih jelas untuk mengajarkan nilai-nilai kejujuran, budaya bersih dan anti korupsi yang bermuara pada pembentukan dan penguatan karakter bangsa," ujarnya
Sentara itu, Mendikdasmen RI, Prof. Dr. Abdul Mu'ti mengatakan pihaknya terus berusaha menjadikan sekolah sebagai role model pembentukan karakter dan kepribadian bangsa yang kuat dan tangguh di semua jenjang pendidikan.
"Dengan peluncuran buku panduan tentang pendidikan antikorupsi ini, kami berkomitmen bahwa sekolah dapat menjadi model bagaimana budaya jujur, budaya bersih, budaya antikorupsi itu tidak sebatas hanya pengetahuan tapi menjadi budaya dan peradaban utama," ungkapnya
Lanjut dia, panduan pendidikan antikorupsi tersebut bukan sekedar buku semata, melainkan peta jalan strategis dalam membangun generasi bangsa yang berintegritas. Buku ini dirancang secara sistematis dan berjenjang. Panduan ini menjadi acuan nasional bagi satuan pendidikan dan pemangku kepentingan dalam menanamkan nilai antikorupsi sejak usia dini hingga menengah
"Panduan pendidikan antikorupsi ini menyajikan peta kompetensi yang jelas serta langkah langkah implementatif, sekaligus menegaskan pentingnya kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dalam menumbuhkan pendidikan antikorupsi yang berkelanjutan," imbuhnya
Ketua KPK, Komjen Pol. (Purn) Setyo Budiyanto Ketua KPK yang juga hadir pada acara tersebut berharap buku panduan pendidikan anti korupsi tersebut bisa semakin memperkuat penanaman budaya bersih dan anti korupsi sejak dini kepada para peserta didik.
"Saya berharap bahwa untuk hari Ini, esok dan masa depan, antikorupsi tidak dimulai dari ruang persidangan tapi dari ruang kelas. Anak cucu kita sejak dini sudah bisa memahami budaya hidup jujur dan bersih serta bagaimana proses pencegahannya," harapnya. (red)
Jakarta Barat, lensafokus.id – SANTORINI Memorial Homes Cilegon menggelar Exclusive Gathering di Restoran Hao Di Fang, P4 Season City, Jakarta Barat, Minggu (10/5/2026). Kegiatan ini menjadi langkah strategis perusahaan dalam memperluas kolaborasi sekaligus memperkenalkan konsep kawasan memorial premium kepada komunitas dan organisasi yang tergabung dalam PTK Indonesia.
Acara tersebut dihadiri langsung oleh Owner SANTORINI Memorial Homes Cilegon, Then Bui Phin, Manager Budi Hartono, beserta tim marketing. Turut hadir Ketua Umum PTK Indonesia, Yordanus, bersama jajaran pengurus serta tamu undangan dari berbagai perkumpulan afiliasi PTK Indonesia.
Dalam kegiatan tersebut, terdapat tujuh agenda utama yang menjadi fokus pembahasan.
Agenda pertama yakni penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara SANTORINI Memorial Homes dengan sejumlah lembaga dan organisasi di bawah naungan PTK Indonesia. Kerja sama ini diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi anggota komunitas dalam memiliki lahan memorial dengan skema khusus.
Selanjutnya, Manager SANTORINI Memorial Homes, Budi Hartono, memaparkan konsep dan visi perusahaan sebagai legacy memorial park yang mengusung nuansa arsitektur Santorini, Yunani, dipadukan dengan nilai kekeluargaan Indonesia.
“Kami ingin setiap keluarga memiliki tempat peristirahatan terakhir yang indah, tenang, dan terjaga selamanya,” ujar Budi Hartono.
Pada sesi utama, pihak manajemen juga mengupas “9 Pilar SANTORINI” yang menjadi keunggulan kawasan memorial tersebut, meliputi konsep eco living, pemakaman prestisius bertaraf internasional, area makam yang nyaman dan indah, hingga perencanaan finansial agar tidak membebani keluarga di masa depan.
Selain itu, SANTORINI Memorial Homes menegaskan komitmennya untuk memberikan kontribusi kepada komunitas melalui program dana sosial, subsidi pembelian bagi anggota, serta dukungan terhadap berbagai kegiatan organisasi mitra.
Dalam kesempatan itu juga dilakukan pembukaan NUP (Nomor Urut Pemesanan) bagi para tamu undangan yang ingin mengamankan posisi awal pemilihan unit lahan terbaik di kawasan SANTORINI Memorial Homes.
Seluruh peserta gathering turut menerima materi promosi berupa company profile, brosur “9 Pilar SANTORINI”, dan privilege card khusus anggota perkumpulan afiliasi PTK Indonesia.
Acara kemudian ditutup dengan gala dinner dan hiburan musik di Restoran Hao Di Fang yang berlangsung hangat dan penuh keakraban antar mitra.
Owner SANTORINI Memorial Homes, Then Bui Phin, menyampaikan apresiasinya atas kepercayaan yang diberikan PTK Indonesia dalam menjalin kerja sama tersebut.
“Terima kasih untuk kepercayaan rekan-rekan PTK Indonesia. MoU hari ini adalah awal. Kami berkomitmen menjaga amanah keluarga yang menitipkan legacy di SANTORINI,” tegasnya.
Melalui gathering ini, diharapkan terjalin kerja sama jangka panjang antara SANTORINI Memorial Homes dengan seluruh jaringan PTK Indonesia, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya perencanaan memorial yang bermartabat sejak dini. (Red)